You are on page 1of 1

GEJALA

Gejala yang muncul pada kulit yaitu berupa perubahan warna, perubahan sensasi (nyeri), dan
suhu permukaan kulit. Kemerahan pada kulit terjadi dengan batas yang tidak jelas dan dengan
area yang terkena bisa luas. Pembengkakan yang terjadi biasanya cepat menyebar, bila terjadi
pada kaki, bengkak dapat terjadi dari telapak kaki kemudian menjalar ke atas. Pembengkakan
yang terjadi tampak mengkilat dan dengan batas yang tidak jelas. Pada daerah yang terkena
dapat dirasakan nyeri dant teraba hangat. Pada daerah luka dapat terbentuk nanah. Selain
gejala lokal pada daerah yang terkan, pasien juga merasakan demam dengan suhu dapat lebih
tinggi dari 380 C, kemudian dapat pula disertai dengan gejala seperti pegal-pegal, merasa
tidak enak badan, nafsu makan berkurang.
Bila tidak diterapi dengan segera, infeksi dapat menyebar ke kelenjar getah bening sehingga
menyebabkan peradangan di kelenjar getah bening itu sendiri (limfadenitis), bahkan dapat
menyebar melalui aliran darah (bakterimia), atau ke jaringan yang lebih dalam. Pada kasus
yang jarang, infeksi Streptococcus dapat menyebar ke lapisan kulit yang lebih dalam terutama
pada lapisan pembungkus otot, sehingga dapat menyebabkan kematian lapisan pembungkus
otot tersebut. Hal tersebut menyebabkan suatu keadaan gawat darurat yang membutuhkan
perawatan di rumah sakit.

PENYEBAB
Penyebab selulitis adalah kelompok–kelompok bakteri yang sering berkembang biak di
daerah luka, seperti Streptococcus, Staphylococcus, Pseudomonas, Bacteriodes, dan lain
sebagainya. Dalam keadaan normal, kulit merupakan benteng perlindungan yang efektif
melawan mikroorganisme yang sebenarnya hidup di permukaan kulit kita. Kulit juga
merupakan benteng pertahanan pertama yang mencegah mikroorganisme masuk ke dalam
tubuh dan berkembang biak. Infeksi bakteri terjadi ketika bakteri berhasil menginvasi
jaringan lunak kulit melalui luka kecil pada permukaan kulit atau melalui suatu kondisi
seperti ulkus pada kaki atau adanya infeksi jamur pada kaki.
Normalnya, sistem kekebalan tubuh dapat membunuh bakteri yang berhasil masuk, namun
pada pasien-pasien dengan risiko tinggi, bakteri lebih mudah masuk dan berkembang biak
dan menyebabkan terjadinya infeksi pada tubuh. Faktor risiko yang dapat menyebabkan
seseorang rentan mengalami selulitis adalah, adanya luka yang terkontaminasi, infeksi jamur
yang berlangsung lama pada kaki, diabetes, ulkus pada kaki, gangguan sirkulasi terutama
pada kaki, gangguan pembuluh darah tepi, penyakit pada hati seperti hepatitis kronis atau
sirosis, obesitas dengan kaki yang membengkak, penyakit kulit seperti psoriasis atau
dermatitis alergi, penyakit infeksi pada kulit seperti cacar air, jerawat yang parah, luka bakar,
infeksi yang berhubungan dengan prosedur pembedahan, infeksi tulang di bawah kulit, dan
gigitan serangga atau binatang.