You are on page 1of 6

Karena ternyata pada surah Al-Kahfi terdapat hikmah-hikmah yang patut kita ketahui.

pada surah ini,


terdapat empat kisah yang sangat terkenal yaitu : kisah Ashhabul Kahfi, Kisah pemilik dua kebun,
kisah nabi Musa AS dengan nabi Khidir dan kisah Zulqarnain.
Amal Khusus di Hari Jum'at
Pada dasarnya, tidak dibolehkan menghususkan ibadah tertentu pada malam Jumat dan siang harinya,
berupa shalat, tilawah, puasa dan amal lainnya yang tidak biasa dikerjakan pada hari-hari selainnya.
Kecuali, ada dalil khusus yang memerintahkannya. Hal ini berdasarkan hadits dari Abu
Hurairah radliyallaahu 'anhu, bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda;







Janganlah menghususkan malam Jumat untuk mengerjakan shalat dari malam-malam lainnya, dan
janganlah menghususkan siang hari Jumat untuk mengerjakan puasa dari hari-hari lainnya, kecuali
bertepatan dengan puasa yang biasa dilakukan oleh salah seorang kalian. (HR. Muslim, al-Nasai,
al-Baihaqi, dan Ahmad)
Membaca Surat Al-Kahfi
Salah satu amal ibadah khusus yang diistimewakan pelakasanaannya pada hari Jumat adalah
membaca surat Al-Kahfi. Berikut ini kami sebutkan beberapa dalil shahih yang menyebutkan perintah
tersebut dan keutamaannya.
1. Dari Abu Sa'id al-Khudri radliyallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:


"Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada malam Jumat, maka dipancarkan cahaya untuknya
sejauh antara dirinya dia dan Baitul 'atiq." (Sunan Ad-Darimi, no. 3273. Juga diriwayatkan al-Nasai
dan Al-Hakim serta dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Targhib wa al-Tarhib, no. 736)
2. Dalam riwayat lain masih dari Abu Said al-Khudri radhiyallahu 'anhu,


"Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di
antara dua Jum'at." (HR. Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249. Ibnul Hajar mengomentari hadits
ini dalam Takhrij al-Adzkar, Hadits hasan. Beliau menyatakan bahwa hadits ini adalah hadits paling
kuat tentang surat Al-Kahfi. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Jami, no. 6470)
3. Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan memancar cahaya dari bawah
kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara
dua jumat.
Al-Mundziri berkata: hadits ini diriwayatkan oleh Abu Bakr bin Mardawaih dalam tafsirnya dengan
isnad yang tidak apa-apa. (Dari kitab at-Targhib wa al- Tarhib: 1/298)
Kapan Membacanya?
Sunnah membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat atau pada hari Jumatnya. Dan malam Jumat
diawali sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis. Kesempatan ini berakhir sampai terbenamnya
matahari pada hari Jumatnya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kesempatan membaca surat AlKahfi adalah sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis sore sampai terbenamnya matahari pada
hari Jumat.
Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi di Hari Jumat
Dari beberapa riwayat di atas, bahwa ganjaran yang disiapkan bagi orang yang membaca surat AlKahfi pada malam Jumat atau pada siang harinya akan diberikan cahaya (disinari). Dan cahaya ini
diberikan pada hari kiamat, yang memanjang dari bawah kedua telapak kakinya sampai ke langit. Dan
hal ini menunjukkan panjangnya jarak cahaya yang diberikan kepadanya, sebagaimana firman Allah
Taala:

Pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka
bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka. (QS. Al-Hadid: 12)
Balasan kedua bagi orang yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat berupa ampunan dosa
antara dua Jumat. Dan boleh jadi inilah maksud dari disinari di antara dua Jumat.
Karena nurr (cahaya) ketaatan akan menghapuskan kegelapan maksiat, seperti firman Allah Taala:

Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang
buruk. (QS. Huud: 114)
Surat Al-Kahfi dan Fitnah Dajjal
Manfaat lain surat Al-Kahfi yang telah dijelaskan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah untuk
menangkal fitnah Dajjal. Yaitu dengan membaca dan menghafal beberapa ayat dari surat Al-Kahfi.
Sebagian riwayat menerangkan sepuluh yang pertama, sebagian keterangan lagi sepuluh ayat terakhir.
Imam Muslim meriwayatkan dari hadits al-Nawas bin Saman yang cukup panjang, yang di dalam
riwayat tersebut Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, Maka barangsiapa di antara
kamu yang mendapatinya (mendapati zaman Dajjal) hendaknya ia membacakan atasnya ayat-ayat
permulaan surat al-Kahfi.

Dalam riwayat Muslim yang lain, dari Abu Darda radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi shallallahu
'alaihi wasallam bersabda, Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat dari permulaan surat al-Kahfi,
maka ia dilindungi dari Dajjal. Yakni dari huru-haranya.
Imam Muslim berkata, Syubah berkata, Dari bagian akhir surat al-Kahfi. Dan Hammam berkata,
Dari permulaan surat al-Kahfi. (Shahih Muslim, Kitab Shalah al-Mufassirin, Bab; Fadhlu Surah alKahfi wa Aayah al-Kursi: 6/92-93)
Imam Nawawi berkata, Sebabnya, karena pada awal-awal surat al-Kahfi itu tedapat/ berisi keajaibankeajaiban dan tanda-tanda kebesaran Allah. Maka orang yang merenungkan tidak akan tertipu dengan
fitnah Dajjal. Demikian juga pada akhirnya, yaitu firman Allah:

Maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku
menjadi penolong selain Aku? . . . QS. Al-Kahfi: 102. (Lihat Syarah Muslim milik Imam Nawawi:
6/93)

Mengenai surah ini, nabi Muhammad SAW pernah bersabda :


"Siapa yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jum'at, (Allah) akan menerangi dengan cahaya antara
dua jum'at." (H.R.Al-Hakim dan Al-Baihaqiy, dinyatakan hasan oleh ibnu Hajar dalam Takhrij aladzkar)
dan Nabi SAW juga bersabda :
"Barang siapa diantara kalian yang mendapatinya (Dajjal), hendaklah dia membacakan ayat-ayat
pembuka surah Al-Kahfi kepadanya, karena bacaan itu melindungi kalian dari fitnahnya
(Dajjal tersebut)." (H.R. Abu Daud, dinyatakan sahih oleh Al-Albaniy).
Siapakah Dajjal itu...???.

Dajjal adala mahluk yang telah diberi peluang oleh Allah swt utk menguji umat ini dengan bermacammacam ujian. Oleh kerana itu, Allah memberikan kepadanya beberapa kemampuan yg luar biasa. Di
antara kemampuan Dajjal tersebut adalah :
1. Segala kesenangan hidup akan ada bersama dengannya. Benda-benda beku akan
mematuhinya.Sebelum kedatangan Dajjal, dunia Islam akan diuji dahulu oleh Allah dengan kemarau
yang panjang selama 3 tahun berturut-turut. Pada tahun pertama hujan akan kurang sepertiga dari
biasa dan pada tahun kedua akan kurang 2/3 dari biasa dan pada tahun ketiga hujan tidak akan turun
lagi. Umat akan dilanda bencana dan kekeringan. Di saat itu Dajjal akan muncul membawa ujian.
Maka daerah mana yang percaya Dajjal itu Tuhan, ia akan berkata pada awan: Hujanlah kamu di
daerah ini! Lalu hujan pun turunlah dan bumi menjadi subur. Begitu juga ekonomi, perdagangan akan
menjadi makmur dan stabil pada orang yang mau bersekutu dengan Dajjal. Tetapi bagi penduduk

yang tidak mau bersukutu dengan Dajjal, maka mereka akan tetap berada dalam kekeringan dan
kesusahan.
Dan ada diriwayatkan Pengikut Dajjal akan memiliki segunung roti (makanan) sedangkan orang yang
tidak percaya dengannya berada dalam kelaparan dan kebuluran.
Dalam hal ini, para sahabat Rasullullah s.a.w. bertanya:"Jadi apa yg dimakan oleh orang Islam yg
beriman pada hari itu wahai Rasulullah?"Nabi menjawab:"Mereka akan merasa kenyang dengan
bertahlil, bertakbir, bertasbih dan bertaubat. Jadi zikir-zikir itu yang akan menggantikan makanan."
(H.R IbnuMajah)
2. Seperti memiliki Syurga dan Neraka:
Di antara ujian Dajjal ialah kelihatan bersama dengannya seumpama syurga dan neraka dan juga
sungai air dan sungai api. Dajjal akan menggunakan kedua-duanya ini untuk menguji iman orang
Islam kerana hakikat yang benar adalah kebalikan dari apa yang kelihatan. Apa yang dikatakan
Syurga itu sebenarnya Neraka dan apa yang dikatakannya Neraka itu adalah Syurga.
3. Kecepatan perjalanannya dan Negeri-Negeri yang tidak dapat dimasukinya:
Dajjal diberikan kelebihan dalam kecepatan langkah dan perjalanannya, sehingga dengan beberapa
saat saja dia bisa berada disuatu tempat yang sangat jauh. konon kecepatannya melebihi pesawat jet
pada masa kini. Kami(sahabat) bertanya: Wahai Rasulullah! Bagaimana kecepatan perjalanannya
diatas muka bumi ini?Nabi menjawab:"kecepatan perjalanannya adalah seperti kecepatan "Al Ghaist"
(hujan atau awan) yang dipukul oleh angin yang kencang." (H.R Muslim)
Namun demikian, Dajjal tetap tidak dapat memasuki dua Kota suci umat Islam yaitu Makkah Al
Mukarramah dan Madinah Al Munawwarah.
4. Bantuan Syaitan-Syaitan untuk memperkukuhkan kedudukannya:
Syaitan juga akan berlomba-lomba untuk membantu Dajjal. Bagi syaitan, inilah waktu yang terbaik
untuk menyesatkan lebih banyak lagi anak cucu Adam a.s.
karena itu, Rasulullah SAW bersabda :
"Antara penciptaan Adam sampai hari kiamat tidak ada ciptaan yang lebih besar dari pada Dajjal."
pada riwayat lain berbunyi ," Tidak ada urusan yang lebih besar daripada Dajjal." (H.R.Muslim).
Oleh karena itu, Rasulullah SAW selalu beristi'adzah (meminta perlindungan kepada Allah) dari
fitnah-fitnah dari empat perkara dalam sholatnya, yaitu :
1. Fitnah agama (dalam kisah ashabul kahfi)
2. Fitnah harta (dalam kisah dua pemilik kebun)
3. Fitnah ilmu ( dalam kisah nabi Musa AS dengan nabi Khidir AS)
4. Fitnah kekuasaan (dalam kisah raja Zulqarnain)
dan keempat kisah tersebut terdapat dalam surah Al-Kahfi.
Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi di Hari Jumat
Dari beberapa riwayat di atas, bahwa ganjaran yang disiapkan bagi orang yang membaca surat AlKahfi pada malam Jumat atau pada siang harinya akan diberikan cahaya (disinari). Dan cahaya ini
diberikan pada hari kiamat, yang memanjang dari bawah kedua telapak kakinya sampai ke langit. Dan

hal ini menunjukkan panjangnya jarak cahaya yang diberikan kepadanya, sebagaimana firman Allah
Taala:

Pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka
bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka. (QS. Al-Hadid: 12)
Balasan kedua bagi orang yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat berupa ampunan dosa
antara dua Jumat. Dan boleh jadi inilah maksud dari disinari di antara dua Jumat. Karena nurr
(cahaya) ketaatan akan menghapuskan kegelapan maksiat, seperti firman Allah Taala:

Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang
buruk. (QS. Huud: 114)
DERAJAT HADITS:
Hadits ini derajatnya SHOHIH.
Al-Hakim berkata: Isnad Hadits ini shohih, akan tetapi imam Bukhari dan Muslim tidak
mengeluarkannya.
Syaikh Al Albani berkata: Hadits ini shohih. (lihat Shohih Al-Jami no. 6470, dan Shohih AtTarghib wa At-Tarhib I/180 no.736).
Hadits Kedua:

: - -

Dari Abu Darda radhiyallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: Barangsiapa
yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, niscaya dia akan terlindungi dari (fitnah)
Dajjal. Dan di dalam riwayat lain disebutkan: (sepuluh ayat terakhir) dari surat Al-Kahfi.
(Diriwayatkan oleh Muslim I/555 no.809, Ahmad V/196 no.21760, Ibnu Hibban III/366 no.786, AlHakim II/399 no.3391, dan Al-Baihaqi dalam Syuab al-Iman V/453 no.2344).
DERAJAT HADITS:
Hadits ini derajatnya SHOHIH.
Syaikh Al Albani berkata: Hadits ini shohih. (lihat Silsilah Al-Ahadits Ash-Shohihah II/123
no.582).
Dan di dalam hadits lain dijelaskan maksud daripada perlindungan dan penjagaan dari fitnah Dajjal
ialah sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam:
[ ]

maka barangsiapa di antara kalian yang menjumpai Dajjal, hendaknya ia membacakan di


hadapannya ayat-ayat pertama surat Al-Kahfi, karena ayat-ayat tersebut (berfungsi) sebagai penjaga
kalian dari fitnahnya.
(SHOHIH. Diriwayatkan oleh Muslim dalam kitab Shohihnya bab Dzikru Dajjal, IV/2250 no.2937,
dan Abu Daud II/520 no.4321, dari jalan Nawas bin Saman radhiyallahu anhu).
Hadits ini dinyatakan SHOHIH oleh syaikh Al-Albani di dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shohihah
II/123 no.582, Tahqiq Misykat Al-Mashobih III/188 no.5475, dan Shohih wa Dhoif Sunan Abi Daud
IX/321 no.4321.
Hadits Ketiga:
: :
:



Dari Abu Said Al-Khudri radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam
bersabda: Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi sebagaimana diturunkannya, maka surat ini akan
menjadi cahaya baginya pada hari Kiamat dari tempat tinggalnya hingga ke Mekkah. Dan barangsiapa
membaca sepuluh ayat terkahir dari surat Al-Kahfi lalu Dajjal keluar (datang), maka Dajjal tidak akan
membahayakannya. Dan barangsiapa berwudhu lalu ia mengucapkan;
SUBHAANAKALLOHUMMA WABIHAMDIKA ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLAA ANTA
ASTAGHFIRUKA WA ATUUBU ILAIKA (artinya: Maha Suci Engkau ya Allah, dan dengan
memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq diibadahi selain Engkau, aku memohon
ampunan dan aku bertaubat kepada-Mu), maka ia akan ditulis pada lembaran putih yang bersih,
kemudian dicetak dengan alat cetak yang tidak akan robek sampai hari Kiamat.
(Diriwayatkan oleh An-Nasai di dalam Amal Al-Yaumi wa Al-Lailati no.81 dan 952, Ath-Thobroni
di dalam Al-Mujam Al-Ausath II/123 no.1455, dan Al-Hakim I/752 no.2072 dan beliau berkata;
hadits ini Shohih sesuai dengan syarat imam Muslim, akan tetapi keduanya (maksudnya imam
Bukhori dan Muslim) tidak mengeluarkannya (di dalam kitab Shohih keduanya, pent)).
DERAJAT HADITS:
Hadits ini derajatnya SHOHIH.
Syaikh Al-Albani berkata: Hadits ini shohih. (lihat Silsilah Al-Ahadits Ash-Shohihah VI/312
no.2651).
Demikianlah beberapa hadits shohih tentang keutamaan dan keagungan surat Al-Kahfi.
Mudah-mudahan kita semua diberi kemudahan oleh Allah untuk dapat mengamalkannya dengan
ikhlas dan sesuai tuntunan Nabi shallallahu alaihi wasallam.