You are on page 1of 37

PT SINAR KENCANA INTI PERKASA

2
RENCANA USAHA DAN ATAU KEGIATAN

2.1. Nama rencana usaha dan / atau kegiatan
Rencana usaha dan / atau kegiatan yang akan dilaksanakan adalah “Pembangunan Pabrik
Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa (PT SKIP) dengan Kapasitas 30 Ton
TBS/jam”.
Pembangunan pabrik kelapa sawit ini akan digunakan sebagai pabrik pengolahan buah
kelapa sawit hingga menjadi minyak kelapa sawit dan kernel.
2.2. Lokasi rencana usaha dan / atau kegiatan
Rencana usaha dan / atau kegiatan ini secara adminstatif berlokasi di Desa Sangsang,
Kecamatan Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, dengan luas
lahan pembangunan sekitar 5 Ha. Lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan PKS PT SKIP ini
disahikan pada Gambar 2.1.

U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL )
Pabrik Kelapa Sawit (PKS)

PT Sinar Kencana Inti Perkasa

III-1

PT SINAR KENCANA INTI PERKASA

Gambar 2.1. Lokasi Rencana Usaha dan / atau Kegiatan pembangunan pabrik
pengolahan kelapa sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa

U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL )
Pabrik Kelapa Sawit (PKS)

PT Sinar Kencana Inti Perkasa

III-2

PT SINAR KENCANA INTI PERKASA

2.3. Skala/besaran rencana usaha dan /atau kegiatan
Skala/besaran rencana usaha dan / atau kegiatan yaitu pembangunan Pabrik Pengolahan
Kelapa Sawit (PKS) dengan kapasitas 30 ton TBS/jam. Luasan bangunan utama dan
bangunan penunjang dengan luas 5 Ha. Luas lahan bangunan tersebut secara spesifik
rencana penggunaan lahan untuk pembangunan PKS PT SKIP disajikan pada tabel 2.1.
Tabel 2.1. Rencana Penggunaan lahan untuk pembangunan PKS PT SKIP
No.
A.

B.

C
D

Bangunan
Bangunan Utama Pabrik (Main Processing Building)
Bangunan Utama A (Main Proccesing Building A)
Bangunan Utama B (Main Proccesing Building B)
Bangunan Utama C (Main Proccesing Building C)
Bangunan Pendukung (Ancillary Building)
Kantor Pabrik
Workshop Pabrol
Gudang Pabrik
Loading Shed
Toiler Blok
Tempat Parkir Kantor Pabrik
Tempat Parkir Motor & Sepeda
Pos Jaga 1
Pos Jaga 2
Musholla
Pos Grading
Rumah Pompa Diesel
Rumah Pompa Oil Despath
Rumah Pompa Water Treatment Plant
Power Pack
Rumah Pompa Waduk type A
Rumah Pompa Water Intake
Rumah Pompa Kolam Limbah
Bangunan Boiler WTP
Pondasi CPO Storange Tank 1500 Ton
Pondasi CPO Storange Tank 1500 Ton
Kernel Storage Bin

Jumlah

Satuan
(m2)

1
1
1

3564
986
2300

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

329
524
120
169
30
80
179
14,5
4,5
52
13
30,55
30
50
9
24
24
30
288
196
196
195

Sumber: PT. Sinar Kencana Inti Perkasa, 2013

Tahap pembangunan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PKS) PT. Sinar Kencana Inti
Perkasa diperkirakan akan

berlangsung selama satu tahun dan diharapkan pada awal

tahun 2014 sudah bisa beroperasi untuk mengolah hasil kebun sendiri. Sementara untuk
tahap operasi umur rencana Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit adalah 35 tahun. Adapun
Design pabrik disajikan pada gambar 2.2.

U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL )
Pabrik Kelapa Sawit (PKS)

PT Sinar Kencana Inti Perkasa

III-3

Sementara untuk bangunan pengolahan air baku terdiri dari unit bangunan intake untuk pengambilan air dari kolam/waduk penampungan air untuk proses pengendapan dan netralisasi. PT. selanjutnya dialirkan ke clarifier Tank untuk proses pengendapan partikel solid. Air bersih pada masing-masing Clean Water akan di lingkungan pabrik dan sebagai air baku proses pengolahan kelapa sawit di dalam pabrik. kemudian dialirkan ke Filtration Tank untuk menyaring sisa-sisa flok partikel sehingga diperoleh air yang sudah bersih. SKIP akan mengunakan 2 (dua) buah Steam Turbin masing masing 1. Air dari waduk akan dipompakan ke Raw Water Tank.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA Untuk memenuhi kebutuhan akan energi listrik. Air sungai yang diambil melalui unit intake yang dilengkapi pompa air type centrifugal and suction kapasitas 30 m3/jam. U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-4 .000 kW untuk mil processing dan domestik dan 2 (dua) genset yang masing masing 420 KW dan 124 KW digunakan sebagai sumber energy back up. air yang sudah agak jernih dari Clarifier Tank dialirkan ke dalam Mineralize Tank untuk proses pemberian zat mineral yang sesuai bagi kebutuhan Boiler.

Peta Design Pabrik PKS PT SKIP U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-5 .PT SINAR KENCANA INTI PERKASA Gambar 2.2.

PT SINAR KENCANA INTI PERKASA 2. Kesesuaian lokasi PKS PT SKIP dengan RTRW kabupaten Kotabaru disajikan pada Gambar 2.4. Garis besar komponen rencana usaha dan / atau kegiatan 2. U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-6 .1.3. Kesesuaian lokasi dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kotabaru lokasi rencana kegiatan PKS PT SKIP ini berada pada wilayah Areal Penggunaan Lain.4.

Peta Kesesuaian Lokasi PKS PT SKIP dengan RTRW Kabupaten Kotabaru. U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-7 .PT SINAR KENCANA INTI PERKASA Gambar 2.3.

Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. IPAL. a. Daftar Nomor Wajib Pajak (NPWP) dengan No : 01.01.. seluas 5 hektar yang akan dipergunakan untuk pembangunan pabrik. Untuk perizinan lain yang relevan dengan rencana kegiatan akan diurus lebih lanjut oleh PT SKIP.10-29445 tanggal 16 September 2011 tentang Perubahan Direksi/Komisaris  sesuai Akta No. tentang Izin Pembangunan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PKS) tanggal .10. sesuai Akta No. 78 tanggal 14 Desember 1984. 22 tanggal 14 Oktober 2011.01. Lahan untuk membangun pabrik telah memperoleh ijin lokasi berdasarkan Keputusan Bupati Kotabaru Nomor : . Kalimantan Selatan. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Besar No.2...05.Tahun 2011 tanggal 22 November 2011 tentang Persetujuan  Perubahan Anggaran Dasar Perseroan. Kecil dan Menengah.AH. AHU57192. dan fasiltas pendukung pabrik lainnya.02. Surat keterangan domisili perusahaan dari Pemda DKI Jakarta dengan No : 661/1. dan Perdagangan  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.1. sesuai Akta  No.Uraian Mengenai Komponen Rencana Kegiatan yang dapat Menimbulkan Dampak Lingkungan Komponen rencana usaha dan / atau kegiatan yang diperkirakan akan menimbulkan dampak terhadap lingkungan akan diuraikan berdasarkan tahapan rencana kegiatan yaitu mulai dari tahap Prakonstruksi. AHUAH. U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-8 .728 tanggal 21 Januari 2004 tentang Penggabungan/Merger. 24 tanggal 30 Desember 2003.. C2-3693 HT. Kecamatan Kelumpang Tengah.371. 09. Operasi hingga Pasca Operasi. 2.01. Adapun perizinan yang telah dimiliki oleh PT SKIP yaitu sebagai berikut :  Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia No.TH.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA 2.824. Usaha Mikro.85 tanggal 17 Juni 1984 tentang pendirian PT SINAR KENCANA INTI PERKASA sesuai  Akta No.1. Keputusan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.02. Tahap Pra Konstruksi Perijinan Lahan yang akan digunakan untuk lokasi pembangunan pabrik merupakan lahan milik sendiri yang berada didalam hamparan perkebunan kelapa sawit PT.587.. 1604/1406-P/09-01/PB/VI/2002   dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta..2. Kabupaten Kotabaru.5-092. Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.01 tanggal 16 Agustus 2011. CUM.Mitranusa perkasa yang berada di Desa Sangsang. Konstruksi.01.38125 yang dikeluarkan oleh Suku Dinas Koperasi.4.000 Tanda Daftar Perusahaan Perseroan Terbatas No.02/2012. perkantoran.01.4. perumahan.

Jenis Peralatan Berat dan Peralatan Pendukung No. Pengawas (Supervisor) 2 c. Mekanik 3 JUMLAH 90 3. Tahap Konstruksi Penerimaan tenaga kerja konstruksi Pekerjaan pembangunan PKS PT. Tenaga kerja sipil 30 2. Bagian Pengelasan (Welder) 4 f. Dump Truk 10 5. Mobilisasi Peralatan dan Material Kegiatan mobilisasi mesin. Ahli perakitan (Fitter) 8 d.2. SKIP dilaksanakan oleh kontraktor.Rencana Jumlah Tenaga Kerja Tahap Konstruksi No Uraian Jumlah 1. Logistik 2 i. Sinar Kencana Inti Perkasa. Tenaga kerja Mekanikal/Elektrikal a. Tenaga Kerja Owner a. Mobil Mixer 2 U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-9 . Secara rinci jumlah tenaga kerja yang melaksanakan pembangunan pembangunan PKS PT. Operator 7 j. bata. Site Manager (Kontraktor) 1 b.2.2. semen dan lain diangkut oleh kontraktor pembangunan.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA 2. Instalasi Panel dan Listrik 7 h. peralatan berat dan material dilakukan sebelum kegiatan konstruksi dilaksanakan.4 Tabel 2. Sebagian tenaga kerja yang melaksanakan pembangunan serta fasilitas pendukung sub bulking station secara personil merupakan tenaga kerja yang sudah siap dan mempunyai keterikatan dengan kontraktor bersangkutan serta keberadaannya merupakan tanggungjawab pihak kontraktor. Security 2 JUMLAH 5 TOTAL 95 Sumber: PT.4. Mandor 6 c. Jenis peralatan berat dan peralatan pendukung disajikan pada tabel 2. Tenaga Pembantu (Helper) 20 e. Sinar Kencana Inti Perkasa seperti pada tabel berikut.3 sedangkan jenis material yang digunakan disajikan pada tabel 2. a. Surveyor 2 g. Mobilisasi material seperti seperti pasir. Vibro Compactor 1 3. Nama Jumlah (unit) 1.3. Excavator 2 2. Tabel 2. Site Manager (Owner) 1 b. 2013 b.

Pembersihan lahan (Clearing) dan Pengurugan tanah (cut and fill) Pemanfaatan lahan untuk pembangunan PKS PT SKIP untuk bangunan seluas ±5Ha dengan kapasitas 30 ton TBS/jam. Volume Pekerjaan pada tahap cut & fill Area Jenis Pekerjaan Pekerjaan galian Pekerjaan timbunan Tapak Pabrik Pemadatan Tapak Waduk 135. 6. 2013 Tabel 2. dengan volume pekerjaan cut&fill adalah seperti yang tertera pada tabel berikut. Tabel 2. 7. Jenis Material Pembangunan yang digunakan No Material Volume 1 Split 2000 M³ 2 Semen PC Type 1 @ 50 Kg 8000 Zak 3 Wire Mesh M 6 10000 M² 4 150/200 Macadam Stone 800 M³ 5 Pasir Beton/Cor 1500 M³ 6 Besi Beton > Ø 12 mm 100 Ton 7 Besi Beton  Ø 12 mm 70 Ton 8 Kerikil/koral 800 M³ 9 Bata 5 x 10 x 20 cm 50.517 m³ m³ Sumber: PT. 2013 c.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA No.000 m³ Kap. Pembangunan Sarana dan Prasarana Pabrik dan Fasilitas Pendukung U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-10 . Tapak Kolam Limbah (3 kolam) Volume 53.090 673 m³ m³ Pekerjaan galian Pekerjaan timbunan 75. 8.4. Dalam kegiatan pembersihan lahan (Land Clearing) dari vegetasi/tanaman penutup akan dilakukan secara selektif dan bertahap yaitu hanya pada lahan yang akan terkena kegiatan pembangunan sarana dan prasarana pabrik serta fasilitas penunjangnya. 9 10 Nama Pick Up Mobil Tangki air Genset Pompa Tronton Jumlah (unit) 1 1 3 4 1 Sumber: PT. Sinar Kencana Inti Perkasa.884 25. Sinar Kencana Inti Perkasa.782 m³ Pekerjaan galian Pekerjaan timbunan 74. Sinar Kencana Inti Perkasa.5. 2013 d.000 Bh Sumber: PT.509 m³ & 125.

Konstruksi dinding pabrik sebagian terbuka dan beberapa bagian seperti laboratorium dan workshop akan menggunakan spandeks alumunium. rumah ketel. air yang sudah agak jernih dari clarifier tank di alirkan ke dalam mineralize tank untuk proses pemberian zat mineral yang sesuai bagi kebutuhan boiler. stasiun klarifikasi (clarificiation). dan bagian pengolahan air baku. Pembangunan fasilitas pabrik pengolahan kelapa sawit meliputi kegiatan penyediaan sarana dan prasarana pabrik antara lain : Jembatan timbang. gedung utama pengolahan. sehingga di harapkan pada tahun 2014 unit pengolahan ini telah selesai pembangunannya dan dapat langsung memproses hasil produksi kebun sendiri. Konstruksi bangunan kantor menggunakan konstruksi beton bertulang. Lantai bangunan pabrik dan workshop terbuat dari pelat beton bertulang. bengkel pabrik dan bengkel umum. dan lantai keramik. Air bersih pada masing-masing clean water akan di distribusikan secara berbeda sebagai air baku U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-11 . Adapun pembangunan pabrik tersebut diuraikan sebagai berikut : d.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA PT. pengadukan (digester). Air yang diambil melalui unit intake yang dilengkapi pompa air type centrifugal and suction.1. tangki penimbunan CPO. dan Effluent treatment plant sludge decanter system. Air sungai akan dipompakan ke raw water tank. penimbunan tandan kosong (empty bunch hopper). Penerimaan TBS dan penimbunan (loading ramp). penyediaan air kolam penampungan air untuk pengolahan berikut pompa air dan pipa. gedung work shop dan laboratorium. stasiun kempa (pressing). yang akan dibangun dengan menggunakan struktur pondasi tiang pancang. pembangkit tenaga. Bangunan pengolah air baku Bangunan pengolah air baku terdiri dari unit bangunan intake untuk pengambilan air dan unit kolam/waduk penampungan air untuk proses pengendapan dan netralisasi. bangunan kantor. kemudian dialirkan ke filtration tank untuk menyaring sisa-sisa flok partikel sehingga diperoleh air yang sudah bersih. Bagian loading ramp dan kantor akan dibuat lebih tinggi dari bagian bangunan lainnya untuk memudahkan pembongkaran TBS dan pengawasan pabrik. sedangkan pada bagian laboratorium dan ruang turbin/diesel akan menggunakan lantai keramik. stasiun perebusan. stasiun pengambilan inti (kernel recovery).2. gedung boiler dan diesel. selanjuSinar Kencana Inti Perkasaya dialirkan ke clarifier tank untuk proses pengendapan partikel solid. d. dinding bata di plester dan sebagian akan dibuat partisi teak wood. SKIP akan membangun pabrik dengan kapasitas 30 ton TBS/jam pada tahun 2013. atap asbes gelombang atau genteng beton. Pelepasan buah (threshing). Pembangunan bangunan utama pabrik Bangunan utama pabrik terdiri atas bagian loading ramp. Stasiun rebusan (sterelization).

Material Balance air baku dan Lay out pengolahan air baku disajikan pada gambar tersebut di bawah.3. efluent akhir dapat memenuhi persyaratan untuk di manfaatkan pada lahan di perkebunan kelapa sawit (land application).85% Clarifier 53.92% Boiler 20.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA untuk kebutuhan domestik karyawan di lingkungan pabrik dan sebagai air baku proses pengolahan kelapa sawit di dalam pabrik. Bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Bangunan IPAL pada pabrik di harapkan. Kebutuhan penggunaan air untuk proses dalam pabrik dengan kapasitas 30 ton TBS/jam adalah sebesar 2. 2013) d.500 m3/hari.15% Cleaning 95.1. Bangunan pengolah limbah berupa kolam-kolam tanah dengan dasar dan dinding kolam U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-12 . Material Balance Air Baku (Sumber: PT.4. Gambar Layout Pengolahan Air Baku 100% Raw Water 4.73% Dilution 21.20% Domestik Karyawan Gambar 2. Raw Water Tank Clear Clea r Water Water Tank Tank sungai Untuk Proses Pabrik Untuk Kebutuhan Domestik Karyawan Inlet Filtration Tank (Sumur Dalam) Clarifier Mineralize Tank Tank Gambar 2. Sinar Kencana Inti Perkasa.

4. efluen akhir dapat memenuhi persyaratan untuk di manfaatkan pada lahan di perkebunan kelapa sawit (land application). Tabel 2. Hak-hak tenaga kerja. Tahap Operasi Penerimaan Tenaga Kerja Operasional PKS Ketersediaan tenaga kerja.3.6.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA tidak di cor melainkan berupa tanah biasa. Jumlah kolam pengolahan limbah di perhitungkan sedemikian rupa sehingga mampu menampung limbah cair hasil pengolahan TBS dari pabrik sebelum limbah tersebut layak untuk di manfaatkan pada lahan kebun. keselamatan kerja serta perlindungan tenaga kerja telah dilindungi oleh Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Untuk kegiatan operasional pabrik pengolahan kelapa sawit tenaga kerja yang terserap diprakirakan sebanyak 130 orang. Bangunan lain yang terkait dengan pengelolaan limbah ini adalah pembuatan flatbed system untuk land application di lahan perkebunan sawit yang nantinya akan digunakan untuk memanfaatkan buangan air limbah. 2. Manager 1 KTU 1 KHL U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-13 . Perusahaan akan mempekerjakan penyandang cacat yang memenuhi persyaratan dan kualifikasi pekerjaan. Jumlah kolam pengolahan limbah di perhitungkan sedemikian rupa sehingga mampu menampung limbah cair hasil pengolahan TBS dari pabrik sebelum limbah tersebut layak untuk di manfaatkan pada lahan kebun. untuk gambar dimensi serta banyaknya kolam Instalasi Pengolahan Air Limbah disajikan pada gambar di bawah. Bangunan IPAL pada pabrik di harapkan. Spesifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan disajikan pada tabel berikut. Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenaga Kerjaan serta Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 05/MEN/1996 tentang Manegemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Bangunan pengolah limbah berupa kolam-kolam tanah dengan dasar dan dinding kolam tidak di cor melainkan berupa tanah biasa. jumlah dan spesifikasi tenaga kerja Status karyawan No Uraian Staff Organik KHT 1. Fladbed ini dibuat berbaris di sela-sela tanaman dengan berselang satu baris pada masing-masing blok tanaman. Penerimaan tenaga kerja dengan memperhatikan ketentuan dalam Undang-undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang penyandang cacat. baik kualitas maupun kuantitasnya merupakan bagian penting dalam kegiatan operasional pabrik pengolahan kelapa sawit. Jenis jabatan.2. a.

Proses pengolahan TBS di PKS PT SKIP diuraikan sebagai berikut . Pengolahan TBS Kelapa Sawit menjadi CPO (Crude Palm Oil) Dari potensi produksi TBS maka perkiraan rendemen minyak sawit sebesar 15-24% sesuai umur tanaman dengan perkiraan inti sawit 4. U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-14 .PT SINAR KENCANA INTI PERKASA No 2. d. b.5%. untuk memudahkan pelepasan buah dari jenjang.  Memindahkan jembatan dan melakukan penutupan pintu serta memeriksa pintu serta mengunci pintu.5-5. dengan system triple peak yaitu. Driver 7. Kompon 6. dan untuk melunakkan buah. Di stasiun sterilisasi ini diperlukan uap air panas yang berasal dari Boiler dengan tekanan 2. Pelaksana Satpam TOTAL Grand Total 20 60 8 100 Orang = 130 6 6 10 22 Sumber: Sinar Kencana Inti Perkasa. 2013. Workshop Pengolahan I.5–3 kg/cm2 dengan suhu 1400C dengan waktu perebusan 70-90 menit. Air Condensiate yang masih mengandung minyak ini dialirkan ke dalam Fat Pit (penangkap minyak/lemak) untuk dikutip kembali minyaknya dan selanjut sisa limbah cair dialirkan ke Unit Pengolahan Limbah. Perebusan Proses ini dimaksudkan untuk menghambat aktivitas enzim-enzim yang akan menurunkan kualitas minyak.  Memasang jembatan serta mengunci pada posisi lurus dengan rel.  Memasukan Tandan Buah Segar (TBS) yang telah siap ke dalam sterilizer melewati Conveyor Serapu EFB. Uraian Staff Asisten Kantor Laboratorium Status karyawan Organik KHT KHL 6 10 10 3. Dari proses ini akan menghasilkan condesiate sisa uap yang tercampur dengan kotoran TBS kurang lebih 10% dari proses. dan oprator mesin 5.  Proses perebusan buah dilakukan selaman 80-118 menit.1. 4. II.  Memastikan pintu rebusan dalam keadaan baik.  Membuka pintu sterilisasi dan memastikan bahwa pintu terbuka dengan lebar sehingga tidak mengganggu Tandan Buah Segar (TBS) masuk dalam tabung sterilizer. Rincian detail dari stasiun ini sebagai berikut.

d. Sedangkan jenjang kosong dilewatkan dalam empty bunch convenyor untuk ditampung di pinggir pabrik untuk diangkut dan dipergunakan sebagai pupuk mulsa di lahan kelapa sawit.0 bar selama 6-8 menit  Menaikan tekanan ± 3. Dalam Digester dilakukan pengadukan untuk memudahkan pengambilan minyak dari daging buah. kemudian dilakukan pressan untuk mengambil minyak dari daging buah.3. bertujuan untuk melepas minyak dari daging buah.5 bar selama 10-15 menit  Menurunkan tekanan ± 1.0 bar selama 30-40 menit  Menurunkan dan pembuangan uap dan kondensat selama 10-15 menit  Mengeluarkan buah yang sudah matang dengan cara membuka pintu sterilliser dengan cara mengatur hydrolic membuka dan menutup pintu hingga selesai. Buah yang lepas dari tandannya kemudian dikirim dan diolah dalam alat pengadukan (digester) melalui ban berjalan (fruit conveyor dan Fruit elevator) dan selanjuSinar Kencana Inti Perkasaya dilakukan pengepresan.2. Stasiun ini berfungsi melepas buah dari jajang dengan cara membalik lori buah untuk melakukan bantingan dan rebahan terhadap TBS matang. Massa dari Digester atau daging buah yang belum terlepas/ terpisah dari nut (inti) dimasukkan ke dalam Screw press (mesin kempa).0 bar selama 10-15 menit  Menahan tekanan ± 3. Minyak ini akan dimasukkan ke dalam stand trap untuk memisahkan kotoran pasir secara sentrifugal. Sebagian minyak yang sudah keluar akan langsung dialirkan ke dalam Preheating Tank. Pelepasan buah (Treshing) Keluar dari Sterilizer selanjuSinar Kencana Inti Perkasaya EFB diangkat menggunakan serapu conveyor.5 bar selama 10-15 menit  Menurunkan tekanan ± 0. sehingga berondolan buah akan terpisah dari tandanya. Pengadukan dan Pressan Brondolan buah yang terlepas dari jenjang kosongnya selanjuSinar Kencana Inti Perkasaya akan dicacah/dilumatkan menggunakan alat Digester sampai menjadi seperti bubur. d. SelanjuSinar Kencana Inti Perkasaya minyak akan dipisahkan dari serat dan cairan ikutannya melalui vibrating U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-15 .PT SINAR KENCANA INTI PERKASA  Deaerasi/pembuangan udara dalam sterilliser 2-5 menit  Menaikan tekanan ± 1. Selama pengadukan suhu dijaga agar tetap stabil yaitu 80-95 0C dengan menggunakan uap air.5 bar selama 3 – 5 menit  Menaikan tekanan ± 2. kemudian TBS yang telah masak tersebut dimasukkan ke dalam thresher atau alat penebah.

Proses ini dilakukan dalam Depricarper dimana ampas dipisahkan dari nut secara pnematik. Material Balance proses pengolahan TBS menjadi CPO untuk kapasitas ton TBS/jam disajikan pada gambar 2. Ampas (Press-cake) diembun dengan angin dalam alat dipricarper untuk memisahkan biji (nut) dan sabut.4. Kernel yang keluar dari Kernel Dryng Silo sudah siap untuk dipasarkan. sedang massa padat dimasukan ke dalam Depricarper untuk dilakukan proses pengutipan nut. Minyak yang dihasilkan akan dialirkan ke dalam preheating Tank. sedangkan air dan padatan yang masih mengandung sisa minyak (sludge) dimasukkan ke dalam sludge separator guna memisahkan sisa minyak dari air dan padatan. U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-16 .5. sedangkan air dan padatan yang terpisah dari proses sludge separator ini dibuang sebagai air limbah dan dialirkan ke dalam Unit Pengolahan Limbah. Minyak yang terpisah dari proses Sludge separator ini kembali dimasukkan ke dalam preheating Tank.4. d. Minyak yang sudah terpisah akan dimasukkan ke dalam Oil Purifer.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA screen. Pemisahan Minyak Minyak di dalam Preheating Tank (hasil proses pressan) yang masih bercampur dengan air dan padatan-padatan yang menyertainya kemudian dimasukkan ke dalam clarifikasi tank untuk memisahkan minyak dari air. Minyak kasar (CPO) dikirim ke tangki timbun (storage Tank) dengan menggunakan Oil Transfer Pump.6. Kulit (cangkang) yang keluar dari Cracker Mixture separator akan dipergunakan sebagai bahan Boiler atau perkerasan jalan. sabut kering yang keluar akan masuk ke dalam Cracked Mixture seperator. d. sedangkan Kernel (biji) akan dimasukkan ke dalam pengering (Kernel Drying Silo). Pengutipan Nut (Depricarper) Pengutipan nut (sawit dan cangkang) dimaksudkan untuk mengambil inti sawit dari ampas pressan. Sabut/fiber dihisap dengan menggunakan fibre cylone. d. Pemurnian Minyak Minyak yang masuk ke dalam Oil Purifer akan mengalami proses pemurnian yang kemudian dikeringkan pada Vacum Oil Dryer sehingga diperoleh minyak (CPO) dengan kadar air dan kotoran yang memenuhi standard.

Limbah dari pabrik pengolahan kelapa sawit berupa limbah cair. Namun volume limbah ini juga menurun sejalan dengan pemanfaatannya untuk bahan bakar Boiler. 3) Janjang kosong sebagai hasil dari proses pemisahan buah dari tandannya dengan mesin Thresser yang menghasilkan janjang kosong sekitar 250 kg/ton TBS.5. Penanganan Limbah PKS Limbah adalah suatu bahan yang merupakan buangan dari proses pengolahan tandan buah segar kelapa sawit untuk memperoleh hasil utama dan hasil sampingan. 1) Remah janjang dan pasir. 6) Padatan (solid). Cangkang juga dimanfaatkan sebagai bahan bakar Boiler namun jumlahnya relatif sedikit. yaitu lumpur padat hasil pemurnian minyak sawit di mana dengan menggunakan Decanter akan terjadi pemisahan dalam tiga bentuk. Jumlah limbah ini sangat sedikit dan dapat diabaikan sebagai potensi limbah. 5) Cangkang (shell). namun diperhatikan untuk perawatan peralatan pabrik. dan gas.7. merupakan hasil pengupasan inti sawit dari cangkangnya. limbah padat. Sebagian kecil dari limbah ini digunakan untuk tambahan serabut dan cangkang sebagai bahan bakar Boiler. Jenis limbah yang dihasilkan dari tiap tahapan proses di mana limbah tersebut dihasilkan adalah sebagai berikut. merupakan hasil pemisahan buah sawit (yang sudah diperas minyaknya) dengan inti sawit (kernel). Volume serabut mencapai 145 kg/ton TBS.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA Gambar 2. 2) Kondensasi uap muncul sebagai hasil dari proses sterilisasi TBS dengan penyemburan uap oleh Boiler. yaitu : U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-17 .15 m3/ton TBS. limbah ini muncul pada saat penuangan TBS dari truk ke dalam lori untuk diproses. Volumenya mencapai 80 kg/ton TBS. Material Balance proses pengolahan TBS menjadi CPO d. volumenya sekitar 0. 4) Serabut (fiber).

di mana air untuk produksi dari waduk mengalami proses pengolahan yang pada suatu saat harus dibersihkan (peralatan pengolahan air).7. 10) Pencemaran akibat proses perawatan :  Limbah pencucian air proses. Volume padat yang dihasilkan Decanter sebanyak 12 kg/ton TBS.50 Jumlah Lmbah (kg/jam) 12.  Limbah minyak pelumas mesin. Dari pabrik jenjang kosong akan diangkut dengan menggunakan truk untuk dibawa ke lahan tanaman sawit. Janjang kosong 21 2. 9) Limbah atau cemaran lain yang tidak terbentuk selama proses produksi. cairan. Dalam jumlah yang relatif sedikit limbah jenjang kosong ini dimanfaatkan sebagai tambahan U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-18 .400 2. Berdasarkan perhitungan prakiraan bahwa limbah potensial maksimal yang akan dihasilkan dari pabrik berdasarkan kapasitas maksimal 80 ton TBS/jam yaitu seperti nampak pada tabel 2. Prakiraan Limbah Potensial yang Dihasilkan Persentase (%) dari No Jenis Limbah Kapasitas Maksimum pabrik 1. kebocoran.450 6. Limbah Padatan (Solid 4 Decanter) 4. atau limbah yang berbentuk lumpur.400 3. merupakan konsekuensi logis dari proses perawatan mesin-mesin pabrik. pencemaran ini dihasilkan dari proses pengolahan limbah cair dengan proses pembusukan oleh bakteri. 8) Gas umumnya berasal dari operasi Boiler dan partikel yang tidak tertangkap oleh alat penangkap debu (dust collector). 7) Limbah cair dihasilkan dari banyak proses akibat drainase. 2011 Pengolahan masing-masing jenis limbah di atas adalah sebagai berikut : 1. Diperkirakan tingkat kebisingan dalam pabrik dapat mencapai 90 dB(A). Serabut (Fiber) 12.750 Sumber : Perhitungan Tim Studi. Janjang kosong akan dimanfaatkan sebagai pupuk yang diberikan dalam bentuk mulsa di kebun tanaman kelapa sawit. Total limbah cair (Final 59 Effluent) 3.  Bau. yang dihasilkan dari mesin dan peralatan selama proses produksi baik yang berdampak pada pekerja pabrik maupun penduduk yang berada di sekitar sumber pencemaran. Cangkang 5. Tabel 2. seperti :  Kebisingan. dan minyak.000 35.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA padatan.7.75 5.

dilakukan dengan memasang cerobong asap setinggi di atas 20 meter yang di dalamnya dilengkapi dengan alat penangkap debu (dust collector) untuk mengendapkan partikel debu. Limbah padatan (solid) direncanakan akan dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman sawit serta sebagai bahan penimbun baik untuk rawa. atau lainnya. selanjutnya keluaran dari pengolahan ini (effluent) dari kolam anaerobic akan dimanfaatkan sebagai pupuk cair untuk tanaman sawit yang dikenal dengan Land Application. Cangkang dimanfaatkan untuk bahan bakar Boiler. 5. 4. kemudian abunya dimanfaatkan untuk pupuk mineral. Abu hasil proses pembakaran di boiler dapat dimanfaatkan sebagai pupuk pada tanaman kelapa sawit.59 M3/ton TBS x 80 ton TBS/jam = 35. udara dan tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenjang kosong dapat digunakan sebagai media berbiak dari sejenis jamur yang memiliki nilai jual tinggi. Sifat fisik limbah cair yang dihasilkan berupa cairan pekat kecoklatan. Beberapa temuan teknologi makanan ternak. adalah 0. Serabut (ampas) hasil proses pengepressan akan dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar utama untuk Boiler. Tindakan pengolahan atau penanganan terhadap limbah gas untuk mengurangi pelepasan partikel debu di udara. Total limbah cair yang dihasilkan berkisar 59% (0. Apabila pabrik beroperasi selama 18 jam per hari. Asap yang relatif bebas debu ini dikeluarkan melalui cerobong (Chimney) akan dibuang ke udara lepas untuk selanjutnya dinetralisir oleh atmosfer bebas.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA bahan bakar Boiler dan dapat juga untuk bahan pembuatan jalan (campuran lapisan bawah).2 m3/hari. 6. Air limbah yang berasal dari tahap produksi minyak kelapa sawit. 2. Dengan demikian jumlah limbah cair pada saat kapasitas pabrik hanya 80 ton TBS/jam. tebing. cekungan. U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-19 . Limbah cair akan diolah pada instalasi/unit pengolahan air limbah (IPAL). Hidroksiklon yang dipakai untuk memisahkan daging-dalam dari batok juga merupakan sumber utama air limbah (10% jumlah limbah cair). Tahap sterilisasi (15% jumlah limbah cair) dan penjernihan (75% jumlah limbah cair) adalah sumber utama air limbah. Cangkang juga dimanfaatkan untuk perkerasan jalan lapisan atas dan sebagai bahan dasar karbon aktif.59 m 3 per ton TBS yang diolah. Limbah gas yang potensial di pabrik pengolahan kelapa sawit berupa asap dan debu hasil pembakaran pada unit Boiler. berbau dan mengandung minyak. 3.4 m 3/jam atau 637. Sisa serabut yang masih ada dapat juga digunakan bersama-sama jenjang kosong untuk pembuatan jalan sebagai campuran lapisan bawah. mengandung senyawa organik yang berpotensi sebagai polutan terhadap air.

MOP dan Kieserit. sehingga perlu dilakukan pengelolaan dan penanganan lebih lanjut untuk menurunkan bahan-bahan organik yang terkandung dalam limbah. 1994 dalam Sa’id Gumbira. mempersyaratkan bahwa konsentrasi BOD tidak boleh melebihi 5.45.8.000 mg/l dan nilai pH berkisar 6-9 dengan demikian limbah U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-20 . maka dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber nutrient untuk tanaman sawit.8. 2. 6. 1996 kandungan bahan-bahan organik yang ada di dalam air limbah dari proses pengolahan buah sawit memiliki kandungan bahan organik yang sangat tinggi.3 103 351 182 Sumber : Sixt. 3 4. 8.000 35. Menurut Sixt. 3.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA Air limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan buah sawit berpotensi mencemari lingkungan bila langsung dibuang ke perairan umum atau lahan terbuka. 4.Konsentrasi air limbah kelapa sawit disajikan pada tabel 2.30.000 4 Sumber : Sixt. Tabel 2. 1.000 48. TSP 46% P2O5 atau SP36. 1996 Jika dilihat dari kandungan unsur yang ada. menunjukkan bahwa air limbah kelapa sawit setelah diolah melalui IPAL dengan proses biologis ternyata mengandung unsur hara yang cukup tinggi. 7.000 .000 . 1996 Mengingat tingginya kandungan bahan organik yang ada. Kadar Hara Sesuai Pupuk (mg/l) Konsentrasi (mg/l) 1.500 . UREA 45% TSP 46%P2O5 MOP 60% K2O Kieserit 26%MgO 19. Diharapkan dengan pemanfaatan limbah cair ini pada lahan perkebunan dapat menghemat pupuk terutama pupuk Urea.9.Kandungan Unsur Hara Pada Air Limbah Kelapa Sawit No. Kandungan unsur hara pada air limbah kelapa sawit disajikan pada tabel 2. yang merupakan salah satu indikator untuk mengetahui kandungan bahan organik. 1994 dalam Sa’id Gumbira.2. maka limbah cair kelapa sawit setelah proses pengolahan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk.000 105 216 1. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya nilai BOD dan COD.Konsentrasi Air Limbah Kelapa Sawit No. Berdasarkan hasil studi pustaka.9. Parameter BOD5 COD Padatan Terlarut Padatan Total Nitrogen Total Fosfat Minyak/Lemak pH Satuan mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l mg/l - Konsentrasi 20. Berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 28 Tahun 2003 tentang Pedoman Teknis Pengkajian Pemanfaatan Air Limbah dari Industri Minyak Sawit pada Tanah di Perkebunan Kelapa Sawit. Tabel 2. 1994 dalam Sa’id Gumbira. 2. 5.000 28.

150 Minyak/Lemak (mg/l) 8. proses perijinan serta desain teknis U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-21 .PT SINAR KENCANA INTI PERKASA yang dihasilkan akan diolah terlebih dahulu melalui proses pengolahan biologis. No.2. maka sistem yang digunakan untuk aplikasi limbah adalah flat bed dengan pertimbangan tingkat kelerengan di lokasi studi yang relatif datar. merupakan salah satu sistem yang memberikan keuntungan dalam penangan limbah. Palm oil Refinery Wates Treatment. 3.000 1.6 6–7 Sumber : Chin.10. Konsentrasi Air Limbah Untuk Land Application Kualitas Air Kualitas Air Limbah Parameter Limbah sebelum untuk Land diolah di IPAL Aplication BOD (mg/l) 25. 5.400 820 pH 3. .10. Limbah yang diolah dengan cara tersebut dapat dimanfaatkan sebagi bahan pupuk. Tabel 2.000 COD (mg/l 53.600 5. Untuk itu PT SKIP akan melakukan kajian terlebih dahulu selama 1 (satu) tahun. Luas lahan yang akan digunakan untuk pengkajian pemanfaatan air limbah ini adalah sebesar 10% . 1981.600 TSS (mg/l) 19.20% dari total luas lahan yang dibutuhkan.000 3. Proses biologis dan aplikasi lahan (land application System = LAS). 4. Luas lokasi yang dibutuhkan untuk pemanfaatan air limbah dihitung dengan menggunakan persamaan : LuasLokasi  Debit Air Limbah (m 3 / tahun) Dosis Air Limbah (m 3 / Ha / tahun) Berdasarkan hasil survey pendahuluan di lokasi studi. Ilustrasi Flat Bed Berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 28 Tahun 2003 tentang Pedoman Teknis Pengkajian Pemanfaatan Air Limbah dari Industri Minyak Sawit pada Tanah di Perkebunan Kelapa Sawit.5–4. Gambar 2. 1. 2. Konsentrasi bahan organik yang diharapkan keluar dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk Land Application sebagaimana disajikan pada tabel 2.

Pengangkutan CPO dari pabrik akan menggunakan armada angkutan truk tangki CPO yang berkapasitas 8 dan 12 ton. kantor serta polyklinik dan lainnya akan diserahkan kepada pemerintah daerah setempat untuk dapat digunakan masyarakat atau pemerintah setempat.4. Tahap Pasca Operasi Demobilisasi peralatan dan material Alat-alat berat dan peralatan serta material yang masih dapat digunakan akan dipindahkan kelokasi kegiatan lain milik perusahaan untuk dapat dipergunakan kembali. Pelepasan tenaga kerja pada tahap pasca operasi dilakukan secara bertahap dan diberi waktu kepada pekerja untuk mencari pekerjaan lain jauh-jauh hari sebelum perusahaan menghentikan kegiatan. a. sedangkan bangunan seperti gudang. Air limbah proses pengolahan kelapa sawit disamping dimanfaatkan untuk Land Application. 2. Pelepasan tenaga kerja Pelepasan tenaga kerja dilakukan setelah perusahaan tidak lagi beroperasi. b. c. Pada studi ini hanya akan disajikan dan diuraikan secara ringkas mengenai rencana pemanfaatan air limbah tersebut. 8. Pendistribusian Produk CPO Hasil akhir pengolahan berupa minyak sawit mentah atau CPO (Crude Palm Oil) dan Inti Sawit atau PKO (Palm Kernel Oil) yang dihasilkan dalam proses pengolahan TBS di PKS akan diangkut menggunakan truk tangki ke Pelabuhan di Kotabaru. sedangkan untuk karyawan yang tidak dapat diperpanjang serta tidak mendapat pekerjaan lain akan U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-22 . Partikel.4. Selain itu untuk karyawan yang berprestasi dan masih muda akan dipromosikan untuk dapat bekerja di lokasi lain yang sejenis yang membutuhkan sumberaya manusia yang terdidik dan berprestasi sehingga dapat terus meningkatkan prestasinya. base camp. Volume yang dihasilkan relatif kecil dan dimanfaatkan sebagaimana limbah padatan yang lainnya seperti di atas.2. Kalimantan Selatan. 7. SelanjuSinar Kencana Inti Perkasaya. dikelola dengan menggunakan perlengkapan keselamatan kerja berupa ear protector dan masker. Kebisingan dan bau.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA untuk pemanfaatan air limbah akan dilakukan tersendiri. merupakan hasil tangkapan dari peralatan dust collector. juga akan dimanfaatkan sebagai bahan kompos (komposting). CPO dan inti sawit akan dipasarkan di pasar luar negeri (diekspor) maupun dipasarkan di pasar domestik untuk pemenuhan kebutuhan bahan baku industri oleochemical dalam negeri.

6.5. Komponen Fisika Kimia A. Jumlah Curah Hujan Harian selama tahun 2008-2012 U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-23 .PT SINAR KENCANA INTI PERKASA dibekali dengan dibekali pelatihan berwirausaha sebelumnya atau akan diberi modal usaha secara berkelompok.1. Berdasarkan data dari hasil pengukuran. curah hujan selama 5 tahun terakhir berkisar dari 1.5. Curah hujan Curah hujan adalah salah satu yang diperhatikan untuk mengukur setiap dampak dari kegiatan.779 mm/tahun. Jumlah Curah Hujan Bulanan selama tahun 2008-2012 Tabel 2. Uraian Komponen Lingkungan Hidup 2.12. Secara lebih detail jumlah curah hujan dan jumlah hari hujan selama 5 tahun terakhir disajikan pada tabel berikut: Gambar 2. agar mantan karyawan dapat mendirikan usaha mandiri. Pola curah hujan di lokasi studi selama tahun 2008-2012 Tabel 2.756 mm/tahun hingga 2. 2.11. Dimana curah hujan tertinggi terdapat pada bulan bulan April tahun 2011 dan terendah pada bulan September 2012.

sedangkan prakiraan bulan kering umumnya berlangsung pada April hingga November. Topografi Topografi di areal PT. dengan 7 bulan basah (Curah Hujan > 200 mm/bulan) dan periode bulan lembab (Curah Hujan 100 – 200 mm/bulan). SKIP dan sekitarnya merupakan daerah datar sampai berombak dan berdasarkan hasil analisis spasial menggunakan data DEM SRTM.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA Berdasaran kriteria Oldman. Periode bulan basah umumnya berlangsung pada bulan Desember hingga Maret. ketinggian wilayah berkisar antara 0 . Gambaran kondisi topografi disajikan pada Gambar 2.7. U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-24 . maka lokasi studi termasuk zona agroklimat B. B.47 meter dari permukaan laut (mdpl).

PT SINAR KENCANA INTI PERKASA Gambar 2. Peta Topografi Lokasi Studi U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-25 .7.

Kualitas Udara dan Kebisingan 1. Morfologi umum sungai yang melintasi areal pabrik adalah pola aliran dari anak anak sungai adalah dendritik atau sub paralel dendritik. Anak-anak sungai ini sifatnya berair sepanjang tahun. Adapun hasil pengukuran kualitas udara dan tingkat kebisingan lebih difokuskan pada lokasi pabrik PKS PT. SKIP termasuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Bangkalan. Sungai yang mengalir di dalam areal pabrik yaitu sungai.13. a. dan 100 meter dari tepi sungai utama merupakan area yang ditumbuhi oleh tumbuh-tumbuhan U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-26 . SKIP D. SKIP sebagaimana tersaji pada Tabel 2. Kualitas Udara Ambien Untuk mengetahui keadaan kualitas udara dan tingkat kebisingan di lokasi studi pabrik kelapa sawit PT.13. Hasil Analisis Laboratorium Kualitas Udara Ambient di Lokasi Pabrik PKS PT.. Tabel 2..PT SINAR KENCANA INTI PERKASA C. dan ada pula yang berair hanya pada musim penghujan saja.8.Untuk mengetahui kondisi DAS disekitar lokasi studi dapat dilihat pada Gambar 2. Buffer Area Sungai Buffer area pada sempadan Sungai yaitu 50 meter dari tepi anak-anak sungai. Hidrologi Lokasi Pabrik PT. SKIP dihimpun dari data dan informasi terkait lokasi studi. Hasil pengukuran kualitas udara ambien selanjutnya dibandingkan dengan Baku Mutu Lingkungan (BML).

baik pada waktu musim hujan maupuh.79 m3/det. b. E. dan ada pula yang berair hanya pada musim penghujan saja.kemarau. dimana hasil uji menunjukkan kualitas air sungai dibawah paramaterparameter yang dipersyaratkan oleh PP No. dimana pada intinya digunakan untuk mengelola sempadan sungai tetap lestari.82 tahun 2001. kalaupun ada yang melebihi tidak beresiko pada kesehatan masyarakat seperti pada kadar kalsium yang jika berlebih baik untuk penurunan toksiksitas beberapa senyawa kimia (Hefni. Untuk menjaga kondisi sempadan sungai tetap terjaga kelestariannya. pihak perusahaan melaksanakan perlindungan. dan debit sesaat sungai yaitu 44. dan tidak melakukan penanaman pada 50 meter dari tepi anak-anak sungai. Sifat dan Pola Aliran Anak-anak sungai ini sifatnya berair sepanjang tahun. Hasil pengujian kualitas air sungai sebelumnya menunjukkan kualitas air sungai masih tergolong baik. U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-27 . c. Kualitas air Permukaan Kualitas air permukaan yang dimaksud adalah sungai (sangsang) merupakan salah satu aspek penting yang diperkirakan akan berubah setelah ada kegiatan. Untuk mendapatkan kualitas air sungai dilakukan pengukuran secara laboratorium secara berkala.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA pada kiri. Secar lebih detail hasil pemantauan kualitas air sungai sangsang disajikan pada tabel 2. Debit Sungai Aliran air dari sungai tersebut tidak pernah kering.13. seperti tercantum pada SOP perlindungan sempadan sungai. hal ini dikarenakan sungai merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan masyarakat sekitar lokasi kegiatan pembangunan. dan 100 meter dari tepi sungai utama. 2003). dan kanan sungai tersebut. Untuk morfologi umum sungai sungai yang melintasi areal pabrik adalah pola aliran dari anak anak sungai adalah dendritik atau sub paralel dendritik.

PT SINAR KENCANA INTI PERKASA Gambar 2. Peta Daerah Aliran Sungai (DAS) dilokasi studi U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa III-28 .8.

Hilir Sungai Sangsang Tanah Jenis tanah diperoleh dari informasi peta Landsystem skala 1:250. U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa II-29 .hydraquents.14. Hulu Sangai Sangsang 2. eutropepts.Tropotolists dan sebagian kecil asosiasi sulfaquents .PT SINAR KENCANA INTI PERKASA Tabel 2.8. 1998) terdiri dari 2 jenis tanah yaitu Asosiasi Rendolls . Hasil Analisis Laboratorium kualitas air sungai (Sangsang) dilokasi studi 1. Keterangan : F.000 dengan kategori great group (USDA. Untuk mengetahui jenis tanah tersebut dapat dilihat pada gambar 2.

Peta Jenis Tanah di Lokasi Studi U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa II-30 .PT SINAR KENCANA INTI PERKASA Gambar 2.9.

(2) vegetasi semak-belukar. yang rusak karena ulah manusia. Daya dukung ekosistem hutan alam dapat ditunjukkan oleh fungsinya sebagai pelindung tanah. Daftar ekosistem yang rusak karena manusia sudah panjang. U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa II-31 . Sejumlah besar spesies menghilang dengan cepat (beberapa di antaranya telah punah untuk selamanya) karena perburuan. Peningkatan kualitas lingkungan yang diperankan oleh tumbuhan disebabkan oleh kemampuannya melakukan proses fotosintesis yang dapat menyerap gas buang (gas CO2) dan menghasilkan oksigen (O2) yang bermanfaat bagi manusia dan hewan untuk proses respirasi atau pernafasan. habitusnya serta lapisan dan ketebalan tajuk yang dimiliki oleh suatu jenis tumbuhan. air. tempat berlindung dan berkembangbiak serta sumber makanannya. lingkungan agroklimat. iklim bumi juga terganggu karena adanya polusi di atmosfer karena penggudulan hutasn (Primack dkk. A. keanekaragaman telah berkurang. 1998). yaitu (1) tipologi ekosistem hutan alam. Selain itu vegetasi dapat meredam kebisingan dan pelindung tanah berdasarkan kondisi pertumbuhannya. serta daerah penyebarannya. serta (3) tipologi ekosistem binaan atau vegetasi budidaya pekarangan dan kebun penduduk. Vegetasi Darat Keanekaragaman jenis vegetasi dapat menggambarkan stabilitas suatu ekosistem yang mendukung kehidupan satwaliar baik sebagai habitat. Parameter tumbuhan pada ekosistem hutan alam (vegetasi alami) ditujukan untuk mengetahui potensi. tujuan pemanfaatan serta daerah penyebarannya. pengamanan dan pelestariannya). peredam suara dan estetika lingkungan (keindahan alam). komposisi dan keanekaragaman jenis tumbuhan (flora). perusakan habitat dan dampak negatif dari pemangsa (predator) dan pesaing (competitor). Siklus hidrologi dan kimia alami terganggu oleh pembukaan lahan yang menyebabkan kerusakan yang teramat sangat.5. Daya-dukung habitat bagi kehidupan satwaliar ditentukan oleh kualitas lingkungan yang membentuknya (tanah.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA 2. tujuan pemanfaatan.2. Komponen Biologi Pada komunitas biologi (sebagai spesies yang menempati tempat tertentu dan mengalami interaksi antar spesies) yang memerlukan waktu berjuta-juta tahun untuk berkembang banyak. pelunak iklim mikro atau peneduh. Pengamatan tumbuhan (vegetasi) di areal kerja PT SKIP ditujukan pada tiga tipologi ekosistem. serta peran manusia dalam perlindungan. Sedangkan pada tipe ekosistem binaan (vegetasi budidaya) ditujukan untuk mengetahui keanekaragaman jenis.

Hal ini dilakukan untuk membangun kesetaraan antara laki-laki dengan perempuan dalam pembangunan yang sebelumnya proses pembangunan berjalan sangat paternalistik.15. Sex rasio paling tinggi terdapat di desa Tebing Tinggi yakni 125. Sementara untuk desa dilokasi studi (desa Sang sang) jumlah penduduk dan KKnya tahun 2011 sebanyak 2532 orang dan 895 KK. Tabel 2.15. 2012 bahwa jumlah penduduk di Kecamatan Kelumpang tengah tahun 2011 tercatat sebanyak 12. Kalimantan Selatan secara keseluruhan adalah 1363. Kota Baru. Perbandingan jenis kelamin ini dilakukan berguna untuk pengembangan pembangunan yang berwawasan gender.12 dan yang paling rendah terdapat pada desa Tanah Rata yakni 82. Kependudukan Berdasarkan data Potensi Desa (Podes). Kab. Untuk mengetahui Jumlah dan perbandingan penduduk perdesa berdasarkan jenis kelamin di Kecamatan Kelumpang Tengah disajikan pada tabel 2. Jumlah penduduk dan Kepala Keluarga perdesa di Kecamatan Kelumpang Tengah pada tahun 2011 No Jumlah Desa Jumlah Keluarga penduduk 1 Tanjung Batu 875 336 2 Sungai Pinang 385 117 3 Sungai Punggawa 518 160 4 Tanjung Selayar 281 84 5 Senakin 608 195 6 Senakin Seberang 401 125 7 Tanah Rata 237 101 8 Sebuli 646 175 9 Sembilang 879 285 10 Tamiang Bakung 1164 390 11 Tebing Tinggi 484 157 12 Sang sang 2532 895 13 Geronggong 3783 970 Jumlah 12793 3990 Sumber: Data Potensi Desa (PODES). Sosial Ekonomi dan Budaya a.3.31 dan untuk desa dilokasi studi (desa Sang sang) yaitu sebesar 114.16 1 Sex ratio atau Rasio Jenis Kelamin (RJK) adalah perbandingan jumlah penduduk laki-laki dengan jumlah penduduk perempuan per 100 penduduk.58. 2012 Sementara untuk sex ratio1 penduduk Kecamatan Kelumpang Tengah.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA 2.5.793 orang dan untuk jumlah Kepala Keluarga (KK) dari total jumlah penduduk tersebut sebanyak 3990 KK. U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa II-32 .95. Untuk mengetahui jumlah penduduk dan KK perdesa di kecamatan Kelumpang Tengah pada tahun 2011 disajikan pada tabel 2.

PT SINAR KENCANA INTI PERKASA Tabel 2.44 9 Sembilang 449 430 104. informal dan non formal. Menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS). Kotabaru.95 Sumber: Data Potensi Desa (PODES).32 2 Sungai Pinang 202 183 110.58 13 Geronggong 1998 1785 111.85 11 Tebing Tinggi 269 215 125. sistematis dan berjenjang baik secara formal.62 5 Senakin 314 294 106. 1 Buah SMU dan 1 Buah Pondok Pesantren. Desa yang memiliki sekolah palng banyak adalah Desa Tanjung Batu yakni 1 buah TK. 2012 b. Hampir setiap desa memiliki TK dan Sekolah Dasar. Berdasarkan data Potensi Desa (PODES) Badan Pusat Statistik (2012) di Kecamatan Kelumpang Tengah.16.93 Jumlah 6668 6125 1363.12 12 Sang sang 1352 1180 114.31 8 Sebuli 305 341 89.SD. madrasah diniya 6 buah.42 10 Tamiang Bakung 644 520 123. proses pembangunan pendidikan membutuhkan sarana/infrastruktur pendidikan yang baik. 1 buah SD. Lebih lanjut jumlah sekolah perdesa di Kecamatan Kelumpang Tengah disajikan pada tabel 2. lalu Sekolah Menengah Umum (SMU) dan Sekolah Luar Biasa (SLB) masing-masing 1 buah.72 7 Tanah Rata 107 130 82. Jumlah dan perbandingan penduduk perdesa berdasarkan jenis kelamin di Kecamatan Kelumpang Tengah pada tahun 2011 No Desa Laki-laki Perempuan Sex ratio 1 Tanjung Batu 436 439 99. Untuk sekolah setingkat perguruan tinggi/akademi belum terdapat di kecamatan lokasi studi ini.17. Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Pondok Pesantren masing-masing 3 buah. Jumlah Sekolah Perdesa di Kecamatan Kelumpang Tengah pada tahun 2011 U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa II-33 .17 Tabel 2.80 6 Senakin Seberang 194 207 93. Kab. Provinsi Kalimantan Selatan sekolah yang paling banyak adalah Sekolah Dasar (SD) sebanyak 11 buah. pendidikan nasional harus dijalankan secara terukur. Pendidikan Pendidikan adalah aspek yang sangat penting dalam pengembangan sumberdaya manusia. Kualitas pendidikan sangat menentukan proses pembangunan baik secara regional maupun nasional.SMP dan SLB masing-masing 1 buah sedangkan untuk tingkatan SMU tidak ada. Sementara untuk desa dilokasi studi (desa Sang sang) sekolah yang ada hanya TK.38 3 Sungai Punggawa 253 265 95. kemudian Taman Kanak-Kanak (TK) 10 buah. Untuk itu.47 4 Tanjung Selayar 145 136 106. 1 Buah SMP.

Hal ini dapat dilihat juga dari data potensi U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa II-34 . Dari 13 desa hanya dua desa yang tidak didominasi mata pencaharian pertanian yakni Desa Sembilang dan Desa Geronggong masing-masing bermata pencaharian disektor industri olahan dan pertambangan. Selain pengelolaannya. Kesehatan Lingkungan dan Masyarakat Kesehatan lingkungan dan masyarakat pada hakekatnya adalah kondisi atau keadaan lingkungan yang optimum. 2. Desa Tanjung Selayar adalah desa yang paling sedikit keluarga yang bekerja disektor pertanian yakni 15 keluarga (Badan Pusat Statistik. Kota Baru. Penggunaan air bersih untuk kebutuha mandi. Data Potensi Desa.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA N o 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Desa Tanjung Batu Sungai Pinang Sungai Punggawa Tanjung Selayar Senakin Senakin Seberang Tanah Rata Sebuli Sembilang Tamiang Bakung Tebing Tinggi Sang sang Geronggong Jumlah TK SD SM P SM U AKADEMI /PT SL B PONP ES 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 11 1 1 1 3 1 1 - 1 1 1 1 1 3 Madrasa h Diniyah 1 1 1 1 2 6 Sumber: Data Potensi Desa (PODES). cuci dan minum seluruh masyarakat di Kecamatan Kelumpang Tengah termasuk desa Sang sang (lokasi studi) sungai merupakan pilihan satu-satunya sebagai sumber air bersih. Sumber Air Bersih Air bersih merupakan faktor yang sangt penting membentuk kesehatan masyarakat.5. Kab.4. Desa di wilayah Kecamatan Kelumpang Tengah. Adapun ruang lingkup kesehatan yang dimaksud dalam kajian ini adalah : a. Keadaan tersebut harus berpengaruh positif terhadap status kesehatan yang optimum pula. Mata Pencaharian Kondisi geografis wilayah sangat menentukan jenis mata pencaharian atau pekerjaan masyarakat di wilayah tersebut. tingkat kebersihan air dapat diukur dari sumber air tersebut.2012). Kalimantan Selatan didominasi oleh mata pencaharian disektor pertanian. Desa Sang Sang (lokasi studi) adalah desa yang memiliki jumlah keluarga dengan mata pencaharian di sektor pertanian yakni 200 Keluarga. 2012 c.

minum mandi. cuci.minum mandi.minum 2 3 Sumber: Data Potensi Desa (PODES).minum mandi. 2012) c. Wilayah Kecamatan Kelumpang Tengah.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA desa tahun 2012 (BPS.minum mandi. Pembuangan Sampah Sampah harus dapat dikelola dengan baik karena dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat.minum mandi. Sumber air bersih dan Pemanfaatannya per desa di Kecamatan Kelumpang Tengah pada tahun 2011 No 1 Desa Sumber Air Pemanfaatan Tanjung Batu Sungai Pinang sungai sungai mandi. cuci. Sumber sampah utama adalah sampah keluarga.minum mandi. Sehingga penyebaran penyakit juga semakin mudah.18. cuci. cuci dan kakus (MCK) (Data Potensi Desa. cuci. telah menunjukkan Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHBS). Hal ini ditandai dengan setiap masyarakat di masing-masing desa kecamatan Kelumpang Tengah ini relatif telah memiliki jamban sendiri yang dapat dimanfaatkan untuk sarana mandi.minum mandi.18). cuci.minum 4 5 6 7 Sungai Punggawa Tanjung Selayar Senakin Senakin Seberang Tanah Rata sungai sungai sungai sungai sungai mandi. cuci. cuci.minum mandi.BPS.minum 8 9 10 11 12 13 Sebuli Sembilang Tamiang Bakung Tebing Tinggi Sang sang Geronggong sungai sungai sungai sungai sungai sungai mandi. cuci. Selain itu sampah menimbulkan kesan pemandangan buruk dan mengganggu penciuman disekitar tumpukan sampah. U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa II-35 . cuci. cuci. Berikut akan disajikan sumber air bersih dan Pemanfaatannya oleh masyarakat perdesa di kecamatan kelumpang tengah (Tabel 2. Pembuangan Kotoran manusia/Jamban Pembuangan kotoran manusia menjadi salah satu indikator tingkat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat. cuci. Tabel 2. cuci. 2012 b. cuci.minum mandi. Tidak jarang di wilayah tertentu memanfaatkan alam terbuka untuk membuang kotoran manusia.minum mandi. Untuk itu diperlukan tempat khusus untuk menampung/membuang kotoran manusia yang biasa disebut jamban. Sampah selain dapat menyebabkan dampak kerusakan lingkungan juga berperan dalam penyebaran penyakit di masyarakat.2012) bahwa belum ada masyarakat yang memanfaatkan jaringan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) ataupun sumber air lainnya.

Berdasarkan data potensi desa tahun 2012 (BPS. Puskesmas e. Polindes obat/jamu Ul. Untuk desa dilokasi studi (desa Sang sang) sarana kesehatan yang ada yaitu PUSTU dan Posyandu. terdapat 1 buah posyandu yang aktif setiap bulannya dan sarana kesehatan lainnya yakni PUSKESMAS. RS bersalin d.PT SINAR KENCANA INTI PERKASA Wilayah Kecamatan Kelumpang Tengah. Rumah Sakit b. Praktek dokter i. Setiap desa di Kecamatan Kelumpang Tengah. Poliklinik f. Selain itu dari 13 desa dikecamatan Kelumpang Tengah terdapat Empat desa yang menjadikan sungai sebagai tempat pembungan sampah. Berikut akan disajikan sarana kesehatan perdesa di kecamatan Kelumpang Tengah (tabel 2. n g aApotek n (UKL)dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) c.2012) mayoritas masyarakat membuang sampah di sungai ataupun di lubang pembungan yang dibuat sendiri atau langsung dibakar. PUSTU g. PUSTU (Puskesmas Pembantu).19. Sarana Kesehatan Sarana kesehatan sangat penting menentukan tingkat kesehatan masyarakat karena akan berkaitan dengan tingkat pelayanan kesehatan. d. Praktek bidan h.19). Tabel 2. hanya memiliki satu TPS (Tempat Pembungan Sampah). Poskesdes j. Sarana kesehatan perdesa di Kecamatan Kelumpang Tengah pada tahun 2011 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Desa A b c d e f g H i J k l Tanjung Batu Sungai Pinang - - - 1 - - - - - - 1 1 - - Sungai Punggawa Tanjung Selayar Senakin Senakin Seberang Tanah Rata Sebuli Sembilang Tamiang Bakung Tebing Tinggi Sang sang Geronggong Jumlah - - - 1 2 1 1 1 3 1 1 1 1 - - 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 13 - 1 1 *keterangan U pay a a. praktek dokter. Sementara untuk desa Sang sang (lokasi studi) lokasi pembuangan sampah yaitu dilubang lalu dibakar.n g Posyandu Pe e l o l a a n L i n g k uk. bidan dan took obat terpusat di desa Geronggong.p a yToko a Pe mantauan PT Sinar Kencana Inti Perkasa Lingkungan(UPL) II-36 .

dokter gigi dan lainnya tidak.20. Tenaga kesehatan dukun bayi. Di wilayah Kecamatan Kelumpang Tengah. Tabel 2. Jumlah tenaga kesehatan perdesa dikecamatan Kelumpang Tengan pada tahun 2011 disajikan pada tabel 2. Tenaga Kesehatan Kesigapan tenaga kesehatan di wilayah pedesaan sangat penting untuk tindakan emergency/darurat. dukun bayi dan beberapa tenaga kesehatan lainnya.20. Tega kesehatan yang dimaksud adalah dokter umum. Untuk desa dilokasi studi (desa Sang sang) tenaga kesehatan yang ada yaitu bidan 1 orang dan dukung bayi 1 orang sedangkan dokter umum. 2012 U pay a Pen gelolaan Lin gku n gan (U KL )dan U pay a Pem an tau an L in gk u n gan (U PL ) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sinar Kencana Inti Perkasa II-37 . Dipedesaan lambatnya penanganan pasien karena tidak siapnya tenaga kesehatan sering kali menjadi penyebab kematian. 12 dan 9 tenaga. bidan. Jumlah tenaga kesehatan perdesa di Kecamatan Kelumpang Tengah pada tahun 2011 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Dokter Umum Dokter Gigi Bidan Lainnya Dukun Bayi Tanjung Batu Sungai Pinang 1 - 1 - 2 - 5 1 2 - Sungai Punggawa Tanjung Selayar Senakin Senakin Seberang Tanah Rata Sebuli Sembilang Tamiang Bakung Tebing Tinggi Sang sang Geronggong Jumlah 1 2 4 1 2 1 1 1 2 1 1 9 1 1 1 3 12 1 1 1 2 1 1 1 1 11 Desa Sumber: Data Potensi Desa (PODES).PT SINAR KENCANA INTI PERKASA Sumber: Data Potensi Desa (PODES). dokter gigi. tenaga lainnya dan bidan memiliki jumlah yang cukup banyak yakni masing-masing 11. 2012 e. Kabupaten Kotabaru tenaga kesehatan terdistribusi di berbagai desa. Sementara tenaga kedokteran ada 6 orang yakni 4 orang dokter umum dan 2 orang dokter gigi.