You are on page 1of 30

JENIS METODE KB PASCA

PERSALINAN DAN
KEGUGURAN

RSIA MUTIARA BUNDA
Desember, 2013

Pengetahuan tentang alat/cara KB
(SDKI 2007)

Wanita Kawin Usia 15-49

PEMILIHAN METODA KONTRASEPSI PERLU
MEMPERHATIKAN
TUJUAN BER KB (RASIONAL)
TUJUAN

TUJUAN

TUJUAN

MENCEGAH

MENJARANGKA
N KEHAMILAN

MENGAKHI
RI

3 – 5 TH

TIDAK HAMIL
LAGI

KEHAMILAN

• Pil
• IUD

Sederhana
• Suntikan
• Implant

• IUD

• Suntikan •
• Minipil

• Pil

• Implant •


Sederhana•

20

IUD
Suntikan
Minipil
Pil
Implant
Sederhana
Kontrasepsi
mantap

• Kontrasepsi
mantap
• IUD
• Implant
• Suntikan
• Sederhana
• Pil

35

URUTAN PEMILIHAN KONTRASEPSI YANG
RASIONAL

Progestin: pil. Kombinasi: pil dan injeksi . Kontrasepsi Mantap (Tubektomi dan Vasektomi) HORMONAL 1. Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) 4.JENIS METODE KB PASCA PERSALINAN NON HORMONAL 1. Metode Amenore Laktasi (MAL) 2. Kondom 3. injeksi dan implan 2.

artinya hanya diberikan ASI tanpa tambahan makanan ataupun minuman lainnya  Syarat : Menyusui secara penuh (full breast feeding).Metode Amenore Laktasi (MAL)  Metode Amenorea Laktasi (MAL) adalah kontrasepsi yang mengandalkan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. lebih efektif bila pemberian lebih dari 8 kali sehari  Carakerja : Penundaan/penekanan ovulasi  Efeksamping : Tidak ada .

• Tidak perlu pengawasan medis.KEUNTUNGAN METODE AMENORE LAKTASI (MAL) KEUNTUNGAN KONTRASEPSI KEUNTUNGAN NONKONTRASEPSI • Efektivitas tinggi (keberhasilan 98% pada enam bulan pasca persalinan). • Segera efektif. • Tidak perlu obat atau alat. • Tidak mengganggu senggama. • Tidak ada biaya. atau alat minum  Untuk Ibu: • Mengurangi pendarahan pasca persalinan • Mengurangi risiko anemia • Meningkatkan hubungan psikologik ibu dan bayi .  Untuk Bayi : • Mendapatkan kekebalan pasif (antibodi ASI) • Sumber asupan gizi yang terbaik dan sempurna untuk tumbuh kembang bayi • Terhindar kontaminasi dari air. • Tidak ada efek samping secara sistemik. susu lain atau formula.

KETERBATASAN METODE AMENORE LAKTASI (MAL) Perlu persiapan sejak perawatan kehamilan agar segera menyusui dalam 30 menit pasca persalinan. Mungkin sulit dilaksanakan karena kondisi sosial. Efektifitas tinggi hanya sampai kembalinya haid atau sampai dengan 6 bulan. Tidak melindungi terhadap IMS termasuk virus hepatitis B/HBV dan HIV/AIDS .

KONDOM KONDOM Kondom merupakan metode kontrasepsi berbentuk selubung/sarung karet sebagai alat untuk mencegah kehamilan dan atau penularan penyakit kelamin pada saat bersenggama Carakerja: • Menghalangi terjadinya pertemuan sperma dan sel telur dengan cara mengemas sperma diujung selubung karet yang dipasang pada penis sehingga sperma tersebut tidak tercurah ke dalam saluran reproduksi perempuan. • Mencegah penularan mikroorganisme (IMS termasuk HBV dan HIV/AIDS) dari satu pasangan kepada pasangan yang lain .

HIV  Memberi dorongan kepada suami untuk ikut ber-KB  Mencegah imunoinfertilitas .MANFAAT KONDOM MANFAAT KONTRASEPSI MANFAAT NONKONTRASEPSI  Efektif mencegah kehamilan bila digunakan dengan benar  Tidak mengganggu produksi ASI  Tidak mempunyai pengaruh sistemik  Murah dan dapat dibeli secara umum  Tidak perlu resep dokter atau pemeriksaan kesehatan khusus  Metode kontrasepsi sementara bila metode kontrasepsi lainnya harus ditunda  Membantu mencegah terjadinya kanker serviks (mengurangi iritasi bahan karsinogenik eksogen pada serviks)  Mencegah penularan IMS.

KETERBATASAN KONDOM • Cara penggunaan kondom sangat mempengaruhi keberhasilan kontrasepsi • Agak mengganggu hubungan seksual (mengurangi sentuhan langsung) • Harus selalu tersedia setiap kali berhubungan seksual • Malu membeli kondom di tempat umum • Pembuangan kondom bekas mungkin menimbulkan masalah dalam hal limbah .

terdiri dari bahan plastik polietilena.ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) AKDR Alat kontrasepsi yang dipasang dalam rahim dengan menjepit kedua saluran yang menghasilkan indung telur sehingga tidak terjadi pembuahan. tembaga pada AKDR menyebabkan reaksi inflamasi steril. toksik buat sperma sehingga tidak mampu untuk fertilisasi . ada yang dililit oleh tembaga dan ada yang tidak Cara kerja: Mencegah terjadinya fertilisasi.

JENIS-JENIS AKDR Copper-releasing:  Lippes loop  Cooper 7  Copper T 380A  Nova T  Multiload 375 Progestin-releasing:  Progestasert  LevoNova (LNG-20)  Mirena 12 .

4% ( 0.8 kehamilan/100 perempuan dalam 1 tahun pertama)  Metode kontrasepsi jangka panjang  Sangat efektif karena tidak perlu lagi mengingat-ingat dan rutinitas  Meningkatkan kenyamanan seksual karena tidak perlu takut untuk hamil  Tidak mempengaruhi kualitas dan volume ASI  Dapat dipasang segera setelah melahirkan atau sesudah abortus (apabila tidak terjadi infeksi)  Dapat digunakan sampai menopause (1 tahun atau lebih setelah haid terakhir)  Tidak ada interaksi dengan obat-obat .2-99.ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) KEUNTUNGAN  Efektivitas tinggi 99.6 –0.

Untuk melakukan ini perempuan harus memasukkan jarinya ke dalam vagina. sebagian perempuan tidak mau melakukan ini. .ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) KETERBATASAN Tidak mencegah Infeksi Menular Seksual (IMS) Tidak baik digunakan pada perempuan dengan IMS atau perempuan yang sering berganti pasangan Diperlukan prosedur medis termasuk pemeriksaan pelvis Klien tidak dapat melepas AKDR sendiri Klien harus memeriksa posisi benang AKDR dari waktu ke waktu.

selama 48 jam pertama atau setelah 4 sampai 6 minggu atau setelah 6 bulan menggunakan MAL) Pasca keguguran (segera atau selama 7 hari pertama) selama tidak ada komplikasi infeksi/radang panggul 15 .Waktu Pemasangan AKDR Setiap saat selama 7 hari pertama menstruasi atau dalam siklus berjalan bila diyakini klien tidak hamil Pasca persalinan (segera setelah melahirkan.

sehingga sperma tidak dapat bertemu dengan ovum WAKTU PENGGUNAAN 1.KONTRASEPSI MANTAP (TUBEKTOMI & VASEKTOMI) TUBEKTOMI Tubektomi (Metode Operasi Wanita/MOW) adalah metode kontrasepsi mantap yang bersifat sukarela bagi seorang wanita bila tidak ingin hamil lagi dengan cara mengoklusi tuba falopii (mengikat dan memotong atau memasang cincin). ditunda 4-6 minggu. Dapat dilakukan segera setelah persalinan atau setelah operasi sesar 3. Jika tidak dapat dikerjakan dalam 1 minggu setelah persalinan. Idealnya dilakukan dalam 48 jam pasca persalinan 2. .

5 kehamilan per 100 perempuan selama tahun pertama penggunaan)  Tidak mempengaruhi proses menyusui  Baik bagi klien apabila kehamilan akan menjadi risiko kesehatan yang serius.5% (0. kecuali dengan operasi rekanalisasi)  Dilakukan oleh dokter yang terlatih .MANFAAT DAN KETERBATASAN TUBEKTOMI MANFAAT KETERBATASAN  Kontrasepsi  Efektivitasnya tinggi 99.  Tidak ada efek samping dalam jangka panjang  Tidak ada perubahan dalam fungsi seksual  Non Kontrasepsi  Berkurangnya risiko kanker ovarium  Harus dipertimbangkan sifat permanen kontrasepsi ini (tidak dapat dipulihkan kembali.

KONTRASEPSI MANTAP (TUBEKTOMI dan VASEKTOMI) VASEKTOMI Vasektomi (Metode Operasi Pria/MOP) adalah prosedur klinik untuk menghentikan kapasitas reproduksi pria dengan cara mengoklusi vasa deferensia sehingga alur transportasi sperma terhambat dan proses fertilisasi (penyatuan dengan ovum) tidak terjadi JENIS 1) Insisi 2) Vasektomi Tanpa Pisau (VTP) WAKTU Bisa dilakukan kapan saja .

tidak ditemukan efek samping jangka panjang  Morbiditas dan mortalitas jarang  Hanya sekali aplikasi dan efektif dalam jangka panjang  Tidak efektif segera. WHO menyarankan kontrasepsi tambahan selama 3 bulan setelah prosedur (kurang lebih 20 kali ejakulasi)  Teknik tanpa pisau merupakan pilihan mengurangi perdarahan dan nyeri dibandingkan teknik insisi .699.8%  Sangat aman.KEUNTUNGAN DAN KETERBATASAN VASEKTOMI KEUNTUNGAN KETERBATASAN  Efektivitas tinggi 99.

yaitu bahan tiruan dari progesteron  PIL  INJEKSI/SUNTIKAN  IMPLAN HORMON KOMBINASI • Hormon Kombinasi adalah metode kontrasepsi dengan menggunakan kombinasi hormon estrogen dan progesteron  PIL  INJEKSI/SUNTIKAN .HORMONAL HORMON PROGESTIN • Hormon Progestin adalah metode kontrasepsi dengan menggunakan progestin.

PIL PROGESTIN KEUNTUNGAN KETERBATASAN  Efektif jika diminum setiap hari di waktu yang sama (0. kegagalan menjadi lebih besar  Risiko kehamilan ektopik  Efektifitas menjadi rendah bila digunakan bersamaan dengan obat tuberkulosis atau obat epilepsi  Tidak mencegah IMS .05-5 kehamilan / 100 perempuan dalam 1 tahun pertama)  Tidak diperlukan pemeriksaan panggul  Tidak mempengaruhi ASI  Tidak mengganggu hubungan seksual  Kembalinya fertilitas segera jika pemakaian dihentikan  Mudah digunakan dan nyaman  Efek samping kecil  Harus digunakan setiap hari dan pada waktu yang sama  Bila lupa satu pil saja.

INJEKSI/SUNTIKAN PROGESTIN KEUNTUNGAN KETERBATASAN  Sangat efektif (0.3 kehamilan/100 perempuan dalam 1 tahun pertama  Pencegahan kehamilan jangka panjang  Tidak berpengaruh pada hubungan suami isteri  Tidak mengandung estrogen sehingga tidak berdampak serius terhadap penyakit jantung dan gangguan pembekuan darah  Tidak mempengaruhi ASI  Dapat digunakan oleh perempuan usia > 35 tahun sampai perimenopause  Membantu mencegah kanker endometrium dan kehamilan ektopik  Menurunkan kejadian penyakit jinak payudara  Mencegah beberapa penyebab penyakit radang panggul • Klien sangat tergantung pada tempat sarana pelayanan kesehatan (harus kembali sesuai jadwal suntikan) • Tidak dapat dihentikan sewaktu-waktu sebelum suntikan berikutnya • Tidak mencegah IMS • Terlambatnya kembalinya kesuburan setelah penghentian pemakaian .

 Tidak mengganggu kegiatan senggama.  Tidak memerlukan pemeriksaan dalam.  Melindungi terjadinya kanker endometrium.2 -1.  Mengurangi jumlah darah haid.  Melindungi diri dari beberapa penyebab penyakit radang panggul. .IMPLAN Implan adalah alat kontrasepsi bawah kulit yang mengandung progestin yang dibungkus dalam kapsul silastik silikon polidimetri KEUNTUNGAN KONTRASEPSI KEUNTUNGAN NONKONTRASEPSI  Sangat efektif (kegagalan 0.  Menurunkan angka kejadian kelainan jinak payudara.  Perlindungan jangka panjang (sampai 5 tahun).  Menurunkan angka kejadian endometriosis.  Mengurangi nyeri haid.  Pengembalian tingkat kesuburan yang cepat setelah pencabutan.  Tidak mengganggu ASI.0 kehamilan per 100 perempuan)  Daya guna tinggi.  Bebas dari pengaruh estrogen.

KETERBATASAN KONTRASEPSI IMPLAN  Membutuhkan tindak pembedahan minor untuk insersi dan pencabutan. akan tetapi harus pergi keklinik untuk pencabutan  Efektivitas menurun bila menggunakan obat tuberkulosis atau obat epilepsi .  Tidak mencegah infeksi menular seksual  Klien tidak dapat menghentikan sendiri pemakaian kontrasepsi.

.. BILA LEBIH DARI 7 HR SEJAK MULAI HAID  Harus pantang berhubungan atau  Menggunakan perlindungan dengan tambahan kontrasepsi selama 7 hr berikutnya Pascapersalinan : – Sesudah 6 bulan jika memakai Metode Amenorea Laktasi (MAL) – Setelah 6 minggu jika memberikan ASI tetapi tidak memakai MAL – Segera setelah 6 minggu jika tidak memberikan ASI – Setelah pasca keguguran 11 hari pertama . jika dipastikan wanita tidak hamil...? PADA SAAT ADA HAID  Pemasangan dalam 7 hari siklus haid  Kapan saja.KAPAN WANITA BISA MENGGUNAKAN IMPLANT..

kanker endometrium.PIL KOMBINASI KEUNTUNGAN KETERBATASA N  Efektivitas yang tinggi (1 kehamilan per 100 perempuan dalam tahun pertama penggunaan)  Tidak mengganggu hubungan seksual  Mudah dihentikan setiap saat  Kesuburan segera kembali setelah penggunaan pil dihentikan  Dapat digunakan sebagai kontrasepsi darurat  Dapat digunakan sejak usia remaja hingga menopause  Membantu mencegah kehamilan ektopik. kista ovarium. penyakit radang panggul. kanker ovarium. kelainan jinak pada payudara. dismenore atau akne  Membosankan karena harus menggunakann ya setiap hari  Tidak boleh diberikan kepada perempuan menyusui  Tidak mencegah IMS .

 Mengurangi jumlah perdarahan.  Tidak diperlukan pemeriksaan dalam.  Pada keadaan tertentu dapat diberikan pada perempuan usia perimenopause.  Mencegah kehamilan ektopik.  Mengurangi penyakit payudara jinak dan kista ovarium.1 -0.  Melindungi klien dari jenis-jenis tertentu penyakit radang panggul. .  Efek samping sangat kecil.  Mengurangi nyeri saat haid.  Khasiat pencegahan terhadap kanker ovarium dan kanker endometrium.SUNTIKAN KOMBINASI KEUNTUNGAN KONTRASEPSI KEUNTUNGAN NONKONTRASEPSI  Sangat efektif (0.4 kehamilan per 100 perempuan selama tahun pertama penggunaan)  Tidak berpengaruh pada hubungan suami istri.

Klien harus kembali setiap 30 hari untuk mendapatkan suntikan.KERUGIAN SUNTIKAN KOMBINASI Pola haid tidak teratur. hepatitis B virus. sakit kepala. atau infeksi virus HIV. Efektivitasnya berkurang bila digunakan bersamaan dengan obat-obat epilepsi (Fenitoin dan Barbiturat) atau obat tuberculosis (Rifampisin). Mual. Tidak menjamin perlindungan terhadap penularan infeksi menular seksual. dan keluhan seperti ini akan hilang setelah suntikan kedua atau ketiga. . nyeri payudara ringan. Kemungkinan terlambatnya pemulihan kesuburan setelah penghentian pemakaian. perdarahan bercak atau perdarahan sela sampai 10 hari. Penambahan barat badan. Ketergantungan klien terhadap pelayanan kesehatan.

PENGGUNA POTENSIAL Perempuan :  Usia reproduksi dengan riwayat paritas yang perlu perlindungan efektif terhadap kehamilan  Yang menyusui (6 bulan atau lebih pada masa postpartum)  Dalam masa pascapersalinan dan tidak menyusui (dimulai setelah minggu ketiga)  Pada masa pasca keguguran (dimulai segera atau dalam 7 hari sesudah keguguran) .

TERIMA KASIH .