You are on page 1of 3

PERKEMBANGAN PENDUDUK DI PROVINSI PAPUA BARAT

Perkembangan penduduk yang semakin bertambah tidak hanya terjadi di


kota-kota besar yang mempunyai akan akses ilmu pengetahuan dan teknologi
yang tinggi seperti ibu kota Jakarta khususnya dan pulau Jawa sebagai pulau
dengan jumlah penduduk terbanyak. Namun pekembangan penduduk juga terjadi
di kota yang jauh dari perkembangan teknologi serta akses yang mudah seperti
papua barat. Perkembangan penduduk dipapua barat mengalami pertumbuhan
yang tinggi beberapa tahun terakhir. Seperti yang terlihat pada Tabel 1 di bawah
ini.
Tabel 1 Penduduk Provinsi Papua Barat Tahun 2003-2006 Dirinci Per Kabupaten/Kota

Perkembangan penduduk di Papua Barat yang terlihat pada tabel di atas


merupakan jumlah penduduk hingga tahun 2007. Dinamika penduduk pasti terjadi
setiap tahun dan akan mempengaruhi strategi dan kebijakan serta pembangunan
yang akan dilakukan diwilayah Papua Barat. Perkembangan penduduk di Provinsi
Papua Barat selalu meningkat dari tahun ke tahun. Hanya saja, peningkatan
tersebut tidak secara merata terdistribusi di semua kabupaten/kota. Percepatan
pertumbuhan penduduk di kabupaten-kabupaten pemekaran lebih cepat dibanding
realisasi program pembangunan infrastruktur kesejahteraan sosial. Ini harus
disadari sebagai sebuah tantangan untuk menciptakan strategi perencanaan yang
tepat.

Dominasi pekerjaan penduduk Provinsi Papua Barat masih mengandalkan


sektor primer yaitu pertanian, kehutanan, pertambangan sedang sektor industri
lebih banyak dikuasai oleh masyarakat pendatang. Kondisi Ketenagakerjaan di
Provinsi Papua Barat dapat terlihat seperti pada Tabel 2 di bawah ini.
Tabel 2 Kondisi Ketenagakerjaan di Provinsi Papua Barat Tahun 2006

Perkembangan

jumlah

penduduk sangat

bergantung

kepada

laju

pertumbuhan penduduk. Namun, angka pertumbuhan penduduk di Provinsi Papua


Barat ke depannya juga sangat dipengaruhi oleh berbagai hal, yang selain
mempengaruhi jumlah penduduk secara keseluruhan juga akan mempengaruhi
pola sebaran penduduk serta karakteristik kegiatan dan perkembangan di setiap
kecamatan. Oleh karenanya, untuk mendistribusikan daya tampung penduduk di
wilayah Provinsi Papua Barat sampai dengan tahun-tahun mendatang perlu
dilakukan peninjauan terhadap faktor penunjang, baik faktor yang berpotensi
maupun kendala yang terjadi. Sebagian besar faktor ini akan meninggikan
kepadatan penduduk di suatu kabupaten, sebagian lain justru akan menurunkan
kepadatan tersebut.

Hal-hal lain yang bisa dilakukan untuk dapat mengontrol perkembangan


penduduk di wilayah atau Provinsi Papua Barat adalah penambahan dan
penciptaan lapangan kerja. Dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat maka
diharapkan hilangnya kepercayaan banyak anak banyak rejeki. Di samping itu
pula diharapkan akan meningkatkan tingkat pendidikan yang akan merubah pola
pikir dalam bidang kependudukan. Hal lain yang dapat dilakukan adalah
meningkatkan kesadaran dan pendidikan kependudukan. semakin sadar penduduk
akan dampak dan efek dari laju pertumbuhan yang tidak terkontrol, maka
diharapkan masyarakat umum secara sukarela turut mensukseskan gerakan
keluarga berencana. Selain itu, dapat dilakukan pengurangan kepadatan penduduk
di Provinsi Papua Barat dengan program transmigrasi. Menyebar penduduk pada
daerah-daerah yang memiliki kepadatan penduduk rendah diharapkan mampu
menekan laju pengangguran akibat tidak sepadan antara jumlah penduduk dengan
jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia. Solusi yang juga dapat dilakukan adalah
meningkatkan produksi dan pencarian sumber makanan di Provinsi Papua Barat.
Hal ini untuk mengimbangi jangan sampai persediaan bahan pangan tidak diikuti
dengan laju pertumbuhan.
Sumber :
1. http://www.organisasi.org/1970/01/cara-untuk-mengatasi-mengurangiledakan-penduduk-dan-laju-pertumbuhan-penduduk-ilmu-kependudukanbiologi.html
2. http://www.rtrwpapuabarat.info/fakta/pdf/anl-penduduk.pdf