You are on page 1of 18

maka ketiga organ ini akan tampak. sekarang mau dicoba buat tentir yang mirip-mirip dengan buatan mereka. kita perlu identitas pasien (termasuk temuan klinis). organ padat. organ berongga dan tulang. Diantara radiolusen sedang dan radioopak sedang ada bayangan keputih-putihan (intermediate).. Foto polos juga bisa digunakan untuk memperlajari dinding abdomen.. Untuk mengartikan hasil foto polos. Dengan demikian. foto soft tissue toraks contohnya kelainan pada esophagus (varises esophagus. nah salah satu pemeriksaan penunjang yang akan dibahas kali ini adalah gastrointestinal imaging (bisa X-ray.. Benda-benda yang sukar ditembus sinar X akan memberikan gambaran putih (radioopak). Kenapa?? Soalny foto yang baik itu harus Nampak dinding abdomennya.. jadi kalo ada yang tau kenapa harus Nampak dinding abdomennya. Semoga aja hasilnya bagus. USG.Halo teman-teman… Mencoba untuk mengambil yang baik-baik dari FKUI. Foto polos mengandalkan kontras fisik dan alami berdasarkan kepadatan dari material yang dilewati oleh radiasi sinar X. ntar juga bakal keliatan pre-peritoneal fat. Kata dr. abses retrofaringeal). posisi dan kondisi foto agar dalam interpretasi hasil tidak terjadi kesalahan. . bladder) Jika foto diambil dari sisi AP. dll). Untuk menegakkan suatu diagnosis. Nah kalo ini saya juga bingung. supaya zat yg dimasukin ntar bisa nge-warnain bagian yg mw difoto supaya lebih jelas). jaringan lunak dan tulang menghasilkan warna gelap. foto ini kurang ideal. Disamping foto di slide ada tulisan: KUB: (Kidney. beritahu ya. Kelaianan pada abdomen juga dapat diperoleh dari pemeriksaan foto toraks.. Benda-benda yang mudah ditembus sinar X akan memberikan gambaran hitam (radiolusen). abdomen 2/3 posisi atau intraluminal kontras study (caranya dengan masukin zat ke dalam bagian yang mau difoto. Zainuddin. abu-abu dan putih pada gambaran radiografi terutama pada film. kita juga butuh yang namanya pemeriksaan penunjang. CT Scan. Ada juga bayangan tidak terlalu hitam (moderately radioluscent) dan bayangan tidak terlalu putih (moderately radioopaque). gas.lemak. Untuk X-ray bisa digunakan foto polos (plain film). MRI. Ureter. gelapkeabua-abuan. kalo ada kesalahan langsung beritahu yang buatnya ya jadi bisa diperbaiki.

kartilago. Radiolusen: gas. psoas . Usus halus sering terlihat pada foto polos). . epitel. kolon berada di tepi abdomen). usus halus (gas biasanya terlihat dalam bentuk polygonal karena peristaltis. M.E. Selain organ padat juga ada organ berongga yang akan terlihat.5-3 cm. keputih-putihan: jaringan ikat. trus kita menilai apakah organ tersebut terletak di tempatnya atau ada perubahan letak. radiolusen sedang: jaringan lemak 3.S. radioopak sedang: tulang. antara lain lambung. radioopak: logam-logam berat Nah organ-organ padat yang akan menghasilkan gambaran radioopak antara lain: hati. apendiks (kadang-kadang appendicolith terlihat) dan kolon ( bisa berisi udara atau F. darah. batu kolesterol. batu asam urat 4. Valvula mungkin terlihat menyilang di dalam lumen. Normalnya diameter usus halus antara 2. ginjal. Uterus dan Prostate. otot.E. bagian tubuh dibedakan atas: 1.S. garam kalsium 5. udara 2. limfa. kandung kemih. Setelah tau organnya.Berdasarkan mudah tidaknya ditembus sinar X.

pancreas dan sepanjang daerah traktus urinarius. Dari foto abdomen. nodus dus limfa mesenterika. udah pada tau kan kalsifikasi kalsifikasi apaan?? Kalo ngk tau.. Abnormal gas pada esophagus terjadi pada kasus akalasia.. Nah kalo selain daerah-daerah daerah itu terdapat kalsifikasi. betul ngk?? Kalsifikasi normal pada daerah abdomen itu antara lain di kartilago kosta. maka bisa dikatakan bahwa terjadi kalsifikasi abnormal.. kecuali jika distribusi da dan jumlahnya yang berlebihan maka jadi ngk normal) seperti di lambung. di sini gas esophagus bercampur dengan makanan terutama di daerah mediastinum. untuk mengetahui yang abnormal.kita menilai ada tidaknya gas yang abnormal. eh tapi tiba tiba-tiba gambarannya putus di tengah jalan) 1 2 3 . Nah. gas yang abnormal itu bisa terdapat di ekstraluminal atau intraluminal (sebenarnya gas di intraluminal itu normal. vena plebholith pelvis dan kelenjar prostat. (nih ngomong panjang lebar tentang kalsifikasi. cari aja di mbah Google). Gas abnormal pada kolon biasa dijumpai pada kasus ileus atau volvolus.Pada foto abdomen. duodenum dan intestinal. kita perlu mencari apakah terdapat kalsifikasi abnormal abnormal terutama di daerah kandung empedu. Gas abnormal yang terdapat terdapat di lambung atau duodenum biasanya terjadi pada kasus obstruksi duodenum atau hipertrofik pilorik stenosis (HPS)... Obstruksi usus besar dapat dinilai dari foto polos dengan ciri-ciri ciri diameter iameter usus tersebut menjadi lebih dari 5 cm dan ditemukan “cut-off” off” (gambaran yang menunjukkan adanya gas. kita perlu tau dulu yang normalnya.

jadi tidak ditemukan gas di usus besar. maka harus dicurigai ileus paralitik.. Kalo ditemukan gambaran fluid level yang jumlahnya sedikit tapi gambarannya panjang. Zainuddin disebut cut-off. sedikit Panjang Penanda usus Valvulae (di sepanjang usus) Haustra (sebagian) Gas di usus besar Tidak ada Ada . diameternya lebih dari 3 cm tapi biasanya kurang dari 5 cm. usus besar kan ada di tepi (lebih perifer) kalo usus halus tuh di tengah. kemungkinan yang tanda panah itu gas yang ada cut-off nya) Untuk bedain antara obstruksi usus besar dengan ileus paralitik. nah itu kata dr. J ) Nah untuk obstruksi usus halus gambarannya agak mirip dengan obstruksi usus besar. (semoga aja ngerti. coba liat di abdomennya ada gambaran gas yang radiolusen tapi tiba-tiba ‘jebrekkk’ putus tengah jalan. Bedainnya gimana?? Liat aja dari letak anatomisnya. di foto bisa ditemukan ‘fluid level’. Tapi ada bedanya juga loh.(Gambar 1 dan 2 tuh dari slide. bisa dikatakan itu obstruksi usus besar. tapi kalo ditemukan gambaran fluid level yang kecil-kecil dan bertingkat. karena yang obstruksinya di usus halus. Selain itu juga ditemukan gambaran “fluid level” yang agak mirip dengan obstruksi usus besar yaitu kecil-kecil dan bertingkat (mirip tangga katanya) Kemungkinan ini yang di bilang “fluid level” Berikut ini perbandingan antara obstruksi di usus halus dan usus besar Ciri Usus halus Usus besar Diameter Usus > 3 dan < 5 >5 Posisi loop (lekukan) Tengah Tepi Jumlah lekukan Banyak Sedikit Fluid level Pendek.. Gambar 3 itu diambil dari mbah Google. dilatasi dari lekukan usus halus terlihat di tengah (kayak yang dijelasin sbelumnya).

bagian usus yang paling sering terkena adalah sigmoid dan caecum.. maka akan terlihat gambaran seperti biji kopi (coffee bean) tapi kalo yang terkena adalah caecum maka akan terlihat caecumnya kosong (empty caecum) Gambaran volvulus ceacal Nih ada 3 gambar tentang sigmoid volvulus. bandingin antara kedua gambar di atas.. ambil kopi. (gambar yang ketiga Cuma buat ngingatin bentuk biji kopi tuh ya kayak gitu… hahahaha) .. Volvulus adalah keadaan usus yang terpelintir (karena mesenteriumnya). karena setelah ini kita ada ngomongin tentang kopi.Capek?? Istirahat dulu. Jika volvulus terjadi di sigmoid..

Namun kalo tidak ditemukan tanda-tanda obstruksi. namun perlu diperhatikan pada meteorismus yang memberikan gambaran cut off point. Setiap gas yang ditemukan di ekstraluminal dapat dikatakan abnormal. Sekarang kita membahas tentang obstruksi duodenal (congenital atau didapat). Ca rectum dapat membuat kolon membesar karena membuat isi kolon ngk bisa keluar. Nah gambarannya itu khas bisa double bubble atau triple bubble (kata dr. Karena kolonnya membesar. Gas ekstraluminal bisa terjadi karena adanya perforasi di usus sehingga gas di usus menjadi keluar contohnya perforasi typhoid atau perforasi gaster. kita perlu curigai itu sebagai toxic megacolon. Oleh karena itu pada saat pengambilan gambar. zainuddin). karena gambaran cut off itu dihasilkan karena adanya feses yang memotong gas di dalam usus. Biasanya seseorang yang mengalami obstruksi di duodenal akan merasakan kembung dan tiap makan muntah… Meteorismus berbeda dengan obstruksi karena tidak ada gambaran cut off point. . jadi pemeriksaan dengan menggunakan cairan kontras agak susah dilakukan karena butuh jumlah cairan yang banyak untuk mewarnai semua kolon yang membesar (dan mungkin bisa berbahaya karena kebanyakan). lumennya membesar. perut dalam keadaan kosong dari feses maupun urin di dalam kandung kemihnya.Jika ditemukan gambaran kolon yang membesar dari proksimal sampai ke distal curigai Ca rectum atau toxic megacolon.

Untuk memeriksa esophagus tekniknya disebut esofagogram. Rute pemasukkannya tergantung letak organ tersebut. Lah kalo duodenum gimana? Untuk duodenum. Biasanya digunakan untuk melihat adanya varises esophagus. maag. lambung dan duodenum juga ikut diperiksa. Singkatnya kalo single contrast tuh bariumnya aja yang dimasukkann ke dalam semua usus halus. sekarang kita beralih sebentar ke studi kontras intraluminal. sedangkan cairan kontras untuk pemeriksaan ini bisa melewatinya sehingga bisa diperoleh gambaran kolon yang mengalami keganasan. system vascular dan organ solid. Pada double contrast. maka zat kontras dimasukkan lewat bawah (anus). Suspense barium adalah sebuah media kontras yang aman yang menyediakan kepadatan gambaran yang tinggi pada upper gastrointestinal. Butuh 4 jam buat ngisi cairannya dan 2 jam untuk ngilangin cairannya dari usus). Pemeriksaan lain adalah OMD (oesophagus. Ada juga Barium Follow Through yang bertujuan untuk memeriksa usus halus. kelebihan pemeriksaan ini dibandingkan dengan kolonoskopi adalah pada kasus Ca colon karena selang kateter untuk kolonoskopi tidak bisa melewati tumor tersebut. Suspensi barium tetap digunakan sehari-hari pada pemeriksaan traktus GI. barium small-bowel enema (juga disebut enteroclysis) dan barium swallow (juga disebut upper GI series) Ada dua cara dari penggunaan barium enema yaitu single contrast dan double contrast. zat yang akan menjadi warna kontras dimasukkan ke dalam organ yang akan diwarnai. Selain itu dengan cara ini juga bisa dilihat tumor di esophagus. usus halus dan evaluasi dari kolon. selain barium yang dimasukkan. Media kontras biasanya digunakan untuk mengevaluasi traktus GI. (kata dr. Untuk evaluasi double contrast di traktus GI bawah dengan barium enema. Ada tiga tipe prosedur pemeriksaan barium X-ray (sebenarnya smuanya termasuk OMD. Material kontras digunakan untuk memeriksa organ yang tidak memiliki kontras inheren dengan jaringan disekelilingnya. udara juga dimasukkan untuk menggambarkan detail dari permukaan mukosa. . jika yang ingin diperiksa adalah esophagus maka rute pemberiannya dari atas (mulut) namun jika yang ingin diperiksa adalah kolon. maka cairan kontras juga akan keluar dan tidak mewarnai daerah tersebut yang dinamakan additional defect . Bingung masukkin udaranya lewat mana? Udaranya dimasukkin melalui agen effervescent oral (inget obat yang kalo dimasukin ke air jadi berbuih-buih kan). selain memeriksa esophagus. zainuddin jika di usus terdapat lubang. zat kontrasnya bisa dimasukkan seperti esophagus tapi cara terbaik kalo kita menggunakan kateter yang dimasukkan sampai duodenum kemudian zatnya dimasukkan melalui alat itu. ini nama lainnya) antara lain barium enema (juga disebut Lower GI series). pemeriksaan ini ribet.Setelah belajar tentang X-ray. Zainuddin. Kata dr. Jadi. Pemeriksaan yang cukup sering adalah Colon in loop. udara dimasukkan langsung dengan cara dipompa (inflasi) dengan sebuah pompa kecil melalui kateter rectum. duodenum). traktus urinary.

Reaksi alergi jarang terjadi. darah di tinja (mengindikasikan perdarahan di internal GI) Keuntungannya: 1.Prosedur lain dari penggunaan barium adalah dengan barium swallow yang digunakan di saluran cerna atas (esophagus. penyumbatan. Selalu ada peluang untuk timbulnya kanker dari radiasi 2. prosedurnya noninvasive 2. Nyeri dada dan abdomen 3. Resiko dari pemakaian ini: 1. 4. Mungkin bisa menimbulkan alergi dari beberapa merek barium 4. lambung dan duodenum. lambung. 5. luka. dan abnormalitas dinding muscular pada jaringan GI. Beberapa barium dapat tertahan. Muntah yang tidak jelas penyebabnya 5. Kesulitan menelan 2. . Tidak meninggalkan radiasi di tubuh pasien setelah pemeriksaan X-ray. Lebih aman. Tujuan dari penggunaan barium swallow adalah untuk mengevaluasi fungsi saluran cerna (digestive) dan mendeteksi ulkus. tumor. Hiatus hernia. duodenum). Refluks (kembalinya aliran dari sebagian makanan yang sudah dicerna dan digestive juice) 4. lambung dan duodenum 3. severe indigestion 6. X-ray biasanya tidak menimbulkan efek samping. Indikasi dari penggunaan barium swallow ini adalah: 1. Analisis yang akurat dari esophagus. sehingga dapat membuat sumbatan pada system digestif. inflamasi dari esophagus. Dosis radiasi efektif dari prosedur ini kira-kira 2 mSv= kira-kira sama dengan rata-rata seseorang menerima dari radiasi 8 bulan 3.

Fisiologis menelan yang normal itiu tergantung: 1.. fase faring dan fase esophageal (kalo di literature lain pada bagi fase menelan menjadi 3 yaitu fase . VII. Koordinasi neuromuscular yang cepat dari 26 otot 2. XI. 6 cranial nerves (V. tapi sebelumnya kita harus tau dulu yang normalnya. IX. Selanjutnya kita akan membahas tentang gangguan menelan. fase oral. 3 saraf cervical Di slide dr. 3. X. Zainuddin bilang kalo proses menelan itu dibagi menjadi 4 fase yaitu fase persiapan oral. XII).Gambar di samping ini diambil dari sudut pandang lateral untuk gambaran posterior faring dan hipofaring yang terbungkus oleh barium yang didaptkan dari demonstrasi anatomi normal tapi juga aspirasi dari barium ke dalam laring dan trakea Kalo yang ini dari sudut pandang anteriornya.

. Fase faringeal. Ringkasnya. mekanika tahapan penelanan dari faring: Trakea tertutup. dan suatu gelombang peristaltis cepat dicetuskan oleh system saraf faring mendorong bolus makanan ke dalam esophagus bagian atas.oral.) Yang dibawah ini Cuma tambahan aja. Pada fase esophageal. Perpindahan bolus makanan ini melalui gerakan peristaltic dari otot lurik pada 1/3 esofagus atas dan peristaltic otot polos pada 2/3 bagian esophagus yang lain (medial dan distal) Nih esofagusnya… . Bila makanan sudah siap untuk ditelan. fase faringeal dan fase esophageal jadi yang dijelasin sesuai literature aja ya. Sewaktu bolus makanan memasuki bagian posterior mulut dan faring. khususnya pada tiang-tiang tonsil. “secara sadar” makanan ditekan atau digulung kea rah posterior ke dalam faring oleh tekanan lidah ke atas dan ke belakang terhadap palatum. bolus merangsang daerah epitel reseptor menelan di sekeliling pintu faring. bolus yang sudah sampai di bagian esophagus atas dipindahkan dari sfingter cricopharingeus superior menuju lambung. Dari sini proses menelan menjadi seluruhnya – atau hampir seluruhnya – berlangsung secara otomatis dan umumnya tidak dapat dihentikan. yang mau baca sok atuh mangga… Fase oral pada proses menelan berfungsi untuk menghancurkan makanan menjadi bolus dan menempatkan bolus pada posisi persiapan menelan. dan sinyalsinyal dari sini berjalan ke batang otak untuk mencetuskan serangkaian kontraksi otot faringeal secara otomatis. esophagus terbuka.

Anterior Posterior Right Lateral Gambaran .Berikut ini beberapa posisi dan hasil foto untuk pemeriksaan lambung Posisi LPO (Left Posterior Oblique) Supinasi.

Diare kronik 2. Darah di tinja 3. Irritable bowel syndrome . Konstipasi 4.RPO (Right Posterior Oblique) RAO (Right Anterior Oblique) Balik lagi ke barium enema. tumor jinak (seperti polip). Indikasi dari pemakaian barium enema ini adalah: 1. pemeriksaan ini khusus untuk pemeriksaan X-ray colon dengan tujuan untuk mendeteksi adanya ulkus. kanker dan tanda-tanda dari penyakit intestinal.

polip karsinoma dan evaluasi obstruksi kolon. reaksi alergi jarang terjadi. untuk . Barium dapat menyebabkan obstruksi traktus GI. 4. Keuntungannya dari barium enema adalah: 1. 5. Karena barium tidak diserap ke dalam darah. Teratogen untuk wanita hamil Penggunaan dari barium enema double contrast biasanya memiliki indikasi untuk pemeriksaan pada perdarahan rectal yang langsung terjadi atau secara berangsur-angsur. Diduga kehilangan darah.ray dari saluran cerna bawah adallah sebuah prosedur invasive yang minimal dengan kompilikasi yang jarang terjadi . Gambaran X. X-rays biasanya tidak mempunyai efek samping. Pemeriksaan radiologi seperti pada saluran cerna bawah dapat sering menyediakan informasi yang cukup untuk menghindari prosedur yang lebih invasive seperti kolonoskopi . Sedangkan pada penggunaan barium single contrast. Penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan 6. Perubahan pada kebiasaan buang air besar 7. 5. seseorang yang diduga menderita inflammatory bowel disease. Selalu ada sedikit peluang untuk timbulnya kanker dari radiasi 2. colitis atau perdarahan (contohnya pasien mengeluh cuma nyeri atau hanya kembung). Barium bisa bocor melalui sebuah lubang yang tidak terdeteksi di saluran cerna bawah Inflamasi di jaringan sekitar 4. Dosis radiasi efektif dari prosedur ini kira-kira 4 mSv= kira-kira sama dengan rata-rata seseorang menerima dari radiasi 16 bulan (kalo barium swallow dosisnya 2 mSv yg kira2 sama dgn ratarata seseorng menerima radiasi 8 bulan) 3. 2. indikasinya adalah untuk pasien di bawah 40 tahun dengan tanda-tanda abdominal atau gejala yang tidak mengarah ke polip.5. Resiko dari pemakaian barium enema antara lain: 1. Tidak ada radiasi yang bersisa di tubuh pasien setelah pemeriksaan X-ray. pasien yang diduga mengalami diverticulitis. 3. disebut barium Impaction.

Unexplained rectal bleeding or mucous discharge 3. Bisa juga digunakan untuk pasien yang tidak kooperatif. Comparative evaluation of anorectal function before and after medical treatment (biofeedback) or surgery (rectopexy. and ineffective straining at stool) 6. Segera setelah di biopsy Untuk gambar hasil pemeriksaan bisa dilihat di slide … Selanjutnya kita akan membahas tentang defecography atau evacuation proctography. lumpuh. fistula dan lain-lain. Suspected rectal intussusception or prolapse 4. Yang namanya indikasi pasti ada kontraindikasinya.. apendisitis. (nih bahasa kerennya dari defekasi) . such as self-digitation. to obtain rectal evacuation 7. Indikasi dari pemeriksaan ini adalah: 1. post-anal repair) Pada pemeriksaan defecography. long-continued. Diduga perforasi akut (kalo perforasi.usus yang tidak disiapkan tapi pemeriksaannya terbatas untuk memverifikasi atau kecuali obstruksi. Feeling of incomplete evacuation or anal blockage 5. sangat tua atau sangat parah yang tidak dapat mentoleransi atau melakukan maneuver yang dibutuhkan untuk penggunaan double contrast. Obstipation 2. Solitary rectal ulcer 9. cairan barium keluar dari usus) 2. Rectal tenesmus (painful. volvulus. Kolitis akut. Necessity of special maneuvers. seseorang diperiksa sebelum dia e’ek dan sesudah e’ek. fulminate 3. Fecal incontinence or soiling 8. nah untuk penggunaan barium enema smua studi kontraindikasinya adalah: 1.

CYST). INFLAMASI ( TBC . 3.CHRON DISEASE). SMALL BOWEL OBSTRUCTION.Sebelum defekasi (resting time) Di slide dibilang “dengan kontraksi voluntar maksimal dari sfinkter dan otot pelvis (mencengkram)” Nama Penggunaan Kontras study Selama defekasi Kelainan 1. 2. VOLVOLUS 3. TU SPHAGUS 6. 4. REFLUX ESOPHAGITIS 5. PENDESAKAN MASS EXTRINSIC 2. PEPTIC ULCER 5. DIVERTICLE 2. 2.DIVERTICLE) 4. ACHALASIA 3. VARICES 7. TU GASTER Usus Halus 1. 3. GASTRITIS 6. KELAINAN STRUKTUR (HPS. HIATAL HERNIA 4. PENYEMPITAN Esofagus 1. NEOPLASMA. . CONGENITAL (DIVERTICLE. FILLING DEFECT. EXTRINSIC MASS Gastroduodenal 1. ADDIITIONAL DEFECT. PELEBARAN 4.

APPENDIX APPENDICITIS ACUT / APPENDICITIS MASS dan OBSTRUCTIF SMALL BOWL. – HIRSCHPRUNG DISEASE. DIVERTICLE 4. . INTUSSUSSEPTION TARGET SIGN/ DOGNUT SIGN.Kolon 1. GIT Ultrasound relative baik untuk menilai TARGET SIGN /PSUEDO KYDNEY BOWEL PATHOLOGY. Diagnosis ultrasound adalah sebuah tehnik pencitraan yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi.COLON (BENIGN VS MALIGNANT ) Akhirnya sampai juga kita dipembahasan yang terakhir yaitu GIT USG. INFLAMASI COLON: – COLITIS – ULCERATIF COLITIS – CHRON DISEASE – ISCHEMIC COLITIS 3. lebih besar dari 20 kiloHertz (kHz). KELAINAN CONGINETAL – ANORECTAL ANOMALI (ARESIA ) – MICROCOLON. TU. – IDOPATIC MEGACOLON 2.

(Rabiul Priyantono) Referensi: Chen. Untuk gambar-gambar yang lain bisa dilihat di slide ya teman-teman. et al. Basic Radiology second edition.Gambar di atas adalah gambar ultrasound transversal dari kandung empedu yang menunjukkan batu empedu (tanda panah) dengan karakteristik bayangan akustik distal (S) karena gelombang udara tidak bisa menembus batu empedu.M. McGraw Hill Petunjuk membaca foto untuk dokter umum. .. 2011. Michael Y.