You are on page 1of 2

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Tanggung jawab sekolah dalam memasuki era globalisasi adalah
mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan-tantangan dalam masyarakat
yang sangat cepat perubahannya. Tantangan yang dihadapi para siswa lulusan
SMK adalah menjadi pekerja yang memiliki keterampilan dan keahlian.
Mengingat lulusan SMK di seluruh wilayah Nusantara ini cenderung bekerja di
dunia usaha dan industri, maka dibutuhkan suatu komitmen dan tanggung jawab
terhadap sistem pendidikan guna meningkatkan kemahiran siswa dibidangnya
masing-masing. Laboratorium dan bengkel adalah tempat dimana proses belajarmengajar praktek dilaksanakan untuk menunjang keterampilan siswa SMK.
Praktek di laboratorium dapat berupa pengukuran dan pengamatan fenomena
fisis, pengujian bahan, dan eksprimen untuk pembuktian suatu teori, sedangkan
kegiatan praktek di bengkel lebih berorientasi pada kegiatan pelayanan seperti
misalnya pembuatan dan perbaikan perkakas dan alat.
Laboratorium dan bengkel yang terdapat di SMK perlu dikelola dengan
baik. Pengelolaannya meliputi bagaimana sistem penataan dan perawatannya
(maintenance) sehingga lab/bengkel dapat digunakan oleh siswa secara optimal
untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Pengelolaan laboratorium dan
bengkel SMK dewasa ini menjadi semakin berarti dan dibutuhkan. Hal ini sesuai
dengan kebijakan pemerintah dalam perluasan akses terhadap pendidikan di SMK.
Perluasan tersebut sesuai dengan kebutuhan dan keunggulan lokal, melalui
penambahan program pendidikan kejuruan yang lebih fleksibel dan mengingat
lulusan SMK di seluruh wilayah Nusantara ini cenderung bekerja di dunia usaha
dan industri, dan dengan adanya komputer yang telah merambah di segala bidang
kehidupan manusia, maka dibutuhkan suatu komitmen dan tanggung jawab
terhadap sistem pendidikan guna meningkatkan kemahiran komputer bagi
siswa SMK.

B. Topik Bahasan
Topik bahasan dalam makalah ini adalah :
1. Definisi Evaluasi Formatif
2. Pelaksanaan Evaluasi Formatif
3. Analisis Perancanagan Laboratorium
4. Implementasi Evaluasi pada laboratorium
C. Tujuan Pembahasan
1. Mengetahui pengertian evaluasi formatif
2. Memahami prosedur bagaimana evaluasi formatif dilakukan
3. Mengetahui kekurangan dan kelebihan yang ada pada Laboratorium
komputer yan sudah ada
4. Mengetahui langkah-langkah perencanaan laboratorium komputer yang baik
5. Mendesain layout laboratorium, Studi Kasus: Laboratorium Komputer
Rakayasa Perangkat Lunak
6. Melakukan evaluasi layout desain laboratorium