You are on page 1of 3

1.

KLORIT
Warna mineral disayatan tipis diantara hijau muda hingga medium, dimana
pleokroismenya yang dimiliki tergolong rendah. Relief yang terlihat tergolong
sedang serta indek bias mineral lebih besar dibandingkan indeks bias balsam.
Nilai nx =1,55-1,57, nb = 1,55-1,67 dan n= 1,55-1,69 dengan tanda optik biaxal,
yang di jelaskan pada 2v = 40derajat 60 derajat. Birengvinger yang di miliki
sebesar 0.0-0,015 sehingga warna interverensinya berkisaran orde pertama dari
warna putih hingga kuning, dengan penampakan anomali interferensi yaitu biru
maupun keungguan. Bentuk termasuk lembaran (sama seperti mika) dan belahan
yang sampurna dengan nilai milers indikat 001 namun di klorit, tidak ada di temui
lembaran sedangkan pemadamnya tergolong miring dengan sudut 9 derajat.
Orientasi yang lenght-slow. Mineral ini biasa terletak pada batuan beku dan
metamorf sebagai hasil alretasi dari mertamorfosa kontak maupun regional juga
alterasi hidrotermal dan dari mineral besi maupun magnesium silikat.

2. PYROXENE
Warna mineral disayatan sejajar coklat muda, dimana pleokroismenya tidak
memiliki. Sistim krisatal pada mineral ini adalah euhedral dan bentuk dalamnya
rhombik. Relief yang terlihat tergolong kuat serta indeks bias yaitu indeks bias
mineral lebih kecil indeks bias balsem kanada. Di nikol bersilang Bias rangkap
yang di miliki sebesar 0,0-0,011 sehingga warna interverensinya berkisaran orde
pertama dari warna coklat muda hingga tua. Pemadamanya tergolong miring 30
derajat . Warna gejala addisi yaitu kenaikan nilai retardansi (warna makin
terang ) dan orientasi length-slow adalah bila indekatriks mineral (miring)
sejajar sumbu c / terpanjang.

3. KUARSA
Warna mineral disayaratn sejajar colorless atau bening, dimana pleokroismenya
tidak memiliki. Sistem kristal pada mineral ini adalah anhedral dan bentuk
dalamnya rhombik. Relief yang terlihat tergolong sedang serta indeks bias yaitu
indeks bias mineral lebih kecil indeks bias balsem kanada. Di niko bersilang warna
menjadi hitam-putih / abu-abu, bias rangkap yang di miliki sebesar 0,0- 0,006
sehingga warna interverensinya berkisaran orde pertama dari warna abu-abu dan
retardansinya 200. Nikol dan kompesator termasuk dalam orde kedua dan
memiliki retardansi 850 dan memiliki bias rangkap -0,029. Orientasi length-fast
yaitu bila indikatrik mineral (mineral) tegak lurus sumbu c/ terpanjang. Pemadan
bergelombang.

Nikol sejajar

4. GLUKONIT

Warna mineral di sayatan sejajar kunng hijau-hijau tua. Dua-paksi kristal (-), Np
= 1,59-1,612, Nm = 1,609-1,643, Ng = 1,61-1,644, pemantulan berganda = 0,02000,0320, 2v (dikira) = 20-24, 2v (diukur) = 0-20 penyebaran r> v. Sistem kristal
pada mineral ini adalah monoclinic. Relief pada mineral ini tergolong rendah serta
indeks bbias yaitu indeks biasnya lebih besar indek bias balsem canada. Bias
rangkap dimiliki 0,020-0,032 sehingga warna yang terinterveransinya berkisaran
orde kedua. Orientasi length-slow adalah bila indekatriks mineral (miring)
sejajar sumbu c / terpanjang.