You are on page 1of 4

1

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Visi gambaran masyarakat Indonesia sehat 2015 yang ingin dicapai melalui pembangunan
kesehatan adalah masyarakat, bangsa dan Negara yang ditandai oleh penduduknya hidup
dalam lingkungan dan dengan perilaku hidup sehat, memiliki kemampuan untuk
menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata serta memiliki
derajat yang setinggi tinggi nya diseluruh republik Indonesia. Misi menggerakkan
pembangunan nasional berwawasan kesehatan, mendorong kemandirian masyarakat untuk
hidup sehat, memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata dan
terjangkau.
Masalah masalah kesehatan dalam masyarakat Indonesia yang selalu muncul adalah tinggi
nya angka pertumbuhan penduduk, tinggi nya angka kesakitan penyakit menular atau tidak
menular seperti data yang diperoleh dari Puskesmas Kecamatan Cipayung Kota Administrasi
Jakarta Timur, 10 penyakit terbanyak dari bulan Mei sampai dengan November 2013
diantara nya. Rematik 1181 kasus, Hipertensi 977 kasus, Gastritis 914 kasus, penyakit
Infeksi Saluran pernapasan Atas 574 kasus, Diabetes Mellitus 548 kasus, alergi kulit 503
kasus, Infeksi Saluran pernapasan Akut 435 kasus, infeksi kulit 411 kasus, Penyakit mata
323 kasus, asma 248 kasus serta masalah dalam kesehatan lingkungan. Proses keperawatan
pada tingkat masyarakat mencakup individu, keluarga, dan kelompok khusus yang
memerlukan pelayananAsuhan keperawatan. Dalam perawatan kesehatan masyarakat
keterlibatan kader kesehatan, tokoh-tokoh masyarakat formal dan informal sangat diperlukan
dalam setiap tahap pelayan keperawatan secara terpadu dan menyeluruh, sehingga
1
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS URINDO 2013

2
masyarakat benar-benar mampu dan mandiri dalam setiap upaya pelayanan kesehatan dan
keperawatan yang diberikan (Efendi, 2009).
Keperawatan sebagai bagian dari kesehatan diharapkan dapat berkolaborasi dengan tenaga
kesehatan dan masyarakat, dalam menyelenggarakan upaya kesehatan yang mencakup
keperawatan komunitas, keluarga dan gerontik. Penerapan ilmu keperawatan dapat
dilakukan

dengan melakukan pendekatan pada kelompok kerja di masyarakat

untuk

mengatasi masalah kesehatan yang ada di wilayah binaan.


Upaya meningkatkan kemampuan bekerja dengan individu, keluarga, masyarakat ditatanan
pelayanan komunitas dengan menerapkan konsep kesehatan, perawatan komunitas, keluarga
dan gerontik serta sebagai salah satu upaya menyiapkan tenaga perawat profesional dan
mempunyai potensi keperawatan secara mandiri sesuai dengan kompetensi yang harus
dicapai.
Program Puskesmas Kecamatan Cipayung Kota Administrasi Jakarta Timur mendukung
mengatasi masalah masalah kesehatan, ada beberapa program Puskesmas diantaranya yaitu
Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga berencana (KB), Gizi, kesehatan lingkungan,
penyakit menular seksual (PMS), balai pengobatan, promosi kesehatan, kesehatan sekolah,
kesehatan olahraga, perawatan kesehatan masyarakat (PerKesMas), kesehatan gigi,
kesehatan jiwa, lanjut usia, pengobatan traditional, dana sehat, kami Mahasiswa Program
Studi Pendidikan Ners Angkatan III yang melaksanakan praktek keperawatan komunitas di
RT 006 /RW 002 Kelurahan Lubang Buaya Kecamatan Cipayung kota administrasi Jakarta
Timur dengan menggunakan pendekatan individu, keluarga, kelompok dan masyarakat.
Hasil pendataan di RT 06 RW 02 didapatkan beberapa masalah kesehatan yaitu resiko
35,7% keluarga yang mempunyai anak balita tidak dibawa ke posyandu untuk dilakukan

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS URINDO 2013

3
penimbangan, penyakit yang sering terjadi pada balita selama 6 bulan terakhir adalah ISPA
(21,4 %), sebagian kecil (18,2%) anak menderita sakit dengan (50%) anak menderita diare,
pada remaja sebagian kecil (45,8%) remaja yang mengetahui tentang fungsi reproduksi,
pada lansia 100% lansia yang tidak pernah mengikuti posyandu lansia.
B. TUJUAN
1. Umum
Mampu mengaplikasikan konsep dan teori keperawatan komunitas pada daerah binaan.
2.

Khusus
Setelah dilakukan praktek keperawatan komunitas diharapkan mahasiswa mampu:
a. Mengidentifikasi masalah kesehatan yang ada di RT. 006/RW 002 kelurahan lubang
buaya Kecamatan Cipayung.
b. Menganalisa masalah kesehatan yang ada di RT. 006/RW 002 kelurahan lubang
buaya Kecamatan Cipayung.
c. Menyusun rencana tindakan (plan of action) yang berhubungan dengan masalah
kesehatan yang ada di RT. 006/RW 002

kelurahan lubang buaya Kecamatan

Cipayung.
d. Melakukan kegiatan bersama-sama dengan masyarakat untuk mengetahui masalah
kesehatan yang ada di RT. 006/RW 002

kelurahan lubang buaya Kecamatan

Cipayung.
e. Mengevaluasi hasil kegiatan dan selanjutnya menyusun rencana tindak lanjut
terhadap hal-hal yang diperlukan dalam masyarakat yang ada di RT 06/RW 02
kelurahan lubang buaya Kecamatan Cipayung.
f. Mendokumentasikan dan melaporkan hasil kegiatan selama praktik keperawatan
komunitas di RT. 006/RW 002 kelurahan lubang buaya Kecamatan Cipayung.
C. Ruang Lingkup
Dalam penulisan ini kami memberikan asuhan keperawatan komunitas di RT 06/RW 02
kelurahan lubang buaya Kecamatan Cipayung kota administrasi Jakarta timur.
D. Sistematika penulisan
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS URINDO 2013

4
Dimulai dengan pengkajian data keperawatan, hasil analisa data, penapisan masalah,
penentuan prioritas diagnosa keperawatan, rencana keperawatan, implementasi,
evaluasi, dan kesimpulan.

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS URINDO 2013