You are on page 1of 21

MOTOR LISTRIK

Kelompok 5
Pande Ketut Raka Ariesta Putra
(1411205049)
I Komang Rumiarsa
(1411205050)
Sagung Ayu Bulan Julia Saraswati (1411205051)
Nurul Oktavia Wasis
(1411205052)
I Kadek Alit Susendiana
(1411205053)
Rike Pratiwi
(1411205054)
Anak Agung Gede Rai Giri Nata
(1411205055)
Yoga Pratama
(1411205056)
Yohannes Eko Putra Simanullang (1411205057)
Ambar Kusumanigrum
(1411205058)

Motor Listrik

Pengertian

Motor listrik adalah


peralatan listrik yang
mengubah energi
listrik menjadi energi
mekanik. Sedangkan
alat yang berfungsi
sebaliknya adalah
generator yang dimana
mengubah energi
mekanik menjadi
energi listrik.

Cara Kerja Motor Listrik


Arus listrik dalam medan magnet
akan memberikangaya.
Jika kawat yang membawa arus
dibengkokkan menjadi sebuah
lingkaran/loop, maka kedua sisi
loop, yaitu pada sudut kanan
medan magnet, akan mendapat
kan gaya pada arah yang
berlawanan.
Pasangan gaya menghasilkan
tenaga putar/torsi untuk memutar
kumparan.
Motor-motor memiliki beberapa
loop pada dynamo nya untuk
memberikan tenaga putaran yang
lebih seragam dan medan
magnet nya dihasilkan oleh
susunan elektromagnetik yang
disebut kumparan medan.

JenisArus
Motor
Bolak
Listrik
Balik (AC)

Motor listrik arus bolak-balik (AC)


Motor listrik arus bolak-balik/AC adalah motor
listrik yang menggunakan arus listrik yang
membalikkan arahnya secara teratur pada rentang
waktu tertentu. Motor listrik ini memiliki dua
bagian yaitu stator (statis / diam) dan rotor
(bergerak / berputar).

Motor AC terdiri dari dua bagian


utama, yaitu stasioner luar berupa
kumparan stator yang dialiri
dengan arus bolak-balik untuk
menghasilkan medan magnet yang
berputar, dan rotor di dalam melekat
pada batang output yang diberikan
torsi oleh medan berputar.
Dalam motor AC umum medan
magnet yang dihasilkan oleh
elektromagnet didukung oleh
tegangan AC sama dengan
kumparan motor. Kumparan yang
menghasilkan medan magnet yang
kadang-kadang disebut sebagai
"stator", sedangkan kumparan dan
inti padat yang berputar disebut
"dinamo".

Motor Sinkron
Motor sinkron adalah motor AC yang bekerja
pada kecepatan tetap pada sistim frekuensi
tertentu. Motor ini memerlukan arus searah
(DC) untuk pembangkitan daya dan memiliki
torque awal yang rendah, dan oleh karena itu
motor sinkron cocok untuk penggunaan awal
dengan beban rendah, seperti kompresor udara,
perubahan frekuensi dan generator motor.

Motor Induksi
Motor induksi
merupakan motor yang
paling umum digunakan
pada berbagai peralatan
industri. Popularitasnya
karena rancangannya
yang sederhana, murah
dan mudah didapat, dan
dapat langsung
disambungkan ke sumber
daya AC. Memiliki dua
komponen listrik utama

Motor induksi dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok utama (Parekh,


2003):
Motor induksi satu fase. Motor ini hanya memiliki satu gulungan stator,
beroperasi dengan pasokan daya satu fase, memiliki sebuah rotor kandang
tupai, dan memerlukan sebuah alat untuk menghidupkan motornya. Sampai
saat ini motor ini merupakan jenis motor yang paling umum digunakan dalam
peralatan rumah tangga, seperti kipas angin, mesin cuci dan pengering
pakaian, dan untuk penggunaan hingga 3 sampai 4 Hp.
Motor induksi tiga fase. Medan magnet yang berputar dihasilkan oleh
pasokan tiga fase yang seimbang. Motor tersebut memiliki kemampuan daya
yang tinggi, dapat memiliki kandang tupai atau gulungan rotor (walaupun
90% memiliki rotor kandang tupai); dan penyalaan sendiri. Diperkirakan
bahwa sekitar 70% motor di industri menggunakan jenis ini, sebagai contoh,
pompa, kompresor, belt conveyor, jaringan listrik , dan grinder. Tersedia
dalam ukuran 1/3 hingga ratusan Hp.

Motor Listrik Arus Searah (DC)

Motor DC menggunakan arus langsung yang tidak langsung/direct-unidirectional.


Motor DC digunakan pada penggunaan khusus dimana diperlukan penyalaan
torsi yang tinggi atau percepatan yang tetap untuk kisaran kecepatan yang luas.
Keuntungan utama motor DC adalah kecepatannya mudah dikendalikan dan tidak
mempengaruhi kualitas pasokan daya.

Gambar disamping memperlihatkan sebuah motor DC yang memiliki tiga


komponen utama:
Kutub medan. Secara sederhada digambarkan bahwa interaksi dua kutub magnet
akan menyebabkan perputaran pada motor DC. Motor DC memiliki kutub medan
yang stasioner dan dinamo yang menggerakan bearing pada ruang diantara kutub
medan. Motor DC sederhana memiliki dua kutub medan: kutub utara dan kutub
selatan. Garis magnetik energi membesar melintasi bukaan diantara kutub-kutub
dari utara ke selatan. Untuk motor yang lebih besar atau lebih komplek terdapat
satu atau lebih elektromagnet. Elektromagnet menerima listrik dari sumber daya
dari luar sebagai penyedia struktur medan.
Dinamo. Bila arus masuk menuju dinamo, maka arus ini akan menjadi
elektromagnet. Dinamo yang berbentuk silinder, dihubungkan ke as penggerak
untuk menggerakan beban. Untuk kasus motor DC yang kecil, dinamo berputar
dalam medan magnet yang dibentuk oleh kutub-kutub, sampai kutub utara dan
selatan magnet berganti lokasi. Jika hal ini terjadi, arusnya berbalik untuk
merubah kutub-kutub utara dan selatan dinamo.
Kommutator. Komponen ini terutama ditemukan dalam motor DC.
Kegunaannya adalah untuk membalikan arah arus listrik dalam dinamo.
Kommutator juga membantu dalam transmisi arus antara dinamo dan sumber
daya.

Jenis Motor DC dibagi menjadi tiga bagian yaitu:


a. Motor DC sumber daya terpisah/ Separately Excited, arus medan dipasok dari
sumber terpisah.
b. Motor DC sumber daya sendiri/ Self Excited:
Motor shunt. Pada motor shunt, gulungan medan (medan shunt) disambungkan secara
paralel dengan gulungan dinamo (A) seperti diperlihatkan dalam gambar (b). Oleh
karena itu total arus dalam jalur merupakan penjumlahan arus medan dan arus dinamo.
c. Motor Kompon DC merupakan gabungan motor seri dan shunt. Pada motor
kompon, gulungan medan (medan shunt) dihubungkan secara paralel dan seri dengan
gulungan dinamo. Sehingga, motor kompon memiliki torque penyalaan awal yang
bagus dan kecepatan yang stabil. Makin tinggi persentase penggabungan (yakni
persentase gulungan medan yang dihubungkan secara seri), makin tinggi pula torque
penyalaan awal yang dapat ditangani oleh motor ini.

VS

1.
2.

3.

4.

5.

Perbedaan motor AC dan motor DC adalah motor DC memiliki


komutator
sedangkan motor AC pada umumnya tidak. biasanya motor AC
menggunakan slippring. komutator disini berfungsi sebagai jembatan
arus antara supply dengan rotor. seperti namanya DC = Direct Current,
jadi timbulnya arus pada rotor adalah langsung diperoleh dari sumber.
Yang jelas Supply motor AC dengan sumber AC ( Alternating
Current) sedangkan motor DC di supply dengan sumber DC ( Direct
Current ).
Motor AC biasanya digunakan untuk torsi rendah ( misal motor, pompa,
kompresor dll ) sedangkan motor DC untuk penyalaan torsi tinggi ( misal
derek, katrol, Mesin bubut, Drills dll ).
Kecepatan motor AC lebih sulit dikendalikan ( perlu inverter ) jika
kecepatan menurun pasokan daya juga menurun. Sedangkan motor DC
lebih mudah dikendalikan tanpa mempengaruhi kualitas pasokan daya
(pengaturan tegangan dan arus medan (gulungan shunt)

Mekanisme Kerja
Cara
ker
ja
mo
tor
DC

Cara kerja motor AC


Untuk cara kerja atau prinsip dari
operasi motor ac sama dengan motor dc
dimana terdapat suatu perbedaan dari
medan magnet. Dalam motor induksi
fasa tunggal ( motor ac) medan
magnetnya naik turun (bergelombang)
dari A C dan C- A seperti terlihat pada
gambar disamping . kopel akan
dihasilkan menurut arah jarum jam pada
satu sisi dari rotor dan dari sisi yang
berlawanan akan dihasilkan kopel yang
arahnya berlawanan dengan jarum jam.
Sehingga menghasilkan kopel resultan
adalah nol. Ini berarti bahwa motor
induksi satu fasa tidak dapat start
sendiri. Jadi pada gerak awal rotornya
perlu dibantu.

Cara Perawatan / Perbaikan Motor Listrik

Diagnosa kerusakan
Langkah awal yang harus dilakukan mendiagnosa kerusakan. Didalam mendiagnosa
diperhatikan faktor tentang bagaimana mengidentifikasi suatu kerusakan. Agar
identifikasi ini benar hendaknya harus tahu tentang kerja dari suatu rangkaian.
Identifikasi kerusakan akan menentukan jenis kerusakan pada motor. Dari hasil
identifikasi dapat kita cari bagian-bagian komponen yang mengalami kerusakan.

Analisa kerusakan
Dari hasil diagnosa, kita coba menganalisa bagaimana kerusakan terjadi. Dengan
mengetahui konstruksi dari motor maupun cara kerja motor dapat dibuat suatu daftar
bagaimanakah kerusakan itu terjadi. Sehingga dapat diketahui bagaimana kita akan
memperbaiki mesin tersebut. Setelah terbentuk schedule perbaikan, maka dapat dilakukan
pembongkaran konstruksi motor. Sebelum melakukan pembongkaran perhatikan susunan
konstruksinya dengan melihat pada buku panduannya seperti pada gambar 32. Pilihlah
komponen pengganti yang sesuai dengan spesifikasinya.

Penyetelan dan pengetesan


Untuk memastikan agar perbaikan tsb benar maka dilakukan pengetesan. Pengetesan
dapat dilakukan secara manual yaitu motor dapat diputar dengan tangan apakah putaran
motor halus dan dapat diberikan sumber tegangan. Pengetesan lainnya dapat
dihubungkan dengan rangkaian. Apabila motor tidak terdapat kerusakan lagi maka
komponen yang kita ganti sudah tepat.

Kegunaan Motor Listrik

Penggunaan motor listrik ac dalam kehidupan


sehari-hari adalah kipas angin,televisi,mesin
cuci,lemari es(kulkas),pendingin ruangan(ac),pompa
air,compressor,hair dryer,vacum cleaner,solder
listrik,mesin jahit,lampu penerangan
rumah,projector.
Penggunaan motor listrik dc dalam kehidupan
sehari-hari adalah
handphone,laptop,netbook,tablet,senter listrik,remot
control,kalkulator,multimeter digital dan multimeter
analog,lampu LED,walky talky.

Sesi
Pertanyaan