ETIKA UMUM DAN ETIKA

TERAPAN
DR. YANDRI NALDI, M.H.
FAKULTAS KEDOKTERAN UNSWAGATI CIREBON 2014

PENDAHULUAN

• ETIKA ADALAH SALAH SATU CABANG DARI FILSAFAT YANG BERTITIK TOLAK
DARI MASALAH NILAI (VALUE) DAN MORAL MANUSIA YANG BERKENAAN
DENGAN TINDAKAN MANUSIA.
• KATA ETIKA ITU SENDIRI BERASAL DARI KATA BERBAHASA YUNANI, YAITU
“ETHOS”, YANG ARTINYA CARA BERTINDAK, ADAT, TEMPAT TINGGAL,
KEBIASAAN.
• SEDANG KATA MORAL YANG BERASAL DARI BAHASA LATIN “MOS” MEMPUNYAI
ARTI YANG SAMA DENGAN ETIKA.
• ISTILAH ETIKA ITU SENDIRI SUDAH DIPAKAI OLEH FILSUF BESAR YUNANI,
ARISTOTELES (384 – 322 SM) UNTUK MENUNJUKAN PENGERTIAN TENTANG
FILSAFAT MORAL.

SEJARAH ETIKA KEDOKTERAN

ISTILAH ETIKA PERTAMA KALI OLEH ARISTOTELES.

BAHASA YUNANI “ETHOS” BERARTI ADAT, BUDI PEKERTI.

MENURUT FILSAFAT, ETIKA ADALAH TELAAH DAN PENILAIAN TENTANG
KELAKUKAN MANUSIA DITINJAU DARI KESUSILAAN.

ETIKA BERKEMBANG, MUNCUL KEMAMPUAN UNTUK MEMBEDAKAN BAIK DAN
BURUK (MERUPAKAN TANTANGAN KESUSILAAN).

HIPPOCRATES (469 – 399 SM):
PENDERITA/ORANG SAKIT BUKAN KUTUKAN TUHAN.
SEORANG DOKTER PERLU MENGENDALIKAN KELAKUAN.
EROTIANUS BAHWA SUMPAH DOKTER DISUSUN OLEH HIPPOCRATES.
SUMPAH INI MERUPAKAN DASAR MORAL KEDOKTERAN.

PENGERTIAN ETIKA
• ILMU YANG MEMBAHAS PERBUATAN BAIK DAN PERBUATAN BURUK MANUSIA SEJAUH
YANG DAPAT DIPAHAMI OLEH PIKIRAN MANUSIA
• ETIKA ADALAH STUDI TTG KEHENDAK MANUSIA, YAITU KEHENDAK YG
BERHUBUNGAN DG KEPUTUSAN YG BENAR DAN YG SALAH DALAM TINDAK
PERBUATANNYA. FAGOTHEY (1953)
• MENURUT KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA, ADA 3 PENGERTIAN TENTANG ETIKA,
YAITU:
ILMU TENTANG APA YG BAIK DAN YG BURUK, TTG HAK DAN KEWAJIBAN SOSIAL.
KUMPULAN AZAS ATAU NILAI YG BERKENAAN DG AKHLAK.
NILAI MENGENAI BENAR DAN SALAH YG DIANUT MASYARAKAT
• PENGERTIAN LAIN DARI ETIKA DIRUMUSKAN OLEH SUMARYONO (1995), YAKNI:
ETIKA ADALAH STUDI TTG KEBENARAN DAN KETIDAK BENARAN BERDASARKAN
KODRAT MANUSIA YG DIWUJUDKAN MELALUI KEHENDAK MANUSIA DLM
PERBUATANNYA.

TUJUAN MEMPELAJARI ETIKA • UNTUK MENYAMAKAN PERSEPSI TENTANG PENILAIAN PERBUATAN BAIK DAN PERBUATAN BURUK BAGI SETIAP MANUSIA DALAM RUANG DAN WAKTU TERTENTU .

YAITU ETIKA YANG BERUSAHA MENEROPONG SECARA KRITIS DAN RASIONAL SIKAP DAN PRILAKU MANUSIA DAN APA YANG DIKEJAR OLEH MANUSIA DALAM HIDUP INI SEBAGAI SESUATU YANG BERNILAI. ETIKA DESKRIPTIF MEMBERIKAN FAKTA SEBAGAI DASAR UNTUK MENGAMBIL KEPUTUSAN TENTANG PRILAKU ATAU SIKAP YANG MAU DIAMBIL.MACAM ETIKA (BAIK/BURUK) • ETIKA DESKRIPTIF. YAITU ETIKA YANG BERUSAHA MENETAPKAN BERBAGAI SIKAP DAN POLA PRILAKU IDEAL YANG SEHARUSNYA DIMILIKI OLEH MANUSIA DALAM HIDUP INI SEBAGAI SESUATU YANG BERNILAI. . • ETIKA NORMATIF. ETIKA NORMATIF MEMBERI PENILAIAN SEKALIGUS MEMBERI NORMA SEBAGAI DASAR DAN KERANGKA TINDAKAN YANG AKAN DIPUTUSKAN.

TEORI DAN PRINSIP-PRINSIP MORAL DASAR. YANG MEMBAHAS MENGENAI PENGERTIAN UMUM DAN TEORI-TEORI.MACAM ETIKA • ETIKA UMUM. • ETIKA KHUSUS. PENERAPAN INI BISA BERWUJUD : BAGAIMANA SAYA MENGAMBIL KEPUTUSAN DAN BERTINDAK DALAM BIDANG KEHIDUPAN DAN KEGIATAN KHUSUS YANG SAYA LAKUKAN. DAN TEORI SERTA PRINSIP MORAL DASAR YANG ADA DIBALIKNYA. BAGAIMANA MANUSIA MENGAMBIL KEPUTUSAN ETIS. . YANG DIDASARI OLEH CARA. PENERAPAN ITU DAPAT JUGA BERWUJUD : BAGAIMANA SAYA MENILAI PERILAKU SAYA DAN ORANG LAIN DALAM BIDANG KEGIATAN DAN KEHIDUPAN KHUSUS YANG DILATARBELAKANGI OLEH KONDISI YANG MEMUNGKINKAN MANUSIA BERTINDAK ETIS : CARA BAGAIMANA MANUSIA MENGAMBIL SUATU KEPUTUSAN ATAU TIDANKAN. ETIKA UMUM DAPAT DI ANALOGKAN DENGAN ILMU PENGETAHUAN. NAMUN. TEORI-TEORI ETIKA DAN PRINSIP-PRINSIP MORAL DASAR YANG MENJADI PEGANGAN BAGI MANUSIA DALAM BERTINDAK SERTA TOLAK UKUR DALAM MENILAI BAIK ATAU BURUKNYA SUATU TINDAKAN. BERBICARA MENGENAI KONDISI-KONDISI DASAR BAGAIMANA MANUSIA BERTINDAK SECARA ETIS. MERUPAKAN PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP MORAL DASAR DALAM BIDANG KEHIDUPAN YANG KHUSUS.

ETIKA DAN HUKUM • ETIKA BERBEDA DENGAN HUKUM • BERTUJUAN UNTUK KEBAIKAN HIDUP PRIBADI • NORMA HUKUM BERTUJUAN UNTUK MENDAMAIKAN HIDUP BERSAMA • KODE ETIK SEBAGAI CODE OF PROFESION CONDUCT YANG BERSIFAT ETIKA TERAPAN .

OLEH KARENA BANYAKNYA NORMA ETIK YANG TELAH DIANGKAT MENJADI NORMA HUKUM.  • BAHKAN DI DALAM PRAKTEK KEDOKTERAN. ATAU SEBALIKNYA NORMA HUKUM YANG MENGANDUNG NILAI-NILAI ETIKA.• DI DALAM PRAKTEK KEDOKTERAN TERDAPAT ASPEK ETIK DAN ASPEK HUKUM YANG SANGAT LUAS. YANG SERING TUMPANGTINDIH PADA SUATU ISSUE TERTENTU. PROFESIONALISME. DLL. SEPERTI PADA INFORMED CONSENT. ASPEK ETIK SERINGKALI TIDAK DAPAT DIPISAHKAN DARI ASPEK HUKUMNYA. • DALAM KENYATAAN PASIEN YANG KECEWA TERHADAP PELAYANAN DOKTER AKAN MENGHADAPI GUGATAN • MASALAH : PELANGGARAN INI SULIT DIPILAH-PILAH APAKAH PELANGGARAN HUKUM ATAU PELANGGARAN ETIKA ATAU BAHKAN HANYA PELANGGARAN PRIBADI . WAJIB SIMPAN RAHASIA KEDOKTERAN.

MORAL • STANDAR TTG BENAR DAN SALAH. YAITU AGAMA. • DIWUJUDKAN SEBAGAI PRILAKU YANG DISELARASKAN DENGAN KEBIASAAN ATAUPUN TRADISI KELOMPOK. IDEOLOGI. ADAT ATAU TRADISI. (CATALANO. (FRANZ MAGNIS SUSENO SJ. • UMUMNYA DIKAITKAN DENGAN INDIVIDU INDIVIDU ATAU KELOMPOK-KELOMPOK KECIL. J. • MORALITAS BISA BERASAL DARI SATU SUMBER ATAU LEBIH. T) • AJARAN MORAL MEMUAT NILAI-NILAI & NORMA-NORMA MORAL YANG TERDAPAT DIANTARA SEKELOMPOK MANUSIA. • BIASANYA DIDASARKAN PADA KEYAKINAN AGAMA-AGAMA BESAR. DKK) . YANG DIPELAJARI LEWAT PROSES HIDUP BERMASYARAKAT.

3. NON-MALEFECENCE.PRINSIP-PRINSIP MORAL 1. BENEFICENCE. JUSTICE. 2. AUTONOMY. DAN 4. .

TETAPI OTONOMI PASIEN PUNYA BATAS & TIDAK BOLEH MENGGANGGU OTONOMI DR SEBAB OTONOMI PROFESIONAL JUGA HARUS DIHORMATI • JUSTICE JUSTICE MERUJUK PADA ADANYA KEWAJIBAN YANG ADIL DAN SEIMBANG. . NAMUN HAK PASIEN TERSEBUT MENJADI TERBATAS MANAKALA MELANGGAR HAK-HAK ORANG LAIN. • NON-MALEFECENCE PRINSIP INI MERUJUK PADA ADANYA KEWAJIBAN DR UNTUK TIDAK MELAKUKAN HAL-HAL YANG MERUGIKAN PASIEN (TO DO NO HARM). • AUTONOMY MERUJUK PADA ADANYA HAK PASIEN UNTUK MEMBUAT KEPUTUSAN ATAS KEPENTINGANNYA SENDIRI.• BENEFICENCE PRINSIP INI MERUJUK PD ADANYA KEWAJIBAN DR UNTUK MELAKUKAN HAL-HAL YANG BAIK (TO DO GOOD).

d.NILAI a. c. ORIENTASI SEKS DSB-NYA. NILAI JUGA BERSIFAT SUBJEKTIF. YANG DAPAT MELIPUTI KEPERCAYAAN AGAMA. b.KONSEP ATAU KEINGINAN IDEAL YANG MEMBERI ARTI KEPADA KEHIDUPAN SESEORANG & ACUAN BAGI ORANG ITU DLM MEMBUAT KEPUTUSAN & BERTINDAK.SELAIN TIDAK KONKRIT.BIASANYA LEBIH DIKAITKAN KPD INDIVIDU-INDIVIDU DARIPADA KELOMPOK. .KONFLIK NILAI DAPAT MUNCUL MANAKALA SESEORANG SECARA TERPAKSA HARUS BERHADAPAN DGN SESUATU YANG BERTENTANGAN DENGAN NILAI-NILAI YANG DIYAKINI.

B. APA YANG DIINGINKAN (ETIKA PSIKOLOGIS HUME). D. MISALNYA: A. . C. APA YANG DIINGINKAN TUHAN (ETIKA TEONOM). SEHINGGA OLEH KARENANYA DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENGUKUR/MENILAI APAKAH SESEORANG TELAH MELANGGAR NILAI-NILAI YG TELAH DITENTUKAN ATAU TIDAK.NORMA BENTUK KONKRIT DAN OBJEKTIF DARI SUATU NILAI. NIKMAT (BAGI KAUM HEDONIS). BAIK “BAIK” BISA DIARTIKAN MACAM-MACAM. APA YG BERMANFAAT DALAM EVOLUSI (SPENCER).

BACALAH !!! . NILAI DAN NORMA TERSEBUT BANYAK DITEMUKAN DALAM AL QUR’AN & HADIST.AGAMA BAGI PROFESIONAL (TERMASUK DOKTER) HARUS MEMEGANG TEGUH NILAI-NILAI DAN NORMANORMA AGAMA (YAITU AGAMA ISLAM) SEBAB NILAI-NILAI DAN NORMA-NORMA TERSEBUT AKAN MEMBIMBING PARA PROFESIONAL UNTUK MEMPEROLEH KEBAHAGIAN DI DUNIA DAN AKHIRAT.

. ETIKA TERAPAN MENJADI SUATU STUDI YANG MENARIK DAN KONTEMPORER. • SEJAK AWAL ABAD XX. ILMU EKONOMI.ETIKA TERAPAN • ETIKA TERAPAN (APPLIED ETHICS) ADALAH STUDI ETIKA YANG MENITIKBERATKAN PADA ASPEK APLIKATIF ATAS DASAR TEORI ETIKA ATAU NORMA YANG ADA. ILMU KEPERAWATAN DAN SEBAGAINYA) DALAM MENGKAJI ETIKA. ILMU SOSIAL. • ETIKA TERAPAN MUNCUL AKIBAT PERKEMBANGAN YANG PESAT DARI ETIKA DAN KEMAJUAN ILMU LAINNYA. KARENA TERLIBATNYA BERBAGAI BIDANG ILMU LAIN (ILMU KEDOKTERAN.

SISI KEGUNAAN ITU BERASAL DARI PENERAPAN TEORI DAN NORMA ETIKA KETIKA BERADA PADA PERILAKU MANUSIA. PEMBUATAN. ETIKA MULTIKULTURAL). • ETIKA TERAPAN YANG MEYOROTI TENTANG BERBAGAI MASALAH ATAU PROBLEM MISALNYA PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP MENIMBULKAN KAJIAN TENTANG ETIKA LINGKUNGAN HIDUP. ETIKA BISNIS. ETIKA POLITIK. GENDER. ETIKA KEPERAWATAN. DESKRIMINASI TERHADAP BERBAGAI BENTUK (RAS. WARNA KULIT. YAITU MEMPERLIHATKAN SISI KEGUNAANNYA. SEBAGAI ILMU PRAKTIS.ETIKA TERAPAN • DISEBUT SEBAGAI TERAPAN KARENA SIFAT ETIKA YANG PRAKTIS. YAITU KAJIAN YANG MENYANGKUT SUATU PROFESI DAN KAJIAN YANG BERKAITAN DENGAN SUATU PROBLEM ATAU MASALAH. KAJIAN TENTANG PROFESI BERARTI MEMBAHAS ETIKA TERAPAN DARI SUDUT PROFESI TERTENTU. ETIKA BEKERJA SAMA DENGAN BIDANG ILMU LAIN DALAM MELIHAT PRINSIP YANG BAIK DAN YANG BURUK. PEMILIKAN DAN PENGGUNAAN SENJATA NUKLIR MENIMBULKAN KAJIAN TENTANG ETIKA NUKLIR. AGAMA. . MISALNYA ETIKA KEDOKTERAN. DAN LAIN-LAIN) MENYEBABKAN MUNCULNYA STUDI TENTANG HAL ITU (MISAL ETIKA FEMINISME. • PENYELIDIKAN ATAU KAJIAN ETIKA TERAPAN MELIPUTI DUA WILAYAH BESAR.

• SELALU DILAKUKAN REVISI PERIODIK. • BIASANYA CAKUPAN KODE ETIK LEBIH LUAS.KODE ETIK • DAFTAR KETENTUAN TERTULIS (WRITTEN LIST) DARI RULES YANG MEMUAT NILAINILAI DALAM PROFESI DAN SEKALI-GUS SEBAGAI STANDAR BERPRILAKU. • MERUPAKAN SALAH SATU ACUAN ORGANISASI PROFESI (MIS: IDI) DLM MEMBERIKAN SANKSI YG BERSIFAT ETIK. . • KERANGKA ACUAN DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN ETIK. UNTUK DISESUAIKAN DENGAN PERKEMBANGAN MASYARAKAT DAN PROFESI. • SETIAP ANGGOTA SESUATU PROFESI BERTANGGUNG-JAWAB ATAS TEGAKNYA NILAINILAI DALAM KODE ETIK. TETAPI TIDAK PERNAH BERBENTURAN DENGAN KETENTUAN HUKUM.

HUKUM ATURAN HUKUM .NORMA DOKTER DISIPLIN ATURAN PENERAPAN ETIKA KEDOK (ETHICAL CONDUCT) ETIKA ATURAN PENERAPAN KEILMUAN KEDOKTERAN (PROFESSIONAL CONDUCT) DALAM PRAKTIK.

. 4. 2.DARI ASPEK MORAL: HARUS MEMPERTIMBANGKAN PRINSIP MORAL SEHINGGA TINDAKAN DR DINILAI BENAR.DARI ASPEK HUKUM: TIDAK MELANGGAR HUKUM (TERTULIS & TAK TERTULIS). 3.SIKAP & PRILAKU DOKTER 1.DARI SISI ETIKA: HARUS MENGAPLIKASIKAN TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSAN DG MEMPERTIMBANGKAN PRINSIP MORAL AGAR TINDAKAN DR DINILAI BAIK.DARI ASPEK AGAMA: HARUS SESUAI DENGAN NILAI & NORMA AGAMA.

3. HEALTH CARE TEAM (CO-WORKERS). 2. 4. PROFESSION. . PEOPLE WHO REQUIRE MEDICAL CARE. 5. SOCIETY (SOCIAL CONTEXT). PATIENTS (CLIENTS).ETIKA PROFESI DOKTER MENGATUR PRILAKU DR TERHADAP: 1.

TIDAK BOLEH MEMBEDA-BEDAKAN MEREKA BERDASARKAN : .AGAMA ATAU KEPERCAYAANNYA.MEMPERLAKUKAN MEREKA DENGAN RASA HORMAT SEBAGAI MANUSIA BERMARTABAT. . YAITU: 1.PANDANGAN POLITIKNYA. DLL. .RAS DAN WARNA KULIT. . 2.SUKU BANGSA. .ETIKA TERHADAP PESAKIT JIKA ADA PESAKIT YANG DATANG BUTUH PERTOLONGAN MAKA SUDAH DIBEBANI KEWAJIBAN.

MENGHORMATI HAKNYA UNTUK MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI TINDAKAN MEDIS.ETIKA TERHADAP PASIEN JIKA PESAKIT SUDAH MENJADI PASIENNYA MAKA DR WAJIB: 1. DLL. 7.MEMBERIKAN INFORMASI YANG BENAR. 4. 5. . 6. 2.MENGHORMATI HAK PASIEN UNTUK MENDAPATKAN SECOND OPINION.MEMBERIKAN LAYANAN MEDIS YANG BENAR.MENYERAHKAN KE AHLI LAIN BILA TIDAK MAMPU LAGI.MENGHORMATI HAK ASASI PASIEN SEBAGAI MANUSIA.MENGHORMATI KERAHASIAAN MEDISNYA. 3.

MENGINGATKAN DAN MEMBETULKAN MANAKALA ADA ANGGOTA TIM MELAKUKAN KESALAHAN. BIDAN. OLEH SEBAB ITU. DLL. TENAGA LAB. DR PERLU BANTUAN DR LAIN.ETIKA TERHADAP TIM DR TIDAK MUNGKIN DAPAT BEKERJA SENDIRIAN. PERAWAT.TIDAK BOLEH MENAFIKAN JASA ANGGOTA TIM LAIN. . 2. KEWAJIBAN DR TERHADAP HEALTH CARE TEAM ADALAH: 1.TIDAK BOLEH MENJATUHKAN ANGGOTA TIM LAIN DGN MAKSUD AGAR PASIEN LEBIH MENGHARGAI DIA. TENAGA FARMASI. 3.

4.MELAKUKAN UPAYA YG PANTAS UTK MENYELESAIKAN PROBLEM YANG DIHADAPI MASYARAKAT.MELETAKKAN GARIS KESEIMBANGAN YANG ADIL ANTARA SOCIAL RIGHT DENGAN INDIVIDUAL RIGHT DAN ANTARA SOCIAL INTEREST DENGAN INDIVIDUAL INTEREST.MENGINGATKAN MASYARAKAT MANAKALA ADA HAL-HAL YANG DAPAT MENGANCAM KESEHATAN MASYARAKAT. 2. 3.ETIKA TERHADAP MASYARAKAT TERHADAP MASYARAKAT DR WAJIB: 1.BERKATA JUJUR & TERBUKA KEPADA MASYARAKAT. .

ETIKA TERHADAP PROFESINYA DR MEMILIKI KEWAJIBAN UNTUK: 1.KONSISTEN (ISTIQOMAH) TERHADAP PROFESI MEDIS. .SELALU MENINGKATKAN ILMU & KETRAMPILAN KLINIS AGAR DAPAT MEMBERIKAN LAYANAN MEDIS SEBAIKBAIKNYA KEPADA PASIEN.MENGEMBANGKAN ILMU DENGAN MELAKUKAN RISET. 4. 5. 2.TIDAK MENGGUNAKAN METODE PENGOBATAN LAIN DILUAR ILMU KEDOKTERAN.DAN LAIN-LAIN. 3.

2002 DALAM MUCHTADI. 2007). • BIOETIKA IALAH KAJIAN MENGENAI PENGARUH MORAL DAN SOSIAL DARI TEKNIKTEKNIK YANG DIHASILKAN OLEH KEMAJUAN ILMU-ILMU HAYATI (HONDERICH OXFORD.BIOETIKA ADA BERBAGAI MACAM DEFINISI MENGENAI BIOETIKA. BERIKUT INI ADALAH PENGERTIAN BIOETIKA DARI BERBAGAI SUMBER : • BIOETIKA IALAH SEMACAM ILMU PENGETAHUAN YANG MENAWARKAN PEMECAHAN MASALAH BAGI KONFLIK MORAL YANG TIMBUL DALAM TINDAKAN. 1995 DALAM MUCHTADI. • BIOETIKA IALAH SUATU DISIPLIN BARU YANG MENGGABUNGKAN PENGETAHUAN BIOLOGI DENGAN PENGETAHUAN MENGENAI SISTEM NILAI MANUSIA. YANG AKAN MENJADI JEMBATAN ANTARA ILMU PENGETAHUAN DAN KEMANUSIAAN. 1970 DALAM MUCHTADI. 2007) . PRAKTEK KEDOKTERAN DAN ILMU HAYATI (SAHIN AKSOY. DAN MEMPERTAHANKAN DAN MEMPERBAIKI DUNIA BERADAB (VAN POTTER. 2007). MEMBANTU MENYELAMATKAN KEMANUSIAN.

DAN BIOTEKNOLOGI (ONARA O’NEILL. MENYATAKAN BAHWA BIOETIKA ADALAH ILMU HUBUNGAN TIMBAL BALIK SOSIAL (QUASI SOCIAL SCIENCE) YANG MENAWARKAN PEMECAHAN TERHADAP KONFLIK MORAL YANG MUNCUL DALAM PENELITIAN. HUKUM. DISKURSUS. BIOETIKA TELAH MENJADI TEMPAT BERTEMUNYA SEJUMLAH DISIPLIN. . 2007) • BIOETIKA MENGACU PADA KAJIAN SISTEMATIS. (UNESCO. DAN SOSIAL. • BERDASARKAN KEPMEN MENRISTEK NO. TERMASUK MASALAH YANG TERKAIT DENGAN KETERSEDIAAN DAN KETERJANGKAUAN PERKEMBANGAN KEILMUAN DAN KETEKNOLOGIAN DAN PENERAPANNYA. 2005 DALAM MUCHTADI. PENGEMBANGAN. ILMU PENGETAHUAN. HAYATI. PLURAL DAN INTERDISIPLIN DAN PENYELESAIAN MASALAH ETIKA YANG TIMBUL DARI ILMU-ILMU KEDOKTERAN. DAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA HAYATI. DIPERLUKAN RAMBU-RAMBU BERPERILAKU (ETIKA) BAGI PARA PENGELOLA ILMU PENGETAHUAN. DAN ORGANISASI YANG TERLIBAT DAN PEDULI PADA PERSOALAN ETIKA. 2007).112 TAHUN 2009. 2002 DALAM MUCHTADI. SEBAGAIMANA YANG DITERAPKAN PADA MANUSIA DANHUBUNGANNYA DENGAN BIOSFERA. DAN SOSIAL YANG DITIMBULKAN OLEH KEMAJUAN DALAM KEDOKTERAN. ILMUWAN DAN AHLI TEKNOLOGI YANG BERGERAK DI BIDANG BIOLOGI MOLEKULER DAN TEKNOLOGI REKAYASA GENETIKA.BIOETIKA • BIOETIKA BUKANLAH SUATU DISIPLIN.

THOMAS PERCIVAL. SUMPAH ASAPH ABAD III-IV DAN NASIHAT KEPADA SEORANG DOKTER ABAD X YANG DATANG DARI DUNIA ARAB. . • JAUH SEBELUM LAHIR BIOETIKA. • SINTESIS DARI PEDOMAN ETIKA ITU DIRANGKUM DALAM KONSEP LATIN PRIMUM NON NOCERE YANG ARTINYA “DARI SEMUA. TABIB CINA PADA ABAD XVII . • CARAKA SAMHITA DARI INDIA ABAD I. SUMPAH INI MERUPAKAN BAGIAN DARI CORPUS HIPPOCRATICUM.SEJARAH BIOETIKA • ISTILAH “BIOETIK“ PERTAMA KALI MUNCUL PADA TAHUN 1974. BAPAK ETIKA KEDOKTERAN MEMBUAT SEMACAM ETIKA DASAR UNTUK PRAKTEK KEDOKTERAN. DIKENAL SUMPAH HIPOCRATES (ABAD III DAN IV SM) YANG BERISI IMPLIKASI ETIKA KEDOKTERAN: KEWAJIBAN ETIKA DOKTER BERHADAPAN DENGAN GURU DAN KELUARGA SERTA HUBUNGAN ANTARA DOKTER DENGAN PASIEN. DI KEBUDAYAAN BARAT. MENJELANG PADA ABAD XIX. KUMPULAN TULISAN YANG DIKLASIFIKASIKAN PARA BAPAK KEDOKTERAN. DAN DIPERKENALKAN OLEH VAN RENSSELAER POTTER DALAM BUKUNYA BIOETHICS: BRIDGE TO THE FUTURE (1971). TIDAK MEMBUAT SAKIT“. ADA JUGA LIMA PERINTAH DAN SEPULUH TUNTUTAN DARI CHEN SHIH KUNG. IA MENDIFINISIKAN BIOETIKA SEBAGAI SEBUAH DISIPLIN ILMU YANG MENGKOMBINASIKAN PENGETAHUAN BIOLOGI DENGAN PENGETAHUAN SISTIM NILAI MANUSIAWI.

T REICH MENEGASKAN BAHWA BIOETIKA LAHIR DI DUA TEMPAT. • POTTER MENGGUNAKAN ISTILAH BIOETIK UNTUK PERTAMA KALINYA. MUNCUL HUKUM KEPERAWATAN DAN HUKUM NUREMBURG (1946). DEKLARASI GENEWA (1948) DALAM 2 PERTEMUAN PENTINGNYA TH. • HELLEGER MEMBERIKAN NAMA SEBUAH PUSAT STUDI BIOETIKA PERTAMA DI USA: • JOSEPH AND ROSE KENNEDY INSTITUTE FOR HUMAN STUDY OF HUMAN REPRODUCTION AND BIOETHICS DI UNIVERSITAS WASHINGTON DC PADA 1 JULI 1971. • W. 1948 DAN 1949 DENGAN MENGEMBANGKAN HUKUM INTERNASIONAL ETIKA KEDOKTERAN.SEJARAH BIOETIKA • PADA ABAD XIX BERMUNCULAN DI BERBAGAI NEGARA. DI MADISON WISCONSIN DAN UNIVERSITAS GEORGETOWN. NEW ENGLAND JOURNAL OF MEDICINE . • BIOETIK DI USA ALBERTH R. JONSEN. BIDAN BELANDA YANG BEKERJA DI UNIVERSITAS GEORGETOWN. ASOSIASI PERSERIKATAN PARA DOKTER. DAN SETELAH PERANG DUNIA KE II. MEMBERIKAN BEBERAPA TAHAP PERKEMBANGAN BIOETIK: ADMINISSION AND POLICY TH 1962 DI PUSAT KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEATTLE. • ANDRÉ HELLEGER. ISTILAH BIOETIK MENUNJUK PADA 2 HAL: ILMU PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN MENGENAI KEMANUSIAAN.

KASUS KAREN A QUINLAN 1975. DALAM SEJARAH AWAL INI. FEITO MENGATAKAN BAHWA BIOETIKA ADALAH ILMU BARU YANG MEMPELAJARI TINDAKAN MANUSIA DAN ILMU YANG BERKAITAN DENGAN HIDUP. • FRANCESS ABEL MENYIMPULKAN BAHWA BIOETIKA BERORIENTASI KEPADA PENGAMBILAN KEPUTUSAN ETIKA. INFORME BELMONT. • PERKEMBANGAN BIOETIKA SELANJUTNYA TIDAK TERBATAS PADA MASALAH KESEHATAN DAN KEDOKTERAN SAJA. ETIKA GEN MANUSIA. L. ETIKA BINATANG DAN ETIKA LINGKUNGAN HIDUP. BIOETIK BERKUTAT HANYA PADA MASALAH KESEHATAN DAN KEDOKTERAN. HAVARD MEDICAL SCHOOL.SEJARAH BIOETIKA • (1966). . DAN YANG PALING BERPENGARUH KEMUDIAN ADALAH HASTING CENTER (1969). • BIDANG BIOETIKA PADA TAHAP INI ADALAH : ETIKA BIOMEDIKA. KOMISI NASIONAL ALABAMA.

BIOETIKA SANGAT DIPERLUKAN SEBAGAI PENGAWAL RISET BIOLOGI DAN BIOTEKNOLOGI MODERN.TUJUAN BIOETIKA 1.PEMBELAJARAN BIOETIKA DIBUTUHKAN KARENA MENEKANKAN PADA PENGEMBANGAN BERPIKIR KRITIS UNTUK MENENTUKAN SISI BAIK DAN BURUK ATAU DIMENSI ETIS DARI BIOLOGI MODERN DAN TEKNOLOGI YANG TERKAIT DENGAN KEHIDUPAN.PEMBELAJARAN BIOETIKA DAPAT MELATIH MAHASISWA MENJADI ILMUWAN BIOLOGI YANG DAPAT MEMPERTIMBANGKAN TINDAKAN-TINDAKAN YANG AKAN DILAKUKAN SEBAGAIMANA PENGEMBANGAN POLA BERPIKIR YANG DIKEMUKAKAN RASULULLAH SAW YAITU POLA BERPIKIR MENGGUNAKAN AKAL. 4.PEMBELAJARAN BIOETIKA DIARAHKAN UNTUK MENCEGAH DAMPAK NEGATIF YANG MUNCUL DARI TEKNOLOGI.PEMBELAJARAN BIOETIKA MENUNJUKKAN PADA MAHASISWA UNTUK MENJADI ILMUWAN YANG MEMILIKI TANGGUNG JAWAB SOSIAL. . 2. 3. 5.

PRINSIP DASAR BIOETIKA 1. 2. DAN JUSTICE. BENEFICENCE. NON-MALEFECENCE. 3. . AUTONOMY. 4.

DALAM SUATU PRINSIP INI DIKATAKAN BAHWA PERLUNYA PERLAKUAN YANG TERBAIK BAGI PASIEN. YAITU. MENGHORMATI MARTABAT MANUSIA. YAITU MELAKUKAN HAL YANG BAIK SEPERTI YANG ORANG LAIN INGINKAN • MEMBERI SUATU RESEP .BENEFICENCE DALAM ARTI PRINSIP BAHWA SEORANG DOKTER BERBUAT BAIK. CIRI-CIRI PRINSIP INI. DOKTER TERSEBUT JUGA HARUS MENGUSAHAKAN AGAR PASIENNYA DIRAWAT DALAM KEADAAN KESEHATAN. BENEFICENCE MEMBAWA ARTI MENYEDIAKAN KEMUDAHAN DAN KESENANGAN KEPADA PASIEN MENGAMBIL LANGKAH POSITIF UNTUK MEMAKSIMALISASI AKIBAT BAIK DARIPADA HAL YANG BURUK. • MENGUTAMAKAN ALTURISME (PERHATIAN TERHADAP KESEJAHTERAAN ORANG LAIN TANPA MEMPERHATIKAN DIRI SENDIRI) • MEMANDANG PASIEN ATAU KELUARGA BUKANLAH SUATU TINDAKAN TIDAK HANYA MENGUNTUNGKAN SEORANG DOKTER • MENGUSAHAKAN AGAR KEBAIKAN ATAU MANFAATNYA LEBIH BANYAK DIBANDINGKAN DENGAN SUATU KEBURUKANNYA • MENJAMIN KEHIDUPAN BAIK-MINIMAL MANUSIA • MEMAKSIMALISASI HAK-HAK PASIEN SECARA KESELURUHAN • MEENERAPKAN GOLDEN RULE PRINCIPLE.

PERNYATAAN KUNO FIST. NON-MALFICENCE MEMPUNYAI CIRI-CIRI: • MENOLONG PASIEN EMERGENSI • MENGOBATI PASIEN YANG LUKA • TIDAK MEMBUNUH PASIEN • TIDAK MEMANDANG PASIEN SEBAGAI OBJEK • MELINDUNGI PASIEN DARI SERANGAN • MANFAAT PASIEN LEBIH BANYAK DARIPADA KERUGIAN DOKTER • TIDAK MEMBAHAYAKAN PASIEN KARENA KELALAIAN .NON-MALFICENCE NON-MALFICENCE ADALAH SUATU PRINSIP YANG MANA SEORANG DOKTER TIDAK MELAKUKAN PERBUATAN YANG MEMPERBURUK PASIEN DAN MEMILIH PENGOBATAN YANG PALING KECIL RESIKONYA BAGI PASIEN SENDIRI. TETAP BERLAKU DAN HARUS DIIKUTI. DO NO HARM.

JUSTICE MEMPUNYAI CIRI-CIRI : • MEMBERLAKUKAN SEGALA SESUATU SECARA UNIVERSAL • MENGAMBIL PORSI TERAKHIR DARI PROSES MEMBAGI YANG TELAH IA LAKUKAN • MENGHARGAI HAK SEHAT PASIEN • MENGHARGAI HAK HUKUM PASIEN . KEBANGSAAN. PERBEDAAN TINGKAT EKONOMI. PANDANGAN POLITIK. AGAMA. KEBANGSAAN.JUSTICE KEADILAN (JUSTICE) ADALAH SUATU PRINSIP DIMANA SEORANG DOKTER MEMPERLAKUKAN SAMA RATA DAN ADIL TERHADAP UNTUK KEBAHAGIAAN DAN KENYAMANAN PASIEN TERSEBUT. DAN KEWARGANEGARAAN TIDAK DAPAT MENGUBAH SIKAP DOKTER TERHADAP PASIENNYA. PERBEDAAN KEDUDUKAN SOSIAL.

DAN MEMBIARKAN PASIEN DEMI DIRINYA SENDIRI.AUTONOMY DALAM PRINSIP INI SEORANG DOKTER MENGHORMATI MARTABAT MANUSIA. DALAM HAL INI PASIEN DIBERI HAK UNTUK BERFIKIR SECARA LOGIS DAN MEMBUAT KEPUTUSAN SENDIRI. MENYETUJUI. MEMBENARKAN. AUTONOMY MEMPUNYAI CIRI-CIRI: • MENGHARGAI HAK MENENTUKAN NASIB SENDIRI • BERTERUS TERANG MENGHARGAI PRIVASI • MENJAGA RAHASIA PASIEN • MELAKSANAKAN INFORMED CONSENT . MEMBELA. SETIAP INDIVIDU HARUS DIPERLAKUKAN SEBAGAI MANUSIA YANG MEMPUNYAI HAK MENENTUKAN NASIB DIRI SENDIRI. AUTONOMY BERMAKSUD MENGHENDAKI.

PENELITIAN. SERTA LINGKUNGAN HIDUP. MENGEMBANGKAN. DAN INSTITUSI PUBLIK ATAU SWASTA. DILAKUKAN OLEH INDIVIDU. PENGEMBANGAN.PELAKSANAAN BIOETIKA DI INDONESIA • BIOETIKA DI INDONESIA BERTUJUAN UNTUK MEMBERIKAN PEDOMAN UMUM ETIKA BAGI PENGELOLA DAN PENGGUNA SUMBER DAYA HAYATI DALAM RANGKA MENJAGA KEANEKARAGAMAN DAN PEMANFAATANNYA SECARA BERKELANJUTAN. PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MENELITI. PERLINDUNGAN. DAN MEMANFAATKAN SUMBER DAYA HAYATI HARUS/WAJIB MENGHINDARI KONFLIK MORAL DAN SELUAS-LUASNYA DIGUNAKAN UNTUK KEPENTINGAN MANUSIA. SERTA LINGKUNGAN HIDUPNYA. DAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA HAYATI HARUS MEMBERIKAN KEUNTUNGAN MAKSIMAL BAGI KEPENTINGAN MANUSIA DAN MAKHLUK HIDUP LAINNYA. KELOMPOK PROFESI. KOMUNITAS TERTENTU. 2007). PEMANFAATAN SUMBER DAYA HAYATI TIDAK BOLEH MENIMBULKAN DAMPAK NEGATIF TERHADAP HARKAT MANUSIA. SERTA MEMINIMALKAN KERUGIAN YANG MUNGKIN TERJADI (MUCHTADI. . DAN PENGHARGAAN HAK-HAK ASASI MANUSIA. DAN MASYARAKAT LUAS.

DAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA HAYATI DILAKUKAN OLEH KOMITE BIOETIKA NASIONAL YANG DIBENTUK OLEH PEMERINTAH (BKKH.112 TAHUN 2009. TANPA TAHUN). KEANGGOTAAN KOMITE ETIK PENELITIAN.PELAKSANAAN BIOETIKA DI INDONESIA • BERDASARKAN PASAL 19 KEPMENRISTEK NO. HARUS DIBENTUK SUATU KOMITE ETIK PENELITIAN. . PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA HAYATI YANG BERSIFAT INDEPENDEN. MULTIDISIPLIN DAN BERPANDANGAN PLURAL. PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA HAYATI HARUS TERDIRI DARI PARA AHLI DARI BERBAGAI DEPARTEMEN DAN INSTITUSI YANG RELEVAN. PENGEMBANGAN. TINDAK LANJUT DAN IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP BIOETIKA PENELITIAN.

ADA JUGA ILMUWAN YANG MENGABAIKAN BAIK DAN BURUK YANG MENJADI TATA NILAI MASYARAKAT. . 2003). BANYAK ILMUWAN YANG SECARA AMBISIUS AKAN MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI BIOLOGI TINGKAT TINGGI NAMUN TANPA MEMPERHITUNGKAN SEBUAH PERKEMBANGAN SOSIAL DAN KULTURAL MASYARAKAT.• BIOETIKA TIDAK UNTUK MENCEGAH PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI TETAPI MENYADARKAN BAHWA ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI MEMPUNYAI BATAS-BATAS DAN TANGGUNG JAWAB TERHADAP MANUSIA DAN KEMANUSIAAN. KARENA MEREKA MERASA BAHWA ILMU PENGETAHUAN TIDAK BERADA DI DOMAIN TERSEBUT (DJATI.

2. 3. MENYEBARLUASKAN PEMAHAMAN UMUM MENGENAI BIOETIKA. MEMBERI PERTIMBANGAN KEPADA PEMERINTAH MENGENAI ASPEK BIOETIKA DALAM PENELITIAN. PENGEMBANGAN. DAN PENERAPAN IPTEK YANG BERBASIS PADA ILMU PENGETAHUAN HAYATI. MEMAJUKAN TELAAH MASALAH YANG TERKAIT DENGAN PRINSIP-PRINSIP BIOETIKA. .TUGAS KOMISI BIOETIKA NASIONAL 1.

PEMBERIAN PERTIMBANGAN KEPADA PEMERINTAH. 5. 3. PENGUATAN JARINGAN ANTAR KELOMPOK YANG BERKEPENTINGAN DENGAN ASPEK ETIKA.FUNGSI KOMISI BIOETIKA NASIONAL 1. 8. PENELAAHAN PRINSIP-PRINSIP BIOETIKA DALAM MEMAJUKAN IPTEK SERTA MENGKAJI DAMPAKNYA PADA MASYARAKAT. PENYELENGGARAAN KERJASAMA DI FORUM INTERNASIONAL. 2. 6. PELAYANAN INFORMASI DARI DAN KEPADA PEMERINTAH MASYARAKAT LUAS. 4. PENYELENGGARAAN FUNGSI-FUNGSI LAIN DI BIDANG BIOETIKA YANG BERKAITAN DENGAN TUGAS KOMISI. PENINJAUAN ETIKA TERHADAP ARAH PERKEMBANGAN IPTEK. . KHUSUSNYA ILMU-ILMU HAYATI. 7. PENGEMBANGAN PEDOMAN NASIONAL BIOETIKA.

.

.

TERIMA KASIH DAN SELAMAT BELAJAR .