ANALISIS DATA

Agar mahasiswa dapat mengetahui dan memahami: analisis hubungan; analisis
komparasi; analisis deskriptif; interpretasi analisis data; genaralisasi dan
kesimpulan.

 Analisis Komparasi. Analisis hubungan.  Analisis deskriptif .

Tujuan Dari Penelitian  Secara umum. tujuan dari suatu penelitian dapat bersifat:  Description  Prediction  Explanation  Interpretation .

Description Merupakan hasil studi yang didesain dan menjelaskan secara descriptive tentang apa yang sedang terjadi dari “problem of interest”  Dalam metodologinya dapat berisi paparan tentang suatu algorithm. pengolahan data: model distribusi)  . dalam suatu kasus pemilu. atau suatu methode  Sebagai contoh sederhana. kita ingin mengetahui seberapa besar persentase populasi yang memilih suatu partai dan seperti apa pola distribusi pemilih yang terjadi (methodologi : survey beserta.

Prediction  Bersifat Causal study (ada kaitan sebab akibat)  Kaitan sebab akibat (korelasi) digunakan dalam penelitian untuk memprediksi trend atau pattern  Trend atau pola di plot dalam time series graphic / scatter plot  Misalnya: untuk mengetahui trend dari trafik Internet pada jam-jam tertentu pada hari kerja dipengaruhi oleh jam sibuk atau waktu luang dari para sivitas akademik. sehingga kita bisa prediksi trend trafik penggunaan Internet P m 0 Time .

Explain Bersifat memaparkan fenomena tentang sesuatu kejadian dengan membangun suatu korelasi antara ‘theory’ dan ‘hyphotesis’  Misalnya: dapat dibuat suatu hipotesis bahwa jika sukubunga kredit semakin rendah. maka akan mendorong masyarakat untuk membeli rumah (secara kredit) dan begitu juga sebaliknya semakin besar sukubunga maka pembelian rumah akan menurun  .

tujuan dan alasan dari suatu “actions”  Biasanya dalam riset ilmu sosial  A researcher may want to know how an individual makes housing choices or the meaning of a 'home' rather than aggregates of housing demand .Interpretation  Bersifat memahami suatu interpretasi atau untuk menginterpretasikan maksud.

autobiography  Causal research bertujuan untuk mencari penjelasan dari suatu fenomena “problem of interest”  Misalnya riset tentang fenomena Korupsi di Indonesia  .  Biography. dll. “things”.Jenis-jenis Penelitian Basic Research bertujuan untuk menyempurnakan suatu teori atau membangun theoretical knowledge yang baru  Misalnya riset tentang “sorting algorithm” untuk menyempurnakan “sorting algorithm” yang ada  Applied research bersifat aplikatif yatu bagaimana caranya menerapkan “scientific theory” kedalam “real-life problems”  Misalnya penelitian tentang Internet Application  Descriptive research biasanya berisi pemaparan untuk menyediakan atau menggali informasi yang lebih akurat tentang “profile”. “events”.

Types of Research  Interpretative research biasanya bertujuan untuk mengetahui. mencari atau menggali informasi tentang misalnya tentang “human intentions” atau “meanings of events”  Quantitative research bertujuan menjelaskan sesuatu secara quantitative (dengan angka) berdasarkan data yang ada  Qualitative research bertujuan menjelaskan sesuatu secara qualitative berdasarkan data yang ada tetapi tidak diekspresikan dengan angka. dan biasanya bertujuan untuk mempertegas “human intention” atau atau “meanings of events” .

ANALISIS KORELASI Analisis korelasi merupakan salah satu teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis hubungan antara dua variabel atau lebih yang bersifat kuantitatif. .

Dasar Pemikiran Analisis Korelasi  Bahwa adanya perubahan sebuah variabel disebabkan atau akan diikuti dengan perubahan variabel lain. .  Berapa besar koefesien perubahan tersebut ?  Dinyatakan dalam koefesien korelasi  Semakin besar koefesien korelasi maka semakin besar keterkaitan perubahan suatu variabel dengan variabel yang lain.

Korelasi Negatif:  Hubungan antara harga dengan permintaan.  Hubungan antara jumlah pengunjung dengan jumlah penjualan.  Hubungan antara jam bermain dengan IPK. .  Hubungan antara jam belajar dengan IPK.  Hubungan antara jumlah pesaing dengan jumlah penjualan.Contoh Bentuk Korelasi Korelasi Positif:  Hubungan antara harga dengan penawaran.

Contoh Korelasi  Pupuk dengan produksi panen  Jumlah akseptor dengan jumlah kelahiran  Biaya iklan dengan hasil penjualan  Harga barang dengan permintaan barang  Berat badan dengan tekanan darah   Pendapatan dengan konsumsi Pendapatan masyarakat dengan kejahatan ekonomi  Investasi nasional dengan pendapatan nasional .

Kapan suatu variabel dikatakan saling berkorelasi ? Variabel dikatakan saling berkorelasi jika perubahan suatu variabel diikuti dengan perubahan variabel yang lain. .

. tetapi bukan alat uji kausal. 1 Korelasi bersifat simetrik Korelasi bebas dari origin dan skala P = a1 + b1X1 Q = a2 + b2X2 Dimana b1 > 1.d.Beberapa sifat penting dari konsep korelasi:    Nilai korelasi berkisar – 1 s. a1 dan a2 konstanta maka korelasi P dgn Q akan sama dengan korelasi X1 dgn X2   Jika X dan Y saling bebas maka korelasi akan bernilai 0 Meskipun korelasi mengukur derajat hubungan. b2 > 1.

Korelasi berdasarkan arah hubungannya dapat dibedakan. . Korelasi Negatif Jika arah hubunganya berlawanan arah 3. jadi berapa ? 1. Korelasi Positif Jika arah hubungannya searah 2. Korelasi Nihil Jika perubahan kadang searah tetapi kadang berlawanan arah.

Berapa Nilai Koefesien Korelasi ?  Koefesien korelasi akan selalu sebesar : -1≤r≤+1 -1 0 +1 .

Beberapa analisis korelasi yang akan kita pelajari:  Korelasi Product Moment (Pearson)  Korelasi Rank Spearman  Korelasi Data Kualitatif .

KORELASI PRODUCT MOMENT   Digunakan untuk menentukan besarnya koefisien korelasi jika data yang digunakan berskala interval atau rasio. Rumus yang digunakan: rxy  n  x n  xi yi  ( xi )( yi ) 2 i  ( xi ) 2  n  y 2 i  ( yi ) 2  .

Untuk menjawab permasalahan tersebut diambil sampel sebanyak 10 kepala keluarga.Contoh Kasus: Seorang mahasiswa melakukan survai untuk meneliti apakah ada korelasi antara pendapatan mingguan dan besarnya tabungan mingguan di P’Qerto. .

Pertanyaan Penelitian  3. 2. Apakah terdapat korelasi positif antara pendapatan dan tabungan masyarakat ? Hipotesis  Terdapat korelasi positif antara pendapatan dan tabungan masyarakat .Pemecahan Judul 1. Hubungan antara pendapatan dan tabungan masyarakat di P’Qerto.

n-2) atau t hitung ≤ t tabel (. n-2) atau t hitung > t tabel (. n-2) Ha diterima Jika   r hitung > r tabel(. Kriteria Penerimaan Hipotesis Ho Ha  : Tidak terdapat korelasi positif antara tabungan dengan pendapatan : Terdapat korelasi positif antara tabungan dengan pendapatan Ho diterima Jika    r hitung ≤ r tabel(. n-2) .4.

Sampel 10 kepala keluarga 6. Data Yang dikumpulkan Tabungan 2 4 6 6 8 8 9 8 9 10 Pendapatan 10 20 50 55 60 65 75 70 81 85 .5.

7. Analisis Data .

962) .981 Pengujian Hipotesis: • Dengan Kriteria r htung: • r hitung (0.233 (1  0.707) • Dengan Kriteria t hitung: t rxy n  2 (1  r 2 ) t t hitung (14.rxy  10(4544)  (70)(571) 10(546)  (70)  10(38161)  (571)  2 2  0.981 10  2  14.233) > t tabel (1.981) > r tabel (0.86) 0.

9.  Karena thitung > dari ttabel maka Ha diterima. Kesimpulan: Terdapat korelasi positif antara pendapatan dengan tabungan mingguan di P’Qerto . Kesimpulan  Karena rhitung > dari rtabel maka Ha diterima.