You are on page 1of 3

Burung yang Tidak Dapat Terbang

maleo bird image


gambar : wikipedia.org
Apakah Anda pernah berharap bahwa Anda adalah seekor burung yang terbang melayang di atas
padang rumput? Bagaimana kalau burung phoenix seperti di dalam mitos ?
Selama berabad-abad orang-orang telah penuh harap menyaksikan burung mengepakkan sayap
dan merasa sedikit cemburu akan hal itu. Tapi bagaimana dengan burung yang tidak terbang?
Anda akan berpikir bahwa burung yang tidak bisa terbang secara pasti menyimpan dendam
terhadap sepupu mereka yang dapat bergerak bebas tetapi hewan-hewan tidak bisa terbang ini
benar-benar mengagumkan dengan keunikannya tersendiri.
Seperti di ketahui burung selalu identik dengan kemampuan terbangnya. Namun ada beberapa
jenis burung yang tidak dianugerahi kemampuan itu. Sebagai gantinya biasanya burung-burung
itu punya kelebihan lain. Burung-burung apa sajakah itu ? Berikut informasinya.
1. Kalkun (Turkey)

Kalkun (Turkey)
gambar : livestockconservancy.org
Bernama latin Meleagris gallopavo, kalkun termasuk unggas yang tidak bisa terbang. Karena
struktur tubuh yang berat membuat sayap kalkun tidak mampu mengangkat tubuhnya terlalu
jauh. Kalkun dipercaya berasal dari dataran Amerika Utara. Jantan dan betina mudah dibedakan
dari ciri fisiknya. Kalkun jantan berukuran lebih besar dari kalkun betina, bulu pada kalkun
jantan juga lebih lebat dan bercorak. Kabupaten Pringsewu Lampung tepatnya di peternakan
Mitra Alam, merupakan salah satu peternakan yang secara khusus mengembangbiakkan kalkun.
Sebagai hewan ternak, kalkun rupanya mempunyai nilai komoditi yang sangat tinggi. Kalkunkalkun ini merupakan unggas pedaging yang punya banyak peminat di pasaran.
Untuk mengasilkan kalkun pedaging yang sehat. Burung yang berukuran cukup besar ini diberi
makan secara rutin dua kali sehari dengan jagung giling, kebersihan dalam kandang pun harus
selalu diperhatikan. Karena termasuk hewan teritorial atau (mempunyai sifat penguasa lahan atau
tertentu) kalkun-kalkun ini harus saling dipisahkan agar tidak saling mengganggu.

Nilai lebih dari kalkun dilihat dari produktivitas telurnya, di peternakan Mitra Alam hampir
setiap hari telur dikumpulkan dari kandang-kandang indukan. Bahkan kalkun betina dapat
bertelur tanpa proses pembuahan. Sebagai hewan ternak, kalkun jelas memiliki kelebihan yang
tidak dimiliki unggas lain, manfaat inilah yang membuat kalkun tetap bersinar walaupun tidak
bisa terbang.

2. Burung Unta

Burung Unta (ostrich)


Burung unta yang besar benar-benar merupakan raja dari para burung. Merupakan burung hidup
yang paling besar, burung unta bisa tumbuh hingga 9 meter dan berat lebih dari 300 kilogram.
Telur mereka, tentunya juga yang terbesar di dunia dengan sekitar 5 inci diameter dan
dengan bobot 3 kilogram. Kaki mereka yang kuat dan panjang dapat menendang sebagai
pertahanan, dan kaki mereka dapat berlari dengan kecepatan hingga 65 km per jam di tanah
terbuka Afrika, tempat di mana mereka tinggal. Burung unta yang dalam bahasa Inggris disebut
ostrich ini hidup secara alami di daerah berpasir yang gersang. Sayapnya yang pendek berfungsi
dan biasa digunakan sebagai kemudi untuk berbelok ketika sedang berlari.
Selain untuk berlari kaki burung untuk juga digunakan untuk membela diri. Jangan pernah
mencoba mendekati burung ini saat sedang marah karena tendangannya bisa dengan mudah
mematahkan tulang. Setiap kakinya juga dilengkapi cakar yang tajam dan panjang. Jika sudah
dewasa tinggi burung unta dapat mencapai 2,5 meter, sedangkan bobotnya dapat mencapai 136
kilogram. Tubuh pejantannya lebih besar dari betina dan mereka bisa hidup 20 hingga 30 tahun
di alam liar. Sementara jika di penangkaran usia atau umurnya dapat mencapai 40 tahun. Dan
jika info ini kurang cukup bagi Anda, sebagai tambahan mereka memiliki bulu mata panjang
yang mewah

3. Burung Emu

Burung emu
Burung Emu bernama latin Dromaius novaehollandiae, merupakan golongan burung besar dan
salah satu dari jenis burung yang tidak bisa terbang. Hewan ini adalah hewan asli Australia. Emu

adalah burung tertinggi dari Australia kedua di dunia, setelah saudaranya burung unta. Emu ini
juga terkait kekeluargaan dengan kasuari yang sedikit lebih kecil tapi lebih berat.
Burung coklat berbulu lembut ini bisa tumbuh hingga hampir dua meter tingginya, dan beratnya
dapat mencapai 55 kg. Bulunya yang ganda membantu menjaga emu dari kedinginan. Mereka
memiliki kulit telanjang di sisi wajah dan leher mereka. Mempunyai ciri dua kaki yang besar,
dengan tiga jari atau cakar pada setiap kaki, sayapnya yang pendek sekitar 20 cm dan selalu
tersembunyi di bawah bulu mereka. Burung ini dapat hidup sampai 10 hingga 20 tahun dan
cukup cepat jika berlari yang kecepatannya dapat mencapai 50 km / jam.