You are on page 1of 5

Rencana dan Jadwal Penelitian

Tahun 2015
Kegiatan
1

Juni
2
3

Juli
4

Agustus
1
2
3
4

Sampling
Pemetaan Geologi
Analisis Pemboran
Geophysical Logging
Pengukuran Water
Level
Analisis Data
Presentasi
Jadwal dapat disesuaikan dengan kesepakatan dan ketentuan dari pihak
perusahaan
Luas area rencana penelitian berkisar 700 Ha, PT Kadya Caraka Mulia (KCM)
Analisis Kerapatan Data Eksplorasi dan Estimasi Cadangan Batubara dengan
Pendekatan Geostatistik
1. Dasar Teori Geostatistik
~~~~
2. Deskripsi Metode yang akan digunakan pada BAB III, yakni Metode Nearest
Neighbour Point dan Metode Penampang
Nearest Neighbour Point (NNP)
Metode Nearest Neighbour Point (NNP) memperhitungkan nilai di suatu
blok didasari oleh nilai titik yang paling dekat dengan blok tersebut. Kerangka
blok model, dikenal jenis penaksiran poligon dengan jarak titik terdekat (rule of
nearest point), yaitu nilai hasil penaksiran hanya dipengaruhi oleh nilai conto
yang terdekat atau dengan kata lain titik (blok) terdekat memberikan nilai
pembobotan satu untuk titik yang ditaksir sedangkan titik (blok) yang lebih

jauh memberikan nilai pembobotan nol atau tidak mempunyai pengaruh (Haris,
2005).
Luas yang mengelilingi lubang bor didefinisikan dengan cara yang
sedemikian rupa sehingga batas pinggirnya selalu berjarak sama dengan titik
terdekat.

Walaupun

demikian,

sedikit

kekurangan

akan

hilang

dalam

menggunakan jarak tetap (teratur). Nilai titik pengamatan dipertimbangkan


tetap atau sama dengan titik didekatnya.
Oleh karena itu, perlu dihitung jarak dari pusat-pusat blok ke lokasi
yang kadarnya diketahui disekelilingnya dengan membagikan kadar itu pada
blok dari kadar yang paling dekat. Bila jarak tersebut lebih besar dari jarak
pengaruh maka tidak dibagi kadarnya. Dalam beberapa hal, pusat blok dapat
berjarak sama dari satu atau lebih kadar-kadar yang sudah diketahui.
Kadar pada suatu titik hanya ditentukan dengan kadar yang terdekat
atau tidak sama sekali. Pembobotan yang lebih canggih akan memperbolehkan
semua kadar pada suatu titik.
Dengan mengasumsikan perubahan linear kadar yang diketahui, akan
dapat dihitung kadar yang diharapkan pada titik a, b, c, dan d dengan
menggunakan rumus sebagai berikut:
n

G
i 1
n

/ Di

1 / D

i 1

.................................................................

1)
Dimana :
G

= Kadar taksiran

Gi

= Kadar pada titik pada jarak sejauh D

Di

= Jarak dari titik yang diinginkan

Contoh Sederhana Untuk Perhitungan Kadar Metode


Nearest Neighbour Point (NNP)
Metode estimasi dengan rumus diatas itulah yang disebut teknik
pembobotan

Metode

Nearest

Neighbour

Point

(NNP).

Pengaruh

kadar

sekelilingnya berbanding terbalik dengan jarak yang memisahkan kadar


dengan pusat blok itu. Jelas bahwa kadar blok harus sama dengan kadar hasil
estimasi.

Metode Penampang
Metode penampang

merupakan

salah

satu

metode

tradisional

perhitungan cadangan yang dilakukan dengan cara membuat irisan-irisan


penampang melintang yang memotong endapan yang akan dihitung.

Contoh penampang Batuan


Beberapa
a.
b.
c.
d.
e.

jenis Perhitungan dengan metode Penampang (Cross-Section), yaitu:


Metode penampang rumus mean area
Metode penampang rumus prismoidal
Metode penampang rumus kerucut terpancung
Metode penampang rumus obelisk
Metode penampang rumusrumus trapezoidal

3. Spesifikasi Data yang diperlukan


a. Ketebalan seam batubara
b. Ash Content
c. Total Sulphur
d. Peta geologi regional
e. Penampang geologi
f. Hubungan volum-varians
4. Konsep optimasi spasi pemboran eksplorasi

Error relatif
Dimana

OK

1,96 OK
Z* OK

100

adalah Standar Deviasi Kriging dan

hasil estimasi dengan metode Ordinary Kriging

Z*

merupakan