You are on page 1of 134

Kata Pengantar
Assalamu’alaikum wr. wb.
Salam sejahtera bagi kita semua.
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan
karunia-Nya kita diberi kesehatan dan kesempatan untuk mengikuti pendidikan di
Fakultas Teknik Geologi - Universitas Padjadjaran.
Kami ucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru Tahun Akademik
2014/2015, yang telah berhasil terpilih dan diterima sebagai mahasiswa Fakultas Teknik
Geologi - Universitas Padjadjaran.
Buku Pedoman ini sangat penting untuk dibaca secara cermat oleh seluruh
mahasiswa Fakultas Teknik Geologi - Universitas Padjadjaran sehingga segala hal
berkaitan dengan sistem akademik dapat dipahami secara baik.
Akhir kata, semoga para mahasiswa baru dapat memanfaatkan waktu
sebaik-baiknya untuk belajar di Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran. Melalui
kerja keras, ketekunan, kedisiplinan, keuletan serta ketaatan kepada peraturan yang
berlaku di Fakultas Teknik Geologi, saudara - saudara akan dapat menyelesaikan studi
tepat waktu (8 Semester) dengan hasil yang baik.
Wassalamu’alaikum wr. wb.

Jatinangor, Juni 2014
D e k a n,

Prof. Dr. Ir. Hendarmawan, M.Sc
NIP. 19670118 199601 1 001

i

ii

KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS PADJADJARAN Nomor : /UN6. Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 201/P/1999. 6.Q/KP/2014 Tentang BUKU PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI JENJANG (S1). Undang–Undang nomor 20 tahun 2003. tentang Pengangkatan Rektor Universitas Padjadjaran periode 2011-2015. PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI JENJANG (S2) DAN PROGRAM TEKNIK GEOLOGI JENJANG (S3) FAKULTAS TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS PADJADJARAN TAHUN ANGGARAN 2014 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEKAN FAKULTAS TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS PADJADJARAN Menimbang : a. bahwa dalam rangka pelaksanaan sistem pendidikan. 2. 3. 8. 7. bahwa sehubungan dengan hal tersebut pada butir (a) di atas. 4. Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 116/MPN. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor : 19 tahun 2005. tentang Pemberian Kuasa dan Delegasi Wewenang Pelaksanaan Kegiatan Administrasi Kepegawaian Kepada Pejabat tertentu di Lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. tentang Sistem Pendidikan Nasional. tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Padjadjaran. 5. Mengingat 1. Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 1999. Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 0436/0/1992. b. perlu dibuatkan buku pedoman penyelenggaraan pendidikan Program Studi Teknik Geologi Jenjang (S1). iii . Peraturan Pemerintah nomor 37 tahun 1957. tentang Pendirian Universitas Padjadjaran. tentang Pendidikan Tinggi.A4/KP/2011. tentang Statuta Universitas Padjadjaran. Program Studi Teknik Geologi Jenjang (S2) dan Program Studi Teknik Geologi (S3) pada Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran. perlu diterbitkan Surat Keputusan Dekan. Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 0203/0/1995 jo nomor 282/0/1999. tentan Standar Nasional Pendidikan.

4. 12. Ketentuan ini berlaku untuk tahun akademik 2014/2015.Mengingat : 9. 6. Ir. 196701181996011001 Tembusan : 1.RKT/KP/2011 tanggal 12 Desember 2011. ttd Prof. akan di atur lebih lanjut berdasarkan Keputusan Dekan tersendiri. 14. Pedoman Umum Penyelenggaraan Pendidikan Universitas Padjadjaran tahun akademik 2014/2015 MEMUTUSKAN: Menetapkan : Pertama : Kedua : Ketiga : Keempat Kelima : : KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS PADJADJARAN TENTANG BUKU PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI JENJANG (S1). tentang Penyelengaraan Program Studi Teknik Geologi S-3 Universitas Padjadjaran. tentang perpanjangan izin Program Studi Teknik Geologi Jenjang S-2 Universitas Padjadjaran. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 28/DIKTI/Kep/2002. Mengingat Pula Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 232/U/2000. tentang Penyelengaraan Program Reguler dan Non Reguler di Perguruan Tinggi Negeri. iv . di lingkungan Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran tahun akademik 2014/2015 dalam melaksanakan proses belajar mengajar berdasarkan sistem kredit semester serta merupakan acuan kerja bagi seluruh jajaran civitas akademika dan mahasiswa di lingkungan Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran.. 5. Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Nomor : 6864/D/T/K-N/2011. Buku pedoman tersebut merupakan petunjuk pelaksanaan untuk semua program studi dan semua jenjang program.Sc NIP. Yth. Sekretaris Senat FTG Unpad. Hendarmawan. Para Ketua Program Studi di FTG Unpad. Kabag/ Para Kasubag di FTG Unpad. 11. Juni 2014 D e k a n. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI. Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Nomor 6631/D/T/K-N/2011. Dr. tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa. 10. Nomor : 101/E/O/2011. di FTG – Unpad. 3. Ketentuan lain yang belum cukup diatur dalam buku pedoman dimaksud. Para Ka. Surat Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran nomor 5314/UN6. 2. Lab. Ditetapkan di Jatinangor Pada tanggal. Para Pembantu Dekan FTG Unpad. akan diadakan perbaikan atau perubahan sebagaimana mestinya. PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI JENJANG (S2) DAN PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI (S3) FAKULTAS TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS PADJADJARAN TAHUN AKADEMIK 2014/2015. tentang Pengangkatan Dekan FTG Universitas Padjadjaran Periode 2011/2015. Yth. A r s i p. Yth. Jika dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam keputusan ini. M. tentang perpanjangan izin Program Studi Teknik Geologi Jenjang S-1 Universitas Padjadjaran. Yth. 13. Yth.

.......................... 1................. 2. VISI......2......................... Program Sarjana (S1) Program Studi Teknik Geologi …………………………………... 1.........4...............1.......................… Hal i ii iv viii BAB I SEJARAH FAKULTAS........3.... Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan …………….......................… DAFTAR ISI …………………………………………….............……………... Huruf K (Tidak ada Komponen Penilaian) …………………………………………… c.................................. Mata Kuliah Wajib tiap Profil Lulusan ……………………………………………….....…………… 2......…….. 2................………………………………................ Daftar Mata Kuliah Ahli Muda Geologi Eksplorasi Mineral ………………………… 3.................... 1................... Daftar Mata Kuliah Pilihan Penunjang (MKPP)…………………………………….. Daftar Dosen Pendidik …………………………………………………………………...... Kurikulum Kelas Internasional (Program S1) ………………………………………….......... S2 dan S3) …..................... 2... Daftar Mata Kuliah Program Studi Doktor (S3) Teknik Geologi .2...........…....……......... Nilai Akhir ……………............................ 2.............. Daftar Mata Kuliah Ahli Muda Keteknikan Geologi ……..... 2................................ e.............. Mata Kuliah Wajib Program Studi Magister (S2)...........................……………........2........... Huruf Mutu Akhir Yang Sah ………………………………………………………………...................... b....... Daftar Dosen Program Magister (S2) …………….. c........... Kompetensi Lulusan Program Studi (S1.2.. 2..... Deskripsi Mata Kuliah ……………………....4... Daftar Mata Kuliah Wajib ………………...….........................…………………......................... Visi dan Misi Program Studi ……… .…………......... Daftar Mata Kuliah Ahli Muda Geologi Eksplorasi Energi ………………………… 2..................1..… Deskripsi Mata Kuliah ................... 2..........3......... Mata Kuliah Pilihan …………………….2.1....... Program Doktor (S3) Program Studi Teknik Geologi …………………................ a.1....……………........ Huruf T (Komponen Penilaian Tidak Lengkap) ……………………........ Visi dan Misi Fakultas ……………..................... MISI DAN KOMPETENSI LULUSAN 1..... Daftar Mata Kuliah Ahli Muda Penelitin Bidang Geologi ……..... Mata Kuliah Wajib bagi mahasiswa asal S1 Geologi …......….............................. a..............................1.……………………………………………........ 2. 2.................. Program Magister Program Studi Teknik Geologi (S2) …..................……….. Mata Kuliah Wajib bagi mahasiswa asal S1 Non Teknik Geologi ….………… SURAT KEPUTUSAN DEKAN ………. b.. Deskripsi Mata Kuliah …………………………………………………………………….........2..........................…… 4........…...1...........………………………………………..............……………………... . a.. 23 23 25 26 27 28 30 41 45 47 47 47 48 48 49 50 60 62 62 63 63 64 69 71 71 71 71 73 v ... Daftar Dosen Pendidik ….............. d.3. 2...............3.............1............…........................…...………………………………………………………………....... Daftar Mata Kuliah Wajib Program Sarjana (S1) ......................... 1 1 2 2 2 6 BAB II PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PROGRAM STUDI 2...................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ………………………................... Sejarah Fakultas .......… PIMPINAN FAKULTAS DAN KETUA PROGRAM STUDI …................. 1.. b..............…...............…………........ Visi dan Misi Fakultas dan Program Studi .......2.....1......................

. Geotekni dan Geologi Lingkungan ……… 3...4......... Penelitian ............. Pemutusan Studi ........…….4.. 73 74 75 76 78 78 79 80 80 81 81 81 83 84 84 84 85 85 87 87 89 89 89 90 91 92 92 92 92 92 93 BAB III SARANA DAN PRASARANA 3...........4............4...................................4..................... Tata Tertib Kegiatan Belajar Mengajar ......1.................... b.................... 1....... 2............12.................. Penghentian Studi Untuk Sementara .............................. 2..... Tata Tertib Ujian ..................... Batas Waktu Studi ……………………………………………………………………...... Pemutusan Studi Karena kelalaian Administratif ... Cara Penilaian ………………………………………………………………………….................................... 2................................ Predikat Kelulusan ……………………………………………………………………..... a.... 2................5...........................................………………………………………………..4........ Sanksi Pelanggaran .. 2........ Perbaikan Huruf Mutu pada Semester Antara ……………………………………… 2.................16.........2............................... 2........ 1............................. Pusat Studi Sumberdaya Mineral dan Eksploasi Mineral ………………………................. 2................... Pemutusan Studi Karena kelalaian Mengikuti Kegiatan Belajar-Mengajar .. Tata Tertib …...9.. Pusat Studi Energi ……………………………………………………………… ……… 4.......... Pusat Studi dan Kebencanaan Geologi ………………………………………......................... Laboratorium ………………………………………………………………………………… 95 95 96 97 BAB IV PENELITIAN DAN KERJASAMA 4..15................................ ……… 99 99 99 100 100 100 vi ......11..3........ 3...7.......... c. Indeks Prestasi (IP) ……………………………………………………………………….................5........4................. 2...................................4......... Perbaikan Huruf Mutu ………………………………………………………………… c...................... 2.....4..................10....... Sanksi Akademik Lain ....................13..........4.............................. Evaluasi Hasil Belajar ……………………………………………………………........ a........ Perpustakaan dan Teknologi Informasi …………………………………………………… 3.................................... Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) …………………………………………………………................... .............................4.... Jumlah Huruf Mutu D ……………………………………………………….... Program Magister …………………………………………………………………...................... Program Doktor ……………………………………………………………………................ c..........………… d.......…........ Peringatan Akademik . Fasiltas Bangunan …………………………………………………………………………...... Peringantan Akademik Pada Program Magister ………………………………................ 2.. 2. 2...................... Peringatan Akademik Pada Program Sarjana ……………………………………... Peringantan Akademik Pada Program Doktor … ………………………………… 2..6..... Alih Program studi di lingkungan UNPAD dan Pindah Studi Ke Unpad ................................... Ujian Sidang Sarjana/Magister/Doktor ........................... Pusat Rekayasa Geologi..........Hal 2. 2...... a... Ujian Akhir Semester .....................................................4.......................................... Evaluasi Akhir Hasil Belajar ………....................4........................… 3........4... Hidrogeologi...4............8....14. Ujian Tengah Semester .........3........ 2.................. Program Sarjana …………………………………………………………………… b... Sanksi Lain . b.......... 2. 1..........2.....1........4........................... 2....

Prestasi Fakultas ……………………………………………………………………………....... 5...... Lembaga Kemahasiswaan . 104 109 BAB V PRESTASI FAKULTAS DAN KEMAHASISWAAN 5...5.. 5.......................... 5.......................Struktur Organisasi vii ................................................4.................................. Pengabdian Kepada Masyarakat …………………………………………………………... Kerjasama …………………………………………………………………………………… 4............ Prestasi Kemahasiswaan …………….........1....................... Pola Pengembangan Kemahasiswaan ......... Fasilitas Kegiatan Kemahasiswaan ........................2............... 111 111 111 115 116 117 LAMPIRAN-LAMPIRAN ........2......................................................Hal 4........... 5....3....2................

viii .

Hendarmawan. ST. Vijaya Isnaniawardhani. MT. Ir. Ir.. MT ix . M. Sumberdaya.Sc. dan Kerjasama Wakil Dekan Bidang Perencanaan..Pimpinan Fakultas Dekan Prof.Dr. Dr. Wakil Dekan Bidang Akademik. Kemahasiswaan. dan Tata Kelola Yuyun Yuniardi.

x .

Irvan Sophian. MT. Sc.Si Dr. ST. Budi Muljana. MT Koordinator Program Studi (S2) Teknik Geologi Koordinator Program Studi (S3) Teknik Geologi Dr. MS xi . Ir. ST. H. MSP Koordinator Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Koordinator Kerjasama Ir.Koordinator Program Studi (S1) Teknik Geologi Kepala Pusat Pengembangan Kreativitas dan Kegiatan Mahasiswa Dr.. Emi Sukiyah. M. Winantris. Ir. Undang Mardiana.. Yoga Andriana Sendjaja..Sc R.. Dr... ST. Nana Sulaksana. M. MT Ketua Satuan Penjaminan Mutu Dr.

Pd. 10. M.Kepala Laboratorium 1. 2.. Kepala Sub Bagian Sumberdaya dan Tata Kelola : Drs.Si. Laboratorium Petrologi & Mineralogi : Ir. ST.Si Kepala Sub Bagian Pembelajaran. Laboratorium Geofisika : Ir. Kemahasiswaan dan Data : Ir. M. Kusna Dipayana xii . Ir.Sc.Sc. MSP 5. MT... Sjafrudin. ST. Laboratorium Sedimentologi & Geologi Kuater : Dr. M.. Johanes Hutabarat. S.D. M. Laboratorium Stratigrafi : Ir.. MT Pimpinan Administratif Kepala Bagian Tata Usaha : Aji Sasongko.Si. Mohammad Sapari Dwi Hadian. Zufialdi Zakaria.. Laboratorium Paleontologi : Dr. MT. Laboratorium Geomorfologi dan Penginderaan Jauh : Drs. Laboratorium Geologi Dinamik : Ir. Edy Sunardi. Ismawan. Laboratorium Geologi Teknik : Ir. Laboratorium Geokimia & Geothermal : Dr. MT. M. Ir. Mega Fatimah Rosana. 6. Undang Mardiana. 3. Nurdrajat. 4. 7. Sajid.. A. H. Ph. Lili Fauzielly. MT 8. 9. Laboratorium Geologi Lingkungan dan Hidrogeologi : Dr.

MISI. yaitu Drs.1 Sejarah Fakultas Berdiri pada tahun 1959 sebagai Jurusan Geologi di bawah naungan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam. Sampai kini. Hal ini ditunjukan dengan jumlah mahasiswa dan jumlah lulusan yang meningkat setiap tahunnya. Sejak 12 Desember 2007. Fakultas Teknik Geologi UNPAD telah mendapat kepercayaan dan pengakuan cukup tinggi dari masyarakat. R. Sejak tahun 2011 FTG menyelenggarakan Program Doktor Teknik Geologi sesuai Keputusan Mentri Pendidikan Nasional Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 1 . S. Dr. Tahun 1997 berdasarkan SK Dikti terdapat dua program studi. Universitas Padjadjaran. Sartono. yaitu Dr. dengan pendiri utama: Mayor Jendral (Purn) Prof. Koesmono. VISI. yaitu Program Studi Teknik Geologi dan Program Studi Geologi di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Kegiatan dibina oleh dosen tetap. M. Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran. Kemudian digabungkan kembali menjadi hanya satu program studi yaitu Teknik Geologi. FTG menyelenggarakan pendidikan pascasarjana Program Studi Teknik Geologi (S2) sesuai ijin Ditjen Dikti no.BAB I SEJARAH FAKULTAS. Kegiatan resmi dimulai tanggal 17 Nopember 1959 dengan mahasiswa sejumlah 17 orang. Teknik Geologi memisahkan diri dari Fakultas MIPA dan berubah menjadi Fakultas Teknik Geologi. Moestopo dan Drs. Selain Program Sarjana. 1688/D/T/2009 yang diperpanjang pada tahun 2011. Soeria-Atmadja dan Drs. Drs. Asikin. adalah suatu lembaga pendidikan tinggi yang mencurahkan pada pembelajaran dan pengembangan ilmu geologi yang berorientasi kepada terciptanya pola link & match (keserasian dan kesepadanan). Koesmono dan tiga orang dosen luar biasa. S. TUJUAN DAN KOMPETENSI LULUSAN 1.

3.  FTG menjadi pusat informasi geologi (khususnya Jawa Barat dan Banten) dan mempunyai peranan dalam wujud PKM dirasakan langsung masyarakat. mineral dan keteknikan geologi. Mengaplikasikan ilmu pengetahuan teknologi geologi yang dapat Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 2 .  FTG menjadi penyelenggara riset kebumian yang berorientasi sains (konseptual geologi) dan pengembangan aplikasi ilmu pengetahuan teknologi geologi untuk kepentingan pembangunan. Misi  FTG menjadi penyelenggara pendidikan bidang geologi yang dapat meluluskan para geologist handal dan berkarakter serta mampu berkompetisi (kompetensi geologi lapangan yang unggul). Meyelenggarakan pendidikan bidang geologi yang dapat meluluskan sarjana geologi handal dan berkarakter serta mampu berkompetensi (kompetensi geologi lapangan yang unggul). Visi Menjadi institusi pendidikan geologi yang mampu merespon dan melakukan penyesuaian dalam persaingan global sehingga mampu mendorong pengembangan sumberdaya geologi Indonesia yang berorientasi kepada pemuliaan lingkungan dan senantiasa mengupayakan pengembangan internasionalisasi institusi.2. Visi. Visi FTG menjadi institusi pendidikan geologi yang mampu merespon persaingan global atau internasionalisasi lembaga FTG.no. pemerintah dan stakeholder terkait. Visi dan Misi Program Studi Visi dan Misi Program Sarjana (S1) a. Misi Fakultas dan Program Studi 1. 2. Menyelenggarakan penelitian yang berorientasi sains (konseptual geologi) dan pengembangan aplikasi ilmu pengetahuan teknologi geologi untuk kepentingan pembangunan nasional sektor energi. Misi 1. 2. b. 101/E/O/2011. b. Visi dan Misi Fakultas a. Pengelolaan program magister dan doktor dalam bidang yang berkaitan dengan geologi sebelumnya dilaksanakan oleh Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran. 1.

2. penguasaan dan pengaplikasian konsep dasar teknologi didukung oleh penguasaan piranti lunak serta bermoral dan etika baik. Menyelenggarakan pendidikan Magister dengan selalu memperhatikan mutu dan penyesuaian terhadap kemajuan ilmu dan teknologi serta kebutuhan industri sumberdaya energi dan mineral. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 3 .memberikan sumbangan nyata dan dirasakan langsung masyarakat. serta mitigasi bencana geologi. melalui penguasaan ilmu dan teknologi yang berorientasi kepada pemuliaan hukum dan lingkungan. Visi Menghasilkan Magister Teknik Geologi yang mampu mengelola kegiatan eksplorasi sumber daya dan kendala geologi dalam merespon kebutuhan masyarakat dan industri sehingga mampu bersaing dalam lingkup global. Menghasilkan produk penelitian yang berorientasi sains dan teknologi geologi serta pengabdiaan yang dapat langsung dirasakan masyarakat. pengelolaan lingkungan dan kewilayahan. 3. pemerintah dan stakeholder terkait. ahli muda keteknikan geologi dan peneliti muda geologi yang dikenal luas masyarakat nasional dan internasional (khususnya Asean) yang dapat diakses secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia. Misi 1. pemerintah dan pelaku stakeholder terkait. Visi dan Misi Program Magister (S2) a. Tujuan 1. 2. Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam pemetaan geologi. b. c. Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan berbagai metode agar dapat berkontribusi pada kemajuan ilmu dan teknologi yang berkaitan dengan pengelolaan potensi dan kendala geologi yang berwawasan lingkungan. ahli muda geologi eksplorasi mineral. Menghasilkan ahli muda geologi eksplorasi energi. Mengaplikasikan hasil penelitian agar dapat memberikan sumbangan nyata dalam merespon kebutuhan masyarakat dan industri. 3.

menuju pemanfaatan yang berkesinambungan. c. lingkungan. Visi Menghasilkan Doktor Teknik Geologi yang mampu melakukan dan mengelola penelitian untuk mengembangkan ilmu geologi (geosains) dalam merespon tuntutan jaman sehingga mempunyai daya saing yang kuat baik secara global.khususnya bidang pertambangan mineral dan energi. lingkungan fisik. serta mitigasi bencana geologi. regional maupun nasional. kewilayahan. Menghasilkan lulusan yang mampu berperan aktif dalam kegiatan eksplorasi energi dan mineral. 3. b. 2. serta memberikan kontribusi kepada pembangunan yang berwawasan pemuliaan hukum dan lingkungan dengan prinsip kesinambungan. Tujuan 1. disain pengembangan wilayah pertambangan-industri-kota. Visi dan Misi Program Doktor (S3) a. Menyelenggarakan pendidikan Doktor dengan selalu memperhatikan mutu dan penyesuaian terhadap kemajuan ilmu dan teknologi serta kebutuhan industri sumberdaya mineral dan energi serta pengembangan kewilayahan dengan tetap berorientasi kepada pemuliaan lingkungan. mineral. melalui penguasaan analisis dan metodologi dengan selalu berorientasi kepada pemuliaan lingkungan. Misi 1. Mengembangkan diri dalam kerangka metode pendidikan dan pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan zaman sehingga mampu berkontribusi dalam pengembangan keahlian di bidang pengelolaan sumber daya energi. serta mitigasi bencana geologi dengan berlandaskan kepada penguasaan konsep ilmu dan teknologi. 2. dan mitigasi bencana geologi. Menghasilkan lulusan yang dapat menjadi pilar dan rujukan bagi pengembangan kinerja profesional di lingkungan masing-masing. Melakukan penelitian dan pengembangan berbagai metode agar dapat berkontribusi pada kemajuan ilmu dan teknologi serta Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 4 . pengelolaan lingkungan dan kewilayahan.

baik untuk pengembangan ilmu maupun untuk kepentingan industri dan masyarakat dalam bidang pengembangan mineral dan energi serta pengembangan kewilayahan. 3. Menghasilkan para lulusan yang dapat menjadi pilar dan rujukan bagi pengembangan kinerja profesional di lingkungan masingmasing dan memberikan kontribusi kepada pembangunan yang berwawasan pemuliaan lingkungan dengan prinsip kesinambungan. dan aktual dengan cara penelitian atau penyelenggaraan penelitian melalui ilmu dan metodologi untuk pemanfaatan kekayaan alam mineral dan energi serta pengembangan kewilayahan. mitigasi bencana alam geologi dan pengembangan kewilayahan menuju pemanfaatan yang berkesinambungan. Mengaplikasikan hasil penelitian agar dapat memberikan sumbangan nyata dalam merespon kebutuhan masyarakat dan dunia industri khususnya bidang pertambangan mineral dan energi. Tujuan 1. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 5 . rekayasa dan kewilayahan. 4. Mengembangkan diri dalam metode pendidikan dan pembelajaran sesuai dengan tuntutan jaman sehingga mampu berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di bidang geologi energi. 2. Menghasilkan para lulusan yang mampu melaksanakan dan menyelenggarakan penelitian dalam bidang ilmu teknik geologi dengan berlandaskan kepada penguasaan atas teori-teori yang selalu dimutakhirkan dengan pendekatan metode serta kaidah ilmiah yang absah (valid). 3.memenuhi tuntutan dan kebutuhan. Menghasilkan para lulusan yang mampu mengembangkan ilmu dan memecahkan permasalahan secara konseptual dan menemukan hal-hal baru (something new). c. mineral. original.

12/2012 dan KKNI Perpres no. 3. 2. Ahli Muda Geologi Eksplorasi Energi Ahli Muda Geologi Eksplorasi Mineral Ahli Muda Keteknikan Geologi Peneliti Muda Bidang Geologi Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 6 . S2 dan S3) a.8/2012).1. 4.3 Kompetensi Lulusan Program (S1. Profil Lulusan Program Sarjana (S1) Profil lulusan Program Studi Teknik Geologi mengacu pada kurikulum pendidikan tinggi (KPT) Tahun 2012 (UUPT no. Profil lulusan Program Studi Teknik Geologi S1 terdiri atas : 1.

2. Mampu mengembangkan diri. pengelolaan dan pengembangan sumberdaya energi 2. bertanggungjawab. memiliki semangat kemandirian. 3 . dan etika 1. Berperan sebagai warga negara yang cinta tanah air. tekun. Mampu melakukan pemetaan geologi dan menyajikannya dalam peta geologi dan peta tematik untuk kebutuhan perencanaan. Berperilaku menjunjung tinggi nilai-nilai agama. bersikap kreatif. Sikap dan Tata Nilai Kewenangan dan Tanggungjawab Mampu melaksanakan eksplorasi sumberdaya energi yang berwawasan lingkungan Mampu menjelaskan kondisi geologi suatu wilayah dalam kaitannya dengan potensi sumberdaya energi Mampu menjelaskan tahapan eksplorasi sumberdaya energi 1. pantang menyerah. cermat. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan Mampu menyebutkan /identifikasi perundangundangan yang berkaitan dengan sumberdaya energi 3. 2 . moral.Capaian Pembelajaran Profil Lulusan Ahli Muda Geologi Eksplorasi Energi Kemampuan Kerja Penguasaan Pengetahuan 1 . Mampu menerapkan konsep dan teknologi eksplorasi sumberdaya energi 3. memiliki nasionalisme dan menghargai keanekaragaman budaya dan pendapat 3. percaya diri. penuh inovasi. kejuangan dan kewirausahaan 2. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 7 . Mampu mengaplikasikan konsep dasar geologi dalam eksplorasi sumberdaya energi 1.

berbangsa dan bernegara 5 . Mampu membuat dan mempresentasikan laporan geologi dalam forum resmi 5.Capaian Pembelajaran Profil Lulusan Kemampuan Kerja Penguasaan Pengetahuan Sikap dan Tata Nilai 4 . Taat hukum dan disiplin Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Kewenangan dan Tanggungjawab 8 . Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat. Mampu mengoperasikan berbagai piranti lunak yang berkaitan dengan geologi 4.

Mampu mengaplikasikan konsep dasar geologi dalam eksplorasi sumberdaya mineral 1. pengelolaan dan pengembangan sumberdaya mineral 2. Mampu melakukan pemetaan geologi dan menyajikannya dalam peta geologi dan peta tematik untuk kebutuhan perencanaan. penuh inovasi. Berperilaku menjunjung tinggi nilai-nilai agama.Capaian Pembelajaran Profil Lulusan Ahli Muda Geologi Eksplorasi Mineral Kemampuan Kerja Penguasaan Pengetahuan 1. tekun. 3. bersikap kreatif. kejuangan dan kewirausahaan Berperan sebagai warga negara yang cinta tanah air. pantang menyerah. 2. 2. memiliki semangat kemandirian. Mampu menerapkan konsep-konsep dasar dan tahapan eksplorasi sumberdaya mineral Mampu menjelaskan kondisi geologi suatu wilayah dalam kaitannya dengan potensi sumberdaya mineral Mampu menyebutkan /identifikasi perundang-undangan yang berkaitan dengan sumberdaya mineral Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Sikap dan Tata Nilai Kewenangan dan Tanggungjawab Mampu melaksanakan eksplorasi sumberdaya mineral yang berwawasan lingkungan 1. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan 3. dan etika 1. memiliki nasionalisme dan menghargai keanekaragaman budaya dan 2. percaya diri. 9 . moral. bertanggungjawab. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri 3. Mampu mengembangkan diri. cermat.

Mampu menerapkan metode eksplorasi sumberdaya mineral 4. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat.Capaian Pembelajaran Profil Lulusan Kemampuan Kerja Penguasaan Pengetahuan Sikap dan Tata Nilai Kewenangan dan Tanggungjawab pendapat 4. Mampu mengoperasikan berbagai piranti lunak yang berkaitan dengan eksplorasi sumberdaya mineral Mampu membuat dan mempresentasikan laporan geologi dalam forum resmi 5. berbangsa dan bernegara Taat hukum dan disiplin 10 . 6. 5.

2. bertanggungjawab. kebencanaan geologi dan perencanaan wilayah Mampu melakukan pemetaan geologi dan menyajikannya dalam peta geologi dan peta tematik untuk kebutuhan perencanaan. bersikap kreatif. Kewenangan dan Tanggungjawab Mampu melaksanakan penelitian bidang hidrogeologi. kejuangan dan kewirausahaan 2. Berperilaku menjunjung tinggi nilai-nilai agama. kebencanaan geologi dan perencanaan wilayah Penguasaan Pengetahuan 1. geologi teknik. dan etika 1. kebencanaan geologi. geologi teknik. moral. Mampu mengembangkan diri. geologi teknik. percaya diri. dan perencanaan wilayah Mampu menyebutkan /identifikasi perundang-undangan yang berkaitan dengan bidang hidrogeologi. memiliki semangat kemandirian. pantang menyerah. Mampu menjelaskan kondisi geologi suatu wilayah dalam kaitannya dengan potensi dan kendala bidang hidrogeologi. kebencanaan geologi dan perencanaan wilayah Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Sikap dan Tata Nilai 1. tekun. geologi teknik. 2. kebencanaan geologi.Capaian Pembelajaran Profil Lulusan Ahli Muda Keteknikan Geologi Kemampuan Kerja 1. Mampu mengaplikasikan konsep dasar geologi dalam bidang hidrogeologi. cermat. pengelolaan dan pengembangan bidang hidrogeologi. dan perencanaan wilayah yang berwawasan lingkungan Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan 11 . 2. penuh inovasi. geologi teknik.

Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat. 5.Capaian Pembelajaran Profil Lulusan Kemampuan Kerja 3. Kewenangan dan Tanggungjawab Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri 12 . 4. 3. Penguasaan Pengetahuan Mampu menerapkan konsep dan teknologi bidang hidrogeologi. berbangsa dan bernegara Taat hukum dan disiplin 5. kebencanaan geologi dan perencanaan wilayah Mampu mengoperasikan berbagai piranti lunak yang berkaitan dengan bidang hidrogeologi Mampu membuat dan mempresentasikan laporan geologi dalam forum resmi Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Sikap dan Tata Nilai 3. geologi teknik. memiliki nasionalisme dan menghargai keanekaragaman budaya dan pendapat 4. Berperan sebagai warga negara yang cinta tanah air.

cermat.Capaian Pembelajaran Profil Lulusan Peneliti Muda Bidang Geologi Kemampuan Kerja 1. mineral. Mampu mengaplikasikan konsep dasar geologi dalam penelitian geologi di bidang sumberdaya energi. percaya diri. Mampu mengembangkan diri. moral. bertanggungjawab. 2. Berperilaku menjunjung tinggi nilai-nilai agama. dan etika 2. Mampu menjelaskan kondisi geologi suatu wilayah dalam kaitannya dengan potensi sumberdaya energi. keteknikan geologi dan lainnya Mampu melakukan pemetaan geologi dan menyajikannya dalam peta geologi dan peta tematik untuk kebutuhan eksplorasi sumberdaya energi. memiliki semangat kemandirian. tekun. mineral. pantang menyerah. penuh inovasi. keteknikan geologi dan lainnya Penguasaan Pengetahuan Sikap dan Tata Nilai 1. bersikap kreatif. Kewenangan dan Tanggungjawab Mampu melaksanakan penelitian bidang geologi yang berwawasan lingkungan Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan 13 . keteknikan geologi. serta kendalanya 1. kejuangan dan kewirausahaan Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 1. mineral. Mampu menyebutkan /identifikasi perundang-undangan yang berkaitan dengan ilmu kebumian 2.

berbangsa dan bernegara Kewenangan dan Tanggungjawab Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri b. Ahli geologi mitigasi dan bencana Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 14 . 4. Ahli geologi lingkungan (rekayasa geologi) 4. Mampu mengaplikasikan ilmu geologi dalam bidang ilmu lain 3. Ahli geologi eksplorasi energi 2. memiliki nasionalisme dan menghargai keanekaragaman budaya dan pendapat Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat. Berperan sebagai warga negara yang cinta tanah air. Ahli geologi pengembangan kewilayahan pertambangan 5. Kualifikasi dan Kompetensi Lulusan Program Magister (S2) Profil lulusan program Magister terdiri atas : 1.Capaian Pembelajaran Profil Lulusan Kemampuan Kerja Penguasaan Pengetahuan Sikap dan Tata Nilai 3. Mampu membuat dan mempresentasikan laporan geologi dalam forum resmi 4. Ahli geologi eksplorasi mineral 3.

pantang menyerah. Mampu mempresentasikan laporan eksplorasi dalam forum resmi Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Kompetensi Lainnya (C) Ciri khas perguruan tinggi 1. pengelolaan dan pengem-bangan sumberdaya energi 3. bertanggungjawab dan percaya diri 3. Mampu mendesain kegiatan eksplorasi sumberdaya energi Kompetensi Pendukung (B) Mendukung dan memperkuat kompetensi program studi 1. agama dan etika 2. tekun. Mampu memonitor penggunaan berbagai piranti lunak yang berkaitan dengan eksplorasi sumberdaya energi 3. Mampu mengembangkan diri. Mampu menilai kondisi geologi suatu wilayah dalam kaitannya dengan potensi sumberdaya energi 4. Mampu melaksanakan dan menilai kegiatan eksplorasi sumberdaya energi yang berwawasan lingkungan 15 .Berikut ini adalah uraian dari setiap profil lulusan : Profil Lulusan 1. Mampu menilai perundangundangan yang berkaitan dengan sumberdaya energi 2. cermat. Mampu mengevaluasi peta geologi dan peta tematik untuk kebutuhan perencana-an. penuh inovasi. Mampu mengaplikasikan konsep geologi dalam eksplorasi sumberdaya energi 2. bersikap kreatif. Mampu menerapkan konsep dan teknologi eksplorasi sumberdaya energi 5. Ahli Geologi Eksplorasi Energi Kompetensi Utama (A) Penciri lulusan 1. Berperilaku menjunjung tinggi nilai-nilai moral.

Geologi Teknik. Mampu melaksanakan Penelitian/pekerjaan bidang Hidrogeologi. Kebencanaan Geologi dan Perencanaan Wilayah 3. tekun. piranti lunak yang berkaitan pengelolaan dan pengembangan dengan eksplorasi sumber-daya sumberdaya mineral mineral 3. bertanggungjawab dan percaya diri Mampu melaksanakan eksplorasi sumberdaya mineral yang berwawasan lingkungan 16 . Mampu melakukan pemetaan geologi dan menyajikannya dalam peta geologi dan peta tematik untuk kebutuhan perencanaan. Mampu mengaplikasikan konsep 1. Berperilaku menjunjung tinggi nilai-nilai moral. Kebencanaan Geologi dan Perencanaan Wilayah 2. Mampu menyebutkan geologi dalam eksplorasi perundang-undangan yang sumberdaya mineral berkaitan dengan sumberdaya 2. pengelolaan dan pengembangan bidang Hidrogeologi. bersikap kreatif. Mampu mengevaluasi peta mineral geologi dan peta tematik untuk 2. pantang menyerah. agama dan etika Mampu mengembangkan diri. Ahli Geologi Rekayasa 1.2. Mampu menerapkan konsep dan teknologi eksplorasi sumberdaya mineral 5. Mampu menjelaskan kondisi 3. cermat. penuh inovasi. bersikap kreatif. 3. Mampu mengembangkan diri. Mampu menjelaskan tahapan eksplorasi sumberdaya mineral 1. Geologi Teknik. Mampu menyebutkan perundang-undangan yang berkaitan dengan bidang Hidrogeologi. Kebencanaan Geologi dan 1. penuh inovasi. Mampu mempresentasikan geologi suatu wilayah dalam laporan eksplorasi dalam forum kaitannya dengan potensi resmi sumberdaya mineral 4. Ahli Geologi Eksplorasi Mineral 3. Kebencanaan Geologi dan 1. Mampu mengaplikasikan konsep dasar geologi dalam bidang Hidrogeologi. Mampu mengoperasikan berbagai piranti lunak yang berkaitan dengan bidang Hidrogeologi. Kebencanaan Geologi dan Perencanaan Wilayah 2. cermat. agama dan etika 2. pantang menyerah. Geologi Teknik. Geologi Teknik. tekun. Mampu menjelaskan berbagai kebutuhan perencanaan. bertanggungjawab dan percaya diri 3. Geologi Teknik. Berperilaku menjunjung tinggi nilai-nilai moral. 1. Mampu membuat dan Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 2.

2. Kebencanaan Geologi dan Perencanaan Wilayah 4. 3. bertanggungjawab dan percaya diri 3. cermat. tekun.Perencanaan Wilayah 3. 2. Mampu melaksanakan penelitian / pekerjaan geologi yang berwawasan lingkungan 17 . Mampu menerapkan konsep dan teknologi bidang Hidrogeologi. Geologi Teknik. Mampu menjelaskan kondisi geologi suatu wilayah dalam kaitannya dengan potensi dan kendala bidang Hidrogeologi. 3. Geologi Teknik. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Mampu menyebutkan perundang-undangan yang berkaitan dengan ilmu kebumian dan penataan ruang Mampu memonitor tim untuk mengoperasikan berbagai piranti lunak yang berkaitan dengan ilmu kebumian Mampu membuat dan mempresentasikan hasil penelitian /pekerjaan dalam forum resmi Perencanaan Wilayah yang berwawasan lingkungan 1. Ahli geologi pengembangan wilayah pertambanganindustri-kota 1. Kebencanaan Geologi dan Perencanaan Wilayah dalam forum resmi 1. penuh inovasi. Mampu mengaplikasikan konsep dasar geologi dalam penelitian/observasi geologi Mampu mengevaluasi peta geologi dan menyajikannya dalam peta-peta tematik Mampu menjelaskan kondisi geologi suatu wilayah Mampu mengaplikasikan ilmu geologi dalam bidang ilmu lain mempresentasikan laporan penelitian / pekerjaan bidang Hidrogeologi. Mampu mengembangkan diri. agama dan etika 2. 4. Geologi Teknik. Berperilaku menjunjung tinggi nilai-nilai moral. pantang menyerah. bersikap kreatif. Kebencanaan Geologi dan Perencanaan Wilayah 4.

bersikap kreatif. pantang menyerah.5. Ahli geologi mitigasi bencana 1. Mampu mengaplikasikan ilmu geologi dalam bidang ilmu lain 1. Mampu memonitor tim untuk mengoperasikan berbagai piranti lunak yang berkaitan dengan ilmu kebumian 3. cermat. Mampu menyebutkan perundangundangan yang berkaitan dengan ilmu kebumian dan kebencanaan 2. Mampu mengembangkan diri. Mampu mengaplikasikan konsep geologi dalam penelitian / observasi geologi terkait dengan kebencanaan 2. agama dan etika 2. Mampu melaksanakan penelitian / pekerjaan geologi yang berwawasan lingkungan 18 . Mampu menjelaskan kondisi geologi suatu wilayah yang rentan ancaman geologi 4. bertanggungjawab dan percaya diri 3. tekun. penuh inovasi. Berperilaku menjunjung tinggi nilai-nilai moral. Mampu mengevaluasi peta geologi dan menyajikannya dalam peta-peta tematik 3. Mampu membuat dan mempresentasikan hasil penelitian / pekerjaan dalam forum resmi Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 1.

Peneliti Utama Geologi Energi 2.C. Peneliti Utama Rekayasa dan Kewilayahan Berikut ini adalah uraian dari setap profil lulusan Program Doktor (S3) Teknik Geologi. Kompetensi Lulusan Program Doktor (S3) Teknik Geologi: Profil lulusan Program Doktor (S3) Teknik Geologi. Peneliti Utama Geologi Mineral 3. yaitu : 1. yaitu : Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 19 .

Mampu memahami arah perkembangan ilmu Geologi Energi secara mendunia (global) dalam pola pikir holistik dan sistemik Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Kompetensi Lainnya (C) Ciri Khas Perguruan Tinggi 1. sehingga menghasilkan sesuatu kebaruan dan orisinal (Something new and original) 3. Mampu mengembangkan diri secara berkelanjutan dengan sikap kreatif. Mampu mendesain rencana penelitian dalam bidang Geologi Energi dengan metode Ilmiah (scientific proces) berbasis pendekatan kualitatif dan kuantitatif 2. Berperilaku menjunjung tinggi norma nilai moral dan agama dalam mencari kebenaran ilmu 2.Profil Lulusan 1. pantang menyerah. Mampu mengaplikasikan hasil penelitiannya dalam pembangunan bidang Geologi Energi untuk pengembangan Ilmu maupun pembangunan berwawasan lingkungan 5. Mampu mendayagunakan berbagai data dan informasi yang akurat dan handal di bidang Geologi Energi dalam melaksanakan proses penelitiannya 2. bertanggung jawab 3. inovatif. tekun. Mampu mengkomunikasikan hasil penelitian Geologi Energi dalam forum ilmiah nasional. baik lisan maupun tertulis 4. Mampu menghasilkan temuan baru dan original atau karya ilmiah di bidang Geologi Energi yang berpotensi mendapat HaKi Kompetensi Pendukung (B) Mendukung dan Memperkuat Kompetensi Program Studi 1. Mampu melaksanakan Proses penelitian untuk menemukan (invention) dan memecahkan berbagai permasalahan serta fenomena Geologi Energi . Mampu mengkordinasikan sumberdaya manusia Peneliti dan Sumberdaya Pendanaan seoptimal mungkin dalam rangka pelaksanaan penelitian di bidang Geologi Energi 3. percaya diri. regional dan global. Peneliti Utama Geologi Energi Kompetensi Utama (A) Penciri Lulusan 1. Mampu melaksanakan penelitian Geologi Energi dengan landasan yang berpihak kepada pembangunan berwawasan lingkungan serta memuliakan hukum 20 .

Mampu mengembangkan diri menjadi Peneliti Utama yang unggul secara berkelanjutan dengan sikap kreatif. Mampu mendayagunakan berbagai data dan informasi yang akurat dan handal di bidang Geologi Mineral dalam melaksanakan proses penelitiannya 2. sehingga menghasilkan sesuatu kebaruan dan orisinal (Something new and original) 3. inovatif. Mampu memahami arah perkembangan ilmu Geologi Mineral secara mendunia (global) dalam pola pikir holistik dan sistemik Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Kompetensi Lainnya (C) Ciri Khas Perguruan Tinggi 1. Mampu mengkomunikasikan hasil penelitian Geologi Mineral dalam forum ilmiah nasional. nilai moral dan agama dalam mencari kebenaran ilmu 2. pantang menyerah. regional dan global. Mampu mengkordinasikan sumberdaya manusia Peneliti dan Sumberdaya Pendanaan seoptimal mungkin dalam rangka pelaksanaan penelitian di bidang Geologi Mineral 3. Mampu mengaplikasikan hasil penelitiannya dalam pembangunan bidang Geologi Mineral untuk pengembangan Ilmu maupun pembangunan berwawasan lingkungan 5.Profil Lulusan 2. percaya diri. Mampu melaksanakan Proses penelitian untuk menemukan (invention) dan memecahkan berbagai permasalahan serta fenomena Geologi Mineral . baik lisan maupun tertulis 4. Berperilaku menjunjung tinggi norma. tekun. Mampu mendesain rencana penelitian dalam bidang Geologi Mineral dengan metode Ilmiah (scientific proces) berbasis pendekatan kualitatif dan kuantitatif 2. bertanggung jawab. 3. Mampu melaksanakan penelitian Geologi Mineral dengan landasan yang berpihak kepada pembangunan berwawasan lingkungan serta bina mulia hukum 21 . Mampu menghasilkan temuan baru yang original atau karya ilmiah di bidang Geologi Mineral yang berpotensi mendapat HaKi Kompetensi Pendukung (B) Mendukung dan Memperkuat Kompetensi Program Studi 1. Peneliti Utama Geologi Mineral Kompetensi Utama (A) Penciri Lulusan 1.

Profil Lulusan 3. Berperilaku menjunjung tinggi norma nilai moral dan agama dalam mencari kebenaran ilmu 2. Mampu mendesain rencana penelitian dalam bidang Geologi Rekayasa (Geohidrologi. Mampu melaksanakan penelitian Geologi Rekayasa dengan landasan yang berpihak kepada pembangunan berwawasan lingkungan serta bina mulia hukum 2. Peneliti Utama Geologi Rekayasa dan Kewilayahan Kompetensi Utama (A) Penciri Lulusan 1. sehingga menghasilkan sesuatu kebaruan dan orisinal (Something new and original). percaya diri. pantang menyerah. Mampu menghasilkan temuan baru dan original atau karya ilmiah di bidang Geologi Rekayasa yang berpotensi mendapat HaKi Kompetensi Pendukung (B) Mendukung dan Memperkuat Kompetensi Program Studi 1. geologi teknik dan pengembangan wilayah) dengan metode Ilmiah (scientific proces) berbasis pendekatan kualitatif dan kuantitatif 2. Mampu mengembangkan diri menjadi Peneliti Utama yang unggul secara berkelanjutan dengan sikap kreatif. Mampu mengkomunikasikan hasil penelitian Geologi Rekayasa dalam forum ilmiah baik lisan maupun tertulis 4. kebencanaan Geologi. inovatif. Mampu memahami arah perkembangan ilmu Geologi Rekayasa secara mendunia (global) dalam pola pikir holistik dan sistemik Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 22 . Mampu mendayagunakan berbagai data dan informasi yang akurat dan handal di bidang Geologi Rekayasa dalam melaksanakan proses penelitiannya Kompetensi Lainnya (C) Ciri Khas Perguruan Tinggi 1. Mampu mengkordinasikan Sumberdaya manusia Peneliti dan Sumberdaya Pendanaan seoptimal mungkin dalam rangka pelaksanaan penelitian di bidang Geologi Rekayasa 3. tekun. 3. Mampu mengaplikasikan hasil penelitiannya dalam pembangunan bidang Geologi Rekayasa untuk pengembangan Ilmu maupun pembangunan berkelanjutan 5. Mampu melaksanakan proses penelitian untuk menemukan (invention) dan memecahkan berbagai permasalahan serta fenomena Geologi Rekayasa . bertanggung jawab. 3.

116 D10C.106 D10B. Program Sarjana (S1) Program Studi Teknik Geologi Program Sarjana Teknik Geologi diselenggarakan dalam kelas : 1.201 Q10A. 2. Kelas Kerjasaman dan 3.111 UNX10. Kelas Internasional.BAB II PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PROGRAM STUDI 2.1 Daftar Mata Kuliah Program Studi S1 Teknik Geologi Daftar matakuliah wajib pada Program Studi S1 Teknik Geologi Semester I No Sandi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Q10A.102 Nama Mata Kuliah Geologi Dasar Geomorfologi & Pengindraan Jauh Mineralogi Matematika I Kimia Dasar Praktikum Kimia Dasar Fisika Dasar Praktikum Fisika Dasar Ilmu Budaya Dasar Pendidikan Agama Jumlah Bobot SKS 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) 2 (2-0) 2 (2-0) 1 (0-1) 2 (2-0) 1 (0-1) 2 (2-0) 2 (2-0) 21 Semester II No Sandi 1 2 3 Q10A.202 Q10A.105 Q10A. 2.104 Q10A.101 D10B. Kelas Reguler.1.1.106 Nama Mata Kuliah Petrologi Sedimentologi Paleontologi Bobot SKS 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 23 .101 D10C.106 UNX10.203 D10A.

103 Nama Mata Kuliah Analisis Geomorfologi Matematika II Bahasa Indonesia Geokimia Dasar Kartografi dan Ilmu Ukur tanah Jumlah Bobot SKS 3 (1-2) 2 (2-0) 2 (2-0) 3 (2-1) 2 (1-1) 21 Semester III No Sandi 1 2 3 4 5 6 7 8 Q10A.111 Nama Mata Kuliah Petrografi Mikropaleontologi Prinsip Stratigrafi Geologi Struktur Geologi Sejarah Gambar Teknik Q10A.216 Geofisika 3 Analisis Stratigrafi 4 Analisis Geologi Struktur 5 Analisis Batuan 6 Pemrosesan Data 7 UNX10.114 Pemetaan Geologi Pendahuluan 2 Q10A.207 Q10A.205 Bahasa Inggris (I) Jumlah Bobot SKS 3 (1-2) 3 (2-1) 3 (1-2) 3 (1-2) 3 (1-2) 3 (1-2) 1 (1-0) 19 Daftar Mata Kuliah Berdasarkan Profil Lulusan dimulai pada Semester 5 sampai dengan semester 8.206 Metode Pemetaan Geologi Pelaporan Geologi Jumlah Bobot SKS 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) 2 (2-0) 2 (0-2) 3 (1-2) 2 (2-0) 21 Semester IV No Sandi Nama Mata Kuliah 1 Q10A.No 4 5 6 7 8 Sandi D10A.210 Q10A.204 Q10A.202 UNX10.208 Q10A.103 Q10A.205 Q10A. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 24 .

211 Q10A.101 Pendidikan Pancasila Q10A. AHLI MUDA GEOLOGI EKSPLORASI ENERGI Semester V No Sandi 1 2 3 4 5 6 7 Q10A.215 Q10A.1.112 Q10A.212 Nama Mata Kuliah Evolusi Geologi Hidrogeologi Geologi Minyak dan Gas Bumi Geologi Batubara Geologi Panas Bumi Geologi Kelautan Geologi Teknik Jumlah Bobot SKS 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) 2 (2-0) 3 (2-1) 20 Semester VI No 1 2 3 4 5 6 7 8 Sandi Nama Mata Kuliah Suksesi Vulkanik Q10A.217 Pemetaan Geologi Lanjut UNX10.213 Q10A.006 KKNM Q10A.204 Pendidikan Kewarganegaraan Pemodelan Geologi Energi UNX10.119 Geologi Lingkungan UNX10.122 Analisis Cekungan Eksplorasi Migas Eksplorasi Batubara Eksplorasi Panas Bumi UNX10.205 Bahasa Inggris (II) Jumlah Bobot SKS 3 (2-1) 3 (2-1) 2 (1-1) 2 (1-1) 2 (1-1) 3 (0-3) 3 (2-1) 1 (0-1) 19 Semester VII No 1 2 3 4 5 6 Sandi Nama Mata Kuliah Regulasi ESDM Q10A.108 Filsafat Ilmu Jumlah Bobot SKS 2 (2-0) 4 (1-3) 2 (2-0) 3 (1-2) 2 (2-0) 2 (2-0) 15 Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 25 .117 Q10A.

212 Nama Mata Kuliah Evolusi Geologi Hidrogeologi Geologi Sumberdaya Mineral Thermodinamika Petrologi Batuan Metamorf Mineral Industri dan Batu Mulia Vulkanologi Geologi Kelautan Geologi Teknik Jumlah Bobot SKS 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) 2 (2-0) 2 (2-0) 3 (2-1) 2 (2-0) 2 (2-0) 3 (2-1) 23 Semester VI No 1 2 3 4 6 7 8 Sandi Nama Mata Kuliah Geokimia Terapan Q10A.119 Geologi Lingkungan UNX10.132 Petrologi Mineral Ubahan Q10A.140 Q10A.209 Q10A.117 Q10A.131 Mikroskopik Bijih Eksplorasi sumberdaya mineral UNX10. AHLI MUDA GEOLOGI EKSPLORASI MINERAL Semester V No Sandi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Q10A.217 Q10A.115 Q10A.018 Nama Mata Kuliah Skripsi Sidang Komprehensif Jumlah Bobot SKS 4 (1-3) 2 (0-2) 6 2.134 Q10A.006 KKNM Q10A.Semester VIII No Sandi 1 2 Q10A.139 Q10A.213 Q10A.205 Bahasa Inggris (II) Jumlah Bobot SKS 2 (1-1) 2 (2-0) 2 (2-0) 3 (2-1) 3 (0-3) 3 (2-1) 1 (0-1) 16 Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 26 .

217 Q10A.213 Hidrogeologi Geologi Urban Q10A.018 Nama Mata Kuliah Skripsi Sidang Komprehensif Jumlah Bobot SKS 2 (2-0) 4 (1-3) 2 (2-0) 3 (1-2) 2 (2-0) 2 (2-0) 15 Bobot SKS 4(1-3) 2(0-2) 6 3.117 Geologi Kelautan Q10A.108 Filsafat Ilmu Jumlah Semester VIII No Sandi 1 2 Q10A.145 Hidrolika dan Hidrokimia Airtanah Tataguna lahan Q10A.212 Geologi Teknik Jumlah Bobot SKS 3 (2-1) 3 (2-1) 2 (2-0) 3 (2-1) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 3 (2-1) 20 Semester VI No 1 2 Sandi Nama Mata Kuliah Mitigasi Bencana Geologi Eksplorasi Geologi Teknik Bobot SKS 2 (2-0) 3 (1-2) Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 27 .209 Vulkanologi Q10A.217 Pemetaan Geologi Lanjut UNX10. AHLI MUDA KETEKNIKAN GEOLOGI Semester V No 1 2 3 4 5 6 7 8 Sandi Nama Mata Kuliah Evolusi Geologi Q10A.Semester VII No Sandi Nama Mata Kuliah 1 2 3 4 5 6 Regulasi ESDM Q10A.101 Pendidikan Pancasila Q10A.204 Pendidikan Kewarganegaraan Pemodelan Keteknikan Geologi UNX10.

204 Pendidikan Kewarganegaraan Pemodelan Keteknikan Geologi UNX10.118 UNX10.006 Q10A.101 Pendidikan Pancasila Q10A.217 Q10A. Bobot SKS 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 28 .108 Filsafat Ilmu Jumlah Bobot SKS 2 (2-0) 4 (1-3) 2 (2-0) 3 (1-2) 2 (2-0) 2 (2-0) 15 Semester VIII No Sandi 1 2 Q10A.018 Nama Mata Kuliah Skripsi Sidang Komprehensif Jumlah Bobot SKS 4(1-3) 2(0-2) 6 4.No 3 4 5 6 7 8 Sandi Q10A. AHLI MUDA PENELITI BIDANG GEOLOGI Semester V No 1 2 3 4 5 6 Sandi Nama Mata Kuliah Evolusi Geologi Q10A.119 UNX10.217 Pemetaan Geologi Lanjut UNX10.213 Hidrogeologi Q10A.159 Geologi Sumberdaya Energi (Mingas.209 Vulkanologi Q10A.115 Geologi Sumberdaya Mineral Geologi Pengembangan Wilayah Q10A.205 Nama Mata Kuliah Manajemen Airtanah Analisis Resiko Bencana Geoteknik KKNM Geologi Lingkungan Bahasa Inggris (II) Jumlah Bobot SKS 2 (2-0) 2 (1-1) 3 (2-1) 3 (0-3) 3 (2-1) 1 (0-1) 19 Semester VII No 1 2 3 4 5 6 Sandi Nama Mata Kuliah Regulasi Lingkungan Hidup Q10A.

No
7
8

Sandi

Nama Mata Kuliah

Batubara dan Panas bumi
Q10A.117 Geologi Kelautan
Q10A.212 Geologi Teknik
Jumlah

Bobot SKS
2 (2-0)
3 (2-1)
20

Semester VI
No
1
2
3
4
5
6
7

Sandi

Nama Mata Kuliah

Geodiversity, Geoheritage dan Geopark
Q10A.112 Geologi Eksplorasi
Geofisika Eksplorasi
Q10A.159 Kebencanaan Geologi
UNX10.006 KKNM
Q10A.119 Geologi Lingkungan
UNX10.205 Bahasa Inggris (II)
Jumlah

Bobot SKS
3 (2-1)
3 (2-1)
2 (1-1)
2 (2-0)
3 (0-3)
3 (2-1)
1 (0-1)
17

Semester VII
No
1
2
3
4
5
6

Sandi

Nama Mata Kuliah

Regulasi Sumberdaya Geologi
Q10A.217 Pemetaan Geologi Lanjut
UNX10.204 Pendidikan Kewarganegaraan
Pemodelan Geologi Energi, Geologi
Mineral dan Keteknikan Geologi
UNX10.101 Pendidikan Pancasila
Q10A.108 Filsafat Ilmu
Jumlah

Bobot SKS
2 (2-0)
4 (1-3)
2 (2-0)
3 (1-2)
2 (2-0)
2 (2-0)
15

Semester VIII
No

Sandi

1
2

Q10A.217
Q10A.018

Nama Mata Kuliah
Skripsi
Sidang Komprehensif
Jumlah

Bobot SKS
4(1-3)
2(0-2)
6

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi

29

Jumlah beban sks setiap profil lulusan : 142 SKS

Disamping itu ditawarkan mata kuliah Joint Fied Works (Q10A.162) berupa kuliah
lapangan, kerjasama dengan Perguruan Tinggi di Luar Negeri sebagai bagian dari
program “Student Exchange”
DESKRIPSI MATA KULIAH
Q10A. 101 KARTOGRAFI DAN ILMU UKUR TANAH 2 (1-1)
Memahami prinsip pemanfaatan peta sebagai sumber informasi spacial;
Memahami prinsip pemanfaatan peta sebagai alat analisis pengukuran,
penyajian hasil penelitian; prinsip – prinsip pengukuran.
Q10A. 104 PETROLOGI 3 (2-1)
Mempelajari tekstur, struktur, komposisi mineral penyusun dan penentuan
nama batuan (batuan beku, batuan sedimen dan batuan metamorf);
pengelompokan dan pemerian batuan beku, batuan sedimen, dan batuan
metamorf; penentuan genesis batuan dan penggunaan berbagai jenis
klasifikasi batuan.
Q10A. 105 SEDIMENTOLOGI 3 (2-1)
Mempelajari pelapukan batuan, klasifikasi batuan (klastik, kimiawi, biogenik,
vulkanik), tekstur batuan sedimen, struktur batuan sedimen (physical,
biogenik), mekanisme transportasi, komposisi material penyusun batuan
sedimen; jenis - jenis model fasies dan lingkungan pengendapan, lithologic
log, dan diagenesis batuan sedimen.
Q10A. 106 PALEONTOLOGI 3 (2-1)
Memahami konsep dasar / prinsip-prinsip paleontologi, deskripsi
morfologi,taksonomi dan pengenalan filum makrofosil dan aplikasi
paleontologi.
Q10A. 107 GEOMORFOLOGI DAN PENGINDRAAN JAUH 3 (2-1)
Mempelajari ruang lingkup dan konsep dasar geomorfologi; proses
pembentukan roman muka bumi; pelapukan batuan; siklus perkembangan
sungai; pola pengaliran sungai.
Q10A.111 GEOLOGI SEJARAH 2 (2-0)
Mempelajari konsep waktu geologi dan prinsip – prinsip geologi; asal muasal
Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi

30

bumi dan jagat raya; material penyusun bumi; kehidupan di bumi dan
rekaman fosil; konsep tektonik lempeng; sejarah pra Kambrium, sejarah
Paleozoikum dan tektonik, sejarah Mesozoikum dan tektonik, serta sejarah
Kenozoikum dan tektonik.
Q10A. 112 GEOLOGI EKSPLORASI 3 (2-1)
Mempelajari metode eksplorasi yang meliputi metode geologi, remote
sensing, geofisika, geokimia dan pemboran serta aplikasinya dalam
eksplorasi mineral, migas, batubara, panasbumi dan air.
Q10A. 113 GEOLOGI BATUBARA 3 (2-1)
Memahami hal-hal yang berhubungan dengan proses pembentukan
batubara; kondisi geologi pembentukan batubara, klasifikasi batubara,
petrologi batubara, penyebaran dan kualitas batubara;Hubungan batubara
dan lingkungan, pemanfaatan batubara dan penambangan batubara.
Q10A. 114 PEMETAAN GEOLOGI PENDAHULUAN 3 (1-2)
Pekerjaan penelitian lapangan, termasuk pembuatan laporan, peta
geomorfologi, peta kerangka, pola jurus perlapisan dan peta geologi sesuai
dengan format yang berlaku dengan luas 5x5 km2 secara berkelompok dan
diakhiri dengan kolokium.
Q10A. 115 GEOLOGI SUMBERDAYA MINERAL 3 (2-1)
Mempelajari cara-cara terbentuknya berbagai macam sumberdaya mineral,
pengenalan berbagai tipe endapan mineral dan penyebarannya di Indonesia.
Q10A. 117 GEOLOGI KELAUTAN 2 (2-0)
Prinsip dasar geofisika dan geokimia dalam penelitian tektonik/sumberdaya
geologi di bawah muka laut, penelitian sedimen dasar laut dan sumberdaya
geologi kelautan.
Q10A. 118 GEOTEKNIK 3 (2-1)
Pembahasan mengenai soil dan rock properties, klasifikasi tanah, aplikasi
geologi pada analisis kestabilan lereng, subsiden, erodibilitas.
Q10A. 119 GEOLOGI LINGKUNGAN 3 (2-1)
Aplikasi geologi dalam penataan lingkungan pembangunan berwawasan
lingkungan yang terlanjutkan.
Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi

31

131 MIKROSKOPIS BIJIH 2 (2-0) Pengenalan tentang miskroskopis bijih.Q10A. ciri-ciri mineral ubahan akibat proses pneumatolitik dan hydrothermal. aplikasi dalam eksplorasi sumberdaya. proses-proses Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 32 . dinamika geologi). biofasies. macam-macam mineral ubahan pada zona hipotermal. provenance dan tectonic setting. epitermal dan mesotermal serta pada tipe porfiri. umur batuan dalam skala waktu geologi. dan aplikasi mikrofosil dalam berbagai umur dan lingkungan. model fasies (variasi lateral dan vertikal). analisis dan rekonstruksi cekungan. serta analisis seismik stratigrafi. alterasi. tinjauan batuan metamorf). 122 ANALISIS CEKUNGAN 3 (2-1) Tipe cekungan. pola struktur. tinjauan batuan beku. biozonasi. 202 GEOMORFOLOGI DAN PENGINDRAAN JAUH 3 (2-1) Mempelajari ruang lingkup dan konsep dasar geomorfologi. proses – proses yang terjadi di bumi (tinjauan geologi struktur. provenance. pembentukan dan jenis mineral ekonomis. 132 PETROLOGI MINERAL UBAHAN 2 (2-0) Membahas genesis mineral ubahan. Q10A. tinjauan batuan sedimen. konsep-konsep dasar sekuen stratigrafi. 201 GEOLOGI DASAR 2 (2-0) Ulasan tentang struktur bumi dan material penyusun kerak bumi (interior bumi. mineral penyusun batuan. Q10A. metodologi studi sekuen stratigrafi. biokorelasi. sejarah geologi / pembentukan bumi. teknik preparasi sayatan poles. diagenesis batuan sedimen dan metamorf. Q10A. litofasies. paleogeografi. dan pengenalan fenomena geologi di lapangan. berbagai unsur geologi. Q10A. Pempelajari penyebab terjadinya mineral ubahan. lingkungan pengendapan. Q10A. serta metode geofisika. potensi dan metode kuantitatif dalam hidrolika untuk buangan air. Praktikum mengidentifikasi batuan yang telah terubah dan penentuan jenis ubahan yang terjadi serta interpretasi pada penentuan zonasi ubahannya. 145 HIDROLIKA AIR TANAH 2 (2-0) Tata air. kondisi air tanah. pengenalan macam-macam tekstur mineral bijih dan hubungannya dengan paragenesis mineral bijih.

analisis tegasan dan keterakan (stress and strain). Satuan stratigrafi baku internasional sebagai satuan peta geologi. dan keragaman citra penginderaan jauh. kinamatis dan dinamik. g. korelasi stratigrafi dan analisis stratigrafi. gelombang elektromagnetik. genetik. Peta-peta tematik sebagai dasar rekonstruksi peta geologi. i. c. metode Pemetaan Geologi (Metote Orientasi Lapangan. klasifikasi. stratifikasi. pengukuran penampang stratigrafi. 203 KRISTALOGRAFI DAN MINERALOGI 3 (2-1) Mempelajari sejarah mineralogi. peta pola jurus perlapisan batuan. fasies. peralatan penafsiran. f. Singkapan batuan dan elemen struktur geologi. pembuatan peta kerangka geologi. geometri dan klasifikasi lipatan. h. sifat fisik dan kimia mineral. siklus perkembangan sungai. k onsep dasar penginderaan jauh. 205 GEOLOGI STRUKTUR 3 (2-1) Mempelajari mekanisme deformasi dan sistem fracture. genetik dan klasifikasi kekkar. Sandi stratigrafi Internasional. serta analisis deskriptif. unsur dan morfologi kristal mineral. Q10A. laporan pemetaan geologi dan melakukan pemetaan geologi (praktek lapangan). pengertian. deskripsi mineral dan genesa pembentukan mineral. b. Metode Orientasi Kompas. 206 METODE PEMETAAN GEOLOGI 3 (2-1) Memahami dasar-dasar pemetaan geologi (a. penafsiran citra penginderaan jauh. menyusun tatanan geologi suatu daerah (Peta Geologi dan Penampang Geologi). Satuan sebagai satuan stratigrafi tidak resmi. Formasi sebagai satuan stratigrafi batuan resmi. satuan – satuan stratigrafi. e. kristal mineral. pola pengaliran sungai. d. Geologi struktur dan indikasi struktur geologi. Sandi stratigrafi Indonesia. 204 PRINSIP STRATIGRAFI 3 (2-1) Mempelajari prinsip – prinsip stratigrafi. klasifikasi citra penginderaan jauh. pelapukan batuan. Stratigrafi regional menurut urutan siklus sedimentasi dari geologi batuan dasar. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 33 . Q10A. geometri dan klasifikasi sesar. Q10A. hubungan stratigrafi. mekanisme.geomorfologi: proses pembentukan roman muka bumi (endogen dan eksogen). Q10A. pembuatan peta geomorfologi (pola Pengaliran Sungai /drainage pattern dan geomorfologi).. Metode Lintasan Pita Ukur dan Kompas).

RQD. dan letusan serta monitoringnya. 216 GEOFISIKA 3 (2-1) Penggenalan berbagai metode geofisika (pengenalan konsep geofisika. 207 PETROGRAFI 3 (2-1) Mempelajari mikroskop polarisasi. menentukan jenis batuan berdasarkan tekstur. Q10A. menentukan jenis mineral berdasarkan sifat optiknya dan tekstur mineral. metode well logging. Q10A. ekologi air tanah. penyebaran bahan vulkanik. menentukan genesis batuan dan penggunaan berbagai jenis klasifikasi batuan.Q10A. tekstur dan struktur batuan. Proses metamorfisme dan batuan metamorf serta siklus geokimia. struktur dan komposisi mineral. keteknikan tanah dan batuan. Q10A. 208 MIKROPALEONTOLOGI 3 (2-1) Deskripsi morfologi. Q10A. metode alat pengukuran. pemetaan daerah bahaya. memerikan mineral pembentuk batuan. debit. 209 VULKANOLOGI 2 (2-0) Teori magma. 213 HIDROGEOLOGI 3 (2-1) Pengetahuan dasar kondisi air tanah (daur hidrologi). pemetaan geologi teknik. metode geolistrik. struktur dan komposisi bumi. geomekanika: RMR. uji akuifer. fasies air tanah dan konversi air tanah. 212 GEOLOGI TEKNIK 3 (2-1) Sifat fisik tanah dan batuan. metode gaya Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 34 . eksplorasi migas dan studi lingkungan. fisika dan kimia gunungapi. AKL. serta sedimentasi dan batuan sedimen. taksonomi dan pengenalan filum mikrofosil. Q10A. daya dukung tanah. erosi. 210 GEOKIMIA 3 (2-1) Hubungan bumi dengan alam semesta. menentukan sifat-sifat optik mineral. RMR dan SMR. cara pendugaan dan survey penggalian. batuan dan tanah. dan aplikasi mikropaleontologi untuk untuk pemetaan geologu. Mempelajari mengenai hidrosfir dan atmosfir. dan lingkungan hidup. metode seismik refleksi. . Q10A. stratigrafi gunungapi. proses magmatis dan batuan beku.

dan momentum sudut. teorem dasar kalkulus. termofisika dasar. medan gravitasi dan implementasinya. D10C. mengetahui cara kerja berbagai alat geofisika. kinematika. deret bilangan real. D10A. Ikatan kimia antar atom. metode magnetik. usaha dan tenaga. cara kerja berbagai alat geofisika. geomorfologi. atomik dan nuklear. dan cara interpretasi awal data geofisika. integral vektor. Energi dan reaksi kimia. limit. kontinuitas. D10B. 106 KIMIA DASAR 2(2-0) Pengetahuan tentang ilmu kimia. sistem bilangan real. Hubungan massa dan kemurnian zat. aljabar vektor. Teori ikatan kovalen Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 35 . sistem satuan. Atom. turunan. matriks. kerangka geologi. aturan L Hospital. D10A. turunan parsial. persamaan diferensial. fuingsi. mekanika benda tegar. integral tak tentu. 101 FISIKA DASAR 3(2-1) Konsep-konsep dasar fisika. determinan. peta-peta. hasil perekaman data pengukuran berbagai metode geofisika. metode magneto telurik). turunan fungsi vektor. Q10A. penggunaan integral tentu. konvergensi deret Mac Laurin. gelombang elektromagnet. Susunan elektron dari atom-atom. diferensial total. aljabar vektor. momentum linier. integral lipat dua. ayunan selaras. integral tentu. metode elektro magnetik. pokokpokok mekanika Newton. melukis grafik. membuat laporan. Massa dan reaksi kimia. teorem nilai rata-rata. dinamika dalam kerangka acuan yang bergerak. elektrostatistika. teorem Rolle. 202 MATEMATIKA II 2(2-0) Fungsi dua variabel. gejala – gejala kuantum. nilai ekstrim. deret Taylor. 217 PEMETAAN GEOLOGI LANJUT 4 (1-3) Pekerjaan penelitian lapangan/memetakan geologi daerah dengan luas 10x10 km2 secara mandiri. statistika dan dinamika zat alir. teorem nilai rata-rata untuk integral. 101 MATEMATIKA I 2(2-0) Himpunan. gerak relativistik. berbagai peralatan geofisika. cara pengolahan data geofisika. gelombang mekanik. serta kolokium hasil pemetaan. pola jurus perlapisan batuan dan peta geologi sesuai dengan format yang berlaku (termasuk analisis paleontologi dan petrografi). integral tak wajar. koordinat cartesius.berat. Unsur dan Tabel Perioda.

survey lapangan. Q10A.modern.113 GEOLOGI BATUBARA 3 (2-1) Membahas mengenai klasifikasi batubara. deskripsi tipe dan jenis alterasi untuk memetakan daerah alterasi yang berhubungan dengan mineral deposit. Petroleoum System. kondisi geologi pembentukan batubara. Sifat fisis gas. kerangka tektonik cekungan minyak dan gas bumi. membahas kerangka tektonik cekungan batubara. membahas mengenai stratigrafi cekungan batubara. petrologi batubara. Q10A. cekungan batubara di Indonesia. potensi minyak dan gas bumi Indonesia. serta interpretasi model dan sebaran alterasi dalam kaitannya dengan tipe endapan mineral. Q10A. Asam. penyebaran bahan vulkanik. pengembangan dan reevaluasi. tahapan eksplorasi minyak dan gas bumi. sumberdaya dan cadangan batubara. membahas mengenai mekanisme pembentukan cekungan. basa dan reaksi ion. survey lapangan (geologi dan geofisika). migrasi dan penjebakan minyak dan gas bumi. cairan. perencanaan eksplorasi. stratigrafi gunungapi . hubungan batubara dan lingkungan. zat padat dan perubahan keadaan. Kondisi geologi daerah panas bumi. perencanaan eksplorasi. pengenalan konsep dasar eksplorasi panasbumi.211 GEOLOGI MINYAK DAN GAS BUMI 3 (2-1) Membahas mengenai pembentukan minyak dan gas bumi. dan model sedimentasi cekungan. membahas mengenai stratigrafi cekungan minyak dan gas bumi di Indonesia. pemanfaatan batubara. teori magma. dan letusan serta monitoringnya. pengembangan dan reevaluasi. survey lapangan (geologi dan geofisika). Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 36 . tipe-tipe perangkap struktur. pemetaan daerah bahaya.215 GEOLOGI PANAS BUMI 3 (2-1) Prinsip terjadinya panas bumi. reaksi oksidasi. membahas konsep dasar eksplorasi minyak dan gas bumi. dan lingkungan hidup. penilaian prospek dan pengembangan. reservoir dan akumulasi minyak dan gas bumi. penambangan batubara. fisika dan kimia gunungapi. membahas mengenai structural style in petroleum exploration. formasi pembawa batubara. perencanaan eksplorasi. pemahaman tatanan tektonik. tahapan eksplorasi batubara. penyebaran dan kualitas batubara. klasifikasi cekungan sedimentasi. pengenalan daur Hidrologi dan fasies air tanah. pemboran eksplorasi. pemboran eksplorasi. tahapan eksplorasi panas bumi. membahas membahas konsep dasar eksplorasi batubara. pemboran eksplorasi.

. dan dinamis. UNX10.PENDIDIKAN AGAMA HINDU 2 (2-0) UNX10.102 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 2 (2-0) UNX10.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN PROTESTAN 2 (2-0) UNX10. sikap. dalam menerapkan ilmunya secara bertanggung jawab terhadap kemanusiaan dengan kompetensi menguasai kemampuan berfikir. mengenali masalah hidup dan kesejahteraan serta cara-cara pemecahannya.PENDIDIKAN AGAMA BUDHA 2 (2-0) UNX10. memaknai peristiwa sejarah dan nilai-nilai budaya bangsa guna menggalang persatuan Indonesia.101 PENDIDIKAN PANCASILA 2 (2-0) Mengantarkan mahasiswa mengembangkan kepribadiannya mampu mewujudkan nilai-nilai dasar Pancasila serta kesadaran berbangsa.102 PENDIDIKAN AGAMA 2 (2-0) Mengantarkan mahasiswa dalam pengembangan profesi dan kepribadian keagamaan yang beriman dan bertakwa.. dan dinamis. Pola pikir. PENDIDIKAN AGAMA LAINNYA 2 (2-0) UNX10. berilmu dan berakhlak mulia serta menjadikan ajaran agama sebagai landasan berfikir dan berprilaku dalam pengembangan profesi. UNX10. Wawasan kesadaran bernegara..10. bernegara. yang komperhensif integral pada seluruh aspek kehidupan nasional.10.. mengenali perubahan-perubahan dan perkembangan Ipteks. kesadaran berbangsa demi ketahanan nasional. benegara dalam menerapkan ilmunya secara bertanggung jawab terhadap kemanusiaan dengan kompetensi menguasai kemampuan berfikir.10. Wawasan kebangsaan. berpandangan luas sebagai intelektual yang memiliki. 204 PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN 2(2-0) Mengantarkan mahasiswa mengembangkan kepribadiannya selaku warganegara yang berperan aktif menegakkan demokrasi menuju masyarakat madani dan membantu mahasiswa selaku warga negara agar mampu mewujudkan nilai-nilai dasar perjuangan bangsa Indonesia serta kesadaran berbangsa.10. bersikap rasional. sikap bertanggung jawab sesuai dengan hati nuraninya. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 37 . bersikap rasional.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN KATOLIK 2 (2-0) UNX10. untuk bela negara dengan perilaku cinta tanah air.10.UNX10.. berpandangan luas sebagai manusia intelektual yang memiliki.

205 BAHASA INGGRIS I dan II 2(1-1) Mengantarkan mahasiswa agar dapat memahami pengetahuan Grammar atau Structure dan dapat menerapkannya dalam kalimat-kalimat berbahasa Inggris yang dilatihkan melalui kemahiran bahasa . geomorfologi kuantitatif. geoheritage dan geopark. Sebelum itu diberikan kuliah/latihan pembekalan dengan materi-materi yang disesuailkan dengan kondisi lokasi yang akan dihadapi. kearifan lokal. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 38 . geomorfologi karst dan pantai. dan pemetaan kebencanaan. intrusi air laut. Prasyarat : Sudah menyelesaikan minimal 110 SKS. UNX10. pemodelan hidrogeologi. jenis –jenis bencana geologi. geomorfologi. UNX10. geologi lingkungan. geodiversity. Q10A. dewatering. slope stability. geologi tata ruang. fluida dalam fracture system dan manajemen air tanah. GEOLOGI URBAN 2 (2-0) Membahas analisis sumberdaya kewilayahan.UNX10. eksplorasi dan konservasi. Q10A.006 KULIAH KERJA NYATA MAHASISWA 3 (0-3) KKNM dilakukan dilokasi yang telah ditentukan secara berkelompok dan interdisiplin selama dua bulan. geodiversity. MANAJEMEN AIR TANAH 2 (2-0) Membahas tentang kontaminasi air tanah. TATAGUNA LAHAN 2 (2-0) Membahas analisis sumberdaya kewilayahan.Reading Comprehension dan Writing guna memahami berbagai referensi yang berbahasa Inggris dan menunjang pemerolehan serta penerapan ilmu yang dipelajari pada program studi. ANALISIS RESIKO BENCANA 2 (1-1) Membahas bencana geologi. Selain itu agar mahasiswa memahami kedudukan dan fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional dan bahasa Negara sehingga dapat menggunakannya dengan baik dan benar khususnya dalam situasi formal. geologi tata ruang.103 BAHASA INDONESIA 2 (2-0) Pengajaran Bahasa Indonesia bagi para mahasiswa lebih diarahkan pada pemahaman dan penguasaan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar sehingga mahasiswa dapat memanfaatkannya dalam penulisan karya ilmiah. Q10A. Q10A.

eksplorasi geofisika untuk geologi teknik. MITIGASI BENCANA GEOLOGI 2 (2-0) Membahsa daya dukung tanah dan fondasi. Q10A. hakekat dan tujuan analisis stratigrafi. menentukan paragenesa mineral penyusun batuan (batuan beku. hubungan stratigrafi. ANALISIS STRATIGRAFI 3 (1-2) Membahas jenis dan komposisi batuan. tersesarkan).geoheritage dan geopark. umur lingkungan pengendapan dan biofasies. letusan gunungapi. geomorfologi pantai. EKSPLORASI GEOLOGI TEKNIK 3 (2-1) Membahas geologi teknik. aplikasi makrofosil Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 39 . Q10A. ANALISIS GEOMORFOLOGI 3 (1-2) Menganalisa bentang alam struktural. EVOLUSI GEOLOGI 3 (2-1) Membahas kronologi peristiwa. pengenalan obyek permukaan bumi dari foto satelit atau foto udara. algoritma dan klasifikasi citra. umur dan lingkungan pengendapan. aplikasi peta tematik. geoteknik. aspek geomorfologi lapangan. batuan sediman dan batuan metamorf) Q10A. model – model struktur. rekaman batuan dan fosil. mendeskripsi dan mengklasifikasi batuan secara megaskopis dan mikroskopis. pengolahan citra digital. banjir. ANALISIS GEOLOGI STRUKTUR 3 (1-2) Membahas prinsip – prinsip deformasi. structure style. interpretasi struktur dari inderaja. struktur bawah permukaan. Q10A. Q10A. Q10A. bentang alam karst. pengolahan data unsur struktur. aplikasi mikrofosil dalam analisis stratigrafi. Q10A. analisis kestabilan lereng. beberapa ancangan (approach) dalam analisis stratigrafi pembagian satuan batuan. pemboran geoteknik. hubungan stratigrafi. hidrogeologi. bentuk lahan hasil vulkanisme. geomekanika. ANALISIS BATUAN (1-2) Mendeskripsi dan mengklasifikasikan mineral. gempabumi/Tsunami. (terlipat. satuan batuan.

evaluasi formasi. REGULASI SUMBERDAYA ENERGI 2 (2-0) Pengenalan UU pertambangan dan kehutanan dalam kaitannya dengan perijinan IUP. merancang metode eksplorasi panasbumi. Q10A. petrologi organik. SUKSESI VULKANIK 3(2-1) Membahas tatanan tektonik. penentuan anomali sumberdaya. Q10A. identifikasi anomali geologi. menjelaskan tahapan eksplorasi geofisika migas. geokimia dan dan geofisika dalam kaitannya dengan prospek sumberdaya. akuisisi. penentuan anomali sumberdaya. EKSPLORASI PANASBUMI 2 (1-1) Deskripsi tipe dan jenis alterasi. isotop. identifikasi anomali geologi. Q10A. mengolah data eksplorasi geologi. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 40 . penentuan anomali sumberdaya. major element. Q10A. Q10A. geokimia dan geofisika dalam kaitannya dengan prospek sumberdaya. konsep stratigrafi gunungapi sejalan dengan sandi stratigrafi indonesia. genesa pembentukan dan lingkungan batuan sedimen. geokimia dan geofisika. evolusi tektonik. pengolahan dan penafsiran data seismik untuk kepentingan eksplorasi migas. gradien thermal. menjelaskan tahapan eksplorasi geofisika panasbumi. identifikasi anomali geologi. EKSPLORASI BATUBARA 2 (1-1) Merancang metode eksplorasi batubara. geokimia dan geofisika dalam kaitannya dengan prospek sumberdaya. geokimia dan geofisika. geokimia dan geofisika.dan mikrofosil dalam evolusi geologi. petrologi batuan piroklastik. menjelaskan tahapan eksplorasi geofisika batubara. EKSPLORASI MIGAS 2 (1-1) Merancang metode eksplorasi migas. petrologi paragenesa mineral dan atau batuan dan hubungannya dengan kegiatan magmatik pembentukan mineral deposit. analisa kekar dan sesar. mengolah data eksplorasi geologi. kesetimbangan unusur kimia air. interpretasi model dan sebaran alterasi dalam kaitannya dengan tipe endapan mineral. mengolah data eksplorasi geologi. struktur bawah permukaan.

pemodelan. Mahasiswa harus memenuhi persyaratan akademik sebagai berikut : a.Q10A. 5) Analisa. NIP. Dapat dilaksanakan pada daerah yang pemetaan lanjut atau berkolaborasi dengan perusahaan/instansi tertentu. rancangan metode eksplorasi dan pengolahan data. dengan penilaian juga terhadap etika dan perilaku. M. sedimentologi. **) NIP.018 SIDANG KOMPREHENSIF 2 (0-2) Seperangkat ujian dengan materi geomorfologi. Telah mengikuti dan lulus sekurang-kurangnya 120 SKS. 2) Penguasaan Teori. 3) Pengolahan Data. tipe akuifer. Ir. Achmad Sjafrudin. stratigrafi dan paleontologi. PEMODELAN GEOLOGI 3(1-2) Membahas Verifikasi dan validasi data. tidak ada mata kuliah dengan nilai E. struktur Geologi serta aplikasi geologi. metode interpolasi. model variogram. PEMROSESAN DATA 3 (1-2) Membahas statistika deskriptif. Q10A. Tahapan pembuatan skripsi mencakup pelaporan dan kolokium. serta 6) Etika dan Perilaku. peta geologi teknik. NIP. Nana Sulaksana. petrologi. sifat fisik dan keteknikan tanah dan batuan.Si. metode pemboran. statistika inferensia. Telah mengikuti dan lulus mata kuliah prasyarat yang ditetapkan FTG. UNX10. pemodelan geofisika. estimasi cadangan. M. kriging. Q10A.042 SKRIPSI 4 (0-4) Merupakan kegiatan yang membahas kajian/studi khusus suatu aspek geologi tertentu. 195210021983121001 3 Drs. 4) Pemahaman Materi. 195007171982031001 2 Dr. analisis variogram.1. MSP. dengan penekanan penilaian pada: 1) Metoda Penelitian. dan nilai D < 15%. geometri akuifer. 2. Edi Tri Haryanto. b.Sc.2 Daftar Dosen Pendidik Dosen Tetap No Nama Dosen 1 Drs. 195503071983031003 Jabatan Lektor Kepala Sandi Q10A10004 Lektor Kepala Q20A10001 Lektor Kepala Q10A10006 Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 41 .

NIP. 196611051992032003 20 Ir. MT.**) NIP. 196304241991011001 17 Ir.Sc. 195807161986031003 6 Ir. 195508281982031005 5 Dr. 195807261989031001 7 Ir. Ir.Sc. 196212181990011001 16 Dr. Nurdrajat. **) NIP. MT. M. Ir. Agus Didit Haryanto.Sc. 196004091988101001 11 Dr. Ir. Ildrem Syafri.Si . 196701181996011001 Jabatan Lektor Kepala Sandi Q10A10005 Lektor Kepala Q10A10008 Lektor Kepala Q10A10012 Lektor Kepala Q10A10009 Lektor Kepala Q20A10002 Lektor Q10A10016 Lektor Kepala Q20A10003 Lektor Kepala Q10A10007 Lektor Kepala Q10A10019 Lektor Q10A10010 Lektor Q10A10011 Lektor Kepala Q10A10013 Lektor Kepala Q10A10015 Asisten Ahli Q10A10014 Asisten Ahli Q10A10017 Lektor Kepala Q10A10018 Lektor Q10A10020 Guru Besar Q20A10005 Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 42 . Geni Dipatunggoro. MT. MT. Edy Sunardi. 196404271991031002 19 Ir. Johanes Hutabarat. Winantris. **) NIP. Andi Agus Nur. MT. M. Undang Mardiana. 196010141986011001 12 Ir. Hendarmawan. Ph. 196603101994031003 21 Prof. **) NIP. M. NIP. 195903111987031002 8 Ir. MT**) NIP.. 195909201991021001 10 Dr. NIP. Ahmad Helman Hamdani. D NIP. Iyan Haryanto. DEA. NIP. Ir.Si. Ismawan. M. MT. MT. NIP. **) NIP. 196211031987032001 15 Ir. Mega Fatimah Rosana. 195908071986011002 9 Ir. 196010181993031001 13 Dr.Si NIP. Ir. H. Zufialdi Zakaria. M. Agung Mulyo. Lia Jurnaliah. MT. NIP. Dr. 196402081990031003 18 Ir. NIP. Ir. M. *) NIP. 196204281987032001 14 Dra. **) NIP.No Nama Dosen 4 Dr. **) NIP.. Faizal Muhamadsyah.Si. MS. M.

.Sc. ST. MT.Sc..Alam. ST. Dicky Muslim. M. Iskandar. 197308281999031001 34 Cecep Yandri Sunarie. 197209282003121001 35 Dr. ST. 197111301999031002 32 Bombom Rachmat S. ST. 197308281999031001 37 Boy Yoseph CSSS..No Nama Dosen Jabatan 22 Dr. M. Lektor NIP. M.. Ph. MT. ST. Lektor Kepala NIP.. 197108252005011001 31 Billy G. ST. ST. MT. 197606082001122001 Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Sandi Q20A10006 Q10A10021 Q10A10022 Q20A10004 Q10A10023 Q10A10024 Q10A10027 Q10A10033 Q10A10036 Q10A10029 Q10A10031 Q10A10026 Q10A10034 Q10A10030 Q10A10028 Q10A10025 Q10A10038 Q10A10032 43 . M. MT Lektor Kepala NIP. MT *) Lektor NIP. 197510262006041002 39 Euis Tintin Yuningsih. ST. Djadjang Jedi Setiadi. 196810061997031007 27 Dr. 196701221997032002 23 Ir. **) Lektor NIP.. Ir.. Ir. Yoga Andriana Sendjaja. 196707221994031003 24 Dr. ST. M. ST. Sc. MT*) Lektor NIP. Lektor NIP. M. MT Lektor NIP.Sc. MT. 197112142001121001 33 Dr. 197106162002121001 30 Teuku Y. Sapari Dwi Hadian. Lektor Kepala NIP. MT. M. ST. MT. MT. Asisten Ahli NIP.Eng Asisten Ahli NIP. Lili Fauzielly. 197006231999031001 29 Yuyun Yuniardi. MT Lektor NIP. 197002251997032002 28 Dr. Lektor NIP. W. Abdurrokhim. Emi Sukiyah.. 196712151994031003 25 Dr. **) Asisten Ahli NIP. Adhiperdana. Budi Muljana. 197210101999031002 36 Cipta Endyana.. ST.. MT Lektor Kepala NIP.Si *) Lektor NIP.. 197310231998021001 38 Adi Hardiyono. Ir.D Lektor NIP. **) Asisten Ahli NIP.. ST.Vijaya Isnaniawardhani. ST. 196808181993032003 26 Dr.

Si. M.. MT NIP.Sc. SH.. ST.. Elly Yulia Zahrah.Sc *) NIP. MT 3 Yunitha Rossa Indah Putri.. ST. Bagus Satiardja..197902232008121002 44 Aton Patonah.Si NIP. ST. MT 4 Ir. Oeke Sobarin. MT Jabatan Lektor Sandi Q10A10037 Asisten Ahli Q10A10035 Asisten Ahli Q10A10039 Asisten Ahli Q10A10040 Lektor Q10A10041 Staf Pengajar Staf Pengajar Staf Pengajar *) Sedang mengikuti Studi S-3 di luar negeri. ST.. MT 5 Evi H. Ir. M. MM 6 Ir. M..MT. R. Rusman Rinawan 9 Ir. NIP/NIS ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Sandi Q10A10002 Q10A20001 Q10A20002 Q10A20003 Q10A20004 Q10A20007 44 . Nursiyam Barkah.. 7 Dr. Igan Sutawidjaja.Pd. F..No Nama Dosen 40 Raden Irvan Sophian. **) Sedang mengikuti Studi S-3 di dalam negeri.Si. Dosen Tidak tetap No Nama Dosen 1 Prof. ST. S. 11 Nisa Nurul Ilmi. ST.. Dr. ST. S. NIP. MM 10 Kurnia Arfiansyah.. 197611232005011004 41 Faisal Helmi.. MT 47 Yusi Firmansyah. H. Nana Suwarna 8 Ir. MT. ST. Muslim.M. ST.Sc.MT 46 Reza Moh Ganjar Gani. 198002172008122002 45 M.MT NIP.. Hirnawan 2 Ir. 197806192008121002 43 Febriwan Mohamad. 197803282003121002 42 Aldrin Ramadian.. S.

202 Q10A.204 Q10A.210 Nama Mata Kuliah Geologi Dasar/ Basic Geology Geomorfologi/ Geomorphology Mineralogi/ Mineralogy Prinsip Stratigrafi/Principles of Stratigraphy Geologi Struktur/Structural Geology Mikropaleontologi/Micropaleontology Vulkanologi/ Volcanology Geokimia/ Geochemistry Jumlah Bobot SKS 3(2-1) 3(2-1)/2 3(2-1) 3(2-1) 3(2-1) 3(2-1) 3(2-1)/2 3(2-1)/2 24 Semester III No Sandi 1 2 3 4 5 6 Q10A.104 Nama Mata Kuliah Geotektonik/ Geotectonics Geostatistika / Geostatistics Geologi Sejarah / Historical Geology Geologi Eksplorasi/ Geological exploration Geologi Batubara /Coal Geology Petrologi/ Petrology Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Bobot SKS 3(2-1)/2 3(2-1) 3(2-1)/2 3(2-1) 3(2-1) 3(2-1) 45 .110 Q10A.109 Q10A.111 Q10A.112 Q10A.108 Filsafat Ilmu/ Phylosophy of Science Jumlah/ Total Bobot SKS 3(2-1) 3(2-1) 3(2-1) 3(2-1) 3(2-1) 3(2-1) 3(2-1)/2 21 Semester II No 1 2 3 4 5 6 7 8 Sandi Q10A.105 Sedimentologi/ Sedimentology 5 Q10A.205 Q10A.106 Paleontologi/ Paleontology 6 Q10A.107 Penginderaan Jauh /Remote Sensing 7 Q10A.KURIKULUM KELAS INTERNASIONAL Semester I No Sandi Nama Mata Kuliah 1 Q10A.113 Q10A.203 Q10A.103 Kartografi dan Ilmu Ukur Tanah/ Cartography and Land Geometry 3 Q10A.163 Geologi Fisik/ Physical Geology 4 Q10A.201 Q10A.102 Teknologi Informasi/ Information Technology 2 Q10A.208 Q10A.209 Q10A.

211 2 3 4 5 6 7 Q10A.114 2 Q10A.115 Geologi Sumberdaya Mineral/ Geology of Mineral Resources Jumlah Bobot SKS 3(2-1) 21 Semester VI No Sandi 1 Q10A.120 Nama Mata Kuliah Bobot SKS Pemetaan Geologi Pendahuluan/ Preliminary Geological Mapping Stratigrafi Indonesia/ Stratigraphy of Indonesia Geologi Kelautan/Marine Geology Geoteknik/ Geotechnics Geologi Lingkungan/ Environmental Geology Teknologi dan Manajemen Kewirausahaan/ Entrepreneurship Technology and Management Jumlah 3(1-2) Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 3(2-1)/2 3(2-1)/2 3(2-1) 3(2-1) 3(2-1)/2 18 46 .215 Q10A.116 3 4 5 6 Q10A.117 Q10A.207 Q10A.216 Q10A.No Sandi Nama Mata Kuliah 7 Q10A.118 Q10A.213 Q10A.206 Nama Mata Kuliah Geologi Minyak dan Gas Bumi/ Petroleum Geology Geologi Teknik/Engineering Geology Hidrogeologi/Hydrogeology Panasbumi/Geothermal Geofisika/ Geophysics Petrografi/ Petrography Metode Pemetaan Geologi/ Geological Mapping Methods Jumlah Bobot SKS 3(2-1) 3(2-1) 3(2-1) 3(2-1)/2 3(2-1) 3(2-1) 3(2-1) 21 Semester V No Sandi 1 Q10A.119 Q10A.212 Q10A.

Semester VI No Sandi 1 Q10A.001 2 Q200..214 2 UNX10006 3 Q10A.002 3 Q200. Mata Kuliah Wajib Bagi Mahasiswa Asal S1 Non Geologi No Sandi 1 Q200.018 Nama Mata Kuliah Matakuliah Pilihan (5-6 MK @ 3 SKS) Skripsi/ Thesis Jumlah Bobot SKS 15-18 6(0-6) 21-24 Jumlah : 136-138 SKS 2.217 Nama Mata Kuliah Geologi Struktur Indonesia/ Structural Geology of Indonesia KKNM / Dedication Field Study Pemetaan Geologi Lanjut/ Advanced Geological Mapping Jumlah Bobot SKS 3(2-1)/2 3(3-0) 4(1-3) 10 Semester VII No Sandi 1 Q10A….2 Program Studi Magister (S2) Teknik Geologi Pada pelaksanaannya.003 Nama Mata Kuliah Pengantar Geologi Terapan Pengantar Geologi I Pengantar Geologi II Jumlah Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Bobot SKS 1 (1-0) 1 (1-0) 1 (1-0) 3 47 .2. 2 Q10A. yaitu: 1) Kelas Reguler 2) Kelas Kerjasama 3) Kelas Internasional 2. Program Studi Magister (S2) Teknik Geologi dikelompokkan dalam 3 kelas.1 Mata Kuliah wajib Program Studi Magister (S2) Teknik Geologi a.

203 UNX20. mitigasi bencana : No Sandi 1 Q20A.001 UNX20.112 Q20A.101 Nama Mata Kuliah Perkembangan Geologi & Geotektonik Bobot SKS 3 (2-1) 2) Ahli geologi Pengembangan Kewilayahan Pertambangan & Sumberdaya Mineral (IPKPSDM) No Sandi 1 Q20A.204 Nama Mata Kuliah Bobot SKS Karakteristik& Problematika Kewilayahan Manajemen & Teknologi SDM Indonesia Pengelolaan Tanah Batuan & Bahan Galian Industri Jumlah 3 (2-1) 3 (3-0) 3 (3-0) 9 3) Ahli Geologi Mitigasi Bencana No Sandi 1 Q20A.b. Matakuliah Wajib tiap Profil Lulusan 1) Ahli geologi Sumberdaya Energi.201 Q20A.202 Q20A.105 3 Q20A.103 Q20A. Rekayasa geologi. Pengembangan Kewilayahan dan pertambangan.002 Nama Mata Kuliah Filsafat Ilmu Metodologi Penelitian Geodinamika Lanjut Petrologi Lanjut Geologi Kuantitatif Sedimentologi & Stratigrafi Terapan Geologi Regional Usulan Penelitian Tesis Jumlah Bobot SKS 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 3 (2-1) 2 (2-0) 2 (0-2) 1 (0-1) 6 (0-6) 22 c. Mata Kuliah Wajib Bagi Mahasiswa Asal S1 Geologi No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Sandi UNX20. Sumberdaya Mineral.102 Q20A.011 Nama Mata Kuliah Geodinamika dan Kebencanaan Geologi Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Bobot SKS 2 (2-0) 48 .111 UNX20.104 2 Q20A.

020 Q20A.030 Nama Mata Kuliah Stratigafi Kuantitatif Aplikasi Hidrogeologi Dasar Pemetaan Hidrogeologi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Geologi Lingkungan dan Pengembangan Wilayah Geoteknik Tanah dan Batuan Geomekanika Aplikasi Pengolahan Citra Dijital Aplikasi Pengolahan Data Spasial Geomorfologi Kuantitatif Terapan Tipe Struktur Geologi Eksplorasi Sumberdaya Mineral Geologi Ekonomi Magmatisme Petrogenesis Petroleum Geologi Geofisika Terapan/ Geofisika Eksplorasi Geofisika Reservoar Aplikasi Vulkanologi Eksplorasi Geokimia Mineral Eksplorasi Geokimia Migas Potensi Sumberdaya Mineral Indonesia Analisis Mikrofosil Paleoekologi & Paleoenvironment Kapita Selekta Batubara Pengembangan Masyarakat Manajemen Air Bawah Tanah Geologi Kerak Samudra Analisa Cekungan Sedimentasi Issue-issue Aktual Kewilayahan & Sumberdaya Mineral Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Bobot SKS 3 (2-0) 3 (2-0) 3 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 3 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 3 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 3 (2-0) 3 (3-0) 3 (3-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 3 (3-0) 49 .009 Q20A.010 Q20A.026 Q20A.023 Q20A.012 Q20A.024 Q20A.d.013 Q20A.027 Q20A.015 Q20A. Mata Kuliah Pilihan No Sandi 1 2 3 4 Q20A.006 Q20A.003 Q20A.005 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Q20A.001 Q20A.014 Q20A.008 Q20A.018 Q20A.022 Q20A.025 Q20A.016 Q20A.007 Q20A.019 Q20A.028 Q20A.017 Q20A.029 Q20A.002 Q20A.004 5 Q20A.021 Q20A.

proses sedimentasi klastik dan kimiawi serta diagenesis. geologi fisik. integrasi data dan aplikasi prinsip-prinsip sedimentologi dan stratigafi. pengelolaan sumberdaya air. konsep fasies metamorfik dan seri fasies serta penafsiran komposisi tekanan dan temperatur. DESKRIPSI MATAKULIAH Q200. kaitannya dengan tektonik dalam analisa cekungan untuk mengkaji sejarah geologi dan nilai ekonomisnya. studi bentangalam dari foto udara dan peta topografi.032 Q20A.003 PENGANTAR GEOLOGI II / Introduction of Geology II (1-0) Klasifikasi mineralogi dan kimia batuan beku.033 Q20A.002 PENGANTAR GEOLOGI I / Introduction of Geology I (1-0) Kajian proses sedimentasi. kebencanaan yang terkait dengan geologi.031 Q20A. lingkungan sedimentasi dan fasies.No Sandi 30 31 32 33 Q20A. paleontologi. Q200. geologi teknik. AMDAL. umur serta hubungan vertikal dan lateral. geologi lingkungan. Bentangalam dan proses pembentukannya serta modifikasi yang terjadi. penafsiran struktur Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 50 . karakteristik batuan sedimen mencakup sifat fisik litologi.035 Nama Mata Kuliah Manajemen SDM dalam OTDA Manajemen Perusahaan Pertambangan Petrologi dan Petrogenesis Batuan Alas Eksplorasi Batubara dan Gas Metana Batubara Manajemen Air Bawah Tanah Bobot SKS 3 (3-0) 3 (3-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) Program Magister dapat ditempuh selama 3 hingga 4 semester dengan total beban 36 s/d 45 SKS. mineralogi dan tekstur batuan metamorf. Q200.034 34 Q20A. kajian genesa dan perkembangan struktur serta manifestasinya di permukaan dan bawah permukaan. aplikasi foto udara hingga pemetaan geologi dan analisis lahan. sumberdaya energi-mineral serta pemanfaatan dan pengelolaannya.001 PENGANTAR GEOLOGI TERAPAN Introduction of Applied Geology 1(1-0) Konsep dasar aplikasi geologi di bidang hidrogeologi. fisika dan kimia pembentukan batuan beku. kebijakan konservasi air tanah.

sedimen dan batuan metamorfosa. mineralogi geokimia dan eksperimental. kebenaran ilmiah. inderaja dalam geologi dan analisis citra.103 PETROLOGI LANJUT / Advance Petrology 2 (1-1) Pembahasan tentang perkembangan aktual petrologi. syarat-syarat. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 51 . aplikasi geokimia dan teori dan eksperimental petrologi terhadap model tektonik lempeng. verifikasi-validasi. Q20A. scientific process. metode analisis. paradigma. instrumen penelitian.102 GEODINAMIKA LANJUT / Advance Geodynamic 2 (1-1) Pembahasan teori geotektonik dan penerapannya dalam kaitan dengan rekonstruksi geologi regional dan geologi Indonesia. origin dan pembentukan batuan beku serta metamorf ditinjau dari bukti lapangan. fenomena tektonik kaitannya dengan magmatisme dan genesa mineral. aksiologi. UNX20. Q20A.geologi dan bentang alam. pembentukan batuan dalam sistem geotektonik. Aspek global tektonik lempeng dan geologi regional sepanjang waktu. kaitannya dengan pembentukan mineral. klasifikasi genesis dan pemerian batuan beku. petrogenesis. pembentukan dan evolusi magma. metode pengumpulan data. pengembangan ilmu (sciences) dan teknologi di bidang geologi. dengan penekanan evolusi tektonik yang melatari pembentukan dan perkembangan cekungan (basinal tectonics).111 FILSAFAT ILMU / Phylosophy of Science 2(2-0) Dasar filosofi ilmu. hidrologi. metode.112 METODOLOGI PENELITIAN / Research Metodology 2(2-0) Ikhtisar pengertian-pengertian pokok: metodologi. cabang-cabang filsafat. volkanologi fisik dengan referensi khusus volkanisme Kenozoikum di Indonesia dan petrografi batuan volkaniknya. beberapa jenis riset. ontologi. discovery dan invention. proses riset. teknik penelitian. metafisika. estetika. logika (deduksi-induksi). etika. UNX20. epistemologi. serta pengaruh struktur dan kegempaan terhadap kestabilan lahan atau wilayah. hipotesis dan kegunaan dalam penelitian ilmiah. Bahasan mengenai azas penelitian. penyusunan proposal penelitian dan penulisan laporan penelitian di bidang geologi.

Tim Dosen UNX20. Q20A. zonation of rock provenance.203 GEOLOGI REGIONAL/ Regional Geology 2(0-2) Pemahaman kondisi regional Asia untuk pemahaman geologi Indonesia. bahasan tentang penyebaran. tatanan stratigrafi regional. Metoda matematika dan simulasi numerik untuk geologi. pembahasan fenomena dan genesa panas bumi. serta metalogeni Indonesia. rocks and industrial materials 3(3-0) pemetaan dan penyebaran batuan dan tanah.201 GEOLOGI KUANTITATIF / Quantitative Geology 3 (2-1) Pemahaman prinsip analisis kuantitatif dalam penelitian geologi dan aplikasinya. bahasan terktonik regional khususnya di Indonesia. bahasan mengenai potensi sumberdaya energi. mekanika Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 52 . aplikasi dalam kaitannya dengan rekonstruksi geologi regional dan geologi Indonesia.202 SEDIMENTOLOGI & STRATIGRAFI TERAPAN Applied Sedimentology & Stratigraphy 2 (2-1) Pembahasan terutama ditekankan kepada proses pembentukan. Q20A.002 TESIS/ Thesis 6(0-6) 2 orang tim pembimbing + 2-3 orang pembahas Q20A. magmatisme. transportasi dan sedimentasi yang terakumulasi pada lingkungan pengendapan. Metoda statistik dan aplikasinya untuk analisis data geologi.101 PERKEMBANGAN GEOLOGI & GEOTEKTONIK Development of Geology & Geotectonic 3(2-1) Pembahasan tentang tektonik lempeng. pembahasan pembentukan batubara.204 PENGELOLAAN TANAH. penyebaran dan potensi sumberdaya alam. BATUAN. pembentukan dan genesis hidrokarbon. earth and rock fill material. Q20A. zonasi dengan pendekatan satuan genetika wilayah. perkembangan cekungan. triaxial.001 USULAN PENELITIAN/ Research Proposal 1(0-1) 2 orang tim pembimbing + 2-3 orang pembahas UNX20. Dikaji juga pembentukan batuan sedimen tersebut dalam kerangka waktu sebagai suatu event dalam sejarah geologi. Komputasi geologi dengan beberapa studi kasus.Q20A. DAN BAHAN GALIAN INDUSTRI/ Management of soil.

teknik pemantauan air tanah. analisis cekungan air tanah. Proses analisis suatu rencana kegiatan pembangunan di dalam eksplorasi / eksploitasi aspek geologi serta hakekat AMDAL itu sendiri akan dibahas dengan contoh-contoh pemanfaatannya dalam ilmu kebumian khususnya Ilmu Geologi. analisis dan pengelolaan airtanah. isotop air tanah dan pemodelan.003 PEMETAAN HIDROGEOLOGI / Hydrogeological Mapping 3 (2-1) Pembahasan tentang air tanah. hidrologi karst. analisis dan evaluasi hasil uji akifer (parameter hidrolik airtanah).tanah. hidrogeokimia. penambangan. rencana pengelolaan lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL) yang kemudian data atau informasi tersebut disajikan dalam bentuk rencana kebijakan pembangunan di dalam eksplorasi / eksploitasi aspek geologi sehingga pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development). mineralisasi dan hidrogeologi karst. teknik pemanfaatan.004 ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN (AMDAL) Environmental Impact Assesment (EIA) 2 (2-0) Analisis dampak pembangunan dari rencana kegiatan eksplorasi / eksploitasi aspek geologi. prakiraan dan evaluasi. Di samping itu. Q20A. biologi air tanah. dengan berbagai studi kasus dalam eksplorasi sumberdaya energi & aplikasi di bidang lainnya. masalah lingkungan. pencegahan longsor. keamanan penambangan. kronostratigrafi dan korelasi dengan pendekatan statistik-matematis. mata kuliah ini juga memberikan pengetahuan dasar tentang metoda dan teknik identifikasi dampak. dampak lingkungan. Q20A. teknik eksplorasi. hidrologi media rekahan.industri migas. biostratigrafi. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 53 . daerah recharge rate (air hujan dan air sungai) serta discharge alami. Q20A. analisis air tertekan (confined water). Q20A. stratigrafi cekungan. tipologi dan properties akifer. perilaku dinamik air tanah. analisis cekungan. lingkungan dan wilayah. serta aplikasi hidrogeologi untuk geoteknik. proteksi dan konservasi air tanah. hidrogeofisika.001 STRATIGRAFI KUANTITATIF / Quantitative Stratigraphy 3(2-1) Pemahaman analisis litostratigrafi. cekungan hidrogeologi indonesia. Geothermal. sifat kimia air tanah.002 APLIKASI HIDROGEOLOGI DASAR / Application of Basic Hydrogeology 3(2-1) Pembahasan konsep hidrogeologi.

manfaat geoteknik untuk infrastruktur dan pertambangan. uniaxial compression strength. studi kasus II aplikasi untuk eksplorasi sumberdaya mineral logam. konsep dasar perencanaan wilayah. pendekatan probabilistik dalam analisis citra dijital. mekanika batuan.006 GEOTEKNIK TANAH DAN BATUAN / Soil and Rock Geotechnics 3 (3-0) Mekanika tanah. aneka variabel penentu massa batuan teretakkan. pendekatan karakterisasi batuan retak-retak. sifat fisik dan mekanik. Q20A.008 APLIKASI PENGOLAHAN CITRA DIJITAL Application of Digital Imagery Processing 2 (2-0) Mengkaji dan menerapkan pengolahan data penginderaan jauh secara dijital di bidang geologi khususnya untuk eksplorasi sumberdaya energi dan mineral. Q20A. studi kasus I aplikasi untuk eksplorasi energi. klasifikasi tanah. studi kasus aplikasi untuk pengembangan wilayah. mencakup pembahasan konsep dasar pengolahan citra dijital.Q20A. rock quality designation. pemahaman prinsip-prinsip petroleoum geomechanics. metoda grid sederhana (the simple grid method). mencakup pembahasan konsep analisis spasial secara dijital. variabel-variabel dalam analisis citra dijital.005 GEOLOGI LINGKUNGAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH Environmental Geology and Region Development 2 (2-0) Konsep wilayah serta aplikasi geologi untuk proses perencanaan pengembangan wilayah dengan prinsip geologi sebagai informasi dasar yang utama. prinsip geomekanika. pendekatan probabilistik dalam perencanaan Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 54 . studi kasus III aplikasi untuk eksplorasi sumberdaya mineral non logam. stabilisasi lereng batuan terdeformasi intensif. pembuatan terowongan dengan pendekatan geomekanika.009 APLIKASI PENGOLAHAN DATA SPASIAL Application of Spatial Data Processing 2 (2-0) Mengkaji dan menerapkan pengolahan data spasial secara dijital untuk perencanaan wilayah. Q20A. Q20A.007 GEOMEKANIKA / Geomechanics 2 (2-0) Masa batuan padu dan terdeformasi (intact and fractured rock).

014 GEOLOGI EKONOMI/ Economic Geology 2 (2-0) Pemahaman tentang model deposit sumberdaya mineral dan batubara metode penilaian keekonomian suatu potensi sumberdaya mineral dan batubara. pengenalan ciri . serta manifestasinya di permukaan dan bawah permukaan. parameter penentuan potensi sumberdaya mineral dan batubara.ciri geologik yang berkaitan dengan tektonik (microtectonics). Q20A. kaitannya dengan genesis mineral. pembahasan tentang pencarian sumberdaya mineral berdasarkan metodologi geologi. Q20A. pembahasan mengenai mitigasi bencana. aplikasi analisis geomorfologi kuantitatif dalam eksplorasi lahan. beragam alat bantu (tool) analisis data geomorfologi. perangkat lunak pendukung dengan beberapa studi kasus. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 55 . aplikasi analisis geomorfologi kuantitatif dalam analisis tektonik (morfotektonik). perkembangan struktur geologi. mempelajari lingkungan tektonik kaitannya dengan jenis-jenis interaksi antar lempeng.012 TIPE STRUKTUR GEOLOGI / Geological Structure Type 2 (2-0) Genesa. pemahaman mekanisme kegempaan zonasi daerah rawan gempa.konsep geodinamika dan aplikasinya dalam dinamisme kerakbumi indonesia. Q20A. pembahasan tentang variabel karakteristik bentangalam.013 EKSPLORASI SUMBERDAYA MINERAL/ Exploration of Mineral Resources 3 (2-1) Pembahasan mengenai teori pembentukan bahan galian mineral.010 GEOMORFOLOGI KUANTITATIF TERAPAN Applied Quantitative Geomorphology 2 (2-0) Mengkaji karakteristik bentangalam secara kuantitatif dan penerapannya dalam kajian geologi. fenomena geologi yang berkaitan dengan geohazard dan kegempaan. dan geokimia serta pembahasan kasus-kasus mineralisasi indonesia.wilayah. aplikasi analisis geomorfologi kuantitatif dalam eksplorasi mineral/bahan galian.011 GEODINAMIKA DAN KEBENCANAAN GEOLOGI Geodinamic and Geological Hazard 2 (2-0) Pemahaman konsep . rekonstruksi geologi regional dan tektonik lempeng (termasuk magmatisme dan vulkanisme). geofisika. Q20A. Q20A. kegempaan dan kerawanan gerakan tanah.

aplikasinya dalam eksplorasi mineral ekonomis yang ditentukan dari pendeteksian konsentrasi elemen Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 56 .jalur magmatisme indonesia. interpretasi. Q20A. epithermal.018 GEOFISIKA RESERVOAR/ Reservoir Geophysic 2 (2-0) Pemahaman mengenai metoda geofisika kuantitatif dan interpretasi sifat-sifat fisik batuan/cebakan bahan galian ataupun struktur untuk mengetahui macam. peranan magmatisme dalam pembentukan mineral indonesia. perencanaan dan evaluasi eksplorasi sumberdaya energi dan mineral. teknologi estimasi potensi. magmatisme dan vulkanisme indonesia. kaitannya dengan konsep eksplorasi dan pengembangan hidrokarbon. kebencanaan geologi dan perencanaan wilayah. reservoir. seal dan trap) untuk menentukan migrasi.017 GEOFISIKA TERAPAN Applied Geophysic 2 (2-0) Pengenalan teknologi survei. masalah dan analisis ophiolit serta aplikasinya di indonesia.015 MAGMATISME PETROGENESIS/ Petrogenesis Magmatism 2 (2-0) Pembahasan tentang teori pembentukan batuan (petrogenesis). pembahasan rekayasa reservoar. peranan tektonik dalam petrogenesis. bentuk ataupun lokasi cebakan hidrokarbon untuk memahami akumulasi migas dan proses-proses yang berkaitan.019 APLIKASI VULKANOLOGI/ Applied Volcanology 2 (2-0) Aplikasi prinsip-prinsip stratigrafi untuk berbagai kepentingan diantaranya eksplorasi panas bumi.020 EKSPLORASI GEOKIMIA MINERAL/ Mineral Exploration Geochemistry 2(2-0) Pembahasan lanjut mengenai proses magmatisme. Q20A. karakteristik magmatisme purba indonesia.016 PETROLEUM GEOLOGI / Petroleum Geology 2 (2-0) Pembahasan mengenai aspek-aspek dan proses geologi yang berkaitan dengan pembentukan hidrokarbon (sourcerock. genesa. komposisi. Q20A. tectonophysics dan engineering geophysics. eksplorasi mineral. analisis magmatisme dalam evolusi geologi indonesia. Q20A.Q20A. Pembahasan mengenai seismologi. Q20A. sifatsifat kimia unsur dalam batuan. jalur .

teori pembentukan mineral. potensi bahan galian batuan. penyebaran potensi mineral lapukan Ni. pollen.berdasarkan teknis analisis laboratorium dan lapangan.023 ANALISIS MIKROFOSIL Microfossil Analysis 2 (2-0) Pembahasan tentang metoda/teknologi analisis kuantitatif mikrofosil foraminifera. Q20A. dan lingkungan purba berdasarkan analisis fosil atau sisa-sisa hewan dan tumbuhan berukuran makro dan mikro (foraminifera. nannoplankton. beberapa kasus hubungan komposisi batuan dengan genesis mineral. analisis dan pemodelan high resolution biostratigraphy.021 EKSPLORASI GEOKIMIA MIGAS Exploration of Petroleum Geochemistry 2 (2-0) Aplikasi geokimia dalam eksplorasi migas yang ditentukan dari pendeteksian terhadap sifat-sifat kimiawi (distribusi dan jumlah elemen geokimia. dan sifat geokimia lainnya.024 PALEOEKOLOGI & PALEOENVIRONMENT Paleoecology & Paleoenvironment 2 (2-0) Rekonstruksi tentang iklim. dengan penggunaan instrument tertentu. dll) yang meliputi analisis deskriptif dan kuantitatif. ekologi. genesis batuan beku di indonesia. serta pembentukan batubara. Al. geokronologi. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 57 . paleoenvironment (termasuk paleoklimat). cebakan logam Kuarter dan kapita selekta (kasus).untuk menjelaskan tatanan stratigrafi dan tektonik indonesia dalam pembentukan pan perkembangan cekungan hidrokarbon. penyebaran batuan beku di indonesia. radioaktif. spot test atau teknik quickie. genesis cebakan mineral logam di Indonesia. Q20A. Q20A. palinomorf dll .022 POTENSI SUMBERDAYA MINERAL INDONESIA Mineral Resources Potential in Indonesia 2 (2-0) Pendahuluan. penyebaran potensi mineral logam.. distribusi dan kelimpahan isotop) dalam organisme dalam suatu cekungan hidrokarbon berdasarkan teknis analisis laboratorium dan lapangan. dalam penentuan trace element. Fe-hematit dll. sirkulasi elemen berdasarkan sifat atom dan ion. Ni. Q20A. paleogeografi. genesis mineral lapukan Al.

eksploitasi. dan pengembangan pemberdayaan masyarakat pertambangan. public research appraisal. proses permukaan berupa aktifitas volkanik dan tektonik pematang tengah samudera (dorsal). Q20A.030 ISSUE-ISSUE AKTUAL KEWILAYAHAN & SUMBERDAYA MINERAL Actual Issues of Region and Mineral Resources 3 (3-0) Pembahasan tentang isu-isu/tema-tema actual yang berkembang di sector pertambangan sumberdaya minerak. Q20A. struktur dan litologi fosil kerak samudera dan ofiolit.026 PENGEMBANGAN MASYARAKAT Community Development 3(3-0) Mengkaji aspek yang terkait dengan pengembangan masyarakat. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 58 . serta pendekatan pemecahan permasalahan. disertai dengan kajian lingkungan sedimentasi dalam konsep pembentukan cekungan. Q20A. Magmatisme antar lempeng. social mapping. atau implementasi yang disebabkan oleh berkembangnya isu tersebut.029 ANALISA CEKUNGAN SEDIMENTASI Sedimentary Basin Analysis 2 (2-0) Pembahasan mendalam berkaitan dengan metode geologi untuk deskripsi dan pendefinisian cekungan sedimentasi. pemekaran dasar samudra. Q20A.Q20A. interaksi basal dengan air laut : proses-proses metamorfik dan hidrotermal. ISO 26000.025 KAPITA SELEKTA BATUBARA/ Selecta Capita of Coal 3 (2-1) Membahas berbagai permasalahan dan kasus-kasus yang terkait dengan kegiatan eksplorasi. dan pengelolaan batubara. status kerak samudra dalam kaitan dengan daur ulang subduksi. struktur dan litologi kerak samudra aktual. ektraksi magma dan model dapur magma. metode-metode studi dari kerak samudera aktual. umur kerak samudra dan kinematikanya. bottom up planning community development. meliputi Corporate Social Responsibility (CSR). siklus kerak samudera. Dilengkapi dengan studi kasus yang terjadi di berbagai daerah dan perusahaan pertambangan batubara. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif. siklus dasar dan litosfer oseanik. umur dan berbagai tahap evolusi cekungan. Pemahaman tentang seri magmatik dalam domain oseanik. proses di kedalaman berupa diapir mantelik.028 GEOLOGI KERAK SAMUDRA/ Geology of Oceanic Crust 2 (2-0) Pemahaman keberadaan keraksamudra.

033 PETROLOGI DAN PETROGENESIS BATUAN ALAS Petrology and petrogenesis of basement rocks 2 (2-0) Pemahaman/definisi tentang batuan alas. Q20A. kebijakan peraturan dan standar dalam pengenalan sumberdaya mineral. jenis sampel serta jenis dan prosedur analisis. peranan pemerintah daerah dalam pengelolaan sumberdaya mineral. karakteristik. beberapa kemungkinan cara penempatan batuan beku dalam kaitannya dengan cekungan-cekungan sedimenter. jenis-jenis batuan alas. jenis batuan beku dan tatanan tektoniknya. keterdapatan dan eksplorasi hidrokarbon pada batuan alas. Q20A. jenis cekungan dan batuan alas penyusunnya. data pendukung. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 59 . eksplorasi batubara. pengenalan. sumberdaya CBM di Indonesia. konsep cekungan. kimia batuan sebagai indikator petrogenesis.031 MANAJEMEN SUMBERDAYA MINERAL DAN OTONOMI DAERAH Mineral Resources Management of Local Autonomy 3 (3-0) Prinsip manajemen dalam pengelolaan sumberdaya mineral.Q20A.034 EKSPLORASI BATUBARA DAN GAS METANA BATUBARA Exploration of Coal and CBM (Coal Bed Methan) 2 (2-0) Pemahaman mengenai proses pembentukan batubara. konsep terpadu pengelolaan sumber daya air tanah – sosialisasi peningkatan infiltrasi dan bendungan bawah tanah terpadu. jenis dan fasies metamorfik. Q20A. prosesproses alterasi hidrotermal dan pelapukan serta pengaruhnya terhadap porositas batuan. sumberdaya batubara di Indonesia. reservoar parameter. kawasan resapan. beberapa contoh produksi migas dari reservoar batuan alas. pembentukan. kebijakan air bawah tanah. konservasi lingkungan. jenis batuan metamorfik dan tatanan tektoniknya.032 MANAJEMEN PERUSAHAAN PERTAMBANGAN Mining Corporation Management 3 (3-0) Pemahaman tentang manajemen dalam pengelolaan maupun suatu kegiatan usaha pertambangan baik mineral maupun energi serta mengoptimalkan “good mining practice” Q20A.035 MANAJEMEN AIR BAWAH TANAH Groundwater Management 3 (3-0) Dasar-dasar hidrogeologi. water balance. evaluasi potensi dan produksi gas metana batubara (CBM).

M. 195909201991021001 Dr. Edi Tri Haryanto. Lia Jurnaliah.Sc Guru Besar 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 13 14 15 16 17 Drs. M.Sc. MT. Undang Mardiana. Ir. 196211031987032001 Ir. H. M. 195807261989031001 Ir. MT**) NIP. (EM) Dr. DEA. 196004091988101001 Dr. Ir. Edy Sunardi. **) NIP. 195503071983031003 Dr. Achmad Sjafrudin. 196204281987032001 Dra. **) #) NIP. NIP. NIP.Sc. Ir. M. MT. 195007171982031001 Dr. 196010141986011001 Ir. Nana Sulaksana. Andi Agus Nur.2. 195908071986011002 Ir. MS. Agung Mulyo. Ismawan. #) NIP. MT.Ir. Ir.2. M. **) NIP. MT. Adjat Sudradjat. MSP.Si **) NIP. **) #) NIP. Johanes Hutabarat. 195210021983121001 Drs... NIP. M. Ildrem Syafri. Winantris. 195903111987031002 Ir. NIP. Ahmad Helman Hamdani.Si. 195508281982031005 Dr.Si. Geni Dipatunggoro. 196212181990011001 Sandi Lektor Kepala Q10A10004 Lektor Kepala Q20A10001 Lektor Kepala Q10A10006 Lektor Kepala Q10A10005 Lektor Kepala Q10A10008 Lektor Kepala Q10A10012 Lektor Kepala Q10A10009 Lektor Kepala Q20A10002 Lektor Q10A10016 Lektor Kepala Q20A10003 Lektor Kepala Q10A10007 Lektor Kepala Q10A10019 Lektor Q10A10010 Lektor Q10A10011 Lektor Kepala Q10A10013 Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 60 . M.Si#) NIP. M. Zufialdi Zakaria. 195807161986031003 Ir. Ir. NIP.2 Daftar Dosen Program Magister (S2) Teknik Geologi No Nama Dosen Jabatan 1 Prof.Si. 196010181993031001 Dr. NIP.**) NIP.

ST. Hendarmawan. Ir. NIP. M. ST. ST.Sc. Ph. #) NIP. ST. 196808181993032003 Dr.Sc. Lili Fauzielly. 197308281999031001 Dr.. 196603101994031003 Ir. 197002251997032002 Dr. Djadjang Jedi Setiadi. 196810061997031007 Dr. 196712151994031003 Dr.Sc. ST. Dr. Agus Didit Haryanto.Si *) NIP. 196611051992032003 Prof.. MT. Ir. #) NIP. M. **) NIP. 197111301999031002 Dr. MT NIP. Iskandar..No 18 19 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 Nama Dosen Dr. #) NIP. 197106162002121001 Teuku Y. Yoga Andriana Sendjaja. Ir. 196701221997032002 Ir. Vijaya Isnaniawardhani. NIP. #) NIP. MT.. ST. MT NIP. 196304241991011001 Ir.Sc. 197606082001122001 Jabatan Lektor Kepala Sandi Q10A10015 Lektor Q10A10020 Lektor Kepala Q10A10018 Guru Besar Q20A10005 Lektor Kepala Q20A10006 Lektor Q10A10021 Lektor Kepala Q10A10022 Lektor Kepala Q20A10004 Lektor Q10A10023 Lektor Q10A10024 Lektor Q10A10027 Lektor Q10A10033 Lektor Q10A10036 Lektor Q10A10029 Lektor Kepala Q10A10026 Lektor Q10A10030 Lektor Q10A10025 Lektor Q10A10032 Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 61 . ST. Budi Muljana. M.. 196611051992032003 Dr. Ir.Alam.. M. MT. MT. M. Adhiperdana. D. Ph.D NIP. *) NIP. ST. M. W. MT *) NIP. Abdurrokhim. MT. Iyan Haryanto. MT NIP..Sc. Emi Sukiyah. NIP. 196701181996011001 Dr. M. NIP. Mega Fatimah Rosana. 197108252005011001 Billy G. 197310231998021001 Euis Tintin Yuningsih. ST. M. NIP. Sapari Dwi Hadian. MT. 197006231999031001 Yuyun Yuniardi. Dicky Muslim. Ir. NIP. 197210101999031002 Boy Yoseph CSSS. MT. ST. MT.

serta (2) Program Pembelajaran Tugas dan Disertasi (Doctor By Research). 197611232005011004 36 Aton Patonah.3. Jabatan Guru Besar - Sandi Q10A10037 Q10A10041 Sandi Q10A10002 Q10A20001 Lektor Kepala 2. Hirnawan 2 Ir. Beban SKS dari program spesialis/MM/MBA. ST. 198002172008122002 Dosen Pengampu Program Magister (S2) Teknik Geologi Sedang mengikuti Studi S-3 di luar negeri Sedang mengikuti Studi S-3 di dalam negeri. Adapun mahasiswa yang mengikuti Program Pembelajaran Tugas dan Disertasi (Doctor by Research) memiliki beban studi Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 62 . Oeke Sobarin. R. 2. Ir. Mahasiswa yang mengikuti Program Pembelajaran Kuliah dan Disertasi memiliki beban studi sebgai berikut : 1. ST. MT. Beban SKS studi program doktor sebidang ilmu dengan program yang sudah ditempuh satu tingkat di bawahnya adalah minimal 49 SKS (termasuk 30 SKS Disertasi). Beban SKS program doktor yang tidak sebidang ilmunya dengan program yang sudah ditempuh satu tingkat di bawahnya adalah minimal 61 SKS (sudah termasuk 30 SKS Disertasi) 3. H.No 35 #) *) **) Nama Dosen Jabatan Raden Irvan Sophian. Eko Teguh Paripurna. maksimal 20% dari matakuliah pilihan bidang ilmu yang perlu ditempuhnya. Mahasiswa dapat mengambil matakuliah di luar Prodi. MT. Dosen Tidak Tetap No Nama Dosen 1 Prof..(DTT) Dr. Program Doktor (S3) Program Studi Teknik Geologi Pendidikan Program Studi Teknik Geologi (S3) akan diselenggarakan dalam 2 program. Lektor NIP. F. MT. adalah minimal 69 SKS (termasuk 30 SKS Disertasi). Ir. yaitu : (1) Program Pembelajaran Kuliah dan Disertasi. 3 Dr.MT Lektor NIP..

Daftar Mata Kuliah Pilihan Penunjang (MKPP) No Sandi 1 2 3 Q30A.004 Q30A. Program Doktor (S3) Teknik Geologi juga menyelenggarakan kelas Internasional dalam Program Tugas dan DIsertasi (Doctor by Research) 2.003 4 5 6 7 Q30A.005 Q30A.006 Q30A.1 Daftar Mata Kuliah Program Studi Doktor (S3) Teknik Geologi a. Daftar Mata Kuliah Wajib No Sandi 1 2 3 4 5 UNX3020 UNX30111 UNX30116 UNX30008 UNX30011 6 UNX30012 7 UNX30013 8 9 UNX30014 UNX30015 Nama Mata Kuliah Bobot SKS Metodologi Penelitian Filsafat Ilmu Statistika Analisis Usulan Penelitian Disertasi Tahap I/Pengumpulan Data dan Seminar Kemajuan Disertasi Tahap II/Analisa Sintesa dan Seminar Hasil Disertasi Tahap III Seminar Pra Tertutup Disertasi Tahap IV Sidang Tertutup Disertasi Tahap V Sidang Terbuka 2 (2-0) 2 (2-0) 4 (4-0) 1 (1-1) 6 (0-6) 6 (0-6) 6 (0-6) 6 (0-6) 6 (0-6) b.007 Nama Mata Kuliah Analisis Aplikasi Tektonik Lempeng Analisis Geologi Regional Geologi Sumberdaya Mineral dan Energi Geologi Sumberdaya Kewilayahan Problematika Geologi Kebencanaan Vulkanologi Magmatik Vulkanologi Lanjut Bobot SKS Kelompok 2 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 63 .berupa tugas penelitian dengan bobot SKS yang disesuaikan terhadap hasil penelitian/publikasi yang dihasilkan.3.002 Q30A.001 Q30A.

penyebaran dan genesis basin hidrokarbon.015 Q30A.011 12 13 14 15 16 17 18 19 Q30A.018 Q30A.021 22 Q30A.023 24 25 26 27 Q30A.014 Q30A.025 Q30A.019 20 Q30A.008 Q30A.026 Q30A.020 21 Q30A. penyebaran dan genesis sumberdaya mineral dan analisis daerah rawan bencana alam geologi.001 Analisis Aplikasi Tektonik Lempeng 3 (2-1) I Aplication Analysis of Plate Tectonic Pemahaman teori tektonik lempeng. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 64 .010 Q30A.009 Q30A.No Sandi 8 9 10 11 Q30A. analisis dan aplikasi dalam kaitan dengan rekonstruksi geologi regional dan geologi Indonesia.012 Q30A.033 Nama Mata Kuliah Seismotektonik Indonesia Geologi Panas Bumi Analisis Cekungan Hidrogeologi Magmatisme Petrogenesis Lanjut Indonesia Geologi Cebakan Mineral Stratigrafi Lanjut Hidrogeologi Lanjut Neotektonik Indonesia Penginderaan Jauh Lanjut Geokimia Gunungapi Analisis Geotektonik Basin Potensi Sumberdaya Migas dan Gas Methana Batubara Indonesia Analisis Geometri Kuantitatif Analisis Morfotektonik Lanjut Analisis Geomorfologi Pantai dan Pesisir Analisis Morfometri Batuan Gunungapi Geologi Kelautan Lanjut Petrokimia Lanjut Geokimia Ekplorasi Palynologi Bobot SKS Kelompok 2 (2-0) 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) 3 (2-1) 3(2-1) 3 (2-1) 2 (2-0) 2 (2-0) 3 (2-1) 3 (2-1) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) 2 (2-0) DESKRIPSI MATAKULIAH Q30A.016 Q30A.022 23 Q30A.013 Q30A.017 Q30A.024 Q30A.

pola tektonik dalam kaitan dengan megmatisme dan genesa mineral dan hidrokarbon.landscape) sebagai fungsi dari mineral (R. pemahaman tentang bentang alam (G.006 Vulkanologi Magmatik 3 (2-1) I/II/ Magmatic Volcanology Pembahasan tentang magmatisme dan kondisi dalam bumi (earth interior). batuan). potensi dan kendala pengembangan wilayah.003 Geologi Sumberdaya Mineral dan Energi 3 (2-1) Geology of Mineral and Energy Resources Analisis tektonik lempeng. Q30A.004 Geologi Sumberdaya Kewilayahan3 (2-1) II/ Regional Resources Geology Genetika kewilayahan dalam kaitannya dengan tektonik.P. bahasan mengenai magmatisme dalam kaitannya dengan pembentukan mineral. gempabumi.Q30A. pemahaman provinsi batuan dan stratigrafi regional. bencana yang berkaitan dengan klimatologi. Q30A. analisis dan penanganan berbagai formula yang diaplikasikan baik secara kuantitatif maupun kualitatif dan upaya penanganan berbagai bencana alam geologi. potensi sumberdaya mineral di Indonesia. dan pemahaman tentang aktivitas erosi. kajian tentang relasi kebencanaan geologi dan klimatologi. Pembahasan lanjut akan ditekankan pada bencana gerakan tanah. tsunami.t). Q30A. bahasan fenomena tektonik lempeng Asia dan kaitannya dengan tektonik Indonesia. pemahaman dan klasifikasi satuan genetika kewilayahan (terrain genetic unit). teori teori tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 65 . komposisi magma. pemahaman dan bahasan tentang genesis mineral yang berkiatan dengan vulkanisme purba.005 Problematika Geologi Kebencanaan 3 (2-1) I Problems of Geological Hazard Bahasan tentang tektonik sebagai pembentuk aneka kebencanaan geologi antara lain letusan gunungapi. Q30A. aneka peristiwa geologi) dan waktu (t) dalam suatu hubungan G=f(R. Klarifikasi kebencanaan geologi. penyebaran dan genesis hidrokarbon.002 Analisis Geologi Regional 3 (2-1) II/ Analysis of Regional Geology Uraian lebih mendalam tentang kondisi geologi regional Asia untuk dapat memahami geologi Indonesia. gerakan tanah dan banjir yang berkaitan dengan kondisi geologi. proses (P. kaitannya dengan tektonik.

teknologi survey yang mencakup : geologi. geofisika gunungapi.ciri geologik yang berkaitan dengan tektonik (microtektonics). pemonitoran. seismologi. masalah komponen H2O dan gas dalam magma dan kaitannya dengan mekanisme letusan. kajian mengenai hubungan magmatisme dengan mekanisme letusan. petrologi dan petrogenesis magma. Q30A.007 Vulkanologi Lanjut 3 (2-1) I/II/ Advance Volcanology Pembahasan lebih mendalam tentang mekanisme letusan gunungapi pemahaman tentang berbagai klasifikasi dan besaran letusan. komposisi produk dan pembahsan tentang aplikasi konsep fasies gunungapi. manajemen bencana kegempaan. geokimia gunungapi. pemboran uji. analisis dan mekanisme kegempaan zonasi daerah rawan gempa. geofisika dan geokimia. Berbagai contoh aktifitas vulkanik dari berbagai tempat di dunia akan disampaikan Q30A. teknologi estimasi potensi. 009 Geologi Panas Bumi 3 (2-1) II/ Geothermal Fenomena panasbumi dalam aitannya dengan panas bumi. pengenalan ciri . sifat . aplikasi konsep geotektonik di Indonesia mekanisme tektonik. masalah tektonik dalam kaitannya dengan kegempaan. dampak letusan.konsep geotektonik. penentuan umur hasil letusan gunungapi.010 Analisis Cekungan Hidrogeologi 3 (2-1) I/II Analysis of Hidrogeological Basin Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 66 . kegempaan dan kerawanan gerakan tanah. petrologi dan sifat-sifat produk vulkanik Q30A. teknik pemetaan geologi gunungapi. stratigrafi. teknik mitigasi dan manajemen bencana gunungapi. pengenalan dan genesis berbagai produk gunungapi. magma sebagai sumber produk vulkanik.pembentukan magma. deformasi dan teknik lainnya. stratigrafi batuan gunungapi. potensi panasbumi di Indonesia. pengantar evaluasi eksplorasi dan perencanaan sumur. analisis mineral indikator suhu. fenomena geologi yang berkaitan dengan kegempaan. sifat dan jenis letusan. Q30A.sifat uap reservoir panasbumi. Pembahasan akan mencakup pula teknologi pemonitoran gunungapi. dinamisme kerakbumi Indonesia. teknolohi. analisis uap. fasies petrologi dan alterasi.008 Seismotektonik Indonesia 2 (2-0) I/II/ Indonesian Seismotectonic Konsep . genesa panas bumi.

manajemen air tanah Q30A.011 Magmatisme Petrogenesis Lanjut Indonesia 3 (2-1) I Advance Petrogenesis Magmatisme of Indonesia Pembahasan lanjut tentang teori pembentukan batuan (petrogenesis). seismik stratigrafi.014 Hidrogeologi Lanjut 3 (2-1) II/ Advanced Hydrogeology Pembahasan konsep hidrogeologi : detil tipologi dan propertis akifer. Q30A. kondisi geologi yang berpengaruh. magnetostratigrafi serta cabang startigrafi lain (event stratigrafi. manajemen airtanah untuk konservasi dan sustainability (keberlanjutan ketersediaan sumber airtanah) .013 Stratigrafi Lanjut 3 (2-1) I/ Advanced Stratigraphy Pemahaman konsep-konsep dasar stratigrafi dan korelasinya (meliputi : litostratigrafi. hidrogeologi media rekahan. analisis numerik.jalur magmatisme Indonesia. dalam analisis stratigrafi dengan resolusi tinggi. Q30A. masalah dan analisis ophiolit serta aplikasinya di Indonesia.012 Geologi Cebakan Mineral 3 (2-1) I/ Geology of Ore Deposits Analisis tektonik dalam pembentukan zona mineralisasi di Indonesia (Westerveld dan perkembangannya dalam teori baru). serta perkembangannya yang menyangkut pemahaman sekuen stratigrafi. Pemahaman konsep-konsep stratigrafi ini diarahkan untuk analisis cekungan.kasus mineralisasi Indonesia. pembahasan kasus . analisis air tertekan (confined water). analisis magmatisme dalam evolusi geologi Indonesia. peranan tektonik dalam petrogenesis. analisis cekungan. hidrogeologi kars. kimia dan isotop airtanah sebagai dasar pemodelan. peranan magmatisme dalam pembentukan mineral Indonesia. Q30A.Pembahasan tentang air tanah. dampak lingkungan. teknik pementauan air tanah. biostratigrafi dan kronostratigrafi). magmatisme dan vulkanisme Indonesia. teknik pemanfaatan. analisis hasil uji akifer (parameter hidrolik airtanah). "host rocks" dalam zona mineralisasi Indonesia. karakteristik magmatisme purba Indonesia. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 67 . jalur . pembahasan lanjut teori genesis mineral (mineral genesis). cekungan hidrogeologi Indonesia. chemostratigrafi. sebagai integrasi dan aplikasi sedimentologi dan stratigrafi untuk interpretasi sejarah geologi dan evaluasi nilai ekonomis. aplikasi teori genesis dalam zonasi mineralisasi di Indonesia. siklus stratigrafi. magmatisme dan vulkanisme. stratigrafi cekungan.

eksplorasi mineral. geodinamika Indonesia. Q30A. dampak negatif neotektonik Indonesia dan studi kasus. komposisi dan sifat . studi kasus. Q30A. teknik pemonitoran gas terlarut. analisis tektonik Indonesia dalam pembentukan cekungan Hidrokarbon. neotektonik kuantitatif.017 Geokimia Gunungapi 2 (2-0) I/II// Volcano Geochemical Pembahasan tentang proses magmatisme. aplikasi penginderaan jauh di berbagai bidang. pembahasan lanjut tentang analisis fosil dalam stratigrafi hidrokarbon.018 Analisis Geotektonik Basin 3 (2-1) I/II/ Analysis of Basin Geotectonic Pembahasan tentang tektonik lempeng regional Asia. pemanfaatan dalam bidang geologi dan bidang terkait di Indonesia.indikator neotektonik. vulkanologi. teknik pengelolan citra. Q30A.Q30A. gas and coal bed methan resources Pemahaman tentang karakteristik latarbelakang geologi basin penghasil Migas dan Gas Methana Batubara (CBM) di Indonesia. karakteristik gas dalam aktifitas vukanisma. Kajian akan Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 68 .sifat gas. genesa gas.015 Neotektonik Indonesia 3 (2-1) I/ Indonesian Neotectonic Pemahaman geodinamika aktual. neotektonik Indonesia. SIG. 016 Penginderaan Jauh Lanjut 2 (2-0) I/II/ Advanced Remote Sensing Pembahasan tentang teknologi penginderaan jauh mutakhir. pengenalan indikator .019 Potensi Sumberdaya Migas dan Gas Methana Batubara Indonesia 2 (2-0) I/II Indonesian oil. khususnya dalam tektonik. stratigrafi cekungan hidrokarbon. Q30A. lingkungan dan pembentukan cekungan batubara. geodinamika regional Asia. analisis dan teknik presentasi neotektonik. Lebih jauh lagi untuk memberikan konfirmasi dang mengungkap potensi eleman dari petroleum system dan CBM System yang terintegrasi di Indonesia. pengaruh tektonik regional terhadap tektonik Indonesia. masalah polusi dan lingkungan hidup. lingkungan pembentukan cekungan. hidrogeologi dan pengembangan kewilayahan. teknik analisis laboratorium dan lapangan. pemonitoran gas menyebar (disperse).

M. instrumen penelitian. MSP. Biostratigrafi (Biostartigraphy). Adjat Sudradjat. aksiologi.3020 Metodologi Penelitian 2 (2-0) Research Metodologi Ikhtisar pengertian-pengertian pokok : metodologi. Sea Level Changes. scientific process. Paleogeografi (Paleogeography). verifikasi-validasi. batasan mengenai azas penelitian.disampaikan dengan tujuan mendapatkan pemahaman dan Informasi geologi lainnya yang relevan dengan persoalan strategi eskplorasi di Indonesia. metode analisis. epistemologi. Dr. proses riset. teknik. Q30A. UNX. dengan beberapa studi kasus 2. estetika. *) NIP.30111 Filsafat Ilmu 2 (2-0) /Psylophy of Science Dasar filosofi ilmu. 195210021983121001 Jabatan Sandi Guru Besar Q10A10001 Lektor Kepala Q20A10001 Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 69 . Ir. ontologi.(Em). beberapa jenis riset. metafisika.2 Daftar Dosen Pendidik Dosen Tetap No Nama Dosen 1 Prof. UNX. metode matematika dan simulasi numeric untuk geologi dan geofisika. discovery dan invention. vegetasi mangrove. Habitat tumbuhan dengan lingkungan pengendapan.033 Palynologi 2 (2-0) I/II Palynologi Geologi tumbuhan : Pemahaman zona vegetasi. vegetasi hutan rwagambut. syarat-syarat. penelitian dan pengembangan ilmu (sains) dan teknologi di bidang geologi.30116 Statistika Analisis 4 (4-0) Pemahaman prinsip analisis kuantitatif dalam penelitian dan aplikasinya. vegetasi air tawar/rawa air tawar. paradigma. 2 Dr.Sc. UNX. komputasi geologi dan geofisika.3. Nana Sulaksana. hutan tropic. metode pengumpulan data. etika. hipotesis dan kegunaan dalam penelitian ilmiah. metode. penyusunan proposal penelitian dan penulisan laporan di bidang geologi. Ir. kebenaran ilmiah. Analisis Paleoenvironment. logika (deduksi-induksi). cabang-cabang filsafat.

*) NIP. MT. Rosana. Iyan Haryanto. Ir. Abdurrokhim. 197006231999031001 Euis Tintin Yuningsih.Vijaya Isnaniawardhani.Sc. Yoga Andriana S. *) NIP. NIP.. Ir. NIP. Budi Muljana. M. *) NIP. H. 196701221997032002 Dr..Sc. Ir. Budi Nurani Ruchjana NIP. Ph.Sc. *) NIP. 197210101999031002 Dr. 196004091988101001 Ir. DEA. Dr. ST. Ir. M. Ildrem Syafri. MT NIP. *) NIP. Winantris. 196810061997031007 Dr. MS. Dr. 196611051992032003 Prof. Ph. Mega F. Ahmad Helman Hamdani. MT NIP. Hendarmawan. *) NIP. Ir.Si. MT. NIP.. Dicky Muslim. M. 196312231988032001 Jabatan Sandi Lektor Kepala Q10A10008 Lektor Kepala Q10A10007 Lektor Kepala Q20A10003 Lektor Kepala Q10A10018 Guru Besar Q20A10005 Lektor Kepala Q20A10006 Lektor Kepala Q10A10022 Lektor Kepala Q20A10004 Lektor Q10A10030 Lektor Q10A10023 Lektor Q10A10024 Lektor Q10A10027 Lektor Q10A10032 Lektor Q10A10010 Lektor Kepala Q10A10005 Lektor Kepala Q10A10015 Guru Besar D10A10008 *) Dosen Pengampu Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 70 . *) NIP. M. Lili Fauzielly. 197606082001122001 Dr. 196808181993032003 Dr.D NIP. 196304241991011001 Prof. D. NIP. NIP. ST. MT. M. 196204281987032001 Dr.Si NIP. Ir. 195508281982031005 Dr. Ir. Edy Sunardi. ST. 197002251997032002 Dr. ST. Emi Sukiyah. M. M.Sc. 195807161986031003 Dr. Ir. 196701181996011001 Dr. Johanes Hutabarat.Sc. MT. Ir.. ST.. 196712151994031003 Dr. 196010141986011001 Dr. MT.No 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Nama Dosen Dr.

Huruf T (Komponen Penilaian Tidak Lengkap) Seorang mahasiswa dinyatakan memperoleh huruf T jika memenuhi ketentuan sebagai berikut : a. D. F.00 2. yang dibagi ke dalam peringkat berikut: Nilai 80 – 100 68 – 79. C.Dosen Tidak Tetap No Nama Dosen 1 Prof. atau Dosen Pengasuh mata kuliah dapat mengolah sesuai dengan bobot masing-masing bagian evaluasi yang ditetapkan. serta evaluasi lainnya yang tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku. R. H. Setelah evaluasi pada butir (1) dipenuhi mahasiswa dalam waktu 2 minggu terhitung sejak ujian akhir semester mata kuliah bersangkutan huruf T harus diganti menjadi nilai A. Hirnawan 2 Dr. dan Ujian Akhir Semester (UAS). 2. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Pada hakikatnya evaluasi hasil belajar mahasiswa dilakukan sekurang-kurangnya tiga kali.9 < 45 Huruf mutu A B C D E Angka Mutu 4. yaitu huruf mutu dan angka mutu.4.4.9 56 – 67. maka huruf mutunya menjadi E. b.00 3. Apabila evaluasi pada butir (1) tidak dipenuhi dalam batas waktu 2 minggu.1 Nilai Akhir Nilai akhir suatu mata kuliah yang diperoleh mahasiswa dinyatakan dengan dua bentuk.00 1.00 0 a. Ir. yaitu Ujian Tengah Semester (UTS). B.(DTT) Dr. Septiadi Padmadisastra.9 45 – 55. atau E. c. Diberikan kepada mahasiswa yang belum memenuhi salah satu evaluasi hasil belajar mahasiswa yang dilakukan pada akhir semester. sehingga menghasilkan huruf mutu lain Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 71 .Stat Jabatan Guru Besar Lektor Kepala Sandi Q10A10002 2. M.

dengan dikuatkan surat keterangan yang diperlukan. Alasan yang dapat dibenarkan untuk memberikan huruf K adalah : 1) sakit atau kecelakaan yang memerlukan perawatan atau proses penyembuhan lama. Alasan lain yang dapat dibenarkan untuk memberi huruf K adalah kondisi melahirkan yang tidak normal atau alasan lain yang dapat dibenarkan oleh Dekan atau Direktur Program Pascasarjana di luar kedua alasan pada butir (4) di atas. d. tetapi mahasiswa dianggap menghentikan studinya untuk sementara selama satu semester atas ijin Dekan/Direktur Program Pascasarjana. b. sehingga akan mengurangi jatah Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 72 . Apabila butir (5) di atas terjadi untuk kedua kalinya. mengalami kecelakaan. Mata kuliah yang memiliki huruf K. maka semester bersangkutan dianggap sebagai penghentian studi untuk sementara atas ijin Dekan/Direktur Program Pascasarjana. Dikenakan pada satu atau beberapa mata kuliah pada semester bersangkutan dalam hal mahasiswa tidak dapat mengikuti ujian akhir semester atas dasar alasan yang dapat dibenarkan sehingga tidak dapat mengikuti ujian akhir semester susulan. 2) musibah keluarga yang mengharuskan mahasiswa meninggalkan kegiatan belajarnya dalam waktu lama. Huruf K (Tidak ada Komponen Penilaian) Suatu mata kuliah dapat dinyatakan dengan huruf K jika memenuhi ketentuan sebagai berikut : a. h. Diberikan pada matakuliah tugas akhir dan skripsi yang tidak selesai dalam satu semester. Bagi mahasiswa yang memperoleh huruf K bagi seluruh beban studi dalam semester yang bersangkutan. atau musibah yang memerlukan perawatan lama). yang dinyatakan dengan surat keterangan dari dokter spesialis atau rumah sakit yang merawatnya. b. Huruf T tidak dapat diubah menjadi Huruf K.d. e. c. f. g. tidak digunakan untuk penghitungan IP atau IPK. Mahasiswa mengundurkan diri dari kegiatan perkuliahan setelah lewat batas waktu perubahan KRS (2 minggu setelah kegiatan akademik berjalan) dengan alasan yang dapat dibenarkan dan dibuktikan dengan Surat Keterangan Dekan.diperhitungkan dalam batas waktu studi dan tidak dianggap sebagai penghentian studi untuk sementara. kecuali apabila mahasiswa tidak dapat menempuh ujian akhir semester susulan atas dasar alasan yang dapat dibenarkan (sakit.

referat.mahasiswa yang bersangkutan untuk mengajukan permohonan menghentikan studi untuk sementara. k. Matakuliah yang bersangkutan terdaftar dalam KRS Mahasiswa. Nilai akhir (huruf mutu) mata kuliah atau hasil evaluasi akhir sesuatu mata kuliah hanya dianggap sah apabila : 1.4. pembuatan makalah. Kalau mata kuliah yang memperoleh huruf K itu telah ditempuh kembali pada kesempatan lain. tergantung pada bobot soal/tugas yang diberikan Dosen pengampu Mata Kuliah sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku. Huruf Mutu Akhir Yang Sah a. D. laporan hasil praktikum. partisipasi. i. maka huruf mutunya dapat berubah menjadi A. maka semester bersangkutan dianggap sebagai penghentian studi untuk sementara atas ijin Dekan/Direktur Program Pascasarjana yang kedua kalinya. Bobot tiap macam penilaian yang digunakan dapat ditetapkan sama atau berbeda. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 73 . Hal ini tidak diperhitungkan dalam batas waktu studinya. diperkenankan. kuis (baik yang terjadwal maupun yang tidak terjadwal). Evaluasi hasil belajar mahasiswa dalam suatu mata kuliah sekurang-kurangnya merupakan gabungan dari 3 (tiga) macam penilaian : 1) Ujian Tengah Semester (UTS) 2) Ujian Akhir Semester (UAS) 3) Nilai lainnya. j. C. b. Penghentian studi untuk sementara setelah melewati periode pada butir (7) di atas dengan alasan seperti pada butir (4). 2. atau E. dan terjemahan). kerja lapangan atau ujian praktikum. namun diperhitungkan dalam batas waktu studinya. 2. B. Semua nilai akhir (huruf mutu) mata kuliah atau hasil evaluasi akhir sesuatu mata kuliah yang tidak memenuhi persyaratan butir (1) di atas dinyatakan tidak berlaku (gugur).2 Evaluasi Hasil Belajar a. Nilai terdaftar dalam Daftar Peserta Nilai Akhir (DPNA) ditanda tangani oleh Dosen Pengampu Mata Kuliah. c. antara lain: tugas (pekerjaan rumah. Apabila butir (5) di atas terjadi untuk ketiga kalinya (berturutturut maupun secara terpisah-pisah). namun menggugurkan hak mahasiswa untuk memperoleh kesempatan penghentian studi atas ijin Dekan/ Direktur Program Pascasarjana.

Cara penilaian yang dipergunakan adalah PAP (Penilaian Acuan Patokan). g. yaitu : A. Cara Penilaian Penilaian terhadap penguasaan materi oleh mahasiswa baik yang sifatnya kognitif. Dosen pengampu mata kuliah bertanggung jawab atas kebenaran nilai akhir (huruf mutu) yang ditulis pada DPNA karena nilai akhir (huruf mutu) yang telah diumumkan tidak dapat diganti lagi dengan alasan apapun. psikomotorik. 80% 2. c. f. atau E yang akan dikonversi oleh sistem Nilai akhir (huruf mutu) ditulis pada DPNA. Presensi min. dengan kriteria sebagai berikut : Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 74 . karena dengan menggunakan sekurang kurangnya tiga jenis evaluasi seperti contoh-contoh di atas di anggap telah memadai. e.Contoh: Mata Kuliah Q10A. Praktikum (laboratorium dan atau lapangan) 4. artinya 2 sks perkuliahan dan 1 sks praktikum. Kuis 3. Ujian Tengah Semester 6. 1. Evaluasinya. Mata kuliah Q10A303 bobotnya 3 SKS. antara lain. Tugas 5. Perubahan nilai akhir (huruf mutu) hanya dapat dilakukan dengan menempuh kembali mata kuliah itu pada semester berikutnya/pada kesempatan pertama atau pada semester alih tahun. Ujian Akhir semester b. yang biasa ditulis dengan 3 (2-1). Dosen tidak dibenarkan untuk mengadakan evaluasi/ujian ulangan untuk mengubah nilai akhir mahasiswa pada semester bersangkutan. D. Dalam sistem SKS. Nilai akhir yang diberikan oleh Dosen pengampu mata kuliah harus merupakan huruf mutu yang pasti. d. maupun afektif. Perimbangan bobot dapat disesuaikan oleh dosen pengampu mata kuliah dengan memperhatikan tujuan dari pelaksanaan praktikum dengan syarat semua peraturan pembobotan diberitahukan kepada mahasiswa pada awal kuliah. B. DPNA diserahkan kepada SBP (kecuali lembar yang merupakan arsip Dosen pengampu mata kuliah).303 (2-1). C.

00 3. termasuk mata kuliah Q10A. Huruf mutu yang digunakan untuk penghitungan IP dan IPK adalah huruf mutu yang ditetapkan oleh masing-masing fakultas mengunakan nilai yang terbaik atau nilai terakhir.106 D10B.101 D10C.9 45 – 55.00 1.9 56 – 67. Perbaikan Huruf Mutu pada Semester Reguler Huruf mutu E harus diperbaiki dengan menempuh kembali mata kuliah bersangkutan pada semester berikutnya atau pada kesempatan pertama. Contoh : Perbaikan Mata Kuliah Misalnya.116 Q10A. mahasiswa X pada semester I memperoleh hasil sebagai berikut : Kode MK D10A.Nilai 80 – 100 68 – 79.17) 18 Pada semester II mahasiswa X mengambil beban studi semester 16 SKS.101 D10C.00 (lihat butir 4.111 D10B.00 0 Perbaikan Huruf Mutu Perbaikan huruf mutu dapat dilaksanakan pada semester regular (Semester Gasal dan Semester Genap) atau pada Semester Alih Tahun (SAT) (Juli –Agustus).101 yang memperoleh huruf mutu E (mata kuliah Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 75 . 1.00 2.9 < 45 Huruf mutu A B C D E Angka Mutu 4. 2.101 UNX10.106 Jumlah Bobot SKS 2 2 4 3 3 2 2 18 Huruf Mutu C D B B B E E Angka Mutu 2 1 3 3 3 0 0 AM x SKS 4 2 12 9 9 0 0 36 IP = IPK Semester I : 36 = 2.

201 4 C 2 8 Q10A.101 dari semester I yang memperoleh huruf mutu E.202 3 A 4 12 Q10A.68 = (18 – 2) + 16 32 Catatan : *: mata kuliah yang ditempuh kembali.202 2 C* 2 4 D10C.Q10A. Pada Semester III mahasiswa X mengambil beban studi semester sebesar 18 SKS.203 2 B 3 6 Jumlah 16 43 IP Semester II 43 = 2.106 tidak diambil walaupum memperoleh huruf mutu E. bobot SKS maka kuliah Q10A.101 ditawarkan pada semester ganjil maupun genap).101 ditempuh kembali dan dihitung pada semester II ). termasuk mata kuliah D10C.Huruf mutu C hasil perbaikan mata kuliah Q10A. .101 pada semester II menghapuskan huruf mutu E mata kuliah tersebut pada semester I). sedangkan mata kuliah UNX10. . karena hanya ditawarkan semester ganjil saja. Hasil akhir Semester III prestasi yang diperoleh oleh mahasiswa X tersebut adalah : Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 76 .206 2 C 2 4 Q10A.101 dari semester I yang memperoleh huruf mutu D dan mata kuliah Q10A. Misalnya. hasil akhir Semester II prestasi yang diperoleh oleh mahasiswa X tersebut adalah : Kode Bobot Huruf Angka AM x MK SKS Mutu Mutu SKS D10A.Untuk penghitungan IPK. sehingga jumlah SKS pada semester I yang digunakan adalah 18 SKS .202 3 B 3 9 D10B.26 16 IPK Semester II : (36 – 0) + 43 79 = 2.101 hanya dihitung satu kali.2 SKS = 16 SKS (mata kuliah Q10A. Misalnya.

101 UNX10.106 diperbaiki pada semester III .101 telah diperbaiki pada semester II dan dikurangi 4 SKS lagi karena mata kuliah D10C.106 Jumlah Bobot SKS 2 2 4 3 3 2 2 18 Huruf Mutu B C D B B A C Angka Mutu 3 2 1 3 3 4 2 AM x SKS 6 4 4 9 9 8 4 44 IP Semester III : 44 = 2.104 Q10A.Jumlah beban studi semester pada semester I dikurangi 2 SKS karena mata kuliah Q10A.101 dan UNX10.Huruf mutu B dan C hasil perbaikan mata kuliah D10C. bobot SKS maka kuliah D10C.106 disemester III menghapuskan huruf mutu D dan E kedua mata kuliah tersebut pada semester I).2) + 43 + 44 121 = 2.D.106 hanya dihitung satu kali.102 Q10A.C dan B dapat diperbaiki kembali dengan menempuh kembali mata kuliah yang bersangkutan dengan mencantumkan dalam KRS dan mengikuti seluruh kegiatan pada Semester Alih Tahun .Untuk penghitungan IPK.106 Q10A.101 dan UNX10. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 77 .103 Q10A. Huruf Mutu E.101 dan UNX10.68 = (18 .4) + 16 + 18 46 Catatan : .2 .105 Q10A. .101 yang telah ditempuh kembali pada semester II ). sehinga jumlah SKS – 2 SKS pada semester I yang digunakan adalah 18 SKS – 2 SKS -4 sks = 12 SKS .Kode MK D10C. (demikian pula bobot SKS mata kuliah Q10A.*: mata kuliah yang ditempuh kembali. Perbaikan Hurup Mutu pada Semester Non Reguler (Semester Alih Tahun) 1.44 18 IPK Semester III : (36 .

B. Jika huruf mutu yang diperoleh dari Semester Antara lebih rendah dari huruf mutu yang telah ada.3 Indeks Prestasi (IP) 1. maka yang digunakan untuk menghitung IPK adalah huruf mutu sebelum perbaikan 3. Hasil perbaikan pada Semester Alih Tahun dapat berupa huruf mutu A.D atau E .4. Jika huruf mutu yang diperoleh dari Semester Alih Tahun lebih rendah dari huruf mutu yang telah ada. maka jumlah huruf mutu D yang diperkenakan sebanyak-banyaknya 20% x 158 SKS = 31 SKS (dibulatkan ke bawah) Jika huruf mutu D melebihi 20 % dari beban studi kumulatif. maka jumlah huruf mutu D yang diperkenalkan maksimum 20% x 110 SKS = 22 SKS Apabila beban studi kumulatif suatu program studi adalah 157 SKS. maka mahasiswa diharuskan memperbaikinya dengan mengulang mata kuliah yang memperoleh huruf mutu D itu (menempuh kembali mata kuliah itu dan mencantumkanya pada KRS ) dengan memperhatikan batasan Jumlah huruf mutu D hendaknya menjadi perhatian Dosen Wali . Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 78 . D atau E 2. 1. D.C. maka yang digunakan untuk menghitung IPK adalah nilai terakhir. C. dan C dapat diperbaiki kembali dengan menempuh kembali mata kuliah yang bersangkutan dengan mencantumkan dalam KRS dan mengikuti seluruh kegiatan pada Semester Antara. 2. disyaratkan agar pada program Sarjana jumlah huruf mutu D maksimum 20% dari total beban studi yang dipersyaratkan untuk menyelesaikan studinya ) Contoh : Apabila beban studi kumulatif suatu program studi adalah 110 SKS.B. Pada Program Magister dan Program Doktor mahasiswa tidak diperkenankan memperoleh huruf mutu D ke bawah.Jumlah Huruf Mutu D Untuk dapat dinyatakan berhak mengikuti ujian akhir program (Ujian Komprehensif atau Ujian Sidang).2. Perbaikan Huruf Mutu pada Semester Antara Huruf Mutu E. Hasil perbaikan pada Semester Antara dapat berupa huruf mutu A. Indeks Prestasi (IP) adalah angka yang menunjukan prestasi atau kemajuan belajar mahasiswa dalam satu semester.

pembulatan ke atas apabila sama/lebih dari 0. 3. 5.99 2.00 – 2.05.05) IPK = Jumlah (AM x SKS) seluruh semester yang ditempuh Jumlah SKS seluruh semester yang ditempuh 4. IP dihitung pada tiap akhir semester Rumus perhitunganya sebagai berikut (pembulatan ke atas apabila sama /lebih dari 0.50 – 4. IPK digunakan untuk menentukan beban studi semester berikutnya.4. 2. Rentang IPK dan jumlah SKS maksimum yang boleh diambil oleh mahasiswa pada semester berikutnya : Untuk Program Sarjana Rentang IPK 3.50 – 1.00 – 4.50 – 2. Rumus perhitungannya sebagai berikut (pembulatan ke bawah apabila kurang dari 0.49 Jumlah SKS maksimum 18 SKS 15 SKS 12 SKS < 9 SKS Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 79 .00 – 2.50 – 2.99 < 1.00 3.50 Jumlah SKS maksimum 24 SKS 21 SKS 18 SKS 14 SKS 11 SKS Untuk Program Magister Rentang IPK 3.00 – 3. IPK dihitung pada tiap akhir semester.05 ) : IP = Jumlah (AM x SKS ) Jumlah SKS 2.49 2.00 2.99 2.4 Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 1.2.49 1. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan angka yang menunjukkan prestasi atau kemajuan belajar mahasiswa secara kumulatif mulai dari semester pertama sampai dengan semester paling akhir yang telah ditempuh.

misalnya : . yang digunakan adalah A. D atau E dalam waktu dua minggu setelah huruf T diumumkan.50 – 3. D. Program Sarjana 1) Lulus semua mata kuliah dalam beban studi kumulatif yang ditetapkan. 8. 4) Huruf mutu D tidak melebihi 20% dari beban studi kumulatif Program Sarjana. C. Beban Studi yang diambil akan berkurang apabila mata kuliah yang ditempuh berupa kagiatan praktikum. IP danIPK digunakan sebagai kiteria untuk memberi sanksi akademik dan evaluasi studi pada akhir program. praktik kerja atau skripsi.00 – 3.4.00.74 12 SKS 3.75 – 4.5 Evaluasi Akhir Hasil Belajar Mahasiswa dinyatakan telah menyelesaikan dan lulus dari suatu program yang ditempuh apabila memenuhi ketentuan berikut : a.Untuk Program Doktor Rentang IPK Jumlah SKS maksimum 3. . Huruf T dan K tidak digunakan dalam perhitungan IPK. 9. 6.E diprbaiki menjadi A. 2.D diperbaiki menjadi E. atau C. 3) Tidak terdapat huruf mutu E.99 < 9 SKS Beban studi di atas diperhitungkan atas dasar perkuliahan yang kegiatannya minimal 1-3 tiap SKS (1 jam kegiatan terjadwal.49 9 SKS 2.50 – 2. yang digunakan adalah D. Mahasiswa diperbolehkan mengambil beban studi semesteran yang berkurang dari jumlah minimal yang diperkenankan. Apabila mahasiswa memperbaiki huruf E. 7. 2) Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2. tetapi tidak diperbolehkan mengambil beban studi semesteran yang lebih besasr dari jumlah maksimal yang diperkenankan.00 15 SKS 3. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 80 . ditambah 1-2 jam kegiatan terstruktur dan 1-2 jam kegiatan mandiri). B. huruf T harus diubah menjadi A. dalam peerhitungan IPK yang digunakan adalah huruf mutu yang lebih tinggi.

Predikat kelulusan adalah sebagai berikut : a. Program Magister 1) Lulus semua mata kuliah dalam beban studi kumulatif yang ditetapkan.76 – 3. 2) Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2. 5) Telah menyelesaikan penulisan tesis.75. dengan memperoleh huruf mutu sekurang-kurangnya C. ujian-ujian. atau sejenisnya yang dipersyaratkan. 2.50 Sangat Memuaskan IPK 3.00.00 – 2.5) Telah menyelesaikan penyusunan dan penulisan Skripsi atau sejenisnya. dan ujian komprehensif atau sejenisnya.75 Memuaskan IPK 2. 6) Telah melakukan publikasi karya ilmiah. 4) Mengikuti seminar.4. sangat memuaskan dan dengan pujian. c. 3) Tidak terdapat huruf mutu D dan E. yaitu : memuaskan. atau sejenisnya. 4) Mengikuti seminar.51 – 4.6 Predikat Kelulusan Predikat Kelulusan terdiri atas 3 tingkat. 3) Tidak terdapat huruf mutu D dan E. 2) Memiliki IPK sekurang-kurangnya 3. serta dinyatakan layak uji oleh Pembimbing 6) Lulus ujian akhir Program Sarjana yang terdiri dari ujian mata kuliah Skripsi. Predikat Kelulusan Program Sarjana IPK 2. 5) Telah menyelesaikan penyusunan dan penulisan Tugas Akhir Tesis atau sejenisnya serta dipertahankan dalam ujian sidang atau ujian komprehensif profesi yang ditetapkan (bagi program profesi yang menyelenggarakan). Program Doktor 1) Lulus semua mata kuliah dalam beban studi kumulatif yang ditetapkan. yang dinyatakan pada transkrip akademik. ujian sidang. disertasi. dan mempertahankan dengan baik dalam ujian sidang yang ditetapkan.00 Dengan Pujian Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 81 . ujian sidang. atau sejenisnya yang dipersyaratkan. b.

yaitu masa studi minimum (n) ditambah 1 tahun untuk program sarjana dan program magister (n+0. dan telah menulis 2 (dua) artikel pada jurnal Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 82 .70 Sangat Memuaskan IPK 3. dan mencantumkan tim pembimbingnya. paling lama lulus pada semester terjadwal (n) + 1/2 tahun.49 Memuaskan IPK 3. dilakukan dengan memperhatikan masa studi maksimum.79 Sangat Memuaskan IPK 3.75 – 3. Mahasiswa program Magister bisa memperoleh kelulusan dengan Yudisiun Dengan Pujian apabila IPK di atas 3. telah mempublikasikan tulisan pada jurnal atau proseding atau pustaka pada tidak memiliki ISSN dan mencantumkan tim pembimbingnya. Predikat Kelulusan Program Magister IPK 2.71 – 4.71.50 – 3.80 – 4.40 Memuaskan IPK 3.00 Dengan Pujian c. telah mempublikasikan tulisan pada jurnal atau proseding atau pustaka ilmiah Unpad atau media publikasi umum lainnya. (n = tahun).41 – 3. Mahasiswa program Sarjana bisa memperoleh kelulusan dengan Yudisiun Dengan Pujian apabila IPK di atas 3.71.51. Mahasiswa program Doktor bisa memperoleh kelulusan dengan Yudisiun Dengan Pujian/ Cum Laude apabila IPK di atas 3.00 Cum Laude Catatan : Penetapan predikat kelulusan Dengan Pujian/Cum Laude : Penilaian hasil belajar mahasiswa dalam bentuk angka dan huruf mutu dikembalikan. bukan mahasiswa yang mengulang studi di UNPAD.5). Predikat Kelulusan Program Doktor IPK 3.b. tidak pernah mengulang mata kuliah serta tidak memiliki nilai C dari mata kuliah yang diambil. untuk program doktor wajib mempublikasikan 1 (satu) hasil karya ilmiah/jurnal internasional atau 2 jurnal nasional terakreditasi. paling lama lulus pada semester terjadwal (8 Semester).00 – 3. paling lama lulus pada semester terjadwal (n) + 1 tahun.

Publikasi ilmiah tersebut diakui apabila sudah diverifikasi oleh Fakultas. Dan paling lama harus dapat diselesaikan paling lama 14 semester terhitung sejak terdaftar sebagai mahasiswa pada Semester I. dan bukan mahasiswa yang mengulang studi di UNPAD.4. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 83 . dimuat pada masa menempuh studi.7. Program Sarjana Batas Waktu Studi Program Sarjana (S1) harus dapat menyelesaiakan paling lama n + 6 semester. yang ditetapkan progressif (lebih tinggi dari biaya yang harus dibayarkan sebelumnya). atau lulus pada semester 9 (sembilan) atau 10 (sepuluh) namun telah menulis 1 (satu) jurnal Internasional bereputasi. tidak ada mata kuliah diulang serta tidak memiliki nilai C dari mata kuliah yang diambilnya. Perpanjangan waktu studi diperhitungkan dari waktu terjadwal. 2. Jika memasuki semester 5. Mahasiswa tersebut dibebaskan dari biaya SPP/Perkuliahan (registrasi). Cuti akademik diberikan kepada mahasiswa yang mengajukan dan dengan ijin Rektor tidak melakukan aktivitas akademik (dalam 1 semester. dan maksimum 2 semester). Batas Waktu Studi Batas Waktu Studi adalah batas waktu maksimal yang diperkenankan untuk mahasiswa menyelesaikan studi : 1. semester terhitung sejak terdaftar sebagai mahasiswa pada Semester I. Waktu studi Program Magister dijadwalkan untuk 4 semester (masa studi tepat waktu). namun dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 4 semester dan selama-lamanya 8 semester (4 tahun) termasuk penyusunan tesis. maka wajib mengajukan perpanjangan waktu studi sampai dengan batas maksimum 8 (delapan) semester. akan tetapi tidak menambah masa tempuh maksimum.nasional terakreditasi. (n = masa studi tepat waktu / 8 semester). yaitu 4 (empat) semester untuk S2. Perpanjangan waktu studi berimplikasi pada nilai nominal biaya registrasi (SPP/Perkuliahan). Program Magister Batas waktu tempuh maksimum) S2 adalah 8 semester. 2. artikel terkait dengan bidang ilmu yang ditempuh dan diutamakan hasil riset. akan tetapi masih tercatat sebagai mahasiswa UNPAD.

Pada akhir semester II: a. Mahasiswa yang pada akhir semester I tidak memperoleh IPK 2.00. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 84 .3. Tabungan kredit (huruf mutu D ke atas) dibawah 36 SKS 2. Indeks Prestasi Kumulatif di bawah 1. Peringatan akademik dikenakan terhadap mahasiswa yang tiap akhir semester mengalami salah satu kondisi di bawah ini : . Hal ini dilakukan untuk memperingatkan mahasiswa agar tidak mengalami pemutusan studi.8 Peringatan Akademik Peringatan akademik berbentuk surat Wakil Dekan I yang ditujukan kepada orang tua/wali (bagi mahasiswa Program Sarjana (S1) dan lembaga pengirim/penanggung atau mahasiswa (bagi mahasiswa Program Pascasarjana dan Doktor).00 .4.75. 1. Peringatan Akademik pada Program Sarjana a. dan atau . 2. Peringatan akademik berupa ”anjuran untuk tidak melanjutkan studi” dikenakan terhadap mahasiswa yang menunjukkan prestasi akademik sebagai berikut : .Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di bawah 2. Tabungan kredit (huruf mutu D ke atas) dibawah 24 SKS . Mahasiswa yang pada semester II (‘semester pertama’ sebagai mahasiswa) tidak memperoleh IPK 3.Pada akhir semester III: a. Peringatan Akademik Pada Program Magister Peringatan akademik diberikan kepada: a.25. Indeks Prestasi Kumulatif di bawah 1. b.99 dan/atau b. untuk memberitahukan adanya kekurangan prestasi akademik mahasiswa atau pelanggaran ketentuan lainnya.99 dan/atau b.Jumlah tabungan sks kurangdari 50% dari total sks yang seharusnya ditempuh b. Program Doktor Studi Program Doktor (S3) dapat diselesaikan dalam 6 Semester (masa studi tepat waktu) dan paling lama 10 semester terhitung sejak terdaftar sebagai mahasiswa pada Semester I pada Program Doktor.Indeks Prestasi (IP) di bawah 2.

c) Mekanisme pengajuan ijin penghentian studi sementara . Penghentian Studi untuk Sementara Mahasiswa dapat menghentikan studi untuk sementara dengan Ijin Dekan/Direktur Program Pascasrjana mengacu pada ketentuan berikut: a) Untuk mahasiswa program Sarjana. Mahasiswa reguler yang pada akhir semester V belum menempuh ujian kualifikasi (preliminier komprehensif). d. Mahasiswa yang pada akhir semester IV belum melakukan Seminar Usulan Penelitian. Kandidat Doktor yang pada akhir semester VI belum melaksanakan seminar usulan penelitian.Mahasiswa mengajukan surat permohonan kepada Ketua Jurusan/Bagian/Program Studi. Program Profesi. f. Mahasiswa yang pada akhir semester IX belum menempuh Ujian Tesis. yang diketahui Dosen Wali/Pembimbing Akademik dengan membubuhkan tanda tangan. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 85 . c. Peringatan Akademik karena kelalaian administratif diberikan kepada mahasiswa yang melalaikan kewajiban administratif (tidak melakukan pendaftaran. Program Doktor.25. jumlah maksimum penghentian studi untuk sementara adalah dua semester. 3. Mahasiswa yang pada semester III (‘semester pertama’ sebagai mahasiswa) memperoleh nilai C untuk sesuatu mata kuliah. f. Peringatan Akademik Pada Program Doktor Peringatan akademik diberikan kepada: a. b) Untuk Program Magister. dsb) untuk satu semester tanpa izin Rektor. pendaftaran ulang. Kandidat Doktor yang pada akhir semester IX belum melaksanakan ujian naskah disertasi. baik secara berturut-turut maupun secara terpisah. d. Mahasiswa yang pada semester II (‘semester pertama’ sebagai mahasiswa) tidak memperoleh IPK 3.9. b.c. 2. e.75. dan Program Spesialis. Mahasiswa yang pada semester III (‘semester pertama’ sebagai mahasiswa) memperoleh nilai C untuk sesuatu mata kuliah. Mahasiswa yang pada akhir semester I tidak memperoleh IPK 2. penghentian studi untuk sementara hanya diperkenankan satu semester. e.4.

dikenakan sanksi sebagai berikut : . Penghentian studi untuk sementara tidak boleh dilakukan pada: . . dengan alasan seperti tersebut pada butir 4. Mahasiswa yang mendapat ijin penghentian studisementara. maka selama periode penghentian studi sementara. dan/atau . (b) semester XIII Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 86 . dikenakan sanksi pemutusan studi. Dengan demikian. 2. dengan demikian mahasiswa bersangkutan tidak diperkenankan lagi menghentikan studinya untuk sementara.Untuk mendaftar kembali harus mengajukan permohonantertulis kepada Rektor.- - - Surat permohonan diajukan selambat-lambatnya 2 (dua) minggu setelah kegiatan perkuliahan. . dianggap menghentikan studi untuk sementara atas ijin Dekan/Direktur Program Pascasarjana selama dua semester. mahasiswa tidak diperkenankan menghentikan studi untuk sementara. Apabila mendapat ijin Dekan/Direktur Program Pascasarjana. 1. Penghentian studi sementara tanpa ijin Dekan/Direktur Program Pascasajana. Setelah mempertimbangkan segi akademik (IPK dan jumlah tabungan kredit). 3. mahasiswa dibebaskan dari BPP. baik dengan maupun tanpa ijin: (a) semester IX dan/atau semester X pada Program Diploma III. Penghentian studi sementara tidak diperhitungkan dalam batas waktu maksimal masa studi mahasiswa.Satu dan/atau dua semester menjelang batas waktu studi yang diperkenankan. 4. Menghentikan studi dua semester berturut-turut atau secara terpisah.Semester I. dan/atau . melalui Dekan/Direktur Program Pascasarjana.Periode penghentian studi sementara tanpa ijin Dekan/ Direktur Program Pascasarjana diperhitungkan dalam batas waktu maksimal program studinya. (2) setelah semester sebelumnya memperoleh huruf K bagi seluruh beban semesterannya.Membayar uang kuliah dan uang praktikum yang terutang.Menghentikan studi (termasuk tidak melakukan heregistrasi) selama dua semester (Satu semester untuk mahasiswa Program Magister dan Doktor) baik berturut-turut atau secara terpisah tanpa ijin. Ketua Jurusan/Bagian/Program Studi meneruskan permohonan itu kepada Dekan/Direktur Program Pascasarjana. tidak berhak mendapatkan pelayanan akademik. dan untuk pembayaran semester berikutnya dikenakan sesuai dengan tarif mahasiswa baru.Semester II.

Surat Permohonan Pertimbangan atas mahasiswa yang melakukan pelanggaran hukum dari Pimpinan Fakultas (Dekan/WD I) kepada Senat Fakultas 3.atas anjuran Dosen Wali yang disetujui Orang Tua/Wali. Surat permohonan Alih Program Studi dari mahasiswa ybs. 5. 2. Disposisi dari Pimpinan Fakultas Asal kepada TPBK Fakultas Asal tentang pertimbangan Alih Program atas nama 2. Mahasiswa yang menghentikan studi untuk sementara tanpa ijin dalam semester semester di atas dianggap mengundurkan diri.4. kelalaian administratif.11. Surat peringatan kepada mahasiswa yang bersangkutan dari Pimpinan Fakultas (Dekan/WD I) 2. dilampiri bukti prestasi akademik dan/atau bukti kelalaian.10 Alih Program Studi di lingkungan Universitas Padjadjarandan Pindah Studi ke Universitas Padjadjaran a. Laporan kondisi mahasiswa yang harus diberikan peringatan akademik sebagai akibat melakukan kelalaian. Alih program studi hanya diperkenankan minimal pada semester tiga dan maksimal pada semester empat untuk program sarjana. 1.4. Transkrip Akademik dari fakultas asal 4. 1. Persyaratan Akademik Minimum (PAM) dari fakultas yang dituju. namun diatur dengan prosedur dan persyaratan tertentu. dan/atau kelalaian mengikuti kegiatan pembelajaran. Pemutusan Studi Dengan ditetapkannya Pemutusan Studi berarti mahasiswa dikeluarkan dari Univesitas Padjadjaran karena prestasinya tidak sesuai peraturan yang berlaku. Alih Program Studi di lingkungan Universitas Padjadjaran .Pada dasarnya alih Program studi dalam lingkungan Universitas Padjadjaran dimungkinkan. Surat Keputusan melanggar/tidak melanggar Hukum atas nama mahasiswa yang bersangkutan dari Senat Fakultas Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 87 .dan/atau semester XIV pada Program Sarjana. 2. Dosen Wali dan Pimpinan Program Studi Asal yang ditujukan kepada Pimpinan Fakultas Asal (Dekan/WDI) 3.

00.00. . Program Doktor 1..Tabungan kredit (jumlah mata kuliah yang memiliki huruf mutu D ke atas) tidak mencapai 72 SKS.Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di bawah 2. Surat Persetujuan/Penolakan Pemutusan Studi mahasiswa yang bersangkutan dari Pimpinan Universitas (Rektor/WR I) 6. 2. Kandidat Doktor yang pada akhir semester VII belum melaksanakan seminar usulan penelitian .Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di bawah 2.Tabungan kredit (jumlah mata kuliah yang memiliki huruf mutu D ke atas) tidak mencapai 48 SKS. ditandatangani oleh Pimpinan Fakultas (Dekan/WD I) a. Surat permohonan Pemutusan Studi atas nama mahasiswa yang bersangkutan dari Pimpinan Fakultas (Dekan/WD I) kepada Pimpinan Universitas (Rektor/WR I) 5.4. 2. Pada akhir semester VI memiliki : . 3. Mahasiswa reguler yang pada akhir semester IV belum melaksanakan seminar usulan penelitian. b. Melebihi batas waktu studi kumulatif yang ditetapkan. Mahasiswa reguler yang pada akhir semester VIII belum menempuh sidang ujian tesis. 2. Mahasiswa reguler yang pada akhir semester V tidak lulus seminar usulan penelitian. . Program Magister Pemutusan studi pada Program Magister dikenakan kepada: 1.. c. Mahasiswa reguler yang pada akhir semester V belum menempuh ujian kualifikasi (preliminer komprehensif). dan/atau. Pada akhir semester keempat memiliki: . Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 88 . Pemutusan Studi Pada Program Sarjana Pemutusan studi dikenakan kepada mahasiswa yang mengalami salah satu kondisi di bawah ini: 1. dan/atau. 3. Transkrip Akademik yang telah ditempuh oleh mahasiswa yang bersangkutan selama di Universitas Padjadjaran.

Tidak mengisi KRS (tidak mengikuti kegiatan belajar-mengajar) dua semester berturut-turut atau secara terpisah. tanpa alasan yang dapat dibenarkan. tanpa alasan yang dapat dibenarkan. Pemutusan Studi Karena Kelalaian Mengikuti Kegiatan Belajar. baik mengisi KRS tetapi tidak mengikuti kegiatan belajar-mengajar maupun sama sekali tidak mengisi KRS. 2.12.4.3. 2. tanpa alasan yang dapat dibenarkan dan/atau. Tidak mengikuti kegiatan belajar-mengajar pada semester I dan/atau semester II tanpa alasan yang dapat dibenarkan. Mengundurkan diri dari satu atau beberapa mata kuliah setelah batas waktu perubahan KRS dua semester berturut-turut atau secara terpisah. Tidak Mengisi KRS dan Tidak Mengikuti Kegiatan Belajar-Mengajar pada Semester I dan/atau Semester II Mahasiwa yang telah mendaftarkan secara administratif pada semester I dan/atau semester II. baik yang tidak mengisi KRS maupun yang mengisi KRS tetapi mengundurkan diri setelah lewat batas waktu perubahan KRS. Tidak Mengisi KRS Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 89 . baik mengisi maupun tidak mengisi KRS.14.4. tetapi : 1. 3. dianggap mengundurkan diri dan dikenai sanksi pemutusan studi 2. 1.4. Pemutusan Studi Karena Kelalaian Administratif Pemutusan studi dikenakan kepada mahasiswa yang menghentikan studi dua (2) semester berturut-turut berlainan tanpa izin Rektor.13. tetapi tidak mengikuti kegiatan belajarmengajar pada semester bersangkutan tanpa alasan yang dapat dibenarkan.Mengajar Pemutusan studi dikenakan kepada mahasiswa yang telah mendaftar atau mendaftarkan kembali secara adminitratif. 2. Sanksi Akademik Lain Sanksi lain dikenakan kepada mahasiswa yang telah melakukan pendaftaran atau pendaftaran kembali secara administratif. Kandidat Doktor yang pada akhir semester X belum melaksanakan ujian disertasi 2.

Mahasiwa yang telah mendaftarkan atau mendaftarkan kembali secara administratif,
tetapi tidak mengisi KRS (tidak mengikuti kegiatan belajar-mengajar) tanpa alasan
yang dapat dibenarkan, dikenakan sanksi berikut:
a. Diberi peringatan keras secara tertulis oleh Wakil Dekan I agar tidak mengulangi
lagi;
b. Semester yang ditinggalkan diperhitungkan dalam batas waktu maksimal
penyelesaian studinya;
c. Apabila perbuatan ini diulangi lagi, baik pada semester berikutnya maupun pada
semester lain, mahasiswa dikenai sanksi pemutusan studi.
3. Mengundurkan Diri Sesudah Masa Perubahan KRS
Mahasiswa yang mengundurkan diri dari satu atau beberapa mata kuliah setelah
lewat batas waktu perubahan KRS tanpa alasan yang dapat dibenarkan (misalnya,
sakit, kecelakaan, atau musibah) dikenakan sanksi akademik berikut :
a. Mata kuliah yang ditinggalkan dinyatakan tidak lulus (diberi huruf mutu E);
b. Huruf mutu E tersebut digunakan dalam penghitungan Indeks Prestasi Kumulatif
(IPK);
c. Diberi peringatam secara tertulis oleh Wakil Dekan I agar tidak mengulangi
kembali;
d. Semester yang ditinggalkan diperhitungkan dalam batas waktu maksimal
penyelesaian studinya;
e. Apabila perbuatan ini diulangi lagi, baik pada semester berikutnya maupun pada
semester lain, mahasiswa dikenai sanksi pemutusan studi
2.4.15. Sanksi Pelanggaran
Apabila mahasiswa melakukan pelanggaran, setelah dibicarakan dengan senat
Fakultas, akan dikenai sanksi khusus, sedangkan penanganan masalah pidananya
akan diserahkan kepada yang berwajib. Jenis pelanggaran tersebut adalah :
a. Pelanggaran Hukum
Mahasiswa yang melakukan pelanggaran hukum, baik yang berupa tindak
pidana termasuk pelanggaran HAM maupun peyalahgunaan obat, narkotika,
dan sejenisnya, serta penggunaan minuman keras dan sejenisnya, dan telah
ditetapkan bersalah secara hukum oleh pengadilan, akan dikenakan sanksi
berupa skorsing sampai dengan pemutusan studi oleh Rektor sesuai dengan
putusan tersebut.
b. Pelanggaran Etika Moral dan Etika Profesi

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi

90

Mahasiswa yang melakukan pelanggaran etika moral, profesi (memeriksa
pasien/klien tanpa supervisi, membuat resep, melakukan konsultasi tanpa
supervisi, membocorkan rahasia jabatan, dsb), memalsukan tanda tangan
dan sejenisnya, akan dikenakan sanksi berupa skorsing oleh Dekan sampai
dengan pemutusan studi oleh Rektor.
c. Pelanggaran Etika Akademik
Mahasiswa yang melakukan pelanggaran etika akademik, antara lain
menyontek, menjiplak (makalah, laporan, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi,
dsb), membocorkan soal atau sejenisnya akan dikenai sanksi berupa skorsing
sampai dengan pemutusan studi.
Pada hal-hal tertentu, Fakultas dapat mengeluarkan keputusan tersendiri asal
tidak bertentangan dengan ketentuan hukum atau peraturan di atasnya.
2.4.16. Sanksi Lain
Tindakan-tindakan yang dilakukan mahasiswa di lingkungan kampus yang termasuk
kejahatan atau pelanggaran dan diancam pidana. Pada dasarnya setiap mahasiswa
memiliki hak untuk melakukan berbagai aktivitas sebagai bagian dari civitas
akademika, namun demikian sebagaimana dalam kehidupan manusia pada umumnya
harus dihindari melakukan perbuatanperbuatan yang dapat dikategorikan sebagai
kejahatan. Perbuatan-perbuatan tersebut antara lain:
1. Tawuran antar-mahasiswa baik yang dilakukan di dalam maupun di luar
lingkungan kampus yang menimbulkan kerusakan barang milik orang lain dan
atau korban luka-luka.
2. Ketentuan dalam Pasal 406 dan Pasal 351 KUHP juga dapat dikenakan
terhadap aktivitas demo yang tidak tertib dan menimbulkan kerusuhan
sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan barang milik orang lain dan
atau korban luka-luka.
3. Minum-minuman keras baik di dalam maupun di luar lingkungan kampus yang
mengganggu keamanan umum. Ketentuan yang dapat dikenakan adalah
Pasal 492 tentang pelanggaran keamanan umum.
4. Menggunakan narkotika baik untuk diri sendiri maupun memberikan narkotika
kepada orang lain baik di dalam maupun di luar lingkungan kampus. Akan
dikenakan hukuman sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
5. Melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban umum atau melakukan
tindakan yang dapat dikatagorikan sebagai melanggar hukum, HAM termasuk
perbuatan tidak menyenangkan terhadap Dosen, Tenaga Kependidikan dan
sesama mahasiswa.
Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi

91

2.5. Tata Tertib
1. Tata Tertib Kegiatan Belajar Mengajar
Proses belajar mengajar hanya diizinkan bagi mahasiswa yang terdaftar dan
telah melaksanakan herregi strasi pada semester berjalan. Pada pelaksanaan
kegiatan perkuliahan mahasiswa diwajibkan harus mengikuti jadwal secara
tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah disusun oleh SBP. Apabila ada
mahasiswa yang terlambat datang sampai dengan 15 menit setelah perkuliahan
berjalan maka mahasiswa tersebut tidak diperbolehkan untuk mengikuti
perkuliahan tanpa memberikan alasan yang jelas atau mahasiswa tersebut
dianggap tidak hadir.
2. Tata Tertib Ujian
a. Ujian Tengah Semester
Ujian tengah semester (UTS) hanya diizinkan bagi mahasiswa yang terdaftar
dan telah melaksanakan herregistrasi pada semester berjalan. Mahasiswa
yang mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS) hanya dibolehkan bagi mereka
yang terdaftar dan tercantum dalam DHMD. Bagi mahasiswa diwajibkan
mengikuti UTS, jika mahasiswa tidak mengikuti UTS tanpa ada alasan
yang jelas, maka nilai akhir yang akan dikeluarkan (nilai mutu T), artinya
bahwa mahasiswa tersebut harus tetap mengikuti UTS susulan yang
diselenggarakan oleh dosen pengasuh mata kuliah dengan pemberitahuan
ke bagian SBP. Apabila ada mahasiswa yang terlambat datang sampai
dengan 15 menit setelah UTS berlangsung tanpa memberikan alasan yang
jelas maka mahasiswa tersebut tidak diperbolehkan untuk mengikuti UTS
atau mahasiswa tersebut dianggap tidak hadir.
b. Ujian Akhir Semester
Ujian Akhir Semester (UAS) hanya diizinkan bagi mahasiswa yang terdaftar
dan telah melaksanakan herregistrasi pada semester berjalan. Pada
pelaksanaan Ujian Akhir Semester mahasiswa harus memakai pakaian
yang sopan, jika mahasiswa tidak mengikuti UAS tanpa alasan yang jelas,
maka nilai akhir yang akan dikeluarkan (nilai mutu T), artinya bahwa
mahasiswa tersebut harus tetap mengikuti UAS susulan yang
diselenggarakan
oleh
dosen
pengasuh
mata kuliah dengan
pemberitahuan ke bagian SBP. Apabila ada mahasiswa yang terlambat
datang sampai dengan 15 menit setelah UAS berlangsung maka

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi

92

Sedangkan pelaksanaan Ujian Sidang berikutnya ditentukan oleh kesiapan dosen yang akan menguji.mahasiswa tersebut tidak diperbolehkan untuk mengikuti UAS atau mahasiswa tersebut dianggap tidak hadir. bagi mahasiswa yang akan melaksanakan Ujian Sidang Sarjana/ Magister/ Doktor harus hadir sesuai dengan undangan yang telah ditentukan. c. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 93 . Mahasiswa harus hadir 30 menit sebelum acara dimulai. apabila mahasiswa terlambat datang maka pelaksanaan ujian sidang tersebut dibatalkan. Ujian Sidang Sarjana/ Magister/ Doktor Ujian Sidang Sarjana/ Magister/ Doktor hanya diizinkan bagi mahasiswa yang terdaftar dan telah melaksanakan herregistrasi pada semester berjalan.

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 94 .

Disamping kampus utama. laboratorium Geologi Lingkungan dan Hidrogeologi. ruang kuliah serta mushola Di kampus FTG Jatinagor terdapat pula gedung BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) sebagai gedung sekretariat lembaga-lembaga kemahasiswaan dibawah BEM FTG. Sedimentologi.1 Fasilitas Bangunan Saat ini Fakultas Teknik Geologi (FTG) menempati dua kampus utama di lingkungan Unpad. ruang HMG Pascasarjana FTG serta mushola. laboratorium Komputer. ruang Pusat Studi Rekayasa Geologi. ATK dll 2.BAB III SARANA DAN PRASARANA 3. 3. ada juga laboratorium di lingkungan Direktorat Energi dan Sumberdaya Mineral di Bandung yang digunakan untuk praktikum. untuk kegiatan akademik dan kemahasiswaan FTG khususnya Program Sarjana juga memanfaatkan fasilitas bersama di gedung PPBS (Pusat Pelayanan Basic Science). ruang dosen. ruang rapat/sidang. Lantai I digunakan untuk ruang pimpinan fakultas. ruang Pusat Studi energi. yaitu untuk Program Sarjana di kampus Jatinangor sedangkan Program Pascasarjana di kampus Iwa Koesumasoemantri di Jalan Dipati Ukur No. 4. perpustakaan. ruang Pusat Studi Sumber Daya Mineral dan Eksplorasi Mineral. lahan parkir serta toko yang menyediakan foto copy. Paleontologi serta Laboratorium Petrologi dan Mineralogi serta ruang kolokium. Geokimia dan Geotermal. ruang administrasi akademik. Balai Santika. 35 Bandung dengan fasilitas ruang kuliah. laboratorium Stratigrafi. 35 Bandung. GOR Padjadjaran serta fasilitas bersama lain yang terdapat di lingkungan universitas. beberapa mata kuliah menyelenggarakan kuliah lapangan yang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 95 . Kampus FTG Jatinangor memiliki luas 4380 m2 untuk satu gedung tiga lantai dengan luas 2400 m2. Kampus Pascasarjana FTG seluas 611 m2 terletak di lantai II Gedung 4 Kampus Iwa Koesumasoemantri di Jalan Dipati Ukur No. Lantai II digunakan untuk tujuh laboratorium yaitu: Geologi Dinamik. 1. keuangan. laboratorium Geoteknik serta dua ruang Sidang. Lantai III digunakan untuk ruang pelayanan tata usaha dan perlengkapan. gudang ATK. Gedung Puriska. Geomorfologi dan Penginderaan Jauh. Selain praktikum. dua buah Gazebo. pelayanan administrasi akademik dan kemahasiswaan. kepegawaian. auditorium. Geofisika. Selain fasilitas tersebut. taman. ruang pimpinan.

Perkembangan teknologi yang pesat sepenuhnya dimanfaatkan untuk kelancaran proses belajar-mengajar. Dengan adanya fasilitas hot-spot. Lebih jauh. E-Journal SIAM. Laporan Kerja Praktek. E-Books Global Profesional. Lokasi gedung baru tersebut terletak di kawasan kampus Jatinangor. E-Journal EBSCO HOST. jurnal. EJournal Science AAAS. E-Books American Management Association. Bantarujeg. peta-peta geologi. Ini memungkinkan akses internet yang cepat bagi semua civitas akademik. Walaupun lokasi gedung perkuliahan terpisah di Jalan Dipati Ukur No. Sebagai upaya pengembangan fasilitas pelayanan maka dalam waktu dekat. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 96 .. Tambang Emas Pongkor. seluruh komputer yang ada di FTG terhubung secara terintegrasi dalam jaringan intranet Unpad dengan backbone yang menggunakan fiber optic. buletin geologi. skripsi. Citatah. Tangkuban Perahu. G. e-book. E-Journal PROQUEST. akan dibangun tiga gedung baru dengan yaitu satu gedung Dekanat dua lantai serta dua gedung kuliah dan laboratorium masing-masng tiga lantai dengan total luas seluruh bangunan 6400 m2. Dengan adanya fasilitas ini lalu lintas data di FTG maupun antara FTG dengan fakultas lain atau dengan kantor pusat Unpad di Bandung berjalan dengan cepat dan lancar. E-Journal APS. Dengan adanya gedung baru tersebut nantinya diharapkan akan tersedia fasilitas yang lebih lengkap. Pelabuhanratu. dll. Proposal penelitian dan buku popular. disertasi dan lain-lain yang berkaitan dengan Ilmu Geologi.2 Perpustakaan dan Teknologi Informasi Perpustakaan FTG berlokasi di Gedung Geologi lantai 1 yang dilengkapi kurang lebih 2663 koleksi berupa buku teksbook. skripsi. mahasiswa yang membawa laptop pun dapat tersambung ke internet untuk mengakses berbagai materi untuk tugas perkuliahan maupun skripsi. Papandayan – G. jaringan komputer ini tersambung dengan jaringan internet dengan bandwidth 45 MBps. tesis. 35 Bandung dan Jatinangor.umumnya di laksanakan di Kampus Lapangan Karangsambung. Ciletuh. memadai serta terintegrasi untuk menunjang peningkatan kualitas pelayanan kepada mahasiswa.. E-Books & E-Journal SPRINGER. 3.

analisis geomekanika batuan. analisis petrofisika.3. studi perencanaan wilayah. Laboratorium Geokimia &Geothermal: Eksplorasi geokimia.petrografi (batuan beku. 8. pollen dan spora. serta aplikasi geologi strukturdalam eksplorasi mineral dan energi. analisis geokimia dan eksplorasi Geothermal. mineral ubahan. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 97 . dan studi geoteknik untuk sipil maupun pertambangan serta pengembangan wilayah. nannoplangton. 4. studi geologi teknik. serta studi lingkungan. analisis geomorfologi. batuan sedimen. 7. 3. studi geohidrologi. dan analisis welllog. Laboratorium Petrologi & Mineralogi Analisis Petrologi . dan aplikasi GIS.3. Laboratorium Geomorfologi dan Penginderaan Jauh: Analisis foto udara. Laboratorium Geologi Lingkungan dan Hidrogeologi : Studi geologi lingkungan. analisis dampak lingkungan. analisis citra landsat. 2. Laboratorium Geofisika: Survey geofisika. Laboratorium Paleontologi : Analisis paleontologi: foraminifera. Kesepuluh laboratorium itu adalah : 1. Laboratorium Geoteknik: Analisis kestabilan lereng. Laboratorium Geologi Dinamik : Pemetaan struktur geologi & analisis struktur deologi. Laboratorium Ada 10 laboratorium di lingkungan FTG yang masing-masing laboratorium merupakan kelompok Bidang Kajian yang berbeda satu sama lain. 5. biostratigrafi. 6. Interpretasi paleoenvironment. dan batuan metamorfik) dan eksplorasi mineral logam dan non logam serta analisis mineral bijih. studi hidrogeologi.

analisis sedimentografi. studi sedimentasi karbonat. analisis granulometri. Laboratorium Sedimentologi & Geologi Kuater : Analisis cekungan. dan eksplorasi batubara. analisis vulkano-stratigrafi. evaluasi petroleum system. analisis geohistory (backstripping method). studi trace fossil (biogenicstructure). studi sedimentasi (silici)-klastik. analisis facies. analisis cekungan. dan studi geologi Kuater. karakterisasi reservoir. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 98 . analisis bio-stratigrafi. studi paleomagnetism. Laboratorium Stratigrafi : Analisis lito-stratigrafi. analisis sikuen-stratigrafi. 10. analisis seismik-stratigrafi.9.

Pengolahan /pemanfaatan batumulia. Kajian keenonomian sumberdaya mineral logam dan non logam. Pembuatan cinderamata dari batuan. Pemodelan geologi dan sumberdaya mineral. Analisis mineralogi butir. Pusat studi ini memiliki fokus kegiatan yang dapat dibedakan atas tiga kegiatan utama. Kajian petrologi dan mineralogi untuk petrogenesa dan petrotektonik. Workshop tentang deposit emas. Kajian batuan alterasi dan manifestasi panasbumi untuk identifkasi potensi panasbumi. Kajian geologi dan identifikasi batumulia (gemstones). Analisis Inklusi Fluida (untuk aplikasi deposit logam). teknologi dan kesenian khususnya keilmuan terkait kebumian serta menunjang pembangunan nasional. di FTG didirikan pusat-pusat studi yaitu: 1. dan double poles. Analisis XRD dan SEM. Teknisi Eksplorasi Mineral logam dan non logam. 1 PENELITIAN Untuk menerapkan. Pembuatan sayatan tipis. Eksplorasi serta Gunungapi. meliputi : a. yaitu : 1) Bidang Penelitian Bidang penelitian dengan fokus tema penelitian dibedakan atas : Kajian geologi dan identifikasi potensi sumberdaya mineral logam dan non-logam. Analisis sayatan poles (mineral logam/mineragrafi). 3) Bidang Pelayanan & Konsultansi Bidang Pelayanan & Konsultansi. mengembangkan dan memperkaya khasanah ilmu pengetahuan. Pusat Studi Sumber Daya Mineral Dan Eksplorasi Mineral adalah pusat studi yang ada di bawah Fakultas Teknik Geologi – UNPAD. serta Kajian petrografi untuk porositas sekunder (aplikasi di bidang migas dan panasbumi) 2) Bidang Pelatihan Bidang Pelatihan dengan fokus tema pelatihan : Pengenalan mineral dan batuan. dan dibentuk atas prakarsa beberapa staf yang memilik latar belakang keahlian di bidang Mineral.BAB IV PENELITIAN DAN KERJA SAMA 4. Pelayanan: Analisis sayatan tipis (petrografi). serta Pemolesan batuan Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 99 . Workshop tentang geotermal. serta Wokshop Pengenalan dan Pengolahan Batumulia. poles.

Konsultansi: Pelaksanaan Eksplorasi Mineral Logam. Pusat Studi Energi. Pelaksanaan Eksplorasi Panasbumi. Hidrogeologi. Biaya Operasional Pendidikan Tinggi Negri (BOPTN). pertanian. dan Geologi Lingkungan. melakukan penelitian eksplorasi conventional energy (minyak dan gas bumi). 2.b. melakukan penelitian khususnya: 1) Kajian potensi dan kendala kewilayahan 2) Perencanaan wilayah perkotaan. dalam skema Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi (PUPT). serta Penelitian Hibah Kompetitif. industri dan tataruang 2) Kajian sumberdaya air untuk master plan konservasi 3) Kajian fluida air pada kasus lapangan panas bumi. dll) 6) Kajian keteknikan batuan dan tanah untuk dayadukung lahan dan kestabilan lereng di wilayah pertambangan. exploitasi CBM dan shale gas 4) Kajian lingkungan berbasis geologi 5) Kajian keteknikan batuan dan tanah untuk dayadukung lahan. 4. gedung. dan unconventional energy ( CBM/Coal Bed Methan. Geoteknik. TPA maupun pertambangan 3) Analisis Mengenai Dampak Lingkungan 4) Kajian mengenai mitigasi kebencanaan geologi Para dosen melakukan berbagai penelitian dengan pembiayaan berupa Program Hibah Penelitian Desentralisasi. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 100 . dengan skema Penelitian Kompetitif Fakultas. Pelaksanaan Eksplorasi Batubara. dan Program Penelitian Kerjasama (Joint Research). Penelitian Peningkatan Kompetensi Keilmuan Laboratorium (KILAB). Pusat Studi Kewilayahan dan Kebencanaan Geologi. Pusat Rekayasa Geologi. kestabilan lereng dan infra struktur (jembatan. Fakultas Teknik Geologi juga menyediakan dana penelitian bagi para dosen. shale gas dan geothermal). melakukan penelitian khususnya: 1) Kajian air tanah untuk berbagai kepentingan masyarakat. 3. Penelitian Percepatan Penyelesaian Program Doktor (P4D). serta Pembuatan AMDAL untuk Pertambangan.

.Sc. PhD Yuyun Yuniardi. 2 Fenomena Geologi Mud Explosion Ciuyah Kuningan. MT. MT.. Ir. MT. ST. Ir.Sc. Faizal Muhamadsjah. MT... 3 Foraminifera sebagai Indikator Perubahan Lingkungan Laut Wilayah Studi Perairan Teluk Jakarta Dr.Sc. Vijaya Isnaniawardhani. Billy G Adiperdhana. ST. PUPT 2012 4 Remediation of Vol Remediation of Volcanic Ash Soils in Managing and Improving Their Sustainable Productivity in The Agricultural Area Ir. MT. Jawa Barat) Dr. Judul Penelitian Personil Penelitian Penelitian Tahun PUPT 2012 BOPTN 2012 1 Reworked Fossils Dalam Endapan Turbidit: Implikasinya Dalam Interprestasi Pembentukan Batuan (Studi Kasus: Formasi Cinambo dan Formasi Halang. MT. PhD PUPT 2013 5 Clay Minerals Alteration and Mineralized Quartz Texture as Guide For Exploration in High Sulfidation Ephithermal Gold Ir. Yoga Andriana Sendjaja. Ir. PUPT 2013 Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 101 . MT. Dr.Program Hibah Penelitian Desentralisasi yang diperoleh dosen-dosen FTG dalam tiga tahun terakhir adalah sebagai berikut: No. Mega Fatimah Rosana. M. Ir. ST. M. Vijaya Isnaniawardhani. Jawa Barat sebagai Indikasi Potensi Energi Geothermal Dr. Mega Fatimah Rosana. Sc. Nurdrajat. M. Vijaya Isnaniawardhani. Ir..

Rd. Ir. ST. Judul Penelitian Potential in Cianjur and Garut. MT. MSc. M. MT Dr. MT Ir. Zufialdi Zakaria. Sjafrudin Ir. Ujang Hidayat. Irvan Sophian... Dicky Muslim. A. ST. Sapari Dwi Hadian. MS BOPTN 2013 BOPTN 2013 P4D 2013 Dr. DEA Ir. Peternakan) Dra Lia Jurnaliah. ST. MT Dr. Ir. Emi Sukiyah. Zufialdi Zakaria..Sc KILAB 2013 Cecep Yandri S. M. (F. MT Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 102 .No.Eng Dr. Ir. MT Drs... Ildrem Syafri. Edi Tri Haryanto.. M. Johanes Hutabarat. MT Ir. ST. West Java 6 Karakteristik Keteknikan Geologi Untuk Daya Dukung Tanah Pada Pengembangan Wilayah Di Daerah Tektonik Aktif (Studi Kasus di Zona Patahan Baribis Majalengka Jawa Barat) 7 Studi Penetuan Zona Resapan dan Umur Air pada Endapan Vulkonik di Kawasan Kampus Unpad Jatinangor dengan Menggunakan Metode Isotop Labil 8 Tecno-Bio-Sosio Engineering : Pemanfaatan Tanaman Kaliandra (Caliandra Calothyrsus) di Wilayah Zona Rawan Longsor 9 Analisis Lingkungan Pengendapan Formasi Kalibeng Pada Kala Miosen Akhir Berdasarkan Foraminifera Bentonik Kecil Daerah Jawa Tengah Bagian Utara 10 Kajian Intensitas Erosi-Sedimentasi DAS Cimanuk Hulu Dalam Pengelolaan Waduk Jatigede Personil Penelitian Penelitian Tahun PUPT 2013 Dr. ST.. Msi Febriwan.. Yoga Andriana Sendjaja Dr. Agung Mulyo. Nana Sulaksana Dr.

No. MT Kharistya Amaru. ST.. Hendarmawan. MT (F. Ir.Sc Cipta Endyana. Undang Mardiana. Dr. Jawa Barat Ir. Zufialdi Zakaria. Judul Penelitian Personil Penelitian 11 Rock Mas Rating (RMR) dan Slope Mass Rating (SMR) Berdasarkan Data Lapangan di Majalengka. MT 12 Konservasi Dan Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan (Sustainable Ground Water) Di Lingkungan Kampus Unpad Jatinangor Ir..Pertanian) Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Penelitian Tahun Penelitian Hibah Kompetitif 2013 BOPTN 2013 103 . STP. ST.Si Prof. M. M.

Studi S3 . Hiroharu Matsueda 2 PT. Medco E&P Indonesia 3 UTM Malaysia Dr. M.2 KERJASAMA Sejak berdirinya Fakultas Teknik Geologi sudah menjaring kerjasama dengan berbagai pihak baik dari Instansi Pemerintah. PhD) . pertukaran mahasiswa dan staf pengajar dengan UTM. Euis Tintin.. Cianjur Kepala Dinas BENTUK KEGIATAN .Riset & Publikasi Internasional (Ir.. Ph. Hendarmawan.D + Faperta) . BUMN. Malaysia MOU – Bid. “Pemanfaatan Sumberdaya Manusia Untuk Peningkatan Industri Minyak dan Gas” Penjajakan Double Degree.Hasil penelitian dosen dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi.. Ph.Invited Professor (Ir. Mega F Rosana. Geologi & Pertambangan JANGKA WAKTU Agustus 2008 2013 PIHAK YANG TERLIBAT Ir.Ph.D/Euis Tintin Y. M. Ir.D) Kerjasama antara FTG dengan Medco Indonesia (beberapa staf akan terlibat di analisis studio). Mega F R. Berikut daftar kerjasama yang telah dan sedang berjalan antara Fakultas Teknik Geologi dengan beberapa instansi : NO 1 FAK / LEMBAGA Hokkaido University MITRA KERJASAMA Prof.Studi Post Doctoral (Dr.Sc. ST. Ir. MT Juli 2008 Dosen FTG 2008 Dosen FTG Juni 2008 5 Tahun Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Dr.Riset lapangan (Hokkaido University) dengan FTG . regional dan internasional.Sc 104 . 4. Perguruan Tinggi Lain (di dalam dan luar negeri) serta perusahaan swasta.Sc. M. serta dipresentasikan dalam forum seminar/simposium nasional. maupun jurnal internasional.Sc. Mega F R. Issham Ismail 4 DPSDAP Kab. M.

PLN (Persero) 12 Kabupaten Poso 13 Chiba University MITRA KERJASAMA Dr. BENTUK KEGIATAN Penjajakan Double Degree. Surface Mapping For Samarinda Area Nomor : 3367/H6.P) Programe Academic Recharging (Dr. PD I September 2008 Dekan FTG Desember 2008 Dekan FTG Tahun akademik 2008/2009 Juli 2009 Untuk 5 Tahun Wakil Dekan I FTG Februari 2009 Dekan FTG Agustus 2009 Dekan FTG Maret 2009 Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Dosen FTG 105 . Ser/KTI/013/08. “Software License and Maintenace” “Sern Scholarships in Indonesia (SSI) at Unpad Academic Year (2008/2009)” . Watanabe Prof.Riset lapangan . Loran Prof. Makoto Ito. Vijaya JANGKA WAKTU Juli 2008 PIHAK YANG TERLIBAT Dekan.Studi S2. 101/SLM/XII/08.Joint Collaboration for Internasional Conference AA Mineral Resources Agreement : No. Billy A. Abdurrokhim. Adjat + FAPERTA) .7/FTG/PP/2009 “Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Jawa. S3 . & S3) . pertukaran mahasiswa dan staf pengajar dengan ITC (Belanda) Program Pembelajaran Bahasa Contract No. Bali dan Nusa Tenggara” Nomor : 3866b/H6.1/TU/2009 “Piagam Kerjasama” Studi S-3 (Dr.Lecture Exchange (copromotor S2.V 11 PT.NO 5 FAK / LEMBAGA ITC Belanda 6 Fakultas Satra – UNPAD 7 Roxar SDN BHD 8 Republic Democratica de TimorLeste Kyushu University 9 10 Serica Kutai B.Riset Publikasi (Prof.

.Si/Adi H.. Zaenal Abidin Badan Geologi Kem ESDM Pertamina EP . M. Hendarmawan. Ir. ST. J. Dra.H Simamora. Prof Hyodo 15 Holloway University Dr. ST. DEA/ Febriawan M. M.. MS 5 Tahun Prof. Penelitian. Ir. Kumai.. Iin Arifin Takhyan. M.Si Penyusunan POD Full Scale Waterflood Lapisan C Lapangan Tapian 20 21 22 23 Ir..EOR Dr. Sukhyar Tim Penyusun Geodiversity Ir. Ildrem Syafri. Kerjasama dengan BATAN untuk Riset S3 di Unpad dan MOU Penjajakan Double Degree.Sc 2009-2012 Dosen FTG 2010 –2011 Dr. DEA/ Febriawan M. Penelitian. MT Dekan FTG 2010 –2012 2011 Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi Dr. dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir di Bidang Biologi Hidrologi Studi S-3 Untuk 1 Orang Dosen Zulu GGR Study 14 Osaka University Prof. Ildrem Syafri. ST.... Usman Hardi 5 Tahun Dr. ME 19 Pusat Aplikasi Teknologi dan Radiasi Batan Shimane University Pertamina Hulu energy (PHE) ONWJ Dr. dan Pengembangan pada Masyarakat Bidang Minyak Gas dan Bumi Pendidikan. Franck Lavigne Prof.. pertukaran mahasiswa dan staf pengajar dengan SCUBA University Pendidikan.Si 106 . H.NO FAK / LEMBAGA MITRA KERJASAMA BENTUK KEGIATAN Isnaniawardhani) Riset Bersama Penjajakan Double Degree Kegiatan Riset lapangan bersama dengan tim dari Jepang di Sangiran Penjajakan staf untuk sekolah di Inggris. Robert Hall 16 Batan 17 Scuba University 18 Badan ESDM Ir. M. Dr. untuk penjajakan kerjasama antara FTG dan Royal Holloway Univ. Ahmad Siddiq JANGKA WAKTU PIHAK YANG TERLIBAT Dosen FTG Dosen FTG/ Wakil Dekan I FTG Winantris. Ir.

DEA/ Febriawan M.... Ir.. Ildrem Syafri. M. Asdani S. MT Ir. ST.Sc Prof. Mega F Rosana. Sapporo.Si/ 3 Mhs S2 dan 1 Mhs S1 Dr. Ildrem Syafri. M. Struktur RDL dan RDO PT.Sc 2012 Ir... Formasi Upper Pematang di Area Tonga 2012 31 PT.Tiarabumi Petroleum Drs. Hendarman dan Ir. Eko Partoyo. MBA Study GGR dalam rangka POD Lapangan Sampoerna Blok Sumatera 2012 32 PT. M. Hiroharu Matsueda Pemetaan Geokimia di Jawa Barat Agreement of Mutual Cooperation for Study and Research Ari Kusniad. Ir.Grant Licence Sofware for mining .. Ph. M. DEA/ Febriawan M.. Ildrem Syafri.D 107 . ST. Ir. ST.... Mosesa Petroleum Energi Mega Persada PSG (Badan Geologi) The Hokkaido University Museum.Si/ 3 Mhs S2 dan 1 Mhs S1 Dr. Hendarman 29 Pertamina EP Region Jawa 30 24 25 BENTUK KEGIATAN G & G Reservoir Study Lapangan Sihapas JANGKA WAKTU 2011 Ir.Training staf and Student 5 Tahun s/d 2016 26 27 28 2011 24 February 2011 2012 2012 Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi PIHAK YANG TERLIBAT Dr. M.NO FAK / LEMBAGA PT. M. Heri Setiawan Studi Sedimentologi.. Ir. Stratigrafi. ST. DEA/ Febriawan M.Si Pemetaan Geokimia di Kalimantan Selatan Pemetaan Sesar Aktif di Daerah Palu. M.Micromine Indoensia Perdana Myke Jones .Si/ 3 Mhs S2 dan 1 Mhs S1 FTG/ Ir. Ampah G & G Reservoir Study Lapangan Rengasdengklok.Sc. DEA/ Febriawan M. Mosesa Petroleum Energi Mega Persada Ir. Ildrem Syafri.. Poso.Si 2 Dosen dan 3 Mahasiswa Dekan FTG 5 Dosen dan 310Mahasiswa 2 Dosen dan 3 Mahasiswa Dr. M. ST.. Adang Sukmatiawan. Zulfikar Lukman. Japan PSG (Badan Geologi) PSG (Badan Geologi) MITRA KERJASAMA Ir.

pelatihan .NO FAK / LEMBAGA PT. Evaluasi Bersama Wilayah Kerja Gas Metana Batubara (WK Batubara) Pada Exsiting IUP Batubara Area Pasiraman Sumatera Selatan 22 Mei 2012-22 Mei 2014 Pusat Studi Energi FTG 9 Juli 20129 Oktober 2012 Pusat Studi Energi FTG Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 108 . Pertamina. Antam Tbk MITRA KERJASAMA Unit Geomin Kementrian Energi Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Konsorsium PT. penelitian/pengkajian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penyelidikan dan Penelitian Bidang Survei Geologi Studi Bersama Wilayah Migas Non Konvensional (Shale Hidrocarbon) di Area Sakakemang. Sumatera Selatan JANGKA WAKTU 5 Tahun s/d 2016 PIHAK YANG TERLIBAT FTG/ Lab Petromin dan Lab Geodinamk 5 tahun (20122017) Dekan .Bantuan lapangan TA mhs S1.Bantuan Peralatan lab dan Perpustakaan . Bayutama Respati BENTUK KEGIATAN .Training Staf dan Mahasiswa Peningkatan Kemampuan Sumber Daya Manusia. Koordinator Kerjasama FTG 7 Agustus 2012 – 6 Maret 2012 Pusat Studi Energi FTG Pemberian lisensi software January 2013 – 31 Desember 2015 Fakultas Teknik Geologi Kerjasama bidang pendidikan. Bukit Energy Indonesia PTE. Teknologi. Vipronity Power Energy Bambang Sukarno 33 33 34 35 Andriansyah. Candra D Tirada.LTD. Cakra Nusa Darma (SKKMG) Gemcom Software International Badan Geologi Simon Waghom 36 PT. Pupuk Indonesia Mustofa 37 T. dan S2 .

Kementrian Energi Dan Simber Daya Mineral TA 2013 1 Februari 2013 11/30/2013 Prof. M. Chevron Pafic Indonesia Isotope Survey Service 2013 Lab Geologi Lingkungan dan Hidrogeologi 40 PT. Sapari Dwi Hadian. Geoheritage. Energy Partners Merauke MITRA KERJASAMA Bertrand Edward Hurbult BENTUK KEGIATAN Studi bersama Wilayah Wilayah West Merauke.Si . MSP. program kegiatan lapangan yang frekuensinya cukup tinggi telah dijadikan ajang aktivitas kerjasama dan pengabdian kepada masyarakat. Kementrian Energi Dan Simber Daya Mineral Tim Koordinasi dan Pengembangan Geodiversity. Hendarmawan. Aqua Golden Missippi Recharge Area Gekbrong 2013 Lab Geologi Lingkungan dan dan Hendrogelogi 41 PT. 3 Pengabdian Kepada Masyarakat Selain beberapa staf telah mengikuti PKM melalui LPPM Unpad. Seiring dengan berubahnya Unpad menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 109 . Aqua Golden Missippi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan daerah Subang 2013 Lab Geologi Lingkungan dan dan Hendrogelogi 42 Badan Geologi.. dalam kaitan kerjasama maka dipandang perlu Fakultas membentuk unit tersendiri sehingga dapat terlibat secara langsung dalam penelitian yang diselenggarakan oleh pihak swasta. MT 4. dan Geopark (3G) Badan Geologi. Daratan Papua JANGKA WAKTU 26 Desember 2012 – 26 Juli 2013 PIHAK YANG TERLIBAT Pusat Studi Energi FTG 39 PT. M. Nana Sulaksana. ST. Dr.NO 38 FAK / LEMBAGA PT.Dr. Ir. Ir.

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 110 .

BAB V
PRESTASI FAKULTAS DAN KEMAHASISWAAN
5.1. Prestasi Fakultas
Fakultas Teknik Geologi (FTG) adalah suatu lembaga pendidikan tinggi yang
bergerak dalam bidang pembelajaran dan pengembangan ilmu geologi dengan
berorientasi pada terciptanya pola link & match (keserasian dan kesepadanan).
FTG menyelenggarakan pendidikan sarjana /Program Studi Teknik Geologi
(akreditasi: A); serta pendidikan pascasarjana, yaitu Program Magister/Program
Studi Teknik Geologi (S2) dan Program Doktor Teknik Geologi/Program Studi
Teknik Geologi (S3).
Adapun peraihan prestasi Fakultas Teknik Geologi adalah :
1. Penganugrahan Indonesia Green Awards tahun 2014, untuk kategori Green
Campus;
2. Penghargaan sebagai Fakultas yang memiliki kerjasama dengan pihak ketiga
tertinggi di Universitas Padjadjaran Tahun 2013;
3. Penganugrahan Indonesia Green Awards tahun 2013, untuk kategori
Pelestari Sumber Daya Air ;
4. Juara ke 2 Olimpiade Olahraga Tradisional tingkat Universitas Padjadjaran,
tahun 2012;
5. Juara ke 2 Olimpiade Olahraga Tradisional tingkat Universitas Padjadjaran,
tahun 2013;
5.2. Prestasi Kemahasiswaan
Capaian prestasi bidang kemahasiswaan di tingkat Universitas, Nasional,
Internasional Fakultas Teknik Geologi UNPAD antara lain adalah :
NO
NAMA
1 Nanda Najih Habibil
Afif
FTG 2012
2

KEGIATAN
Mahasiswa Berprestasi
(MAWAPRES)
“Potensi Penerapan
Teknologi Sistem Koloid”
Rifky Meisa Anugrah
The 11th Hokkaido
FTG 2010
Indonesian Student
Association

TEMPAT
Unpad

Hokkaido
University
Sapporo

PERINGKAT TAHUN
Peingkat 1
22-23
Tingkat
April
Unpad
2014
Presentasi
Paper

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi

8
Februari
2014

111

NO

NAMA

3

Ridwan Maulana
FTG 2011

4

Hendy Taufik
FTG 2011
Wiwit Wijiastuti
FTG 2011
Nanda Najih Habibil
Afif
FTG 2012
Khalda Az-Zahra
FTG 2011

5
6
7

8

9

10

Suci Sarah
FTG 2010

KEGIATAN
TEMPAT PERINGKAT TAHUN
ScientificMeeting
japan
Nasional Coral Reef
Universitas
10 besar
5-9
Festival di Gedung Graha Syiah Kuala
finalis
Februari
FMIPA Universitas Syiah
Aceh
presentasi
2014
Kuala
karya Tulis
Innovative Materials
FTI – ITS
1st Winner
Maret
Engineering Competion Surabaya
2014
Innovative Materials
FTI – ITS
1st Winner
Maret
Engineering Competion Surabaya
2014
Innovative Materials
FTI – ITS
2nd Winner
Maret
Engineering Competion Surabaya
2014
Deep Geothermal Days
“Analyzing Cisolok
Geothermal System,West
Java,Indonesia Using
Fluid Inclusion Method”
Jenesys 2.0 (Kelompok
IPTEK Batch ke 8)

Paris,
Francis

Presentasi
Paper

10-11
April
2014

Jepang

Presentasi
Paper

17-30
April
2014

Beirut,
Lebanon

Presenter

26-29
Mei 2014

Beirut,
Lebanon

Presenter

26-29
Mei 2014

Urban Engineering
and City Planning di
Jepang

Astari Rozalina
2014 Lipe and APG
Anisa Ulfatu Hasanah
Northern Arabia
FTG 2011
Geoscience Conference
& Exhibition (Impact of
Unconventional
Exploration’ “Hydraulic
Fracturing” to
Environment Around
Exploration Area In
United States) Beirut,
Lebanon
Tri Febrianto
2014 Lipe and APG
Simaibang
Northern Arabia
FTG 2011
Geoscience Conference
& Exhibition
(Underground Coal

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi

112

NO

11

12

13

14
15
16

17

NAMA

KEGIATAN
Gasification A Safe,
Secure, and Clean
Unconventional Gas
Technology for
Development)
Mohammad Yusuf
Study of The United State
FTG 2011
Institutes (SUSI) for
Student Leaders on
Global Enviromental
Issues
Muhammad Muhajir International Conference
Saputra
on Geological Sciences
FTG 2010
and Engineering (ICGSE)
2014
(Depositional Facies
Based on Ground
Penetrating Radar (GPR)
Survey at Subi Kecil
Island, Riau Archipelago,
Indonesia)
Luthfan Harisan
Kongres ke-22
Jihadi
Internasional Association
FTG 2011
of Engineering Geologist
(Engineering Geological
Mapping as a part og
Landslide Mitigation at
Surface Mining Site)
Mellinda Arisandy
Mahasiswa Berprestasi
FTG 2010
(MAWAPRES)
Tingkat Universitas
Rieza Rachmat Putra Annual Convention and
dan Bagus Guspudin
Exhibition AAPG
FTG 2009
Julia Satriani, Hafizh
5th International on
Zakyan, dan
Climate Change
Nurisman Syarif FTG
2011
Andra Pratama dan Unconventional Resource
Bayu Nugraha
Technology Conference
FTG 2010

TEMPAT

PERINGKAT TAHUN

Hawai dan
Washington
DC. Amerika
Serikat

Presenter

9 Mei-16
Juni
2014

London, UK

Presenter

29-30
Juni
2014

Torino, Italia

Presenter

15-19
Sept.
2014

Bandung

Juara-2

2013

Pittsburgh
Pensylvania
USA
Mauritius
Africa

Presentasi
Paper

2013

Presentasi
Paper

2013

Denver,
Colorado
(USA)

Presentasi
Paper

2013

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi

113

Reza Vahagia. Bagus FTG 2009 Mellinda Arisandy dan Regian Ahmad Khalis FTG 2010 Tri Febrianto dan Andra Pratama FTG 2010 Julia Satriani KEGIATAN 4th International Geoscience Student Conference International Student Conference International Student Conference International Student Conference TEMPAT Berlin. Jatim Lombok Olimpiade Geologi Indonesia (OGI) GRANITE TRISAKTI Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 2012 114 . dan Rizky Aditya FTG 2008-2009 Septriandi FTG 2007 Riefqy Usman. Ronel. Germany Marabor. dan Winda Nurdini FTG 2010 Brianto.NO NAMA 18 Riefqy Usman FTG 2009 19 20 21 22 23 24 24 25 26 27 28 30 31 Dwi Menur FTG 2011 Kuat Yogi FTG 2011 M. Reza Widiatmo. Tri Febrianto. Adit. Samuel dan Rezki Naufan FTG 2009 Mellinda Arisandy. Yusuf dan Anggia Ebony FTG 2011 Nanda Najih Habibil Afif FTG 2012 Jonathan Kristian FTG 2008 Syaiful Alam. Germany Ilmeneau. Slovenia Japan PERINGKAT TAHUN Presentasi 2013 Paper Partisipan 2013 Partisipan 2013 Partisipan 2013 Finalis 2013 2012 Bandung Juara-1 Best Poster Juara-3 Plan of Development Oil Expo TRISAKTI Jakarta Juara-3 2012 Plan of Development OGIP UVN DI Yogjakarta Juara-3 2012 Student Paper Indonesian Petroleum Assosiation Geo-Modelling GRANITE TRISAKTI USA Best Oral 2012 Jakarta Juara-2 2012 Jakarta Best Student Paper 2012 Student Paper GRANITE TRISAKTI Jakarta Runner Up 2012 Student in EBTKE USA Best Paper 2012 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Student IAGI Malang.

Peksiminas. dan Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 115 . Cinta Alam seperti : LKMM (Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa). Kesejahteraan Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan. berorganisasi. seperti: Beasiswa. Pramuka. meningkatkan kemampuan meneliti dan menulis karya ilmiah.NO NAMA FTG 2011) 32 Mellinda Arisandy dan Wanda Yudhaprawira FTG 2010 Einstein FTG 2008 Ribka Firtania FTG 2009 Emanuelta Naibaho FTG 2009) 33 34 35 KEGIATAN Contest TEMPAT Paper Student Geological Student Competition (GSC) ITB Bandung Juara-3 2012 Student Poster IAGI Makasar 3rd Place 2012 Society of Economic Geologist (SEG) AAPG 2012 Lima. PKM. Asrama. dan kegiatan sejenisnya. mental dan rohani mahasiswa. KSRPMI. Bakat Minat dan Kemampuan Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam manajemen praktisi. USA PERINGKAT TAHUN 2012 5. menumbuhkan apresiasi mahasiswa terhadap:Olah Raga.Belanegara. fisik. PPKM. POM ASEAN (Pekan Olah Raga Mahasiswa ASEAN). Kepramukaan. Kopma. pemahaman profesi. Poliklinik. Seni. Universiade. Penalaran dan Keilmuan Program ini antara lain dimaksudkan untuk menanamkan sikap ilmiah. LKTM. dan kegiatan yang sejenis.3. Menwa. 2. Pola Pengembangan Mahasiswa Program pengembangan mahasiswa Fakultas Teknik Geologi mengacu pada Pola pengembangan Mahasiswa yang terdiri dari lima jenis kegiatan meliputi : 1. dan kerja sama mahasiswa dalam tim. Penerbitan Kampus. merangsang daya kreativitas dan motivasi. MTQ. 3. Peru Presentasi Paper Presentasi Paper 2012 Houston. KMKB (Kepemimpinan Mahasiswa Kader Bangsa). Program ini mencakup kegiatan-kegiatan seperti : PIMNAS. Kewirausahaan. MAWAPRES. POMNAS (Pekan Olah Raga Mahasiswa Nasional).

seperti : penanggulangan desa binaan. serta kegiatan sejenis lainnya. Meningkatkan sikap dan kemampuan mahasiswa dalam kegiatan.Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) . Kegiatan Penunjang Program ini bertujuan untuk : a.Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) . pelayanan kebangsaan. pemeliharaan sarana dan prasarana kegiatan mahasiswa. pengadaan. Kesejahteraan materi Kesejahteraan materi yaitu pelayanan bantuan terhadap proses belajar mahasiswa berupa bantuan dana yang selama ini disebut beasiswa.GEOCENTRIC (Geological Center of Journalistic) Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 116 . 5. 5. b. PP-LKMM dan PPPM. b. Meningkatkan sarana dan prasarana kegiatan mahasiswa. dialog kemahasiswaan. kecintaan kepada tanah air. maka para mahasiswa tersebut membentuk wadah kegiatan berupa : .Student Chapter of AAPG .Student Chapter of SEG (Society of Economic Geologist) . Kesejahteraan non materi Kesejahteraan non materi yaitu layanan bantuan terhadap mahasiswa dalam proses belajar berupa jasa yaitu : 1) Asrama putra 2) Bina karir/informasi kesempatan kerja 3) Pelayanan Kesehatan Mahasiswa 4) Koperasi Mahasiswa 5) Kerohanian Mahasiswa 4. dan sebagainya.kegiatan sejenis. Kepedulian Sosial Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. seperti : pengembangan sistem informasi kemahasiswaan.4 Lembaga Kemahasiswaan Salah satu upaya untuk mensinergiskan kegiatan fakultas khususnya dalam bidang kemahasiswaan. menanamkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa. dan kegiatan sejenis lainnya. Bidang Kesejahteraan mahasiswa terbagi dalam 2 kelompok yaitu kesejahteraan materi dan non materi. antara lain: PP-OPPEK. a.

Lembaga/unit kemahasiswaan FTG yang cukup aktif melakukan aktivitas kegiatan : BEM/HMG. olahraga dan lain-lain. Lembaga ini dibentuk untuk mewadahi kreativitas mahasiswa dan sebagai sarana bertukar pikiran.GEMA (Geological Moslem Assosiation) . dan kerohanian serta kegiatan yang menampung aspirasi minat dan bakat mahasiswa. sehingga fasilitas penunjang kegiatan lembaga kemahasiswaan belum sepenuhnya dapat di fasilitasi secara lengkap. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 117 . Anggota yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Teknik Geologi berkisar sejumlah 900 orang dengan pengurus BEM-FTG berjumlah 90 orang. BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) BEM Fakultas Teknik Geologi (BEM-FTG UNPAD) yang dulu lebih dikenal dengan Himpunan Mahasiswa Geologi (HMG) sudah berdiri lebih dari 54 tahun yang lalu. dengan menggunakan fasilitas ruang kuliah atau auditorium. penelitian dan pengembangan bidang ilmu kegeologian. berupa kegiatan short course. ilmu pengetahuan dan sarana mengasah kemampuan anggota. aktivitas sosial.5 Fasilitas Kegiatan Kemahasiswaan FTG baru berdiri selama 5 tahun yang lalu.HSE (Health and Safety Environment) Masing-masing lembaga kemahasiswaan tersebut dalam menjalankan kegiatan dan tugasnya mengacu pada peraturan. kepemimpinan. Saat ini fakultas hanya mampu menyediakan 2 ruangan yang bisa dimanfaatkan ke 8 lembaga kemahasiswaan tersebut Unit-unit kemahasiswaan FTG tersebut sangat aktif menyelenggarakan kegiatan setiap minggunya. serta prasarana yang ada di lingkungan kampus Unpad Jatinangor. Program kerja dan ranah aktivitas BEM-FTG antara lain peningkatan softskill. pengalaman. workshop. anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dari lembaga kemahasiswaan yang di buat oleh masing-masing..MAAR (Mahasiswa Pecinta Alam dan Rimba) . pendelegasian ke lingkup nasional dan internasional. 5. AAPG. SEG dan GEMA. mentoring.

Student Chapter of AAPG Student Chapter of AAPG (American Assosiation of Petroleum Geologist) dibentuk sejak tahun 1999. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 118 . ekskursi. kuliah umum. seminar nasional. Program kerja lainnya adalah seperti mengadakan Musyawarah Besar Anggota dan mengadakan Pemilihan Raya Ketua BEM FTG. pembahasan konsep-konsep tipe endapan mineral dan analisis sampel. fieldtrip. Aktivitas yang dilakukan oleh anggota dari BPM antara lain memantau serta menilai kinerja pengurus BEM selama satu tahun kepengurusan. kuliah lapangan.(BPM) Badan Perwakilan Mahasiswa Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM-FTG UNPAD) merupakan lembaga yang bergerak di ranah pengembangan kualitas dari tugas dan kinerja BEM-FTG UNPAD. Lembaga ini berfungsi untuk mengakomodir mahasiswa yang tertarik di dalam bidang geologi pertambangan. Lembaga yang berbasis internasional (America) ini telah banyak melakukan kegiatan yang bermanfaat terutama dalam bidang keilmuan geologi seperti course. workshop. lomba poster-paper dengan instruktur dari berbagai instansi perusahaan baik dalam dan luar negeri. kuliah umum. mineral dan batubara. lomba poster-paper dengan instruktur dari berbagai instansi perusahaan baik dalam dan luar negeri. Student Chapter of SEG (Society of Economic Geologist) Student Chapter of SEG (Society of Economic Geologist) dibentuk sejak tahun 2009. Selain itu ada juga kegiatan workshop tentang software di bidang pertambangan. kuliah lapangan. Selain itu BPM juga bergerak sebagai garis terdepan penampung aspirasi seluruh anggota Keluarga Mahasiwa Teknik Geologi. Kegiatannya meliputi kursus-kursus tentang metode eksplorasi sumberdaya mineral dan batubara. fieldtrip. Lembaga ini berfungsi untuk mengakomodir mahasiswa yang tertarik di dalam bidang geologi perminyakan. ekskursi.

dan kegiatan kreativitas lainnya. HSE (Health and Safety Environment) HSE (Health and Safety Environment) adalah lembaga yang menaungi aktivitas-aktivitas berorientasi lingkungan. film dokumenter. Kegiatan ini juga identik dengan safety moment yang mengedepankan rasa keamanan dan kenyamanan. lomba cerda cermat Islam antar SMA. adventure. GEMA (Geological Moslem Assosiation) Selain aktif di bidang kegeologian. dan aktivitas sosial serta mitigasi bencana. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Geologi 119 .GEOCENTRIC (Geological Center of Journalistic) Geocentric (Geological Center of Journalistic) adalah lembaga yang bergerak di bidang jurnalistik. Islamic Day dan kegiatan lainnya. menulis artikel memperindah mading. rafting. Lembaga ini biasanya melakukan berbagai kegiatan seperti pelatihan mentoring. hunting berita. naik gunung. caving. Lembaga ini mengakomodir mahasiswa yang suka travelling. serta sebagai duta lingkungan pada Kampanye Pulau Komodo sebagai Salah Satu dari Tujuh Keajaiban Dunia. penerbitan bulletin. keluarga mahasiswa Fakultas Teknik Geologi juga aktif di bidang kerohanian. pensi Islam. dan expedition. Lembaga ini mengakomodir mahasiswa yang berminat dan tertarik pada kegiatan-kegiatan seperti hunting foto. MAAR (Mahasiswa Pecinta Alam dan Rimba) MAAR (Mahasiswa Pecinta Alam dan Rimba) adalah kelompok pecinta alam Keluarga Mahasiswa Fakultas Teknik Geologi. editing video. Lembaga ini juga hadir sebagai duta lingkungan seperti yang telah dilaksanakan berupa kegiatan Penyelamatan Lingkungan Coral di Raja Ampat. Salah satu wadah kegiatan tersebut adalah GEMA. Karena kegiatannya banyak bergerak diwall climbing. pelatihan navigasi darat dan orientasi medan.

LAMPIRAN Lampiran Buku Pedoman Fakultas Teknik Geologi .

Lampiran Buku Pedoman Fakultas Teknik Geologi .