You are on page 1of 195

perpustakaan.uns.ac.

id

digilib.uns.ac.id

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARIAS MELALUI STRATEGI
PEMBELAJARAN AKTIF LEARNING TOURNAMENT SEBAGAI UPAYA
MENINGKATKAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR
MATA PELAJARAN GAMBAR BETON PADA SISWA
KELAS XI TGB SMK NEGERI 2 SURAKARTA

SKRIPSI
Oleh:
SINTANI FAHMI KHASANAH
K 1507025

Ditulis Dan Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Mendapatkan
Gelar Sarjana Pendidikan Program Pendidikan Teknik Bangunan
Jurusan Pendidikan Teknik Dan Kejuruan

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
commit
to user
2011

i

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARIAS MELALUI STRATEGI
PEMBELAJARAN AKTIF LEARNING TOURNAMENT SEBAGAI UPAYA
MENINGKATKAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR
MATA PELAJARAN GAMBAR BETON PADA SISWA
KELAS XI TGB SMK NEGERI 2 SURAKARTA

Oleh:
SINTANI FAHMI KHASANAH
K 1507025

Skripsi
Ditulis Dan Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Mendapatkan
Gelar Sarjana Pendidikan Program Pendidikan Teknik Bangunan
Jurusan Pendidikan Teknik Dan Kejuruan

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
commit
to user
2011

ii

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

HALAMAN PERSETUJUAN

Skripsi ini telah disetujui dan dipertahankan di hadapan Tim Penguji
Skripsi Program Pendidikan Teknik Bangunan Jurusan Pendidikan Teknik
Kejuruan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret
Surakarta, pada:

Hari

: Kamis

Tanggal

: 7 April 2011

Persetujuan Pembimbing

Pembimbing I,

Pembimbing II,

Drs Sutrisno, ST., M.Pd.
NIP. 19530727 198003 1 002

Taufiq Lilo Adi Sucipto, ST.,MT
NIP. 19760618 200003 1 001

commit to user

iii

.. .. Chundakus Habsya. H.. Furqon Hidayatulloh..ac...... ST.. Disahkan Oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Dekan Prof.. MT..............perpustakaan.....id HALAMAN PENGESAHAN Skripsi ini telah dipertahankan di hadapan Tim Penguji Skripsi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta dan diterima untuk memenuhi persyaratan mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan Pada hari : Kamis Tanggal Tim Penguji Sripsi : 7 April 2011 : Nama Terang Tanda Tangan Ketua : Ir...... M.. MT. ST......M.. Sutrisno....uns.. 19600727 198702 1 001 iv . ..................... Sekretaris : Eko Supri Murtiono....... Anggota II : Taufiq Lilo Adi Sucipto ST...id digilib. Anggota I : Drs...SA. DR....Pd..uns. M........ ...Pd commit to user NIP...... ........ M.......................ac..

uns. siklus I: perencanaan berupa penyusunan langkah-langkah pembelajaran menggunakan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament. Data diperoleh melalui observasi kejenuhan belajar. sedangkan untuk analisa data digunakan teknik analisis interaktif.ac. analisis.id digilib. Hasil Belajar commit to user v . PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARIAS MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF LEARNING TOURNAMENT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN GAMBAR BETON PADA SISWA KELAS XI TGB SMK NEGERI 2 SURAKARTA. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011. April 2011. Tujuan penelitian adalah : (1) Mengetahui peningkatan kualitas proses pembelajaran Gambar Beton siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011 . tes kognitif siklus I dan tes kognitif siklus II. Triangulasi data digunakan untuk menjaga validitas data. (2) Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011 pada mata pelajaran Gambar Beton. Dimulai dengan identifikasi permasalahan dalam kelas. (2) Hasil belajar (nilai kompetensi) siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011 pada mata pelajaran Gambar Beton dengan kompetensi dasar merencanakan perhitungan penulangan dan gambar rencana plat lantai satu arah struktur gedung beton bertulang. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Kata Kunci : ARIAS. afektif dan psikomotor siswa. Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret.perpustakaan. Skripsi.ac.id ABSTRAK Sintani Fahmi Khasanah. Learning Tournament. wawancara. Proses Belajar. dan refleksi untuk tindakan pada siklus II. pelaksanaan tindakan. observasi.uns. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament dapat memperbaiki atau meningkatkan : (1) Kualitas proses pembelajaran yaitu dengan menurunnya kejenuhan belajar dan meningkatnya keaktifan siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011 pada mata pelajaran Gambar Beton dengan kompetensi dasar merencanakan perhitungan penulangan dan gambar rencana plat lantai satu arah struktur gedung beton bertulang .

ac. Al Insyiroh : 5-7) ~ “ Jangan hanya jadi PEMIMPI. jangan pernah menyerah ” ~ (Winston Churchill) ~ “ Ketika Pemberi Skor Terbesar (Tuhan) mulai menulis mengenai nama anda.perpustakaan. jadilah sebuah BINTANG” ~ (Douglas Malloch) ~ “Jangan. selama itu tidak melanggar atau dosa” ~ (Cyntani Hasana) ~ “ Jika KAU tak bisa menjadi MATAHARI. jangan.id MOTTO “ Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.id digilib.ac. tetapi bagaimana anda memainkan permainan-Nya” ~ (Grantland Rice) ~ commit to user vi . Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan) tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain) ” ~ (QS. tapi jadilah PELAKU yang sebenarnya.uns. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. bukan apakah anda menang atau kalah.uns. Dia menandai. taklukkan rasa takut.

 Cahaya kehidupanku. Zen Zain. I’ll Miss U all..uns.  Kawan-kawan ku yang telah mengukirkan kisah cantik untuk kehidupanku sekarang dan mendatang. untuk setiap cinta kasih. commit to user vii ... ruh dan akal ini untuk berkarya. Dawud mas Gantheng. tentang solidaritas dan persahabatan. However. Pipit move.id PERSEMBAHAN Dedikasiku. yang memberi perlindungan. kemudahan. bersama meraih SURGA.. senarai cinta dan terima kasih kepada.. FIGHTING!!! certainly. untuk setiap persaudaraan dan kasih yang selalu kalian suguhkan. Ibu dan Bapak ku. I love U all. Dzat yang memilih hamba ini untuk mendapatkan hidayah yang diperantarakan melalui Nabi Agung Muhammad SAW..perpustakaan. Fahmi Roy.ac. Allmighty Allah Subhanahu Wa Ta’ala. terima kasih atas kegilaan dan kebersamaan selama ini. inspirasi..  Untuk “seseorang” yang dijanjikan Alloh untukku di saat yang tepat berdampingan denganku. Anis move. Sang Pemilik Luasan Ilmu. panjatan doa. Fanum Roy.  Almamaterku UNS. dan membelahkan ide-ide sehingga mengerakkan jasad.uns.id digilib.. Misky Aziz.ac.  Rekan-rekan PTS/B 2007. I always need you  Especialy my sisters and little brother. serta tempaan pendidikan tentang kehidupan yang tercurah padaku.

Furqon Hidayatullah. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Universitas Sebelas Maret Surakarta. atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya... 7. Bapak Eko Supri Murtiono. MT. Bapak Drs. Sutrisno.SA. Bapak Didik Purwanto.. Bapak Ir. sebagai Dosen Pembimbing I..id digilib. ST.. sebagai Sekretaris Penguji. sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Penerapan Model Pembelajaran ARIAS Melalui Strategi Pembelajaran Aktif Learning Tournament Sebagai Upaya Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Gambar Beton Pada Siswa Kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta” yang disusun untuk memenuhi persyaratan mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan. 10. 6..ac. M. Suwachid. 8. M. M.ac. ST. MT. Chundakus Habsya.Pd.Pd. Bapak Drs. ST. Bapak Drs. Sutrisno.uns.Thamrin. 3. 5. Bapak Tufiq Lilo Adi Sucipto. ST. 2. ST.uns. selaku Koordinator Skripsi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Sebelas Maret Surakarta... Dr. Susanta. MT. Bapak Drs... M. sebagai Dosen Pembimbing II. 9. selaku Ketua Program Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Prof. 4. sebagai Ketua Penguji. AG. selaku Ketua Jurusan Pendidikan Teknik dan Kejuruan FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penulis mengakui dan menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini banyak memerlukan bantuan dari berbagai pihak.Pd. Jurusan Pendidikan Teknik dan Kejuruan. H.Pd. M.. H. selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Surakarta beserta jajarannya yang telah memberikan ijin penelitian di SMK tersebut...perpustakaan. M. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1.. selaku guru pada mata pelajaran Gambar Beton pada Program Teknik Gambarcommit Bangunan SMK Negeri 2 Surakarta. MM. M..Pd.Si. beserta seluruh jajarannya yang telah memberikan ijin untuk menyusun skripsi. M.. to user viii .id KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. Program Pendidikan Teknik Bangunan. Bapak Drs. Oleh karena itu.

Misky. semoga sukses selalu. Oshinta.perpustakaan. Fanum. dan Dawud. Orang tuaku terkasih. Ides. dek Riyan. Kos Ngasinan. Juga mbak Etik. terima kasih sobat telah menemaniku setiap saat.ac. ukhti Fajar. Terima kasih untuk penghuninya yang selalu mau berbagi dengan senang hati. Topa PTM 06. 13. tempat peraduan di rantau Kentingan. Jazakumullohu Khoiro with Paradise. yang telah menempaku menjadi seorang yang menemukan jati diri. Tika untuk camdignya. Mimi. 12. Pororo. Fryta. Dita Leni. Adi Gaman. Ibu-ku Nur Cholifah dan Bapak-ku Dwi Suharno. 17. Wahyu. cinta kasih. Depe yang telah menjadi kameramen penelitianku. Didik Rahma. 16. Motor KARISMA ku. Semua pihak yang tidak dapat peneliti sebutkan satu persatu karena keterbatasan. Surakarta. Aku sayang kalian. Nia Niyul.uns. dengan kesabaran. 18. Jumanto. Ipin. Joni Marta. Siswa XI TGB 2010/2011. Saudara-saudariku: mbak Pipit. Arina. Zain. Senior 2006 : Rosalina.id 11. 20. mas Giri. Rekan-rekan PTS/B 07 terima kasih untuk persahabatan dan kebersamaan selama ini. serta banyak hal yang takkan pernah dapat kusebut & kubalas. tempat keluhan dan kesedihan di kampus hutan (pabelan) terima kasih untuk motivasi hidupnya.id digilib. Muky dan Dayat Suya untuk PPL Gambar bersama. dek Arieck. Terima kasih untuk ilmu yang dibagi denganku. Vica. untuk keceriaan dan kebersamaan selama ini. Anis. yang bersedia menjadi subyek pengamatanku. Won Satoru rekan PI dan skripsi. Amira. untuk rapido set nya. Mail. Anggita. bersama kita selalu bersama. friendship never ends meski direntang jarak. Aku sayang kamu kawan. Nadzori PTM 05. Bes. Jumadi Swarosceky. Semoga Alloh SWT melimpahkan rahmah pada kita semua. doa-doa yang selalu dilantunkan. April 2011 Penulis commit to user ix . 14.ac. 19. dan Nining untuk kamar kos yang selalu aku singgahi.uns. 15. My best friend Devi R Nurfalach.

....... 1 A.............................. 30 D. Pembatasan Masalah ..................... Tempat dan Waktu Penelitian .............................................. 7 B.................ac..............................................ac. Data.. 4 D.............................................................................. Sumber Data dan Instrumen Penelitian ............................................ Perumusan Masalah .................................................................................. 29 C................................. Prosedur Penelitian............................................. 40 G....... Tolok Ukur Keberhasilan................................ Teknik Analisis Data....................................................................................................................................................... 34 A.............................................................................................................................................................................................................................................. 7 A......id digilib................. Kerangka Berpikir.................................................... Penelitian Relevan................................................ Kajian Pustaka.... 34 B................... 35 D............................uns........ 3 C............... Subyek Penelitian............................................................................................................................................... Identifikasi Masalah ....................................................... 1 B.................................... 33 BAB III METODE PENELITIAN................................ 4 E............... iv ABSTRAK ....................................................... x DAFTAR TABEL................. vii KATA PENGANTAR ..............................................................................................................................................perpustakaan.............................................................................................................. Hipotesis Tindakan................. v MOTTO . 37 E.................................................... 39 F. Tujuan Penelitian .................................... xii DAFTAR GAMBAR ............................... 41 x .................................................................. viii DAFTAR ISI................................................................ Manfaat Peneltian...................................... Latar Belakang Masalah............ 41 commit to user H..............................uns............................................................................ 35 C.................. 5 F..................................................... Teknik Pengumpulan Data.............................................................................. iii HALAMAN PENGESAHAN.................................................. Validitas Data.............................................id DAFTAR ISI HALAMAN PERSETUJUAN........................................................... vi PERSEMBAHAN ......................................... xiii DAFTAR LAMPIRAN... xv BAB I PENDAHULUAN ........................... 5 BAB II LANDASAN TEORI ..........................................................

.....id digilib... Deskripsi Hasil Penelitian Siklus II ............................................................................. 48 A............................................................. 88 A.............. Implikasi.. Deskripsi Hasil Penelitian Siklus I..... 65 E........ 76 BAB V SIMPULAN............ 48 B............................................... Kondisi Awal Pembelajaran Sebelum Tindakan Kelas ...................................................... 51 D.................................perpustakaan...ac................... 50 C......... 88 B...............id BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN....................................................................uns.............................................................................................. Pembahasan Antar Siklus...ac.. Data dan Deskripsi Tempat Penelitian............................................................... DAN SARAN......... Saran...................... 89 DAFTAR PUSTAKA ..........................uns...................... Simpulan ....... IMPLIKASI.. 91 LAMPIRAN commit to user xi ......................... 89 C.....................

.......... 79 Tabel 12.....perpustakaan............. 85 commit to user xii .....ac.............. Jadwal Penelitian................................... 71 Tabel 8....... Dasar Kompetensi Kejuruan Teknik Gambar Bangunan....................... 59 Tabel 6............................. Capaian Ketuntasan Nilai Psikomotor Siswa..............16 Tabel 2.uns........ 82 Tabel 14.. 81 Tabel 13... 60 Tabel 7........ Tolok Ukur Keberhasilan Proses dan Hasil Belajar Siswa ................. Capaian Ketuntasan Nilai Kognitif Siswa ......... Perbandingan Perbedaan Tahapan Pelaksanaan TGT dan Learning Tournament......... Hasil Observasi Kejenuhan Siswa Siklus II..... Capaian Ketuntasan Nilai Afektif Siswa ..... 41 Tabel 5..................uns.............. Rekapitulasi Hasil Observasi Kejenuhan Belajar Siswa........................... 28 Tabel 3.................................................... Hasil Observasi Keaktifan Siswa Siklus I ..ac...............................................id digilib.. 78 Tabel 11........id DAFTAR TABEL Tabel 1........................................................................................................................... Capaian Ketuntasan Nilai Kompetensi Gambar Beton ............. Hasil Observasi Keaktifan Siswa Siklus II ........................ Hasil Observasi Kejenuhan Siswa Siklus I................. 34 Tabel 4....... 72 Tabel 9................ 76 Tabel 10................... Rekapitulasi Hasil Observasi Keaktifan Siswa............

......................... 54 Gambar 8..... 55 Gambar 9............. Siswa berebut menjawab pertanyaan hafalan.............. Diagram Prosentase Nilai Kompetensi Siswa Siklus I (Ketuntasan Kelas) ........................................ Diagram Prosentase Nilai Kognitif Siswa Siklus II (Ketuntasan Kelas) ...................id DAFTAR GAMBAR Gambar 1... 57 Gambar 10.......... Kerangka Berfikir........................... 61 Gambar 12.. 40 Gambar 4... Diagram Prosentase Nilai Psikomotor Siswa Siklus II (Ketuntasan Kelas) ....................................................................................................... Diagram Prosentase Nilai Afektif Siswa Siklus I (Ketuntasan Kelas) ........................................ Skema Triangulasi Data ....................... Diagram Prosentase Nilai Kompetensi Siswa Siklus II (Ketuntasan Kelas) ........uns........... 69 Gambar 19................... Diagram Prosentase Nilai Kognitif Siswa Siklus I (Ketuntasan Kelas) .............................................................................................................................. Siswa berdiskusi dalam kelompok ....................................................... 54 Gambar 7....................................................................................perpustakaan.........ac.............. Seorang Siswa mencoba menjawab pertanyaan hitungan ............. 67 Gambar 17............................................. 49 Gambar 6...... Model Analisis Interaktif ......................... 62 Gambar 13.................................................uns.... 68 Gambar 18............... 70 Gambar 20.........id digilib....... Diagram Prosentase Nilai Psikomotor Siswa Siklus I (Ketuntasan Kelas) ............... Diagram Prosentase Nilai Afektif Siswa Siklus II (Ketuntasan Kelas) ............ Pelaksanaan Permainan Tanya Jawab Berebut ....................... 64 Gambar 14... 58 Gambar 11............ Prosedur Penelitian Model Spiral............ 32 Gambar 2....ac...... Siswa bermain pomsel dan tertidur saat pelajaran .................................................................................................... Siswa kelompok mengerjakan tugas undian ............... 73 commit to user xiii ............... 64 Gambar 15............................... Siswa menyampaikan (mempresentasikan) hasil pekerjaan ................... 67 Gambar 16............. 47 Gambar 5......................... 39 Gambar 3..... Denah Lokasi SMK N 2 Surakarta......................................

. Siswa aktif dalam kelompok ..................uns..............ac...perpustakaan...........................id Gambar 21.........ac................. Diagram Keaktifan Belajar Siswa .uns.... Diagram Kejenuhan Belajar Siswa ............... Diagram Capaian Ketuntasan Nilai Kognitif Siswa...... 75 Gambar 23... 78 Gambar 25.. 80 Gambar 26.. 86 commit to user xiv .................................................... Siswa sportif berkompetisi ........... 77 Gambar 24..................... 81 Gambar 27........ 83 Gambar 25.. Diagram Capaian Ketuntasan Nilai Afektif Siswa....id digilib............................................................................................. 75 Gambar 22..... Diagram Capaian Ketuntasan Nilai Kompetensi Siswa............. Diagram Capaian Ketuntasan Nilai Psikomotor Siswa........

............ RPP Siklus I........................................................................ Hasil Observasi Kejenuhan Siswa Siklus I. Hasil Observasi Penilaian Sikap/Ranah Afektif Siswa Pra Siklus150 Lampiran 26...............102 Lampiran 8......101 Lampiran 7.......122 Lampiran 14......................... Daftar Kelompok Belajar dan Team Games................... Deskripsi Hasil Wawancara Guru ...156 Lampiran 29......108 Lampiran 11................... Silabus ..... Kunci Jawaban Soal Kompetisi Individu Siklus II.........................................................124 Lampiran 15..........133 Lampiran 17......... 97 Lampiran 5.............id digilib........ Kunci Jawaban Soal Kompetisi Individu ( Evaluasi Siklus I )...........152 Lampiran 27........... Butir-butir Indikator Penilaian Ketrampilan/Ranah Psikomotor.................................. 93 Lampiran 2........................114 Lampiran 12.............. Hasil Observasi Penilaian Sikap/Ranah Afektif Siswa Siklus I . Soal Kompetisi (Evaluasi) Siklus II ........ Kisi-Kisi Pedoman Wawancara Siswa ........147 Lampiran 23.. Skenario Pembelajaran Siklus II.....................perpustakaan...........................................id DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1.................................... Soal dan Kunci Jawaban Games Siklus II ..................................128 Lampiran 16.138 Lampiran 18... Hasil Observasi Kejenuhan Siswa Siklus II ..........................120 Lampiran 13... Kisi-kisi Lembar Observasi Penilaian Ranah Afektif ........................... Butir-butir Indikator Penilaian Sikap/Ranah Afektif ..................... Skenario Pembelajaran Siklus I. Daftar Pertanyaan Wawancara Guru ....................149 Lampiran 25...............................104 Lampiran 9.. 96 Lampiran 4................. Hasil Observasi Penilaian Sikap/Ranah Afektif Siswa Siklus II..140 Lampiran 20.......................148 Lampiran 24.......... Kisi-kisi Pedoman Wawancara Guru ...................................uns........................... Soal Kompetisi Individu ( Evaluasi Siklus I ) .. Hasil Observasi Kejenuhan Siswa Pra Siklus.................................................................................. Hasil Observasi Penilaian Ketrampilan/Ranah Psikomotor Pra commit to user Siklus .. Kisi-kisi Lembar Observasi Penilaian Ranah Psikomotor ... 99 Lampiran 6....................ac......................154 Lampiran 28................................145 Lampiran 21....158 xv ............................157 Lampiran 30..... Daftar Pertanyaan Wawancara Siswa....................................uns...........139 Lampiran 19.......146 Lampiran 22.........................106 Lampiran 10.... 95 Lampiran 3...... RPP Siklus II ................................ Deskripsi Hasil Wawancara Siswa . Daftar Nama Siswa Kelas Penelitian........................................ Soal dan Kunci Jawaban Games Siklus I .....................ac...................................................

....... Daftar Nilai Hasil Belajar Afektif Siswa Pra Siklus......... Daftar Nilai Kompetensi Siswa Siklus II .....................177 Lampiran 47.175 Lampiran 51......ac......... Daftar Nilai Hasil Belajar Psikomotor Siswa Siklus I........................ Dokumentasi Kegiatan Siklus II........191 Lampiran 57.........................171 Lampiran 41........................................194 Lampiran 60.........178 Lampiran 50...............173 Lampiran 43............................................ Hasil Observasi Keaktifan Siswa Siklus II.......................................178 Lampiran 48...... Daftar Nilai Hasil Belajar Kognitif Siswa Siklus II .................189 Lampiran 56................ac.........................165 Lampiran 35.............192 Lampiran 58...... Daftar Nilai Hasil Belajar Kognitif Siswa Siklus I... Daftar Nilai Hasil Belajar Kognitif Siswa Pra Siklus.... Surat Permohonan Ijin Menyusun Skripsi (Pembantu Dekan I) .......167 Lampiran 37... Hasil Observasi Keaktifan Siswa Siklus I .................... Dokumentasi Kegiatan Siklus I .....................................perpustakaan..... Hasil Observasi Penilaian Ketrampilan/Ranah Psikomotor Siklus I .. Surat Ijin Penelitian DIKPORA ke Kepsek..178 Lampiran 52.196 commit to user Lampiran 62...195 Lampiran 61..... Hasil Observasi Keaktifan Siswa Pra Siklus .. Surat Permohonan Ijin Research / Try Out (Kepsek).................. 188 Lampiran 55.....................193 Lampiran 59............197 xvi ................. Daftar Nilai Hasil Belajar Afektif Siswa Siklus I......170 Lampiran 40...........174 Lampiran 44.......162 Lampiran 33............................. Daftar Nilai Kompetensi Siswa Siklus I.......160 Lampiran 32................. Surat Pengajuan Judul Sripsi .............................................. Hasil Observasi Penilaian Ketrampilan/Ranah Psikomotor Siklus II ....... Dokumentasi Wawancara Siswa ...........uns........................................... Dokumentasi Kelompok ...........id Lampiran 31.... Surat Keputusan Dekan FKIP Tentang Ijin Menyusun Skripsi...........................175 Lampiran 45......... Daftar Nilai Kompetensi Siswa Pra Siklus................................. Dokumentasi Kegiatan Pra Siklus .uns...................................166 Lampiran 36...... Daftar Nilai Hasil Belajar Afektif Siswa Siklus II ....................... Daftar Nilai Hasil Belajar Psikomotor Siswa Siklus II ..............175 Lampiran 53.........164 Lampiran 34............................................................. Daftar Nilai Hasil Belajar Psikomotor Siswa Pra Siklus........ . Daftar Hadir Kegiatan Seminar Skripsi.....................................id digilib......175 Lampiran 49... Surat Permohonan Ijin Research / Try Out (DIKPORA) ..................................................................176 Lampiran 46. Surat Permohonan Ijin Research / Try Out (Rektor)........ Dokumentasi Wawancara Guru.....175 Lampiran 54....168 Lampiran 38....................................................................... Surat Keterangan dari Kepsek SMK Negeri 2 Surakarta ..................................169 Lampiran 39...........................172 Lampiran 42...........................

Sistem pembelajaran di SMK Negeri 2 Surakarta saat ini telah menerapkan semi-block system dengan kurikulum spektrum pada mata pelajaran yang bersifat produktif salah satunya adalah mata pelajaran Gambar Beton.ac. Keaktifan dan merencanakan yang menggunakan perhitungan 1 . Latar Belakang Masalah Pendidikan yang bermutu terlahir dari proses pembelajaran yang berkualitas. hanya memperoleh informasi dari guru dan menghafal atau mencatatnya tanpa memahami makna dari pembelajaran tersebut. Hadirnya guru yang profesional dan berdedikasi serta penggunaan metode pembelajaran yang tepat akan menciptakan kegiatan belajar mengajar yang aktif dan berkualitas.id BAB I PENDAHULUAN A. kegiatan pembelajaran mata pelajaran Gambar Beton kelas XI TGB saat ini masih menggunakan metode konvensional dan bersifat transaksional yang berarti guru merupakan pusat kegiatan belajar mengajar sedangkan siswa. Fenomena ini mendorong tampilnya sosok dan wajah pekerjaan guru yang profesional. bukan hanya sekedar menjadi pihak pasif (penerima) belajar saja. Kedua hal ini menyebabkan kebanyakan siswa jenuh dan tidak tertarik dengan kegiatan yang sedang berlangsung. dan menghadapi kesulitan jika dialihkan dengan soal yang berbeda namun pada dasarnya memiliki konsep sama. Kendala itu antara lain adalah rentang waktu proses pembelajaran yang cukup lama (5 jam pelajaran dalam satu kali pertemuan).perpustakaan. terutama pada kompetensi commit to useryang cukup rumit.uns. Maka dari itu. guru juga harus mampu menyesuaikan metode dengan proses pembelajaran yang akan dilaksanakan. Dalam hal ini. Selain itu. peran guru sangat diharapkan bisa menciptakan situasi pendidikan atau pengajaran yang menstimulasi siswa aktif belajar.uns. Perbaikan metode yang digunakan juga mendukung terciptanya proses pembelajaran yang bermutu dengan siswanya yang aktif. siswa mudah lupa pada apa yang telah diajarkan.ac. Salah satu faktor terlaksananya proses pembelajaran berkualitas adalah pembelajaran siswa yang aktif. pada pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala. pada umumnya. Namun.id digilib.

36% saja. sedangkan siswa yang nilainya lebih dari batas nilai minimal 75 hanya sebanyak 36. diharapkan siswa dapat lebih antusias dalam mengikuti proses belajar mengajar serta dapat aktif menemukan dan membangun sendiri pemahaman mereka. siswa diharapkan dapat menemukan makna pembelajaran yang diterimanya di dalam kehidupan sehari-hari dan dapat menerapkannya secara profesional saat bekerja. tertarik dan terpelihara minatnya selama kegiatan pembelajaran berlangsung.67% atau 22 siswa. bahwa sekitar 33.ac. mengantuk. Variasi proses belajar yang dapat dilakukan antara lain adalah Model Pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament. sedangkan sebanyak 66. sehingga munculnya kejenuhan siswa dapat diminimalkan. Adapun batas nilai kelulusan mata pelajaran produktif untuk Gambar Beton SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011 adalah 75 ( nilai KKM ).id digilib. Relevance.uns.perpustakaan. dan bahkan tidur. Dalam pembelajaran ini. Assesment. Diperoleh dari hasil pengamatan kondisi awal. Data penilaian pra siklus pada mata pelajaran produktif untuk pelajaran Gambar Beton pada standar kompetensi membuat gambar rencana balok beton bertulang tunggal. sehingga dengan kebermaknaan yang diperoleh itu. tidak menghiraukan pembelajaran. Berdasar permasalahan tersebut. Melalui metode ini pula.ac.33% atau hanya 11 orang dari jumlah 33 siswa yang memperhatikan saat guru mengajar.uns. bermalas-malasan di meja.id 2 potensi siswa juga kurang terlihat dalam menyelesaikan suatu masalah sehingga siswa mudah putus asa dan bosan mengikuti kegiatan pembelajaran. terutama pada mata pelajaran Gambar Beton.64%. diperlukan suatu metode dan strategi mengajar yang dapat mengoptimalkan proses pembelajaran dalam upaya meningkatkan proses dan hasil belajar siswa. Umumnya mereka lebih suka berbicara sendiri dengan teman. Langkah pertama ialah membuat siswa percaya akan kemampuannya. Interest. Dengan minimalnya kejenuhan. dan Satisfaction yaitu suatu model pembelajaran yang berhubungan dengan pengembangan sikap mental dan emosi siswa (afektif). ARIAS merupakan singkatan dari Assurance. commit to useruntuk menumbuhkan rasa percaya guru dituntut aktif untuk memberikan motivasi . siswa dapat menanamkan pemahaman konsep yang lebih kuat. menunjukkan bahwa siswa yang nilainya kurang dari batas nilai minimal 75 sebanyak 63.

ac.id digilib. sehingga upaya untuk memperbaiki proses dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Gambar Beton pada siswa kelas XI TGB diharapkan dapat tercapai. diharapkan dapat meningkatkan keaktifan/aktivitas siswa dalam pembelajaran.uns. Metode dan strategi pembelajaran dalam proses pembelajaran Gambar Beton yang masih kurang bervariasi (konvensional dan transaksional). mengetahui sejauh mana penerimaan siswa terhadap pelajaran dan menumbuhkan kabanggaan siswa atas hasil belajarnya. Untuk maksud tersebut.perpustakaan. karena pada pelaksanaannya terdapat kegiatan belajar/diskusi kelompok untuk memahami suatu bahan pelajaran dan menyelesaikan soal latihan. menciptakan ketertarikan siswa.id 3 diri siswa dalam menyelesaikan tugas atau latihan selama proses pembelajaran berlangsung. maka akan diaplikasikan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament.uns. Assesment atau evaluasi diadakan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa. membimbing siswa mengaitkan pelajaran dengan kehidupan nyata. Di akhir kegiatan diadakannya penghargaan bagi siswa dan kelompok yang memperoleh skor terbaik. Selain itu. B. Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas. Penerapan semi-block system mengakibatkan durasi pembelajaran yang cukup commit to user lama (5 jam dalam satu kali pertemuan) . Diharapkan dengan adanya penelitian penerapan ini dapat membantu mendorong kepercayaan diri siswa. Sebagai variasi proses belajar yang menyenangkan dan menarik (interest) adalah diadakannya games (permainan) antar kelompok dan tournament (kompetisi) secara individu sebagai tes evaluasi siswa/assesment. Guru juga harus menunjukkan relevansi materi yang disampaikanya terhadap kenyataan yang mudah ditemui dalam kehidupan siswa sehari-hari.ac. Pembelajaran aktif Learning Tournament ditujukan untuk mengatasi ketidaktertarikan/kejenuhan siswa atas pembelajaran dan lamanya waktu. maka dapat diidentifikasikan beberapa permasalahan sebagai berikut : 1. Selain itu guru supaya tidak segan memberi penghargaan atas hasil usaha siswa untuk menumbuhkan rasa puas/bangga siswa atas hasil yang dicapainya. 2.

maka dirumuskan masalah penelitian ini adalah : 1. Penelitian ini hanya dilaksanakan untuk pembelajaran bidang produktif Gambar Beton.ac. Hasil belajar siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta pada mata pelajaran Gambar Beton yang belum tuntas. Rendahnya ketertarikan siswa dalam kegiatan pembelajaran Gambar Beton sehingga keaktifan siswa tidak terasah. peneliti membatasi masalah yang dikaji pada beberapa hal. Perumusan Masalah Berdasarkan identifikasi masalah dan pembatasan masalah. dengan jumlah kapasitas siswa 33 orang yang terdiri dari 31 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. 6. Munculnya kejenuhan siswa selama mengikuti pelajaran Gambar Beton. Dengan materi pokok yang disesuaikan dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dipelajari siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011.perpustakaan. Sasaran penelitian diarahkan pada proses dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament. D. 4.uns. Pembatasan Masalah Untuk mengefektifkan proses penelitian ini. 5. Apakah model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran commit to user .uns.ac. yaitu : 1.id digilib. 2. C. 3. Upaya yang dilakukan adalah dengan menerapkan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament. pada siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta.id 4 3. Metode pembelajaran ARIAS dengan strategi pembelajaran aktif Learning Tournament sebagai bagian dari pembelajaran aktif berkelompok diduga dapat memperbaiki proses dan meningkatkan hasil belajar secara maksimal siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta mata pelajaran Gambar Beton.

Tujuan Penelitian Tujuan penelitian merupakan arah pertama menentukan langkah-langkah dalam kegiatan penelitian. Manfaat Praktis a.ac. setelah diterapkannya model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament. 3) Sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran Gambar commit to user Beton. penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk : 1. maka tujuan dari penelitian ini sebagai berikut : 1. F. setelah diterapkannya model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament.uns.uns. Mengetahui peningkatan kualitas proses pembelajaran Gambar Beton siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011. Apakah model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Gambar Beton siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011? E.id 5 Gambar Beton siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011 ? 2.ac. Bagi Siswa 1) Membantu mempermudah siswa menerima dan memahami materi pada pembelajaran Gambar Beton. 2) Memelihara ketertarikan dan meminimalkan kejenuhan siswa selama pembelajaran Gambar Beton berlangsung dengan adanya permainan dan kompetisi. Agar penelitian itu dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan yang diinginkan. 2. .id digilib.perpustakaan. Manfaat Peneltian Secara teoritis dan praktis. Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011 pada mata pelajaran Gambar Beton.

id digilib.ac. c.uns. pengetahuan. dan keterampilan peneliti. Sebagai masukan atau bahan pustaka bagi peneliti-peneliti lain untuk mengadakan penelitian serupa dan relevan di masa yang akan datang.ac. yang selanjutnya model pembelajaran ARIAS ini diharapkan dapat diterapkan dengan berbagai variasi strategi pembelajaran di kelas-kelas lain yang disinyalir mempunyai permasalahan yang sama. Bagi Sekolah 1) Memperbaiki proses belajar mengajar pada mata pelajaran Gambar Beton SMK Negeri 2 Surakarta.uns.id 6 b. b. d. khususnya terkait dengan penelitian yang menggunakan model pembelajaran ARIAS dengan strategi pembelajaran aktif Learning Tournament yang berorientasi pada proses dan hasil belajar siswa. Manfaat Teoritis a. guru mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil pembelajaran Gambar Beton di kelasnya. Bagi Peneliti 1) Menambah wawasan. dan mengembangkan instrumen pembelajaran. melakukan seleksi materi. 2. Bagi Guru 1) Diharapkan dengan adanya penelitian ini. commit to user . 3) Memberi bekal bagi peneliti sebagai calon guru Teknik Bangunan yang siap melaksanakan tugas di lapangan. Menambah pengetahuan pembaca terhadap dunia pendidikan. 2) Penelitian yang dilaksanakan diharapakan menjadi sumbangan pemikiran untuk meningkatakan prestasi SMK Negeri 2 Surakarta dan memperbaiki kualitas pendidikan di program keahlian bangunan khususnya pada pembelajaran Gambar Beton. 2) Sebagai bahan masukan atau referensi tentang model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Gambar Beton.perpustakaan. 2) Memperoleh pengalaman pelaksanaan strategi pembelajaran.

Dengan kata interest tidak hanya sekedar menarik minat/perhatian siswa pada awal kegiatan melainkan tetap memelihara minat/perhatian tersebut selama kegiatan berlangsung. Satisfaction). Modifikasi juga dilakukan dengan penggantian nama confidence menjadi assurance. dikembangkan oleh Keller dan Kopp seperti dikutip Sopah (2001: 458) sebagai jawaban bagaimana merancang pembelajaran yang dapat mempengaruhi motivasi berprestasi dan hasil belajar. Kajian tentang Model Pembelajaran ARIAS a. Mengingat pentingnya evaluasi.uns.ac. Dalam kegiatan pembelajaran guru tidak hanya percaya bahwa siswa akan mampu dan berhasil. dan assessment (evaluasi). confidence (percaya/yakin). padahal evaluasi merupakan komponen yang tidak dapat dipisahkan dalam kegiatan pembelajaran. dan attention menjadi interest.id perpustakaan. satisfaction (kepuasan/bangga). Model ARCS (Attention. melainkan juga penting menanamkan rasa percaya diri siswa bahwa mereka merasa mampu dan dapat berhasil. Pengertian Model Pembelajaran ARIAS Model pembelajaran ARIAS merupakan modifikasi dari model ARCS. karena pada kata interest (minat) sudah terkandung pengertian attention (perhatian). Kajian Pustaka 1. maka model pembelajaran ini dimodifikasi dengan menambahkan komponen evaluasi pada model pembelajaran tersebut. Relevance. Demikian juga penggantian kata attention menjadi interest. Djamaah Sopah mengungkapkan bahwa model pembelajaran ini menarik karena dikembangkan atas dasar teori-teori belajar dan pengalaman nyata para instruktur. Dengan modifikasi tersebut. Confidence.ac. Namun demikian.id BAB II LANDASAN TEORI A. relevance (relevansi). Evaluasi dilaksanakan untuk mengetahui sampai sejauh mana kemajuan yang dicapai atau hasil belajar yang diperoleh siswa.uns. commit pembelajaran to user 7 . model pembelajaran yang digunakan mengandung lima komponen yaitu: attention (minat/perhatian).7 digilib. pada model pembelajaran ini tidak ada evaluasi (assessment).

model pembelajaran yang sudah dimodifikasi ini disebut model pembelajaran ARIAS.id Untuk memperoleh akronim yang lebih baik dan lebih bermakna maka urutannya pun dimodifikasi menjadi assurance. berusaha menarik dan memelihara minat/perhatian siswa. relevance. Dengan mengambil huruf awal dari masing-masing komponen menghasilkan kata ARIAS sebagai akronim. Assesment atau evaluasi diadakan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa.8 digilib. Oleh karena itu. Dalam model pembelajaran ini. yakin akan berhasil atau yang berhubungan dengan harapan untuk berhasil ( Keller. Kemudian diadakan evaluasi dan menumbuhkan rasa bangga pada siswa dengan memberikan penguatan (reinforcement). Relevance. b.ac. Komponen Model Pembelajaran ARIAS 1) Assurance (percaya diri) Ialah sikap percaya. seseorang yang memiliki sikap percaya diri tinggi cenderung akan berhasil bagaimana pun kemampuan yang ia miliki. dan Satisfaction yaitu suatu model pembelajaran yang berhubungan dengan pengembangan sikap mental dan emosi siswa (afektif). Sikap ini mempengaruhi kinerja aktual seseorang. Guru juga harus menunjukkan relevansi materi yang disampaikanya terhadap kenyataan yang mudah ditemui dalam kehidupan siswa sehari-hari. Dapat diperinci bahwa ARIAS merupakan singkatan dari Assurance. yakin akan berhasil ini perlu commit to user . sehingga perbedaan dalam sikap ini menimbulkan perbedaan dalam kinerja. Menurut Bandura seperti dikutip oleh D. assessment dan satisfaction. Sikap percaya diri. Selain itu guru supaya tidak segan memberi penghargaan atas hasil usaha siswa untuk menumbuhkan rasa puas/bangga siswa atas prestasi atau hasil belajar yang telah diraih.uns.id perpustakaan. Makna dari modifikasi ini adalah usaha pertama dalam kegiatan pembelajaran untuk menanamkan rasa yakin/percaya pada siswa.uns.ac. Kegiatan pembelajaran ada relevansinya dengan kehidupan siswa. guru dituntut aktif untuk memberikan motivasi untuk menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam menyelesaikan tugas atau latihan selama proses pembelajaran berlangsung.Sopah (2001:458). interest. Assesment. 1987: 2-9 ). Interest.

ac. Dengan sikap yakin. ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan relevansi dalam pembelajara. penuh percaya diri dan merasa mampu dapat melakukan sesuatu dengan berhasil. dan sasaran yang jelas serta ada manfaat dan relevan dengan kehidupan akan mendorong individu untuk mencapai tujuan tersebut. Dari pendapat yang dikemukakan Keller dan Sopah di atas. para guru perlu memperhatikan unsur relevansi ini. Menurut Sopah. Dalam kegiatan pembelajaran.id ditanamkan kepada siswa untuk mendorong mereka agar berusaha dengan maksimal guna mencapai keberhasilan yang optimal. yaitu : - Mengemukakan tujuan sasaran yang akan dicapai - Mengemukakan manfaat pelajaran bagi kehidupan siswa - Menggunakan bahasa yang jelas atau contoh-contoh yang ada hubungannya dengan pengalaman nyata atau nilai.nilai yang dimiliki siswa - Menggunakan berbagai alternatif strategi dan media pembelajaran yang cocok untuk pencapaian tujuan. Disimpulkan. bahwa assurance dapat dimaknai sebagai suatu kegiatan guru untuk menumbuhkan motivasi dan sikap percaya diri dalam diri siswa.perpustakaan. bermanfaat dan berguna bagi kehidupan mereka. dapat ditarik pengertian dari relevance ialah kebermaknaan atau arti dari pelajaran yang diperoleh siswa serta keterkaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Dengan tujuan yang jelas mereka akan mengetahui kemampuan apa yang akan dimiliki dan pengalaman apa yang akan didapat.id 9 digilib. Sesuatu yang memiliki arah tujuan. Siswa akan commit user akan dipelajari ada relevansinya terdorong mempelajari sesuatu kalau haltoyang . 1987: 2-9 ).uns. Siswa merasa kegiatan pembelajaran yang mereka ikuti memiliki nilai. siswa terdorong untuk melakukan sesuatu kegiatan dengan sebaik-baiknya sehingga dapat mencapai hasil yang lebih baik dari sebelumnya atau dapat melebihi orang lain 2) Relevance (kebermaknaan) Yaitu berhubungan dengan kehidupan siswa baik berupa pengalaman sekarang atau yang telah dimiliki maupun yang berhubungan dengan kebutuhan karir sekarang atau yang akan datang ( Keller.ac.uns.

id perpustakaan. Siswa akan kembali mengerjakan sesuatu yang menarik sesuai dengan minat/perhatian mereka.uns. Oleh karena itu. 4) Assessment (evaluasi/penilaian) Assessment berhubungan dengan evaluasi terhadap siswa.10 digilib. Membangkitkan dan memelihara minat/perhatian merupakan usaha menumbuhkan keingintahuan siswa yang diperlukan dalam kegiatan pembelajaran. Adanya minat/perhatian siswa terhadap tugas yang diberikan dapat mendorong siswa melanjutkan tugasnya.ac.  Memberikan evaluasi yang obyektif dan adil serta segera menginformasikan hasil evaluasi kepada siswa. karena minat/perhatian siswa merupakan alat yang sangat berguna dalam usaha mempengaruhi proses dan hasil belajar siswa.uns. Maka dari itu. 1979:157 dalam Sopah) Beberapa cara yang dapat digunakan untuk melaksanakan evaluasi. guru harus memperhatikan berbagai bentuk dan memfokuskan pada minat/perhatian dalam kegiatan pembelajaran. evaluasi merupakan umpan balik tentang kelebihan dan kelemahan yang dimiliki siswa. yaitu:  Mengadakan evaluasi dan memberi umpan balik terhadap kinerja siswa.id dengan kehidupan mereka. dapat mendorong belajar lebih baik dan meningkatkan motivasi berprestasi. guru hendaknya selalu menunjukkan relevansi atau contoh nyata bagi siswa dengan beberapa cara yang mudah dimengerti siswa. Menurut Hopkins dan Antens seperti yang dikutip Sopah. Kesimpulan arti interest dalam komponen ini adalah suatu upaya untuk membangkitkan minat dan memelihara ketertarikan siswa terhadap pelajaran yang akan disampaikan. Evaluasi terhadap siswa dilakukan untuk mengetahui sampai sejauh mana kemajuan yang telah mereka capai yaitu apakah siswa telah memiliki kemampuan seperti yang dinyatakan dalam tujuan pembelajaran (Gagne dan Briggs. minat/perhatian tidak hanya harus dibangkitkan melainkan juga harus dipelihara selama kegiatan pembelajaran berlangsung. dan memiliki tujuan yang jelas.ac. commit to user . 3) Interest (minat atau perhatian siswa) Dalam kegiatan pembelajaran.

Keberhasilan dan kebanggaan itu menjadi penguat bagi siswa tersebut untuk mencapai keberhasilan berikutnya (Sopah.id  Memberi kesempatan siswa untuk mengadakan evaluasi terhadap diri sendiri. Rasa bangga dan memberikan penghargaan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mempengaruhi hasil belajar siswa. rasa puas dapat timbul dari dalam diri individu sendiri yang disebut kebanggaan intrinsik di mana individu merasa puas dan bangga telah berhasil mengerjakan.ac.id perpustakaan. commit to user . untuk merekam apa yang telah siswa capai. hal ini perlu ditanamkan dan dijaga dalam diri siswa. Dapat diartikan bahwa evaluasi merupakan alat untuk mengetahui apakah yang telah diajarkan sudah dipahami oleh siswa.uns. untuk memonitor kemajuan siswa sebagai individu maupun sebagai kelompok. 2001: 462).ac. Seseorang merasa bangga dan puas karena apa yang dikerjakan dan dihasilkan mendapat penghargaan baik bersifat verbal maupun nonverbal dari orang lain atau lingkungan. Siswa yang telah berhasil mengerjakan atau mencapai sesuatu merasa bangga/puas atas keberhasilan tersebut. Untuk itu.  Memberi kesempatan kepada siswa mengadakan evaluasi terhadap teman.11 digilib. dan untuk membantu siswa dalam belajar dalam usaha meningkatkan prestasi belajar. Kebanggaan dan rasa puas ini juga dapat timbul karena pengaruh dari luar individu. Memberikan penghargaan (reward) menurut Thorndike seperti dikutip oleh Gagne dan Briggs dalam Sopah. merupakan suatu penguatan (reinforcement) dalam kegiatan pembelajaran. satisfaction merupakan usaha guru untuk menumbuhkan rasa bangga siswa atas hasil belajarnya melalui penguatan atau memberi penghargaan. puas atas hasil yang dicapai) Dalam teori belajar.uns. 5) Satisfaction (rasa bangga. mencapai atau mendapat sesuatu. satisfaction adalah reinforcement (penguatan). Dengan demikian. yaitu dari orang lain atau lingkungan yang disebut kebanggaan ekstrinsik. Menurut Keller berdasarkan teori kebanggaan.

Satisfaction atau memberikan penghargaan diharapkan dapat membantu menarik perhatian dan mendorong semangat siswa dalam belajar. untuk membantu siswa merekonstruksi tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan. semua komponen tersebut di atas saling mendukung untuk menghasilkan suatu model pembelajaran yang dapat membentuk kepribadian siswa yang lebih baik. Uno (2009:1-2) mengungkapkan beberapa pendapat tentang strategi pembelajaran yang dikemukakan oleh para ahli pembelajaran. namun yang lebih diperlihatkan adalah pada komponen Interest. Dalam penelitian kali ini.id Pada dasarnya. sehingga siswa.id perpustakaan. Kajian tentang Strategi Pembelajaran Aktif Learning Tournament Hamzah B. siswa dinilai telah memiliki kepercayaan diri (assurance) yang cukup sehingga guru hanya perlu mengingatkan dan memberikan sedikit dorongan pada siswa ketika rasa enggan mulai muncul. sehingga komponen ini perlu diterapkan. pada kelas penelitian. diantaranya sebagai berikut : commit to user . 2. Assesment atau evaluasi sebenarnya telah dilaksanakan guru. semua komponen ARIAS diusahakan dimunculkan. Pemasalahan yang dihadapi di kelas ini adalah kejenuhan siswa yang muncul akibat dari metode yang diterapkan guru kurang bervariasi dan durasi pelajaran yang cukup lama. Assesment dan Satisfaction. sehingga siswa tidak tahu sejauh mana kemampuan mereka dalam belajar ( kelebihan dan kelemahan/kesalahan siswa ). Guru cukup menyampaikan kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari itu dan sedikit contoh nyata. Relevansi juga telah diterapkan guru dalam kegiatan-kegiatan pembelajaran sebelumnya. Mereka hanya tahu hasil belajar mereka tanpa dapat mempelajari dari kesalahan-kesalahan yang ada.uns. sehingga perlu diberikannya suatu variasai untuk membangkitkan minat siswa belajar (interest). namun hasil dari evaluasi tersebut tidak dikembalikan lagi pada siswa. sehingga seringkali siswa mengulangi kesalahan pada evaluasi berikutnya. Hal ini dikarenakan.ac.12 digilib. pada umumnya telah dapat mengetahui makna atau arti pelajaran yang mereka dapatkan serta mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari mereka.uns.ac.

2001:151). Sedangkan Teams Games Tournment (TGT) yang merupakan salah satu strategi pembelajaran kooperatif.ac. Dari pendapat-pendapat di atas. Learning Tournament merupakan salah satu strategi pembelajaran yang termasuk dalam kategori model pembelajaran aktif.uns. commit to user . Strategi pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah pembelajaran aktif Learning Tournament. dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran merupakan cara-cara yang akan dipilih dan digunakan oleh seorang pengajar untuk menyampaikan materi pembelajaran sehingga akan memudahkan peserta didik menerima dan memahami materi pembelajaran.ac. yang pada akhirnya tujuan pembelajaran dapat dikuasainya di akhir kegiatan belajar. Pembelajaran aktif Learning Tournament adalah salah satu bentuk strategi pembelajaran aktif yang diciptakan oleh Melvin L.id     Kozna (1989) : strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai setiap kegiatan yang dipilih. Silberman yang merupakan penyederhanaan dari pembelajaran Teams Games Tournment (TGT) yang dikembangkan oleh Robert Slavin dkk (Mel Silberman. Tujuan Learning Tournament ialah meminimalkan kejenuhan siswa dengan adanya games dan tournament. yaitu yang dapat memberikan fasilitas atau bantuan kepada peserta didik menuju tercapainya tujuan pembelajaran tertentu. Gerlach dan Ely (1980) : strategi pembelajaran merupakan cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan metode pembelajaran dalam lingkungan pembelajaran tertentu. Gropper (1990) : strategi pembelajaran merupakan pemilihan atas berbagai jenis latihan tertentu yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. serta mendorong siswa dapat belajar secara aktif baik secara individu maupun kelompok untuk meningkatkan hasil belajarnya. lebih mengedepankan adanya sistem kooperatif atau kerja sama dalam proses belajarnya sehingga didapatkan hasil belajar siswa yang meningkat/baik. Strategi pembelajaran dimaksud meliputi sifat lingkup dan urutan kegiatan pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman belajar peserta didik.13 digilib.id perpustakaan. Dick dan Carey (1990) : strategi pembelajaran terdiri atas seluruh komponen materi pembelajaran dan prosedur atau tahapan kegiatan belajar yang atau digunakan oleh guru dalam rangka membantu peserta didik mencapai tujuan pembelajaran tertentu.uns.

b.id perpustakaan.ac.uns. Dalam hal ini. Game dimainkan dengan meja yang berisi tiga murid yang diwakili tiga kelompok yang berbeda. Menurut Slavin (1995: 84-86). Presentasi Kelas Dalam presentasi kelas guru memperkenalkan materi pembelajaran yang diberikan secara langsung atau mendiskusikan dalam kelas. c. Kelompok Kelompok terdiri empat sampai lima orang yang heterogen misalnya berdasar kemampuan akademik dan jenis kelamin.id Adapun penyederhanaan yang dilakukan yaitu pada prosedur atau tahapan pelaksanaan pembelajaran tersebut.14 digilib. guru berperan sebagai fasilitator. ras atau kelas sosial. commit to user .uns. komponen-komponen dan langkah-langkah pelaksanaan dalam TGT yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut: a.ac. Aturannya membolehkan pemain untuk menantang jawaban yang lain. Tujuan utama pembentukan kelompok adalah untuk menyakinkan siswa bahwa semua anggota kelompok belajar dan semua anggota mempersiapkan diri untuk mengikuti game dan turnamen dengan sebaik-baiknya. jika memungkinkan suku. Diharapkan tiap anggota kelompok melakukan hal yang terbaik bagi kelompoknya dan adanya usaha kelompok melakukan untuk membantu anggota kelompoknya sehingga dapat meningkatkan kemampuan akademik dan menumbuhkan pentingnya kerjasama diantara siswa serta meningkatkan rasa percaya diri. langkahlangkah pada komponen permainan/game dan kompetisi/tournament dilaksanakan secara lebih praktis dibandingkan pada pelaksanaan TGT. Dalam Learning Tournament. Pembelajaran mengacu pada apa yang disampaikan oleh guru agar nantinya dapat membantu siswa dalam mengikuti game dan turnament. Siswa mengambil kartu bernomor dan berusaha untuk menjawab pertanyaan sesuai dengan nomor. Game (permainan) Permainan (game) dibuat dengan isi pertanyaan-pertanyaan untuk mengetes pengetahuan siswa yang didapat dari presentasi kelas dan latihan kelompok.

Pembagian peserta didik dalam suatu kelompok (team) secara heterogen untuk belajar bersama.uns. sertifikat. Penghargaan kelompok dapat berupa hadiah. e. Penghargaan Kelompok (Rekognisi Tim) Setelah mengikuti game dan turnamen. Rata-rata poin kelompok yang diperoleh dari game dan turnamen akan digunakan sebagai penentu penghargaan kelompok. d. Pada Learning Tournament. setelah guru membuat presentasi kelas dan kelompok-kelompok mempraktikan tugas-tugasnya. menyampaikan sedikit ulasan dan menjelaskan sistem belajar. Silberman (2001: 151-152) menyusun langkah-langkah pembelajaran yang lebih praktis dan mudah. Pada tahap ini disebut permainan/game babak pertama. Meminta peserta didik menyatakan skor mereka pada anggota lain dalam tim untuk mendapatkan tambahan skor dalam tim. Untuk turnamen pertama guru mengelompokkan siswa dengan kemampuan serupa yang mewakili tiap timnya. b. c. commit to user . Mengadakan kompetisi/Tournament yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab peserta didik secara individu. Tournament (kompetisi) Biasanya turnamen diselenggarakan akhir minggu. Guru memberikan serangkaian pertanyaan kepada peserta didik dalam kelompok.perpustakaan. Kompetisi ini merupakan sistem penilaian kemampuan perorangan seperti dalam model pembelajaran STAD. setiap kelompok akan memperoleh poin. yaitu: a. Melvin L. kemudian meminta masing-masing tim menyebutkan skor yang diperoleh.ac. dan sebagainya. Kompetisi ini juga memungkinkan bagi siswa dari semua level di penampilan sebelumnya untuk memaksimalkan nilai kelompok mereka menjadi terbaik.id d.ac.id 15 digilib. Jenis penghargaan sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Guru mengenalkan / memberikan materi. Tahap ini dapat diulang pada sesi materi selanjutnya yang disebut permainan/game babak kedua dan seterusnya.uns.

uns. maka dapat dilihat secara lebih rinci penyederhanaan yang dilakukan dalam Learning Tournament dalam tabel di bawah ini. Berdasarkan pendapat R. 4 kelompok yang ada.id perpustakaan. Kompetisi/ Mengelompokkan siswa Diikuti oleh seluruh siswa Tournament dengan kemampuan serupa anggota tim tanpa ada yang mewakili tiap timnya. e. Mengumumkan skor masing-masing tim dan memberikan penghargaan sesuai kriteria yang ditentukan. Tabel 1. 5 secara Penilaian pengelompokan lagi.uns.ac.id Tahap ini dapat diulang pada sesi materi selanjutnya yang dapat dilaksanakan setalah belajar dalam kelompok dan permainan/game dilaksanakan. commit to user .ac. Slavin dan Mel Silberman di atas. Diambil dari rata-rata skor Diambil dari rata-rata skor game kelompok dan skor dari game kelompok dan skor turnamen tiap kelompok 6 Penghargaan anggota dari turnamen tiap anggota kelompok Sesuai dengan kriteria yang Sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan telah ditentukan Keterangan : Yang dicetak tebal adalah perbedaan antara TGT dengan Learning Tournament. Perbandingan Perbedaan Tahapan Pelaksanaan TGT dan Learning Tournament No 1 Tahapan / TGT Komponen Presentasi Kelas Mengenalkan Learning Tournament materi atau Mengenalkan materi atau memberikan ulasan memberikan ulasan 2 Kelompok/Team Heterogen Heterogen 3 Permainan/ Dimainkan di meja yang Dilaksanakan Game berisi 3 murid yang diwakili serentak diikuti seluruh 3 kelompok yang berbeda.16 digilib.

b. dapat diambil kesimpulan mengenai pengertian belajar yaitu “belajar adalah suatu proses perubahan perilaku secara aktif.ac. Crow & Crow dan Hilgard (1958:225) : “belajar adalah diperolehnya kebiasaan-kebiasaan. Belajar Dalam bukunya. W.17 digilib.uns. yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan-pemahaman.id perpustakaan. melihat. Kejenuhan. proses adalah kata yang berasal dari bahasa latin “processus” yang berarti “berjalan kedepan “. merespon terhadap semua situasi yang ada di sekitar individu. keterampian dan nilai sikap.Winkel (2005) : “belajar pada manusia adalah suatu aktivitas mental/psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan. mengamati. Hilgard (1962:252) : “belajar adalah proses dimana suatu perilaku muncul perilaku muncul atau berubah karena adanya respons terhadap sesuatu situasi”. pengetahuan dan sikap baru”. kebiasaan.id 3. dan Hasil Belajar a. pengetahuan dan kecakapan”. yang mana perubahan itu bersifat secara relatif konstan dan berbekas“. proses adalah suatu perubahan khususnya yang commit to user . Selain itu. Proses Belajar Dalam Joesafira dijelaskan bahwa. sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya”. Surya (1997) : “belajar dapat diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh perubahan perilaku baru secara keseluruhan. dan memahami sesuatu yang dipelajari serta berbuat melalui berbagai pengalaman yang diarahkan pada suatu tujuan”.S. Nana Syaodih Sukmadinata (2005:155-156) menyebutkan bahwa sebagian besar perkembangan individu berlangsung melalui kegiatan belajar. Kajian tentang Proses. Gage & Berliner (1970:256) : “belajar adalah suatu proses perubahan perilaku yang yang muncul karena pengalaman” Moh. Kata ini mempunyai konotasi urutan langkah atau kemajuan yang mengarah pada suatu sasaran atau tujuan.uns. disampaikan pula pengertian belajar dari para ahli :        Witherington (1952:165) : “belajar merupakan perubahan dalam kepribadian yang dimanifestasikan sebagai pola-pola respons yang baru berbentuk keterampilan. Di Vesta dan Thompson (1970:112) : “ belajar adalah perubahan perilaku yang relatif menetap sebagai hasil dari pengalaman”. Menurut Chaplin.ac. Dari beberapa pendapat ahli di atas. sikap.

Ketika seorang guru menggunakan metode ceramah. 8) Menyusun paper atau kertas kerja.perpustakaan. Membau.ac. yang tidak hanya bersifat fakta-fakta. Di kelas. 4) Menulis atau mencatat Catatan sangat berguna untuk menampung sejumlah informasi. Jika belajar adalah untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. setiap orang belajar di sekolah pasti ada aktivitas mendengarkan. dan Mencicipi / Mengecap Aktivitas indra manusia yang dapat dijadikan sebagai alat untuk kepentingan belajar adalah aktivitas meraba dan membau. seorang pelajar memandang papan tulis yang berisikan tulisan yang baru saja ditulis guru. Adapun mengecap juga dapat memberikan kesempatan bagi orang untuk belajar. 3) Meraba. 1988).uns. maka membaca salah jalan menuju pintu ilmu pengetahuan. Tentu saja aktivitasnya harus disadari oleh suatu tujuan. Dengan demikian.id 18 digilib. Dalam psikologi. proses belajar berarti cara-cara/langkah-langkah khusus yang dengannya beberapa perubahan ditimbulkan hingga tercapainya hail-hasil tertentu (Reber. 2) Memandang Yang dimaksud di sini adalah mengarahkan suatu penglihatan ke suatu objek. diagram-diagram atau bagan-bagan. tulisan yang pelajar pandang itu menimbulkan kesan dan selanjutnya tersimpan dalam otak. Beberapa fase proses belajar yang dikemukakan Joesafira antara lain : 1) Mendengarkan Adalah salah satu aktivitas belajar. 6) Mencari ikhtisar atau ringkasan dan menggaris bawahi.uns. membaca identik dengan mencari ilmu pengetahuan agar menjadi cerdas dan mengabaikan membaca berarti kebodohan. 5) Membaca Aktivitas membaca adalah aktivitas yang paling banyak di lakukan selama belajar di sekolah. .ac. commit to user 9) Mengingat.id menyangkut perubahan tingkah laku atau perubahan kejiwaan. 7) Mengamati tabel-tabel. melainkan juga terdiri atas materi hasil dari bahan bacaan. maka setiap siswa mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru.

menyatakan bahwa dalam proses pembelajaran siswa menempuh tiga episode atau fase. Jerome S. Bruner dalam Joesafira.uns. Kejenuhan belajar dapat dimaknai pula sebagai suatu kondisi mental commit to user seseorang. Gejala-gejala yang sering dialami adalah timbulnya rasa enggan. malas. penyimpanan. antara lain :  Fase informasi (tahap penerimaan materi)  Fase transformasi (tahap pengubahan materi)  Fase evaluasi (tahap penilaian materi) Menurut Wittig (1981) dalam setiap proses belajar selalu berlangsung dalam 3 tahapan.id 19 digilib. Oleh Reber (1988) dalam Psycologi Education dijelaskan bahwa kejenuhan belajar ialah rentang waktu tertentu yang digunakan untuk belajar tetapi tidak mendatangkan hasil. Kejenuhan Belajar Kejenuhan belajar merupakan suatu bentuk kesulitan belajar yang tak selalu mudah diatasi. pengolahan. saat mengalami rasa bosan dan lelah yang amat sehingga . c.ac. proses belajar dapat diartikan sebagai tahapan perubahan perilaku kognitif.perpustakaan.ac. lesu dan tidak bergairah untuk belajar. proses belajar diamati melalui lembar observasi diambilkan dari prosentase keaktifan siswa melalui ranah afektif dan psikomotor.id 10) Berfikir. padahal individu yang bersangkutan masih memiliki kemauan untuk belajar. Dalam penelitian ini. 11) Latihan atau praktek.uns. Kata kejenuhan berarti padat atau penuh sehingga tidak mampu lagi memuat apapun. dan penilaian informasi tersebut. Kejenuhan pada umumnya disebabkan suatu proses yang berlangsung secara monoton (tidak bervariasi) dan telah berlangsung sejak lama. antara lain :  Actuation (tahap perolehan/penerimaan informasi)  Storage (tahap penyimpanan informasi)  Retrieval (tahap mendapatkan kembali informasi) Jadi. efektif dan psikomotor yang terjadi dalam diri siswa yang melalui beberapa fase atau tahapan yaitu penerimaan.

id 20 digilib. 3) Suasana belajar tidak berubah. dan tidak .uns.perpustakaan. - Siswa harus berbuat nyata (tidak menyerah atau tinggal diam) dengan cara mencoba belajar dan belajar lagi.uns. 4) Kurang aktivitas rekreasi atau hiburan.id mengakibatkan timbulnya rasa enggan. lesu. 6) Proses belajar siswa telah sampai pada batas kemampuan jasmaniahnya karena bosan (borring) dan keletihan (fatigue). bosan. dan tidak bersemangat atau tidak bergairah untuk melakukan aktivitas belajar (Thursan Hakim. Menurut Cross (1974) dalam Psycology Education. antara lain sebagai berikut : - Melakukan istirahat dan mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi dengan takaran yang cukup. Dapat diambil kesimpulan bahwa Kejenuhan Belajar adalah suatu commit to user kondisi mental seseorang yang mengalami rasa enggan. - Pengubahan atau penataan kembali lingkungan belajar siswa - Memberikan motivasi dan stimulus baru agar siswa merasa terdorong untuk belajar lebih giat daripada sebelumnya.ac. keletihan siswa dapat diketegorikan menjadi tiga. Faktor-faktor yang mempengaruhinya antara lain yaitu : 1) Cara atau metode belajar tidak bervariasi 2) Belajar hanya di tempat tertentu. 5) Siswa yang telah kehilangan motivasi dan kehilangan konsolidasi salah satu tingkat keterampilan tertentu sebelum siswa tertentu sampai pada tingkat keterampilan berikutnya. - Pengubahan atau penjadwalan kembal jam-jam dari hari-hari belajar yang dianggap lebih memungkinkan siswa belajar lebih giat. yaitu: 1) Keletihan indra siswa 2) Keletihan fisik siswa 3) Keletihan mental siswa Keletihan indra dan fisik siswa dapat dihilangkan dengan mudah dengan beristirahat dengan cukup. Kiat-kiat untuk mengatasi keletihan mental yang menyebabkan kejenuhan belajar.ac. 2008 : 62-64). lelah.

yakni : (1) kawasan kognitif / pengetahuan dan commit user pengertian. 2003). Strategi kognitif lebih menekankan pada pada proses pemikiran. 3) Strategi kognitif . Proses penilaian terhadap hasil belajar dapat memberikan informasi kepada guru tentang kemajuan siswa dalam upaya mencapai tujuan-tujuan belajarnya melalui kegiatan belajar. Hasil Belajar Hasil belajar mempunyai peranan penting dalam proses pembelajaran. d. dan (3) kawasan psikomotor / . yaitu kemampuan mengendalikan ingatan dan cara-cara berfikir agar terjadi aktivitas yang efektif. baik untuk keseluruhan kelas maupun individu. yang ditimbulkan akibat adanya suatu proses yang berlangsung secara monoton dalam rentang waktu yang cukup lama sehingga tidak mendatangkan hasil. (2) kawasan afektif / sikap dantocita-cita.ac. konsep abstrak. Selanjutnya dari informasi tersebut guru dapat menyusun dan membina kegiatan-kegiatan siswa lebih lanjut. Menurut Gagne (Abin Syamsuddin Makmun.uns. yaitu keadaan dalam diri individu yang akan memberikan kecenderungan bertindak dalam menghadapi suatu obyek atau peristiwa.id 21 digilib.uns. Ketrampilan ini sangat dibutuhkan dalam menghadapi pemecahan masalah dan menitikberatkan pada hasil pembelajaran. ialah hasil belajar yang berupa kecakapan pergerakan yang dikontrol oleh otot dan fisik.ac. yaitu kecakapan dalam membedakan. Bloom mengungkapkan tiga kawasan (domain) perilaku individu hasil belajar beserta sub kawasan dari masing-masing kawasan. 4) Sikap .id bersemangat untuk melakukan aktivitas belajar. didalamnya terdapat unsur pemikiran. memahami konsep konkrit. aturan dan hukum. yaitu penguasaan informasi bentuk verbal (tertulis atau lisan) 2) Kecakapan intelektual . perasaan yang menyertai pemikiran dan kesiapan untuk bertindak. Tidak jauh berbeda dengan pendapat di atas. perubahan perilaku yang merupakan hasil belajar dapat berbentuk : 1) Informasi verbal .perpustakaan. 5) Kecakapan motorik .

Winkel. ( W.ac. Dilihat dari objek yang diketahui (isi) pengetahuan dapat digolongkan yaitu : (1) Mengetahui sesuatu secara khusus. yaitu : a) Pengetahuan (knowledge) Pengetahuan merupakan aspek kognitif yang paling rendah tetapi paling mendasar. 2005:45 ) membagi aspek ini menjadi 6 tahap. 1) Hasil Belajar Kognitif Hasil belajar kognitif berkaitan aspek-aspek intelektual atau berfikir/nalar. Pada penelitian ini. afektif dan psikomotor melalui pendapat beberapa ahli pendidikan. Bloom dan Nana Sudjana di atas. Temuancommit to user temuan ini diakomodasikan dan kemudian berasimilasi dengan struktur kognitif .id keterampilan dan kebiasaan. peristiwa.uns. Pernyataan ini didukung oleh pendapat Nana Sudjana ( 2004 : 22 ) yang mengemukakan bahwa hasil belajar dibagi menjadi tiga macam hasil belajar yaitu : (a). informasi.uns.id 22 digilib. merupakan kegiatan mental intelektual yang mengorganisasikan materi yang telah diketahui. Sikap dan cita-cita. hasil belajar yang ingin diperbaikai atau ditingkatkan mengacu pada pendapat Bloom dkk. Dari pendapat Abin Syamsudin Makmun. dan psikomotor siswa. yaitu kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya yang membentuk perubahan perilaku individu baik berupa penguasaan informasi verbal. yang masing-masing golongan dapat diisi dengan bahan yang ada pada kurikulum sekolah. Keterampilan dan kebiasaan.. afektif.S. Temuan-temuan yang didapat dari mengetahui seperti definisi. dapat disimpulkan mengenai pengertian hasil belajar. yaitu pada kawasan kognitif. afektif atau sikap serta psikomotor atau keterampilan. Bloom dkk.ac. kecakapan kognitif. (b).perpustakaan. b) Pemahaman (comprehension) Pemahaman atau dapat dijuga disebut dengan istilah mengerti. (c). Pengetahuan dan pengertian. Di bawah ini akan dijabarkan lebih lanjut mengenai hasil belajar siswa berdasarkan pendapat Bloom pada kawasan kognitif. (2) Mengetahui tentang cara untuk memproses atau melakukan sesuatu. fakta disusun kembali dalam struktur kognitif yang ada..

23
digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

yang ada, sehingga membentuk struktur kognitif baru. Tingkatan dalam
pemahaman ini meliputi :
-

Translasi yaitu mengubah simbol tertentu menjadi simbol lain tanpa
perubahan makna.

-

Interpretasi yaitu menjelaskan makna yang terdapat dalam simbol, baik
dalam bentuk simbol verbal maupun non verbal.

-

Ekstrapolasi yaitu melihat kecenderungan, arah atau kelanjutan suatu temuan.
c) Penerapan (application)

Menggunakan pengetahuan untuk memecahkan masalah atau menerapkan
pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang dikatakan menguasai
kemampuan ini jika ia dapat memberi contoh, menggunakan, mengklasifikasikan,
memanfaatkan, menyelesaikan dan mengidentifikasi hal-hal yang sama.
d) Penguraian (analysis)
Menentukan bagian-bagian dari suatu masalah dan menunjukkan hubungan antarbagian tersebut, melihat penyebab-penyebab dari suatu peristiwa atau memberi
argumen-argumen yang menyokong suatu pernyataan.
Secara rinci Bloom mengemukakan tiga jenis kemampuan analisis, yaitu :
-

Menganalisis unsur

-

Menganalisis hubungan

-

Menganalisis prinsip-prinsip organisasi
e) Memadukan (synthesis)

Menggabungkan, meramu, atau merangkai berbagai informasi menjadi satu
kesimpulan atau menjadi suatu hal yang baru. Kemampuan berfikir induktif dan
konvergen merupakan ciri kemampuan ini.
f) Penilaian (evaluation)
Mempertimbangkan, menilai dan mengambil keputusan benar-salah, baik-buruk,
atau bermanfaat-tak bermanfaat berdasarkan kriteria tertentu, baik kualitatif
maupun kuantitatif. Terdapat dua kriteria pembenaran yang digunakan, yaitu :
commit to user

24
digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

-

Pembenaran

berdasarkan

kriteria

internal;

yang

dilakukan

dengan

memperhatikan konsistensi atau kecermatan susunan secara logis unsur-unsur
yang ada di dalam objek yang diamati.
-

Pembenaran berdasarkan kriteria eksternal; yang dilakukan berdasarkan
kriteria-kriteria yang bersumber di luar objek yang diamati.
Pada penelitian ini, untuk mengukur hasil belajar siswa hanya digunakan

tiga tahap pada aspek kognitif yaitu tahap pengetahuan, pemahaman, dan
penerapan. Pengukuran hasil belajar kognitif menggunakan tes tertulis pada tiap
siklus.

2) Hasil Belajar Afektif
Aspek afektif berhubungan dengan perasaan, emosi, sikap hati yang
menunjukkan

penerimaan

atau

penolakan

terhadap

sesuatu,

apresiasi

(penghargaan) dan penyesuaian perasaan sosial. Tujuan pengajaran yang
diarahkan pada kawasan afektif ini berorientasi pada faktor-faktor emosional,
seperti perasaan, minat, sikap, kepatuhan terhadap moral, dan sebagainya.
Kratwohl (W.S.Winkel, 2005 : 245) memberikan batasan orientasi dan
penggolongan aspek afektif sebagai berikut :
a) Penerimaan (Receiving)
Menurut Hamzah, dkk (2001 : 9) kemauan menerima merupakan keinginan
untuk memerhatikan suatu gejala atau rancangan tertentu, seperti keinginan
membaca buku, mendengar musik atau bergaul dengan orang yang mempunyai
ras berbeda. Gulo (2002 : 66) merinci penerimaan ini dalam tiga tahap :
(1) Kesiapan untuk menerima (awareness), yaitu kesiapan untuk berinteraksi
dengan stimulus yang ditandai dengan kehadiran dan usaha untuk memberi
perhatian pada stimulus yang bersangkutan.
(2) Kemauan untuk menerima (willingness to receives), yaitu usaha untuk
mengalokasikan perhatian pada stimulus yang bersangkutan.
(3) Mengkhususkan perhatian (controlled or selected attention) pada bagian
tertentu dari stimulus yang diperhatikan.
commit to user

perpustakaan.uns.ac.id

25
digilib.uns.ac.id

b) Partisipasi (Responding)
Partisipasi atau penanggapan merupakan kegiatan yang menunjuk pada
partisipasi aktif dalam kegiatan tertentu, seperti menyelesaikan tugas terstruktur,
mentaati peraturan, mengikuti diskusi kelas, menyelesaikan tugas di laboratorium
atau menolong orang lain. Proses ini menurut Gulo (2002 : 67) terdiri dari tiga
tahap, yaitu:
(1) Kesiapan menanggapi (acquiescence of responding)
(2) Kemauan menanggapi (willingness to respond) yaitu usaha untuk melihat halhal khusus di dalam bagian yang diperhatikan.
(3) Kepuasan menanggapi (satisfaction in response), yaitu adanya kegiatan yang
berhubungan dengan usaha untuk memuaskan keinginan mengetahui.
c) Penilaian (Valuing)
Penilaian adalah suatu sikap yang berkenaan dengan kemauan menerima
sistem nilai tertentu pada diri individu, seperti menunjukkan kepercayaan terhadap
sesuatu, kesungguhan untuk melakukan suatu kehidupan sosial (Hamzah, dkk,
2001: 9). Dalam Gulo (2002:6), penilaian terbagi atas empat tahap yaitu:
(1) Menerima nilai (acceptance of value), yaitu kelanjutan dari usaha memuaskan
diri untuk menanggapi secara lebih intensif.
(2) Menyeleksi nilai yang lebih disenangi (preference for a value) yang
dinyatakan dalam usaha untuk mencari contoh yang dapat memuaskan
perilaku menikmati.
(3) Komitmen yaitu kesetujuan terhadap suatu nilai dengan alasan-alasan tertentu
yang muncul dari rangkaian pengalaman.
d) Pengorganisasian (Organization)
Hamzah, dkk, (2001: 10) menjelaskan sebagai berikut : Pengorganisasian
berkenaan dengan penerimaan terhadap berbagai sistem nilai yang berbeda-beda
berdasarkan suatu sistem nilai yang lebih tinggi, seperti menyadari pentingnya
keselarasan antara hak dan kewajiban, bertanggung jawab terhadap hal yang telah
dilakukan, memahami dan menerima kelebihan dan kekurangan diri sendiri, atau
menyadari peranan perencanaan dalam
memecahkan
suatu permasalahan.
commit
to user

uns.perpustakaan. seperti bersikap objektif terhadap segala hal (Hamzah. Pada taraf ini. yaitu : a) Persepsi/perception b) Kesipan/set c) Gerakan Terbimbing/guided response d) Gerakan Terbiasa/mechanical response commit to user . individu yang sudah memiliki sistem nilai selalu menyelaraskan perilakunya sesuai dengan sistem nilai yang dipegangnya. (2) Karakterisasi. partisipasi. penilaian. yaitu keinginan untuk menilai hasil karya orang lain. 3) Hasil Belajar Psikomotor Kawasan ini berkaitan dengan aspek-aspek keterampilan yang melibatkan fungsi sistem syaraf dan otot dan fungsi psikis. dkk. Menurut Gulo (2002 : 69). kawasan ini diklasifikasikan menjadi tujuh hal. yaitu: (1) Generalisasi. Tiap aspek akan diperinci melalui indikator kata kerja operasionalnya masing-masing aspek pada lembar observasi proses pembelajaran di kelas dan hasil belajar siswa.id Proses pengorganisasian terjadi dalam dua tahapan: (1) Konseptualisasi nilai. mencakup seluruh pendapat Kratwohl yang terdiri atas lima aspek yaitu penerimaan. 2001: 10). yaitu menyusun perangkat nilai dalam suatu sistem nilai berdasar tingkat preferensinya (Gulo. proses karakterisasi terdiri atas dua tahap. e) Pembentukan Pola Hidup (Characterization) Pembentukan pola hidup atau karakterisasi merupakan tingkatan afeksi yang tertinggi. yaitu mengembangkan pandangan hidup tertentu yang memberi corak tersendiri pada kepribadian diri yang bersangkutan. Oleh Simpson (W. 2005 : 245). yaitu kemampuan untuk melihat suatu masalah dari suatu sudut pandang tertentu.S. (2) Pengorganisasian sistem nilai.ac. pengorganisasian. dan pembentukan pola hidup.id 26 digilib.uns.Winkel.ac. Kawasan afektif yang hendak diperbaiki pada penelitian tindakan kelas ini. atau menemukan asumsi-asumsi yang mendasari suatu moral atau kebiasaan. 2002 : 68).

Taksonomi Gerakan Terbimbing/guided response dapat diartikan pula sebagai peniruan. menyesuaikan diri dengan situasi.id e) Gerakan Kompleks/complex response f) Penyesuaian Pola Gerakan/adjustment g) Kreatifitas/creativity. Gulo (2002 : 69-70).uns.ac. Pada taksonomi Gerakan Terbiasa/mechanical response dan Gerakan Kompleks/complex response dapat digabung menjadi satu taksonomi yaitu membiasakan atau memahirkan.perpustakaan. sekalipun ia belum dapat mengubah polanya. pada aspek psikomotorik dapat disederhanakan menjadi lima tahap. b) Meniru adalah kemampuan untuk melakukan sesuai dengan contoh yang diamatinya walaupun belum mengerti makna dari keterampilan itu. Adapun taksonomi Penyesuaian Pola Gerakan/adjustment. dikemukakan bahwa persepsi merupakan taksonomi yang pada umumnya tampak pada semua kawasan. c) Membiasakan yaitu seseorang dapat melakukan suatu keterampilan tanpa harus melihat contoh.ac. . di dalamnya mencakup penyesuaian dengan kondisi setempat. dengan kata lain dinamakan taksonomi adaptasi. d) Adaptasi yaitu seseorang sudah mampu melakukan modifikasi untuk disesuaikan dengan kebutuhan atau situasi tempat keterampilan itu commit to user dilaksanakan. menjawab pertanyaan. Dalam W. baik kognitif maupun afektif. yaitu : a) Kesiapan/set b) Peniruan/imitation c) Membiasakan/habitual d) Menyesuaikan/adaptation e) Menciptakan/organitation Penjelasannya adalah sebagai berikut : a) Kesiapan yaitu berhubungan dengan kesediaan untuk melatih diri tentang keterampilan tertentu yang dinyatakan dengan usaha untuk melaporkan kehadirannya. sedangkan kreatifitas mencakup kemampuan melahirkan atau menciptakan gerak-gerik baru sehingga dapat disebut juga taksonomi menciptakan (organition).uns. Dengan demikian. mempersiapkan alat.id 27 digilib.

uns.ac. . Pada mata pelajaran Gambar Beton siswa harus mampu memahami perencanaan beton baik pada desain gambar maupun perhitungannya. Dasar kompetensi kejuruan pada program keahlian bangunan.id perpustakaan. 4. Mata pelajaran Gambar Beton merupakan dasar dari perhitungan Struktur Beton yang ada pada perkuliahan jurusan bangunan.3. Merancang rencana balok struktur gedung beton bertulang. denah perletakan balok commit toMenggambar user struktur gedung beton bertulang. yaitu terdapat tujuh klasifikasi. sehingga hambatan yang ada pada proses belajar mengajar untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa hendaknya dapat dipecahkan. Dasar Kompetensi Kejuruan Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Surakarta Tahun Ajaran 2010/2011 MATA DIKLAT Gambar Beton STÁNDAR KOMPETENSI 1.id e) Menciptakan (origination) yaitu di mana seseorang sudah mampu menciptakan sendiri suatu karya. Tiap aspek akan dijabarkan melalui indikator kata kerja operasionalnya masing-masing pada lembar observasi proses pembelajaran di kelas dan hasil belajar siswa. Pada penelitian ini digunakan pendapat Simpson untuk mengukur hasil belajar peserta didik pada ranah psikomotor. Mendiskripsikan balok struktur gedung beton bertulang. 1. 1. mata pelajaran Gambar Beton dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Kajian tentang Materi Pembelajaran Gambar Beton Gambar Beton merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan pada siswa kelas XI TGB Program Keahlian Bangunan SMK Negeri 2 Surakarta.1.ac. Guru dituntut mampu menyampaikan materi dan memberikan proses pembelajaran yang tepat untuk menumbuhkan minat dan hasil yang baik bagi siswa.uns.28 digilib.2. Tabel 2. Membuat Gambar Rencana Balok Beton Bertulang KOMPETENSI DASAR 1. Untuk memperoleh hasil dan tujuan yang ingin dicapai pada proses pembelajaran guru dituntut dapat memberikan model pembelajaran yang tepat salah satu alternatif adalah dengan menggunakan model pembelajaran ARIAS dengan strategi pembelajaran aktif Learning Tournament.

berkesimpulan bahwa penerapan Model Pembelajaran ARIAS mempengaruhi peningkatan motivasi berprestasi siswa kelas II semester II SMA MTA Surakarta Tahun Pelajaran 2004/2005.5. Membuat daftar tulangan balok struktur beton bertulang pada gambar. Mendiskripsikan kolom struktur Rencana Kolom gedung beton bertulang Beton Bertulang 3.ac.uns. 2009. Menggambar denah perletakan kolom struktur gedung beton bertulang.4.29 digilib.3. 2. Membuat Gambar 2. 2. 1. Merancang rencana pelat lantai struktur gedung beton bertulang. 2. Penelitian yang serupa dilaksanakan oleh Dewi Agustina.2. Merancang rencana kolom struktur gedung beton bertulang.2.id MATA DIKLAT STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR Gambar Beton 1. Menggambar tulangan balok struktur gedung beton bertulang.ac. 3. Penelitian yang dilakukan Ita Agustin.1. Membuat daftar tulangan kolom struktur beton bertulang pada gambar. Membuat daftar tulangan pelat lantai struktur beton bertulang pada gambar.uns. 2006. Penelitian Relevan Adapun hasil-hasil penelitian yang relevan dengan penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Menggambar denah perletakan pelat lantai struktur gedung beton bertulang.3. Menggambar tulangan pelat lantai struktur gedung beton bertulang. 2.5. Sumber : Silabus Spektrum Kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta B. 3. 2.4. Membuat Gambar 3. 3. Menggambar tulangan kolom struktur gedung beton bertulang kontruksi statis tertentu. 2.id perpustakaan.5. 3. hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya peningkatan keaktifan dan prestasi commit to user belajar siswa kelas IV semester II SD Negeri Serengan II Surakarta Tahun . pada mata pelajaran Kimia Sub Pokok Bahasan Larutan Asam Basa.1. Mendiskripsikan pelat lantai struktur Rencana Pelat Lantai gedung beton bertulang.4.

pada mata pelajaran Matematika pokok bahasan Kubus dan Balok. maka siswa mudah putus asa. Dengan adanya .uns. dimana peran guru sebagai motivator dan fasilitator bagi siswa.id Ajaran 2008/ 2009.id perpustakaan. Dengan keadaan seperti ini akan membentuk kepribadian siswa yang kurang baik dan membentuk sikap siswa yang pasif. bosan dan akhirnya tidak mau aktif berusaha. seberapa pun durasi proses pembelajaran yang berlangsung tidak akan membuat siswa jenuh atau bosan jika digunakan suatu metode pembelajaran yang menarik bagi siswa. Kerangka Berpikir 1. Kegiatan belajar mengajar yang diselenggarakan masih menggunakan metode konvensional dan transaksional.30 digilib. sedangkan siswa sendiri lebih banyak berperan aktif dalam proses pembelajaran tersebut. tidak tertarik bahkan tidak peduli dengan kegiatan pelajaran yang ada. Guru lebih banyak berbicara sedangkan murid hanya mendengarkan atau mencatat hal-hal yang dianggap penting. Metode ini lebih menitikberatkan pada peran guru sebagai sumber belajar. Permasalahan juga timbul dari durasi pembelajaran yang cukup lama yaitu 5 jam dalam satu kali pertemuan.uns. setelah diterapkannya Model Pembelajaran ARIAS. C. Apalagi jika siswa dihadapkan pada materi pelajaran hitungan yang cukup rumit (kompetensi merencanakan beton bertulang). Peningkatan Kualitas Proses Pembelajaran Gambar Beton Pada dasarnya proses pembelajaran yang berkualitas sangat diharapkan terlaksana pada setiap mata pelajaran. dan menonjolkan pada proses pembelajaran yang aktif dan menarik commit user yang disertai permainan kelompok danto kompetisi individu. Sebenarnya.ac. Model pembelajaran ARIAS dengan strategi pembelajaran aktif Learning Tournament adalah metode yang mengembangkan dan memperbaiki sikap atau emosi siswa. Kedua hal ini (metode konvensional dan waktu yang lama) menyebabkan siswa jenuh. hal ini masih menjadi kendala pada mata pelajaran Gambar Beton kelas XI SMK Negeri 2 Surakarta.ac. Kendala ini dapat mengakibatkan proses pembelajaran tidak lagi bermutu karena tidak ada keaktifan siswa dalam belajar. Namun. Untuk memperbaiki proses pembelajaran Gambar Beton. diperlukan suatu model pembelajaran yang menarik dan interaktif.

31 digilib.uns. Penggunaan model pembelajaran ARIAS dengan strategi pembelajaran aktif Learning Tournament terdapat unsur pemberian motivasi untuk menumbuhkan rasa percaya diri siswa. Siswa yang antusias dalam pembelajaran. diharapkan dapat menarik perhatian siswa dan meminimalkan kejenuhan siswa serta memelihara antusias atau motivasi siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung.id permainan dan kompetisi. proses pembelajaran yang terselenggara dapat menjadi berkualitas.ac. Maka dari itu. Untuk merangsang keaktifan siswa dan menumbuhkan rasa percaya diri dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Jika proses belajarnya baik dan berkualitas. maka perlu dikaji terlebih dahulu pada proses pembelajaran yang dilaksanakan selama ini. akan meningkatkan keaktifan siswa tersebut dalam kegiatan belajarnya. Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Gambar Beton Hasil belajar yang dicapai siswa dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang berlangsung. . Sebagai variasi proses belajar yang menyenangkan dan menarik (interest) adalah diadakannya games atau permainan antar kelompok untuk menyelesaikan latihan-latihan atau tugas yang diberikan. lingkungan. tentunya hasil belajar siswa yang diperoleh juga memuaskan.ac. Rendahnya hasil belajar siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta pada mata pelajaran Gambar Beton merupakan akibat dari terlaksananya proses pembelajaran yang kurang berkualitas yang disebabkan oleh keaktifan siswa yang rendah karena jenuh dan bosan dengan metode pembelajaran yang konvensional dan durasi pembelajaran yang cukup lama. Selain itu terdapat tugas evaluasi secara perorangan sebagai commit tountuk user mendapat nilai perorangan dan tournament (kompetisi) secara individu. Relevansi materi yang berkaitan dengan kenyataan yang mudah ditemui dalam kehidupan siswa sehari-hari juga harus disampaikan saat pembelajaran.uns. 2. jika terjadi permasalahan pada hasil belajar siswa yang belum tuntas.id perpustakaan. Hal ini juga berlaku sebaliknya. setiap siswa dituntut untuk dapat berkolaborasi dan bekerja sama baik dengan masyarakat. dan temannya sendiri. sehingga dengan keaktifan siswa yang cukup tinggi.

Berdasarkan penjelasan di atas dapat divisualisasikan kerangka berpikir dalam bentuk bagan berikut : Proses Pembelajaran Kurang Berkualitas Kejenuhan belajar tinggi Keaktifan siswa rendah Hasil Belajar Belum Tuntas Tindakan Penerapan Model Pembelajaran ARIAS + Learning Tournament Proses Pembelajaran Berkualitas Kejenuhan belajar rendah Keaktifan siswa tinggi Gambar 1. Perbaikan metode yang dapat menarik perhatian dan minat siswa ini.uns. diharapkan dapat “membunuh” waktu sehingga siswa tidak lagi merasa jenuh/bosan. Di akhir kegiatan diadaknnya penghargaan bagi siswa dan kelompok yang memperoleh skor terbaik. Dengan keaktifan yang cukup tinggi akan melahirkan proses pembelajaran Gambar Beton yang bermutu sehingga dapat membuahkan hasil belajar siswa yang baik (tuntas) dan memuaskan.id sebagai sumbangan nilai kelompok. Evaluasi diadakan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa.id perpustakaan.ac. Selain itu guru supaya tidak segan memberi penghargaan atas hasil pencapaian siswa.uns.32 digilib. Ketertarikan siswa terhadap kegiatan dalam pembelajaran dapat memperbaiki aktivitas siswa (keaktifan siswa meningkat). Kerangka Berpikir commit to user Hasil Belajar Tuntas .ac.

33 digilib. 2.uns. Dengan penerapan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran siswa pada mata pelajaran Gambar Beton siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011.id D. Dengan penerapan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Gambar Beton siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011.id perpustakaan.ac. commit to user .ac.uns. Hipotesis Tindakan Hipotesis tindakan yang disusun adalah : 1.

33. Waktu Penelitian Waktu penelitian direncanakan pada bulan Desember 2010 – April 2011.ac. 2. Telp. LU. b) Di kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta pada mata pelajaran Gambar Beton tahun ajaran 2010/2011. Jadwal Penelitian Bulan Minggu Pengajuan judul Penyusunan proposal Desember ‘10 Januari ‘11 Februari ‘11 April ‘11 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Seminar proposal Revisi Proposal Perijinan penelitian Pelaksanaan penelitian Penulisan laporan penelitian Ujian Skripsi Revisi Skripsi Maret ‘11 commit to user 34 . Surakarta.34 digilib. (0271) 714901.id perpustakaan. memiliki permasalahan dalam proses pembelajarannya yang berdampak pada hasil belajar siswa.uns. Pemilihan tempat penelitian di SMK Negeri 2 Surakarta. Adi Sucipto No. Adapun perinciannya sebagai berikut: Tabel 3. Tempat dan Waktu Penelitian 1.ac. Tempat Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Surakarta yang beralamat di Jl.uns. sehingga permasalahan ini memerlukan suatu alternatif pemecahan. Kode Pos 57143. dengan pertimbangan : a) SMK Negeri 2 Surakarta merupakan tempat peneliti melaksanakan Program Penelitian Lapangan (PPL) selama ± 4 bulan.id BAB III METODE PENELITIAN A.

Catatan lapangan ketika pembelajaran berlangsung commit to user . Hasil pengamatan terhadap kejenuhan belajar melalui indikator kejenuhan dan keaktifan siswa yang diambilkan dari observasi ranah afektif dan psikomotor.35 digilib.uns. Hasil wawancara siswa kelas XI TGB SMK N 2 Surakarta. Alasan peneliti memilih sampel kelas XI TGB yaitu karena peneliti pernah mengajar dalam Program Pengalaman Lapangan (PPL) di kelas XI TGB selama ± 4 bulan sehingga mengetahui karakteristik belajar siswa.ac. C. Adapun sumber data sekunder yang dipakai dalam penelitian ini adalah : a. Subyek Penelitian Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta Tahun Pelajaran 2010 / 2011 yang berjumlah 33 orang. b.ac. meliputi: a. Data. c. dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Negeri 2 Surakarta. Tempat atau lokasi penelitian yaitu SMK N 2 Surakarta b. setelah diterapkannya model pembelajaran ARIAS melalui Learning Tournament. 2. Sumber Data dan Instrumen Penelitian 1.id B. Data Sekunder Data sekunder adalah data yang didapat dari referensi yang berasal dari berbagai dokumen yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil belajar siswa kelas XI TGB SMK N 2 Surakarta mata pelajaran Gambar Beton setelah diterapkannya model pembelajaran ARIAS melalui Learning Tournament. Arsip dan dokumen yang dimiliki guru atau sekolah yang berhubungan dengan masalah penelitian c.uns. Terdiri dari 31 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. guru pengampu mata pelajaran Gambar Beton.id perpustakaan. Data Primer Data primer merupakan data yang diperoleh dari hasil observasi langsung yang dilakukan.

Hal tersebut didukung oleh pendapat S.ac. keaktifan) serta catatan-catatan lain. kendala-kendala yang dihadapi. (lihat Lampiran 9 – 11). b.id perpustakaan. d. Tes tertulis bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan siswa terhadap konsep materi pembelajaran yang berupa soal-soal yang harus dijawab.” (soal tescommit lihat Lampiran . pemahaman dan penerapan. nilai kompetensi siswa. Pedoman wawancara ini bisa mengenai pembelajaran yang telah dilaksanakan. Arikunto (2006: 150) yang mengemukakan bahwa “Tes berupa serentetan pertanyaan atau latihan serta alat lain yang digunakan untuk mengukur keterampilan. Instrumen ini digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa untuk aspek kognitif pada tahap pengetahuan.uns.36 digilib. Arsip atau dokumen Arsip atau dokumen merupakan bahan tertulis yang berkaitan dengan suatu peristiwa atau aktivitas tertentu sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber data dalam penelitian. penyebab kesulitan. c. sistem pembelajaran) data siswa (nama siswa. kurikulum.uns. Pedoman Wawancara Pedoman wawancara umumnya berupa serentetan pertanyaan yang disampaikan kepada nara sumber untuk dijawab dengan tujuan memperoleh data verbal yang dikehendaki. individu atau kelompok. sebagai berikut : a. Silabus dan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) Silabus dan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) disusun dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dipelajari siswa dan mengacu pada langkah-langkah pelaksanaan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament. baik dari guru yang berkaitan maupun pihak sekolah. dan lain sebagainya (lihat Lampiran 3 – 8). Tes Hasil Belajar Tes yang dilakukan dalam penelitian ini adalah tes tertulis. kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh to user 16 dan 18).ac. Arsip atau dokumen yang digunakan untuk memperoleh informasi antara lain adalah data sekolah (profil sekolah. Instrumen Penelitian Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data. pengetahuan intelegensi. yang mendukung dalam penelitian.id 3. kemampuan siswa.

Lembar Observasi Lembar Observasi digunakan untuk menilai proses dan hasil belajar siswa pada ranah afektif dan psikomotorik. Peneliti lebih mengarahkan jalannya wawancara mendalam pada masing-masing informan untuk mendapat informasi antara lain tentang : a.uns. terbuka dan santai namun tetap serius guna menggali pandangan subyek yang diteliti tentang banyak hal.uns.ac. Efektivitas penerapan model pembelajaran ARIAS melalui strategi prmbelajaran Learning Tournament di kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta commit to user pada mata pelajaran Gambar Beton. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data pada penelitian kualitatif ini melalui : wawancara. dan mengarah pada kedalaman informasi dengan suasana yang lentur. Peneliti mengisi lembar observasi tiap ranah yang telah dijabarkan dalam indikator-indikator dari kata kerja operasional masing-masing aspek dengan cara membubuhkan skor sesuai dengan skala sikap yang digunakan. pada butir indikator yang dilaksanakan pada aktivitas siswa berdasarkan data observasi lapangan selama pembelajaran berlangsung. D. Kelonggaran dan kelenturan cara pengumpulan data ini diharapkan akan mampu mendapatkan kejujuran informan untuk memberikan informasi yang sebenarnya. Tujuan tindakan observasi adalah untuk memperoleh data perilaku siswa sehingga didapatkan hasil perubahan perilaku siswa dalam memperbaiki pembelajaran. Dalam hal ini. peneliti mengajukan pertanyaan yang bersifat terbuka. Sistem kegiatan belajar mengajar di kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta pada mata pelajaran Gambar Beton. 1. Wawancara Wawancara dilaksanakan secara tidak formal terstruktur.id e. (lembar observasi kejenuhan siswa. c. observasi dan kajian arsip atau dokumen dan tes siswa. b.37 digilib. . afektif dan psikomotor lihat Lampiran 20 – 35).id perpustakaan. Kendala-kendala yang dihadapi kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta pada mata pelajaran Gambar Beton.ac.

Observasi dilaksanakan karena merujuk pada pendapat S.uns. nilai kompetensi siswa. serta mengambil gambar (mendokumentasikan) kegiatan pembelajaran yang berlangsung melalui alat perekam. agenda dan lain sebagainya. siklus I untuk mengetahui pencapaian konsep materi. . Metode dokumentasi dilaksanakan berdasar dari pendapat S. Observasi Pengumpulan data melalui observasi dilakukan peneliti pada kelas XI TGB sebagai sampel penelitian berdasarkan kisi-kisi penilaian yang disusun dalam lembar observasi. surat kabar.id 2. pemahaman dan penerapan konsep pada kompetensi dasar mata pelajaran Gambar Beton. 2006 : 81) 4. Arikunto (2006 : 158) yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan. prasasti. kurikulum. keaktifan) catatan-catatan lain (baik dari guru pengampu maupun pihak sekolah) yang mendukung dalam penelitian.ac. dalam HB.uns. sistem pembelajaran). peneliti menyelidiki berbagai benda-benda tertulis dan lain sebagainya. notulen rapat. Arsip atau dokumen yang dikaji antara lain adalah data sekolah (profil sekolah.id perpustakaan. Kajian Dokumen Di dalam melaksanakan metode dokumentasi. Tes dilakukan pada saat pra tindakan untuk mengetahui kondisi awal. Tes Siswa Tes digunakan untuk mengetahui pengaruh dari tindakan yang telah dilakukan terhadap aspek kognitif siswa pada tingkat pengetahuan.38 digilib. Arikunto (1998 : 28) yang menjelaskan bahwa metode observasi merupakan suatu teknik yang dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan secara teliti dan sistematis untuk mendapat gambaran secara langsung kegiatan yang di lapangan. Observasi dilaksanakan untuk mendapatkan gambaran secara langsung kegiatan belajar siswa di kelas XI TGB mata pelajaran Gambar Beton SMK Negeri 2 Surakarta serta untuk mengamati pelaksanaan dan perkembangan pembelajaran Gambar Beton. buku.ac. dan siklus II untuk mengetahui pencapaian commit to user konsep materi yang belum tuntas secara keseluruhan. majalah. transkip. Sutopo. data siswa (nama siswa. 3. Teknik mencatat dokumen ini disebut sebagai content analysis (Yin 1987.

ac. Skema Triangulasi Data (Sumber H. dikumpulkan dan dicatat dalam kegiatan penelitian.uns.B Sutopo. Artinya untuk menarik kesimpulan yang mantap. Triangulasi data (sumber) digunakan karena dalam penelitian ini terdapat tiga sumber data. Agar hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan. siswa).ac.B. kemantapan dan kebenarannya. guru. guru.uns. maka memerlukan teknik pemeriksaan data yang tepat salah satunya adalah triangulasi data. Sutopo ( 2006 ) yang manyatakan bahwa “Validitas merupakan jaminan bagi kemantapan simpulan dan tafsir makna sebagai hasil penelitian”. Teknik triangulasi ini merupakan teknik yang didasari pola pikir fenomenologi yang bersifat multiperspektif. data siswa. hasil observasi dan kajian dokumen (berbagai arsip dan dokumen hasil tes siswa). 2006: 94) Kegiatan di kelas .dll. Validitas data dilaksanakan karena diperkuat oleh pendapat H. Untuk lebih jelasnya. diperlukan tidak hanya satu sudut pandang.39 digilib.id perpustakaan. siswa Content Analysis Dokumen/ Arsip Data sekolah. harus diusahakan kedalaman. catatan. yaitu informan atau narasumber dengan tingkatan berbeda (WKS 1. proses triangulasi data (sumber) pada penelitian ini dapat dilihat pada gambar berikut: Data Wawancara Atau : Data Informan 1 WKS 1 Informan 2 Guru Informan 3 Siswa Wawancara Informan WKS. Triangulasi data mengarahkan dalam proses pengumpulan data untuk memperoleh beberapa sumber data yang berbeda sehingga apa yang diperoleh dari sumber yang satu bisa lebih teruji kebenarannya. Validitas Data Teknik pengembangan validitas data yang paling umum digunakan dalam penelitian kualitatif adalah teknik triangulasi. Pada penelitian ini digunakan teknik triangulasi data (sumber) untuk menjaga validitasnya. Data yang telah berhasil diperoleh di lapangan. commit to user Observasi Aktifitas Gambar 2.id E.

dan penarikan kesimpulan/verifikasi yang dilakukan dengan cara interaksi baik antara komponen.ac.uns. pemusatan perhatian pada penyederhanaan.id perpustakaan.40 digilib. yang terdiri dari reduksi data. analisis data yang digunakan adalah diskriptif kualitatif. dan transformasi data kasar yang muncul dari catatan-catatan tertulis di lapangan. Pada penelitian tindakan kelas ini. 2007:20) commit to user .id F. dari proses pengumpulan data sebagai siklus. Reduksi data berlangsung terus-menerus selama penelitian berlangsung. pengabstrakan. Penyajian data adalah sekumpulan informasi tersusun yang memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan.ac. Model Analisis Interaktif (Sumber: Huberman. Sedangkan penarikan kesimpulan dilakukan secara bertahap untuk memperoleh derajat kepercayaan yang tinggi. Analisis diskriptif kualitatif dilakukan dengan analisis interaktif. dokumen/arsip dan aktivitas pembelajaran siswa saat kegiatan belajar mengajar. penyajian data.uns. Menurut Huberman (2007: 20) model analisis interaktif dapat digambarkan dalam bagan sebagai berikut: PENGUMPULAN DATA PENYAJIAN DATA REDUKSI DATA PENARIKAN KESIMPULAN Gambar 3. Teknik Analisis Data Analisis data digunakan untuk mengukur tingkat validitas data penelitian berdasarkan dari informan. Reduksi data diartikan sebagai pemilihan.

(2) Tahap commit to user .id perpustakaan.ac. Tolok Ukur Keberhasilan Proses dan Hasil Belajar Siswa Variabel Aspek yang dinilai Data Target Proses 1. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini mengikuti model prosedur penelitian yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc.41 digilib. Ranah Kognitif Belajar 2.uns. Ranah Afektif 3.uns. Keaktifan siswa Indikator keaktifan siswa > 70 % rata-rata kelas (sikap/afektif dan ketrampilan/psikomotor) Hasil 1. 70% rata- psikomotor rata kelas Adanya tolok ukur keberhasilan penelitian ini ditetapkan oleh peneliti dengan minimal skor 75 dikarenakan skor 75 merupakan Nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang telah ditetapkan oleh sekolah untuk tahun ajaran 2010/2011. Adapun besarnya rata-rata kelas untuk keaktifan > 70% dan kejenuhan < 30%. merupakan ketetapan yang telah dibuat bersama oleh peneliti dan guru pengajar Gambar Beton di SMK N 2 Surakarta. 70% rata- afektif rata kelas Lembar observasi ranah skor ≥ 75. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: (1) Tahap perencanaan tindakan (planning).id G. Kejenuhan siswa Indikator kejenuhan siswa < 30 % rata-rata kelas Belajar 2. 70% rata- tes kognitif rata kelas Lembar observasi ranah skor ≥ 75. H. Taggart dalam Rochiati Wiriaatmadja (2005: 66) berupa model penelitian spiral yang pada umumnya direncanakan terdiri dari dua siklus. Tolok Ukur Keberhasilan Tolok ukur keberhasilan dalam penelitian tindakan kelas ini dideskripsikan dalam tabel berikut : Tabel 4. Ranah Psikomotor Capaian ketuntasan pada skor ≥ 75. Prosedur Penelitian Prosedur penelitian merupakan tahapan-tahapan yang ditempuh dalam penelitian dari awal sampai akhir.ac.

commit to user . e) Menyiapkan instrumen penelitiaan.uns. dan (4) Tahap refleksi (reflecting). adapun langkah-langkah perencanaannya yaitu : a) Permintaan ijin kepada Kepala Sekolah dan Guru yang mengampu mata pelajaran Gambar Beton SMK Negeri 2 Surakarta.42 digilib. pembuatan dan menyiapakan instrumen yang diperlukan. Pelaksanaan tindakan pada tahap ini adalah sebagai berikut: a) Tes kemampuan awal siswa (pra siklus). identifikasi masalah. b) Observasi pra tindakan terhadap kegiatan pembelajaran di kelas XI TGB.uns.id perpustakaan. (3) Tahap pengamatan (observaing). 2) Tahap Pelaksanaan Tindakan Tindakan pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah disusun. b) Koordinasi dengan guru pengampu mengenai pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran ARIAS dan strategi pembelajaran Learning Tournament. serta merencanakan langkah-langkah dan tindakan yang akan dilakukan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.ac. lembar observasi ranah afektif dan psikomotor. Seluruh rencana tindakan yang akan dilakukan bertujuan untuk memperbaiki praktek pembelajaran Gambar Beton yaitu dengan menerapkan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament. Observasi dilakukan dengan mengikuti pembelajaran Gambar Beton. materi pembelajaran. d) Perencanaan pembelajaran yang akan diterapkan dalam proses belajar mengajar serta menentukan strategi pembelajaran yang digunakan.ac. antara lain menyusun Silabus.id pelaksanaan tindakan (acting). c) Identifikasi masalah dan penetapan alternatif pemecahan masalah. Adapun sistem operasional siklus tersebut dijelaskan sebagai berikut: SIKLUS I 1) Tahap Perencanaan Tindakan Tahap ini mencakup semua perencanaan tindakan seperti observasi pra tindakan. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). lembar kerja siswa. dan sebagainya.

c) Pencapaian konsep siswa (ranah kognitif). 3) Tahap Observasi Pada tahap ini pengumpulan data dilakukan dengan cara mengamati jalannya proses pembelajaran dan mencatat hal-hal yang mungkin terjadi ketika tindakan berlangsung. commit to user .ac. f) Hal-hal lain yang berpengaruh terhadap tindakan yang diberikan. mengadakan penelusuran terhadap semua pertanyaan maupun tugas dari guru. h) Pelaksanan kompetisi/tournament antar siswa (yang dilaksanakan pada pertemuan berikutnya). Aktivitas siswa diamati selama proses pembelajaran berlangsung dengan mengacu pada lembar observasi dari awal pembelajaran sampai akhir pembelajaran. g) Pelaksanaan permainan/game antar kelompok. i) Pernyataan skor/ nilai yang diperoleh kelompok dan tiap individu siswa. d) Keaktifan siswa selama proses pembelajaran (ranah afektif). d) Pembentukan kelompok. Kompetisi antar siswa juga digunakan sebagai evaluasi kemampuan kognitif siswa pasca siklus I.uns. j) Pemberian penghargaan dari guru untuk siswa k) Guru dan siswa menyimpulkan materi hasil kegiatan belajar yang telah dilaksanakan. antara lain : a) Penurunan kejenuhan siswa dalam proses pembelajaran. Adapun hal-hal yang diamati pada siklus I ini.id c) Pengarahan pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran ARIAS dan strategi pembelajaran Learning Tournament terhadap siswa.id 43 digilib. e) Pemberian materi pembelajaran sesuai dengan standar kompetensi mata pelajaran produktif Gambar Beton.ac.perpustakaan. berdiskusi. b) Peningkatan aktivitas (keaktifan) siswa. f) Setiap kelompok belajar bersama.uns. e) Keterampilan siswa dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan (ranah psikomotor). Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah aktivitas siswa sudah sesuai dengan indikator yang tercantum dalam lembar observasi atau tidak.

Tindakan siklus II direncanaan sebagai upaya perbaikan dari hasil tindakan siklus I.uns. Adapun tahap operasional siklus II adalah sebagai berikut: 1) Perencanaan Tindakan Hasil analisis dan refleksi pada siklus I menjadi pedoman untuk perencanaan siklus II.uns. akan diketahui kelebihan dan kelemahan kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Dengan demikian. dengan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan silabus mata pelajaran Gambar Beton.id 4) Tahap Analisis dan Refleksi Data-data yang diperoleh melalui observasi. Langkah awal pada tahap ini hampir sama pada tahap perencanaan pada siklus I. dikumpulkan dan dianalisis dengan model analisis interaktif.id perpustakaan. SIKLUS II Diadakannya tindakan siklus II berdasarkan pada hasil yang telah dicapai pada siklus I. lembar kerja siswa. observasi. Yang berbeda adalah rancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). sehingga dapat digunakan untuk menentukan tindakan kelas pada siklus selanjutnya. materi pembelajaran. serta analisis dan refleksi yang juga mengacu pada siklus sebelumnya.ac.ac. peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Gambar Beton dengan model pembelajaran ARIAS melalui srategi pembelajaran Learning Tournament. dalam tahap ini. 2) Pelaksanaan Tindakan Tahap pelaksanaan tindakan sesuai dengan perencanaan tindakan yaitu: a) Penyampaikan materi dan tugas melanjutkan materi dari siklus I.44 digilib. dapat diketahui penurunan kejenuhan. Berdasarkan hasil refleksi ini.. commit to user c) Siswa duduk sesuai dengan kelompoknya masing-masing. . yaitu menyiapkan instrumen penelitiaan. dan soal tes kemampuan kognitif yang disesuaikan dengan materi lanjutan siklus I berdasarkan standar kompetensi yang telah ditetapkan dalam silabus. Perwujudan tahap pelaksanaan. b) Pembelajaran tetap menggunakan model pembelajaran ARIAS dengan strategi pembelajaran Learning Tournament.

l) Pelaksanaan permainan/game antar kelompok. Kompetisi antar siswa juga digunakan sebagai evaluasi kemampuan kognitif siswa pasca siklus II. 3) Tahap Observasi Efektifitas penerapan model pembelajaran ARIAS dengan strategi pembelajaran Learning Tournament diamati berdasarkan ketertarikan siswa dalam kegiatan belajar mengajar mata pelajaran produktif Gambar Beton yang ditunjukkan dengan adnya penurunan kejenuhan siswa dan peningkatan keaktifan belajar dalam proses pembelajaran.ac.uns. 4) Tahap Analisis dan Refleksi Tingkat efektifitas model pembelajaran ARIAS dengan strategi pembelajaran Learning Tournament pada mata pelajaran produktif Gambar Beton diukur berdasarkan perolehan hasil belajar kemampuan kognitif siswa dan penilaian lembar observasi ranah afektif dan psikomotor siswa. Perwujudan siklus II didasarkan pada hasil yang diperoleh dari siklus II. Indikator keberhasilan yang dicapai pada siklus II ini diharapkan mengalami kemajuan minimal 10% dari siklus I. target keberhasilan ketuntasan yang ditetapkan belum tercapai. g) Guru dan siswa menyimpulkan materi hasil kegiatan belajar yang telah dilaksanakan. f) Pemberian penghargaan dari guru untuk siswa. Adapun tahapan perencanaan pada siklus III ini adalah sebagai berikut : commit to user Hasil analisis dan refleksi pada siklus II menjadi pedoman untuk perencanaan dan . e) Guru dan peneliti melakukan observasi kepada siswa melalui lembar observasi yang meliputi beberapa aspek. m) Pelaksanaan kompetisi /tournament antar siswa (yang dilaksanakan pada pertemuan berikutnya).ac. SIKLUS III Tindakan siklus III dilakukan jika pada siklus II.id 45 digilib.uns. n) Pernyataan skor/ nilai yang diperoleh kelompok dan tiap individu siswa.id d) Siswa mengerjakan berdiskusi dengan kelompoknya masing-masing.perpustakaan.

Siklus III ini dilaksanakan jika diperlukan.uns.id perpustakaan. dan soal tes kemampuan kognitif yang disesuaikan dengan materi lanjutan atau perbaikan pada siklus II berdasarkan standar kompetensi yang telah ditetapkan dalam silabus. commit to user . maka kegiatan penelitian dihentikan pada siklus II dan siklus III ditiadakan.uns. maksudnya jika pada tindakan siklus II ketuntasan yang ditetapakn pada tabel tolok ukur keberhasilan belum tercapai. Akan tetapi jika pada siklus II. Indikator keberhasilan yang dicapai pada siklus III ini diharapkan mengalami kemajuan minimal 10% dari siklus II.ac.ac. Yang berbeda antara lain adalah rancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus III. target keberhasilan telah tercapai. materi pembelajaran yang belum tercapai. lembar kerja siswa.46 digilib. maka tindakan siklus III dilaksankan. Langkah awal pada tahap ini hampir sama pada tahap perencanaan pada siklus I dan siklus II.id pelaksanaan tindakan siklus III. yaitu menyiapkan instrumen penelitiaan.

id Perencanaan Tindakan SIKLUS I Analisis Ketuntasan belum tercapai Tercapai Refleksi Ketuntasan tercapai Observasi Tidak dilanjutkan Pelaksanaan Tindakan Perencanaan Tindakan SIKLUS II Analisis Refleksi Ketuntasan belum tercapai Ketuntasan tercapai Observasi Tidak dilanjutkan SIKLUS III Jika diperlukan Pelaksanaan Tindakan Gambar 4.ac. 2005: 66) commit to user .id perpustakaan. Taggart dalam Rochiati Wiriaatmadja.47 digilib.uns.ac.uns. Prosedur Penelitian Model Spiral (Sumber: Kemmis dan Mc.

ac. http : www. Susanta. 19600808 198803 1 006 Status Sekolah : Negeri Kelompok Sekolah : Teknologi dan Industri Standar Sekolah : Akreditasi A Tahun Berdiri : 1958 Tahun Perubahan : 1999 Kepemilikan Tanah : Pemerintah Luas Tanah : 23.net . Teknik Elektronika 4. kode pos 57143 No.uns. NIP.150 m2 Email dan Website : info@smkn2-solo. Teknik Mesin 3.48 digilib.smkn2-solo. Teknik Informatika commit to user 48 . MM.net Bidang Keahlian : 1. 33 Surakarta. Teknik Bangunan 2. Telepon / Faximile : (0271) 714901 / (0271) 727003 Kepala Sekolah : Drs. LU. Adi Sucipto No. Data dan Deskripsi Tempat Penelitian Tempat penelitian berada di kelas XI Teknik Gambar Bangunan (TGB) SMK Negeri 2 Surakarta.id perpustakaan. Data Sekolah Nama Sekolah : SMK Negeri 2 Surakarta Nomor Statistik Sekolah : 321036105001 Provinsi : Jawa Tengah Otonomi Daerah : Pemerintah Kota Surakarta Kecamatan : Banjarsari Desa/ Kelurahan : Kerten Alamat Sekolah : Jl.id BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Data sekolah dan kelas dapat diuraikan sebagai berikut: 1.ac.uns.

49 digilib. SMK N 6 Surakarta.id 2. Kelurahan Manahan. Denah Lokasi okasi SMK Negeri 2 Surakarta Gedung SMK Negeri 2 Surakarta berlokasi di Jl. SMA N 4 Surakarta. Kotamadya Surakarta. SMK N 6 Surakarta U Poltabes Surakarta Jl.uns. 2) Menyiapkan tenaga terampil yang mampu bersaing di lapangan kerja. b. Visi dan Misi SMK Negeri 2 Surakarta a. Termasuk berada di salah satu lokasi strategis kota Surakarta yaitu daerah pusat pendidikan. Visi Mewujudkan SMK Negeri 2 Surakarta sebagai pencetak sumber daya manusia yang profesional dalam bidang teknologi dan industri yang mampu menghadapi era global.uns. SMK N 4 Surakarta.ac. SMK N 7 Surakarta. Denah Lokasi SMK N 2 Surakarta SMA N 4 Surakarta . 4) Menyiapkan SMK Negeri 2 Surakara sebagai SMK yang mandiri. dan beberapa sekolah lainnya. 3) Menyiapkan wirausaha yang tangguh dalam bidang teknologi dan industri. Hal ini ditunjukkan tunjukkan dengan berdirinya beberapa sekolah di wilayah tersebut.Adi Sucipto Gedung Warastratama TK Inti SMK N 2 Surakarta commit to user Gambar 5.id perpustakaan. 3. antara lain : SMK N 5 Surakarta. Adi Sucipto No 33. LU. Kecamatan Banjarsari.ac. Misi 1) Membentuk tamatan yang berkepribadian unggul dan mampu mengembangkan diri. SMK N 2 Surakarta.

peneliti mengadakan observasi awal terhadap pelaksanaan pembelajaran Gambar Beton untuk mengetahui proses pembelajaran yang biasa disampaikan oleh guru selama ini dan mengidentifikasikan permasalahan yang ada dalam pembelajaran tersebut. Bendahara II : Wahyu Waskitho Aji B. Jumlah siswa kelas XI TGB sebanyak 33 siswa dengan perincian 31 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan (daftar nama siswa lihat Lampiran 1).id 4. Kondisi Awal Pembelajaran Sebelum Tindakan Kelas Sebelum pelaksanaan penelitian.50 digilib. Wakil ketua : Rifky Candra Ardhani 4. .20-18. Ketua Kelas : Surya Purnama 3. Sekretaris I : Santi Putri Pramudyastuti 5. Pada hari sebelum dilaksanakan ujian pre-nilai tersebut. Sekretaris II : Ulfi Wahyu Sindora 6. Stefanus Suyadi.ac. namun karena adanya pembangunan fisik di sekolah tersebut. siswa kelas XI TGB harus berbagi waktu dan tempat dengan kelas lain sebab selama proses pembangunan. Adapun wali kelas XI TGB adalah Bapak Drs. sehingga siswa commit to user diharapkan dapat belajar terlebih dulu. Stefanus Suyadi 2. peneliti memberikan prenilai yang juga dilaksanakan sebelum penelitian.00). guru telah memberi pengumuman kepada para siswa bahwa akan diadakan ujian beserta materi yang akan diujikan. Wali Kelas : Drs.id perpustakaan. Bendahara I : Pinthoko Nugroho 7.10) dan jam belajar siang (13. Sedangkan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas XI TGB 2010/2011 SMK Negeri 2 Surakarta pada mata pelajaran Gambar Beton. Data Siswa Kelas yang digunakan sebagai subyek dalam penelitian adalah kelas XI TGB (Teknik Gambar Bangunan). Untuk Struktur Kepengurusan Kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011 adalah sebagai berikut : 1.uns.00-13. yaitu jam belajar pagi (07.ac. diberlakukan dua kali jam belajar efektif.uns. Ruang teori kelas XI TGB tidak berpindahpindah.

(2) Tahap pelaksanaan tindakan (3) Tahap observasi dan analisis.uns. Pelaksanaan penelitian siklus I ini mengacu pada prosedur penelitian yang meliputi : (1) Tahap perencanaan tindakan. Hal ini menyebabkan munculnya kejenuhan belajar siswa.335 %). diperoleh data sebagai berikut : 1.id Dari observasi awal tersebut. Siswa yang tidak memperhatikan pelajaran (mengalami kejenuhan belajar sehingga kurang aktif) sebanyak 22 orang (66.665 %).36 % (12 siswa). Siswa yang belum tuntas belajar dengan nilai < 75 sebanyak 63. diperoleh data bahwa masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran Gambar Beton antara lain adalah adanya durasi pembelajaran yang cukup lama (5 jam pelajaran) dalam satu kali pertemuan dan metode pembelajaran yang digunakan guru masih bersifat konvensional yang jarang melibatkan interaksi siswa.64 % (21 siswa). Adapun hasil pre-nilai Gambar Beton kelas XI TGB 2010/2011 sebelum tindakan terhadap 33 siswa (data selengkapnya lihat Lampiran 45). Siswa yang tuntas belajar dengan nilai ≥ 75 sebanyak 36.id perpustakaan. diperoleh data sebagai berikut : 1. Berdasarkan pengamatan terhadap pelaksanaan pembelajaran Gambar Beton melalui lembar observasi indikator kejenuhan belajar siswa (data selengkapnya lihat Lampiran 20). C.uns. dengan materi pembelajaran merencanakan perhitungan penulangan dan gambar perencanaan plat lantai satu arah struktur gedung beton bertulang. Deskripsi Hasil Penelitian Siklus I Hasil pengamatan pembelajaran yang telah dilaksanakan sebelum tindakan dalam hal proses dan hasil belajar siswa. Siswa yang memperhatikan pelajaran sebanyak 11 orang (33.ac. dan (4) Tahap refleksi. digunakan peneliti sebagai pedoman untuk merencanakan prosedur tindakan kelas siklus I.ac.51 digilib. Secara rinci hasil penelitian pada siklus I adalah sebagai berikut : commit to user . 2. keaktifan siswa rendah dan hasil belajar yang kurang memuaskan. 2.

uns. Observasi dilakukan dengan mengikuti pelaksanaan pembelajaran Gambar Beton kurang lebih selama 2 bulan. commit to user permainan serta kompetisi untuk evaluasi. g.perpustakaan. soal-soal latihan. kegiatan dan proses pembelajaran yang selama ini berlangsung. Peneliti mengidentifikasi masalah yang timbul pada kegiatan pembelajaran Gambar Beton. dan sebagainya. c. memperhatikan nilai hasil belajar siswa pada mata pelajaran Gambar Beton dan berbagai data lainnya yang mendukung kelengkapan penelitian dan identifikasi masalah. Peneliti membuat jadwal kegiatan penelitian dengan bantuan guru. lembar observasi ranah afektif dan psikomotor. saat peneliti mengikuti kegiatan PPL (Program Pengalaman Lapangan) di SMK Negeri 2 Surakarta. hal ini dipicu antara lain durasi pembelajaran yang cukup lama yaitu 5 jam pelajaran (5 x 45 menit).id 1. Peneliti mendokumentasikan kondisi siswa antara lain meliputi jumlah siswa dalam kelas.id 52 digilib. serta metode guru mengajar masih bersifat konvensional yaitu guru lebih banyak berceramah menyampaikan materi. Tahap Perencanaan Tindakan a. Peneliti menyiapkan instrumen penelitiaan. Kesimpulan awal yang diperoleh setelah melakukan identifikasi ialah bahwa siswa kelas XI TGB SMK N 2 Surakarta mengalami kejenuhan belajar atau ketidaktertarikan terhadap kegiatan pembelajaran yang berlangsung. d. sehingga siswa jenuh atau bosan dan keaktifan siswa tidak terasah. Peneliti berkoordinasi dan berkolaborasi (bekerja sama) dengan guru menetapkan alternatif pemecahan masalah yaitu dengan merencanakan tindakan kelas siklus I berkaitan dengan metode pembelajaran yang akan diterapkan. f. lembar kerja siswa. e. . Peneliti mengajukan perijinan kepada Kepala Sekolah dan Guru yang mengampu mata pelajaran Gambar Beton SMK Negeri 2 Surakarta. materi pembelajaran. b. yaitu model pembelajaran ARIAS dengan strategi pembelajaran aktif Learning Tournament. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). antara lain menyusun Silabus.uns.ac.ac. Peneliti melaksanakan observasi pra tindakan terhadap kegiatan pembelajaran Gambar Beton di kelas XI TGB.

Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan.10. Hal ini dikarenakan SMK Negeri 2 Surakarta sedang melaksanakan pembangunan fisik gedung kelas. Guru menyampaikan materi pelajaran dan menunjukkan contoh-contoh (relevansi) baik melalui pengalaman pribadi guru. c. f. commit to user . Tahap Pelaksanaan Tindakan a. Pembagian kelompok siswa dapat dilihat pada Lampiran 2. maupun menunjukkan gambaran pada lingkungan sekitar yang mudah ditemui siswa (unsur Relevance). dibagi secara heterogen berdasar data nilai saat observasi pra tindakan (pra siklus).00 – 13. g. Jika menemui ketidakjelasan. b.00). Guru membagi siswa dalam kelompok-kelompok kemudian membacakan peraturan dalam kegiatan permainan. siswa mendiskusikannya dalam kelompok.uns. e. bahwa akan diadakan kegiatan diskusi kelompok dan permainan. jika masih terdapat kesulitan maka menanyakan kepada guru. Pertemuan ke-1 dilaksanakan pada hari selasa tanggal 18 Januari 2011 jam pelajaran ke 6 – 10 pukul 10. d. Peneliti membagi perencanaan kelompok siswa untuk pelaksanaan kelompok belajar atau diskusi dan permainan (games). Melaksanakan rencana pembelajaran yang telah dipersiapkan beserta instrumennya yaitu menyampaikan pokok bahasan merencanakan perhitungan penulangan dan gambar perencanaan plat lantai satu arah struktur gedung beton bertulang.id perpustakaan. Guru memotivasi siswa bahwa pelajaran ini sebenarnya mudah untuk dipelajari dan dipahami (unsur Assurance).20 – 18.id h. Siswa memperhatikan penjelasan guru dalam kelompok. menjelaskan gambargambar yang ada dalam buku modul.ac.00 – 13. Pada semester genap ini setiap satu jam pelajaran dikurangi dari 45 menit menjadi 35 menit. 2.ac.53 digilib.uns.10) dan siang (13. sehingga beberapa kelas teori harus digunakan dua kali putaran yaitu kegiatan pembelajaran pagi (07.

id Gambar 6.id perpustakaan. Guru terus mendorong kelompok lain yang belum mendapat skor/nilai. Guru membacakan tiap soal dan kelompok berebut untuk menjawab untuk mendapat skor kelompok (unsur Interest). guru memberikan penjelasan atau tambahan materi yang berkaitan untuk siswa. Pelaksanaan Permainan Tanya Jawab Berebut i. bagi yang belum puas dengan perolehan skor. Melaksanakan permainan Tanya Jawab Berebut yang berkaitan dengan materi yang telah disampaikan dan dipelajari. j. guru membacakan perolehan skor kelompok.uns. Siswa berdiskusi dalam kelompok h. k. guru tetap memotivasi siswa bahwa masih ada kegiatan permainan kompetisi individu untuk mendapatkan tambahan skor kelompok (unsur Satisfaction). Setiap kelompok yang telah selesai menjawab pertanyaan yang ada. commit to user .54 digilib. Setelah selesai kegiatan permainan. Guru menanyakan kepuasan siswa.ac. Gambar 7.ac.uns.

jenis perletakan. m.55 digilib. Siswa yang memperoleh nilai < 75 sebanyak 12 siswa. Hasil tes kognitif pada siklus I terhadap 33 siswa. 2.id l. syarat-syarat syarat yang harus dipenuhi. Melaksanakan kegiatan kompetisi individu individu untuk memperoleh tambahan skor kelompok dan mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari bersama (unsur Assesment/Evaluasi). Guru menyampaikan kegiatan minggu depan bahwa akan diadakan permainan kompetisi individu. perhitungan perencanaan plat. Hasil Observasi dan Analisis Tes Kognitif Siswa - Hasil Observasi Tes kognitif diujikan kepada siswa untuk mengetahui seberapa jauh penerimaan siswa terhadap materi merencanakan konstruksi dan menggambar perencanaan plat lantai satu arah struktur gedung beton bertulang yaitu pada sub pokok bahasan macam-macam macam plat.uns.ac. Diagram Prosentase Nilai Kognitif Siswa Siklus I (Ketuntasan Kelas) . diperoleh sebagai berikut : 1.00 – 13.ac.id perpustakaan. Siswa yang memperoleh nilai ≥ 75 sebanyak 21 siswa. (data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 34) Diagram Prosentase Nilai Kognitif Siswa Siklus I ( Katuntasan Kelas ) Tuntas 63. serta cara menggambar rencana plat.36 % Tuntas Tidak Tuntas commit to user Gambar 8. n. Adapun skor target keberhasilan untuk aspek kognitif adalah 75. Pertemuan ke-22 dilaksanakan pada hari selasa tanggal 25 Januari 2011 jam pelajaran ke 6 – 10 pukul 10.uns.10. Tahap Observasi dan Analisis a.64 % Tidak Tuntas 36. 3.

Ketuntasan belajar pada tes kognitif mencapai 63.ac. Tes kognitif diberikan dalam bentuk soal pilihan ganda sebanyak 20 butir dengan materi teori hafalan dan perencanaan hitungan antara lain macam-macam plat.56 digilib. (Soal tes kognitif atau evaluasi siklus I dapat dilihat pada Lampiran 16) Dari hasil observasi tersebut kemudian dianalisis oleh peneliti bahwa hasil tes kognitif pada siklus I ini sudah menunjukkan peningkatan dari sebelum diadakannya tindakan. perhitungan perencanaan plat. Target ketuntasan kelas yang direncanakan peneliti untuk ranah kognitif ini sebesar 70 % dari jumlah siswa.3.4 pada kondisi awal sebelum tindakan menjadi 75. Ini berarti terdapat 20 siswa dari 33 siswa yang tuntas mencapai skor batas minmal yang telah ditetapkan untuk mata pelajaran produktif Gambar Beton yaitu 75. adapun ketidaktuntasan belajar sebesar 36. Sehingga untuk siklus I ini belum mencapai target keberhasilan ketuntasan kelas tersebut. maksudnya jumlah siswa yang memperoleh skor 75 untuk tes kognitif sebesar 70 % atau sebanyak 24 siswa.36%.uns.64%. commit to user . dan penerapan. syarat-syarat yang harus dipenuhi.ac. pemahaman.id perpustakaan. jenis perletakan.uns.id - Analisis Hasil belajar yang diperoleh dari tes ini hanya mencakup tiga tahap pada aspek kognitif yaitu tahap pengetahuan. Sedangkan rerata nilai kognitif mata pelajaran Gambar Beton pada siklus I ini mengalami peningkatan dari 71. serta cara menggambar rencana plat.

Sehingga untuk siklus I ini belum mencapai target keberhasilan untuk ranah afektif.id perpustakaan.61 % Tidak Tuntas 39. Untuk ranah afektif ini. afektif commit to user .39 % Tuntas Tidak Tuntas Gambar 9. kemudian dianalisis oleh peneliti bahwa hasil penilaian ranah afektif pada siklus I terdapat t 20 siswa atau sebesar 60.ac.57 digilib.uns. sedangkan sebanyak 133 siswa atau sebesar 39.id b. (data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 40) Diagram Prosentase Nilai Afektif Siswa Siklus I ( Katuntasan Kelas ) Tuntas 60. dan pembentukan pola hidup (lihat Lampiran 26). partisipasi. Dari hasil observasi tersebut di atas. Siswa yang memperoleh nilai < 75 sebanyak 13 siswa.uns.ac. adalah sebagai berikut : 1. Hasil Observasi dan Analisis Afektif Siswa - Hasil Observasi Hasil observasi afektif siswa pada siklus I dengan skor target keberhasilan ranah afektif 75. Siswa yang memperoleh nilai ≥ 75 sebanyak 20 siswa. direncanakan oleh peneliti bahwa target ketuntasan kelas sebesar 70 % dari jumlah siswa.61 % yang mencapai target keberhasilan untuk ranah afektif yaitu skor 75. 2. pengorganisasian.39 % belum mencapai skor 75. Diagram Prosentase Nilai Afektif Siswa Siklus I (Ketuntasan Kelas) - Analisis Hasil penilaian pada ranah afektif melalui lembar observasi ranah afektif yang mencakup lima aspek yaitu penerimaan. penilaian. an. Tiap aspek diperinci melalui indikator kata kerja operasionalnya masing-masing masing.

.39 % Tuntas 60. 31).uns. sedangkan sebanyak 13 siswa belum mencapai skor 75. gerakan terbiasa. gerakan terbimbing. gerakan kompleks. kemudian dianalisis bahwa hasil penilaian ranah psikomotor sikomotor pada siklus I terdapat 20 siswa yang mencapai target keberhasilan untuk ranah psikomotor yaitu skor 75.. Diagram Prosentase Nilai Psikomotor Siswa Siklus I (Ketuntasan Kelas) - Analisis Hasil penilaian pada ranah psikomotor melalui lembar observasi ranah psikomotor yang mencakup tujuh aspek yaitu persepsi.. kesi kesiapan. maksudnya jumlah siswa yang memperoleh skor 75 untuk ranah psikomotor sebesar 70 % atau sebanyak 24 siswa. adalah sebagai berikut : 1. Tiap aspek diperinci melalui indikator kata kerja operasionalnya masing-masing masing Dari hasil observasi tersebut di atas. Siswa yang memperoleh nilai < 75 sebanyak 13 siswa. Hasil Observasi dan Analisis Psikomotor Siswa - Hasil Observasi Hasil observasi psikomotor siswa pada siklus I dengan skor target keberhasilan ranah psikomotor 75.uns.id perpustakaan. Sehingga commit to user untuk siklus I ini belum mencapai target keberhasilan untuk ranah psikomotor. penyesuaian pola gerakan gerakan.58 digilib.id c. Target keberhasilan kelas yang direncanakan untuk ranah psikomotor ini sebesar 70%.61 % Tuntas Tidak Tuntas Gambar 10. 2.ac. (data selengkapnya selengkapn dapat dilihat pada Lampiran 43) Diagram Prosentase Nilai Psikomotor Siswa Siklus I ( Katuntasan Kelas ) Tidak Tuntas 39. Siswa yang memperoleh nilai ≥ 75 sebanyak 20 siswa. kreatifitas (lihat Lampiran 31).ac.

Hasil Observasi Kejenuhan Siswa Siklus I No Indikator Jumlah siswa Prosentase yang melakukan (%) 1 Siswa mengantuk / tidur 3 9.121 % 3 Siswa melamun tidak memperhatikan pelajaran - 0 % 4 Siswa bermain ponsel 1 3. pada umumnya. Adapun hasil observasi untuk kejenuhan siswa pada siklus I adalah sebagai berikut : Tabel 5.id perpustakaan.59 digilib. Setelah dilaksanakannya siklus I ini.id d.uns. commit to user .ac. prosentase kejenuhan siswa mengalami penurunan menjadi 42. hasil ini masih belum sesuai dengan target yang direncanakan dalam tolok ukur keberhasilan yaitu terjadi penurunan kejenuhan belajar siswa hingga kurang dari 30 %.061 % 6 Siswa berbicara sendiri dengan teman 4 12. tidak memperhatikan pelajaran yang disampaikan guru dan lebih suka melakukan kegiatan-kegiatan sendiri diluar kegiatan belajar seperti yang dicantumkan dalam indikator kejenuhan belajar siswa di atas. Namun.091 % 2 Siswa bersandar di meja / menopang dagu 4 12.uns.424 % Analisis Kejenuhan belajar siswa merupakan hal pertama yang menjadi sebab proses dan hasil belajar siswa yang kurang memuaskan. Siswa yang jenuh. Hasil Observasi dan Analisis Kejenuhan Siswa - Hasil Observasi Observasi pada kejenuhan belajar siswa digunakan untuk mengamati penurunan kejenuhan siswa selama proses pembelajaran berlangsung.121 % 7 Siswa ramai minta segera pulang - 0 % 8 Siswa tidak hadir atau pulang tanpa ijin - 0 % Jumlah banyaknya kegiatan - 14 42.030 % 5 Siswa tidak merespon perintah guru 2 6.ac.424 %.

44 % 5 Pembentukan pola hidup siswa (A5) 72.98%.uns.94 % 8 Gerakan terbimbing siswa dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan (P3) 68.ac.72.93 % 10 Gerakan kompleks siswa dalam mengemukakan konsep (P5) 68.69 % 12 Kreativitas siswa (P7) 70. Indikator terendah sebesar 67.ac. Hasil Observasi Keaktifan Siswa Siklus I No Capaian Indikator (%) 1 Penerimaan siswa terhadap pelajaran (A1) 69.98 % 6 Persepsi awal siswa dalam memulai pembelajaran (P1) 70.93% terdapat pada aspek Gerakan terbiasa siswa dalam proses pembelajarancommit (P4) yang diperinci menjadi tiga butir indikator to user .18 % 9 Gerakan terbiasa siswa dalam proses pembelajaran (P4) 67.uns.20 % - JUMLAH 833.43 % 3 Penentuan sikap / penilaian dari siswa (A3) 68. Adapun hasil observasi untuk keaktifan siswa pada silkus I adalah sebagai berikut : Tabel 6.69 % 4 Organisasi yang terbentuk (A4) 69.id e.42 % Analisis Berdasarkan pada hasil observasi afektif ( A1-A5) dan psikomotor ( P1-P7) siswa pada siklus I.93% .42 %.20 % 7 Kesiapan siswa dalam menerima dan mengikuti pembelajaran (P2) 68.60 digilib. rentangan nilai prosentase untuk tiap indikator berkisar antara 67.69 % 11 Penyesuaian pola gerak dalam upaya adaptasi siswa (P6) 69.id perpustakaan. dengan nilai rata-rata sebesar 69. Hasil Observasi dan Analisis Keaktifan Siswa dari Afektif dan Psikomotor - Hasil Observasi Pengamatan keaktifan siswa diambilakan dari prosentase afektif/sikap dan psikomotor/keterampialn pada lembar observasi.69 % 2 Partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran (A2) 68.06 % RATA-RATA 69.

ac.61 digilib. Target keberhasilan keberhasila untuk keaktifan siswa yang ditetapkam tetapkam peneliti adalah sebesar 70 %. sehingga hasil keaktifan kelas untuk siklus I yang masih mencapai 69. Hasil nilai kompetensi siswa pada siklus I adalah sebagai berikut : 1. dan (3) Siswa melaksanakan kompetisi individu dengan sportif. Siswa yang tuntas belajar dengan nilai ≥ 75 sebanyak 18 siswa.ac. bimbingan dan arahan dari guru yang berkesinambungan.42 % belum sesuai target keberhasilan yang ditetapkan peneliti.45 % Tuntas Belajar 54. Siswa yang belum tuntas belajar dengan nilai < 75 sebanyak 15 siswa.id yaitu : (1) Siswa dapat mengatur waktu kegiatan pembelajaran secara efisien efisien.uns. Hasil Observasi dan Analisis Penilaian Kompetensi Siswa - Hasil Observasi Nilai kompetensi siswa diperoleh dari pengolahan nilai kognitif dengan bobot nilai 50%.uns. %. Ketutasan belajar siswa pada mata pelajaran Gambar Beton ini adalah apabila siswa mencapai nilai KKM yaitu 75.id perpustakaan. (2) Siswa memainkan permainan kelompok dan diskusi belajar belajar kelompok dengan baik. 2. f. nilaii afektif dengan bobot nilai 20% 20 dan nilai psikomotor sikomotor dengan bobot nilai 30%.55 % Tuntas Belajar Tidak Tuntas Belajar Gambar 11. (data data selengkapnya selengkapn dapat dilihat pada Lampiran 46) Diagram Prosentase Nilai Kompetensi Siswa Siklus I ( Katuntasan Kelas ) Tidak Tuntas Belajar 45. Diagram ProsentaseNilai Nilai Kompetensi Siswa Siklus I (Ketuntasan Kelas) commit to user . Hal ini menunjukkan bahwa siswa masih belum terbiasa dengan kegiatan belajar yang diselenggarakan sehingga masih memerlukan motivasi.

uns. sebab siswa yang tuntas belajarnya masih sebesar 54. psikomotor dan kognitif siswa. asyik bermain sendiri. mengobrol dengan teman lain dan tidak memperhatikan disaat guru mengajar menyampaikan materi dan saat kegiatan belajar berlangsung. Dari kegiatan pembelajaran tersebut. hasil ketuntasan kelas atau target keberhasilan yang direncanakan sebesar 70% belum tercapai. Sedangkan sebesar 45.45% atau sejumlah 15 siswa masih belum tuntas karena nilai yang diperoleh belum mencapai nilai KKM yaitu 75. Setelah diadakannya tindakan kelas di siklus I.ac. Siswa bermain ponsel . Pada siklus I ini. yaitu : 1) Masih terdapat sebagian siswa yang mengantuk atau tertidur.id Analisis Nilai KKM untuk mata pelajaran produktif Gambar Beton adalah 75.ac. diperoleh beberapa hal yang dapat dicatat sebagai masukan untuk perbaikan pada tindakan selanjutnya. 4. Nilai tersebut merupakan pengolahan dari nilai afektif. Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa sebanyak 18 siswa tuntas belajar pada mata belajaran Gambar Beton dengan prosentase 54. nilai kompetensi siswa mengalami peningkatan yanng cukup baik.55% dari jumlah siswa yang ada. Refleksi dilakukan terhadap hasil pelaksanaan tindakan siklus I di kelas. commit to userdan tertidur saat pelajaran Gambar 12.perpustakaan. Tahap Refleksi a.id - 62 digilib. Adapun rata-rata nilai kompetensi kelas mengalami peningkatan dari sebelum tindakan sebesar 68 menjadi 72 setelah siklus I.uns.55%.

63
digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

2) Sebagian siswa lain telah menunjukkan adanya peningkatan keaktifan,
antara lain yaitu siswa menunjukkan adanya perhatian terhadap materi
yang diajarkan (memperhatikan dengan serius dan konsentrasi), dan mau
mencatat pelajaran tanpa harus diperintah oleh guru.
3) Banyak siswa yang tidak membawa alat hitung (kalkulator) sehingga
menghambat kelancaran pelajaran, padahal sebelumnya guru telah
menginstruksikan untuk selalu membawa pada pelajaran Gambar Beton.
4) Kerjasama siswa masih perlu ditingkatkan dalam berinteraksi di dalam
masing-masing kelompok.
5) Suasana kelas masih kurang terkendali dalam proses permainan kelompok,
yaitu masih banyak siswa dari kelompok-kelompok yang kurang menaati
peraturan yang ditetapkan dalam permainan.
6) Untuk materi yang bersifat hafalan, sebagian besar sudah dapat diterima
dan dipahami siswa dengan baik. Siswa menunjukkan kemauan untuk
memperhatikan dan membaca atau belajar mandiri dalam kelompok atau
berdiskusi.
7) Untuk materi yang bersifat hitungan, siswa masih menunjukkan sikap
malas-malasan

(tidak

merespon).

Saat

guru

memancing

dengan

memberikan pertanyaan yang memerlukan hitungan, hanya ada dua
kelompok yang berusaha menjawab meskipun jawaban masih salah.
8) Saat sesi permainan, untuk pertanyaan yang bersifat hafalan, siswa
antusias berebut menjawab, akan tetapi saat soal berupa hitungan,
kebanyakan dari siswa masih bingung dan enggan untuk mengacungkan
tangan atau berusaha menjawab.
9) Kompetisi yang dilaksanakan juga digunakan sebagai tahap assesment
atau evaluasi kognitif siswa. Pelaksanaan kompetisi berjalan baik, dengan
sifat tes tutup buku
b. Untuk penyampaian materi hafalan, dinilai telah dapat diterima siswa dengan
baik, tapi untuk materi hitungan masih belum tercapai keberhasilan. Hal ini
ditunjukkan saat diadakannya permainan rebutan, dari 14 pertanyaan yang
commit to user

64
digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

disampaikan yang terdiri dari 8 soal hafalan dan 6 soal hitungan, yang
terjawab oleh siswa sebanyak 6 soal hafalan dan hanya 3 soal hitungan.

Gambar 13. Siswa berebut menjawab
pertanyaan hafalan

Gambar 14. Seorang siswa mencoba
menjawab pertanyaan hitungan

c. Prestasi hasil belajar siswa yang tuntas sebelum diadakannya tindakan yaitu
ada 12 siswa ( 36,36 % ), sedangkan pada hasil belajar siklus I, siswa yang
tuntas sebanyak 18 orang ( 54,55 % ) . Hal ini berarti hasil belajar siswa kelas
XI TGB 2010/2011 SMK Negeri 2 Surakarta mengalami peningkatan, namun
belum memenuhi target keberhasilan kelas yaitu sebesar 70%.
d. Kejenuhan belajar siswa telah menunjukkan penurunan yang cukup signifikan
dari sebelum diadakannya tindakan yaitu dari 66,665% menjadi 42,424%. Hal
ini berarti siswa mulai tertarik dengan kegiatan pembelajaran yang
dilaksanakan, dibuktikan dengan keaktifan siswa yang mulai meningkat dari
63,44 % pada sebelum tindakan menjadi 69,42 % setelah siklus I.
e. Dari hasil analisis, disimpulkan bahwa Permainan Rebutan kurang tepat
untuk soal yang berupa hitungan, sebab cara rebutan hanya memiliki jeda
waktu yang cukup pendek untuk berpikir sehingga siswa berebut
mengacungkan tangan secara spontan, sedangkan soal hitungan memerlukan
waktu yang cukup lama untuk berpikir dan mengerjakan.
f. Pelaksanaan proses pembelajaran pada siklus I sudah berjalan baik dan
lancar, namun secara keseluruhan terlihat masih belum mencapai target
commit to user

65
digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

keberhasilan yang direncanakan, sehingga perlu diadakannya perbaikan pada
tindakan siklus II agar dapat mencapai ketuntasan yang optimal.

D. Deskripsi Hasil Penelitian Siklus II
Tindakan siklus II dilakukann sebagai upaya perbaikan dari hasil tindakan
siklus I. Perencanaaan tindakan siklus II didasarkan pada hasil yang telah dicapai
pada siklus I. Materi pembelajaran yang disampaikan sama pada siklus I, yaitu
merencanakan perhitungan penulangan dan gambar perencanaan plat lantai satu
arah struktur gedung beton bertulang, hanya saja pada siklus II ini difokuskan
untuk mengulang sub pokok bahasan perhitungan merencanakan penulangan plat
lantai. Perwujudan tahap pelaksanaan, observasi, serta analisis dan refleksi yang
juga mengacu pada siklus I, namun terdapat sedikit perubahan dan perbaikan.
Secara rinci hasil penelitian pada siklus I adalah sebagai berikut :
1. Tahap Perencanaan
a. Berdasarkan hasil observasi, analisis, dan refleksi pada pelaksanaan
pembelajaran siklus I, maka perencanaan tindakan siklus II perlu diadakan
sedikit perubahan dan perbaikan yang akan digunakan sebagai acuan
pelaksanaan pembelajaran tindakan kelas siklus II.
b. Peneliti mengidentifikasi permasalahahan yang masih ada pada kegiatan
pembelajaran Gambar Beton di siklus I. Kesimpulan yang diperoleh ialah
bahwa setelah dilaksanakannya tindakan kelas siklus I, siswa kelas XI TGB
SMK N 2 Surakarta masih mengalami kejenuhan, namun kadarnya telah
berkurang bila dibandingkan sebelum tindakan. Keaktifan siswa mulai
tampak, namun belum begitu signifikan, serta hasil belajar siswa telah
mengalami peningkatan, tapi ketuntasan belum mencapai target.
c. Peneliti tidak perlu lagi membagi kelompok, karena pebagian kelompok pada
siklus I, dinilai sudah cukup efektif yaitu siswa dibagi secara heterogen baik
pada kemampuan belajar siswa, keaktifan dan hasil belajar yang diperoleh
saat diadakannya tes pada sebelum tindakan.
commit to user

e. Tahap Pelaksanaan Tindakan a. kelompok menunjuk siswa perwakilan untuk menyampaikan hasil kerja kelompoknya di depan. f. Kelompok lain melengkapi kekurangan hasil pekerjaannya. Peneliti berkoordinasi dan berkolaborasi (bekerja sama) dengan guru bahwa guru perlu memberikan pendekatan dan mengarahkan perhatian ke semua kelompok. Pertemuan ke-3 (siklus II) dilaksanakan pada hari selasa tanggal 1 Februari 2011 jam pelajaran ke 6–10 pukul 10. e. Melaksanakan permainan undian mandiri. commit to user . dan sebagainya.ac.10 (1 jam pelajaran = 35 menit). c. lembar observasi ranah afektif dan psikomotor. Seorang siswa perwakilan mengambil soal undian.ac. Setelah selesai.66 digilib. Guru memotivasi siswa bahwa pelajaran ini sebenarnya mudah untuk dipelajari dan dipahami (unsur Assurance). terutama pada kelompok yang mengalami kesulitan belajar. 2. Kemudian mempersilakan siswa membentuk kelompok seperti pada pertemuan sebelumnya. antara lain menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). b.00 –13.id d. Melaksanakan rencana pembelajaran yang telah dipersiapkan dengan instrumennya yaitu menyampaikan pokok bahasan merencanakan perhitungan penulangan dan gambar perencanaan plat lantai satu arah struktur gedung beton bertulang yang difokuskan pada perhitungan perencanaan dan menggambar rencana plat lantai satu arah. bahwa akan diadakan kegiatan permainan dengan nama : Permainan Undian Mandiri. lembar kerja siswa. Peneliti menyiapkan instrumen penelitiaan. d. Guru menyampaikan materi perhitungan perencanaan plat lantai dan gambar rencana penulangan (pemberian kode tulangan).uns. dan membacakan peraturan dalam kegiatan permainan. Setiap hasil kerja kelompok dinilai oleh guru untuk memberi tambahan nilai/skor pada permainan siklus I (unsur Interest).uns. materi pembelajaran. Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan. yaitu guru mengundi nomor kelompok dengan nomor undian. lalu berdiskusi dan bekerja sama mengerjakan soal undian dalam kelompok.id perpustakaan.

id Gambar 15.uns.id perpustakaan. (data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 38) commit to user . Tahap Observasi dan Analisis a. Pertemuan ke-4 dilaksanakan pada hari selasa tanggal 8 Februari 2011 jam pelajaran ke 6 – 10 pukul 10. 3. Siswa yang memperoleh nilai ≥ 75 sebanyak 29 siswa. 2.uns. Melaksanakan kegiatan kompetisi individu untuk memperoleh tambahan skor kelompok dan mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari bersama (unsur Assesment/Evaluasi).67 digilib. Siswa yang memperoleh nilai < 75 sebanyak 4 siswa. Hasil tes kognitif pada siklus II terhadap 33 siswa.ac. Siswa menyampaikan (mempresentasikan) hasil pekerjaan g. h.10.00– 13. Setiap pertanyaan disesuaikan dengan materi yang telah dipelajari.ac. Hasil Observasi dan Analisis Tes Kognitif Siswa - Hasil Observasi Tes kognitif atau evaluasi diujikan kepada siswa untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi merencanakan konstruksi dan menggambar perencanaan plat lantai satu arah struktur gedung beton bertulang yaitu pada sub pokok bahasan perhitungan perencanaan dan menggambar rencana plat lantai satu arah. diperoleh sebagai berikut : 1. Siswa kelompok mengerjakan tugas undian Gambar 16. Tes diberikan dalam bentuk esai dengan jumlah satu soal. Adapun skor target keberhasilan untuk ranah kognitif adalah 75.

88%. dan penerapan.88 % Tuntas Tidak Tuntas Gambar 17. Target ketuntasan kelas yang direncanakan peneliti untuk ranah kognitif ini sebesar 70 % dari jumlah siswa atau sebanyak 24 siswa. Sedangkan rerata kognitif mata pelajaran Gambar Beton mengalami penin peningkatan dari siklus I yaitu dari 75. Ini berarti terdapat 30 siswa dari 33 siswa yang telah mencapai batas minimal yang telah ditetapkan yaitu skor 75.id perpustakaan. Diagram Prosentase Nilai Kognitif Siswa Siklus II (Ketuntasan Kelas) - Analisis Penilaian ranah kognitif pada siklus II ini dilakukan dengan menggunakan tes kognitif yang berupa soal esai sejumlah satu butir lengkap sampai dengan perencanaan gambar ar plat lantai dan disesuaikan dengan materi perhitungan perencanaan dan menggambar rencana plat lantai satu arah (soal soal dapat dilihat pada Lampiran 18). Adapun hasil belajar yang diperoleh dari tes ini hanya mencakup tiga tahap pada aspek kognitif yaitu tahap pengetahuan.ac. pemahaman.ac. Dari hasil observasi tersebut dapat diketahui bahwa hasil tes kognitif pada siklus II ini sudah baik dan menunjukkan peningkatan dari tes kognitif pada siklus I.uns.12 % Tuntas 87. Hasil tes kognitif siswa dapat dijelaskan sebagai berikut : Ketuntasan belajar di kelas pada tes kognitif adalah 87.1.68 digilib.uns.3 menjadi 82. commit to user .id Diagram Prosentase Nilai Kognitif Siswa Siklus II ( Katuntasan Kelas ) Tidak Tuntas 12. Sehingga untuk siklus II ini telah mencapai target keberhasilan ketuntasan ketuntasa kelas tersebut.

2..85 % yang mencapai target keberhasilan untuk ranah afektif yaitu skor 75. direncanakan oleh peneliti bahwa target ketuntasan kelas sebesar 70 % dari jumlah siswa atau sebanyak 24 siswa. Untuk ranah afektif ini. pengorganisasian.69 digilib. menghasilkan penilaian ranah afektif pada siklus II bahwa terdapat erdapat 28 siswa atau sebesar 84. Hasil ini menunjukkan peningkatan ketuntasan kelas yang baik daripada siklus I. partisipasi.id b.ac.61 % yangg mencapai skor 75. (data data selengkapnya selengkapn dapat dilihat pada Lampiran 41) Diagram Prosentase Nilai Afektif Siswa Siklus II ( Katuntasan Kelas ) Tidak Tuntas 15. Siswa yang memperoleh nilai ≥ 75 sebanyak 28 siswa. yaitu mencakup lima aspek (penerimaan. pembentukan pola hidup)) yang diperinci melalui indikator ikator kata kerja operasional masing-masing (lihat Lampiran 27). sedangkan sebanyak 5 siswa atau sebesar 15.id perpustakaan.uns. Sehingga pada siklus II ini telah mencapai target commit keberhasilan ranah afektif to user . adalah sebagai berikut : 1.ac. yang hanya sebanyak 20 siswa atau 60. penilaian.. Dari observasi tersebut di atas.15 % belum mencapai skor 75.15 % Tuntas 84. Hasil Observasi dan Analisis Afektif Siswa - Hasil Observasi Hasil observasi afektif siswa pada siklus II dengan skor target keberhasilan ranah afektif 75. Siswa yang memperoleh nilai < 75 sebanyak 5 siswa.uns.85 % Tuntas Tidak Tuntas Gambar 18. Diagram Prosentase Nilai Afektif Siswa Siklus II (Ketuntasan Kelas) - Analisis Lembar observasi ranah afektif yang digunakan pada siklus II ini sama dengan yang digunakan pada siklus I.

Target keberhasilan kelas yang direncanakan untuk ranah psikomotor ini sebesar 70 % dari jumlah siswa. kesiapan. kreatifitas) kreatifitas yang dijabarkan melalui indikator ikator kata kerja operasional masing-masing aspek (lihat Lampiran 32). yaitu mencakup tujuh aspek (persepsi.uns.70 digilib. .79 % Tuntas Tidak Tuntas Gambar 19. 2.ac.uns.79 % yang mencapai target keberhasilan untuk ranah psikomotor yaitu skor 75. gerakan terbimbing.21 % belum mencapai skor 75. Siswa yang memperoleh nilai ≥ 75 sebanyak 26 siswa. Siswa yang memperoleh nilai < 75 sebanyak 7 siswa (data data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 44) Diagram Prosentase Nilai Psikomotor Siswa Siklus II ( Katuntasan Kelas ) Tidak Tuntas 21.ac.id c. menghasilkan penilaian ranah psikomotor pada siklus II terdapat dapat 25 siswa atau 78. terbimbing gerakan terbiasa. sedangkan sebanyak 8 siswa atau 21. Hasil Observasi dan Analisis Psikomotorik Siswa - Hasil Observasi Hasil observasi psikomotor siswa pada siklus II dengan skor target keberhasilan ranah psikomotor 75. penyesuaian pola gerakan.id perpustakaan. Diagram Prosentase Nilai Psikomotor Siswa Siklus II (Ketuntasan Klasikal) - Analisis Lembar observasi ranah psikomotor yang digunakan pada siklus II ini sama dengan yang digunakan pada siklus I.21 % Tuntas 78. Sehingga pada to user siklus II ini telah mencapai target commit keberhasilan untuk ranah psikomotor. adalah sebagai berikut : 1. Dari observasi tersebut di atas. gerakan kompleks kompleks. maksudnya jumlah siswa yang memperoleh skor 75 untuk ranah psikomotor sebesar 70 % atau sebanyak 24 siswa.

uns. Adapun indikator yang digunakan untuk observasi kejenuhan belajar siswa siklus II ini sama dengan yang digunakan pada siklus I. pada umumnya.06 % 6 Siswa berbicara sendiri dengan teman 4 12. .ac.06 % 3 Siswa melamun tidak memperhatikan pelajaran - 0 % 4 Siswa bermain ponsel - 0 % 5 Siswa tidak merespon perintah guru 2 6.uns.242 %. tidak memperhatikan pelajaran yang disampaikan guru dan lebih suka melakukan kegiatan-kegiatan sendiri diluar kegiatan belajar seperti yang dicantumkan dalam indikator kejenuhan belajar siswa di atas. prosentase kejenuhan siswa mengalami penurunan dari siklus I sebesar 42.ac. Hasil Observasi Kejenuhan Siswa Siklus II No Indikator Jumlah siswa Prosentase yang melakukan (%) 1 Siswa mengantuk / tidur - 0 % 2 Siswa bersandar di meja / menopang dagu 2 6.71 digilib.242 % - Analisis Kejenuhan belajar siswa merupakan hal pertama yang menjadi sebab proses dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Gambar Beton kurang memuaskan.id perpustakaan. Setelah dilaksanakannya siklus II ini. Hasil Observasi dan Analisis Kejenuhan Siswa - Hasil Observasi Observasi pada kejenuhan belajar siswa digunakan untuk mengamati penurunan kejenuhan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil ini telah mencapai target yang direncanakan dalam tolok ukur keberhasilan yaitu terjadi penurunan kejenuhan belajar siswa hinggatokurang commit user dari 30 %. Siswa yang jenuh.121 % 7 Siswa ramai minta segera pulang - 0 % 8 Siswa tidak hadir atau pulang tanpa ijin - 0 % Jumlah banyaknya kegiatan 8 24.424 % menjadi 24.id d. Hasil observasi untuk kejenuhan siswa pada siklus II adalah sebagai berikut : Tabel 7.

79 %.00 % 10 Gerakan kompleks siswa dalam mengemukakan konsep (P5) 75.46 % RATA-RATA 76.26 % 3 Penentuan sikap / penilaian dari siswa (A3) 74.54 % 6 Persepsi awal siswa dalam memulai pembelajaran (P1) 77.77 % 12 Kreativitas siswa (P7) 79. Hasil Observasi Keaktifan Siswa Siklus II No Capaian Deskriptor Penilaian Keaktifan (%) 1 Penerimaan siswa terhadap pelajaran (A1) 78.79.71%.79 % - JUMLAH 920.72 digilib.02 % 7 Kesiapan siswa dalam menerima dan mengikuti pembelajaran (P2) 77. dengan nilai rata-rata sebesar 76.ac.02 % 8 Gerakan terbimbing siswa dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan (P3) 74.49 % 4 Organisasi yang terbentuk (A4) 76.71 % Analisis Berdasarkan pada hasil observasi afektif (A1-A5) dan psikomotor ( P1-P7) siswa pada siklus II ini.uns.79 % 2 Partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran (A2) 76.52 % 5 Pembentukan pola hidup siswa (A5) 78. Hasil Observasi dan Analisis Keaktifan Siswa dari Afektif dan Psikomotor - Hasil Observasi Pengamatan keaktifan siswa siklus II ini juga diambilakan dari prosentase afektif/sikap dan psikomotor/keterampialn pada lembar observasi yang idikatorindikatornya sama dengan siklus I.ac.id perpustakaan.49 % .51 % 11 Penyesuaian pola gerak dalam upaya adaptasi siswa (P6) 76. Adapun hasil observasi untuk keaktifan siswa pada silkus II adalah sebagi berikut : Tabel 8.79 % terdapat pada aspek Kreativitas Siswa (P7) commit to user yang diperinci menjadi tiga butir indikator yaitu : (1) Siswa membuat catatan- . rentangan nilai prosentase untuk tiap indikator berkisar antara 74.id e.uns. Indikator tetinggi sebesar 79.75 % 9 Gerakan terbiasa siswa dalam proses pembelajaran (P4) 75.

Target keberhasilan untuk keaktifan siswa yang direncankan peneliti adalah sebesar 70 %.id catatan yang diperlukan. Siswa juga dapat melakukan pengaturan waktu dan cara menyampaikan hasil pekerjaannya dalam kegiatan belajar yang diselenggarakan. Siswa yang tuntas belajar dengan nilai ≥ 75 sebanyak 27 siswa. hal ini bararti keaktifan siswa dinilai telah berhasil mencapai target keberhasilan kelas. Hasil Observasi dan Analisis Penilaian Kompetensi Siswa - Hasil Observasi Nilai kompetensi siswa diperoleh dari pengolahan nilai kognitif dengan bobot 50%.71% . nilaii afektif dengan bobot 20% 20 dan nilai psikomotor sikomotor dengan bobot 30 30%.73 digilib. Diagram Prosentase Nilai Kompetensi Siswa Siklus II (Ketuntasan Kelas) . Adapun hasil keaktifan kelas untuk untuk siklus II adalah sebesar 776.82 % commit to user Tuntas Belajar Tidak Tuntas Gambar 20. Hasil nilai kompetensi siswa pada siklus III adalah sebagai berikut : 1. serta telah mempu membuat kesimpulan atas apa yang telah dipelajari dan didapatkan dalam pelajaran saat itu. Hal ini menunjukkan bahwa keaktifan siswa untuk mencatat tanpa diperintah mulai tumbuh dari diri siswa pribadi (siswa mulai kreatif).uns. dan (3) Siswa swa mengakhiri pembelajaran dengan menyusun kesimpulan. f. 2. diperlukan (2) Siswa mempresentasikan hasil kerja kelompok dengan teratur.uns. Siswa yang belum tuntas belajar dengan nilai < 75 sebanyak 6 siswa. (data data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 47) Diagram Prosentase Nilai Kompetensi Siswa Siklus II ( Katuntasan Kelas ) Tidak Tuntas Belajar 18.ac. Ketutasan belajar siswa pada mata pelajaran Gambar Beton ini adalah apabila siswa mencapai nilai KKM yaitu yai 75.ac.id perpustakaan.18 % Tuntas Belajar 81.

telah berjalan sesuai prosedur yang direncanakan.id - Analisis Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa sebanyak 27 siswa tuntas belajar pada mata belajaran Gambar Beton dengan prosentase 81.18% atau sejumlah 6 siswa masih belum tuntas karena nilai yang diperoleh belum mencapai nilai KKM yaitu 75. Tahap Refleksi a. Setelah diadakannya tindakan kelas di siklus II. 3) Kerjasama antarsiswa dalam kelompok serta sportifitas dalam melaksanakan permainan dan kompetisi (dengan sifat buka buku) dinilai commit to user berjalan baik dan cukup terkendali. Refleksi dilakukan terhadap hasil pelaksanaan tindakan siklus II di kelas. yaitu : 1) Proses pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran Gambar Beton dengan menerapkan Model Pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament. nilai kompetensi siswa mengalami peningkatan dari siklus I.ac. pada umumnya semakin baik bila dibandingkan dengan siklus I.uns. sebab siswa yang tuntas belajarnya telah mencapai sebesar 81. Pengelolaan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru pada mata pelajaran Gambar Beton di siklus II. Pada siklus II ini. hasil ketuntasan kelas atau target keberhasilan yang ditetapkan sebesar 70% telah tercapai.82%. Adapun rata-rata nilai kompetensi kelas mengalami peningkatan dari siklus sebesar 72 menjadi 81 setelah siklus II. Tindakan yang dilakukan telah berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan.82 % dari jumlah siswa yang ada. 2) Suasana kelas cukup terkendali selama proses diskusi. .id perpustakaan. diperoleh beberapa hal yang dapat dicatat sebagai masukan untuk perbaikan pada tindakan selanjutnya.uns.74 digilib. permainan dan kompetisi. Sedangkan sebesar 18. Hal ini dikarenakan guru berusaha memperbaiki kekurangan-kekurangan yang terjadi pada siklus I. Dari kegiatan pembelajaran tersebut. serta mencapai hasil yang cukup optimal. 4. b. menyampaikan hasil kerja kelompok.ac.

uns. Siswa sportif berkompetisi 4) Jumlah siswa yang mangantuk. Siswa aktif dalam kelompok Gambar 22. d. sedangkan pada siklus II adalah 81.ac.id perpustakaan.424% menjadi 24. f. Sehingga dapat memberikan hasil yang semakin baik.ac.75 digilib. Ini berarti hasil belajar siswa kelas XI TGB 2010/2011 SMK N 2 Surakarta sudah memenuhi target keberhasilan yaitu 70 % dengan pencapaian skor minimal 75 (nilai KKM). afektif.71% dari 69. dalam upaya meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa. meningkat di siklus II ini menjadi 76.uns. malas-malasan dan ramai dalam kelas mulai berkurang c. baik pada aspek kognitif. Ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I yaitu sebesar 54.82% atau sebanyak 27 siswa. Kejenuhan belajar siswa menunjukkan penurunan yang telah memenuhi target keberhasilan yang ditetapkan yaitu kurang dari 30%.55% atau sebanyak 18 orang.42% di siklus I. Keaktifan siswa secara klasikal yang diamati melalui ranah afektif dan psikomotor. dan psikomotor serta keaktifan siswa. Tindak lanjut berupa peningkatan kualitas pembelajaran di kelas dapat dilakukan lagi oleh guru mata pelajaran Gambar Beton.id Gambar 21. e. Kejenuhan belajar siswa menurun dari siklus I sebesar 42. commit to user .242% pada siklus II. Keaktifan siswa juga telah memenuhi target keberhasilan yang ditetapkan sebesar 70% dari rerata kelas.

id E. siklus I dan silus II.3 82.4 to user 12 4 75. Adapun pembahasan mengenai hasil belajar siswa meliputi hasil belajar ranah kognitif.uns. Berdasarkan hasil penerapan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament pada proses pembelajaran dengan menggunakan pada siklus II. menunjukkan hasil yang lebih baik dari pada sikus I. Hasil belajar pada siklus terakhir (siklus II) menunjukkan peningkatan hasil yang optimal dan mencapai target keberhasilan yang ditetapkan.ac. Capaian Ketuntasan Nilai Kognitif Siswa No Uraian Pencapaian Hasil 1 Siswa mendapat nilai ≥ 75 2 Siswa mendapat nilai < 75 3 Rerata nilai kognitif Jumlah/Nilai Jumlah/Nilai Jumlah/Nilai Pra Siklus Siklus I Siklus II 14 21 29 19 commit 71.id perpustakaan. Perbadingan hasil pelaksanaan tindakan pada pra siklus (sebelum tindakan).76 digilib. Hasil Tes Kognitif Siswa Pemahaman siswa terhadapa materi merencanakan konstruksi dan menggambar perencanaan plat lantai satu arah struktur gedung beton bertulang yang telah dipelajarai pada tiap siklus dapat diketahui dari hasil tes kognitif. siklus I dan siklus II disajikan dalam data berikut ini : 1. dibahas mengenai penurunan kejenuhan belajar siswa melalui indikator kejenuhan siswa dan peningkatan keaktifan siswa yang diambilkan dari hasil observasi afektif dan psikomotor secara klasikal. Pada proses pembelajaran.uns. Pembahasan Antar Siklus Pembahasan antar siklus ini meliputi pelaksanaan proses pembelajaran dan hasil belajar siswa pada pra siklus (kondisi awal sebelum tindakan).ac. afektif dan psikomotor.1 . serta hasil pengolahannya menjadi nilai kompetensi siswa pada mata pelajaaran Gambar Beton. Dapat dinyatakan bahwa Model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament pada mata pelajaran Gambar Beton dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa kelas XI TGB SMK N 2 Surakarta. sebagaimana tersaji pada tabel berikut ini : Tabel 9.

Diagram Capaian Ketuntasan Nilai Kognitif Siswa Berdasarkan pada tabel 9 dan diagram di atas.88 % 5 Ketidaktuntasan 57. capaian ketuntasan hanya mencapai kurang dari setengah jumlah siswa yang ada (42. meningkat 75.12% Siklus I Siklus II Gambar 23. Pada pra siklus.uns.3 pada siklus I dan naik menjadi 82. Hal ini berarti proses pemahaman siswa terhadapa mat materi yang dipelajari semakin membaik.uns.58% 60 50 42.64 %.4 71. terjadi kenaikan prosentase ketuntasan dari siklus I yaitu menjadi 87. Begitu pula pada siklus II.36% Rerata Nilai Kelas 12.64 % 87.3 82.22 % yaitu menjadi 63.12 % Berikut ini adalah visualisasi data hasil tes kognitif untuk capaian ketuntasan klasikal dalam bentuk diagram : Diagram Capaian Ketuntasan Nilai Kognitif Siswa ( Katuntasan Kelas ) 100 90 80 71.58 % 36. terlihat capaian ketuntasan belajar siswa pada ranah kognitif semakin meningkat.ac.1 di siklus II.36 % 12. Rerata nilai kelas juga menunjukkan peningkatan dari pra siklus 71. commit to user .42%).42 % 63.64% Tuntas Tidak Tuntas 36.id 4 Ketuntasan Klasikal 42.1 63.88 %.4 70 57 57.42% % 40 30 20 10 0 Pra Siklus 87.88% 75. selanjutnya dengan memberikan memberikan tindakan terhadap siswa dengan menerapkan model embelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament menunjukkan peningkatan pada siklus I sebesar 21.77 digilib.id perpustakaan.ac.

39% Rerata Nilai Kelas 15. Capaian ketuntasan pada pra siklus.61% 60 50 39.id perpustakaan. yang hasilnya dicantumkan pada lembar observasi ranah afektif.9 6 60.3 39% 40 30 20 10 0 Pra Siklus 84. Hasil Observasi Afektif Siswa Observasi secara khusus pada setiap siswa dilakukan terhadap aspek afektif atau sikap siswa.ac.8 Tuntas 60.39 % 15.15 % Data hasil obsevasi afektif tiap siswa untuk capaian ketuntasan klasikal tiap siklus dapat divisualisasikan pada diagram berikut ini : Diagram Capaian Ketuntasan Nilai Afektif Siswa ( Katuntasan Kelas ) 100 90 80 70 61.39 % 60.78 digilib.61 % 39.id 2.15% Siklus I Siklus II Gambar 24.61 % 84.39 %) dengan rerata nilai .61% Tidak Tuntas 39.uns.8 76.9 69.uns.ac. hanya commit to user mencapai kurang lebih sepertiga dari jumlah siswa (39. Adapun data capaian ketuntasan nilai hasil observasi observasi afektif ditunjukkan pada tabel berikut : Tabel 10. Diagram Capaian Ketuntasan Nilai Afektif Siswa Hasil observasi afektif tiap siswa menunjukkan kenaikan hasil belajar ranah afektif pada siklus I dan siklus II. Capaian Ketuntasan Nilai Afektif Siswa No Uraian Pencapaian Hasil 1 Jumlah/Nilai Jumlah/Nilai Jumlah/Nilai Pra Siklus Siklus I Siklus II Siswa mendapat nilai ≥ 75 13 20 28 2 Siswa mendapat nilai < 75 20 13 5 3 Rerata nilai afektif 61.85 % 5 Ketidaktuntasan 60.9 4 Ketuntasan Klasikal 39.85% 76.9 69.

61 % 78.6 69.79 % 5 Ketidaktuntasan 57.61 % dengan rerata nilai kelas 69. Hasil Observasi Psikomotor Siswa Perkembangan hasil belajar psikomotor juga tampak pada penerapan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament. penentuan sikap / penilaian dari siswa. Capaian Ketuntasan Nilai Psikomotor Siswa No Uraian Pencapaian Hasil 1 Jumlah/Nilai Jumlah/Nilai Jumlah/Nilai Pra Siklus Siklus I Siklus II Siswa mendapat nilai ≥ 75 14 20 26 2 Siswa mendapat nilai < 75 19 13 7 3 Rerata nilai afektif 64. Hal ini berarti sikap siswa yang terbentuk selama kegiatan belajar berlangsung semakin membaik.ac.58 % 39.58.09. partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran.1 76.39 % 21. Peningkatan capaian ketuntasan klasikal juga terjadi pada siklus II dari siklus I yaitu menjadi 84. Data hasil observasi untuk hasil belajar psikomotor siswa pra siklus.uns.85 % dengan pencapaian rerata nilai kelas 79.id kelas sebesar 64. organisasi yang terbentuk.uns. siklus I.7.21 % commit to user . Sikap siswa dalam kondisi belajar dapat diamati dan dicermati melalui aktifitas yang dilakukan yaitu : penerimaan siswa terhadap pelajaran. dan siklus II.42 % 60.6 4 Ketuntasan Klasikal 42. disajikan dalam tabel berikut : Tabel 11. capaian ketuntasan klasikal menunjukkan peningkatan pada siklus I menjadi sebesar 60.id perpustakaan.79 digilib. 3. Setelah diterapkannya model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament.ac. serta pembentukan pola hidup siswa.

21% Pra Siklus Siklus I Siklus II Gambar 25..58% 42.79 % pada siklus II dengan rerata nilai kelas 78.80 digilib.6 57 7.ac.ac.39% Rerata Nilai Kelas 21.1 Tuntas 60. commit to user . Setelah diterapkannya model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament.id Data hasil obsevasi psikomotor tiap siswa untuk capaian ketuntasan klasikal tiap siklus dapat divisualisasikan pada diagram berikut ini : Diagram Capaian Ketuntasan Nilai Psikomotor Siswa ( Katuntasan Kelas ) 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 78. Peningkatan capaian ketuntasan klasikal juga terjadi hingga mencapai terget keberhasilan yaitu menjadi 78.uns.8.79% 76. menunjukkan hanya terjadi pada 14 siswa yang tuntas dengan rerta nilai kelas hanya sebesar 64.42 %) yang mendapat nilai lebih dari atau sama dengan skor 75.uns.61 % pada siklus I dengan rerata nilai kelas 69. Hal ini berarti kurang dari setengah jumlah siswa (42. capaian ketuntasan klasikal menunjukkan peningkatan menjadi sebesar 60.60. Capaian ketuntasan pada pra siklus. Diagram Capaian Ketuntasan Nilai Psikomotor Siswa Dapat diketahui bahwa prosentase capaian ketuntasan hasil belajar ranah psikomotor komotor siswa mengalami kenaikan seiring dengan tindakan yang diberikan tiap siklus. Hal ini berarti proses belajar psikomotorik siswa siswa dalam kelompok maupun individu mengalami perbaikan.id perpustakaan.73.61% Tidak Tuntas 39.42% 2% 69.61 60.6 64.

121 % 2 Siswa bersandar di meja/menopang meja dagu 3 Siswa melamun tidak memperhatikan Siklus I Siklus II 9.242% 20 0 Pra Siklus Siklus I Siklus II user Gambar 26.665 % 42.030 % 0% 0% 15.061 % 6.091 % 0 % 15.061 % 3.303 % 3.665% 60 42.id 4.242 % Rata-rata 8.061 % 6 Siswa berbicara sendiri dengan teman 7 Siswa ramai minta segera pulang 6.id perpustakaan.151 % 12.030 % Data hasil observasi penurunan kejenuhan belajar siswa pada sebelum tindakan.uns.uns. Data hasil observasi penurunan kejenuhan belajar siswa tiap siklus secara keseluruhan dapat dilihat pada tabel berikit ini : Tabel 12. dan siklus II dapat divisualisasikan pada diagram di bawah ini : Diagram Kejenuhan Belajar Siswa Tuntas 100 80 ( Katuntasan Kelas ) 66.061 % 3.030 % 0% 5 Siswa tidak merespon perintah guru 6.333 % 5. siklus I.ac.121 % Jumlah 66. Rekapitulasi Hasil Observasi Kejenuhan Belajar Sisw Siswa No 1 Indikator Siswa mengantuk/tidur mengantuk Pra Siklus 12.81 digilib.061 % 0% 0% 8 Siswa tidak hadir atau pulang tanpa ijin 3.121 % pelajaran 6.061 % 6.424 % 24.151 % 12.ac.424% 40 24. commit DiagramtoKejenuhan Belajar Siswa . Hasil Observasi Kejenuhan Belajar Siswa Penerapan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament memberikan pengaruh baik terhadap penurunan kejenuhan belajar siswa.121 % 12.030 % 0% 0% 4 Siswa bermain ponsel 6.

69 % 78.id Kejenuhan belajar siswa dapat berangsur-angsur menurun dengan diterapkannya model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament. Target penurunan kejenuhan belajar siswa sebesar kurang dari 30 % tercapai setelah dilaksanakannya tindakan di siklus II yaitu menurun menjadi sebesar 24. Tabel 13. Hal ini dapat diketahui dari tabel hasil observasi kejenuhan belajar siswa melalui indikator-indikator yang mencerminkan siswa yang mengalami rasa jenuh dalam belajar di atas yang dilaksanakan pada siklus I dan siklus II.69 % 74.uns. Berikut ini disajikan rekapitulasi hasil observasi keaktifan siswa kelas XI TGB selama kegiatan pembelajaran Gambar Beton berlangsung.43 % 76.82 digilib.38 commit to user .49 % % 69.52 % Siklus Penerimaan siswa terhadap pelajaran 61.uns.44 % 76.11 pembelajaran (A2) Penentuan sikap/penilaian dari siswa 59.ac. jumlah itu turun sebesar 24.665 % atau hampir dua pertiga dari jumlah siswa yang ada mengalami kesulitan belajar yang disebut kejenuhan belajar.424 %. Setelah siklus I pada pelaksanaan tindakan.79 % % 68. kejenuhan belajar siswa mencapai 66.ac.26 % % 68.242 %.36 (A1) Partisipasi siswa dalam kegiatan 61. Hasil Observasi Keaktifan Siswa Observasi terhadap keaktifan siswa selama proses pembelajaran berlangsung diambilkan dari pengamatan afektif dan psikomotor siswa secara klasikal. Sebelum adanya tindakan penelitian. 5.84 (A3) Organisasi yang terbentuk (A4) 63.241 % menjadi 42. Dapat disimpulkan bahwa tindakan yang dilaksanakan dapat mengurangi kadar kejenuhan belajar siswa selama proses pembelajaran mata pelajaran Gambar Beton berlangsung. Rekapitulasi Hasil Observasi Keaktifan Siswa No 1 2 3 4 Indikator Pra Siklus I Siklus II % 69.id perpustakaan. Tiap aspek (afektif dan psikomotor) diuraikan menjadi indikatorindikator yang telah dijabarkan menjadi kata kerja operasional masing-masing aspek.

33 % 833.71 % Data hasil observasi peningkatan pe keaktifan belajar siswa pada sebelum tindakan.79 % Jumlah 761.00 % 65. menjawab pertanyaan guru. siklus I.14 % 68.44% Pra Siklus 69.54 % 65.uns.89 % 69.66 % 68.42 % 76.id 5 Pembentukan pola hidup siswa (A5) 6 Persepsi awal siswa dalam memulai pembelajaran (P1) Kesiapan siswa dalam menerima & mengikuti pembelajaran (P2) Gerakan terbimbing siswa dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan (P3) Gerakan terbiasa siswa dalam proses pembelajaran (P4) Gerakan kompleks siswa dalam mengemukakan konsep (P5) Penyesuaian pola gerak dalam upaya adaptasi siswa (P6) Kreativitas siswa (P7) 7 8 9 10 11 12 63.988 % 78.20 % 79.uns.200 % 77.89 % 68.02 % 64.83 digilib.46 % Rata-rata 63.41 % 70. Aktifitas siswa seperti mengutarakan pendapat.699 % 75.93 % 75.44 % 69.02 % 64.69 % 76.75 % 62.40 % 70.ac.ac.42% Siklus I Siklus II Gambar 27.06 % 920.77 % 66.18 % 74. dan commit to user mengerjakan tugas meningkat.944 % 77.id perpustakaan.51 % 63. konsentrasi serta keterlibatan siswa . Perhatian.12 % 67.13 % 72.71% 63. Diagram Keaktifan Belajar Siswa Pada tabel 13 dan diagram di atas dapat dilihat bahwa prosentase rata rata-rata tiap indikator keaktifan belajar siswa pada tiap siklus semua mengalami kenaikan. dan siklus II dapat divisualisasikan pada diagram di bawah ini : Diagram Keaktifan Belajar Siswa 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 76.

memecahkan masalah bersama tanpa to muncul dan . Kebiasaan baik siswa mulai terasah. e. j. f. Pada umumnya siswa lebih siap dalam memulai pelajaran. siswa juga bersedia mematuhi peraturan dalam kegiatankegiatan belajar yang berlangsung.uns. Kemampuan dan kreativitas siswa dalam mengaitkan pelajaran dengan kehidupan nyata semakin terbentuk dengan baik. Dengan bimbingan dari guru. Siswa lebih bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaannya. Siswa mulai mampu beradaptasi dengan siswa lain dalam kelompok yang memiliki karakteristik berbeda-beda. Sebagian besar siswa telah dapat mengerjakan tugas-tugas atau latihan dalam kegiatan belajar melalui bimbingan guru dengan tertib dan teratur. ide atau pendapat yang sekiranya berbeda di dalam kelompok. antara lain mulai mengatur waktu belajar dalam kegiatan pembelajaran yang berlangsung dengan baik. Kemauan dan perhatian untuk belajar juga semakin meningkat. Selain itu. Keaktifan siswa selama kegiatan pembelajaran baik secara kelompok maupun individu meningkat.ac. c.id dalam kelompok juga menunjukkan kemajuan yang baik. Lebih aktif membuat catatan-catatan pelajaran yang penting tanpa harus diingatkan berkali-kali oleh guru. Siswa menunjukkan perhatian dan mengikuti pelajaran dengan sungguhsungguh serta konsentrasi. antara lain dalam mempersiapkan peralatan belajar yang diperlukan dalam pelajaran Gambar Beton dan menunjukkan konsentrasi. h. i.uns. kesediaan memperbaiki hasil pekerjaannya jika terdapat kekurangan lebih meningkat sehingga tidak perlu diperintah oleh guru berkali-kali. b. Siswa mau mendengarkan siswa lain yang menyampaikan pendapat atau jawaban atas pertanyaan guru dan menghargainya serta tidak segan menyampaikan pertanyaan.perpustakaan. membangun kerja sama commit user keributan yang berarti. melaksanakan ujian atau ulangan dengan tertib dan teratur serta percaya diri. g. siswa mampu mengatur waktu belajar dengan baik. di depan kelas atau kepada guru. d.ac.id 84 digilib. Kepercayan diri dan sikap disiplin siswa lebih terbentuk dalam proses belajar. Berikut di bawah ini merupakan deskripsi hasil pengamatan keaktifan tersebut antara lain : a.

uns. Jadi siswa dapat dinyatakan tuntas belajarnya jika mendapat nilai kompetensi dari pengolahan nilai kognitif. Hasil penilaian pada pra siklus.ac. 30% nilai psikomotor. siklus I. dan siklus II dapat divisualisasikan pada diagram di bawah ini : commit to user . Nilai KKM yang telah ditetapkan dari pihak sekolah adalah 75.36 % 54. dan siklus II terhadap 33 siswa kelas XI TGB SMK N 2 Surakarta pada mata pelajaran Gambar Beton adalah sebagai berikut : Tabel 14. afektif dan psikomotor yang diperoleh siswa.18 % Data hasil peningkatan nilai kompetensi belajar siswa mata pelajaran Gambar Beton pada sebelum tindakan. Capaian Ketuntasan Nilai Kompetensi Gambar Beton Siswa Kelas XI TGB SMK N 2 Surakarta No Uraian Pencapaian Hasil 1 Jumlah/Nilai Jumlah/Nilai Jumlah/Nilai Pra Siklus Siklus I Siklus II Siswa mendapat nilai ≥ 75 12 18 27 2 Siswa mendapat nilai < 75 21 15 6 3 Rerata nilai kompetensi 67 72 79 4 Ketuntasan Klasikal 36. dan 50% nilai kognitif. maka dapat dinyatakan bahwa penerapan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament dapat mendorong keaktifan belajar siswa kelas XI TGB 2010/2011 sehingga proses pembelajaran mata pelajaran Gambar Beton yang berlangsung dapat meningkat baik.82 % 5 Ketidaktuntasan 63.55 % 81. siklus I.uns.id perpustakaan. dan psikomotor sebesar 75.64 % 45.85 digilib. Hasil Penilaian Kompetensi Siswa Hasil penilaian kompetensi siswa dalam pembelajaran dapat didapat setelah melakukan pengolahan nilai kognitif. afektif. Adapun bobot untuk tiap nilai pada tiap aspek yaitu : 20% nilai afektif.45 % 18. 6.ac.id Berdasarkan deskripsi hasil pengamatan keaktifan dari data-data yang diperoleh pada siklus I dan siklus II di atas.

ac.36 %) dengan rerata nilai kelas hanya sebesar 667. erencanaan.36 36. Pada siklus I setelah dilaksanakannya tindakan sesuai prosedur perencanaan. Dengan keadaan hasil belajar yang seperti ini.55% Rerata Nilai Kelas 36. maka perlu dilakukan tindakan nyata sebagai upaya perbaikan pembelajaran yaitu dengan melaksan melaksanakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament.uns. dan diagram diatas dapat dilihat bahwa sebelum tindakan dilakukan.86 digilib. nilai kompetensi siswa yang tuntas belajar hanya sebanyak 12 siswa (36.45 %). Dari data tersebut disimpulkan bahwa pencapaian untuk peningkatan hasil belajar belum mencapai prosentase 70 % sesuai target keberhasilan.82% 79 72 67 Tuntas 54. sehingga dapat digunakan sebagi perencanaan dan perbaikan commit to user pada tindakan siklus II yang akan dilaksanakan agar tercapai target keberha keberhasilan . dengan pencapaian target keberhasilan kasikal sebesar 70 %.id Diagram Capaian Ketuntasan Nilai Kompetensi Siswa ( Katuntasan Kelas ) 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 81.ac. Diagram Capaian Ketuntasan Nilai Kognitif Siswa Berdasarkan data pada tabel 14.36% Pra Siklus Siklus I Siklus II Gambar 28.55 54.uns..55 %). Hal ini menunjukkan bahwa prosentase siswa yang belum tuntas belajar masih sebanyak 15 siswa (45. rerata nilai kelas juga mengalami kenaikan menjadi 72. dilakukan analisis dan refleksi terhadap kekurangan-kekurangan kekurangan kekurangan pelaksanaan tindakan yang telah terlaksana. Dari tindakan yang telah dilakukan pada pada siklus I ini.id perpustakaan. perolehan nilai hasil belajar siswa yang tuntas belajar dalam kompetensi untuk mata pelajaran Gambar Beton mengalami perbaikan menjadi sebanyak 18 siswa (54.36 36.

Pada tindakan yang telah dilaksanakan di siklus II. commit to user . Dari data-data hasil penelitian yang telah diuraikan di atas.87 digilib.82 %).ac. dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI TGB SMK N 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011 pada mata pelajaran Gambar Beton.id yang ditetapkan yaitu 70 % dari jumlah siswa yang ada atau sejumlah 24 siswa dengan pencapaian rerata nilai kelas sebesar 79.uns. Ini berarti hasil belajar siswa kelas XI TGB 2010/2011 SMK N 2 Surakarta telah memenuhi target keberhasilan yang direncanakan yaitu berhasil melampaui target minimal 70 %.uns. menunjukkan prosentase keberhasilan nilai hasil belajar siswa yang tuntas belajar dalam kompetensi untuk mata pelajaran Gambar Beton meningkat menjadi sebanyak 27 siswa (81. sedangkan yang belum mencapai ketuntasan hanya sebanyak 7 siswa (18.18 %). dapat dilihat bahwa proses pembelajaran secara keseluruhan telah mencapai target minimal yang ditentukan. Dengan begitu. sehingga pelaksanaan tindakan kelas dapat dihentikan siklus II.id perpustakaan.ac.

ac.id BAB V SIMPULAN.88 digilib. Kualitas proses belajar dan hasil belajar siswa pada setiap aspek dari kondisi sebelum tindakan. 2. dan psikomotor). DAN SARAN A. dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. commit to user 88 . afektif. dibandingkan dengan strategi dengan diterapkannya pembelajaran keadaan model aktif Learning pembelajaran sebelum diterapkannya tindakan kelas. Kualitas proses pembelajaran mengalami peningkatan atau perbaikan yaitu dengan menurunnya kejenuhan belajar dan meningkatnya keaktifan siswa selama kegitan belajar berlangsung pembelajaran ARIAS melalui Tournament. serta nilai komptensi siswa.id perpustakaan. IMPLIKASI.uns. dapat meningkatan kualitas proses dan hasil belajar siswa pada berbagai aspek (kognitif. dan siklus II semakin meningkat seiring dengan pergantian siklus.uns. siklus I.ac. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian pada pelaksanaan penelitian tindakan kelas dengan menggunkana model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament pada mata pelajaran Gambar Beton dengan kompetensi dasar Merencanakan perhitungan penulangan dan gambar rencana plat lantai satu arah struktur gedung beton bertulang pada siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011. Penerapan model pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament dapat meningkatkan hasil belajar ( nilai kompetensi ) siswa kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2010/2011 pada mata pelajaran Gambar Beton dengan kompetensi dasar Merencanakan perhitungan penulangan dan gambar rencana plat lantai satu arah struktur gedung beton bertulang.

sehingga pelaksanaan pembelajaran dapat berjalan lancar dan mendapat hasil belajar yang optimal atau memuaskan.ac.ac. dan berbicara atau berdiskusi. Pada umumnya siswa lebih leluasa untuk beraktifitas atau bergerak kemana saja. sehingga ketika mengikuti mata pelajaran Gambar Beton dapat dilaksanakan dengan baik. agar semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan terkontrol. Siswa hendaknya bisa lebih mempersiapkan diri sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung baik secara fisik (tenang dan konsentrasi) maupun peralatan yang diperlukan. Terdapat beberapa siswa yang suka mengandalkan teman sekelompoknya. 4.89 digilib. karena pada umumnya kegiatan permainan dan diskusi banyak memakan waktu. C.uns. sehingga siswa menjadi senang dan tidak jenuh selama pembelajaran. Implikasi Implikasi atau dampak dari dilaksanakan penelitian ini antara lain yaitu : 1. commit to user . dan terkontrol. Siswa hendaknya dapat berperan aktif dan tidak malu atau segan menyampaikan ide atau pendapat pada kegiatan belajar yang berlangsung serta tetap tertib atau teratur. hal ini mengakibatkan suasana kelas lebih riuh dan kurang rapi. 3.id perpustakaan. Kemampuan guru dalam mengelola kelas dapat semakin ditingkatkan. lancar. maka beberapa saran yang peneliti kemukakan adalah sebagai berikut: 1.uns. 2. 2. maka dari itu perhatian dan peran guru harus lebih ditingkatkan dari biasanya dalam membantu siswa belajar baik secara mandiri maupun kelompok. Meningkatkan peran aktif siswa selama proses pembelajaran dan kemampuan siswa dalam merekonstruksi pengetahuannya. sehingga hal tersebut di atas dapat diminimalkan. yaitu untuk menekan keriuhan yang muncul dan membagi waktu dengan baik antara penyampaian materi secara serius dengan kegiatan permainan atau diskusi yang dilaksanakan. Saran Berdasarkan hasil penelitian.id B.

Guru hendaknya selalu meningkatkan kemampuan dalam mengelola kelas. Selain itu model pembelajaran ini sebaiknya digunakan secara temporari ketika suatu kelas mengalami kejenuhan belajar atau permasalahan lainnya yang sejenis dengan yang dihadapi kelas XI 2010/2011 TGB SMK Negeri 2 Surakarta. Bagi guru hendaknya mampu menciptakan pembelajaran yang kondusif dan dapat mengikutsertakan siswa lebih aktif dalam setiap kegiatan belajar sehingga partisipasi siswa dalam pembelajaran terus meningkat. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan rujukan bagi peneliti lain dan kiranya perlu dilakukan penelitian sejenis dengan cakupan mata pelajaran berbeda yang disinyalir menghadapi permasalahan yang serupa. sehingga dapat diketahui sejauh mana efektifitas pembelajaran dari penerapan Model Pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran siswa. 6.90 digilib. antara lain yaitu dalam usaha menekan kejenuhan siswa.uns.ac.uns. Penerapan Model Pembelajaran ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament hendaknya tidak dilaksanakan setiap saat. commit to user . karena pelaksanaan kegiatan pada pembelajaran ini membutuhkan waktu yang tidak singkat (cukup memakan waktu padas sesi diskusi dan permainan).id perpustakaan.id 3. 5. keriuhan yang muncul.ac. dan membagi perhatian pada siswa yang kurang dalam belajar. serta membagi waktu dengan baik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. 4.

Psychologi Education : Pengertian Lupa dan Kejenuhan (online) www. Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Diakses 4 Februari 2011 Djamaah Sopah. Diakses 6 Desember 2010. Miles & A. Yogyakarta : Yappendis. Surakarta : UNS Press. (online) (http: // delsajoesafira. Model Pembelajaran ARIAS. 2009.infoskripsi. Jakarta : PT Raja Grafindo. go. Journal of Instructional Development. Muhibbin Syah. 1987. Bandung : Remaja Rosdakarya.91 digilib. com/ 2010 / 05 / pengertian-contoh-dan macam proses belajar.html) diakses 22 November 2010. Active Learning : 101 Strategi Pembelajaran Aktif . Pengaruh Model Pembelajaran ARIAS dan Motivasi Berprestasi terhadap Prestasi Belajar Kimia Sub Pokok Bahasan Larutan Asam Basa Siswa Kelas II Semester II SMA MTA Surkarta Tahun Pelajaran 2004/2005. Skripsi. 1997. Jakarat : Bumi Aksara. Kopp. Joesafira. Surya. Bandung PPB – IKIP Bandung. Keller. Melvin L. blogspot. 2007. Diterjemahkan oleh Tjetjep Rohendi. dalam Charles M. Moh. Contoh. 2001. 2006. Penelitian Kualitatif Dasar Teori dan Terapannya dalam Penelitian. 1987. 2003.10 (3). HB. idxv/ jurnal31/ pengembangan dan penggunaan mode. Matthew B.ac. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Universitas Indonesia Press. Silberman.id perpustakaan. Hamzah B. commit to user 91 .com . Uno. Keller & Thomas W. An Application Of The ARCS Model Of Motivational Design. Anonim. 2006. Nana Sudjana. 2007. 2009. John M. Development And Use Of ARCS Model Of Instructional Design. pdk.uns. Ita Agustin.ac. 2010. dan Macam Proses Belajar. Penilaian Hasil Proeses Belajar Mengajar. John M. 2003. 2-9. Psikologi Belajar. Vol. Surakarta : Universitas Sebelas Maret. html). Model Pembelajaran : Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang Kreatif dan Efektif. Pengertian .uns. Analisis Data Kualitatif.id DAFTAR PUSTAKA Abin Syamsudin Makmum. Bandung : PT Remaja Rosdakarya. Michael Huberman. Sutopo. (online) (http: // www depdiknas.

Jakarta : Grasindo Wijaya Kusumah. Metode Penelitian Tindakan Kelas. dan Praktik. Rochiati Wiriaatmadja.S. Gulo. Winkel.ac. Riset. Jakarta : PT. 2007. Yogyakarta.com. Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2008. 2005. Thursan Hakim.uns. Slavin. Meningkatkan Kualitas Pendidikan Matematika www. Jakarta : Puspa Swara Anggota IKAPI W. 2006.uns. (online) Jakarta : Lab School. Strategi Belajar Mengajar. Syarifuddin .92 digilib. Jakarta : PT. Bandung : Nusa Dua. Model-Model Pembelajaran. Psikologi Pengajaran. Menteri pendidikan Program Bimbingana Konseling. Belajar Secara Efektif. Rienka Cipta Suharsimi Arikunto. W.ac. Diakses 10 November 2010.syarifartikel.wordpress. 2002.blogspot. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. 2009.id Nana Syaodih Sukmadinata. Jakarta : Rienka Cipta Sumadi Suryabrata. 2009. Slameto.id perpustakaan. : PT. Depdikbud.com / 2008 / 04 / 22 / model-model-pembelajaran/ ) diakses 24 Oktober 2010. Diterjemahkan oleh Nurulita. 2003. Cooperative Learning Teori. 2008. 2008. ( http : //wijayalabs. Grasindo commit to user . Robert E. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2005. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.

Ukasa Wisnu Saputera Laki-laki 19 09. Daftar Nama Siswa Kelas Penelitian DAFTAR NAMA SISWA KELAS PENELITIAN Siswa Kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta Tahun Ajaran 2010/2011 Semester 4 (empat) / Genap NO NIS NAMA SISWA Jenis Kelamin 1 09.000645 Apriangga Dian S.000665 Ridho Magatama Pangestu Laki-laki 22 09.000658 Ignatius Galih Prayoga Adi Laki-laki 17 09.93 digilib.000649 Cahyo Dwi Hanggoro Laki-laki 8 09. Laki-laki 11 09.000654 Faisal Saputra Laki-laki 13 09.000656 Gilang Abdul Rahman Laki-laki 15 09.000655 Fajar Patma Agus Tri Susilo Laki-laki 14 09.000660 M.000644 Abdhy Suckma Padmanegara Laki-laki 3 09.000659 Ikhsan Widandi K.000651 Deny Setiawan Laki-laki 10 09.U.id perpustakaan.000646 Awal Hariyono Laki-laki 5 09.000650 Denni Adi Prastyo Laki-laki 9 09.uns.000648 Bayu Suryo Widodo Laki-laki 7 09.ac. Laki-laki 18 09.000643 Aan Abdul Rohman Laki-laki 2 09.000661 Miftah Fajar Bahari Laki-laki 20 09.000666 Rifky Candra commitArdhani to user Laki-laki .000653 Dwi Novianto Laki-laki 12 09.000657 Guntoro Laki-laki 16 09.000647 Banny Nur Akbar Laki-laki 6 09. Laki-laki 4 09.id Lampiran 1.uns.000652 Drajat Bangun P.ac.000664 Pinthoko Nugroho Laki-laki 21 09.

000675 Wahyu Waskitho Aji Laki-laki 31 09.000677 Yanuar Alviantoro Laki-laki 33 09.000669 Satria Wafda Laki-laki 26 09.000668 Santi Putri Pramudyastuti Perempuan 25 09.000673 Tomy Novianto Laki-laki 29 09.000667 Risa Laki-laki 24 09.uns.000672 Surya Purnama Laki-laki 28 09.000676 Witoko Aji Laksono Laki-laki 32 09.id 23 09.id perpustakaan.ac.000671 Setia Muhammad Imron Laki-laki 27 09.uns.000674 Ulfi Wahyu Sindora Perempuan 30 09.000678 Yusuf Aditya Nugroho Laki-laki commit to user .94 digilib.ac.

Fajar Patma Agus Tri Kelompok 6 .ac. Daftar Kelompok Belajar dan Team Games DAFTAR KELOMPOK BELAJAR DAN TEAM GAMES Model Pembelajaran ARIAS Melalui Strategi Pembelajaran Aktif Learning Tournament Mata Pelajaran Gambar Beton Siswa Kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta Tahun Ajaran 2010/2011 Semester 4 (empat) / Genap Kelompok 1 .id perpustakaan. - Guntoro - Satria Wafda - Drajat Bangun PU. - Dwi Novianto - Rifky Candra Ardhani - Bayu Suryo Widodo - Apriangga Dian S.id Lampiran 2. - Wahyu Waskito Aji - Risa - Miftah Fajar Bahari - Cahyo Dwi Hanggoro - Aan Abdul Rohman - Yanuar Alviantoro commit to user .Tomy Novianto - Witoko Aji Laksono - Banny Nur Akbar - Yusuf Aditya Nugroho - Faisal Saputra - Denni Adi Prastyo - Abdhy Sukma - Ikhsan Widandi K.uns.Pinthoko Nugroho Susilo - Deny Setyawan - Santi Putri Pramudyastuti - Ignatius Galih Prayogo A. - Ulfi Wahyu Sindora - M.ac.Surya Purnama - Ridho Magatama P.95 digilib.Gilang Abdul Rahman Kelompok 5 .Awal Hariyono Kelompok 4 . Ukasa Wisnu Kelompok 2 .uns. - Setia Muhammad Imron Kelompok 3 .

7. 5. 13 Hasil belajar yang diperoleh 14 2 Hasil Belajar 3 Penerapan ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament commit to user 15. 16 .uns. 2010/2011 Informan : Guru Pengampu Nama Guru : Didik Purwanto. 4.96 digilib. 9 Keaktifan siswa 10. 3. 11.ac. 8 2.uns. No Variabel Item Indikator Pertanyaan Ketertarikan siswa terhadap proses 1 Proses Belajar pembelajaran yang dilaksanakan Kendala-kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran 1. Kisi-kisi Pedoman Wawancara Guru KISI-KISI PEDOMAN WAWANCARA GURU Judul Penelitian : Penerapan Model Pembelajaran ARIAS Melalui Strategi Pembelajaran Aktif Learning Tournament Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Gambar Beton Pada Siswa Kelas XI TGB SMK N 2 Surakarta Mata Pelajaran : Gambar Beton Kelas / Sekolah : XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta TA.id perpustakaan.ac.id Lampiran 3. 6. ST. 12.

97 digilib. Bapak menemui / mengalami kendala-kendala ? tolong sebut dan jelaskan ! 3 Biasanya kendala atau hambatan itu berasal dari hal apa? 4 Apakah dalam proses pembelajaran Gambar Beton.ac.ac. ST.id Lampiran 4. 2010/2011 Informan : Guru Pengampu Nama Guru : Didik Purwanto. Daftar Pertanyaan Wawancara Guru DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA GURU Judul Penelitian : Penerapan Model Pembelajaran ARIAS Melalui Strategi Pembelajaran Aktif Learning Tournament Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Gambar Beton Pada Siswa Kelas XI TGB SMK N 2 Surakarta Mata Pelajaran : Gambar Beton Kelas / Sekolah : XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta TA.id perpustakaan.uns. No 1 Daftar Pertanyaan Bagaimana antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran Gambar Beton selama ini? 2 Apakah dalam pelaksanaan pembelajaran Gambar Beton yang selama ini Bapak ampu.uns. Bapak telah menggunakan metode atau model pembelajaran yang bervariasai? 5 Biasanya metode atau model pembelajaran apa ? bagaimana prosesnya? 6 Apa yang mendasari Bapak memilih metode atau model pembelajarn seperti itu ? 7 Apakah dari penggunaan metode atau model itu berpengaruh baik terhadap pembelajaran siswa? 8 Kira-kira berapa persen siswa yang kembali tertarik dengan proses belajar yang berlangsung setelah Bapak menggunakan metode atau model commit to user .

apakah masih ditemui hambatan atau kendala lain ? apa saja tolong jelaskan ! 10 Apakah Bapak sering memberikan tugas pada siswa ? 11 Bagaimana sistem penugasan yang diberikan ? individu atau kelompok atau bagaimana ? 12 Dalam proses pembelajaran yang berlangsung.ac.id perpustakaan. apakah Bapak sering menunjuk siswa untuk menjawab pertanyaan ? tolong diberikan dan dijelaskan alasnnya ? 13 Bagaimana umpan balik siswa ketika diberi petanyaan atau latihan dalam pembelajaran gambar beton ini ? 14 Bagaimanakah hasil belajar siswa pada mata pelajaran gambar beton ? apakah memuaskan bagi guru dan siswa yang bersangkutan ? 15 Menurut Bapak.ac.98 digilib.uns. apakah Model Pembelajaran ARIAS dengan strategi pembelajaran aktif Learning Tournament yang telah dilaksanakan pada beberapa kali pertemuan ini memberikan pengaruh baik pada pembelajaran siswa ? 16 Bagaimana tanggapan Bapak dengan adanya penerapan Model Pembelajaran ARIAS dengan strategi pembelajaran aktif Learning Tournament yang telah dilaksanakan pada beberapa kali pertemuan ini pada mata pelajaran Gambar Beton yang Bapak ampu ? commit to user .id pembelajaran tersebut ? 9 Setelah menggunakan metode atau model pembelajaran tersebut.uns.

99 digilib. siswa lebih aktif dan hasil belajar siswa meningkat pesat.ac. Deskripsi Hasil Wawancara Guru DESKRIPSI HASIL WAWANCARA GURU Judul Penelitian : Penerapan Model Pembelajaran ARIAS Melalui Strategi Pembelajaran Aktif Learning Tournament Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Gambar Beton Pada Siswa Kelas XI TGB SMK N 2 Surakarta Mata Pelajaran : Gambar Beton Kelas / Sekolah : XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta TA. mengantuk. dan minta segera pulang.id perpustakaan.uns.uns. Metode pembelajaran yang sering digunakan guru adalah ceramah. ST. kelas menjadi lebih hidup.id Lampiran 5. dan relevansi (menunjukkan contoh-contoh). guru menyatakan bahwa selain tujuan pembelajaran tercapai. tidak mengerjakan soal. guru bisa memaklumi. Tapi hal tersebut tidak membuat semua siswa kembali besemangat. hal itu tentu saja membuat guru kurang puas. yaitu durasi yang cukup lama (5 jam pelajaran). Guru menyadari bahwa ada kendala yang dihadapi dalam pembelajran gambar Beton. Menurut guru.ac. membuat siswa jenuh. Deskripsi : Sebelum dan sesudah diterapkan ARIAS melalui Learning Tournament siswa datang dengan tepat waktu walaupun ada yang terlambat ± 5 menit. 2010/2011 Informan : Guru Pengampu Nama Guru : Didik Purwanto. solusi guru adalah memberi siswa soal atau tugas untuk dikerjakan dan segera dikumpulkan. Jika hal tersebut mucul. dan mengandalkan pekerjaan teman lain untuk dicontoh. Hasil belajar siswa kurang maksimal. Sejumlah siswa tetap malas. pemberian tugas. Diterapkannya ARIAS melalui Learning Tournament. siswa merasa senang dan bersemangat. model pembelajaran ARIAS melalui Learning commit ketika to userkelas mulai kehilangan semangat Tournament cukup bagus dilaksanakan .

commit to user .ac.uns.id perpustakaan. Guru akan menerapkan ARIAS melalui Learning Tournament untuk inovasi mata pelajaran Gambar Beton dilain kesempatan jika kelas mengalami permasalahan yang serupa.100 digilib.id belajar.ac.uns. atau dapat digunakan sebagai refreshing.

5. 10. 4. 23. 24 commit to user . 22. 18 12. 13.uns.ac. 20. Keaktifan siswa 2 3 Hasil Belajar Kepuasan hasil yang diperoleh Penerapan ARIAS melalui strategi pembelajaran aktif Learning Tournament 1. 19. 24.uns. 15. Kisi-Kisi Pedoman Wawancara Siswa KISI-KISI PEDOMAN WAWANCARA SISWA Judul Penelitian : Penerapan Model Pembelajaran ARIAS Melalui Strategi Pembelajaran Aktif Learning Tournament Sebagai Upaya Meningkatkan Kulaitas Proses dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Gambar Beton Pada Siswa Kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta Mata Pelajaran : Gambar Beton Kelas / Sekolah : XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta TA. 16. 11. 2. 20. 8. Ketertarikan 1 Proses Belajar Item Indikator proses terhadap pembelajaran Pertanyaan kegiatan yang dilaksanakan 2.ac. 21. 2010/2011 Informan : Siswa Nama Siswa : No Variabel 1. 6. 14. 25 9.id Lampiran 6. 3.101 digilib. 7. 17.id perpustakaan.

102 digilib.uns.id Lampiran 7. apakah materi mata pelajaran gambar beton mudah dipahami dan dipelajari ? 2 Seberapa besar kesukaan anda pada pembelajaran gambar beton? apa alasannya ? 3 Menurut anda bagaimana proses pembelajaran yang diberikan guru selama ini? 4 Apakah dalam menyampaikan pembelajaran. bagaimana caranya agar anda merasa nyaman dan tertarik dengan pembelajaran yang berlangsung ? 9 Apakah anda suka jika sebelum dimulai pelajaran.ac. Daftar Pertanyaan Wawancara Siswa DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA SISWA Judul Penelitian : Penerapan Model Pembelajaran ARIAS Melalui Strategi Pembelajaran Aktif Learning Tournament Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Gambar Beton Pada Siswa Kelas XI TGB SMK N 2 Surakarta Mata Pelajaran : Gambar Beton Kelas / Sekolah : XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta TA. 2010/2011 Informan : Siswa Nama Siswa : No 1 Daftar pertanyaan Menurut anda.uns.id perpustakaan. guru memberikan commit to user suntikan motivasi atau dorongan pada anda ? (unsur Assurance) .ac. guru telah menggunakan variasi strategi atau model pembelajaran ? 5 Model atau metode apa saja yang telah diterapkan dalam pembelajaran ? 6 Apakah anda suka dengan model atau metode itu ? apa alasannya ? 7 Apakah anda pernah protes dengan metode atau model pembelajaran tersebut ? 8 Menurut anda.

apakah diadakannya tes setelah materi pelajaran selesai dapat membantu memperbaiki hasil belajar anda? (unsur Assesment ) 25 Apakah anda puas dengan hasil belajar yang anda peroleh ? (unsur Satisfaction) commit to user . atau dengan pemberian tugas dapat membantu pemahaman anda terhadap materi pelajaran ? 21 Jika proses belajar dilakukan dalam kelompok.id 10 Apakah anda suka dengan cara belajar yang dikelompokkan? apa alasannya? 11 Apakah anda tertarik jika cara pembelajaran diselingi dengan semacam permainan ? (unsur Interest) 12 Apakah anda sering ditunjuk guru untuk menjawab pertanyaan atau latihan yang diberikan? 13 Apakah anda sering menjawab pertanyaan atau latihan itu dengan benar? 14 Bila anda tidak mengerti dengan pertanyaan atau latihan itu. cara apa yang biasa dilakukan guru dan kiat yang anda lakukan agar anda mengerti ? 15 Apakah anda suka dengan pemberian tugas ? alasannya ? 16 Apakah anda sering mengerjakan tugas itu ? Seberapa besar kemauan anda untuk mengerjakan ? 17 Jika anda menemui kesulitan dalam mempelajari atau memahami materi pelajaran. atau model pembelajaran yang bervariasi. apakah anda selalu ikut mengerjakan tugas atau latihan yang diberikan ? 22 Apakah anda sering mengemukakan pendapat dalam kelompok itu ? 23 Apakah anda suka bila diminta untuk mengerjakan tugas di depan kelas ? 24 Menurut anda.ac. apakah anda suka bertanya pada guru ? 18 Bagaimana tanggapan guru dalam menjawab / membantu kesulitan anda? 19 Apakah contoh-contoh yang diberikan guru dapat mempermudah anda memahami pelajaran ? (unsur Relevance) 20 Apakah dengan belajar dalam kelompok.uns.id perpustakaan.uns.103 digilib.ac.

Ulfi Wahyu Sindora : Deskripsi ini merupakan satu kesatuan atau kesimpulan dari wawancara siswa yang telah dilaksanakan. 6.uns. Awal Hariyono 5. Responden berjumlah 6 siswa yang mewakili kelas XI TGB untuk mata pelajaran Gambar Beton. Santi Putri Pramudyastuti 3.ac.ac. Siswa kurang aktif saat guru menyampaikan materi dengan commit to user menggunakan metode statis. . Sesuai dengan pedoman wawancara siswa dan hasil interview. pada dasarnya siswa cukup menyukai terhadap materi yang ada pada pelajaran Gambar Beton namun terdapat hal yang membuat siswa enggan / malas dan tidak tertarik dengan pembelajaran yang dilaksanakan yaitu. Empat dari enam siswa menyatakan bahwa selama ini guru belum pernah menggunakan variasi dalam mengajar.uns. guru kurang bisa mencipatakan suasana kelas pembelajaran yang menyenangkan sehingga kebanyakan dari siswa mengantuk dan jenuh dengan kegiatan belajar tersebut sebab pembelajaran hanya berlangsung secara monoton. 2010/2011 Informan : Siswa Nama Siswa : 1. Aan Abdul Rohman Deskripsi 4.id perpustakaan. dua diantaranya berpendapat bahwa variasi yang digunakan guru berupa relevansi kehidupan sehari-hari (menunjukkan contoh-contoh) dan pemberian soal-soal.104 digilib. menurut siswa. Rifky Candra Ardhani 2. Deskripsi Hasil Wawancara Siswa DESKRIPSI HASIL WAWANCARA SISWA Judul Penelitian : Penerapan Model Pembelajaran ARIAS Melalui Strategi Pembelajaran Aktif Learning Tournament Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Gambar Beton Pada Siswa Kelas XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta Mata Pelajaran : Gambar Beton Kelas / Sekolah : XI TGB SMK Negeri 2 Surakarta TA.id Lampiran 8. Gilang Abdul R.

tiga dari siswa tidak memahami materi yang disampaikan guru. Siswa lebih aktif baik dalam kerja kelompok maupun di kelas.uns.uns.ac.105 digilib.id Sebelum diterapkan ARIAS melalui Learning Tournament. Materi pembelajaran lebih bisa diterima. Tanggapan siswa mengenai hal ini bahwa kegiatan yang dilaksanakan menyenangkan. kelas lebih asyik dengan adanya permainan dan kerja kelompok. Siswa kurang komunikatif atau tidak merespon perintah.id perpustakaan. commit to user . Siswa juga lebih bersemangat belajar agar memperoleh nilai hasil belajar yang memuaskan karena mereka dapat mengetahui hasil evaluasinya. lebih suka mengandalkan teman kemudian mencontohnya. Lima siswa merasa tidak puas dengan hasil belajar mereka selama ini. berbicara dengan teman dan minta pulang. Signifikansi hasil belajar siswa meningkat setelah ARIAS melalui Learning Tournament diterapkan pada mata pelajaran Gambar Beton.ac. Siswa mengerjakan tugas dari guru tapi lebih dominan asal-asalan. dua orang siswa bisa memahami dan seorang siswa sedikit memahami materi yang disampaikan guru.

. Silabus SILABUS NAMA SEKOLAH : SMK NEGERI 2 SURAKARTA MATA PELAJARAN : GAMBAR BETON KELAS / SEMESTER : XI / 3 .Menjelaskan pengertian dan jenis-jenis dan fungsi / peran pelat lantai beton bertulang pada struktur bangunan gedung .Menggambar rencana KEGIATAN PEMBELAJRAN . MATERI PEMBELAJARAN . .. .Pemahaman standar- arah struktur 2. isi peraturan beton bertulang Indonesia (PBBI) yang terkait dengan perencanaan pelat lantai beton bertulang.4 STANDAR KOMPETENSI : MERENCANAKAN DAN MENGGAMBAR PLAT LANTAI BETON BERTULANG KODE KOMPETENSI : 004 ALOKASI WAKTU : 20 x 45 MENIT ( 4 kali pertemuan.Pengertian jenis-jenis fungsi dan perletakan plat lantai pada struktur bangunan gedung. S.Menjelaskan standar minimal selimut beton bertulang.Penugasan Suhono. dan prinsip-prisnip penulangan PENILAIAN ALOKASI WAKTU TM PS PI SUMBER BELAJAR .Pengamatan Beton I.Mendiskripsikan konstruksi dan menggambar perencanaan plat lantai satu jenis-jenis. struktur gedung beton standar perencanaan . plat lantai satu arah arah beton bertulang.106 Lampiran 9. fungsi dan perletakan plat lantai struktur gedung beton bertulang. . ST.Tes tertulis Modul Konstruksi .Pd.Menjelaskan pengertian beton bertulang dan beton tidak bertulang . MT.Merencanakan perhi- gedung beton tungan penulangan penulangan plat lantai satu bertulang. @ 5 jam pelajaran ) KOMPETENSI DASAR INDIKATOR 1. Merencanakan 1.

Menggambar rencana penulangan pelat lantai struktur beton bertulang dalam gambar potongan melintang dan vertikal . 3. gambar potongan lantai beton bertulang dalam perencanaan melintang dan memanjang struktur bangunan .Menjelaskan standar-standar penulangan plat lantai satu arah lantai satu arah struktur pelat lantai beton bertulang struktur gedung beton beton bertulang dalam bertulang.Menjelaskan penentuan dimensi pelat .107 bertulang.Menggambar rencana penulangan dan penulisan notasi penulangan plat pelat lantaibeton bertulang .Menggambar denah perletakan pelat lantai struktur beton bertulang .Menjelaskan tata cara menggambar penulangan pelat lantai struktur beton bertulang .Membuat daftar tulangan pelat lantai struktur gedung beton bertulang .Menjelaskan tata cara pembuatan daftar tulangan pelat lantai struktur gedung beton bertulang .

Siswa dapat memberikan notasi penulangan plat lantai satu arah. Siswa dapat menggambar penulangan plat lantai satu arah. 2. fungsi. Siswa dapat menyebutkan jenis. Pemahaman standar-standar perencanaan penulangan plat lantai satu arah beton bertulang. I. RPP Siklus I RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMK NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2010/2011 Mata Pelajaran : Gambar Beton Kelas / Semester : XI TGB / Genap Pertemuan ke : 1 & 2 ( Siklus I ) Alokasi Waktu : 2 x 5 jam pelajaran ( 10 x 45 menit ) Standar Kompetensi : Membuat Gambar Rencana Plat Lantai Kompetensi Dasar : Merencanakan perhitungan penulangan dan gambar rencana plat lantai satu arah struktur gedung beton bertulang. INDIKATOR 1.id perpustakaan. Menggambar rencana plat lantai satu arah. Merencanakan perhitungan penulangan plat lantai satu arah.id Lampiran 10. 4. Pengertian jenis-jenis. commit to user . TUJUAN PEMBELAJARAN 1.108 digilib. 2. fungsi dan perletakan plat lantai.uns. MATERI PEMBELAJARAN 1. 2. dan perletakan plat lantai pada struktur bangunan gedung.uns. III. Siswa dapat merancang perencanaan tulangan pada plat lantai. II. Mendiskripsikan jenis-jenis. 3. 3.ac. fungsi dan perletakan plat lantai.ac.

MT. Lembar jawab 5.ac.. Kunci jawaban (terlampir) 6.id 3. Kalkulator 3. Modul Konstruksi Beton I VI. ALAT.ac. S. 3 a. Lembar soal (terlampir) 4. No KEGIATAN PEMBELAJARAN Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Alokasi Waktu PERTEMUAN I 5 jam pelajaran 1 Membuka pelajaran.. (5 x 35 menit) 2 Menyampaikan dan meyakinkan Memperhatikan pada siswa bahwa materi yang akan dipelajari hari ini adalah mudah dipelajari dan siswa bisa mengerjakannya ( Assurance). Penugasan soal latihan V.Pd. Buku dan alat tulis 2. Materi pelajaran Plat Lantai Satu Arah 7. Suhono. 2008.. Strategi pembelajaran aktif Learning Tournament ( Permainan kelompok dan Kompetisi individual ) 3.id perpustakaan. Model pembelajaran ARIAS 2.109 digilib. BAHAN DAN SUMBER BELAJAR 1. Menjelaskan indikator dan tujuan Memperhatikan commit to user yang akan dicapai pada mata . Diskusi kelompok & tanya jawab 4. ST. Tata cara menggambar rencana penulangan dan penulisan notasi penulangan plat lantai satu arah struktur beton bertulang dalam gambar potongan melintang dan memanjang.uns. METODE PEMBELAJARAN 1. IV.uns.

ac.id perpustakaan. contoh perletakan tulangan. dan gambar rencananya.permainan antar commit to user . c. 4 Membagi siswa menjadi beberapa Memperhatikan kelompok secara heterogen kemudian sehingga terjadi penyebaran siswa mengelompokdengan nilai tuntas dan belum kan diri tuntas. b. Dari informasi ini siswa akan mendapat pengalaman yang bermanfaat untuk masa yang akan datang terutama disaat siswa telah bekerja dilapangan dan atau merencanakan plat lantai satu arah beton bertulang (Relevance). perencanaan plat lantai satu arah. Menyampaikan pada siswa bahwa siswa dapat menemuinya dalam kehidupan nyata terutama disaat praktik dilapangan yaitu tentang perencanaan Plat Lantai Satu Arah. 5 Menyampaikan materi tentang Memperhatikan.id pelajaran Gambar Beton berdasar standar kompetensi dan kompetensi dasar. Menunjukkan contoh-contoh gambar perencanaan plat lantai saat pelaksaan praktik lapangan.110 digilib.uns. 6 Melakukan permainan berdiskusi rebutan Melaksanakan antar kelompok dengan memberi.uns. Membagikan hand out.ac.

Menjelaskan kegiatan hari ini.id kan pertanyaan-pertanyaan berda.111 digilib. Memperhatikan b. Memperhatikan 5 jam pelajaran PERTEMUAN II 1 2 Membuka pelajaran Memperhatikan a.uns.id perpustakaan. c. 8 Menutup pelajaran.kelompok sarkan materi yang telah dipelajari hari ini untuk mendapatkan nilai kelompok (Interest).uns. Menyampaikan indikator & tujuan yang akan dicapai dengan kegiatan yang dilaksanakan.ac.Memperhatikan pelajari materi yang telah dielajari hari ini karena pertemuan berikutnya akan diadakan kompetisi sebagai evaluasi pembelajaran materi plat beton bertulang. 3 Memberikan soal-soal berdasarkan Mengerjakan materi yang telah dipelajari soal kompetisi sebelumnya dan telah diulang hari ini untuk melaksanakan kompetisi commit to user (5 x 35 menit) . 7 Mengingatkan siswa agar mem. Mengulang kembali /mereview materi yang sebelumnya dengan hari ini telah dipelajari dan hubungannya kegiatan pembelajaran dan menyampaikan kemanfaatannya untuk masa yang akan datang bagi siswa (Relevance).ac.

Guru memberikan penghargaan pada siswa baik secara verbal ataupun reward (hadiah) kebendaan pada siswa dan kelompok yang mendapatkan skor /nilai tertinggi untuk meningkatkan motivasi dan kebanggan siswa (Satisfaction).112 digilib. semua skor anggota masing kelompok dikumpulkan kemudian direrata dan ditambahkan pada skor kelompok. 6 Merangkum hasil pembelajaran Mengemukakan materi Plat Lantai Beton Bertulang simpulan bersama-sama siswa. Untuk penilaian skor skor masing- kelompok.ac. 7 pelajaran Menutup Pelajaran commit to user . 5 Menanyakan pada siswa tentang perasaan mereka setelah melaksanakan permainan.uns.id antar siswa untuk mendapatkan nilai individu & sumbangan nilai kelompok (Evaluasi /Assesment).ac. kompetisi dan mendapatkan skor/nilai.id perpustakaan.uns. Nilai akhir individu maupun kelompok akan menimbulkan rasa puas dan bangga pada siswa. 4 Mengumpulkan skor kelompok dan Menyatakan skor individu.

uns.113 digilib. Didik Purwanto.uns. EVALUASI Soal-soal evaluasi terlampir Surakarta.ac.id perpustakaan. K 1507025 commit to user . NIP.id VII. . Sintani Fahmi Khasanah NIM. Guru Mata Pelajaran Gambar Beton.ac. ST. - - Januari 2011 Mahasiswa Peneliti.

Tata cara menggambar rencana penulangan dan penulisan notasi penulangan plat lantai satu arah struktur beton bertulang dalam gambar potongan melintang dan memanjang. Merencanakan perhitungan penulangan plat lantai satu arah. Siswa dapat menggambar penulangan plat lantai satu arah. RPP Siklus II RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMK NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2010/2011 Mata Pelajaran : Gambar Beton Kelas / Semester : XI TGB / Genap Pertemuan ke : 3 & 4 ( Siklus II ) Alokasi Waktu : 2 x 5 jam pelajaran ( 10 x 35 menit ) Standar Kompetensi : Membuat Gambar Rencana Plat Lantai Kompetensi Dasar : Merencanakan perhitungan penulangan dan gambar rencana plat lantai satu arah struktur gedung beton bertulang. 2. Siswa dapat memberikan notasi penulangan plat lantai satu arah. III. Pemahaman standar-standar perencanaan penulangan plat lantai satu arah beton bertulang.uns. I.ac.ac. Menggambar rencana plat lantai satu arah. commit to user . TUJUAN PEMBELAJARAN 1. INDIKATOR 1. Siswa dapat merancang perencanaan tulangan pada plat lantai.uns. II.114 digilib.id perpustakaan.id Lampiran 11. MATERI PEMBELAJARAN 1. 3. 2. 2.

No KEGIATAN PEMBELAJARAN Kegiatan Guru Kegiatan Siswa 5 jam pelajaran PERTEMUAN III 1 Membuka pelajaran 2 Meyakinkan siswa bahwa materi Memperhatikan tentang dan Lantai Memperhatikan perhitungan perencanaan Satu Arah penulangan gambar Plat yang akan dipelajari hari ini tidak rumit dan siswa dapat dengan mudah untuk memahami.Pd.uns. Strategi pembelajaran aktif Learning Tournament ( Permainan kelompok dan Kompetisi individual ) 3. ALAT. Lembar soal (terlampir) 4.ac. Kalkulator 3. yang akan dicapai pada mata mencatat pelajaran Gambar Beton berdasar standar Alokasi Waktu to user kompetensi commit dan (5 x 35 menit) .ac. BAHAN DAN SUMBER BELAJAR 1. 2008.id perpustakaan.. METODE PEMBELAJARAN 1. Suhono. ST. MT..id IV. Penugasan soal latihan V. Kunci jawaban (terlampir) 6. Buku dan alat tulis 2. S.uns. Model pembelajaran ARIAS 2. Diskusi kelompok 4.. Materi pelajaran Plat Lantai Satu Arah 7. Modul Konstruksi Beton I VI. ( Assurance) 3 a.115 digilib. Menjelaskan indikator dan tujuan Memperhatikan. Lembar jawab 5.

(Relevance) 4 Meminta kembali siswa berkelompok Mengelompok- berdasarkan kelompok kan diri yang telah dibentuk pada pembelajaran sebelumnya. Menunjukkan contoh-contoh gambar perencanaan plat lantai dua arah saat pelaksaaan praktik lapangan. Menyampaikan kegiatan yang akan dilaksanakan dan tujuannya.ac. commit to user . pembahasan materi perencanaan diskusi.id perpustakaan.uns.116 digilib. dan gambar rencananya.id kompetensi dasar. b.uns. 6 Melakukan permainan mencatat antar Melaksanakan kelompok dengan pola permainan: permainan. d. contoh perletakan tulangan. c. balok beton bertulang rangkap. Membagikan hand out 5 Penyampaian materi.ac. Menyampaikan pada siswa bahwa siswa dapat menemuinya dalam praktik perencanaan bangunan di struktur lapangan saat perencanaan plat lantai satu arah. Dari informasi ini siswa akan mendapat pengalaman yang bermanfaat untuk masa yang akan datang terutama disaat siswa telah bekerja dilapangan dan atau merencanakan plat lantai satu arah. diskusi dan Memperhatikan.

Kelompok mengerjakan nomor kelompok soal masing-masing secara berdasar giliran berdiskusi. (Satisfaction) 8 Mengingatkan mempelajari siswa materi agar Memperhatikan yang telah dielajari hari ini karena pertemuan berikutnya akan diadakan commit to user . (Interest) 7 Menanyakan pada siswa tentang kepuasan mereka terhadap skor kelompok yang telah diperoleh. Kelompok diberi skor atas hasil pekerjaannya. e. kemudian dibahas bersama.id perpustakaan. Kelompok mengambil undian mengerjakan tunomor soal yang akan gas soal undian. c. kan hasil kerja b. Menyatakn skor masing-masing kelompok.uns. dikerjakan.uns. Guru memberikan penghargaan pada siswa untuk meningkatkan motivasi dan kebanggaan siswa.id a. kemudian pembahasan dan diberi skor. d.ac.117 digilib. kemudian salah satu anggota mewakili kelompok mengerjakan/mempresentasikan di depan kelas. Mempersilakan kelompok lain maju untuk mengerjakan undian soal masing-masing.ac. menyatakan urutan mempresentasigiliran maju ke dapan kelas.

kompetisi dan commit to user masing- (5 x 35 menit) . 3 Memberikan soal-soal berdasarkan Mengerjakan materi yang telah dipelajari soal kompetisi sebelumnya dan telah diulang hari ini untuk melaksanakan kompetisi antar siswa untuk mendapatkan nilai individu & sumbangan nilai kelompok (Evaluasi /Assesment).ac.id perpustakaan.uns.id kompetisi sebagai evaluasi pembelajaran materi plat beton bertulang. 9 Menutup pelajaran 5 jam pelajaran PERTEMUAN IV 1 Membuka pelajaran 2 Mereview materi dipelajari Memperhatikan yang sebelumnya hubungannya dengan pembelajaran hari menyampaikan telah Memperhatikan dan kegiatan ini dan kemanfaatannya untuk masa yang akan datang (Relevance). Untuk penilaian skor skor kelompok.118 digilib. 4 Mengumpulkan skor kelompok dan Menyatakan skor individu. 5 Menanyakan pada siswa tentang perasaan mereka setelah melaksanakan permainan.ac. semua skor anggota masing kelompok dikumpulkan kemudian direrata dan ditambahkan ada skor kelompok.uns.

6 Merangkum hasil pembelajaran Mengemukakan materi Plat Lantai 2 Arah bersama.id mendapatkan skor/nilai. - Januari 2011 Mahasiswa Peneliti.119 digilib. NIP. ST. EVALUASI Soal-soal evaluasi terlampir Surakarta.ac. 7 pelajaran Menutup Pelajaran VII. Sintani Fahmi Khasanah - NIM. Nilai akhir individu maupun kelompok akan menimbulkan rasa puas dan bangga pada siswa. .id perpustakaan. Guru memberikan penghargaan pada siswa baik secara verbal ataupun reward (hadiah) kebendaan pada siswa dan kelompok yang mendapatkan skor /nilai tertinggi untuk meningkatkan motivasi dan kebanggan siswa (Satisfaction). Guru Mata Pelajaran Gambar Beton.simpulan sama siswa.uns. K 1507025 commit to user .uns.ac. Didik Purwanto.

misal : sambil mengangkat tangan berkata “Kelompok dua (2) ” - Jika jawaban benar. Guru membagi siswa dalam kelompok-kelompok.ac. supaya angkat tangan dan menyebutkan nomor kelompoknya. Metode Pembelajaran : Model Pembelajaran ARIAS Strategi Pembelajaran Aktif Learning Tournament 1. bahwa akan diadakan kegiatan diskusi kelompok dan permainan dengan nama : Tanya Jawab Berebut. nilai tidak dikurangi. - Bagi yang tidak bisa menjawab / jawaban salah.uns.: 6 – 10 Alokasi Waktu : 5 jam pelajaran ( 5 x 35 menit ) Nama Guru : Didik Purwanto. ST.id perpustakaan.120 digilib. 3. commit to user . Menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan. pertanyaan dilempar ke kelompok lain dengan berebut.uns.id Lampiran 12. - Jika jawaban salah. Membuka pelajaran 2. Skenario Pembelajaran Siklus I SKENARIO PEMBELAJARAN SIKLUS I Hari .ac. Guru membacakan peraturan dalam kegiatan permainan. Tanggal : Selasa . nilai 10 tiap item soal. yaitu : - Bagi yang akan menjawab pertanyaan. 18 Januari 2011 Mata Pelajaran : Gambar Beton Kelas / Semester : XI TGB / 4 (genap) Pokok Bahasan : Merencanakan perhitungan penulangan dan gambar rencana plat lantai satu arah Sub Pokok Bahasan : Jam Pelajaran Ke . 4.

9. 5. Melaksanakan permainan Tanya Jawab Berebut yang berkaitan dengan materi yang telah disampaikan dan dipelajari.id perpustakaan. Guru membacakan tiap soal dan kelompok berebut untuk menjawab untuk mendapat skor kelompok.uns. 8. Setiap kelompok yang telah selesai menjawab pertanyaan yang ada. jika masih terdapat kesulitan maka menanyakan kepada guru. bagi yang belum puas dengan perolehan skor. commit to user . Jika menemui ketidakjelasan. 14.uns. menjelaskan gambargambar yang ada dalam buku modul. Guru terus mendorong kelompok lain yang belum mendapat skor/nilai. 11. akan mendapat hukuman yaitu dengan mengurangi nilai kelompok ( minus 5 setiap ketidaktertiban ). Guru menanyakan kepuasan siswa. guru memimpin doa bersama.ac. guru tetap memotivasi siswa bahwa masih ada kegiatan permainan kompetisi individu untuk mendapatkan tambahan skor kelompok. siswa mendiskusikannya dalam kelompok. Membuat kesimpulan bersama. - Anggota kelompok yang curang atau tidak tertib. maupun menunjukkan gambaran pada lingkungan sekitar yang mudah ditemui siswa. Guru menyampaikan kegiatan minggu depan bahwa akan diadakan permainan kompetisi individu. 6. 7.ac. Kegiatan pembelajaran selesai.id - Bagi yang angkat tangan untuk menjawab diberi waktu jeda maksimal 5 detik untuk menjawab.121 digilib. Guru memotivasi siswa bahwa pelajaran ini sebenarnya mudah untuk dipelajari dan dipahami. guru membacakan perolehan skor kelompok. Guru menyampaikan materi pelajaran dan menunjukkan contoh-contoh (relevansi) baik melalui pengalaman pribadi guru. 10. Setelah selesai kegiatan permainan. 13. 12. Siswa memperhatikan penjelasan guru dalam kelompok. guru memberikan penjelasan atau tambahan materi yang berkaitan untuk siswa.

Metode Pembelajaran : Model Pembelajaran ARIAS Strategi Pembelajaran Aktif Learning Tournament 1. 5.id perpustakaan.uns.122 digilib. 1 Februari 2011 Mata Pelajaran : Gambar Beton Kelas / Semester : XI TGB / 4 (genap) Pokok Bahasan : Merencanakan perhitungan penulangan dan gambar rencana plat lantai satu arah Sub Pokok Bahasan : Perhitungan penulangan plat lantai satu arah Jam Pelajaran Ke - : 6 – 10 Alokasi Waktu : 5 jam pelajaran ( 5 x 35 menit ) Nama Guru : Didik Purwanto. Membuka pelajaran 2. 6. Guru memotivasi siswa bahwa pelajaran ini sebenarnya mudah untuk dipelajari dan dipahami. 4. Tanggal : Selasa . menjelaskan gambar-gambar yang ada dalam buku modul. Skenario Pembelajaran Siklus II SKENARIO PEMBELAJARAN SIKLUS II Hari . maupun menunjukkan gambaran pada lingkungan sekitar yang mudah ditemui siswa. Menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan. ST.uns. bahwa akan diadakan kegiatan diskusi kelompok dan permainan dengan nama : Permainan Undian Mandiri 3.ac. Guru menunjukkan contoh-contoh (relevansi) baik melalui pengalaman pribadi guru.ac. commit to user . Guru membagi siswa dalam kelompok-kelompok saperti saat siklus 1. Guru menyampaikan materi hitungan perencanaan plat lantai dan gambar rencana penulangan (pemberian kode tulangan).id Lampiran 13.

10. Membuat kesimpulan bersama. Kelompok lain melengkapi hasil pekerjaannya untuk menyempurnakan hitungan perencanaan plat lantai agar dapat digunakan untuk belajar. siswa mendiskusikannya dalam kelompok. 8. Setiap hasil kerja kelompok dinilai oleh guru untuk memberi tambahan nilai/skor pada permainan siklus I. Guru menanyakan kepuasan siswa.uns. 15. - Anggota kelompok yang curang atau tidak tertib. jika masih terdapat kesulitan maka menanyakan kepada guru. Siswa memperhatikan penjelasan guru dalam kelompok. Guru memperbaiki dan menyempurnakan hasil presentasi kelompok yang belum lengkap dan menerangkan jika masih ada siswa yang tidak paham.uns.123 digilib.id 7. 14.ac. dengan peraturan : - Guru mengundi tugas kelompok dengan nomor undian soal. Kegiatan pembelajaran selesai. Setelah selesai kegiatan permainan. commit to user .ac. bagi yang belum puas dengan perolehan skor. guru membacakan perolehan skor kelompok. guru memimpin doa bersama. Setelah selesai. - Siswa berdiskusi dan mengerjakan soal dalam kelompok. 9. Jika menemui ketidakjelasan. 16. kelompok mepresentasikan hasil kerja kelompoknya di depan. Guru menyampaikan kegiatan minggu depan bahwa akan diadakan permainan kompetisi individu. 11.id perpustakaan. guru tetap memotivasi siswa bahwa masih ada kegiatan permainan kompetisi individu untuk mendapatkan tambahan skor kelompok. Melaksanakan permainan undian dengan cara siswa berdiskusi dan mengerjakan soal undian dalam kelompok secara bekerja sama. 13. 12. - Setiap kelompok menunjuk seorang perwakilan untuk mengambil nomor undian soal. akan mendapat hukuman yaitu dengan mengurangi nilai kelompok ( minus 5 tiap ketidaktertiban ).

berapakah tebal minimal konstruksi plat lantai ? Jawab : tebal plat lantai (h) ≥ 120 mm 4.uns. Plat terletak bebas (tidak monolit).ac.uns. sebutkan macam tersebut ! Jawab : a. Sebut dan jelaskan macam-macam tulangan pada konstruksi plat ! Jawab : ada 3 macam tulangan : 1. Ditumpu oleh balok-balok secara monolit b. Plat terjepit penuh secara monolit oleh balok ukuran besar sehingga tidak berputar (melendut) b. Soal dan Kunci Jawaban Games Siklus I SOAL DAN KUNCI JAWABAN GAMES SIKLUS I Kegiatan Permainan Kelompok Materi Hafalan dan Hitungan 1. Salah satu prasyarat perencanaan plat beton bertulang adalah tebal minimumnya harus dipenuhi.ac. kita akan membahas mengenai plat yang ditumpu oleh balok ( macam perletakan plat di atas balok ) 2.id Lampiran 14. Tulangan Pokok commit to user untuk . Ditumpu balok-balok baja dengan sistem komposit d. Ditumpu dinding bangunan c. Jenis perletakan plat pada belok ada 3 macam. Ada berapa macam perletakan plat ? sebutkan ! Jawab : ada 4 macam yaitu a. Didukung kolom-kolom konstruksi secara langsung tanpa balok Pada pelajaran ini. contoh : plat dicor setelah balok kering 3. Plat terjepit penuh secara monolit oleh balok ukuran kecil sehingga balok ikut berputar (melendut) c.id perpustakaan.124 digilib.

Susut = tul.id 125 digilib. Apabila konstruksi beton bertulang berhubungan langsung dengan lingkungan luar. Berdasarkan pernyataan dari plat 1 arah di atas. Pembagi = tul. sedangkan pada arah y adalah tulangan pembagi (gambar). Yang dipasang untuk melawan penyusutan / pemuaian dan dipasang ┴ tul. dan dipasang ┴ tul.uns.ac. Berapakah Jarak minimum dan maksimum antar tulangan utama dalam PBI? commit to user Jawab : minimum = 25 mm. Tul. Plat 1 arah adalah plat yang hanya ditumpu pada satu arah atau hanya 2 sisi saja (arah x saja) dengan tulangan utama hanya y dipasang pada arah x saja. guru menjelaskan) 7. Pokok 3.uns. Tul. maka syarat penutup beton adalah setebal berapa ? apa alasannya ? Jawab : p = 40 mm . Tulangan Pokok primer = tulangan sejajar arah lebar plat b. maksimum = 250 mm . jelaskan pengertian dari plat 2 arah ! (guru memberi panduan dengan menggambar plat lantai 2 arah) Jawab : Plat 2 arah adalah plat yang ditumpu pada dua arah atau keempat sisi (arah x dan y) dengan tulangan utama dipasang pada arah x dan y. Pokok.ac. x 5. 6. Perhatikan baik-baik penjelasan ini sebagai petunjuk pertanyaan selanjutnya ! Jenis plat ada 2. Tulangan Pokok sekunder = tulangan sejajar ┴arah panjang plat 2. untuk melindungi tulangan dari cuaca luar yang mengenai konstruksi secara langsung yang dapat merusak tulangan yang ada (jika siswa tidak bisa.perpustakaan. yaitu plat 1 arah dan plat 2 arah. Yang dipasang pada plat yang mempunyai satu macam tulangan pokok (plat satu arah).id a.

ac.2053 . Warna merah = tul. Warna hijau = tul.uns.7872 t/m² 10. misal warna biru = = tul.8235  240  ρ = 0.456 kg/m² dan ql = 0.2 m.ac. Maka berapa besarnya beban terfaktor (qu) ? Jawab : qu = (1. Berapa tebal plat ? Jawab : h min = L 3.id (setelah dijawab siswa guru menjelaskan rumus) Adapun rumusnya adalah s = b n s = jarak tulangan b = lebar plat (diambil tiap 1000 mm) n = jumlah tulangan Buka buku modul halaman 66. terdapat kode tulangan Perhatikan replika penulangan ! 8.118 m = 118 mm = 120 mm  27 27 11.150) = 0.2053  1  1   1  1       m fy  18. diketahui fy = 240 Mpa.Rn  1  2 x18. Jika m = 18.m. Bawah kedua dari luar d.0053 commit to user .126 digilib. Berapakah ρ ? Jawab : ρ = 1 2. Sebutkan kode tulangan pada replika penulangan plat ini ! dengan cara menyebut warnanya. Rn = 1. Pada plat dua tumpuan.456) + (1. fy = 240 Mpa. Atas kedua dari luar c. Warna biru = tul.2 x 0. Atas terluar b. Atas terluar dst.6 x 0. Diketahui : qd = 0.8235 .id perpustakaan.uns. Bawah terluar 9. L= 3.2 = 0.150 kg/ m². Warna putih = tul.8235 x1. Jawab : a.

= 1/8.id 12.127 digilib. Maka berapakah momen yang bekerja akibat beban terfaktor (Mu) pada lapangan? Jawab : Mu lap.ac.77 buah ~ 8 buah 2 1 / 4. .6 m dan qu = 0.25 x1500 x150 = 562. didapatkan data : fy = 240 Mpa. Berapakah nilai As pada perhitungan tulangan pembagi di lapangan? Jawab : As perlu = 0.10 2 14.8727 t/m² x (3.4713 tm 13.5 mm² 100 commit to user .uns.8727 t/m².6 m) ² = 0. Jika diketahui As perlu = 610 mm² dan diameter tulangan yang digunakan (Øp) = 10 mm. b = 1500 mm.d 1 / 4. Berapa banyak jumlah tulangan yang digunakan ? Jawab : n = As 610   7. .uns. Pada plat satu arah dua tumpuan diketahui panjang plat (L) = 3. dan tebal plat = 150 mm.ac. Dalam sebuah perencanaan penulangan konstruksi plat.id perpustakaan.qu L² = 1/8 x 0.

..50 - Mutu beton f’c= 20 Mpa.......... ( ..... .....= 0....... (qd) = 120 kg/m² - Ditentukan tebal beton pelapis p = 20 mm - m lap...... Gambar Penulangan ( Semua kelompok ) commit to user . = 14.ac...... ... ..... spesi..... ) SOAL : Diketahui plat lantai... Rn tump.. ) 6............ ( ...uns.uns....... .....00 m - Menahan beban hidup (ql) = 120 kg/m² - Finishing penutup plat : tegel.... .ac....80 . - Ditumpu bebas pada tembok bata (2 tumpuan) - Lebar plat (L) = 4... Perencanaan Tulangan utama lapangan ( Kelompok 3 dan 4 ) b. ( .........12 ....... ( . = 14...... Soal dan Kunci Jawaban Games Siklus II SOAL GAMES SIKLUS II Kegiatan Permainan Kelompok Hitungan Kelompok : ... Perencanaan Tulangan utama tumpuan ( Kelompok 1 dan 6 ) c.................. Mutu baja fy = 240 Mpa - Diameter tul. ( ...12 - m tump.. Perencanaan Tulangan pembagi ( Kelompok 2 dan 5 ) d...id perpustakaan....... ) 4.... Rn lap............ ) 5.. Øр = 10 mm - Ө = 0... ) 2.................id Lampiran 15..50 Ditanya : a.......... ( ..= 1..... pasir urug... Anggota : 1... ) 3......128 digilib..... ..

qu L² = 1/8 x 0.960 t/m² 3.15 m ( lihat tabel )  27 27 tebal plat ditentukan h = 0. 960 t/m² lihat tabel.uns.640 tm 4.150) = 0.15 m (150 mm) 2.85 x 1xf ' c 600 0. Mu = 1/8.148 m = 0.04335 fy 600  fy commit240 600  240 to user .6 ql beban berfaktor (qu) = (1.920 tm Pada tumpuan.  . Menghitung Tulangan h = 150 mm p = 20 mm Øр = 10 mm b = 1 m = 1000 mm Fy = 240 Mpa F’c = 20 Mpa β1 = 0.2 x 0.0 h min = = 0.ac.960 x 4.00² = 1.ac.480) + (1.  0. Menghitung Momen Ditinjau plat dengan lebar = 1 meter.85 untuk f’c < 30 Mpa ρb = 0.85 x 20 600 .id KUNCI JAWABAN SOAL GAMES SIKLUS II 1.2 qd + 1. Mu = 1/24. terdapat 1/24 1/24 1/8 Pada lapangan.uns. qu = 0.129 digilib.960 x 4.6 x 0.qu L² = 1/24 x 0. Menentukan Tebal Plat L 4.00² = 0.85 x0.id perpustakaan. Menghitung Beban-Beban qu = 1.

uns.00142  m  fy  14.0325 ( pakai tulangan tunggal) commit to user = 0. π .40 x10 6   8 x 10 6 Nmm  0.25 mm2 (AMAN) Jarak antar tulangan = b 1000 = 143 mm  n 7 Jadi digunakan 7 Øр 10 – 143 b. 10² = 549.50 m = 14.10 2 Cek As As ada = n .00425 < ρmax = 0.Rn  1  2 x14.76 buah ~ 7 buah 2 1 / 4.4 x10 7 Nmm  0.00425 x 1000 x 125 = 531. Tulangan Lapangan Mu 1.10 x0.8 Mn = Rn = 1.04335 = 0.m. ¼.id perpustakaan.m.10 ρ = ρ = 0.0025 ( pakai ρ = 0.ac. Tulangan Tumpuan Mu 6.π .5 mm2 As perlu = 531.12  400  .id ρ max = 0.0025 ( berlaku untuk plat ) a.24 x10 7 Nmm = 2.75 x ρb = 0.00425  m  fy  14.8 Mn = Rn = 0.5 mm2 As ada = 549.12  400  As perlu = ρ x b x d = 0.00142 < ρmax = 0. .0325 ( pakai tulangan tunggal) ρ = 0.Rn  1  2 x14.130 digilib.0025 ( pakai ρmin = 0.uns.25   6.75 x 0.50 m = 14.0025) ρ 1 2. .920x10 7   0.25 mm2 n = As 531.50  1  1   1  1    0.ac. d² = 7.10 ρ = ρ = 0.d 1 / 4.10 x1.0325 ρ min = 0.50  1  1   1  1    0.00142 < ρmin = 0.00425 < ρmin = 0.00425) 1 2. ¼ .

77 buah ~ 5 buah 2 1 / 4.uns. 10² = 314. .5 mm2 n = As 312.d 1 / 4.h 100 - Tulangan pembagi di lapangan As perlu = n = 0. . π . ¼.2 mm2 As perlu = 312.25.0025 x 1000 x 125 = 312.d 1 / 4.ac.id perpustakaan.131 digilib.b. ¼ .2 mm2 As ada = 314. π . As = 0.98 buah ~ 4 buah 2 1 / 4.7 mm2 As perlu = 375 mm2 (AMAN) Jarak antar tulangan = b 1000 = 200 mm  n 5 Jadi digunakan tulangan pembagi di lapangan 5 Øр 10 – 200 commit to user .π . As = 0. Tulangan pembagi Pada arah tegak lurus ter hadap tulangan utama.5 mm2 (AMAN) Jarak antar tulangan = = = 250 mm Jarak maksimum tulangan ≥ 2h atau 250 mm Jarak antar tulangan = ≤ 250 mm Jadi digunakan 4 φp 10 – 250 c. .7 mm2 As ada = 392.id As perlu = ρ x b x dx = 0. harus disediakan tulangan pembagi demi tegangan suhu dan susut.25 x1000 x150 = 375 mm2 100 As 375  = 4.h 100 Untuk fy = 400 Mpa.5  = 3.10 2 Cek As As ada = n . ¼.18.π .b.ac. 10² = 392. Adapun ketntuannya : Untuk fy = 240 Mpa. d² = 4. d² = 5. .uns.10 2 As ada = n . ¼ .

Soal Kompetisi (Evaluasi) commit to user .uns. .132 digilib.ac. Gambar Penulangan Lengkapilah gambar penulangan di bawah ini ! Øp 10 -200 Øp 10 -200 Øp 10 -200 Øp 10 -90 Øp 10 -90 Tumpuan utama Lapangan utama Lampiran 41 . ¼ .2 mm2 As perlu = 270 mm2 (AMAN) Jarak antar tulangan = b 1000 = 250 mm  n 4 Jadi digunakan tulangan pembagi di tumpuan 4 Øр 10 – 250 d.ac.π . . 10² = 314. ¼.2 mm2 As ada = 314.18 x1000 x150 = 270 mm2 100 As 270  = 3.4 buah ~ 4 buah 2 1 / 4.uns.id - Tulangan pembagi di tumpuan As perlu = n = 0. d² = 4.10 2 As ada = n .d 1 / 4.id perpustakaan. π .

plat terletak bebas d. yaitu .uns... Plat ditumpu oleh dinding c. a. 18 Januari 2011 : 60 menit Petunjuk Pengerjaan 1. 2.ac.. Plat ditumpu oleh kolom monolit e. Balok monolit d.id Lampiran 16. Kerjakan soal di bawah ini secara individu dengan sebaik-baiknya. tanggal Sifat kompetisi : Close Book : Selasa. plat terjepit elastis.. plat terjepit elastis b. Plat ditumpu oleh balok monolit b. a. Plat terjepit penuh. plat terjepit elastis. plat terjepit balok induk. a. Plat ditumpu oleh balok baja dengan sistem komposit d. plat terletak bebas commit to user . Balok baja dengan sistem komposit e. Plat terjepit balok anak.. plat terjepit elastis e. Plat terjepit balok anak. Plat ditumpu oleh kolom secara langsung (plat cendawan) 2.. Kolom monolit b.id perpustakaan.. plat terjepit balok induk c.. Berikut ini adalah jenis-jenis perletakan plat.ac.uns.133 digilib. Dinding bangunan c. Plat terjepit penuh. kecuali .. Pilihlah jawaban yang tepat dengan memberi tanda silang (X) pada lembar yang tersedia. 1. Plat terjepit penuh. plat terjepit ½ . Gambar di samping adalah jenis perletakan plat yang ditumpu oleh . Soal Kompetisi Individu ( Evaluasi Siklus I ) SOAL KOMPETISI INDIVIDU 1 Mata Pelajaran : Gambar Beton Alokasi Hari. Perletakan plat pada balok digolongkan menjadi tiga macam. plat terjepit balok induk. Kolom secara langsung (plat cendawan) 3.

uns. 3.. 1 . 3.id 4. dan 1 e. yang merupakan fungsi tulangan pembagi adalah . 2 . dan 2 Gambar untuk soal no 7 dan 8 commit to user . 5 6. a. a.... 5 e. 2 . 1 . a. Tulangan pembagi b. 4 b. 5 d.uns. 3 . 3 . beban hidup. dan 5 b. 1) Menghitung momen akibat beban terfaktor 2) Menentukan jarak tulangan 3) Menentukan tebal plat 4) Menghitung jumlah tulangan yang diperlukan dan luas tulangannya (As) 5) Menghitung beban-beban : beban mati.id perpustakaan. Berikut ini adalah langkah-langkah merencanakan plat satu arah. Tulangan tumpuan c. 2. 1. 2. 1 .ac. 3. dan beban terfaktor Urutan yang benar adalah . 1. Tulangan yang dipasang sejajar sisi plat arah lebar ( arah x ) adalah . 2 . 3. 4. 2. 3 .134 digilib.. 4.. dan 4 c. 1.. Tulangan susut e. Tulangan pokok primer 1) Untuk menahan tulangan pokok supaya tetap pada tempatnya 2) Untuk menambah penyusutan 3) Untuk meratakan pembagian beban 4) Untuk mencegah penyusutan 5) Untuk memusatkan pembebanan 5. Dari fungsi-fungsi tulangan di atas. 5.ac. 3 c. 4. 2. Tulangan pokok sekunder d. 5. 3. 5. 4. 1 . 1...dan 5 d.

C d. Dari gambar potongan plat di atas. B d. 105 mm d.9096 t/m² c.uns.. a. 100 mm c. yang menunjukkan tebal plat (h) adalah . Dari gambar potongan plat di atas. G e..456 kg/m² dan ql = 0. a. a.150 kg/ m².5472 t/m² e. H d. c.. 0. a... E b.7872 t/m² commit to user d.id 7. C b..id perpustakaan. yang merupakan tulangan A tumpuan utama adalah . b.. 0. 0. L= 3. D E c..2 m.. 10. 110 mm b...ac.. E 8.135 digilib.0684 t/m² b.606 t/m² . e. Dari gambar di samping. 120 mm e. B a. A b. yang merupakan penutup beton adalah . B C D 11. Pada plat dua tumpuan. d. E e.. Diketahui : qd = 0. 0.ac. 0. Maka besarnya beban terfaktor (qu) adalah . D e. diketahui fy = 240 Mpa. 130 mm 12. F 9.. Kode tulangan yang menunjukkan tulangan atas lapisan kedua dari luar. C c. Berapa tebal plat ? a. A c. adalah .uns..

8727 t/m².4713 tm 14. 5.7131 tm e. 0. 5625 mm² commit to user e.5625 mm² b.id 13. 4. 515. Maka jumlah tulangan yang digunakan ( n ) sebanyak .4713 tm d.id perpustakaan. a. 6 buah c. 9 buah b. 0. 56.6 m dan qu = 0. 896 mm² e.0125 = 40 mm h = 160 mm Øр = 10 mm b = 800 mm d =? Berapakah nilai As perlu yang digunakan untuk perencanaan plat? a..00053 c. 0.8 mm² b. b = 1500 mm. Berapakah ρmin yang berlaku pada konstruksi plat ? a.. 562. a.. 7.0053 b.. 716. 4.8 mm² d.025 c.2053 ..625 mm² d..uns..052 d. 0.ac. Maka momen yang bekerja akibat beban terfaktor (Mu) pada lapangan adalah . 8 buah d..25 mm² c. a.. Data : ρ = 0.53 e. 3. Berapakah nilai As pada perhitungan Tulangan Pembagi di lapangan ? a.4137 tm c.0025 b. 0.77 buah e. fy = 240 Mpa. 492.. 0. 0. Diketahui : m = 18.2 mm² c.. 644 mm² 17. 0. Jika diketahui As perlu = 610 mm² dan diameter tulangan yang digunakan (Øp) = 10 mm.0056 p e. dan tebal plat = 150 mm. 5.0052 16.uns. 7 buah 18.053 d.300 15... Rn = 1. Pada plat satu arah dua tumpuan diketahui panjang plat (L) = 3.136 digilib. 0.ac. Dalam sebuah perencanaan penulangan konstruksi plat.5 mm² . 1. 0. didapatkan data : fy = 240 Mpa.8235 .1417 tm b. 0. Berapakah ρ .

137
digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Gambar untuk soal no 19 dan 20

19. Dari gambar potongan penulangan di atas, berapakah nilai A ?
a. 400 cm

c. 800 cm

b. 600 cm

d. 1000 cm

e. 200 cm

20. Diketahui :
-

Tulangan pada lapangan

= Øр 10 – 125

-

Tulangan pada tumpuan

= Øр 10 – 250

-

Tulangan pembagi lapangan = Øр 10 – 200

-

Tulangan pembagi tumpuan = Øр 10 – 150

Pada potongan penulangan di atas, berapakah jarak antar tulangan pada notasi
E?
a. 200

c. 250

b. 400

d. 125

commit to user

e. 150

138
digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Lampiran 17. Kunci Jawaban Soal Kompetisi Individu ( Evaluasi Siklus I )

KUNCI JAWABAN
SOAL KOMPETISI INDIVIDU 2

1. D
2. B
3. E
4. C
5. B
6. C
7. E
8. A
9. D
10. A
11. D
12. C
13. B
14. A
15. C
16. A
17. B
18. E
19. C
20. D

commit to user

139
digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Lampiran 18. Soal Kompetisi (Evaluasi Siklus II)
SOAL KOMPETISI INDIVIDU
SIKLUS II
Mata Pelajaran : Gambar Beton

Alokasi

Hari, tanggal

Sifat kompetisi : Close Book

: Selasa, 08 Februari 2011

: 60 menit

Petunjuk Pengerjaan
3. Kerjakan soal di bawah ini secara individu dengan sebaik-baiknya.
4. Pilihlah jawaban yang tepat dengan memberi tanda silang (X) pada lembar
yang tersedia.
Diketahui plat lantai,
-

Ditumpu bebas pada tembok bata (2 tumpuan)

-

Lebar plat (L) = 3,50 m

-

Menahan beban hidup (ql) = 250 kg/m²

-

Finishing penutup plat : tegel, spesi, pasir urug, (qd) = 200 kg/m²

-

Ditentukan tebal beton pelapis (p) = 20 mm

-

Mutu beton f’c= 25 Mpa, Mutu baja fy = 240 Mpa

-

Diameter tul. Øр = 10 mm

-

Ө = 0,80

Ditanya :
e. Perencanaan Tulangan utama lapangan
f. Perencanaan Tulangan utama tumpuan
g. Perencanaan Tulangan pembagi
h. Gambar Penulangan

commit to user

Perencanaan Tulangan utama lapangan b.2 qd + 1.ac.ac. Menghitung Beban-Beban beban berfaktor (qu) = 1. Perencanaan Tulangan pembagi d. Kunci Jawaban Soal Kompetisi Individu Siklus II KUNCI JAWABAN SOAL KOMPETISI INDIVIDU SIKLUS II Diketahui plat lantai. spesi. pasir urug.129 m = 0. Øр = 10 mm - Ө = 0.80 Ditanya : a.2 x250) + (1.id Lampiran 19.uns.6 ql = (1. - Ditumpu bebas pada tembok bata (2 tumpuan) - Lebar plat (L) = 3.50 m - Menahan beban hidup (ql) = 250 kg/m² - Finishing penutup plat : tegel.5 = 0.6 x200) = 620 kg/m² = 0.13 m (dibulatkan keatas)  27 27 tebal plat ditentukan h = 0. Perencanaan Tulangan utama tumpuan c. Mutu baja fy = 240 Mpa - Diameter tul.13 m = 130 mm menghitung tinggi efektif (d) = h – p – ½ x Øр = 130 – 20 – ½ x 10 = 105 mm 2. Gambar Penulangan Langkah-langkah penyelesaian : 1.140 digilib.620 t/m² commit to user . (qd) = 200 kg/m² - Ditentukan tebal beton pelapis (p) = 20 mm - Mutu beton f’c= 25 Mpa. Menentukan Tebal Plat ( lihat tabel ) h min = L 3.id perpustakaan.uns.

141
digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

3. Menghitung Momen (lihat tabel)
1/24

1/24

1/8

Ditinjau plat dengan lebar 1 meter,

qu = 0,620 t/m²
Pada lapangan, Mu = 1/8.qu L²

= 1/8 x 0,620 x (3,5)² = 0,949 tm

Pada tumpuan, Mu = 1/24.qu L²

= 1/24 x 0,620 x (3,5)² = 0,317 tm

4. Menghitung Tulangan
h

= 130 mm

p

= 20 mm

Øр

= 10 mm

b

= 1 m = 1000 mm

Fy

= 240 Mpa,

β1

= 0,85 untuk f’c < 30 Mpa

ρb

=

F’c

= 25 Mpa

0,85 x 1xf ' c
600
0,85 x0,85 x 25
600
.

.
 0,0538
fy
600  fy
240
600  240

ρ max = 0,75 x ρb = 0,75 x 0,0538 = 0,0403
ρ min = 0,0025 ( berlaku untuk plat )

a. Tulangan Lapangan
Mn

=

Mu 0,949

 1,19 tm = 1,19 x10 7 Nmm

0,8

m

=

fy
240

 11,29
0,85 xf ' c 0,85 x 25

Rn

=

Mn
1,19 x10 7

 1,079
b.d 2 1000 x105 2

ρ

=

1
2.m.Rn 
1 
2 x11,29 x1,079 
1  1 

1  1 
  0,0046

m 
fy  11,29 
240

syarat ρmin = 0,0025 < ρ = 0,0046commit
< ρmaxto
= 0,0403
user

142
digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

As perlu = ρ x b x d = 0,0046 x 1000 x 105 = 483 mm2
n

=

As
483

 6,4 buah ~ 7 buah
2
1 / 4. .d
1 / 4. .10 2

Cek As
As ada = n x ¼ x π x d² = 7 x ¼ x π x 10² = 549,78 mm2
As ada = 483 mm2 > As perlu = 549,78 mm2 (AMAN)
Jarak antar tulangan =

b 1000
= 143 mm

n
7

Jadi digunakan tulangan pada lapangan tiap 1 meter = 7 Øр 10 – 143

b. Tulangan Tumpuan
Mn

=

Mu 0,317

 0,396 tm = 0,396 x10 7 Nmm

0,8

m

=

fy
240

 11,29
0,85 xf ' c 0,85 x 25

Rn

=

Mn
0,396 x10 7

 0,359
b.d 2 1000 x105 2

ρ

=

1
2.m.Rn 
1 
2 x11,29 x0,359 
1  1 

1  1 
  0,00152

m 
fy  11,29 
240

syarat ρmin = 0,0025 > ρ = 0,00152 < ρmax = 0,0403 , maka pakai ρmin = 0,0025
As perlu = ρmin x b x d = 0,0025 x 1000 x 105= 262,5 mm2
n

=

As
262,5

 3,34 buah ~ 4 buah
2
1 / 4. .d
1 / 4. .10 2

Cek As
As ada = n x ¼ x π x d² = 4 x ¼ x π x 10² = 314,16 mm2
As ada = 314,16 mm2 > As perlu = 262,5 mm2 (AMAN)
Jarak antar tulangan =

b 1000
= 250 mm

n
4

Jadi digunakan tulangan pada tumpuan tiap 1 meter = 4 Øр 10 – 250

commit to user

143
digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

c. Tulangan Pembagi
Untuk fy = 240 Mpa, As =
-

Tulangan pembagi di lapangan

As perlu =
n =

0,25.b.h
100

0,25 x1000 x130
= 325 mm2
100

As
325
= 4,13 buah ~ 5buah

2
1 / 4. .d
1 / 4. .10 2

As ada = n . ¼. π . d² = 5 x. ¼ x π x 10² = 392,7 mm2
As ada = 392,7 mm2 >As perlu = 325 mm2 (AMAN)
Jarak antar tulangan =

b 1000
= 200 mm

n
5.

Jadi digunakan tulangan pembagi di lapangan tiap 1 meter = 5 Øр 10 – 200

-

Tulangan pembagi di tumpuan

As perlu =
n =

0,25 x1000 x130
= 325 mm2
100

As
325
= 4,13 buah ~ 5buah

2
1 / 4. .d
1 / 4. .10 2

As ada = n . ¼. π . d² = 5 x. ¼ x π x 10² = 392,7 mm2
As ada = 392,7 mm2 >As perlu = 325 mm2 (AMAN)
Jarak antar tulangan =

b 1000
= 200 mm

n
5.

Jadi digunakan tulangan pembagi di lapangan tiap 1 meter = 5 Øр 10 – 200

commit to user

id d. Gambar Penulangan Lengkapi gambar di bawah ini dengan kode tulangan ! Øp10-200 Øp10-200 Øp10-200 Øp10-125 Øp10-250 Tumpuan utama Lapangan utama commit to user .ac.144 digilib.ac.uns.id perpustakaan.uns.

030 % 4 Siswa bermain ponsel 2 6.uns. Hasil Observasi Kejenuhan Siswa Pra Siklus HASIL OBSERVASI KEJENUHAN SISWA selama kegiatan pembelajaran Gambar Beton PRA SIKLUS Jumlah siswa : 33 Banyaknya siswa Prosentase No Indikator 1 Siswa mengantuk / tidur 3 12.060 % 6 Siswa berbicara sendiri dengan teman 5 15.030 % Jumlah banyaknya kegiatan 22 66.uns.id perpustakaan.145 digilib.121 % 2 Siswa bersandar di meja / menopang dagu 5 15.id Lampiran 20.060 % 5 Siswa tidak merespon perintah guru 2 6.151 % 3 Siswa melamun tidak memperhatikan pelajaran 1 3.060 % 8 Siswa tidak hadir atau pulang tanpa ijin 1 3.665 % yang melakukan commit to user (%) .151 % 7 Siswa ramai minta segera pulang 2 6.ac.ac.

061 % 6 Siswa berbicara sendiri dengan teman 4 12.ac.uns. Hasil Observasi Kejenuhan Siswa Siklus I HASIL OBSERVASI KEJENUHAN SISWA selama kegiatan pembelajaran Gambar Beton SIKLUS I Jumlah siswa : 33 Banyaknya siswa Prosentase No Indikator 1 Siswa mengantuk / tidur 3 9.030 % 5 Siswa tidak merespon perintah guru 2 6.146 digilib.121 % 7 Siswa ramai minta segera pulang - 0 % 8 Siswa tidak hadir atau pulang tanpa ijin - 0 % yang melakukan Jumlah banyaknya kegiatan commit to user 14 (%) 42.id Lampiran 21.424 % .091 % 2 Siswa bersandar di meja / menopang dagu 4 12.ac.uns.121 % 3 Siswa melamun tidak memperhatikan pelajaran - 0 % 4 Siswa bermain ponsel 1 3.id perpustakaan.

ac. Hasil Observasi Kejenuhan Siswa Siklus II HASIL OBSERVASI KEJENUHAN SISWA selama kegiatan pembelajaran Gambar Beton SIKLUS II Jumlah siswa : 33 No Indikator Banyaknya siswa Prosentase yang melakukan (%) 1 Siswa mengantuk / tidur - 0 % 2 Siswa bersandar di meja / menopang dagu 2 6.147 digilib.id perpustakaan.ac.uns.06 % 3 Siswa melamun tidak memperhatikan pelajaran - 0 % 4 Siswa bermain ponsel - 0 % 5 Siswa tidak merespon perintah guru 2 6.id Lampiran 22.06 % 6 Siswa berbicara sendiri dengan teman 4 12.121 % 7 Siswa ramai minta segera pulang - 0 % 8 Siswa tidak hadir atau pulang tanpa ijin - 0 % Jumlah banyaknya kegiatan 8 24.242 % commit to user .uns.

Kisi-kisi Lembar Observasi Penilaian Ranah Afektif KISI KISI LEMBAR OBSERVASI PENILAIAN RANAH AFEKTIF Konsep Aspek Penerimaan Indikator Perhatian Afektif / Sikap ( Sumber : WS.Mendiskusikan Penentuan Sistem nilai .Mengakui Kepatuhan aturan .id Lampiran 23.ac.Melengkapi hasil kerja (A4) Pembentukan Pola Hidup (A5) .ac.Menghargai pendapat Penilaian (A3) Organisasi . Winkel.148 digilib.id perpustakaan.Menyatakan pendapat Tanggung jawab .Ikut serta secara aktif .Bertanggung jawab Pengaturan .uns.Menerima hasil / nilai Sikap / Berpendapat .Mematuhi aturan Keaktifan .Menunjukkan disiplin diri Sosial diri .Melibatkan diri commit to user .uns. 2005 : 252253 ) (A2) .Menunjukkan .Menunjukkan percaya diri Kedisiplinan .Mengikuti (A1) Partisipasi Kata Kerja Operasional Kepentingan .Mengatur Kepercayaan diri .

permainan. Mau menerima nilai /hasil yang telah diperoleh dari usaha belajarnya b. Menunjukkan disiplin diri selama proses pembelajaran berlangsung (melaksana-kan tugas dengan tertib. presentasi. Bertanggung jawab atas hasil pekerjaannya b. presentasi. Ikut serta secara aktif dalam kegiatan belajar c. Siswa mengakui pentingnya kemanfaatan dari pembelajaran yang diikuti. Melibatkan diri dalam kegiatan kelompok (diskusi. Mendiskusikan permasalahan atau soal latihan yang diberikan oleh guru Penentuan sikap / penilaian dari siswa (A3) a.uns. Partisipasi siswa (A2) a. 2005 : 252-253 commit to user . menanggapi pendapat teman. Tidak malu menyatakan pendapat sebagai usaha menyelasaikan masalah yang dihadapi Organisasi yang terbentuk (A4) a. Winkel. Dapat mengatur waktu belajar dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan dalam pembelajaran dengan efisien c. 2) 3) 4) Siswa menunjukkan perhatian dalam mengikuti proses pembelajaran b. dll.id perpustakaan. tidak ramai/bermain sendiri) c.id Lampiran 24. Siswa mengikuti kegiatan dengan tenang (tidak ramai) & konsentrasi ( tidak malas-malasan ) c. Menunjukkan kepercayaan diri. Bersedia mematuhi peraturan yang telah ditetapkan dalam kegiatan pembelajaran b.ac.uns.ac.) Keterangan : Yang dicetak miring adalah kata kerja operasional pada ranah afektif. Tidak segan menghargai pendapat teman c. Bersedia melengkapi hasil pekerjaannya yang dinilai masih kurang sebagai perbaikan diri 5) Pembentukan pola hidup siswa (A5) a.149 digilib. ( sumber WS. bahwa mampu menyelesaikan setiap tugas yang diberikan. Butir-butir Indikator Penilaian Sikap / Ranah Afektif BUTIR – BUTIR INDIKATOR PENILAIAN SIKAP ( RANAH AFEKTIF ) 1) Penerimaan (A1) a. dan berani betanya b.

7 53.7 46.7 75 51.3 56.3 56.uns.7 75 56.id Lampiran 25. Hasil Observasi Penilaian Sikap / Ranah Afektif Siswa Pra Siklus HASIL OBSERVASI PENILAIAN SIKAP / RANAH AFEKTIF SISWA PRA SIKLUS A1 No A2 A3 A4 A5 Absen a b c a b c a b c a b c 1 2 1 2 2 4 2 2 3 2 2 2 3 3 2 4 3 3 2 2 4 4 2 2 4 4 3 3 4 3 2 3 2 1 1 2 2 3 2 2 1 2 2 1 2 4 4 3 3 2 1 2 3 3 2 2 3 3 2 3 3 3 2 2 2 3 2 2 2 2 3 1 2 2 3 2 2 3 3 3 2 2 2 2 3 2 2 1 4 3 2 3 3 2 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 2 2 3 2 2 3 3 3 3 2 2 2 2 3 3 2 3 3 1 3 3 3 2 2 2 1 2 2 2 3 2 2 2 2 4 1 2 2 3 2 3 2 2 2 3 2 2 3 3 3 2 3 2 3 1 3 2 3 2 1 2 2 2 2 1 2 2 3 2 2 3 3 2 3 3 2 1 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 3 2 1 2 3 1 3 2 2 2 3 2 2 2 1 2 3 3 1 3 3 2 2 1 2 2 3 2 1 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 3 4 3 2 2 2 2 1 2 3 1 2 2 1 2 2 2 3 3 3 2 3 2 3 2 3 4 2 3 2 2 2 1 2 2 2 1 3 3 3 4 2 3 3 2 3 3 3 2 2 2 2 3 3 4 3 3 3 2 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 1 2 2 2 3 2 2 3 commit to user 2 2 2 1 2 2 1 2 3 4 3 2 2 3 3 2 3 3 2 3 3 2 1 2 3 3 2 2 2 3 3 3 3 2 1 3 1 3 2 3 2 3 2 2 3 2 2 2 4 2 3 4 3 1 2 3 4 3 2 2 3 3 3 3 4 3 3 2 2 2 1 2 2 3 2 2 2 2 3 2 3 4 3 3 4 3 2 2 4 3 2 2 4 3 3 3 4 3 3 3 2 3 2 2 2 4 3 1 2 3 3 1 3 4 3 3 3 2 2 2 3 4 2 1 2 3 2 3 3 3 1 3 1 1 1 2 3 3 3 1 3 3 3 2 2 3 3 3 3 2 2 2 3 4 1 2 3 3 2 3 2 3 1 2 2 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 a b c Nilai Siswa 50 41.7 45 76.3 55 66.7 78.ac.3 76.7 75 75 53.7 78.ac.7 45 .150 digilib.id perpustakaan.7 75 75 50 61.3 45 50 76.7 58.uns.7 45 61.7 76.

84 % 63. Per item = nilai tertinggi x jumlah item = 4 x 9 = 60 2) % kelas =  jumlah skor x100 %  maks.13 %  Kriteria Penilaian / Skala Sikap : 1) Skor 4 : Baik 2) Skor 3 : Cukup 3) Skor 2 : Sedang 4) Skor 1 : Kurang  75 Keterangan : 1) Penerimaan (A1) 2) Partisipasi siswa (A2) 3) Penentuan sikap / penilaian dari siswa (A3) 4) Organisasi yang terbentuk (A4) 5) Pembentukan pola hidup siswa (A5)  Rumus : 1) Nilai Siswa (skala 100) =  jumlah skor x100  maks.id perpustakaan.ac.151 digilib. per item Jumlah maks. Per item = nilai tertinggi x jumlah siswa = (4 x 3) x 33 = 396 commit to user .id 33 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 89 76 78 82 76 84 85 77 75 82 81 88 89 82 79 ∑ skor 243 242 237 251 250 % kelas 61.uns.38 % 63.11 % 59. per item Jumlah maks.ac.uns.36 % 61.

ac.7 76.7 78.3 .3 75 75 53.3 75 80 81.3 48.3 75 75 80 61.3 76.7 75 78.3 63.3 65 46.3 76.3 66.id perpustakaan.3 65 78.3 78.7 58.7 78.id Lampiran 26.ac.uns.7 75 48.uns. Hasil Observasi Penilaian Sikap / Ranah Afektif Siswa Siklus I HASIL OBSERVASI PENILAIAN SIKAP / RANAH AFEKTIF SISWA SIKLUS I A1 No A2 A3 A4 A5 Absen a b c a b c a b c a b c 1 2 2 3 3 4 2 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 4 4 2 2 4 4 4 3 4 4 3 2 2 2 2 3 3 3 2 2 2 2 3 2 3 4 4 3 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 4 3 3 3 2 3 2 3 2 3 3 3 3 2 2 2 3 2 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 2 1 4 3 2 3 3 2 3 3 2 2 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 2 2 3 3 2 3 3 2 3 3 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 2 2 3 4 2 3 3 3 2 3 2 2 3 3 2 2 3 3 3 2 3 3 3 4 3 2 3 2 2 2 2 2 2 1 2 2 3 2 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 2 3 3 2 2 2 3 3 3 2 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 2 2 2 4 3 2 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 1 2 3 2 2 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 3 3 3 3 1 2 2 2 1 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 4 4 3 3 3 2 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 2 4 2 3 3 4 2 3 commit to user 3 2 2 3 2 3 1 3 3 4 3 2 2 4 3 2 3 3 3 3 3 3 1 2 3 3 2 2 2 3 4 3 3 2 2 3 2 3 2 3 4 3 2 3 3 3 3 2 4 2 3 4 3 2 2 3 4 3 3 2 3 3 3 3 4 3 3 2 2 2 2 4 3 3 2 3 3 3 3 2 4 4 4 3 4 4 2 3 4 3 3 2 4 3 4 3 4 3 3 4 2 3 2 4 3 4 3 3 3 3 3 1 3 4 3 4 3 3 2 2 3 4 3 2 3 3 4 3 3 3 2 4 2 2 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 4 2 2 3 3 2 3 2 3 2 3 2 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 a b c Nilai Siswa 58.7 75 53.7 76.152 digilib.

uns. Per item = nilai tertinggi x jumlah siswa = (4 x 3) x 33 = 369 commit to user .7 Keterangan : 6) Penerimaan (A1) 7) Partisipasi siswa (A2) 8) Penentuan sikap / penilaian dari siswa (A3) 9) Organisasi yang terbentuk (A4) 10) Pembentukan pola hidup siswa (A5)  Rumus : 3) Nilai Siswa (skala 100) =  jumlah skor x100  maks. per item Jumlah maks.ac.69 % 68.98 %  Kriteria Penilaian / Skala Sikap : 5) Skor 4 : Baik 6) Skor 3 : Cukup 7) Skor 2 : Sedang 8) Skor 1 : Kurang  76. per item Jumlah maks.69 % 69.id perpustakaan.uns.44 % 72.id 33 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 99 90 87 88 89 94 95 87 90 91 89 95 103 98 88 ∑ skor 276 271 272 275 289 % kelas 69.43 % 68.153 digilib. Per item = nilai tertinggi x jumlah item = 4 x 15 = 60 4) % kelas =  jumlah skor x100 %  maks.ac.

3 76.3 .7 76.id Lampiran 27.3 83.7 80 80 75 80 81.3 60 75 80 81.7 83.7 78.id perpustakaan.3 78.3 65 75 83.7 61.3 80 78.7 80 78. Hasil Observasi Penilaian Sikap / Ranah Afektif Siswa Siklus II HASIL OBSERVASI PENILAIAN SIKAP / RANAH AFEKTIF SISWA SIKLUS II A1 No A2 A3 A4 Absen a b c a b c 1 3 3 4 4 4 3 3 3 3 4 3 3 4 4 4 3 3 3 3 4 4 3 2 4 4 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 4 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 3 3 2 3 3 4 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 2 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 2 3 2 2 3 2 3 3 3 3 3 2 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 2 4 4 2 4 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 2 2 4 3 2 3 4 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 2 2 3 2 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 3 3 2 2 3 2 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 2 3 3 3 4 3 4 3 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 3 3 4 2 commit to user 3 4 3 3 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 a b c A5 a b c a b c Nilai Siswa 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 2 3 3 3 3 3 4 2 3 4 3 2 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 2 4 4 4 3 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 4 3 4 3 3 4 3 3 2 4 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 2 4 3 4 3 2 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 4 2 3 3 3 2 3 3 4 2 2 3 75 61.3 86.ac.uns.3 75 76.7 76.ac.3 78.7 78.154 digilib.7 78.uns.

id 33 3 3 ∑ 11 2 10 1 4 99 3 4 3 3 98 10 4 10 0 10 2 3 99 3 3 4 3 3 3 3 94 10 1 10 0 10 2 11 3 10 5 93 ∑ skor 312 302 295 303 311 % kelas 78.54 %  Kriteria Penilaian : 1) Skor 4 : Baik 2) Skor 3 : Cukup 3) Skor 2 : Sedang 4) Skor 1 : Kurang  80 Keterangan : 11) Penerimaan (A1) 12) Partisipasi siswa (A2) 13) Penentuan sikap / penilaian dari siswa (A3) 14) Organisasi yang terbentuk (A4) 15) Pembentukan pola hidup siswa (A5)  Rumus : 5) Nilai Siswa (skala 100) =  jumlah skor x100  maks.ac.id perpustakaan. per item Jumlah maks.ac.79 % 76.52 % 78. per item Jumlah maks.uns. Per item = nilai tertinggi x jumlah siswa = (4 x 3) x 33 = 396 commit to user .49 % 76.26 % 74.155 digilib.uns. Per item = nilai tertinggi x jumlah item = 4 x 15 = 60 6) % kelas =  jumlah skor x100 %  maks.

Menyusun Penyesuaian pola gerak (P6) Adaptasi siswa .id perpustakaan.Menyesuaikan diri Variasi .Mengkomunikasikan . Terbiasa (P4) Keterampilan .Melaksanakan Keterampilan . Kisi-kisi Lembar Observasi Penilaian Ranah Psikomotor KISI KISI LEMBAR OBSERVASI PENILAIAN RANAH PSIKOMOTOR Konsep Aspek Persepsi (P1) Kesiapan (P2) Indikator Kata Kerja Operasional Perhatian .Membangun kerjasama mandiri siswa .Mengerjakan dengan .Menanggapi Gerakan Terbimbing Psikomotor / (P3) Keterampilan ( Sumber : Gerakan WS.Mempraktekkan Keterampilan .Mempresentasikan .uns.Memainkan dalam belajar .ac.Menunjukkan Relevansi .Memecahkan masalah Kreativitas (P7) Keterampilan .Menyusun commit to user .Membuat menciptakan .Mendemonstrasikan 2005 : 253254 ) Gerakan Kompleks (P5) .Berkonsentrasi . Winkel.uns.ac.Mengikuti bimbingan guru .Menghubungkan Persiapan belajar .Mempersiapkan diri & alat Kesiapan diri .Mengatur membiasakan diri .156 digilib.id Lampiran 28.

Winkel. Siswa dapat mengatur waktu kegiatan pembelajaran secara efisien b. Siswa mampu menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata c. Siswa mampu mengerjakan soal latihan berdasar contoh yang ada b. Siswa memainkan permainan kelompok dan diskusi belajar kelompok dengan baik c. Siswa memecahkan masalah yang dihadapi dengan mendiskusikan dalam kelompok Kreativitas siswa (P7) a. Siswa berkosentrasi dan memperhatikan saat disampaikannya materi c. Siswa melaksanakan kompetisi individu dengan sportif Gerakan kompleks siswa dalam mengemukakan konsep (P5) a. Siswa mampu menyesuaikan diri dalam kelompok yang bersifat heterogen c.ac. 2005 : 253-254 ) commit to user . Siswa mampu membangun kerja sama kelompok dalam diskusi dan permainan b.ac. Siswa membuat catatan-catatan yang diperlukan b.157 digilib. Siswa mempresentasikan hasil kerja kelompok dengan teratur (mengatur) c. Siswa menunjukkan perhatian dalam kegiatan pembelajaran Kesiapan Siswa dalam menerima dan mengikuti pembelajaran (P2) a. Butir-butir Indikator Penilaian Ketrampilan / Ranah Psikomotor BUTIR – BUTIR INDIKATOR PENILAIAN KETRAMPILAN ( RANAH PSIKOMOTOR ) 1) 2) 3) Persepsi awal siswa dalam memulai pembelajaran (P1) a. Siswa mempersiapkan diri secara fisik (tenang) untuk menerima pelajaran b. Siswa mengkomunikasikan hasil kerja kelompok b. Siswa mempraktekkan dari teori yang diperoleh dengan menggambar rencana berdasar soal/perintah 4) 5) Gerakan terbiasa siswa dalam proses pembelajaran (P4) a. Siswa mengikuti setiap kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan baik peraturan yang ditetapkan c. Siswa menunjukkan kemauan untuk mengikuti pelajaran dengan hadir di kelas b.uns.id perpustakaan. Siswa mendemonstrasikan hasil kerja kelompok c. Siswa mengakhiri pembelajaran dengan menyusun kesimpulan Keterangan : yang dicetak miring adalah kata kerja operasional pada ranah psikomotor ( sumber WS.uns. Siswa menanggapi pertanyaan guru dengan menjawab atau menyampaikan pendapat Gerakan terbimbing siswa dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan (P3) a.id Lampiran 29. Siswa mampu menyusun pertanyaan yang tepat yang akan disampaikan kepada guru saat menemui kesulitan 6) 7) Penyesuaian pola gerak dalam upaya adaptasi siswa (P6) a.

ac.9 76.6 .1 76.2 57.1 50 51.6 75 75 56 48.1 48.6 47.uns. Hasil Observasi Penilaian Ketrampilan/Ranah Psikomotor PraSiklus HASIL OBSERVASI PENILAIAN KETRAMPILAN / RANAH PSIKOMOTOR SISWA PRA SIKLUS No P1 P2 P3 P4 P5 Absen a b c a b c a b c 1 2 2 3 2 3 3 3 2 2 3 2 2 4 4 4 3 2 1 3 3 3 2 2 3 4 3 4 3 3 2 4 2 2 1 2 2 3 2 2 1 2 3 2 1 3 4 3 2 2 2 3 3 2 3 1 4 3 3 3 4 3 3 3 2 3 2 3 2 3 3 2 2 2 2 1 3 3 3 3 3 2 2 2 4 3 2 3 2 3 3 3 3 3 2 3 2 2 3 2 3 4 2 2 2 2 3 2 3 2 3 3 3 3 2 3 3 4 2 1 3 4 3 4 3 2 3 4 2 3 1 3 2 2 2 1 3 2 3 2 2 4 4 3 3 2 1 4 2 2 2 2 3 3 2 3 2 3 2 3 1 1 2 2 2 3 2 3 2 2 4 3 1 3 2 4 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 4 1 3 2 1 2 2 3 3 3 2 1 3 3 2 2 3 3 3 4 2 2 3 4 3 3 2 3 3 2 3 3 4 2 3 1 2 2 3 2 3 1 3 3 2 3 2 3 3 3 3 2 2 2 3 3 2 2 2 4 3 3 2 4 3 3 3 2 2 3 1 3 1 2 1 2 3 2 1 3 3 3 2 2 3 3 2 3 2 3 1 3 3 2 2 1 2 2 3 1 2 1 1 2 2 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 3 3 3 2 3 2 3 2 3 4 3 3 3 3 4 3 2 3 2 2 3 2 3 2 2 3 3 3 4 3 4 2 3 3 3 3 3 2 3 2 3 2 3 2 2 3 3 2 3 3 3 2 3 2 3 2 2 4 3 2 3 3 3 4 3 2 3 3 1 2 2 2 3 4 3 1 4 commit to user 2 3 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 a b c P6 P7 Nilai a b c a b c a b c siswa 2 3 3 2 4 3 2 2 3 3 2 2 2 3 3 3 2 2 4 2 2 3 2 3 3 1 3 4 3 3 4 3 3 3 2 3 3 3 2 1 2 3 2 3 3 4 3 4 2 1 3 3 3 3 2 1 3 1 3 2 4 3 4 2 2 1 3 3 3 2 3 3 1 3 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 2 2 2 3 4 2 2 3 3 3 2 2 2 1 2 3 2 2 2 2 2 3 1 2 4 3 2 3 1 2 4 2 3 2 2 3 3 3 4 3 4 3 2 1 1 2 2 3 4 2 1 2 3 4 2 3 4 3 3 2 3 2 2 4 3 1 2 4 3 3 3 3 2 2 3 2 2 1 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 1 3 4 3 2 1 2 4 2 3 2 3 2 4 2 2 2 3 3 3 2 2 1 2 4 2 2 3 4 3 4 2 3 3 3 4 2 2 4 3 3 3 3 4 2 3 2 1 2 2 2 3 3 1 2 2 2 2 1 4 3 3 3 2 2 3 3 3 2 2 4 3 3 3 4 3 2 3 3 3 2 3 3 4 2 1 3 1 3 2 2 3 4 2 3 1 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 51.id Lampiran 30.6 61.4 78.2 77.6 54.4 75 58.2 50 75 53.2 45.8 75 78.8 77.2 61.9 63.3 78.4 57.ac.4 75 71.uns.id perpustakaan.158 digilib.8 77.

id perpustakaan.40 % 64.41 % % kelas  Kriteria Penilaian / Skala Sikap : 1) Skor 4 : Baik 2) Skor 3 : Cukup 3) Skor 2 : Sedang 4) Skor 1 : Kurang  Keterangan 1) Persepsi awal siswa dalam memulai pembelajaran (P1) 2) Kesiapan Siswa dalam menerima dan mengikuti pembelajaran (P2) 3) Gerakan terbimbing siswa dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan (P3) 4) Gerakan terbiasa siswa dalam proses pembelajaran (P4) 5) Gerakan kompleks siswa dalam mengemukakan konsep (P5) 6) Penyesuaian pola gerak dalam upaya adaptasi siswa (P6) 7) Kreativitas siswa (P7)  Rumus : 1) Nilai Siswa (skala 100) =  jumlah skor x100  maks.66 % 63.89 % 62. Per item = nilai tertinggi x jumlah item = 4 x 12 = 60 2) % kelas =  jumlah skor x100 %  maks.12 % 65.159 digilib.14 % 64.89 % 66.uns.ac.id 33 4 3 3 3 2 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 4 2 3 4 4 3 92 82 85 90 79 85 86 86 85 92 69 85 89 87 84 82 85 86 92 85 86 ∑skor 259 254 257 246 260 253 263 65. per item Jumlah maks. Per item = nilai tertinggi x jumlah siswa = (4 x 3) x 33 = 396 commit to user 75 . per item Jumlah maks.ac.uns.

ac. Hasil Observasi Penilaian Ketrampilan / Ranah Psikomotor Siklus I HASIL OBSERVASI PENILAIAN KETRAMPILAN / RANAH PSIKOMOTOR SISWA SIKLUS I No P1 P2 P3 P4 P5 Absen a b c a b c a b c 1 3 2 4 3 4 3 3 3 2 3 2 2 4 4 4 3 2 2 3 3 3 3 2 3 4 3 4 3 3 3 4 2 2 1 3 3 3 2 2 2 2 3 3 2 3 4 3 2 3 2 3 3 3 3 2 4 3 3 3 4 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 2 2 2 2 2 3 3 3 4 3 2 2 2 4 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 4 3 4 2 2 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 4 2 1 3 4 3 4 3 3 3 4 2 3 2 3 4 2 2 1 4 2 3 2 2 4 4 3 3 2 1 4 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 2 3 1 2 2 3 2 3 2 3 2 2 4 3 2 3 3 4 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 4 3 3 2 2 2 2 3 3 3 2 2 3 3 2 2 3 3 3 4 2 2 3 4 3 3 2 3 3 3 3 3 4 4 3 1 2 2 3 2 3 2 3 3 2 3 2 3 3 3 3 2 2 2 3 3 3 2 2 4 3 3 3 4 3 3 3 2 2 3 2 3 2 2 2 2 3 2 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 3 3 3 2 3 2 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 2 2 3 2 3 2 2 3 3 3 4 3 4 2 3 3 3 3 3 2 3 2 3 2 3 2 2 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 2 4 4 3 2 3 3 3 4 3 2 3 3 1 2 3 3 3 4 3 2 4 commit to user 2 3 2 2 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 a b c P6 P7 Nilai a b c a b c a b c siswa 2 3 3 2 4 3 2 2 3 3 2 2 3 3 3 3 2 2 4 2 2 3 2 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 2 4 3 3 2 2 2 3 2 3 3 4 3 4 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 2 4 3 4 2 2 1 3 3 3 2 3 3 2 3 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 2 2 2 3 4 3 2 3 3 4 2 2 3 2 3 3 2 2 2 3 2 3 2 2 4 3 3 3 2 2 4 2 3 2 2 3 3 3 4 3 4 3 2 2 2 2 2 3 4 2 2 2 3 4 2 3 4 3 3 3 3 2 3 4 3 2 2 4 3 3 3 3 2 2 3 2 2 2 4 4 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 3 2 2 4 3 3 2 3 4 4 2 3 2 3 3 3 2 2 2 2 4 2 2 3 4 3 4 2 3 3 3 4 2 2 4 3 3 3 3 4 3 3 2 2 2 2 3 3 3 2 2 3 3 2 2 4 3 3 3 2 2 3 3 3 2 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 2 4 3 4 2 2 3 2 3 2 2 3 4 2 3 2 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 60.3 58.4 78.2 75 79.6 59.5 54.4 59.5 52.2 76.6 76.2 .6 76.6 75 77.2 75 76.2 75 60.8 61.4 78.6 77.ac.9 56 77.3 78.id Lampiran 31.160 digilib.2 78.8 51.uns.6 81 78.7 51.7 51.4 58.id perpustakaan.uns.2 78.

ac. per item Jumlah maks.id 33 ∑skor 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 4 4 3 99 90 89 95 87 91 91 89 90 94 82 93 92 93 87 90 90 96 95 92 91 278 273 270 269 272 276 278 70.uns.uns. per item Jumlah maks.161 digilib.2 .id perpustakaan.93 68.ac.20 68.94 68.69 70.69 69. Per item = nilai tertinggi x jumlah item = 4 x 21 = 84 4) % kelas =  jumlah skor x100 %  maks.18 67. Per item = nilai tertinggi x jumlah siswa = (4 x 3) x 33 = 396 commit to user 76.20 % kelas  Kriteria Penilaian / Skala Sikap : 1) Skor 4 : Baik 2) Skor 3 : Cukup 3) Skor 2 : Sedang 4) Skor 1 : Kurang  Keterangan 8) Persepsi awal siswa dalam memulai pembelajaran (P1) 9) Kesiapan Siswa dalam menerima dan mengikuti pembelajaran (P2) 10) Gerakan terbimbing siswa dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan (P3) 11) Gerakan terbiasa siswa dalam proses pembelajaran (P4) 12) Gerakan kompleks siswa dalam mengemukakan konsep (P5) 13) Penyesuaian pola gerak dalam upaya adaptasi siswa (P6) 14) Kreativitas siswa (P7)  Rumus : 3) Nilai Siswa (skala 100) =  jumlah skor x100  maks.

id perpustakaan.4 79.6 81 79.uns.6 82.6 77.2 71.1 81 81 77.9 78.ac.7 69 77. Hasil Observasi Penilaian Ketrampilan/Ranah Psikomotor Siklus II HASIL OBSERVASI PENILAIAN KETRAMPILAN / RANAH PSIKOMOTOR SISWA SIKLUS II No P1 P2 P3 P4 P5 Absen a b c a b c a b c 1 3 2 4 3 4 3 3 3 3 3 2 3 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 4 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 2 3 3 3 4 3 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 4 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 3 4 2 4 2 3 4 3 3 3 4 3 3 2 2 4 4 3 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 2 3 3 3 3 4 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 2 2 3 4 3 2 3 2 2 3 2 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 2 3 2 2 3 3 4 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 commit to user 3 3 3 2 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 a b c P6 P7 Nilai a b c a b c a b c siswa 3 3 3 3 4 3 2 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 4 2 3 3 4 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 3 4 2 3 4 3 2 3 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 4 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 2 2 3 2 2 3 4 3 2 2 3 4 3 3 4 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 3 2 3 4 3 3 2 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 4 2 3 3 4 4 4 3 3 4 3 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 75 61.5 .id Lampiran 32.uns.4 78.162 digilib.2 66.1 65.8 78.4 76.ac.1 79.8 76.1 86.4 81 78.9 82.8 81 76.2 63.6 79.8 63.1 75 82.

Per item = nilai tertinggi x jumlah item = 4 x 21 = 84 6) % kelas =  jumlah skor x100 %  maks.79 % % kelas  Kriteria Penilaian : 5) Skor 4 : Baik 6) Skor 3 : Cukup 7) Skor 2 : Sedang 8) Skor 1 : Kurang  Keterangan 15) Persepsi awal siswa dalam memulai pembelajaran (P1) 16) Kesiapan Siswa dalam menerima dan mengikuti pembelajaran (P2) 17) Gerakan terbimbing siswa dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan (P3) 18) Gerakan terbiasa siswa dalam proses pembelajaran (P4) 19) Gerakan kompleks siswa dalam mengemukakan konsep (P5) 20) Penyesuaian pola gerak dalam upaya adaptasi siswa (P6) 21) Kreativitas siswa (P7)  Rumus : 5) Nilai Siswa (skala 100) =  jumlah skor x100  maks.02 % 77.uns.id perpustakaan.75 % 75.77 % 79. Per item = nilai tertinggi x jumlah siswa = (4 x 3) x 33 = 396 commit to user 83.00 % 75.ac.ac.02 % 74.163 digilib. per item Jumlah maks.id 33 ∑ ∑skor 4 10 5 3 10 1 3 99 3 3 10 6 10 2 3 97 4 99 3 98 3 99 4 99 3 97 4 10 1 3 99 3 10 2 3 98 4 10 2 3 10 1 3 4 4 3 10 1 1 0 6 10 4 10 6 305 305 296 297 299 304 316 77.51 % 76. per item Jumlah maks.3 .uns.

89 % 12 Kreativitas siswa (P7) 66.44 % commit to user .41 % JUMLAH 761.ac.84 % 63.33 % RATA-RATA 63.uns.36 % 2 Partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran (A2) 61.uns.164 digilib.89 % dilaksanakan (P3) 9 Gerakan terbiasa siswa dalam proses pembelajaran (P4) 62.66 % 11 Penyesuaian pola gerak dalam upaya adaptasi siswa (P6) 63.13 % 6 Persepsi awal siswa dalam memulai pembelajaran (P1) 65.40 % 7 Kesiapan siswa dalam menerima dan mengikuti pembelajaran 64.id perpustakaan.ac. Hasil Observasi Keaktifan Siswa Pra Siklus HASIL OBSERVASI KEAKTIFAN SISWA (Sikap/Afektif dan Ketrampilan/Psikomotor) PRA SIKLUS No Indikator Ketercapaian (%) 1 Penerimaan siswa terhadap pelajaran (A1) 61.11 % 3 Penentuan sikap / penilaian dari siswa (A3) 4 Organisasi yang terbentuk (A4) 59.38 % 5 Pembentukan pola hidup siswa (A5) 63.12 % 10 Gerakan kompleks siswa dalam mengemukakan konsep (P5) 65.14 % (P2) 8 Gerakan terbimbing siswa dalam kegiatan pembelajaran yang 64.id Lampiran 33.

06 % 69.94 % 68.69 % 11 Penyesuaian pola gerak dalam upaya adaptasi siswa (P6) 69.69 % 2 Partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran (A2) 68.69 % 12 Kreativitas siswa (P7) 70.uns.18 % 9 Gerakan terbiasa siswa dalam proses pembelajaran (P4) 67.44 % 5 Pembentukan pola hidup siswa (A5) 72.ac.ac. Hasil Observasi Keaktifan Siswa Siklus I HASIL OBSERVASI KEAKTIFAN SISWA (Sikap/Afektif dan Ketrampilan/Psikomotor) SIKLUS I No Indikator Ketercapaian (%) 1 Penerimaan siswa terhadap pelajaran (A1) 69.69 % 4 Organisasi yang terbentuk (A4) 69.42 % .43 % 3 Penentuan sikap / penilaian dari siswa (A3) 68.93 % 10 Gerakan kompleks siswa dalam mengemukakan konsep (P5) 68.id Lampiran 34.20 % 7 Kesiapan siswa dalam menerima dan mengikuti pembelajaran (P2) 8 Gerakan terbimbing siswa dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan (P3) 68.98 % 6 Persepsi awal siswa dalam memulai pembelajaran (P1) 70.id perpustakaan.165 digilib.uns.20 % JUMLAH RATA-RATA commit to user 833.

02 % 74.uns. Hasil Observasi Keaktifan Siswa Siklus II HASIL OBSERVASI KEAKTIFAN SISWA (Sikap/Afektif dan Ketrampilan/Psikomotor) SIKLUS II No Indikator Ketercapaian (%) 1 Penerimaan siswa terhadap pelajaran (A1) 78.166 digilib.00 % 10 Gerakan kompleks siswa dalam mengemukakan konsep (P5) 75.52 % 5 Pembentukan pola hidup siswa (A5) 78.54 % 6 Persepsi awal siswa dalam memulai pembelajaran (P1) 77.02 % 7 Kesiapan siswa dalam menerima dan mengikuti pembelajaran (P2) 8 Gerakan terbimbing siswa dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan (P3) 77.75 % 9 Gerakan terbiasa siswa dalam proses pembelajaran (P4) 75.71 % .26 % 3 Penentuan sikap / penilaian dari siswa (A3) 74.46 % 76.49 % 4 Organisasi yang terbentuk (A4) 76.ac.51 % 11 Penyesuaian pola gerak dalam upaya adaptasi siswa (P6) 76.77 % 12 Kreativitas siswa (P7) 79.id perpustakaan.id Lampiran 35.79 % JUMLAH RATA-RATA commit to user 920.79 % 2 Partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran (A2) 76.ac.uns.

U. Ukasa Wisnu Saputera Miftah Fajar Bahari Pinthoko Nugroho Ridho Magatama Pangestu Rifky Candra Ardhani Risa Santi Putri Pramudyastuti Satria Wafda Setia Muhammad Imron Surya Purnama Tomy Novianto Ulfi Wahyu Sindora Wahyu Waskitho Aji Witoko Aji Laksono Yanuar Alviantoro Yusuf Aditya Nugroho Jumlah Siswa Rata-Rata Kelas Prosentase Ketuntasan Keterangan Nilai Kognitif : Tuntas : jika skor ≥ 75 Tidak tuntas : jika skor < 75 60 50 74 80 80 70 65 60 60 75 60 68 80 80 78 78 72 68 68 78 76 60 68 74 74 74 80 80 74 76 75 65 75 KETERANGAN Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 14 19 71.56 % .42 % 57.uns. M.uns.4 commit to user 42. Awal Hariyono Banny Nur Akbar Bayu Suryo Widodo Cahyo Dwi Hanggoro Denni Adi Prastyo Deny Setiawan Drajat Bangun P. Daftar Nilai Hasil Belajar Kognitif Siswa Pra Siklus DAFTAR NILAI HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PRA SIKLUS NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 NAMA SISWA NILAI Aan Abdul Rohman Abdhy Suckma Padmanegara Apriangga Dian S.167 digilib.id perpustakaan.ac.ac.id Lampiran 36. Dwi Novianto Faisal Saputra Fajar Patma Agus Tri Susilo Gilang Abdul Rahman Guntoro Ignatius Galih Prayoga Adi Ikhsan Widandi K.

Awal Hariyono Banny Nur Akbar Bayu Suryo Widodo 70 60 70 80 85 80 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Cahyo Dwi Hanggoro Denni Adi Prastyo Deny Setiawan Drajat Bangun P.3 commit to user .U. M. Daftar Nilai Hasil Belajar Kognitif Siswa Siklus I DAFTAR NILAI HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA SIKLUS I NO NAMA SISWA NILAI 1 2 3 4 5 6 Aan Abdul Rohman Abdhy Suckma Padmanegara Apriangga Dian S.168 digilib. Ukasa Wisnu Saputera Miftah Fajar Bahari Pinthoko Nugroho Ridho Magatama Pangestu Rifky Candra Ardhani Risa Santi Putri Pramudyastuti Satria Wafda Setia Muhammad Imron Surya Purnama Tomy Novianto Ulfi Wahyu Sindora Wahyu Waskitho Aji Witoko Aji Laksono Yanuar Alviantoro Yusuf Aditya Nugroho Jumlah Siswa Rata-Rata Kelas Prosentase Ketuntasan 70 65 75 80 70 70 80 80 80 85 70 65 80 80 75 80 65 80 75 85 75 75 70 75 85 70 80 Keterangan Nilai Kognitif : Tuntas : jika skor ≥ 75 Tidak tuntas : jika skor < 75 KETERANGAN Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 21 12 63.uns.id perpustakaan.uns. Dwi Novianto Faisal Saputra Fajar Patma Agus Tri Susilo Gilang Abdul Rahman Guntoro Ignatius Galih Prayoga Adi Ikhsan Widandi K.id Lampiran 37.36 % 75.ac.ac.64 % 36.

uns.uns.1 commit to user 87.id perpustakaan. Dwi Novianto Faisal Saputra Fajar Patma Agus Tri Susilo Gilang Abdul Rahman Guntoro Ignatius Galih Prayoga Adi Ikhsan Widandi K.ac. Awal Hariyono Banny Nur Akbar Bayu Suryo Widodo Cahyo Dwi Hanggoro Denni Adi Prastyo Deny Setiawan Drajat Bangun P. M.ac.12 % .169 digilib. Daftar Nilai Hasil Belajar Kognitif Siswa Siklus II DAFTAR NILAI HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA SIKLUS II NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 NAMA SISWA NILAI Aan Abdul Rohman Abdhy Suckma Padmanegara Apriangga Dian S.88 % 12.U.id Lampiran 38. Ukasa Wisnu Saputera Miftah Fajar Bahari Pinthoko Nugroho Ridho Magatama Pangestu Rifky Candra Ardhani Risa Santi Putri Pramudyastuti Satria Wafda Setia Muhammad Imron Surya Purnama Tomy Novianto Ulfi Wahyu Sindora Wahyu Waskitho Aji Witoko Aji Laksono Yanuar Alviantoro Yusuf Aditya Nugroho Jumlah Siswa Rata-Rata Kelas Prosentase Ketuntasan Keterangan Nilai Kognitif : Tuntas : jika skor ≥ 75 Tidak tuntas : jika skor < 75 75 70 80 80 90 90 75 80 90 90 70 75 90 90 91 82 85 70 85 85 90 82 75 80 85 90 75 87 75 77 92 74 85 KETERANGAN Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 29 4 82.

7 58.ac.7 78.7 45 76.3 45 50 76.7 78.uns.170 digilib.7 45 75 33 61. Awal Hariyono Banny Nur Akbar 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Bayu Suryo Widodo Cahyo Dwi Hanggoro Denni Adi Prastyo Deny Setiawan Drajat Bangun P.3 76.3 55 66. Ukasa Wisnu Saputera Miftah Fajar Bahari Pinthoko Nugroho Ridho Magatama Pangestu 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Rifky Candra Ardhani Risa Santi Putri Pramudyastuti Satria Wafda Setia Muhammad Imron Surya Purnama Tomy Novianto Ulfi Wahyu Sindora Wahyu Waskitho Aji Witoko Aji Laksono Yanuar Alviantoro Yusuf Aditya Nugroho Jumlah Siswa Rata-Rata Kelas Prosentase Ketuntasan Keterangan Nilai Afektif : Tuntas : jika skor ≥ 75 Tidak tuntas : jika skor < 75 NILAI 50 41.7 75 51. M.39 % 20 60.7 46. Daftar Nilai Hasil Belajar Afektif Siswa Pra Siklus DAFTAR NILAI HASIL BELAJAR AFEKTIF SISWA PRA SIKLUS NO NAMA SISWA 1 2 3 4 5 Aan Abdul Rohman Abdhy Suckma Padmanegara Apriangga Dian S.id Lampiran 39.7 75 75 53.7 76.3 56.7 75 56.7 45 61.ac.61 % .id perpustakaan.9 commit to user KETERANGAN Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 13 39.7 75 75 50 61.uns.U.3 56.7 53. Dwi Novianto Faisal Saputra Fajar Patma Agus Tri Susilo Gilang Abdul Rahman Guntoro Ignatius Galih Prayoga Adi Ikhsan Widandi K.

3 75 80 81. Dwi Novianto Faisal Saputra Fajar Patma Agus Tri Susilo Gilang Abdul Rahman Guntoro Ignatius Galih Prayoga Adi Ikhsan Widandi K.7 76.id Lampiran 40.39 % .7 58.U. Awal Hariyono Banny Nur Akbar Bayu Suryo Widodo Cahyo Dwi Hanggoro Denni Adi Prastyo Deny Setiawan Drajat Bangun P.3 63.3 65 78.7 78.3 76.uns.3 76.3 76.61 % 39.3 65 46.uns. Daftar Nilai Hasil Belajar Afektif Siswa Siklus I DAFTAR NILAI HASIL BELAJAR AFEKTIF SISWA SIKLUS I NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 NAMA SISWA NILAI Aan Abdul Rohman Abdhy Suckma Padmanegara Apriangga Dian S.3 48.ac. Ukasa Wisnu Saputera Miftah Fajar Bahari Pinthoko Nugroho Ridho Magatama Pangestu Rifky Candra Ardhani Risa Santi Putri Pramudyastuti Satria Wafda Setia Muhammad Imron Surya Purnama Tomy Novianto Ulfi Wahyu Sindora Wahyu Waskitho Aji Witoko Aji Laksono Yanuar Alviantoro Yusuf Aditya Nugroho Jumlah Siswa Rata-Rata Kelas Prosentase Ketuntasan Keterangan Nilai Afektif : Tuntas : jika skor ≥ 75 Tidak tuntas : jika skor < 75 58. M.ac.3 75 75 53.7 75 48.7 78.171 digilib.3 66.3 78.id perpustakaan.7 75 78.3 75 75 80 61.7 76.7 33 69.7 75 53.85 commit to user KETERANGAN Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 20 13 60.

M.85 % 15.7 61.15 % .ac.7 78.7 80 80 75 80 81. Awal Hariyono Banny Nur Akbar Bayu Suryo Widodo Cahyo Dwi Hanggoro Denni Adi Prastyo Deny Setiawan Drajat Bangun P.3 80 78.7 78.172 digilib.id perpustakaan.3 60 75 80 81. Daftar Nilai Hasil Belajar Afektif Siswa Siklus II DAFTAR NILAI HASIL BELAJAR AFEKTIF SISWA SIKLUS II NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 NAMA SISWA NILAI Aan Abdul Rohman Abdhy Suckma Padmanegara Apriangga Dian S.3 78.9 commit to user 84.3 83.ac.uns.3 78.3 80 KETERANGAN Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 28 5 76.id Lampiran 41.3 65 75 83.3 75 76.3 86.uns. Dwi Novianto Faisal Saputra Fajar Patma Agus Tri Susilo Gilang Abdul Rahman Guntoro Ignatius Galih Prayoga Adi Ikhsan Widandi K.3 76.7 78.7 76.7 83.7 76.7 80 78.U. Ukasa Wisnu Saputera Miftah Fajar Bahari Pinthoko Nugroho Ridho Magatama Pangestu Rifky Candra Ardhani Risa Santi Putri Pramudyastuti Satria Wafda Setia Muhammad Imron Surya Purnama Tomy Novianto Ulfi Wahyu Sindora Wahyu Waskitho Aji Witoko Aji Laksono Yanuar Alviantoro Yusuf Aditya Nugroho Jumlah Siswa Rata-Rata Kelas Prosentase Ketuntasan Keterangan Nilai Afektif : Tuntas : jika skor ≥ 75 Tidak tuntas : jika skor < 75 75 61.

2 50 75 53.4 75 58.8 77.6 47.6 61. Ukasa Wisnu Saputera Miftah Fajar Bahari Pinthoko Nugroho Ridho Magatama Pangestu 22 23 24 25 26 Rifky Candra Ardhani Risa Santi Putri Pramudyastuti Satria Wafda Setia Muhammad Imron 27 28 29 30 31 32 33 Surya Purnama Tomy Novianto Ulfi Wahyu Sindora Wahyu Waskitho Aji Witoko Aji Laksono Yanuar Alviantoro Yusuf Aditya Nugroho Jumlah Siswa Rata-Rata Kelas Prosentase Ketuntasan Keterangan Nilai Psikomotor : Tuntas : jika skor ≥ 75 Tidak tuntas : jika skor < 75 NILAI 51.ac.6 54.173 digilib.4 57.8 75 78. Daftar Nilai Hasil Belajar Psikomotor Siswa Pra Siklus DAFTAR NILAI HASIL BELAJAR PSIKOMOTOR SISWA PRA SIKLUS NO NAMA SISWA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Aan Abdul Rohman Abdhy Suckma Padmanegara Apriangga Dian S.8 77.58 % .U.ac.uns.6 75 33 64.4 75 71.1 48.1 76.2 77.9 76. M.uns.3 78.6 commit to user KETERANGAN Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 14 19 42.42 % 57.1 50 51. Dwi Novianto Faisal Saputra Fajar Patma Agus Tri Susilo Gilang Abdul Rahman Guntoro Ignatius Galih Prayoga Adi Ikhsan Widandi K.2 45.2 57.6 75 75 56 48.4 78.id perpustakaan.2 61.id Lampiran 42.9 63. Awal Hariyono Banny Nur Akbar Bayu Suryo Widodo Cahyo Dwi Hanggoro Denni Adi Prastyo Deny Setiawan Drajat Bangun P.

6 59. Ukasa Wisnu Saputera Miftah Fajar Bahari Pinthoko Nugroho Ridho Magatama Pangestu Rifky Candra Ardhani Risa Santi Putri Pramudyastuti Satria Wafda Setia Muhammad Imron Surya Purnama Tomy Novianto Ulfi Wahyu Sindora Wahyu Waskitho Aji Witoko Aji Laksono Yanuar Alviantoro Yusuf Aditya Nugroho Jumlah Siswa Rata-Rata Kelas Prosentase Ketuntasan Keterangan Nilai Psikomotor : Tuntas : jika skor ≥ 75 Tidak tuntas : jika skor < 75 60.7 51. Dwi Novianto Faisal Saputra Fajar Patma Agus Tri Susilo Gilang Abdul Rahman Guntoro Ignatius Galih Prayoga Adi Ikhsan Widandi K.4 58.U.6 76.ac.3 78.39 % .4 78.6 76. M.8 61.2 78.2 75 76.6 75 77.7 51.61 % 39.2 75 60.3 58.4 59.2 76.6 81 78.9 56 77.5 52.ac.8 51. Daftar Nilai Hasil Belajar Psikomotor Siswa Siklus I DAFTAR NILAI HASIL BELAJAR PSIKOMOTOR SISWA SIKLUS I NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 NAMA SISWA NILAI Aan Abdul Rohman Abdhy Suckma Padmanegara Apriangga Dian S.4 78.uns.6 77.2 78.2 75 79.174 digilib. Awal Hariyono Banny Nur Akbar Bayu Suryo Widodo Cahyo Dwi Hanggoro Denni Adi Prastyo Deny Setiawan Drajat Bangun P.10 commit to user KETERANGAN Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 20 13 60.id perpustakaan.2 33 69.uns.id Lampiran 43.2 76.5 54.

M.uns.8 81 76.6 79.8 76.6 81 79. Dwi Novianto Faisal Saputra Fajar Patma Agus Tri Susilo Gilang Abdul Rahman Guntoro Ignatius Galih Prayoga Adi Ikhsan Widandi K.6 commit to user 78.4 78.1 75 82.U.4 76. Daftar Nilai Hasil Belajar Psikomotor Siswa Siklus II DAFTAR NILAI HASIL BELAJAR PSIKOMOTOR SISWA SIKLUS II NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 NAMA SISWA NILAI Aan Abdul Rohman Abdhy Suckma Padmanegara Apriangga Dian S.175 digilib. Awal Hariyono Banny Nur Akbar Bayu Suryo Widodo Cahyo Dwi Hanggoro Denni Adi Prastyo Deny Setiawan Drajat Bangun P.5 83.1 81 81 77.1 65.6 77.id perpustakaan.2 66.ac.7 69 77.id Lampiran 44.4 79.8 78.2 71. Ukasa Wisnu Saputera Miftah Fajar Bahari Pinthoko Nugroho Ridho Magatama Pangestu Rifky Candra Ardhani Risa Santi Putri Pramudyastuti Satria Wafda Setia Muhammad Imron Surya Purnama Tomy Novianto Ulfi Wahyu Sindora Wahyu Waskitho Aji Witoko Aji Laksono Yanuar Alviantoro Yusuf Aditya Nugroho Jumlah Siswa Rata-Rata Kelas Prosentase Ketuntasan Keterangan Nilai Psikomotor : Tuntas : jika skor ≥ 75 Tidak tuntas : jika skor < 75 75 61.1 86.6 82.uns.9 82.1 79.79 % 21.2 63.4 81 78.ac.9 78.8 63.3 KETERANGAN Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 26 7 76.21 % .

4 57.7 57.id perpustakaan.5 73.6 66.5 57. 56.6 75 Yanuar Alviantoro 45 47.9 67.5 56.6 67.7 63.6 74 Setia Muhammad I.7 61.2 76. 76. 41.7 78.7 78.2 70.3 55.7 45.8 68 Fajar Patma ATS.8 78.3 76 Witoko Aji L.6 80 Guntoro 75 75 78 Ignatius Galih PA.ac.uns.8 68 Miftah Fajar Bahari 50 77.8 74.4 80 Ulfi Wahyu Sindora 75 75 74 Wahyu Waskitho A.8 56 56 73.2 80 Tomy Novianto 75 77. 66.5 57.5 65.7 57.1 70 Cahyo Dwi H. 78.7 75 78 Ridho Magatama P.8 75.3 51. 58.7 54.2 78. 75 75 75 Jumlah Siswa Rata-rata Nilai Kompetensi Kelas Prosentase Ketuntasan Nama Siswa Keterangan Nilai Kmpetensi : Tuntas : jika skor ≥ 75 Tidak tuntas : jika skor < 75 commit to user Nilai Akhir 55.9 78.3 76.6 Keterangan Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 12 21 67 36.ac.8 75. 51.6 60 Faisal Saputra 61.2 74. Daftar Nilai Kompetensi Siswa Pra Siklus DAFTAR NILAI KOMPETENSI SISWA PRA SIKLUS No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Nilai 20% A 30% P 50% K Aan Abdul Rohman 50 51.3 61.9 74 Awal Hariyono 56. 61.6 65 Yusuf Aditya N.5 63.3 56 72 M.9 76.4 68 Pinthoko Nugroho 76.9 74 Surya Purnama 76. 50 58.4 55.3 78.176 digilib.64 % .9 78.1 62. 76.4 80 Gilang Abdul R.7 76. 46. 45 48.2 50 Apriangga Dian S.7 75 74 Satria Wafda 75 78.uns.4 46. 75 71.7 75 75 Dwi Novianto 45 53.8 68 Santi Putri P.6 74.5 76.2 80 Bayu Suryo Widodo 56.2 60 Deny Setiawan 55 50 60 Drajat Bangun PU.3 77.5 63.1 80 Banny Nur Akbar 78.1 60 Risa 45 48.2 60 Abdhy Suckma P. 53.36 % 63. 75 75 78 Ikhsan Widandi K. Ukasa Wisnu S.4 76 Rifky Candra A.id Lampiran 45.7 50 65 Denni Adi Prastyo 53.

2 65 Santi Putri P.7 77. 78.3 70 Faisal Saputra 75 58.ac. Daftar Nilai Kompetensi Siswa Siklus I DAFTAR NILAI KOMPETENSI SISWA SIKLUS I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Nilai 20% A 30% P 50% K Aan Abdul Rohman 58.6 75 Setia Muhammad I.2 70 Yusuf Aditya N.3 77.3 76. Ukasa Wisnu S.id Lampiran 46. 58. 66.3 75 75 Rifky Candra A.3 76.id perpustakaan.7 70 Abdhy Suckma P. 81.6 80 Pinthoko Nugroho 78.2 80 Jumlah Siswa Rata-rata Nilai Kompetensi Kelas Prosentase Ketuntasan Nama Siswa Keterangan Nilai Kompetensi : Tuntas : jika skor ≥ 75 Tidak tuntas : jika skor < 75 commit to user Nilai Akhir 65 55 73 78 82 70 63 64 69 78 63 67 80 81 79 81 68 58 77 79 76 71 57 79 76 80 76 76 74 73 81 61 78 Keterangan Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 18 15 72 54.3 60.3 58.4 65 Miftah Fajar Bahari 65 78. 48.3 52.9 65 Deny Setiawan 75 56 75 Drajat Bangun PU.7 76. 48. 76.5 80 Cahyo Dwi H.45 % .ac. 75 75 70 Awal Hariyono 75 76.7 51.2 60 Apriangga Dian S.2 80 Satria Wafda 76.6 85 Bayu Suryo Widodo 61.6 75 Ulfi Wahyu Sindora 78.7 78.8 85 Yanuar Alviantoro 53.177 digilib.7 59. 75 77.3 54.3 51.4 80 Dwi Novianto 53.5 70 M.3 51. 78. 75 75 85 Surya Purnama 78.uns.2 80 Banny Nur Akbar 80 78.4 75 Tomy Novianto 76. 65 60.55 % 45.3 70 Fajar Patma ATS.8 70 Denni Adi Prastyo 63.6 80 Ignatius Galih PA.7 80 Risa 46. 80 78. 75 59.uns.7 75 75 Witoko Aji L.6 80 Gilang Abdul R. 75 79.3 76.2 80 Ridho Magatama P.2 70 Wahyu Waskitho A.7 78.7 81 80 Guntoro 76.7 78. 76.3 61.4 85 Ikhsan Widandi K.

80 81 80 Satria Wafda 80 78.8 80 Banny Nur Akbar 83.id Lampiran 47. 80 83.6 85 Setia Muhammad I.2 85 M.67 66. Ukasa Wisnu S. 81.67 69 80 Deny Setiawan 80 77.6 77 Witoko Aji L. 86. 83.4 75 Santi Putri P.uns.33 78.2 82 Risa 61.33 82.4 90 Drajat Bangun PU.8 90 Dwi Novianto 65 63. 76.1 70 Faisal Saputra 75 75 75 Fajar Patma ATS. Daftar Nilai Kompetensi Siswa Siklus II DAFTAR NILAI KOMPETENSI SISWA SIKLUS II No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Nilai 20% A 30% P 50% K Aan Abdul Rohman 75 75 75 Abdhy Suckma P.33 76.33 81 90 Bayu Suryo Widodo 78.5 74 Yusuf Aditya N.1 91 Ignatius Galih PA.1 70 Miftah Fajar Bahari 75 81 85 Pinthoko Nugroho 80 81 85 Ridho Magatama P. 75 78.33 82. 78. 76.ac.4 90 Rifky Candra A.67 71.9 90 Guntoro 78.33 76.ac.4 90 Surya Purnama 80 78.uns.1 92 Yanuar Alviantoro 78.67 82.7 75 Denni Adi Prastyo 76.6 80 Awal Hariyono 78.8 75 Wahyu Waskitho A.33 79. 75 77.9 70 Apriangga Dian S.18 % . 80 79.8 82 Ikhsan Widandi K.82 % 18. 76.67 77.33 79.3 85 Jumlah Siswa Rata-rata Nilai Kompetensi Kelas Prosentase Ketuntasan Nama Siswa Keterangan Nilai Kompetensi : Tuntas : jika skor ≥ 75 Tidak tuntas : jika skor < 75 commit to user Nilai Akhir 75 66 79 80 86 84 73 76 84 85 67 75 86 88 86 81 81 66 82 83 85 79 71 80 82 83 77 84 78 77 86 72 83 Keterangan Tuntas Tidak Tuntas √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ 27 6 79 81.178 digilib. 61.id perpustakaan.67 86.1 90 Gilang Abdul R. 78. 60 63.6 75 Tomy Novianto 81.2 90 Cahyo Dwi H.33 65. 78.67 76.67 61.33 79.67 81 87 Ulfi Wahyu Sindora 83.

uns.ac.uns.id commit to user .179 digilib.id perpustakaan.ac.