http://irdiansyah001.blogspot.com/2013/10/polusi-pencemaran-udara.

html
Udara adalah campuran gas yang terdapat di permukaan bumi dan komponen-komponen
campuran udara tidak selalu tetap atau bisa berubah. Udara sangat diperlukan karena dalam
udara terdapat oksigen, karbondioksida, ozon, dan lain-lain. Oksigen digunakan untuk bernafas
oleh manusia, karbondioksida digunakan oleh tumbuhan untuk melakukan fotosintesis, dan ozon
berfungsi untuk menahan sinar ultra violet (Fardiaz, 1992).
Polusi suara atau pencemaran suara adalah gangguan pada lingkungan yang diakibatkan
oleh bunyi atau suara yang mengakibatkan ketidaktentraman makhluk hidup di sekitarnya.
Pencemaran suara adalah bunyi atau suara yang di keluarkan oleh suatu benda dan di
keluarkan dengan suara yang sangat keras sehingga dapat menggangu lingkungan dan makhluk
hidup yang tinggal di lingkungan tersebut. Tingkat kebisingan yang tinggi ini yang dapat
mengganggu lingkungan sehingga menjadi pencemaran suara. Sejauh ini pencemaran suara di
dunia paling banyak di sebabkan oleh kebisingan dari suara pesawat udara. Tetapi selain itu
pencemaran suara juga dapat di akibatkan dari suara kendaraan bermotor, suara pabrik, suara
petir, dan suara kereta api. Suara pesawat udara dan suara speaker dan TOA berkualitas rendah
yang sangat kencang dapat mengganggu orang yang tinggal di sekitar lingkungan tersebut.
Akibatnya karena suara pesawat tersebut, orang yang tinggal di sekitar lingkungan tersebut
dapat mengidap suatu penyakit atau dapat mengalami gejala stress,bahkan gila dan mengalami
perubahan tekanan darah secara drastis, dan gangguan pada sistem pendengaran. Stress yang
di derita karena orang yang tinggal di lingkungan tersebut merasakan ketidaknyamanan dan
ketidaktenangan (Wikipedia)
Pengukuran tingkat polusi suara dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu cara sederhana dan
cara langsung. Cara sederhana dilakukan dengan sebuah sound level meter biasa diukur
tingkat tekanan bunyi dB(A) selama 10 (sepuluh) menit untuk tiap pengukuran. Pembacaan
dilakukan setiap lima detik. Cara langsung dilakukan dengan sebuah integrating sound level
meter yang mempunyai fasilitas pengukuran LTM5, yaitu Leq dengan waktu ukur setiap 5 detik,
dilakukan pengukuran selama 10 (sepuluh) menit (Wikipedia).

Sedangkan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor 1407 tahun
2002 tentang Pedoman Pengendalian Dampak Pencemaran Udara, pencemaran
udara adalah masuknya atau dimasukkannya zat, energi, dan/atau komponen
lain ke dalam udara oleh kegiatan manusia, sehingga mutu udara turun sampai
ke tingkat tertentu yang menyebabkan atau mempengaruhi kesehatan manusia.
Selain itu, pencemaran udara dapat pula diartikan adanya bahan-bahan atau zat
asing di dalam udara yang menyebabkan terjadinya perubahan komposisi udara
dari susunan atau keadaan normalnya. Kehadiran bahan atau zat asing tersebut
di dalam udara dalam jumlah dan jangka waktu tertentu akan dapat
menimbulkan gangguan pada kehidupan manusia, hewan, maupun tumbuhan
(Wardhana, 2004).

Menurut Harssema dalam Mulia (2005), pencemaran udara diawali oleh adanya emisi.
Emisi merupakan jumlah polutan atau pencemar yang dikeluarkan ke udara dalam satuan
waktu. Emisi dapat disebabkan oleh proses alam maupun kegiatan manusia. Emisi akibat
proses alam disebut biogenic emissions, contohnya yaitu dekomposisi bahan organic oleh
bakteri pengurai yang menghasilkan gas metan (CH4). Emisi yang disebabkan kegiatan
manusia disebutanthropogenic emissions Contoh anthropogenic emissions yaitu hasil

Pencemaran udara luar ruang (outdoor air pollution) yang disebut juga udara bebas seperti asap asap dari industri maupun kendaraan bermotor. 2002) Jenis-Jenis Pencemaran Udara Ada beberapa jenis pencemaran udara. rumah sakit. Contohnya: CO2. Cadmium. c. 4. Berdasarkan gangguan atau efeknya terhadap kesehatan a. b. b. Formaldehide dan Alkohol. contoh: pembakaran terbuka di wilayah pemukiman (Soemirat. adalah zat pencemar yang mengandung karbon seperti pestisida herbisida. baik berupa padatan. Sumber tidak bergerak. yaitu (Sunu. seperti: a. adalah suatu bentuk pencemaran udara yang berasal dari zarahzarah kecil yang terdispersi ke udara. H2S. Zat penyebabnya seperti Timbal. maupun padatan dan cairan secara bersamasama. Sumber area. Faktor internal terjadi secara alamiah. kabut. Berdasarkan susunan kimia a. 5. adalah zat pencemar yang menyebabkan keracunan. SOx. cairan. adalah zat pencemar yang dapat menimbulkan iritasi jaringan tubuh. Toksis. ammonia. adalah zat yang mempunyai efek membius dan biasanya merupakan pencemaran udara dalam ruang. NH3. 2001): 1. dan Nitrogen Oksida. dan lain-lain. Berdasarkan bentuk a. asam sulfat. b. Pencemaran udara dalam ruang (indoor air pollution) yang disebut juga udara tidak bebas seperti di rumah. 3. adalah keadaan dimana darah kekurangan oksigen dan tidak mampu melepas Karbon Dioksida. Organik. Anestesia. Ozon. 2. bioskop. Berdasarkan tempat a. Partikel. dan CH4. d. b. dan lain-lain. sekolah. Contohnya: debu. dan lain-lain. Contohnya. adalah zat pencemar yang tidak mengandung karbon seperti asbestos. NOx. seperti SO2. pemakaian zat kimia yang disemprotkan ke udara. Irritansia. Sedangkan faktor eksternal merupakan pencemaran udara yang diakibatkan ulah manusia. Sumber bergerak. dan Insektisida.pembakaran bahan bakar fosil. Nugroho (2005) menyebutkan sumber pencemaran udara dengan istilah faktor internal dan faktor eksternal. Fluor. Aspeksia. Biasanya zat pencemarnya adalah asap rokok. pabrik. dan bangunan lainnya. dan sebagainya. asap. beberapa jenis alkohol. contoh: cerobong asap b. adalah uap yang dihasilkan dari zat padat atau zat cair karena dipanaskan atau menguap sendiri. dan lain-lain. Gas. Anorganik. asap yang terjadi di dapur tradisional ketika memasak. Gas penyebab tersebut seperti CO. seperti: kendaraan bermotor 2. Sumber titik. Berdasarkan asalnya . CO. Sumber pencemaran udara dapat pula dibagi atas: 1.

yang meningkat diatas konsentrasi normal. Mikrobiologi Pangan I. Melindungi Lingkungan Dengan Menerapkan ISO 14001. Wikipedia. Dampak Pencemaran Lingkungan. Jakarta.Org/Wiki/Polusi_Suara. Gramedia Pustaka Utama. kendaraan bermotor. Primer. Zat-zat sebagai akibat aktivitas manusia ini dapat digolongkan pada (i) zat kimia. (ii) zat fisis. Polusi Suara. Pada keadaan normal. b. Wardhana. dan (iii) zat biologis. S. Contohnya: Peroxy Acetil Nitrat (PAN). Fardiaz. aktivitas manusia dapat merubah komposisi kimiawi udara sehingga terjadi pertambahan jumlah species. Pramudya. dan pembakaran dirumah-rumah dan diladang-ladang. Jakarta. Diakses Tanggal 6 Mei 2014. . 2004. (Online). 1992. Skunder. Gramedia Widiasarana Indonesia. adalah senyawa kimia berbahaya yang timbul dari hasil reaksi anatara zat polutan primer dengan komponen alamiah. Aktivitas manusia yang menjadi sumber pengotoran/pencemaran udara adalah buangan industri. Yogyakarta : Penerbit ANDI. sebagaian besar udara terdiri atas oxygen dan nitrogen (90%).Wikipedia.A. Tetapi. 2001.a. Contohnya: CO2. W.. Http://Id. adalah suatu bahan kimia yang ditambahkan langsung ke udara yang menyebabkan konsentrasinya meningkat dan membahayakan. ataupun meningkatkan konsentasi zat-zat kimia yang sudah ada. Sunu. Cetakan Keempat. PT.

Related Interests