You are on page 1of 3

KATA PENGANTAR

Puji syukur penyusun panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan
rahmat, taufik, hidayah, serta inayah-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan penulisan
makalah ini dengan baik dan tanpa hambatan serta terselesaikan sesuai waktu yang
ditentukan.
Berbagai upaya telah penulis lakukan untuk dapat menyusun makalah ini agar dapat
mendukung pembelajaran perkuliahan bagi mahasiswa maupun pihak yang memerlukan
materi makalah ini. Penulis juga telah berusaha semaksimal mungkin agar dapat
meningkatkan mutu makalah ini, sehingga sesuai dengan keinginan pembaca.
Seperti pepatah lama tiada gading yang retak. Demikian juga dalam penyusunan
makalah ini. Penulis menyadari bahwa dalam menyusun makalah ini masih jauh dari
kesempurnaan. Untuk itu, dengan penuh kerendahan hati, penulis berharap agar pembaca
berkenan untuk memberikan saran dan kritik yang bersifat membangun untuk kesempurnaan
makalah ini.

Padang, Mei 2015

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat signifikan dalam sebuah
kehidupan berbangsa. Pendidikan merupakan media strategis dalam memacu kualitas
sumber daya manusia. Hal ini telah menjadikan pendidikan bagian terpenting untuk
keberlangsungan, perkembangan dan kemajuan suatu negara.
Dengan melihat peran pendidikan yang sangat strategis ini, sudah menjadi
keharusan bagi masyarakat pada khususnya dan negara pada umumnya untuk
menjadikannya sebagai agenda besar negara agar keberlangsungan, perkembangan
dan kemajuan negara ini dapat terjamin.
Data yang didapat dari Education For All (EFA) Global Monitoring Report
2011 yang di keluarkan oleh UNESCO diluncurkan di New York indeks
pembangunan pendidikan atau Education Development Index (EDI) berdasarkan data
tahun 2008 adalah 0,934. Nilai itu menempatkan Indonesia di posisi ke69 dari 127 negara.
Berdasarkan Survey United Nations Educational, Scientific and Cultural
Organization (UNESCO), terhadap kualitas pendidikan di Negara-negara berkembang
di Asia Pacific, Indonesia menempati peringkat 10 dari 14 negara.
Berdasarkan analisa dari badan pendidikan dunia (UNESCO), kualitas para
guru Indonesia menempati peringkat terakhir dari 14 negara berkembang di Asia
Pacifik. Posisi tersebut menempatkan Indonesia dibawah Vietnam Sedangkan untuk
kemampuan membaca, Indonesia berada pada peringkat 39 dari 42 negara
berkembang di dunia.
Pendidikan memang telah menjadi penopang dalam meningkatkan sumber
daya manusia Indonesia untuk pembangunan bangsa. Untuk itulah penulis membuat
makalah ini agar dapat membandingkan pendidikan Indonesia dengan pendidikan
Vietnam berdasarkan Kurikulum Pendidikan yang digunakan saat ini.
1.2 Rumusan Masalah
Bagaimana perbandingan antara kurikulum pendidikan Indonesia dengan kurikulum
pendidikan Vietnam yang digunakan saat ini?
1.3 Tujuan Masalah

Untuk mengetahui perbandingan kurikulum pendidikan Indonesia dengan kurikulum


pendidikan Vietnam yang digunakan saat ini.