TAHAP-TAHAP PUBERTAS

a. Tahap Prapuber
Tahap ini tumpang tindih dengan satu atau dua tahun terakhir masa kanak-kanak, pada
saat anak dianggap sebagai ‘prapuber’ yaitu bukan lagi seorang anak tapi belum juga seorang
remaja. Dalam tahap prapuber atau tahap ‘pematangan’, ciri-ciri seks sekunder mulaitampak
tetapi organ-organ reproduksi belum sepenuhnya berkembang.
b. Tahap Puber
Tahap ini terjadi pada garis pembagi antara masa kanak-kanak dan masa remaja saat
dimana criteria kematangan seksual muncul, yaitu haid pada anak perempuan dan
pengalaman mimpi basah pertama kali bagi anak laki-laki. Selama tahap puber (atau tahap
‘matang’), ciri-ciri seks sekunder telah berkembang dan sel-sel diproduksi dalam organ-organ
seks.
c. Tahap Pascapuber
Tahap ini bertumpang tindih dengan tahun pertama dan kedua masa remaja. Selama tahap
ini, ciri-ciri seks sekunder berkembang dengan baik dan organ-organ seks mulai berfungsi
secara matang.
SUBER : Elizabeth B.Hurlock. 1990. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang
Rentang Kehidupan-edisi 5. Jakarta: Erlangga.

Related Interests