You are on page 1of 16

PERILAKU MENCEDERAI

DIRI
Bambang Soekotjo, SST

sadar & terjadi dlm waktu yg singkat Tingkah laku merusak diri tdk langsung  kegiatan merugikan kehidupan fisik yg bisa menimbulkan kematian & individu tdk menyadari bila di konfrontasikan . Pengertian Perilaku mencederai diri sendiri  suatu kegiatan yg dpt menimbulkan kematian baik sec. langsung maupun tdk langsung yg sebenarnya dpt dicegah Perilaku mencederai diri langsung  segala bentuk perilaku bunuh diri yg tujuannya menyebabkan kematian dilakukan sec.PERILAKU MENCEDERAI DIRI 1.

kegemukan. memperkosa. berjudi. menolak pengobatan Bunuh diri .2. ngebut. penyalahgunaan zat adiktif. Rentang respon perlindungan diri Respon adaptif Menghargai diri sendiri Berani mengambil resiko u/ pertumbuhan diri Respon maladaptif Perilaku Mencederai merusak diri diri tdk langsung -Individu  masalah stressor  respon thd stressor  pd kemampuan yg dimiliki dan tk stress yg dialami -Respon merusak diri tdk langsung: merokok. kriminal.

minum obat.Respon bunuh diri: Suicide threath ( mengancam bunuh diri ) Suicide attemp ( percobaan bunuh diri ) Gesture ( isyarat bunuh diri ) Completed suicide (meninggal akibat bunuh diri) Metode untuk bunuh diri : menembak diri. loncat dr ketinggian. minum racun. memotong urat nadi . gantung diri..

skizofrenia. penyalahgunaan obat. Pengkajian Tiga aspek yg perlu dikaji pd tk laku merusak diri: 1. Proses keperawatan A. depresi.3. perasaan bersalah. Faktor predisposisi perilaku mencederai diri a) Trauma dlm hub interpersonal b) Kecemasan masa lalu c) Ketidakmampuan mengkomunikasikan kebutuhan. depersonalisasi dan emosi yg berfukturasi d) Dx psikiatri gangguan afektif. panik .

d. fak genetik dlm kel h) Fak biokimiawi perubahan neurotransmiter & dopamin . stress dlm keluarga. menurunnya duk. pengucilan. depresi. b. kehilangan.psiko sosial  kehilangan org terdekat. impulsif. perpisahan/perceraian.e) Ciri2 kepribadian  bermusuhan. kepribadian anti sosial f) Lingk.sosial. kehilangan pekerjaan. ancaman dipenjara g) Riwayat keluarga  riwayat kel.

putus asa. perpisahan .2. harga diri rendah Sosbud  krisis pd remaja takut gemuk anorexia nervosa Interpersonal  kekecewaan. Stressor presipitasi Fisiologi  kelainan endokrin (anorexia nervosa) Psikologis  depresi.

Merangsang u/ muntah .Kebutuhan u/ kontrol diri . ancaman bunuh diri.Diet yg tdk terkontrol .Gg citra tubuh .3. percobaan bunuh diri dan mati bunuh diri b) Perilaku yg berhub dng anorexia nervosa: . Perilaku a) Perilaku mencederai diri langsung (bunuh diri).Penyalahgunaan pencahar&diuretika . isyarat bunuh diri.Pikiran terpaku pd persiapan tdk makan .

Serangan terjadi diatas usia 25 th . gg aesophagus.Memelihara BB normal . kerusakan gigi.Menyadari&malu akan masalahnya .c) Perilaku yg berhub dng Bulimia .Potensial keracunan PICA (genting/batu bata/kapur yg ditumbuk) . tdk seimbang elektrolis . gastritis.Banyak makan .Menstruasi tdk teratur.

Meremehkan masalah yg serius . kronis yg ditandai pd fase yg tdk ada gejala .d) Perilaku yg berhub dng mengabaikan pengobatan medik .Sadar akan alasan menolak .Patuh mengontrol kesehatan .Rasa bersalah thd pengobatan yg tdk teratur .Mencari mujizat/keajaiban .Peny.Ganti2 tempat pengobatan .

Mekanisme koping dng perilaku mencederai diri a) Denial b) Rasionalisasi c) Regresi d) Berfikir magis e) Bunuh diri .4.

B. Ketidakpatuhan 2.d sbg pemecahan masalah  Isolasi sosial: menarik diri b/d lansia/ fungsi tbh  Gg harga diri: harga diri rendah b/d kegagalan (sekolah. hub interpersonal)  Kerusakan interaksi sosial b/d perasaan bersalah  Resiko perilaku kekerasan pd diri sendiri b/d kehilangan suami/istri  Resiko bunuh diri b/d ketidakmampuan menangani stress&perasaan bersalah .tubuh b/d konflik masa remaja  Dorongan kuat u/ bunuh diri b/d alami perasaan depresi  Koping yg inefekti b/d keinginan b. Masalah keperawatan 1. Resti perilaku kekerasan pd diri sendiri Dx keperawatan:  menolak pengobatan b/d penolakan thd peny  Nutrisi < kebut.

U: Membantu klien mengembangkan mekanisme koping baru&melindungi dari hal2 yg merugikan T.K: a) Klien terlindung dari mencederai diri b) Klien dpt mengungkapkan perasaan c) Klien dpt mengembangkan upaya penyelesaian masalah sec konstruktif d) Klien dpt menerima dukungan dari kel dan sistem pendukung sosial lainnya.D. Perencanaan tindakan keperawatan 1) Tujuan Askep T. .

Memindahkan obyek yg berbahaya dilingk. Dan perhatian secara kasih sayang .Awasi klien makan obat .2) Tindakan Kep .Tingkatkan kewaspadaan jika klien tiba2 tenang .Memperhatikan ancaman b. klien .Awasi terus menerus klien yg risti .d sec serius .Jelaskan cara2 ….

psikis. Aktivitas klien meningkat 7. Klien menggunakan mekanisme koping yg adaptif 6. T. Ancaman integritas fisik/citra diri berkurang 2. sosial baik 3.L integritas fisik. Klien memperlihatkan t.l akurat&obyektif 5.D. Evaluasi 1. Klien menggunakan sumber koping yg adekuat 4. Klien mengambil resiko yg masuk akal .