GERAK ROTASI

Standar Kompetesi

Mendeskripsikan gejala alam dalam cakupan mekanika klasik sistem diskret (partikel)

Kompetensi Dasar

:

Mendeskripsikan karakteristik gerak melalui analisis vektor

Besaran-besaran Gerak Melingkar
Posisi sudut
Gambar di bawah memperlihatkan sebuah benda yang berputar terhadap sumbu tetap. Benda
berputar melewati titik O dan tegak lurus terhadap bidang gambar. Terlihat bahwa setiap titik yang
bergerak melingkar memiliki radius sebesar r. Jika kita misalkan titik itu sebagai titik A, maka posisi
titik A dapat dinyatakan dalam koordinat polar (r, θ) dan koordinat kartesius (x, y).
Berdasarkan gambar, absis dan ordinat dari titik A adalah:
A

y
r


x

x = r cos 
y = r sin 
Besarnya jari-jari r adalah:
r=

x2  y2

Besarnya sudut  adalah:
y sin 

tan  = x cos 
Dalam selang waktu tertentu, titik A berotasi menempuh busur lingkaran sebesar s. Besarnya busur s
jika dinyatakan dalam r dan  adalah:
s=r
Besaran posisi sudut  dinyatakan dalam satuan radian dan mempunyai dimensi tidak berdimensi

vektor jari-jari menyapu perpindahan sudut Δθ sebesar: B A 2 1 1  = 2 1 - Kecepatan sudut didefinisikan sebagai perbandingan antara perubahan sudut  dan selang waktu t. sedangkan vektor jari-jari titik B membentuk sudut 2 terhadap sumbu x. Posisi sudut benda saat t = 2 s θ = 10 + 12t .¼t2 = 10 + 12 (2) − ¼ (22) = 33 rad b. a. Perpindahan tersebut terjadi dalam selang waktu Δt. Tentukanlah posisi sudut pada saat t = 2 s. b.   = t -1 Besarnya kecepatan sudut dinyatakan dalam satuan rad/s dan mempunyai dimensi s Kecepatan sudut sesaat Besaran ini didefinisikan sebagai perpindahan sudut dalam selang waktu yang sangat singkat. Posisi sudut benda saat t = 1 s . Analisis Contoh Soal 1. Tentukanlah kecepatan sudut rata-rata dari t = 1 s sampai t = 3 s. Karena benda melakukan gerak melingkar. Jawab: a. Suatu titik pada sebuah tepi roda mempunyai posisi sudut yang dinyatakan sebagai θ = (10 + 12t − ¼t2) rad. terjadi perpindahan posisi titik materi dari A ke B. Vektor jari-jari titik A membentuk sudut 1 terhadap sumbu x.Kecepatan sudut rata-rata () Perhatikan gambar di samping. Dengan demikian.

besarnya kecepatan putar tepi roda setiap saat adalah: 2   (2 t  2t t  t rad t s  = t = (2 + 2t + ∆t) rad/s Kecepatan sudut benda dalam fungsi waktu menunjukkan kecepatan sesaat benda pada saat t sekon. Posisi titik saat t1 adalah: 1= (5 + 2t + t2) rad Posisi benda saat t2 = t + t adalah: 2 = [5 + 2(t + t) + (t + t)2] rad = (2∆t + 2t ∆t + ∆t2 + 5 + 2t + t2)rad Perubahan posisi sudut . terlebih dulu kita tentukan kecepatan sesaat benda.75 19.50  21. Secara matematis dapat dituliskan sebagai: . Kecepatan sesaat adalah kecepatan benda dalam selang waktu sangat kecil (t  0). Suatu titik pada sebuah tepi roda mempunyai posisi sudut sebagai θ = (5 + 2t + t2) rad. besarnya kecepatan sudut benda adalah: 41. Jawab: Kita misalkan t1 = t s dan t2 = (t + t) s. Tentukanlah kecepatan sudut sebagai fungsi waktu.75 rad Posisi sudut benda saat t = 3 s θ2 = 10 + 12 (3) − ¼ (32) = 41.θ1 = 10 + 12 (1) − ¼ (12) = 21.88 3 1 2 = rad/s 2.5 rad Berarti. Sehingga. Dengan demikian. yaitu:  = 2 − 1 = 2∆t + 2t ∆t + ∆t2 + 5 + 2t + t2) rad − (5 + 2t + t2)rad = (2 ∆t + 2t ∆t + ∆t2) rad Dari hasil perhitungan di atas.75   9. kecepatan sesaat benda adalah:  = (2 + 2t) rad/s Percepatan sudut rata-rata () Besaran ini didefinisikan sebagai perubahan kecepatan sudut () dibagi selang waktu (t) terjadinya perubahan kecepatan.

Jawab: Kecepatan sudut benda saat t1 = 2 s adalah: 2 ω1 = ( t1 − 3) rad/s = ((2)2 − 3) rad/s = 1 rad/s. Misalkan pada CD terdapat titik A yang mula-mula berada pada sumbu x. dengan θ dalam radian dan t dalam sekon.. Kecepatan sudut benda saat t2 = …. yaitu: 22 rad/s  1 rad/s    10. Percepatan sudut yang terjadi.  = t Percepatan sudut sesaat Percepatan sudut sesaat adalah kecepatan sudut rata-rata dalam selang waktu yang singkat. Analisis Contoh Soal Sebuah piringan hitam yang berputar terhadap porosnya mempunyai persamaan kecepatan sudut ω = (t2 − 3) rad/s.5 rad/s 2 (5  3)s  = t Penerapan Konsep 1. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut Sebuah compact disc berputar dengan persamaan θ = 2t2 + t. A . s adalah: 2 ω2 = ( t 2 − 3) rad/s = ((5)2 − 3) rad/s = 22 rad/s. Tentukan percepatan sudut rata-ratanya dari t = 2 s sampai t = 5 s.

75 rad/s. 1.6 rad/s2. 13 rad/s 2.2 rad/s2 3. Hitunglah kecepatan sudut sesaat pada saat t = 4 s dan t = 10 s. -0. Tentukanlah pula kecepatan sudut pada saat t = 1 s dan t = 3 s. -0. Posisi sudut sebuah titik pada tepi roda memenuhi persamaan θ = (0.95  rad. t = 1 s. 0.5 rad/s .a.1t2 − 0. 0. 5 rad/s.8t) rad/s. 0. 0. Hitunglah kecepatan sudut rata-rata antara t = 1 s sampai t = 6 s. 3. a.7 rad/s b. Hitunglah kecepatan sudut rata-rata dari t = 1 s sampai t = 3 s.0625t2 + 0.25t + 0.2 rad b.4 rad/s2 b.1875) rad. 8 rad/s c. Hitunglah sudut θ pada saat t = 0. a. Hitunglah percepatan sudut pada saat t = 1 s dan t = 3 s. Kecepatan sudut suatu compact disc yang sedang berputar terhadap poros sumbu z dinyatakan sebagai ω(t) = (0. Hitunglah percepatan sudut rata-rata pada saat t = 1 s sampai t = 3 s. -0. dan t = 2 s. Gambarkan posisi titik itu pada gambar di atas.

. Gambarkan grafik posisi terhadap waktu yang kecepatan sudut terhadap waktu.93t2) rad/s a.5 12 20.9 + 0.82 5. Isilah tabel di bawah ini.9 -2 2 3 4 5 6 0. t (s) ω (rad/s) 0 1 -2.c.6 .3 30. 4. Kecepatan sudut sebuah piringan hitam yang berputar terhadap sumbu z dapat dinyatakan sebagai: ω = (−2. kemudian buatlah grafik ω-t berdasarkan data-data tersebut pada diagram di bawah tabel.

Misalkan posisi sudut sebuah titik materi yang sedang bergerak melingkar dapat dinyatakan sebagai θ(t) = (0.2 rad/s2 .58 rad/s2.6t4 – 2.5t3) rad. Hitunglah percepatan sudut pada saat t = 2 s.b.Tentukan percepatan sudut sebagai fungsi waktu. a. Tentukan percepatan sudut awal. -1.3 rad/s2 5.2t2 – 15t b.5t2  = 7. 9. Hitunglah besarnya percepatan pada t = 3 s dan t = 5 s.  = 2. 5.4t3 – 7. 0 rad/s2 c.

Penyelesaian: Posisi sudut akhir dari suatu gerak melingkar beraturan diberikan oleh:  = 0 + t = 12 rad + (12. Tentukan posisi titik itu setelah piringan hitam berputar selama 5 s.6 rad/s Ditanyakan: posisi titik pada piringan setelah berputar 5 s. yaitu 0 = 12 rad Kecepatan sudut.6 rad/s)(5 s) = 75 rad . Dari persamaan  = . Jawab: Diketahui: Posisi titik pada t0 = 0 s. diperoleh: t  =  ∆t Karena  =  − 0 dan t = t − t0 . maka berlaku:  = 0 +  t Analisis Contoh Soal Sebuah piringan hitam berputar secara teratur dengan kecepatan angular 120 rpm (rotasi per menit). sudut akhir dari putaran benda adalah:  = 0 +  (t – t0) Jika kita ambil nilai t0 = 0. kecepatan rata-rata benda selalu sama dengan kecepatan sesaat  benda.  = 120 rpm = 12.Gerak Melingkar Beraturan Dalam gerak melingkar beraturan. Suatu titik pada tepi piringan berada pada posisi awal 12 rad. Nyatakan jawaban Anda dalam satuan radian.

Gerak Melingkar Berubah Beraturan Jika percepatan yang dimiliki sebuah benda yang berotasi bernilai tetap. Dalam gerak ini. diperoleh t  =  ∆t Karena  =  − 0 dan t = t − t0. akan kita dapatkan persamaan yang menyatakan posisi sudut benda dalam gerak melingkar berubah beraturan. akan didapatkan  = 0 + t 2 (4) Substitusikan persamaan (4) yang telah kita peroleh ke persamaan (2). kecepatan sudut akhir dari putaran benda dinyatakan sebagai:  = 0 +(t – t0) Jika kita ambil nilai t0 = 0.  Dari persamaan  = . benda dikatakan melakukan gerak melingkar berubah beraturan. percepatan sudut rata-rata benda sama dengan percepatan sesaat benda. Dapat kita tuliskan:     0 2 (3) Substitusikan persamaan (1) pada persamaan (3).  = 0 + 0 t + ½ t2 . maka kita dapatkan:  = 0 +t (1) Bagaimana dengan posisi sudut dari benda yang mengalami gerak melingkar berubah beraturan? Pada gerak melingkar beraturan telah didapatkan  = 0 +  t (2) Nilai  adalah rata-rata dari kecepatan sudut awal dan akhir dari gerak rotasi benda.

Posisi sudut gerinda adalah:  = 0 + 0t + ½ t2 = (0 rad) + (0 rad/s)(4 s) + ½ (1 rad/s 2)(42 s2) = 8 rad Hubungan antara Besaran Linier dan Besaran Anguler Hubungan kecepatan linear dengan kecepatan sudut Telah Anda ketahui bahwa hubungan jarak s. 15 a.Analisis Contoh Soal Sebuah roda gerinda mula-mula dalam keadaan diam. jari-jari R. Percepatan sudut gerinda adalah:  12  0  = 1 rad/s2 t 12 = b. Hitunglah besar sudut yang ditempuhnya dari t = 0 s hingga t = 4 s.R Kita bagi ruas kiri dan ruas kanan persamaan (5) dengan waktu t. Hitunglah percepatan sudut roda gerinda itu. b. sedangkan persamaan /t adalah besaran kecepatan . t = menit = 12 s 5 Penyelesaian: a. 0 = 0 rad/s Kecepatan sudut akhir.  = 12 rad/s 1 Waktu. kita dapatkan s   R t t Persamaan s/t adalah besaran sudut (6) kecepatan. kemudian berotasi hingga mencapai kecepatan 1 sudut 12 rad/s dalam waktu menit. dan sudut tempuh θ adalah: (5) s = θ. Jawab: Diketahui: Kecepatan sudut awal.

diagram percepatan akan nampak terlihat pada gambar di bawah. Berarti persamaan (9) dapat ditulis pula sebagai: as = v2 R Jika digambarkan. persamaan (6) dapat ditulis sebagai: v=r Hubungan percepatan linier dengan percepatan sudut Hubungan antara kecepatan linier dan kecepatan sudut adalah: (7) v=r Bagi kedua ruas pada persamaan di atas dengan waktu t. aT .Berarti.t (8) Persamaan v/t adalah besaran percepatan linier yang disimbolkan sebagai a Persamaan /t adalah besaran percepatan anguler yang dilambangkan sebagai  Kita tuliskan kembali persamaan (8) menjadi: a=r Hubungan antara percepatan tangensial dan percepatan sentripetal Percepatan tangensial adalah: Percepatan linier yang arahnya tegak lurus percepatan sentripetal Percepatan sentripetal adalah Percepatan yang berarah ke pusat pada gerak melingkar Sebuah benda bergerak melingkar dengan kecepatan sudut  dengan jari-jari sebesar R. v   r t . Besarnya percepatan sentripetal dari gerak benda ini adalah: as =  2 R (9) Hubungan antara kecepatan v dan kecepatan sudut  adalah v = R.

Hitunglah jumlah putaran yang ditempuh jika panjang benang yang tergulung adalah 4 m. c.a as φ Percepatan tangensial dan percepatan sentripetal merupakan besaran vektor. Jika suatu benda berputar dengan kecepatan 1 rpm.5 m Kecepatan sudut. Hitunglah kecepatan linier suatu titik yang berada di tepi roda penggulung. Jawab: Diketahui: Jari-jari mesin. r = 50 cm = 0. Oleh karena itu. a. Nyatakan kecepatan sudut mesin dalam satuan rad/s. besar percepatan total dari gerak melingkar sebuah benda dirumuskan sebagai: a= as2  at2 Analisis Contoh Soal Sebuah mesin penggulung benang yang memiliki jari-jari 50 cm berputar dengan kecepatan sudut 600 rpm. maka dalam waktu 1 menit benda melakukan 1 rotasi.  = 600 rpm a. b. kecepatan mesin itu dalam satuan rad/s adalah: . berarti: 1 rpm = 1 rotasi 2 rad =1 menit 60s Berarti.

Tentukan kecepatan sudut dan posisi sudut sebagai fungsi waktu. Nyatakan persamaan posisi sudutnya.25t2) rad/s. Sebuah kincir angin berputar dengan kecepatan sudut yang memenuhi persamaan ω(t) = (2 – 0.8 rad/s 60 b.7t2 t 3 b. v = ω.1t2 0. -8 m/s2 d.8 rad/s) (0.R = (62.25 3 t 3 b. Sebuah roda sepeda dengan jari-jari 33 cm berotasi dengan percepatan sudut yang mempunyai persamaan α(t) = (1. a. Berapa kecepatan sudut positif maksimum? 2 rad/s 2. -0.4t – 0.20t) rad/s2.1 3  = 0.4 rad c. Hitung percepatan linier pada saat t = 2 s. . (t) = 2t - 0. Panjang benang yang telah tergulung adalah 4 m. didapatkan = 4m s = 0.5 m = 8 rad r Penerapan Konsep Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut 1.  = 1. Hitung posisi sudut tersebut pada saat t = 5 s. berarti s=4m Dari persamaan s =  r.2 rad/s = 62.4 – 0.4 m/s 600 rpm = 600  c. Hitunglah kecepatan sudut dan posisi sudut pada saat t = 2 s. a.5 m) = 31. Roda berada dalam keadaan diam saat t = 0.

8 × 10-3 putaran (sangat kecil) c. (t) = 2 3 t – 2t2 3 . Tentukan percepatan sudut yang dialami katrol. Sebuah katrol yang memiliki jari-jari 5 cm mengalami perubahan kecepatan sudut dari 0.3 rad/s2 6. Jika katrol dipakai untuk menggulung tali. kemudian dipercepat beraturan hingga mencapai kecepatan 15 m/s dalam waktu 8 s. Sebuah alat pemotong berputar pada kecepatan 600 rpm dan diperlambat beraturan hingga 200 rpm. Sebuah mobil menggunakan ban berjari-jari 30 cm.2 putaran 5. -9.5 rad/s2 3. Perlambatan ini terjadi dalam 30 putaran. a. a. Hitunglah percepatan sudut alat. Kemudian benda ini dipercepat dalam suatu lintasan melingkar berjari-jari 1 m menurut persamaan percepatan a = (4t – 4) m/s. a. Sebuah benda mula-mula diam. Berapakah percepatan linier ban itu dalam selang waktu itu? 1. -9 × 10-3 rad/s2 b.3.2 rad/s. Tentukan posisi sudut sebagai fungsi waktu.875 m/s2 b. Berapa putaran ditempuh katrol itu dalam waktu 2 s tersebut? 2. Berapa percepatan sudut tegak (tangensial ) ban itu dalam selang waktu itu? 750 m/s2 c. Berapa perputaran ban dalam selang waktu itu? 3. 2. berapakah panjang tali yasng tergulung dalam selang waktu 2 s itu? 9 × 10-4 m 4. Mobil tersebut mula-mula diam.5 rpm menjadi ⅓ rpm dalam waktu 2 s.

1 m/s2 b.5 m berputar dengan kecepatan 45 rpm.4 s sebelum melepasnya. Seorang atlit pelempar cakram melemparkan cakram dengan gerakan memutar badannya. v(t) = 2t2 – 4t . hitunglah jari-jari lintasan. Suatu titik bergerak melingkar menurut persamaan s(t) = (t3 – 3t2) m.b. R = 0. Tentukan sudut yang dibentuk percepatan total terhadap arah radial (pusat). Sebuah gerinda yang memiliki jari-jari 0. Mulai dari keadaaan diam. Jika percepatan total saat t = 1 s adalah 6 m/s2.5 m 8. pelempar mempercepat cakram hingga mencapai 20 rad/s dalam waktu 0. Tentukanlah besar percepatan total tepat sebelum cakram lepas dari tangan pelempar. cakram bergerak pada busur lingkaran dengan jari-jari 1. 20 cm dari poros gerinda. aS = 4t4 – 16t3 + 16t2 7. aT = 4t – 4. tepi gerinda.94 m/s 10.35 m/s b. a.0 m. 403. Tentukan kecepatan sudut sebagai fungsi waktu. 0. Selama mengalami percepatan. Hitunglah kelajuan linier partikel yang terletak pada: a. Suatu titik bergerak melingkar menurut persamaan θ(t) = (5t4 – 15t) rad. (t) = 2t2 – 4t c. Hitunglah percepatan total setelah 1 s. 7. 2. Tentukan percepatan tangensial dan percepatan sentripetalnya sebagai fungsi waktu.1 . jika jari-jari lingkaran 20 cm. a = 13 m/s2 9.