You are on page 1of 13

K ELO M P O K :

A K B A R K U S A K TI 2212030072
R IZ A L A M R U LLA H 2212030041
A G U N G B A IR U N I 2212030067
G ILA N G P ER M A N A P 2212030093

MOTOR AC ASINKRON 3 FASA

DESKRIPSI
PRINSIP KERJA
ARSITEKTUR
TORSI DAYA
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
APLIKASI

DESKRIPSI

Motor AC asikron 3 fasa banyak


digunakan pada mesin-mesin penggerak
di Industri karena daya keluaran mesin
mesin tersebut lebih besar dari 1

PRINSIP KERJA

Jumlah putaran stator motor Asinkron dapat dihitung dengan rumus :


ni = 60f / p
n = Jumlah putaran / menit
f
= Frekuensi
p = Jumlah pasang kutub

ARSITEKTUR

Stator dibuat dari besi plat berlapis,

berfungsi untuk mengurangi eddy current.


Belitan stator dan pembagi medan magnit
dihubungkan Y atau .
Rotor dililit dihubung Y dan ujung yang lain
disambung slip ring dengan sikat arang,
berfungsi sebagai penghubung singkat
kumparan, jika motor sudah berjalan normal
dengan mengatur tahanan asut

KARAKTERISTIK

Pengereman Motor Asinkron

Untuk mesin putaran cepat , cara mematikan harus


melalui sistem pengereman. Ada beberapa cara sistem
pengereman :
Sistem Mekanis.
Konstruksi : rotor dan stator berbentuk kerucut
Prinsip Kerja :
Posisi mati : rotor tak bergerak (direm) Saat start :
rotor digeser oleh daya magnetis ke dalam kira-kira
1 mm ( v ) sehingga rem (B) lepas dan motor mulai
berputar.
Saat off pegas ( F ) menekan rotor keluar sehingga
motor tererem kembali.

Rangkaian ekivalen motor


asinkron

Sebagaimana juga dengan mesin listrik


tak berputar: transformator, motor
asinkron
mempunyai
pula
suatu
rangkaian ekivalen. Rangkaian ekivalen
motor
asinkron
diciptakan
untuk
mempermudah pekerjaan analisa atas
motor

di mana :
Vm / fasa : tegangan masuk motor / fasa
R1
: tahanan stator
X2
: reaktansi
a2 R2
: tahanan rotor dilihat dari stator
a2 X2
: reaktansi
Rc
: tahanan rangkaian magnetisasi motor
Xc
: reaktansi rangkaian magnetisasi motor
(1-S) x a*2 x R2 / S :Menggambarkan tahanan
yang mewakili beban
yang merupakan
fungsi dari S

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN


Kelebihan Motor Induksi
Mempunyai konstruksi yang sederhana.
Relatif lebih murah harganya bila dibandingkan dengan

jenis motor yanglainnya.


Menghasilkan putaran yang konstan.
Mudah perawatannya.
Untuk pengasutan tidak memerlukan motor lain sebagai
penggerak mula.
Tidak membutuhkan sikat-sikat, sehingga rugi gesekan
bisa dikurangi.
Kekurangan Motor Induksi
Putarannya sulit diatur.
Arus asut yang cukup tinggi, berkisar antara 5 s/d 6 kali
arus nominal

APLIKASI
Aplikasi motor ac asinkron 3 fasa salah

satunya pada conveyor


Alasan :
Karena konveyor memerlukan daya untuk
menggerakaan rantai yang cukup besar dan
memerlukan sistem pengereman yang bisa
diatur sehingga akan memudahkan dalam
pengkerjaan tugasnya