You are on page 1of 1

Ikan kerapu merupakan salah satu komoditi perikanan Indonesia yang mempunyai

nilai ekonomis tinggi. Ikan kerapu banyak diekspor ke luar negeri dalam bentuk ikan segar,
ikan olahan setengah jadi (fillet, shasimi dan sebagainya) dan ikan hidup dengan tujuan
negara-negara utama seperti Jepang, Singapura, Malaysia dan AS (Anonim, 2004). Ikan
kerapu mempunyai banyak jenis diantaranya ikan kerapu tikus (Cromileptes altivelis), kerapu
lumpur (Epinephelus coioides), kerapu macan (E. fuscoguttatus) dan kerapu malabar (E.
malabaricus) dan kerapu kertang (E. lanceolatus). Diantara ikan kerapu tersebut ikan Kerapu
Kertang dan kerapu macan menjadi faforit para petani ikan, ikan Kerapu Kertang
pertumbuhannya sangat cepat yaitu sekitar 4-5 bulan masa pembesarannya, untuk mencapai
bobot 480-500 gram (ukuran konsumsi) kerapu bebek membutuhkan waktu satu tahun
pembesaran, dan kerapu macan membutuhkan 14 - 15 bulan. Sementara, kerapu kertang
cukup di kisaran 4 - 5 bulan saja.
Ikan kerapu kertang termasuk ikan yang mempunyai pangsa pasar yang luas dengan
harga yang cukup tinggi, harga untuk benih mencapai 1500/cm (Anonim,). Permasalah yang
ada dalam budidaya kerapu kertang adalah pembenihannya yang sangat sulit. Sehingga
perolehan benih kerapu kertang banyak diperoleh dari tangkapan dari alam. Sedangkan
kerapu Macan cukup familiar dikalangan petani, karapu macan tahan terhadap berbagai
penyakit dan mudah dikembang biakan.
BBAP (Balai Budidaya Air Payau) Situbondo merupakan balai yang sudah dapat
melakukan rekayasa teknologi pembenihan berbagai jenis ikan kerapu, salah satunya ikan
kerapu
kertang
(Epinephelus lanceolatus)
dan
kerapu
Macan (Epinephelus fuscoguttatus) dapat di silangkan menjadi kerapu Hibrid, ikan kerapu
Hibrid juga disebut kerapu Cantang (Macan-Kertang). Kerapu Hibrid sudah dapat di
budidayakan di BBAP Situbondo,Teknologi budidaya dari hasil persilangan atau hybrid ini
terus dikembangkan, dan sangat potensial untuk dibudidayakan karena diketahui bahwa
kerapu kertang sebagai sumber daya genetik dari kerapu kertang memiliki pertumbuhan yang
cepat dibanding kerapu yang lain.
Perekayasaan hibridisasi ikan kerapu antara ikan kerapu macan dan kerapu kertang
dapat menghasilkan satu varietas baru yang secara morfologis mirip dengan kedua spesies
induknya, sedangkan partumbuhannya lebih baik daripada ikan kerapu macan dan kerapu
kertang itu sendiri.
Tidak hanya rekayasa dalam pembenihan BBAP Situbondo telah berhasil dalam
rekayasa pengelolaan pakan, lingkungan dan pengendalian penyakit pada berbagai larva ikan
Kerapu.
http://raja-ikan.blogspot.com/2012/06/kerapu-hybrid.html Diposkan 25th June
2012 oleh Mohammad Alfath