You are on page 1of 12

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

MAKALAH
Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan menempuh Mata Kuliah
Pengantar Manajemen
Yang dibina oleh Bapak Sapir.
Oleh:
Kelompok IV
Ahmad Ali Munawar

(1304326)

Giyan Rozaki

(1304326)

M. Yufrizal Rizqi

(1304326)

Noviandi Dwi Sandi Wibowo

(130432616541)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN EKONOMI PEMBANGUNAN
AGUSTUS 2013

..........2 B.................... BAB II TINJAUAN TEORI A.. 4 C........................ Latar Belakang .. 1 BAB I PENDAHULUAN A............................................................................................................................................................... Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan ………..........................................................1 B....... 10 BAB III PENUTUP A. Fase Pengambilan Keputusan ...... Teknik Pengambilan Keputusan ..................... Pengertian Pengambilan Keputusan .......................................... Kesimpulan...... Daftar Pustaka …………………………………………………………… 1 1 ................DAFTAR ISI DAFTAR ISI .. Proses Pengambilan Keputusan .. 3 B................................................................................... 5 E.......................... 4 D...................

Hal ini berkaitan dengan tuntutan profesi dan tuntutan global bahwa setiap perkembangan dan perubahan memerlukan pengelolaan secara profesional dengan memperhatikan setiap perubahan yang terjadi diIndonesia. menyusn alternatif yang akan dipilih dan sampai pada pengambilan keputusan yang terbaik. ada beberapa tahap yang mungkin akan dilalui oleh pembuat keputusan. Latar Belakang Latar Belakang Manajemen di Indonesia di masa depan perlu mendapatkan prioritas utama dalam pengembangan kepemimpinan di masa depan. 2 .BAB I PENDAHULUAN A. Sebelum pilihan dijatuhkan. Tahapan tersebut bisa saja meliputi identifikasi masalah utama. Keputusan ini diambil setelah melalui beberapa perhitungan dan pertimbangan alternatif.

Claude S. Terry : Mengemukakan bahwa pengambilan keputusan adalah sebagai pemilihan yang didasarkan kriteria tertentu atas dua atau lebih alternatif yang mungkin. 3. petunjuk atau reputasi yang telah dibuat. penilaian dan pemilihan diantara sejumlah alternatif. kegiatan pemikiran yang termasuk pertimbangan.BAB II TINJAUAN TEORI A. suatu rencana tidak dapat dikatakan tidak ada jika tidak ada keputusan. penelitian yang matang atas alternatif dan tindakan. pengertian pengambilan keputusan telah dikemukakan oleh banyak ahli. Tahapan tersebut bisa saja meliputi identifikasi masalah utama. Horold dan Cyril O’Donnell : Mereka mengatakan bahwa pengambilan keputusan adalah pemilihan diantara alternatif mengenai suatu cara bertindak yaitu inti dari perencanaan. 2. R. Siagian : Pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan sistematis terhadap suatu masalah. G. Goerge. Keputusan ini diambil setelah melalui beberapa perhitungan dan pertimbangan alternatif. Secara umum. Sebelum pilihan dijatuhkan. Pengertian Pengambilan Keputusan Pengertian Pengambilan Keputusan Pengambilan keputusan (desicion making) adalah melakukan penilaian dan menjatuhkan pilihan. 3 . suatu sumber yang dapat dipercaya. 4. Jr : Mengatakan proses pengambilan keputusan itu dikerjakan oleh kebanyakan manajer berupa suatu kesadaran. ada beberapa tahap yang mungkin akan dilalui oleh pembuat keputusan. menyusn alternatif yang akan dipilih dan sampai pada pengambilan keputusan yang terbaik. P. pengumpulan fakta dan data. diantaranya adalah : 1.

Fase Pengambilan Keputusan 1. Aktifitas desain. Dari tiga aktifutas tersebut diatas. 2. Teknik Pengambilan Keputusan Teknik Pengambilan Keputusan 1. Operational Research/Riset Operasi . Pemilihan ini berdasar atas kriteria yang telah ditetapkan. 2. Penggunaan metode saintifik dalamanalisa dan pemecahan persoalan. Kegiatan yang mengemukakan konsep berdasar aktifitas intelegensia untuk mencapai tujuan. Mengidentifikasi masalah utama b. Mengambil keputusan yang terbaik. 3. Proses kreatif untuk menemukan kondisi yang mengharuskan keputusan dipilih atau tidak. Gaming War Game . Menyusun alternatif c. Probability . 4. dapat disimpulkan tahap pengambilan keputusan adalah : a. Riset dengan rumus matematis. 4 . Teori penentuan strategi. Aktivitas intelegensia. Aktifitas desain meliputi menemukan cara-cara/metode. Linier Programming . menganalisa tindakan yang dilakukan Aktifitas pemilihan Memilih satu dari sekian banyak alternatif dalam pengambilan keputusan yang ada. mengembangkan metode. C. Menganalisis alternatif d.B. Teori kemungkinan yang diterapkan pada kalkulasi rasional atas hal-hal tidak normal.

1987): 1) Menerapkan tujuan dan sasaran Sebelum memulai proses pengambilan keputusan. Merumuskan problem yang dihadapi 2. Manganalisa masalah c. Mengambil keputusan menjadi tindakan efektif Pengambilan keputusan merupakan proses yang komleks yang memerlukan penanganan yang serius. Menetapkan sejumlah alternatif 4. tujuan dan sasaran keputusan harus ditetapkan terlebih dahulu. Mengevaluasi alternatif 5. Mengidentifikasikan dan memberi batasan persoalan ini harus tepat pada inti persoalannya. Terry : 1. Menganalisa problem tersebut 3. 5 3) Mengembangkan alternatif . apa hasil yang harus dicapai dan apa ukuran pencapaian hasil tersebut. Memilih alternatif keputusan yang akan dilaksanakan Menurut Peter Drucer : a. sehingga memerlukan upaya penggalian. Mengembangkan alternatif d. R.D. Menetapkan masalah b. 2) Identifikasi persoalan Persoalan-persoalan di seputar pengambilan keputusan harus diidentifikasikan dan diberi batasan agar jelas. Proses Pengambilan Keputusan Menurut G. proses pengambilan keputusan meliputi tujuh langkah berikut (Gibson dkk. Secara umum. Mengambil keputusan yang tepat e.

Belum ada komentar dan analisis. keefektifan alternatif dalam memecahkan persoalan. 6 Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan keputusan : . walaupun sedikit. Keputusan itu sendiri merupaka abstraksi. 4) Menentukan alternatif Dalam tahap ini mulai berlangsung analisis tehadap berbagai alternatif yang sudah dikemukakan pada tahapan sebelumnya. sedangkan baik tidaknya baru dapat dilihat dari pelaksanaannya. 7) Pengendalian dan evaluasi Pelaksanaan keputusan perlu pengendalian dan evaluasi untuk menjaga agar pelaksanaan keputusan tersebut sesuai dengan yang sudah diputuskan. Hasil tahap ini mungkin masih merupakan beberapa alternatif yang dipandang layak untuk dilaksanakan. pemilihan alternatif harus harus mempertimbangkan ketersediaan sumberdaya. Selama alternatif itu ada hubungannya. harus ditampung dalam tahap ini. Pada tahap ini juga disusun juga kriteriatentang alternatif yang sesuai dengan tujuan dan sasaran pengambilan keputusan.Tahap ini berisi pengnidentifikasian berbagai alternatif yang memungkinkan untuk pengambilan keputusan yang ada. kemampuan alternatif untuk mencapai tujuan dan sasaran. 6) Menerapkan keputusan Keputusan yang baik harus dilaksanakan. dan daya saing alternatif pada masa yang akan datang. 5) Memilih alternatif Beberapa alternatif yang layak tersebut di atas harus dipilih satu alternatif yang terbaik.

Identifikasi masalah dipengaruhi oleh informasi yang tersedia. b) Ketidakmampuan pelaksana untuk bekerja karena tidak ada sinkronisasi antara kepentingan organisasi dengan orang-orang di dalam organisasi tersebut. Situasi lingkungan internal dan eksternal yang akan mempengaruhi administrasi dan manajemen di dalam organisasi. Falsafah yang dianut organisasi. 7 Langkah-langkah pemecahan masalah : 1. Kualifikasi tenaga kerja yang tersedia b. Proses pemecahan masalah dan pengambilan keputusan diatas adalah salah satu penyelesaian yang dinamis. Apabila pengambilan keputusan tidak didasarkan pada beberapa hal diatas. 2. Mengetahui hakekat dari masalah dengan mendefinisikan masalah yang dihadapi. Masalah harus diketahui dengan jelas. Penyebab umum gagalnya penyelesaian masalah adalah kurang tepat mengidentifikasi masalah. c) Timbulnya penolakan terhadap keputusan. a. Tersedianya sumber-sumber untuk melaksanakan keputusan yang akan diambil. 3. uang maupun material. sikap dan pengalaman pembuat keputusan serta waktu penyelesaian masalah. Pemecahan masalah harus didasarkan pada fakta-fakta yang terkumpul dengan sistematis. akan menimbulkan berbagai masalah : a) Tidak terlaksananya keputusan karena tidak sesuai dengan kemampuan organisasi baik dari segi manusia. Kualitas hasil tergantung pada keakuratan dalam mengidentifikasi masalah. . Terutama waktu yang cukup untuk mengumpulkan dan mengorganisir data. Keputusan yang baik adalah keputusan yang telah dipilih dari berbagai alternatif yang telah dianalisa secara matang. Oleh karena itu identifikasi masalah adalah langkah yang paling penting. nilai.1. 4.

sehingga upaya untuk mengantisipasi keadaan/masalah yang mungkin timbul akan lebih mudah dilaksanakan seperti : 1. 3. Memutuskan tindakan yang akan diambil. Oleh karena itu diperlukan keahlian. karena masalah yang sebenarnya dihadapi sering terselubung dan tidak terlihat jelas. Memilih cara pemecahan dari alternatif yang dipilih. 8 Analisa fakta dan data perlu dihubungkan dengan serangkaian pertanyaan sebagai berikut : a) Situasi yang bagaimanakah yang menimbulkan masalah? b) Apa latar belakang dari masalah? .2. Evaluasi. Apakah masalah yang dihadapi diketahui dengan jelas? 2. Mendefinisikan Masalah Untuk mengetahui hakekat suatu masalah tidaklah mudah. Apakah keadaan yang dihadapi merupakan masalah sebenarnya? 3. Untuk itu manajer agar selalu mengembangkan kemampuannya dan belajar dari pengalaman di masa lalu untuk mempelajari perubahan yang terjadi. Mengumpulkan fakta-fakta dan data yang relevan. pendidikan dan pengalaman untuk membuat diagnosa yang tepat. 5. 7. Mengolah fakta dan data. Apakah sistem pelaporan di dalam organisasi sudah memungkinkan untuk prediksi secara tepat? Analisa Fakta dan Data Fakta-fakta dan data yang telah terkumpul dengan baik diolah secara sistematis yang akhirnya akan merupakan suatu informasi yang akan digunakan sebagai bahan untuk pengambilan keputusan. 6. Pengumpulan Data Pengumpulan data atau informasi dikerjakan secara berkesinambungan melalui proses yang sistematis. 4. Menentukan beberapa alternatif pemecahan masalah.

Dalam usaha menganalisa alternatif yang ada seseorang perlu memperhitungkan : a. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Banyak faktor yang berpengaruh kepada individu dan kelompok dalam pengambilan keputusan. Siapa yang terlibat/dipengaruhi setiap alternatif ? Tindakan apa yang diperlukan ? Reaksi apa yang mungkin timbul ? Dimana sumber reaksi tersebut ? Interaksi apa yang diperlukan ? Penentuan Pilihan yang Terbaik Pada setiap pengambilan keputusan selalu disertai dengan pengambilan resiko. diperlukan obyektivitas dalam melakukan penilaian atau evaluasi. b. antara lain: . Oleh karena itu pelaksanaan penilaian dapat diserahkan kepada pihak ketiga yang tidak terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan untuk memperoleh tingkat obyektivitas setinggi mungkin. e. rencana dan kebijakan organisasi? d) Apa konsekuensi atas keputusan yang diambil? e) Apakah pemecahan masalah sesuai dengan kapasitas organisasi? f) Apakah waktu pengambilan tepat? g) Siapa yang akan ditugaskan mengambil tindakan? Penentuan Alternatif Baik buruknya sesuatu keputusan yang diambil sangat tergantung atas kemampuan menganalisa kekuatan dan kelemahan alternatif-alternatif yang dihadapi. Evaluasi Untuk mengadakan penilaian yang baik. c. 9 E. Namun demkian perlu dipertimbang juga bahwa resiko yang menyertai bersifat moderat. Biasanya suatu hal yang sangat sukar bagi seseorang untuk menilai dirinya sendiri secara obyektif.c) Apa pengaruh dan hubungan antara masalah yang dihadapi dengan tujuan. Pada umumnya pilihan diambil dari beberapa alternatif jika diduga bahwa pilihan itu akan memberikan manfaat yang paling besar baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek. d.

memunculkan pilihan. menyeleksi pilihan yang paling baik untukmenilai sebelum mendefinisikan tujuan. c. kultural. pengetahuan dan sikap pengambilan keputusan yang dimiliki.1) Faktor Internal Faktor internal dari diri manajer sangat mempengaruhi proses pengambilan keputusan. Ada keuntungan. Melalui rapat peserta dilatih belajar tentang pemikiran orang lain dan belajar menempatkan diri pada posisi orang lain. Keputusan harus berkualitas tinggi dan dapat mencapai tujuan atau sasaran yang sebelumnya telah didefinisikan. memprioritaskan pilihan. implementasi dan evaluasi.keuntungan tertentu yang dapat dipetik melalui suatu rapat. Penerimaan dan pelaksanaan keputusan diambil oleh peserta rapat. sosial. 10 BAB III PENUTUP . Fase ini termasuk mendefinisikan tujuan. d. Langkah utama proses pengambilan keputusan adalah sama dengan proses pemecahan masalah. 2) Faktor Eksternal Faktor eksternal termasuk kondisi dan lingkungan waktu. pengalaman masa lalu. Faktor internal tersebut meliputi: keadaan emosional dan fisik. latar belakang filosofi. filosofi. latar belakang. mengidentifikasi keuntungan dan kerugian masing-masingpilihan. yaitu : a. minat. bagaimana evaluasi itu dapat dilaksanakan. Keputusan harus diterima oleh orang yang bertanggungjawab melaksanakannya. Contoh. Rapat merupakan salah satu alat terpenting untuk mencapai informasi dan mengambil keputusan. Nilai ditentukan oleh salah satu kultural. Pengambilan keputusan kelompok Ada dua kriteria utama untuk pengambilan keputusan yang efektif: 1. sosial dan kultural. 2. e. Rapat melatih menerima pendapat orang lain. Masalah yang timbul menjadi jelas sifatnya karena dibicarakan dalam forum terbuka. Interaksi kelompok akan menghasilkan pendapat dan buah pikiran serta pengertian yang mendalam. personal karakteristik. b. sosial. Suatu nilai yang berpengaruh pada semua aspek dalam pengambilan keputusan adalah pernyataan masalah.

Kesimpulan .