You are on page 1of 2

5.

Detektor HPLC
Detektor pada HPLC dikelompokkan menjadi 2 golongan yaitu: detektor universal (yang mampu mendeteksi zat
secara umum, tidak bersifat spesifik, dan tidak bersifat selektif) seperti detektor indeks bias dan detektor
spektrometri massa; dan golongan detektor yang spesifik yang hanya akan mendeteksi analit secara spesifik dan
selektif, seperti detektor UV-Vis, detektor fluoresensi, dan elektrokimia.
Idealnya, suatu detektor harus mempunyai karakteristik sebagai berikut:

1.

Mempunyai respon terhadap solut yang cepat dan reprodusibel.

2.

Mempunyai sensitifitas yang tinggi, yakni mampu mendeteksi solut pada kadar yang sangat kecil.

3.

Stabil dalam pengopersiannya.

4.

Mempunyai sel volume yang kecil sehingga mampu meminimalkan pelebaran pita.

5.

Signal yang dihasilkan berbanding lurus dengan konsentrasi solut pada kisaran yang luas (kisaran dinamis
linier).

Detektor

6.

Sensitifita

Kisaran

Karakteristik

s (g/ml)

linier

vis

5 x 10-10

104

Sensitivitas

Fotometer filter

5 x 10-10

105

sering

Spektrofotometer

> 2 x 10

10

terhadap gugus-gugus dan

perubahan suhu dan


kecepatan alir fase

Absorbansi Uv-

spektrometer ph

oto-diode array
Fluoresensi

bagus,

digunakan,

paling
selektif

struktur-struktur yang tidak

10

jenuh.
10-12

104

Sensitifitas

sangat

selektif,

Tidak

bagus,
peka

terhadap perubahan suhu


dan

kecepatan

alir

fase

gerak.
Indeks bias

5 x 10-7

104

Hampir

bersifat

universal

akan tetapi sensitivitasnya


sedang.

Sangat

sensitif

terhadap suhu, dan tidak


dapat digunakan pada elusi
bergradien
Elektrokimia
Konduktimetri

10-8

104

Peka

Amperometri

10

10

suhu

dan

fase

gerak,

-12

Tidak peka terhadap

terhadap

perubahan

kecepatan

digunakan

tidak

alir

dapat

pada

elusi

bergradien.

Hanya

mendeteksi

solut-solut

ionik.

Sensitifitas

sangat

bagus, selektif tetapi timbul


masalah

dengan

adanya

kontaminasi elektroda.

gerak.2)
Beberapa detektor yang
paling sering digunakan pada
HPLC dengan karakteristik
detektor seperti berikut :

Keuntungan

Advantage of Electrochemical Detection


Electrochemical detection (ECD) is very sensitive and capable of detecting in the femto mol/l
(10-15M) range depending on the analyte and sample matrix. By choosing the appropriate
applied voltage for the oxidation/reduction potential and material of the working electrode, a
more chemical specific detecting condition can be obtained. For example, thiols are most
specifically detected by a gold working electrode, where hydrogen peroxide is relatively
specific to the platinum electrode. A highly sensitive concomitant detector with good
specificity is the tandem mass spectrometer (LC/MS/MS) but the cost is prohibitive. HPLCECD has the perfect balance of price and performance for routine measurements of
biological or environmental samples such as catecholamines, acetylcholine, glutamate,
glycine, GABA, and others.