Litosfer dan Strukturnya

2.3.1. Pengertian Litosfer
Kata litosfer berasal dari bahasa Yunani yaitu lithos artinya batuan, dan sphera artinya
lapisan. Litosfer yaitu lapisan kerak bumi yang paling luar dan terdiri atas batuan dengan
ketebalan rata-rata 1200 km. Litosfer adalah lapisan kerak bumi yang paling atas yang terdiri
dari batuan, umumnya lapisan ini terjadi dari senyawa kimia yang kaya akan SO 2. Itulah
sebabnya lapisan litosfer seringkali dinamakan lapisan silikat. Menurut Klarke dan Washington,
batuan atau litosfer di permukaan bumi ini hampir 75% terdiri dari silikon oksida dan aluminium
oksida.
Penyusun utama lapisan litosfer adalah batuan yang terdiri dari campuran antar mineral
sejenis atau tidak sejenis yang saling terikat secara gembur atau padat. Induk batuan pembentuk
litosfer adalah magma, yaitu batuan cair pijar yang bersuhu sangat tinggi dan terdapat di bawah
kerak bumi. Magma akan mengalami beberapa proses perubahan sampai menjadi batuan beku,
batuan sedimen dan batuan metamorf.
Litosfer memegang peranan penting dalam kehidupan tumbuhan. Tanah terbentuk
apabila batu-batuan di permukaan litosfer mengalami degradasi, erosi maupun proses fisika
lainnya menjadi batuan kecil sampai pasir. Selanjutnya bagian ini bercampur dengan hasil
pemasukan komponen organis mahluk hidup yang kemudian membentuk tanah yang dapat
digunakan sebagai tempat hidup organisme.
Tanah merupakan sumber berbagai jenis mineral bagi mahluk hidup. Dalam wujud
aslinya, mineral-mineral ini berupa batu-batuan yang treletak berlapis di permukaan bumi.
Melalui proses erosi mineral-mineral yang menjadi sumber makanan mahluk hidup ini seringkali
terbawa oleh aliran sungai ke laut dan terdeposit di dasar laut.
2.3.2. Struktur Lapisan Kulit Bumi (Litosfer)
Batuan bukanlah benda yang keras saja berupa batu dalam kehidupan sehari-hari, namun
juga dalam bentuk tanah liat, abu gunung api, pasir, kerikil dan sebagainya. Tebal kulit bumi
tidak merata, kulit bumi di bagian benua atau daratan lebih tebal daripada di bawah samudra.
Bumi tersusun atas beberapa lapisan yaitu:
a.

Barisfer yaitu lapisan inti bumi yang merupakan bahan padat yang tersusun dari lapisan

nife (niccolum = nikel dan ferum = besi) jari jari barisfer ± 3.470 km.

merupakan bahan cair bersuhu tinggi dan berpijar. Berdasarkan tempat terbentuknya magma beku. senyawanya dalam bentuk SiO2 dan Al2O3. Lapisan antara yaitu lapisan yang terdapat di atas nife tebal 1700 km.b. 2. Berikut merupakan material batuan penyusun litosfer.3. Berat jenisnya 5 gr/cm3. Lapisan sial dinamakan juga lapisan kerak bersifat padat dan batu - bertebaran rata-rata 35 km. batuan beku dibagi menjadi tiga macam : a.8 gram/cm3. Litosfer yaitu lapisan paling luar yang terletak di atas lapisan antara dengan ketebalan 1200 km berat jenis rata-rata 2. Litosfer disebut juga kulit bumi terdiri dua bagian yaitu: 1. granit andesit jenis-jenis batuan metamor. Lapisan merupakan bahan yang bersipat elastis dan mepunyai ketebalan rata rata 65 km . Lapisan sima (silisium magnesium) yaitu lapisan kulit bumi yang tersusun oleh logam logam silisium dan magnesium dalam bentuk senyawa SiO2 dan MgO lapisan ini mempunyai berat jenis yang lebih besar dari pada lapisan sial karena mengandung besi dan magnesium yaitu mineral ferro magnesium dan batuan basalt. Batuan Beku Dalam (Plutonik/Abisik) . dengan sekitar 80% material batuan yang menyusun batuan kerak bumi adalah batuan beku. Kerak ini yang merupakan benua. Kerak samudra : merupakan benda padat yang terdiri dari endapan di laut pada bagian atas. Pada lapisan sial (silisium dan alumunium) ini antara lain terdapat batuan sedimen. kemudian di bawahnya batuan batuan vulkanik dan yang paling bawah tersusun dari batuan beku 2. Kerak bumi ini terbagi menjadi dua bagian yaitu: Kerak benua : merupakan benda padat yang terdiri dari batuan granit di bagian atasnya dan - batuan beku basalt di bagian bawahnya. Kerak ini menempati dasar samudra. Lapisan sial yaitu lapisan kulit bumi yang tersusun atas logam silisium dan alumunium. c.3. gabro dan peridolit. 1. dan batuan lain yang terdapat di daratan benua. Material Pembentuk Litosfer Litosfer tersusun atas tiga macam material utama dengan bahan dasar pembentukannya adalah Magma dengan berbagai proses yang berbeda-beda. Lapisan ini disebut juga asthenosfer mautle/mautel. Batuan Beku (Igneous Rock) Batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari magma pijar yang membeku menjadi padat.

Batuan Sedimen Kimiawi 3. angin. Batuan Sedimen Marine Batuan Malihan (Metamorf) Batuan Malihan terbentuk karena terjadinya penambahan suhu atau penambahan tekanan yang tinggi dan terjadi secara bersamaan pada batuan sedimen. 2. b. Batuan Beku Luar Batuan beku luar terjadi dari magma yang keluar dari dapur magma membeku di permukaan bumi (seperti magma hasil letusan gunung berapi).bagian yang lepas dari hasil pelapukan tersebut terlepas dan ditansportasikan oleh aliran air. batuan apung (bumice). diotit. Bagian . besar. dan gabbro. obsidin. Litosfer bagian atas merupakan .3. Campuran kristal mineral yang besarnya tidak sama merupakan ciri batuan beku korok. Contoh batuan beku luar adalah : basalt. andesit. Batuan Beku Gang/Korok Batuan beku korok terjadi dari magma yang membeku di lorong antara dapur magma dan permukaan bumi. Batuan Sedimen Glasial 3. maupun oleh gletser yang kemudian terendapkan atau tersedimentasi dan terjadilah proses diagenesis yang menyebabkan endapan tersebut mengeras dan menjadi bantuan sedimen. sehingga kristal mineral yang terbentuk tidak semua c. Pemanfaatan litosfer Litosfer merupakan bagian bumi yang langsung berpengaruh terhadap kehidupan dan memiliki manfaat yang sangat besar bagi kehidupan di bumi. 2. Contoh batuan beku dalam adalah granit.4. Batuan Sedimen Organik Berdasar tenaga yang mengangkutnya Batuan Sedimen terdiri atas : 1. Batuan Sedimen Aquatis 4. Batuan Sedimen (Sedimentary Rock) Batuan Sedimen merupakan batuan mineral yang telah terbentuk dipermukaan bumi yang mengalami pelapukan. Batuan Sedimen Klastik 2. Batuan Sedimen Aeris atau Aeolis 2. scoria. Magma yang meresap di antara lapisan-lapisan litosfer mengalami proses pembekuan yang berlangsung lebih cepat. diorit. Batuan Sedimen berdasar proses pembentukannya terdiri atas : 1.Batuan beku dalam terjadi dari pembekuan magma yang berlangsung perlahan-lahan ketika masih berada jauh di dalam kulit bumi.

aktivitas vulkanik. 2. dan pembentukan palung samudera semuanya umumnya terjadi di daerah sepanjang batas lempeng. terdapat tujuh lempeng utama dan banyak lempeng-lempeng yang lebih kecil. Bahan-bahan mineral atau tambang yang berasal dari litosfer bagian bawah diantaranya minyak bumi dan gas. nikel dan timah. melainkan tekanan yang tinggi. Mereka bergerak relatif satu dengan yang lainnya di batas-batas lempeng. yaitu pertemuan simpang tiga (triple junction) dimana tiga lempeng kerak bertemu. perbatasan antara lempeng tektonik yang satu dengan lainnya (plate boundaries) terbagi dalam 3 jenis. Bagian terluar dari interior bumi terbentuk dari dua lapisan. besi. Pergerakan lateral lempeng lazimnya berkecepatan 50-100 mm/a. ataupun transform (menyamping). Lapisan litosfer dibagi menjadi lempeng-lempeng tektonik (tectonic plates). hewan dan tanaman. baik divergen (menjauh).tempat hidup bagi manusia. Teori ini telah mencakup dan juga menggantikan Teori Pergeseran Benua yang lebih dahulu dikemukakan pada paruh pertama abad ke-20 dan konsep seafloor spreading yang dikembangkan pada tahun 1960-an. .4 Lempeng Tektonik dan Bentuknya Teori Tektonika Lempeng (Plate Tectonics) adalah teori dalam bidang geologi yang dikembangkan untuk memberi penjelasan terhadap adanya bukti-bukti pergerakan skala besar yang dilakukan oleh litosfer bumi. konvergen. dan transform. Di bumi. Selanjutnya litosfer bagian bawah mengandung bahan-bahan mineral yang sangat bermanfaat bagi manusia. Pergerakan Lempeng (Plate Movement) Berdasarkan arah pergerakannya. Penyebabnya bukanlah suhu yang lebih dingin. Di bawah lapisan litosfer terdapat astenosfer yang berbentuk padat tetapi bisa mengalir seperti cairan dengan sangat lambat dan dalam skala waktu geologis yang sangat lama karena viskositas dan kekuatan geser (shear strength) yang rendah. Lempeng-lempeng litosfer ini menumpang di atas astenosfer. Gempa bumi. yaitu divergen. pembentukan gunung. batu bara. konvergen (bertumbukan). Selain itu ada jenis lain yang cukup kompleks namun jarang. emas. bagian mantel di bawah astenosfer sifatnya menjadi lebih kaku lagi. Lebih dalam lagi. Manusia melakukan aktifitas di atas litosfer. Di bagian atas terdapat litosfer yang terdiri atas kerak dan bagian teratas mantel bumi yang kaku dan padat.

Pematang Tengah-Atlantik (Mid-Atlantic Ridge) adalah salah satu contoh divergensi yang paling terkenal. Pematang gunung api (volcanic ridges) 3. proses ini menyebabkan terbentuknya lembah retakan (rift valley) akibat adanya celah antara kedua lempeng yang saling menjauh tersebut. terbentuklah parit samudra (oceanic trench). yaitu bergerak sejajar namun berlawanan arah. lempeng ini masuk ke lapisan astenosfer yang suhunya lebih tinggi. Wilayah dimana suatu lempeng samudra terdorong ke bawah lempeng benua atau lempeng samudra lain disebut dengan zona tunjaman (subduction zones). Batas Konvergen Terjadi apabila dua lempeng tektonik tertelan ke arah kerak bumi yang mengakibatkan keduanya bergerak saling menumpu satu sama lain. . membatasi Benua Eropa dan Afrika dengan Benua Amerika. Batas Transfrom Terjadi apabila dua lempeng tektonik bergerak saling menggelangsar. Batas Konvergen Batas konvergen ada 3 macam. membujur dari utara ke selatan di sepanjang Samudra Atlantik. Konvergen Lempeng Benua .Continental) Ketika suatu lempeng samudra menunjam ke bawah lempeng benua.1. namun ada juga yang berada didaratan. Sesar ini meruppakan pertemuan antara Lempeng Amerika Utara yang bergerak ke Tenggara. dan parit samudra (oceanic trenhes) juga terbentuk di wilayah ini. Batas transfrom umumnya berada didasar laut. 2. Sementara di dasar laut tepat di bagian terjadi penunjaman. proses ini menyebabkan pemekaran dasar laut (seafloor spreading). kemudian meleleh. terbentuklah deretan gunung berapi (volcanic mountain range). Keduanya tidak saling memberai maupun saling menumpu. Pada lempeng samudra.Samudra (Oceanic . Ketika sebuah lempeng tektonik pecah. USA. 2) antara dua lempeng samudra. Sedangkan pada lempeng benua. membentuk batas divergen. Pada lapisan litosfer tepat di atasnya. degan lempeng Pasifik yang bergerak ke arah barat laut. Batas Divergen Terjadi pada dua lempeng tektonik yang bergerak saling memberai (break apart). lapisan litosfer menipis dan terbelah. Di zona inilah sering terjadi gempa. salah satunya adalah Sesar San Andreas di California. dan 3) antara dua lempeng benua. yaitu: 1) antara lempeng benua dengan lempeng samudra.

Benua (Continental . Pulau Aleutian di Alaska adalah salah satu contoh pulau vulkanik dari proses ini. Konvergen Lempeng Benua . Puncak sebagian gunung berapi ini ada yang timbul sampai ke permukaan. juga di dasar laut. Konvergen Lempeng Samudra . meliputi Afrika . meliputi Amerika Utara dan Siberia Timur Laut .Lempeng Samudera . dan deretan gunung berapi yang pararel terhadap parit tersebut. Lempeng .Lempeng Benua  Lempeng Antarktika.Lempeng Benua Lempeng Pasifik.Lempeng Benua  Lempeng Australia.Lempeng Benua  Lempeng Amerika Selatan. Pegunungan ini terbentuk dari konvergensi antara Lempeng India dan Lempeng Eurasia. Wilayah di bagian yang bertumbukan mengeras dan menebal. Pegunungan Himalaya dan Plato Tibet adalah salah satu contoh pegunungan yang terbentuk dari proses ini. membentuk gugusan pulau vulkanik (volcanic island chain).Pegunungan Andes di Amerika Selatan adalah salah satu pegunungan yang terbentuk dari proses ini.Lempeng Utama Lempeng-lempeng tektonik utama yaitu:  Lempeng Afrika. Pulau ini terbentuk dari konvergensi antara Lempeng Pasifik dan Lempeng AmerikaUtara.Lempeng Benua  Lempeng Amerika Utara. meliputi Australia (tergabung dengan Lempeng India antara 50 sampai 55 juta tahun yang lalu) . meliputi Amerika Selatan . meliputi Asia dan Eropa .Continental) Salah satu lempeng benua menunjam ke bawah lempeng benua lainnya. Pegunungan ini terbentuk dari konvergensi antara Lempeng Nazka dan Lempeng Amerika Selatan. membentuk deretan pegunungan non vulkanik (mountain range).Lempeng Benua  Lempeng Eurasia. Karena keduanya adalah lempeng benua.Samudra (Oceanic . meliputi Antarktika . materialnya tidak terlalu padat dan tidak cukup berat untuk tenggelam masuk ke astenosfer dan meleleh. meliputi Samudera Pasifik . menyebabkan terbentuknya parit di dasar laut.Oceanic) Salah satu lempeng samudra menunjam ke bawah lempeng samudra lainnya.

Lempeng tektonik terus bergerak. Sehubungan dengan uraian tersebut di atas. Penyebab utama bencana dan kerusakan terhadap lingkungan hidup adalah gaya inersia yang ditimbulkan oleh goncangan gempa dan berakibat merobohkan bangunan-bangunan yang tidak didesain tahan gempa. yang paling banyak menimbulkan korban jiwa adalah tsunami dan gaya-gaya inersia yang ditimbulkan oleh gempa bumi. perlu disusun suatu petunjuk teknik penanggulangan bencana gempa di Indonesia. . Lempeng Nazca. dan Lempeng Scotia. Lempeng Karibia. Lempeng Arabia. Demikian pula subduksi antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia menyebabkan terbentuknya deretan gunung berapi yang tak lain adalah Bukit Barisan di Pulau Sumatra dan deretan gunung berapi di sepanjang Pulau Jawa. Lempeng Filipina. Pergerakan lempeng telah menyebabkan pembentukan dan pemecahan benua seiring berjalannya waktu. termasuk juga pembentukan superkontinen yang mencakup hampir semua atau semua benua. serta parit samudra yang tak lain adalah Parit Jawa (Sunda). Delapan benua ini selanjutnya tersusun kembali menjadi superkontinen lain yang disebut Pangaea yang pada akhirnya juga terpecah menjadi Laurasia (yang menjadi Amerika Utara dan Eurasia). dan Gondwana (yang menjadi benua sisanya). Tercakup di dalamnya pengkajian ulang terhadap Peta Zona Gempa yang telah digunakan oleh berbagai instansi di Indonesia untuk keperluan perancangan infra struktur tahan gempa. Subduksi antara dua lempeng menyebabkan terbentuknya deretan gunung berapi dan parit samudra. Superkontinen Rodinia diperkirakan terbentuk 1 miliar tahun yang lalu dan mencakup hampir semua atau semua benua di Bumi dan terpecah menjadi delapan benua sekitar 600 juta tahun yang lalu. Berdasarkan jenis kerusakan akibat gempa bumi.Lempeng-lempeng penting lain yang lebih kecil mencakup Lempeng India. Bali dan Lombok. Lempeng Cocos. Sementara penyebab ikutan gempa berupa:  Tsunami yang menghancurkan dan menghanyutkan bangunan-bangunan ringan di desa-desa atau dusun-dusun di tepi pantai. Lempeng Juan de Fuca. maka untuk menanggulangi bencana akibat gempa bumi dan bencana ikutannya. Suatu saat gerakannya mengalami gesekan atau benturan yang cukup keras.