P. 1
Power Point Laurasia-Gondwana

Power Point Laurasia-Gondwana

|Views: 1,599|Likes:
Published by Fourth_Wave

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Fourth_Wave on Jan 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/26/2013

pdf

text

original

Brought to you by: • Kevin Wijaya • Christopher A. Setlight • Christophorus Wisnu • Dionysius N.P.

• Johannes Baginda

Pendahuluan Asal-Usul Penjelasan Teori

Teori Laurasia-Gondwana adalah teori proses terbentuknya permukaan bumi yang dikemukakan oleh Eduard Suess dan Frank B. Taylor. Menurut Zuess dan Taylor, pada mulanya di Bumi terdapat dua superkontinen di kedua kutubnya yang merupakan pecahan dari benua Pangaea. Dua superkontinen itu dinamakan Laurasia dan Gondwana. Kedua benua itu kemudian terpecah secara perlahan menjadi benua-benua yang ada sekarang.

Eduard Suess, pencetus teori Laurasia-Gondwana

Teori Laurasia-Gondwana berkembang dari Teori Continental Drift yang sempat diajukan oleh Alfred Lothar Wegener. Tiga abad sebelum Alfred membuktikan bahwa kemiripan garis pantai sebelah timur benua Amerika Selatan dengan pantai sebelah barat benua Afrika terjadi karena kedua benua itu pernah “bersatu”, Abraham Ortelius pembuat peta asal Belanda telah mengamati fenomena yang sama dan berpendapat bahwa Amerika dipisahkan dari Eropa dan Afrika oleh gempa bumi dan air bah (1596). Kemudian pada th. 1858, seorang geografer bernama Antonio Snider-Pellegrini membuat 2 kartun model yang menunjukkan posisi dan bentuk benua Amerika Selatan dan Afrika sebelum dan sesudah terpisah. Modelnya aneh, terutama bentuk bagian selatan Argentina/Chile. Di kartun model versi Snider-Pellegrini ini, bagian Patagonia digambarkan tertekuk melengkung dari arah barat ke selatan kemudian ke timur dan berbalik ke utara, melingkari bagian selatan Afrika dan ujung Patagonia dibuat hampir menyentuh Madagaskar. Entah Snider-Pellegrini serius atau tidak saat mengerjakan kartunnya, imajinasinya secara tidak langsung juga telah menunjukkan bahwa Amerika Selatan dan Afrikadulu pernah berdampingan. Hal ini juga didukung ketika Wegener menemukan makalah paleontologi tentang kesamaan jenis fosilfosil tumbuhan dan hewan di Amerika Selatan dan Afrika, padahal, kedua benua itu dipisahkan oleh Samudera Atlantik yang luas. Rasa penasaran Alfred Wegener membuatnya mencari lebih banyak informasi mengenai kesamaan-kesamaan fosil di duatempat terpisah tersebut, hingga akhirnya ia berpikir, “Mungkinkah kesamaan fosil-fosil di kedua sisi Atlantik terjadi karena dulu benua Afrika dan Amerika adalah satu kontinen?”

Menurut Teori Laurasia-Gondwana, semua benua yang ada sekarang sebenarnya pernah bersatu sekitar 225 juta tahun yang lalu, yaitu pada Periode Trias Akhir (sudah masuk Era Mesozoik). Daratan maha luas ini diberi nama Pangaea, sebuah kata dalam bahasa Yunani yang berarti “semua daratan”. Superkontinen Pangaea lalu mulai terpecah pada Periode Trias. AkhirJuras (Vaughan & Storey 2007), menghasilkan dua superkontinen yang lebih kecil yaitu Laurasia dan Gondwana. Laurasia yang bergerak ke arah utara, sementara Gonwana bergerak ke selatan.

Dalam perkembangannya, Laurasia bergerak ke utara dan terbelah menjadi Benua-benua Eurasia, Amerika Utara, dan Asia, sementara Gondwana terbelah menjadi Benua-benua Afrika, Antartika, Australia, Amerika Selatan, dan sub-benua India.

Bukti-Bukti yang mendukung

• Pecahan-pecahan benua jika disambungkan maka dapat terhubung dengan tepat • Adanya kemiripan garis pantai sebelah timur benua Amerika Selatan dengan pantai sebelah barat benua Afrika. • Banyaknya kesamaan jenis fosil-fosil tumbuhan dan hewan di Amerika Selatan dan Afrika, padahal, kedua benua itu dipisahkan oleh Samudera Atlantik yang luas. • Fosil-fosil genus Lystrosaurus, genus Mesosaurus dan flora genus Glossopteris. Entah palaeontologist mana yang berhasil merealisasikan imajinasi rupa Lystrosaurus ini, konon ia pernah hidup di Antartika, India, Afrika Selatan dan Cina. Sementara itu, Fosil Mesosaurus ditemukan di Brasil dan Afrika bagian barat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->