You are on page 1of 3

KUMIS KUCING

(Orthosiphon stamineus
Benth)

Klasifikasi
Kingdom : Plantae

Subkingdom : Tracheobionta

Super Divisi : Spermatophyta

Divisi : Magnoliophyta

Kelas : Magnoliopsida

Sub Kelas : Asteridae

Ordo : Lamiales

Famili : Lamiaceae

Genus : Orthosiphon

Spesies : Orthosiphon aristatus

Nama lain : Daun kumis kucing, daun remujung, Java tea

antara lain : orthosiphon glikosida. saponin. . peluruh air seni (diuretik). zat samak.  Pemerian Bentuk : Serbuk Warna : Hijau tua Bau :Khas aromatik lemah Rasa :Agak pahit dan sepet  Khasiat Anti radang.5% ). sapofonin.6. minyak atsiri. minyak lemak. Kandungan Tanaman ini kaya akan berbagai kandungan kimia.3. myoinositol. garam kalium ( 0. penghancur batu saluran kencing.

kencing manis. Berbunga biru 2. batu ginjal.Berbunga putih Sediaan : Orthosiphonis infusum ( For. tulang daun dan tangkaibunga yang berwarna coklat kemerahan 3. penghancur batu saluran kencing. garam kalium ( 0. myoinositol. sapofonin. dan Orthosiphon stamineus (Benth) Keluarga : Lamiaceae Zat Utama : Garam kalium.6. Kandungan Tanaman ini kaya akan berbagai kandungan kimia. peluruh air seni (diuretik). minyak lemak. saponin Kegunaan : Anti radang. terlindung dari cahaya Daun kumis kucing basah maupun kering digunakan sebagai bahan obat obatan. disebut juga Orthosiphongrandiflorus (Bold). rasa agak asin. .3. DAUN KUMIS KUCING Nama Latin : ORTHOSIPHONIS FOLIUM Nama Tanaman Asal : Orthosiphon aristatus (BL) Miq. dan penyakit syphilis. Masyarakat menggunakan kumis kucing sebagai obat tradisional sebagai upaya penyembuhan batuk encok. agak pahit dan sepet Jenis – Jenis : 1. Pemerian : Bau khas aromatik lemah.Berbunga putih dengan batang. Disamping itu daun tanaman ini juga bermanfaat untu pengobatan radang ginjal. minyak atsiri. antara lain : orthosiphon glikosida. glukosida orthosiphon. minyak atsiri. albuminuria. zat samak. saponin. masuk angin dan sembelit.5% ).Nas ) Waktu Panen : Dikumpulkan pada waktu tanaman mulai mengeluarkankuncup Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik. Di Indonesia daun yang kering dipakai (simplisia) sebagai obat yang memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik) sedangkan di India untuk mengobati rematik.13 IX.