You are on page 1of 8

Tugas Permodelan Teknik Kimia

Kelompok 10 :
Kelompok 10
Adenia Gita Dianty
Annisa Larasati
Hanif Ibrahim
Marini Altyra Fakhri
Zainah

1306392960
1306405761
1306392973
1306392986
1306405742

UNIVERSITAS INDONESIA
DEPOK
2015
PENDAHULUAN
Metode shooting

Persamaan diferensial merupakan persamaan yang mengandung sebuah turunan atau


lebih. Untuk menyelesaikan persamaan diferensial kita perlu mengetahui terlebih dahulu
klasifikasinya. Metode Shooting adalah teknik memberikan nilai awal, dimana nilai awal
tersebut merupakan terkaan yang diambil dari nilai batas persamaan tersebut.
Metode shooting menggunakan teknik problem nilai awal, tetapi dengan melakukan
perhitungan iteratif agar semua kondisi batas terpenuhi. Dengan metode shooting sebuah
persamaan dapat diselesaikan dengan memperkirakan mempunyai masalah nilai awal tanpa
terlebih dahulu menyelesaikan masalah nilai batas. Untuk metode ini, kondisi awal yang belum
diketahui pada sistem PDB ditaksir; persamaan-persamaannya diintegrasi maju sebagai
seperangkat PDB nilai awal serentak.Kemudian kita dapat menggabungkan persamaan untuk
mendapatkan solusi pendekatan, dengan harapan . Jika tidak, kita dapat mengubah nilai terkaan
dan mencobanya lagi. Di akhir integrasi, nilai-nilai akhir hasil perhitungan dibandingkan dengan
kondisi batas; kondisi awal yang ditaksir dikoreksi. Prosedur diulang sampai nilai akhir yang
diketahui dicapai di dalam kriteria konvergensi.
Dengan memperkirakan , maka bentuk masalah nilai awalnya adalah: pada metode shooting,
tidak ada jaminan konvergensi dari iterasinya, tetapi metodenya mudah digunakan. Dan bila
konvergen, biasanya metode ini lebih efisien dari pada metode yang lain.
Contoh penggunaan metode shooting dengan teknik newton adalah sebagai berikut :
PDB:

dy1
f1 x, y1 , y 2
dx
dy2
f 2 x, y1 , y 2
dx
Kondisi batas terbagi:

y1 x0 y1,0

y2 x f y2, f
Kondisi awal taksiran untuk y2:

y2 x0

Permasalahan ini diselesaikan dengan metode shooting teknik Newton. Dengan langkahlangkah seperti berikut :
Tujuan: mendapatkan nilai yang menghasilkan y2(xf,) yang memenuhi kondisi batas
yang diketahui y2,f, yaitu:

y2 x f , y2, f
Penyusunan kembali:

y2 x f , y2, f 0
Fungsi () dalam deret Taylor di sekitar :

2
O

Agar konvergen:

lim 0

Sehingga:

2
O

Pemotongan & penyusunan ulang:

Kemudian :

y2 x f , y2, f 0

y2 x f ,

substitusi

substitusi

y y2 x f , y2, f

y2 x f , y2, f
y

y2 x f ,
y2 x f ,

= koreksi terhadap taksiran untuk mendapatkan taksiran baru:

baru lama
Koreksi untuk mempertahankan konvergensi (faktor relaksasi)

baru lama
Perhitungan berlanjut hingga ||

0 1

Soal
5.9 The steady-state simulation of continuous contact countercurrent processes involving
simultaneous heat and mass transfer may be described as a nonlinear boundary-value
problem[3]. For instance, for a continuous adiabatic gas absorption contractor unit, the model
can be written in the following

dY A
x J
AA
YA
=N A A exp

dt
P
TL
1+Y A +Y B

( )

dY B
(1x A ) J B
A B
YA
=GN
exp

dt
P
TL
1+Y A + Y B

( )

dT G
=HN ( T L T G )
dt
dT L
dY A r B + dY B C G dT G
=
+
+
dt
RC L dt
RC L dt C L dt
2

dR dY A dY B
=
+
dt
dt
dt
dx A
=
dt

1 dY A x A dR

R dt
R dt

Thermodynamic and physical property data for the system ammonia-air-water are :
JA = 1.36 x 1011 N/m
AA = 4.212 x 103 K
JB = 6.23 x 1010 N/m2
AB = 5.003 x 103 K
G = 1.41
H = 1.11
N = 10

= 1.08 x 105 J/kmol


rb2 = 1.36 x 105 J/kmol
= 0.0 J/ mol
CL = 232 J/kmol
CG = 93 J/kmol
P = 105

Penyelesaian :
Dimana : YA = Y1, YB = Y2, TG = Y3, TL = Y4, R = Y5, X4 = Y6
Menentukan nilai k1, k2, k3, dan k4 untuk setiap PDB

K1 = rumus umum k1 untuk metode RK 4


K1,1 = nilai k1 untuk PDB 1
K1,2 = nilai k1 untuk PDB 2

K 1=h . f ( x n , y n ) .1

K 1,1=h. f ( xy 1 + y 2 ) .2

K 1,2=h. ( y 1 + y 2 ) .3

K
h
K 2=h . f x n+ , y n+ 1 . .4
2
2

K 2,1=h. x +

(( )(

y
( 2+

K 1,2
)
2

K 1,1
+
2

K 2,2=h .

y1 +

h
2

y1 +

K 1,1
K
+ y 2 + 1,2 .. 5
2
2

K
h
K 3=h . f x n+ , y n+ 2 .. 7
2
2

K 3,1=h. x +

(( )(

K
K
h
y 1 + 2,1 + y 2 + 2,2 . . . 8
2
2
2

y
( 2+

K 2,2
)
2

( y + K2 )+
2,1

K 3,2=h .

K 4 =h . f ( x n+ h , y n+ K 3 ) ... ..10

K 4,1 =h . ( ( x+ h ) ( y1 + k 3,1 ) +( y2 + K 3,2 ) ) .. ..11

y 1 +k 3,1
K 4 =h . ( +( y 2+ K 3,2) ) .. .12

Subtitusikan persamaan (1) sampai (12) ke ms.excel