You are on page 1of 117

Indonesia Australia Partnership for Skills Development

Batam Institutional Development Project

Paket Pembelajaran & Penilaian
Kode Unit : BSDC - 0304

HIDROLIK 2
(Menerapkan Sistem Hidrolik Lanjut Di Industri)
Maret 2002

Daftar Isi
BAB 1

PENGANTAR......................................................................................................... 1
Selamat Berjumpa di Buku Pedoman ini....................................................................1
Persyaratan Minimal Kemampuan Membaca, Menulis & Berhitung...........................1
Definisi....................................................................................................................... 1
Berapa Lama Mencapai Kompetensi..........................................................................2
Simbol........................................................................................................................ 2
Terminologi.................................................................................................................2

BAB 2

ARAHAN BAGI PELATIH......................................................................................5
Peran Pelatih..............................................................................................................5
Strategi Penyajian......................................................................................................5
Alat Bantu yang Dibutuhkan untuk Menyajikan Kompetensi Ini..................................5
Peraturan.................................................................................................................... 6
Sumber-sumber untuk mendapatkan informasi tambahan.........................................6

BAB 3

STANDAR KOMPETENSI......................................................................................7
Judul Unit................................................................................................................... 7
Deskripsi Unit.............................................................................................................7
Kemampuan Awal.......................................................................................................7
Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja.............................................................7
Variabel...................................................................................................................... 8
Pengetahuan dan Keterampilan Pokok......................................................................9
Konteks Penilaian.....................................................................................................10
Aspek Penting Penilaian...........................................................................................11
Keterkaitan dengan Unit Lain....................................................................................11
Kompetensi Kunci yang akan Didemonstrasikan Dalam Unit ini...............................12
Tingkat Kemampuan yang harus Ditunjukkan dalam Menguasai Kompetensi ini.....12

BAB 4

BAB 5

STRATEGI PENYAJIAN.......................................................................................13
A

Recana Materi...................................................................................................13

B

Cara Mengajarkan Standar Kompetensi...........................................................16

C

Materi Pendukung Untuk Pelatih.......................................................................22
Lembar Informasi..........................................................................................23
Tugas............................................................................................................ 66
Transparansi.................................................................................................78
CARA MENILAI UNIT INI....................................................................................105

Apa yang dimaksud dengan penilaian?..................................................................105
Apakah yang kita maksud dengan kompeten?.......................................................105
Pengakuan kemampuan yang dimiliki....................................................................105
Kualifikasi penilai....................................................................................................105
Ujian yang disarankan............................................................................................106
Checklist yang disarankan bagi Penilai untuk:........................................................113
Lembar Penilaian....................................................................................................115

Indonesia Australia Partnership for Skills Development
Batam Institutional Development Project
274264120.doc

i

Bab 1

Pengantar

BAB 1

PENGANTAR

Selamat Berjumpa di Buku Pedoman ini
Buku pedoman ini menggunakan sistem pelatihan berdasarkan kompetensi untuk
mengajarkan keterampilan ditempat kerja. Berdasarkan kepada standar kompetensi yakni
suatu cara yang secara Nasional sudah disepakati tentang penyampaian ketrampilan, sikap
dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk tugas tertentu . Penekanan utama adalah tentang
apa yang dapat dilakukan oleh seseorang sebagai hasil dari mengikuti pelatihan. Salah satu
karakteristik yang paling penting tentang pelatihan yang berdasarkan kompetensi fokusnya
adalah terhadap pelatihan individu untuk pekerjaan aktual di tempat kerja.
Guru/Instruktur/Pelatih harus menyusun sesi-sesi kegiatannya sesuai dengan:

kebutuhan peserta pelatihan

persyaratan-persyaratan organisasi

waktu yang tersedia untuk pelatihan

situasi pelatihan.

Strategi pembelajaran/penyampaian,termasuk isi perencanaan sudah dipersiapkan oleh
guru/pelatih untuk peserta pelatihan. Masalah yang disarankan akan memberikan suatu
iindikasi tentang apa yang harus dicantumkan dalam program tersebut untuk
memenuhi/mencapai standar kompetensi.
Strategi penyampaian yang digunakan dan penilaian yang dipersiapkan dalam unit ini
tidaklah bersifat wajib namun harus digunakan sebagai pedoman. Peserta pelatihan
didorong untuk memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman industri mereka, contohcontoh lokal dan produk-produk industri untuk menyesuaikan materinya atau
mengembangkan sumber-sumber yang mereka miliki, agar dapat memastikan relevansi
pelatihan.

Persyaratan Minimal Kemampuan Membaca, Menulis & Berhitung
Untuk melaksanakan kursus secara efektif agar dapat mencapai standar kompetensi
diperlukan tingkat literasi dan numerasi berikut:
Literasi

Kemampuan membaca, interpretasi dan membuat teks.
Kemampuan menggabungkan informasi untuk dapat menafsirkan
suatu pengertian

Numerasi

Kemampuan minimal untuk menggunakan matematika dan simbol
teknik, diagram dan terminologi dalam kontek umum dan yang
dapat diprediksi serta dimungkinkan untuk mengkomunikasikan
keduanya yaitu antara matematik dan teknik.

Definisi
Dalam bahan pelatihan, seseorang yang berkeinginan untuk memperoleh kompetensi
seharusnya berkenan manamakan dirinya sebagai peserta latih.Dalam situasi pelatihan
anda orang tersebut dapat ditempatkan sebagai siswa, pelajar atau sebagai peserta. Mirip
dengan itu, seorang pengajar kompetensi ini adalah sebagai pelatih. Dalam situasi pelatihan
anda, orang tersebut dapat ditempatkan sebagai guru, mentor, fasilitator atau sebagai
supervisor.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development
Batam Institutional Development Project
274264120.doc

Page 1

Aspek Penting Penilaian Menerangkan titik pusat tentang penilaian dan poin-poin utama yang dicari bila melakukan penilaian. sesuai dengan standard yang sudah ditetapkan. Pelatihan Berdasarkan Kompetensi Pelatihan yang berkaitan dengan apa yang harus dapat dilakukan orang dan mengukur unjuk kerja mengacu pada standard yang sudah ditetapkan. pengetahuan. Penilai Seseorang yang telah diakui/ditunjuk oleh industri untuk menilai/menguji para tenaga kerja di suatu area tertentu. Kompeten Mampu melakukan pekerjaan dan memiliki semua ketrampilan. sebagaimana peserta pelatihan yang berbeda memerlukan waktu yang berbeda untuk menjadi ahli dalam suatu keterampilan tertentu Simbol Dalam keseluruhan paket pelatihan akan kita lihat beberapa simbol. Penilaian Tugas Tugas Penilaian untuk tugas yang harus diselesaikan Tugas / kegiatan diselesaikan.Bab 1 Pengantar Berapa Lama Mencapai Kompetensi Di dalam sistem pelatihan berdasarkan kompetensi. atau aktivitas yang harus Terminologi Akses dan Equity Mengacu kepada fakta bahwa pelatihan harus dapat diakses oleh setiap orang tanpa memandang umur. kultur. fokusnya harus tertuju kepada pencapaian kompeterisi/keahlian. Proses ini dilaksanakan oleh seorang penilai yang memenuhi syarat (cakap=berkualitas) dengan kerangka kerja yang sudah disetujui secara Nasional. agama atau latar belakang pendidikan. sosial. sikap yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan secara efektif ditempat kerja. bukan pencapain pada pemenuhan waktu tertentu. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Penilaian Proses formal yang memastikan pelatihan memenuhi standard-standard yang dibutuhkan oleh industri. Berikut penjelasan tentang simbol: Simbol Keterangan HO Handout ( Lembar informasi ) sebagai dokumen pegangan untuk peserta OHT Overhead Transparan merupakan informasi untuk ditransfer peserta pada papan tulis atau flipchart. jenis kelamin.doc Page 2 .

Supervisor melakukan pengecekan-pengecekan atas penyelesaian pekerjaan. Mereka membantu dalam memastikan bahwa pelajaran dilaksanakan dan juga memberikan umpan batik kepada peserta tentang kemajuan yang mereka capai. Strategi Pembelajaran Strategi pembelajaran menyediakan informasi tentang bagaimana melaksanakan pelatihan terhadap program yang dapat dilaksanakan di tempat kerja dan/atau di tempat pelatihan institusi / organisasi yang bersangkutan. menggunakan ide-ide teknikmatematis . Fair Adil dan tidak merugikan para peserta (kandidat) tertentu. Key Competency (Kompetensi Umum / kunci) Kompetensi yang menopang seluruh unjuk kerja suatu pekerjaan.doc Page 3 .Bab 1 Pengantar Kontek Penilaian Menetapkan dimana.Ini meliputi: mengumpulkan. merencanakan dan mengorganisasikan aktifitas. yang diarahkan dan bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain. menganalisis. Fleksibel Mengesahkan bahwa tidak ada pendekatan tunggal terhadap penyampaian dan penilaian unjuk kerja dalam sistem pelatihan berdasarkan kompetensi. bagaimana dan dengan metode apa penilaian akan dilaksanakan. 2 Memikul tugas-tugas yang Iebih luas dan lebih komplex dengan peningkatan kemampuan diri untuk menangani pekerjaan secara otonomi.mengorganisasikan dan mengkomunikasikan ide-ide dan informasi. Kaitan dengan Unit Lain Menerangkan peran unit dan tempatnya dalam susunan kompetensi penuh yang ditetapkan oleh industri. Hal ini memberikan pedoman tentang unit yang mana dapat dinilai bersama. Evidence Guide Evidence guide atau pedoman penilaian adalah garis pedoman tentang bagaimana sebuah unit kompetensi harus dinilai. 3 Memikul tanggung jawab atas aktifitas-aktifitas yang komplex dan non-rutin. bekerja dengan orang lain dalam sebuah team. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Kompetensi-kompetensi ini digolongkan ke dalam tingkat yang berbeda sebagai berikut : Tingkat kemampuan yang akan didemonstrasikan dalam mencapai kompetensi kunci Tingkat Karakteristik 1 Memikul tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah mapan dan secara periodik kemajuannya dicek oleh supervisor. Penilaian Formatif Ini merupakan tuga-tugas penilaian berskala kecil yang dilakukan selama pelatihan. Elemen Elemen atau sub.kompetensi adalah keterampilan-keterampilan yang membangun sebuah unit kompetensi. memecahkan masalah menggunakan teknologi.

Range of Variabel (Kondisi Unjuk Kerja) Penjelasan tentang rincian tempat pelatihan dengan perbedaan konteks yang mungkin dapat diterapkan pada suatu unit kompetensi tertentu Reliable (Dapat Dipercaya) Menggunakan metode-rnetode dan prosedur-prosedur yang menguatkan bahwa standar kompetensi dan tingkatannya diinterpretasikan serta diterapkan secara konsisten kepada seluruh konteks dan seluruh peserta pelatihan. (lihat RPL) Pengakuan Terhadap Pembelajaran Utama (RPL. Pelatih atau guru Orang yang memberikan pelatihan.doc Page 4 . untuk menilai keterampilan bongkar pasang mesin akan lebih valid bila menggunakan performance test (tes penampilan). pengetahuan dan kemampuan seseorang yang telah dicapainya. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.Bab 1 Pengantar Standar Kompetensi Nasional Pernyatakan tentang keterampilan dan pengetahuan yang sudah disepakati secara Nasional yang dibutuhkan oleh orang dalam pekerjaan dan standar-standar penampilan kerja yang diperlukan . Kriteria Unjuk kerja Kriteria ini digunakan untuk menilai apakah seorang individu sudah mencapai kompetensi dalam suatu unit kompetensi. Underpinning Skills and Knowledge (Ketrampilan dan Pengetahuan Pokok) Mendefinisikan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjadi ahli/trampil pada tingkat yang telah ditetapkan Unit Descriptor (Uraian Unit) Suatu gambaran umum tentang standar kompetensi. Valid Penilàian pada fakta-fakta dan kriteria-unjuk kerja yang mana pengumpulan bukti relevan dengan apa yang dinilai. (lihat RCC) Penilaian Summatif Penilaian ini dilakukan setelah pelatihan unit kompetensi selesai untuk memastikan bahwa peserta pelatihan sudah mencapai kriteria unjuk kerja.Recognition of Current Competence) Pengakuan akan ketrampilan. Peserta Pelatihan atau siswa Orang yang menerima / mengikuti pelatihan. Misal. Hal tersebut biasanya tertuju pada kompetensi yang berkaitan dengan standar kompetensi industri tapi dapat juga berkaitan dengan pembelajaran dan pelatihan sebelumnya.Recognition of Prior Learning) Pengakuan terhadap hasil belajar sebelum mempelajari suatu unuit kompetensi yang juga menopang pencapaian unit kompetensi tersebut. Pengakuan Terhadap Kompetensi Terbaru (RCC.

Contohnya. pertimbangkanlah pertanyaanpertanyaan berikut ini:  Seberapa yakin anda tentang pengetahuan dan keterampilan anda sendiri yang dibutuhkan untuk menyampaikan setiap elemen?  Apakah ada informasi atau peraturan baru yang mungkin anda butuhkan untuk diakses sebelum anda memulai pelatihan?  Apakah anda merasa yakin untuk mendemonstrasikan tugas-tugas praktik?  Apakah anda akan sanggup menerangkan secara jelas tentang pengetahuan pendukung yang dibutuhkan oleh peserta pelatihan untuk melakukan pekerjaan mereka secara tepat?  Apakah anda menyadari ruang-Iingkup situasi industri dimana kompetensi ini mungkin diterapkan?  Apakah anda menyadari tentang bahasa. Alat Bantu yang Dibutuhkan untuk Menyajikan Kompetensi Ini Ruang kelas atau ruang belajar (ruang teori) yang cukup luas untuk penyampaian teori terhadap peserta pelatihan. jika praktek on the job tidak memungkinkan.doc Page 5 . baik situasi maupun kebutuhan pesertanya. flip chart. beragam simulasi dan permainan peranan mungkin cukup memadai. Untuk memastikan bahwa anda siap bekerja pada kompetensi ini dengan peserta pelatihan atau siswa. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. projector.Bab 2 Arahan Bagi Pelatih BAB 2 ARAHAN BAGI PELATIH Peran Pelatih Salah satu peran anda sebagai pelatih atau guru adalah memastikan standar pelayanan yang tinggi melalui pelatihan yang efektif. kemampuan membaca dan menulis serta ketrampilan memahami dan menggunakan matematika peserta pelatihan yang dibutuhkan untuk mendemonstrasikan kompetensi dalam standard kompetensi ini ?  Sudahkah anda pertimbangkan issue-issue yang wajar dan dapat diterima dalam merencanakan penyampaian program pelatihan ini? Strategi Penyajian Variasi kegiatan (aktifitas) pelatihan di tempat pelatihan yang disarankan untuk penyampaian kompetensi ini meliputi :  tugas-tugas praktek  proyek-proyek dan tugas-tugas  study kasus  pengajaran / kuliah  video dan referensi  aktifitas kelompok  bermain peran dan simulasi. Pelatih harus memilih strategi pelatihan yang Iayak untuk kompetensi yang sedang diajarkan. kertas flip chart dan alat-alat lain yang diperlukan. papan tulis. Iayar proyektor.

Schrader. Sumber-sumber untuk mendapatkan informasi tambahan Sumber-sumber informasi meliputi beberapa kategori berikut ini: Sumber bacaan/kertas kerja yang dapat digunakan Judul: Hydraulics (Basic Level TP 501) Pengarang: D. dan yakinkan bahwa trainee anda mengikutinya. Penerbit: Festo Didactic KG Tanggal terbit: 1990 Tempat terbit: Islingen 1 Judul: Industrial hydraulic Control Pengarang: Peter Rohner Penerbit: Australian Education Press Pty.Bab 2 Arahan Bagi Pelatih Peraturan Perhatikan terhadap hukum yang relevan serta panduan yang dapat mempengaruhi operasi anda.doc Page 6 .Markle. Ltd Tanggal terbit: 1984 Tempat terbit: Melbourne Judul: Sistem Kontrol Dan Pesawat Tenaga Hidrolik Pengarang: Drs.Sugi Hartono Penerbit: TARSITO Tanggal terbit: 1988 Tempat terbit: Bandung Judul: Hydraulics Pengarang: Louis R Hathaway Penerbit: Fundamentals Of service (FOS) Tanggal terbit: 1992 Tempat terbit: Moline. USA Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.Thomes.M.B. Illinois.

Standar Kompetensi diharapkan dapat menjadi panduan bagi peserta pelatihan atau siswa untuk dapat:  mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan  mengidentifikasikan apa yang telah dikerjakan peserta pelatihan  memeriksa/mencek kemajuan peserta pelatihan  meyakinkan bahwa semua elemen (sub.3 3. pengetahuan dan keterampilan dasar tentang teknik pemeliharaan dan perrbaikan komponen sistem hidrolik.1 Komponen-komponen Hidrolik diidentifikasi.0 Mengidentifikasi dan menjelaskan konstruksi.2 2. Kemampuan Awal Peserta pelatihan harus telah memiliki kemampuan awal berikut:  Dasar-dasar sistem tenaga fluida (Modul : 0106). 2.Bab 3 Standar Kompetensi BAB 3 STANDAR KOMPETENSI Dalam sistem pelatihan. keunggulannya. 1. pengoperasian dan pemasangan komponen hidrolik. Parameter-parameter yang sesuai digunakan dan diaplikasikan dalam memilih komponen hidrolik. 2.3 Penggunaan dan pemasangan komponen hidrolik dijelaskan dan diaplikasikan. dan sistemnya.kompetensi) dan kriteria unjuk kerja telah dimasukkan ke dalam pelatihan dan penilaian Judul Unit Menerapkan sistem hidrolik lanjut di industri .2 Cara/konsep pengoperasian komponen hidrolik dijelaskan. baik konstruksi maupun keunggulan desainnya.0 Menginterpretasikan spesifikasi teknis dan data data yang berhubungan dengan komponen hidrolik. Deskripsi Unit Unit ini merupakan unit lanjutan yang bertujuan untuk mempersiapkan seorang teknisi pemeliharaan dengan memiliki sikap.0 Mendemonstrasikan kemampuan praktis yang dibutuhkan untuk merawat dan memodifikasi / mendesain Spare part pengganti komponen hidrolik dipilih dengan menggunakan spesifikasi dari katalog.  Hidrolik 1 (Modul : 0303) Elemen Kompetensi dan Kriteria Unjuk Kerja Elemen Kriteria Unjuk Kerja 1. 1. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.1 Spesifikasi dan data komponen hidrolik diinterpretasikan untuk menentukan keluaran dan kinerja komponen hidrolik.1 Keahlian praktis yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas perawatan rutin pada komponen hidrolik didemonstrasikan. 1.doc Page 7 . 3. 2.

dan pelayanan industri-industri.4 Sirkuit hidrolik yang telah dirakit diperiksa kemudian dioperasikan (diuji coba ).  Tersedia sumber-sumber belajar dan media pembelajaran.3 Rangkaian (sirkuit) hidrolik lanjut dikonstruksi (dirakit) sesuai dengan diagram sirkuit yang diberikan. grafik dapat diidentifikasi dan 4.0 Menginterpretasikan simbolsimbol hidrolik dan diagram sirkuit ( lanjut ) serta menginstalasikan sirkuit hidrolik kemudian mengoperasikan sirkuit hidrolik tersebut .Bab 3 Standar Kompetensi Elemen Kriteria Unjuk Kerja sirkuit hidrolik sederhana. Arti istilah-istilah yang digunakan : (a) Gangguan: Gangguan/kesalahan yang umum terjadi di lingkungan industri. 4.  Tersedia peralatan dan bahan praktek sistem hidrolik dasar. Permasalahan keselamatan dan kesehatan kerja perlu diperhatikan dan tidak terbatas pada :  Pemakaian pakaian yang cocok  Bahaya oli /oli bertekanan  Pemakaian peralatan keselamatan dan kesehatan kerja . (c) Komponen dan Rangkaian: Yang digunakan sesuai dengan kebutuhan industri lokal maupun standar internasional (d). pemindahan / pengurusan barang. 4. (b) Diagnosis: Ditekankan pada pendekatan yang logis untuk menemukan gangguan . Pelatihan dapat dilaksanakan di bengkel pelatihan atau di industri yang relevan dengan persyaratan . diinterpretasikan dan 4. 3. pertambangan.2 Diagram sirkuit hidrolik dijelaskan cara kerjanya. transportasi. Variabel Unit kompetensi ini dapat diaplikasikan di semua sektor seperti industri manufacturing.3 Standar keselamatan dan kesehatan kerja di bengkel harus selalu dijaga setiap waktu. 4. kemiliteran. 3.  Tersedia alat keselamatan dan kesehatan kerja . Pengetahuan dan Keterampilan Pokok Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.2 Sistem rangkaian hidrolik (sirkuit hidrolik) dimodifikasi atau didesain ulang untuk tujuan tertentu .1 Simbol-simbol digambar.doc Page 8 .

 Pompa Sudu-sudu ( Vane ) .  Pompa torak Aksial .  Penginstalasian pompa  Pemakaian Pompa Motor-Hidrolik Tipe-tipe Motor hidrolik pemindahan berubah-ubah  Motor hidrolik poros segaris ( in line axis )  Motor hydraulic Bent axis piston Penggerak putar terbatas Kontrol Pemindahan i  Manual  Tekanan Kompensasi  Pengindera beban  Servo Penginstalasian dan Pemakaian  Penginstalasian Motor Hidrolik  Pemakaian Motor hidrolik Katup Pengatur Tekanan (lanjutan) Pemandu Langsung (Direct pilot operated)  Cross Over Relief  Regeneratio  Over centre / brake Tipe Torak Pengimbang (Balanced Piston Type)  Relief  Differential unloading  Sequence  Reducing Venting Controller Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.Bab 3 Standar Kompetensi Pokok-pokok pengetahuan dan keterampilan yang harus dinilai penguasaan dan penampilannya adalah sebagai berikut : Pompa-Hidrolik (lanjutan) Tipe Pompa Pemindah Berubah-ubah .  Manual  Tekanan Kompensasi  Pengindera Beban  Servo Penginstalasian dan Pemakaian .. Kontrol Pemindahan .doc Page 9 .  Pompa torak Bent-axis  Pompa Torak Radial .

doc Page 10 .Bab 3 Standar Kompetensi  Remote  Off Loading  Kombinasi Penginstalasian dan Pemakaian Penginstalasian Katup Pengatur Tekanan Pemakaian katup Pengatur Tekanan Sirkuit Hidrolik (lanjut) Sirkuit Hidrolik Pengendali Mesin  Interpretasi diagram sirkuit  Konstruksi sirkuit  Perakitan sirkuit hidrolik  Pengoperasian sirkuit hidrolik Pelayanan pemeliharaan  Pemeliharaan Pencegahan ( Preventive Maintenance )  Breakdown Maintenance  Prosedur pelayanan pemeliharaan Memodifikasi/mendesain sirkuit hidrolik sederhana  Prosedur mendesain sirkuit  Teknik menemukan kerusakan  Keselamatan kerja dalam melacak kerusakan Transmisi Hidrostatik Rangkaian (Sirkuit) :  Rangkaian terbuka (Open Circuit )  Rangkaian Tertutup ( Closed Circuit) Karakteristik Keluaran Pompa / Motor  Fixed / fixed r  Fixed / variable  Variable / fixed  Variable / variable Keuntungan dan Kerugian sistem hidrolik  Keuntungan  Kerugian Konteks Penilaian Unit kompetensi ini dapat dilakukan penilaiannya di lembaga pelatihan atau di industri tempat bekerja (on the job). Penilaian seharusnya meliputi penilaian kemampuan praktek/unjuk kerja dan penilaian pokok-pokok pengetahuan dengan beberapa metoda penilaian. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

Kemampuan merakit (mengkonstruksi) rangkaian hidrolik . Perlu hati-hati dalam pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan pelatihan unit ini. Untuk pra pelatihan kejuruan secara umum lembaga pelatihan harus menyediakan program pelatihan yang dapat mencakup semua industri agar tidak terjadi prasangka hanya untuk satu sektor industri saja. tetapi hal ini juga tergantung pada sektor industri yang terkait. Program pra-pelatihan kejuruan barangkali termasuk cakupan bagi industri pada umumnya. Kondisi unjuk kerja (tempat latihan) akan membantu memenuhi maksud ini. Keterkaitan dengan Unit Lain Unit ini merupakan unit lanjutan yang sangat penting untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk dapat bekerja di industri yang menggunakan sistem hidrolik .Bab 3 Standar Kompetensi Aspek Penting Penilaian Fokus penilaian unit kompetensi ini adalah pada penguasaan komponen dan sistem rangkaian (sirkuit).. Sedangkan untuk penyelenggaraan pelatihan bagi industri khusus perlu diupayakan pelatihan khusus agar apa yang dibutuhkan industri dapat dipenuhi. Lihat untuk :     Identifikasi komponen-komponen Interpretasi diagram sirkuit hidrolik .doc Page 11 . Untuk itu direkomendasikan agar unit ini dilatihkan / dilakukan penilaian karena ada hubungan dengan unit lain. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Kemampuan memodifikasi /mendesain sirkuit hidrolik .

doc Page 12 . Mengelola Menganalisa Informasi dan 2 Menggunakan Ide-ide dan Teknik Matematika 2 Mengkomunikasikan Inforrnasi dan 2 Memecahkan Masalah 2 Merencanakan dan Mengorganisir Aktifitas-aktifitas 2 Menggunakan Teknologi 2 Bekerja dengan Orang Lain dan Kelompok 2 .Bab 3 Standar Kompetensi Kompetensi Kunci yang akan Didemonstrasikan Dalam Unit ini KOMPETENSI UMUM DALAM UNIT INI TINGKAT KOMPETENSI UMUM DALAM TINGKAT UNIT INI Mengumpulkan. Ide-ide Tingkat Kemampuan yang harus Ditunjukkan dalam Menguasai Kompetensi ini Tingkat Karakteristik 1 Memikul tugas-tugas rutin dalam prosedur yang sudah mapan dan tunduk pada pemeriksaan rutin kemajuannya oleh supervisor. Supervisor melakukan pengecekan-pengecekan atas penyelesaian pekerjaan. 3 Memikul aktifitas-aktifitas yang kompleks dan non-rutin. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. yang diatur sendiri dan bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain. 2 Memikul tugas-tugas yang Iebih luas dan lebih komplex dengan peningkatan kemampuan personal untuk pekeijaan sendiri dilakukan secara otonomi.

doc  Macam-macam pressure control dan cara kerjanya. Penyajian bahan berikut. keunggulan . Isi perencanaan merupakan kaitan antara kriteria unjuk kerja dengan pokok ketrampilan dan pengetahuan . Jenis Variabel Topik Pelatihan Kegiatan 1.  Sirkuit tekanan. Tampilan Penyajian Handout Tanya-jawab OHT Diskusi Lembar tugas Praktik identifikasi Alat praktik Soal-soal Latihan motor Pressure control 2.2 Cara/konsep pengoperasian  Pengontrolan pompa komponen hidrolik dijelaskan. Mengiterpretasikan spesifikasi teknis dan datadata yang berhubungan 2. cara diaplikasikan.0.3 Penggunaan dan Motor hidrolik (lanjutan) pemasangan komponen  Macam-macam motor hidrolik dijelaskan dan hidrolik. penggunaannya 1. pengoperasian dan pemasangan komponen hidrolik. peserta dan penilai harus yakin dapat memenuhi seluruh rincian yang tertuang dalam standar kompetensi. pengontrolan Komponen sistem hidrolik : (Spesifikasi. pengajar.1 Spesifikasi dan data-data komponen hidrolik diinterpretasikan untuk Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.0 Mengidentifikasi dan menjelaskan konstruksi.1 Komponen-komponen Pompa hidrolik (lanjutan) Hidrolik diidentifikasi. data komponen dan katalog) Penyajian konsep Handout OHT Tanya jawab Page 13 . Elemen 1. kerja dan penggunaan  Pengendalian hidrolik.cara kerja dan keunggulan desainnya.Bab 4 Strategi Penyajian BAB 4 A A Recana Materi STRATEGI PENYAJIAN Recana Materi Catatan: 1. baik  Macam-macam pompa konstruksi maupun variabel. 1. karakteristik. 2.

2 3. Diskusi Lembar tugas  Motor hidrolik. Latihan/praktek Katalog spare part hidrolik  Preventive maintenance..1 Keahlian praktis yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas perawatan rutin pada komponen dan sistem yang didemonstrasikan. menentukan keluaran dan kinerja komponen hidrolik . 4. Jobsheet *Penyajian konsep *Tanya jawab *Handout *OHT *Jobsheet *Diskusi *Demonstrasi Sistem rangkaian hidrolik (sirkuit hidrolik) dimodifikasi atau didesain ulang untuk tujuan tertentu . 3.  Teknik modifikasi / desain sirkuit hidrolik . 3.3 Standar keselamatan dan kesehatan kerja di bengkel harus selalu di jaga sepanjang waktu. 2.2 Topik Pelatihan Kegiatan Recana Materi Tampilan  Pompa hidrolik. Demonstrasi  Pressure control .0 Mendemonstrasikan kemampuan praktis yang dibutuhkan untuk merawat dan memodifikasi / mendesain sirkuit hidrolik sederhana . *Praktek 3.3 Spare part pengganti komponen hidrolik dipilih dengan menggunakan spesifikasi dari katalog.doc Grafik simbol hidrolik Penyajian konsep Handout OHT Page 14 .1 Simbol-simbol grafik dapat diidentifikasi dan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.Bab 4 Strategi Penyajian A Elemen Jenis Variabel dengan komponen hidrolik dan sistem-sistemnya. 2.0 Menginterpretasikan simbolsimbol hidrolik dan diagram 4. Parameter-parameter yang sesuai digunakan dan diaplikasikan dalam memilih komponen hidrolik.

doc Topik Pelatihan Kegiatan Recana Materi Tampilan Diagram sirkit hidrolik Tanya jawab Jobsheet Diskusi Perakitan sirkit hidrolik Demonstrasi Praktek/latihan Pengoperasian sirkuit hidrolik Page 15 . Jenis Variabel digambar. 4.3 Rangkaian (sirkuit) hidrolik lanjut dikonstruksi (dirakit) sesuai dengan diagram sirkuit yang diberikan . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.Bab 4 Strategi Penyajian A Elemen sirkuit ( lanjut ) serta menginstalasikan kemudian mengoperasikan sirkuit hidrolik tersebut. 4.2 Diagram sirkuit hidrolik diinterpretasikan dan dijelaskan cara kerjanya.4 Sirkuit hidrolik yang telah dirakit diperiksa kemudian dioperasikan ( di uji coba ) . 4.

3.3 Penggunaan dan pemasangan komponen hidrolik dijelaskan dan didemonstrasikan .8 1.7.motor hidrolik dan pressure control .4. 11-25 . Menjelaskan dan mendemonstrasikan cara kerja pompa hidrolik.5. HO 2–10 . 14-19 Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 1.doc Menjelaskan dan mendemonstrasikan penggunaan dan cara pemasangan / penginstalasian pompahidrolik. motor hidrolik .5. 14-19 Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 1. Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. pressure control dan konstruksi masing-masing .Bab 4 B Strategi Penyajian B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Sesi ini menunjukkan handout.1 Mengidentifikasikan komponen Hidrolik. 5-9 . 26-34 OHT 1-4 .4. motor hidrolik dan pressure control . 5-9 .6. 26-34 . OHT 1-4 . HO 2–10 .7.? 1.tugas / praktek dan overhead transparencies yang cocok/sesuai dengan standar kompetensi.2. Page 16 .8 1.2 Menjelaskan konsep pengoperasian komponen hidrolik. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.6.3.2.pengetahuan dan sikap kepada siswa? Menunjukkan macam-macam pompa hidrolik . pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. 11-25 . Keterampilan.

Bab 4 Strategi Penyajian Keterampilan.5. 11-25 . pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.7 2.5-13 Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 1. 14-19. Menyediakan waktu yang cukup untuk diskusi dalam mengamati data-data komponen dan menyusun spesifikasi.2.7.4. Mendemonstrasikan cara memilih komponen berdasarkan parameter-parameter yang telah ditentukan.3. 26-34 OHT 1-4 .1 Spesifikasi dan data komponen hidrolik untuk menentukan keluaran dan kinerja komponen hidrolik diterjemahkan.2 Menentukan parameter yang digunakan dan mengaplikasikannya dalam memilih komponen hidrolik. 11-25 . 5-9 .doc Page 17 . 5-9 . HO 2–10 . 26-34 OHT 1-4 .4. HO 2–10 . 11-25 . 26-34 OHT 1-4 .6.? B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan.8 2. Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut: Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. 5-9 . 14-19 Peserta menyelesaikan tugas-tugas berikut: Tugas 2. 14-19.pengetahuan dan sikap kepada siswa? HO 2–10 .

10.9.3 Memilih spare part pengganti komponen hidrolik dari katalog. Kemudian siswa / peserta diberi kesempatan untuk mendiskusikan bagaimana melakasanakan pemeliharaan sistem hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Keterampilan. Menjelaskan sistematika pemeliharaan secara umum dan aplikasinya pada sistem hidrolik.7 2.12 3.12 3.pengetahuan dan sikap kepada siswa? Tugas 2. HO 35-41 OHT 20-26 Peserta / Siswa menyelesaikan tugas-tugas berikut : Tugas 10.8.2 Sistem rangkaian hidrolik (sirkuit hidrolik) dimodifikasi atau didesain ulang untuk tujuan tertentu. HO 2-34 Peserta diberi tugas / tugas praktek dengan lembar tugas berikut : Tugas 2. Mendemonstrasikan cara menggunakan katalog untuk memilih komponen .4.3 Menerapkan standar keselamatan dan kesehatan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.4. Peserta menyelesaikan tugas berikut : Tugas 2. Menjelaskan dan medemonstrasikan cara memodifikasi sirkuit hidrolik dan memberi kesempatan kepada peserta untuk diskusi.4.1 Keahlian praktis yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas perawatan rutin pada komponen dan sistem didemonstrasikan.? B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.doc Mendemonstrasikan cara penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di bengkel Page 18 .7 3.

10.5. pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa.8.2 Diagram sirkuit hidrolik diinterpretasikan dan Menjelaskan bagaimana menginterpretasikan diagram sirkuit dan cara kerjanya.? kerja di bengkel . simbol (lanjutan ) secara lengkap.doc Page 19 .pengetahuan dan sikap kepada siswa? selama kerja. dijelaskan cara kerjanya.Bab 4 Strategi Penyajian Keterampilan.1 Simbol-simbol grafik dapat diidentifikasi dan Menjelaskan arti setiap simbol dan bagaimana menggunakan serta menggambar digambar. HO 35-41 OHT 20-26 Siswa / peserta diberikan tugas-tugas praktik berikut..4. . HO 35-41 OHT 20-26 Siswa / peserta diberikan tugas-tugas praktik berikut untuk ditampilkan. Peserta/siswa menyelesaikan tugas-tugas praktik berikut dengan senantiasa menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja Tugas : 2.12 4.7. Tugas 9-12 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. B Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. Tugas 9-12 4.

pengetahuan dan sikap seperti apakah yang saya inginkan untuk dimiliki siswa. Tugas 9-12 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.Bab 4 Strategi Penyajian B Keterampilan. (dirakit) sesuai dengan diagram sirkuit yang HO 35-41 diberikan . Tugas 9-12 4. OHT 20-26 Siswa / peserta diberikan tugas praktik berikut untuk ditampilkan.pengetahuan dan sikap kepada siswa? Rangkaian (sirkuit) hidrolik lanjut dikonstruksi Mendemontrasikan cara merakit sirkuit hidrolik .4 Memeriksa sirkuit (menguji coba) ..doc Page 20 .? 4.3 Cara Mengajarkan Standar Kompetensi Bagaimana saya akan mentransfer keterampilan. dan mengoperasikannya Mendemonstrasikan bagaimana memelihara sistem hidrolik memeriksa dan mengoperasikan serta HO 35-43 OHT 20-26 Siswa / peserta diberikan tugas-tugas praktik untuk ditampilkan .

yaitu: 1.doc Page 21 . 3. Hal utama yang sesuai dengan handout Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Overhead Transparansi (OHT): Isi rangkuman ini melingkupi setiap criteria unjuk kerja. Handout: Merupakan pegangan siswa yang berisi teori pokok dan informasi latar belakang yang sesuai dengan isi kriteria unjuk kerja yang melingkupinya.Bab 4 C Strategi Penyajian C Materi Pendukung Untuk Pelatih Materi Pendukung Untuk Pelatih Bahan pendukung/penunjang bagi guru/pelatih dibagi dalam tiga hal. yang harus dicapai berkenaan dengan kemampuan dalam rincian kompetensi pada diskripsi unit. 2. Sesi Tugas/Pratik/Kegiatan: Merupakan tugas latihan ketrampilan praktek.

Group: ……….Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Lembar Informasi HO1 HIDROLIK 2 (Menerapkan Sistem Hidrolik Lanjut Di Industri) Nama Siswa / Peserta…………………………………………………………………. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. 1.…………………………………………………………………….doc Page 22 ..

doc Page 23 .sehingga volume dan tekanannya pun dapat dipastikan. Dengan proses pemindahan ini. Yang disebut pompa pemindah positif yaitu apabila pemindahan fluida terjadi dengan menjebak atau mengurung fluida kemudian digiring menuju tempat atau titik lain. Langkah torak terjadi karena adanya gandar yang miring. Bagaimana cara kerja pompa torak poros lurus.1 Macam-macam Variable Displacement Pump 1). Ditinjau dari proses pemindahan ini anda dapat membedakan pompa hidrolik menjadi :  Pompa pemindahan non positif ( Non positive displacement pump )  Pompa pemindahan positif ( Positive displacement pump) Apa yang disebut pompa pemindahan positif dan non positif ? Yang disebut pompa pemindahan non positif yaitu apabila pemindahan fluida hanya terbawa bebas oleh sudu-sudu yang berputar.1 berikut ini ! Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Pompa Torak Poros lurus ( In Line Axial Piston Pump Variable) Pompa ini terdiri atas bagian utama yaitu :  Rumah pompa atau bolk silinder dengan lubang-lubang silinder (Silinder bore ) yang dipasang pada poros penggerak dan berputar bersama poros tersebut.(Pompa pemindahan berubah-ubah) Pada modul Hidrolik 1 telah dibahas macam-macam fixed displacement pump dan pada modul ini mari kita bahas macam-macam variable displacement pumps. maka terjadilah aliran fluida. 1.  Seperangkat torak (piston) di dalam rumah pompa tersebut  Gandar (Swashplate) yang terpasang pada dudukan poros gandar ( pivot )  Pompa Pengisi (Charging Pump)  Penggerak mula (prime mover) yang porosnya dikopel dengan poros drive r shaft. POMPA HIDROLIK Bagaimanakah sebenarnya prisip kerja pompa hidrolik itu ? Pompa hidrolik bekerja berdasarkan prinsip pemindahan yaitu fluida disedot atau ditarik dari suatu titik (tempat) kemudian dipindahkan ke titik (tempat) lain.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 2 1. Pompa hidrolik macam kedua inilah yang biasa digunakan untuk pompa hidrolik Secara garis besar pompa hidrolik pemindahan positif dibedakan menjadi dua macam yaitu :  Fixed displacement Pumps (Pompa pemindahan tetap)  Variable displacement Pumps. sehingga volume dan tekanan hasil pemindahannya tidak dapat dipastikan. Oleh karena itu pompa semacam ini cocok digunakan untuk keperluan yang hanya memindahkan fluida saja seperti pompa air dan pompa minyak. perhatikanlah Gb.

2 beikut ini menggunakan servo device.  Oli dari tangki diumpankan oleh pompa pengisi (charging pump) menuju saluran hisap. yang mempunyai dua buah silinder servo yaitu silinder atas (upper servo cylinder) dan silinder bawah (lower servo cylinder). Bila posisi servo seperti pada gambar. Jadi dengan servo device ini perubahan akan terjadi pada :  Jumlah pemindahan fluida ( variable displacement )  Perubahan arah aliran Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. tetap pada tempatnya.  Blok silinder beserta porosnya berputar dan membawa serta torak yang ujungnya duduk menggelincir pada gandar. gandar membentuk sudut yang tetap dan tidak dapat di ubah-ubah. Bagaimana mengatur Jumlah Pemindahan (Displacement Controller) ? Pengatur jumlah pemindahan pada pompa aksial seperti pada Gb. . Sedangkan pada pompa variable displacement.1 Gaya pompa torak aksial Pada pompa fixed displacement .  Dengan maju-mundurnya torak terjadilah penghisapan oli dan penekanan menuju outlet.doc Page 24 . Gb. Bila servo dioperasikan dan kemiringan gandar menjadi sebaliknya dari posisi yang tadi maka aliran fluida akan berbalik melalui saluran yang ke atas. Jadi ciri dari variable displacement pump ialah bahwa kemiringan gandar dapat diubah-ubah sesuai dengan jumlah aliran yang dikehendaki.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 3  Gandar (swashplate) yang kemiringannya dapat diatur.  Langkah torak terjadi dengan adanya kemiringan gandar. maka aliran fluida keluar akan melalui saluran yang ke bawah. Dengan langkah torak yang berubah-ubah berarti jumlah pemindahan fluida pun berubah-ubah. kemiringan gandar dapat diatur sehingga langkah torak pun dapat diatur. Makin besar kemiringan gandar makin besar pula langkah torak.

3 Pompa Aksial dengan pengatur manual Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.doc Page 25 . Gb.2 Pompa Aksial dengan servo device Gb.3 yang pengaturnya secara manual maka yang berubah hanyalah jumlah pemindahan fluida saja tanpa arah aliran.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 4 Berbeda dengan pengatur pada pompa aksial seperti gb.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 5 2).5 Pengaturan Sudut kemiringan Blok silinder Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.doc Page 26 . Ujung torak dipasang pada bagian pemutar ( dengan sistem semacam ball-joint ).5 ! Perubahan besar volume pemindahan ditentukan dengan mengatur kemiringan blok silinder seperti yang dapat kita lihat pada gambar 5 di bawah ini.4 berikut ! Rumah pompa dipasang dengan kemiringan tertentu terhadap bagian penggerak yang mana kemiringannya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan pemindahan/volume aliran pompa. Dengan kemiringan antara rumah pompa (silinder blok ) dengan bagian penggerak dan dengan diputarnya secara bersamasama antara silinder blok dan bagian penggerak maka terjadilah langkah torak (gerakan maju-mundur) sehingga proses pemompaan terjadi. Pompa Torak Poros Tekuk Pemindahan tidak tetap Jenis pompa torak yang lain yaitu pompa torak poros tekuk dengan pemindahan tidak tetap atau disebut Bent Axis Piston Pump-Variable Displacement Bagaimana pompa ini bekerja ?. Perhatikan Gb. Besar sudut kemiringan dapat diatur sampai dengan  250 Gb. Gb. Bagian penggerak ini diputar oleh poros penggerak.4 Bent-Axis Axial Pump-Variable Displacement Bagaimana pula dapat terjadi perubahan volume pemindahan ? Perhatikan Gb.

maka laju keausan akan menjadi masalah bagi pompa ini . (lihat Gb. Gb. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.Gambar 6 a  Pompa torak radial tipe torak perputar ( Rotating Piston ) – Gambar 6 b Pompa torak radial tipe bubungan ialah pompa yang toraknya berada pada lubang silinder yang tetap (fixed).(lihat Gb.doc Page 27 . Dengan konstruksi yang dibuat sedemikian rupa maka terjadilah gerak majumundur (langkah torak) pada waktu silinder berputar pada rumah pompa. Ada dua jenis pompa ini ialah :  Pompa torak radial tipe bubungan (Rotating cam Type ) -.8) Pada pompa torak radial ini juga diperlukan pompa pengumpan untuk memasukkan oli tekanan redah ke dalam inlet pompa.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 6 3).6 b Apakah kelebihan pompa torak radial dibanding dengan yang lain ? Pompa torak radial memiliki kemampuan lebih antara lain :  Mampu menghasilkan tekanan tinggi  Mampu menghasilkan volume pemindahan yang tinggi  Mampu menghasilkan kecepatan aliran yang tinggi  Mampu menghasilkan volume pemindahan yang berubah-ubah (variable) Pompa torak radial dikonstruksikan dengan begitu presisi dengan sistem pengepasan yang presisi (closely fitted).6 a Gb. Dengan berputarnya poros bubungan eksentrik maka torak bergerak maju –mundur di dalam silinder bore sehingga terjadilah proses pemompaan.7) Sedangkan pada pompa torak radial tipe torak berputar torak berada di dalam silinder yang berputar. Oleh karena itu oli yang dipergunakan haruslah oli yang sangat bersih dan diberi tambahan properti (oil addative) sehingga mampu melumasi bagian-bagian yang sangat presisi. Pompa Torak Radial Tipe Bubungan ( Radial Piston Pump Cam Type ) Yang dimaksud dengan Pompa torak radial ialah pompa torak yang sumbu-sumbu toraknya mengarah ke poros pompa yang berada di pusat rumah pompa.

Gb.doc stroke control mechanism dapat dikatan Page 28 . Oli ini dengan tekanan yang cukup sehingga dapat mengangkat/menyangga torak menjauhi cam (bubungan).  Hal ini akan menyebabkan langkah torak makin kecil atau bahkan mendekati nol.  Untuk mengontrol besar tekanan oli dalam sistem digunakanlah baut penyetel (Stroke Control adjusting Screw).7 Pompa torak Radial dengan Mekanisme Pengatur Langkah Bagaimana mengontrol perubahan displacement.sehingga output pompa berubah (variable displacement). misal dikehendaki variable displacement. dengan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Sedangkan apabila pompa dengan keperluan biasa-biasa saja lebih mudah dengan pompa roda gigi. Jadi mekanisme pengontrolan pengontrolan secara hidrolis.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 7 Kapan pompa torak radial dibuat atau diaplikasikan? Pompa torak radial hanya dibuat bila keperluan (keunggulan) ekstra dikehendaki.  Dengan turunnya tekanan oli tersebut maka batang torak turun kembali dan makin dekat dengan poros bubungan yang berarti langkah torak menjadi semakin besar. tekanan tinggi dan sebagainya.perhatikan penjelasan berikut ! Pengontrolan perubahan penghasilan pompa dilakukan dengan menggunakan mekanisme pengatur langkah torak (Stroke control Mechanism) yang cara kerjanya sebagai berikut :  Stroke control valve dibuka untuk memasukkan oli ke dalan crankcase (bak-engkol).  Katup keluaran bak-engkol (crankcase outlet valve) ditutup sehingga oli penyangga torak tersebut di atas tidak keluar dan tetap menyangga torak.  Bila dikehendaki output naik lagi maka crankcase outlet valve dibuka dan oli masuk ke dalam serambi inlet valve sehingga tekanan oli penyangga turun.

 Sekelompok torak yang dipasang pada poros yang berputar. Hal ini akan membuat langkah torak mengecil sehingga secara otomatis penghasilan atau pemindahan pompa mengecil juga. Gb.doc Page 29 . Dengan membuat langkah (gerak maju-mundur) tadi maka terjadilah proses pemompaan. Pada saat dinding rumah pompa mendekati titik pusat eksentrik maka torak pun maju sehingga disini terjadilah gerakan maju-mundur.8 ! Begitu silinder berputar maka torak yang posisinya eksentrik akan ikut berputar dan torak terlempar keluar oleh gaya sentri fugal menuju dinding rumah pompa.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 8 4). Bagaimana pula cara mengatur besar volume pemindahan ? Untuk mengatur perubahan besar volume pemindahan fluida digunakan pengaturan atau penyetelan hubungan/kontak antara bagian luar rumah pompa (outer housing) dengan blok silinder.8 Pompa torak Radial Tipe Torak Putar Bagaimana cara kerja pompa ini ? Perhatikan Gb.(Variable displacement) Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Pompa Torak Radial Tipe Torak Putar ( Rotating Piston Type ) Telah disebutkan di depan bahwa pompa torak radial tipe torak putar terdiri atas :  Blok silinder yang berputar secara eksentrik.

hanya saja ada tambahan yaitu pengaturan displacement pompa.doc Page 30 . Pompa Sudu-sudu dengan Tekanan dan Pemindahan Variabel Terletak di manakah perbedaan antara pompa ini dengan pompa sudu-sudu tetap ? Cara kerja pompa ini hampir sama dengan pompa sudu-sudu pemindahan tetap (fixed displacement) . Perbedaannya terletak pada posisi poros rotor yang tidak sentris. Pompa Sudu-sudu Tidak seimbang ( Unbalanced Vane Pump ) Pompa sudu-sudu tidak seimbang dapat kita lihat pada Gb. Konstruksi sudu maupun bubungan hampir seperti pompa sudu-sudu seimbang . apabila cincin bubungan telah menjadi bundar(eksentrisitas nol).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 9 5).10 berikut ini. Baut-baut pengatur digunakan untuk mengatur besar volume pemindahan dan tekanan maksimum yang diperlukan pemakai. Di manakah letak perbedaannya ?. Berarti ruang hisap maupun ruang tekan berangsur angsur berkurang sehingga penghasilan pompa pun berkurang bahkan sampai dengan nol. Hal ini akan membuat gaya yang bekerja pada bearing poros penggerak menjadi tidak seimbang yang berakibat cepat rusak. Bubungan(cam) berbentuk cincin melingkar konsentris yang didorong oleh pegas ( 2 ) terhadap rotor. Untuk mengatur besar kecilnya eksentrisitas digunakan baut pengatur ( 5 ) dan ( 6 ). Begitu pemakai mengalirkan fluida kembali berati tekanan fluida yang melawan pegas berkurang maka eksentrisitas mulai terbentuk lagi dan terjadilah langkah torak yang berarti pompa memberikan pemindahan lagi. Sedangkan untuk mengatur gerak tangensial bubungan digunakan baut pengatur ( 4 ). Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Apabila tidak ada pemakaian fluida berarti katup akan tertutup sehingga gaya tekan fluida melebihi tekanan penyetelan pegas maka cincin bubungan akan bergerak dari berbentuk eksentrik menuju posisi nol (tidak eksentrik). Gb.9 Pompa sudu-sudu variable Bagaimana cara mengatur perubahan displacement ? Pengaturan besar kecilnya volume pemindahan(penghasilan pompa) dilaksanakan dengan mengatur besar kecilnya eksentrisitas bubungan(cam). Jenis pompa tidak seimbang ( unbalanced vane pump ) ini dapat digunakan untuk pompa pemindahan tetap ataupun pompa pemindahan tidak tetap. 6). Jadi pompa tidak akan menguluarkan fluida walaupun poros tetap berputar.

 Pengikatan mur-baut perlu menggunakan perapat sebagai peredam getaran dengan menggunakan bahan-bahan elastis atau cincin pegas. tidak stabil dan sebagainya. Gb. Perubahan volume ruang ini terjadi oleh sudu-sudu yang meluncur pada alurnya. mobile . Pengintalasian Pompa Hidrolik Bagaimanakah penginstalasian pompa-pompa tersebut di atas ? Penginstalasian sesuai dengan karakteristik penggunaan maupun cara kerjanya seperti :  Penggunaan pada peralatan yang bertekanan tinggi.10 Pompa sudu-sudu tidak seimbang RING ROTOR 1.  Untuk meningkatkan keterampilan anda kerjakanlah tugas praktik ( Tugas 2 ) .2 . sistem pendingian .perlu landasan ikat yang kuat.  Bila bekerja pada sistem yang bersuhu tinggi maka instalasi hidrolik harus menggunakan cairan hidrolik tahan api  Pemasangan poros antara poros pompa dan poros penggerak mula harus inline. Dengan perubahan volume ruang pemompaan ini maka terjadilah perubahan volume oli yang dibawa yang berarti terjadi perubahan pemindahan (variable displacement). beban berat. dan ikutilah instruksi-intruksi dari Pelatih anda. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Selanjutnya :  Untuk mendalami materi tersebut selesaikanlah tugas No : 1 ( Tugas 1 ) pada buku kerja anda dan setelah selesai periksakanlah kepada Pelatih anda. Sampai di sini anda telah selesai membahas materi tentang pompa hidrolik. pressure gauge dan sebagainya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 10 Bagaimanakah proses terjadinya perubahan pemindahan itu ? Dengan desain khusus posisi cincin rotor dan saluran oli dapat diubah-ubah sehubungan dengan bentuk cincin bubungan sehingga terjadilah perubahan ukuran ruang pemompaan. katup pengaman/regulator .doc Page 31 . suhu tinggi dsb. gelas penduga.  Karakteristik kerja yang banyak getaran. Oleh karena itu penginstalasian pompa perlu memperhatikan hal-hal berikut :  Pengikatan harus kuat agar jangan mudah lepas.  Untuk peralatan atau mesin yang stasioner perlu fondasi yang kuat dan level.  Untuk peralatan atau mesin yang mobile . filter.  Asesoris pendukung harus lengkap seperti : tangki hidrolik.

Variable Displacement Motor Hydraulic adalah Motor hidrolik dengan tenaga putar dan kecepata putar dapat berubah-ubah. Secara fungsi bahwa motor hidrolik berfungsi mengubah energi fluida menjadi energi mekanik putar ( torque ) sedangkan pompa hidrolik berfungsi sebagai pembangkit aliran fluida (energi fluida) yaitu dengan mengubah tenaga mekanik (putaran motor) menjadi tenaga fluida ( aliran fluida ). PENGGERAK PUTAR ( ROTARY ACTUATOR ) Seperti telah disinggung pada modul “ Hidrolik 1 “ bahwa motor hidrolik berfungsi untuk mengubah energi fluida menjadi tenaga mekanik putar. Apakah perbedaan di antara keduanya ? Berikut ini penjelasannya. Artinya suatu ketika pompa hidrolik dapat saja digunakan sebagai motor hidrolik. Perubahan kecepatan putar tergantung pada jumlah aliran fluida yang masuk ke dalam motor. Motor hidrolik dibuat dalam bentuk fixed displacement atau variable displacement. Jadi dapat dikatakan bahwa motor hidrolik seolah-olah kebalikan dari pompa hidrolik. Kalau begitu bagaimana konstruksi motor hidrolik secara umum ? Motor hidrolik secara umum didesain sebagai berikut :  Setiap konstruksi motor hidrolik harus memiliki penampang penggerak yang luasnya ( A ) untuk dapat menerima tekanan penggerak. artinya semakin kecil kebocoran semakin besar efisiensi motor.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 11 2. untuk setiap putaran. Dengan jumlah aliran fluida masuk dan tekanan kerja yang konstan perbandingan antara tenaga putar dan kecepatan putar dapat diubah-ubah sesuai dengan yang dikehendaki. Apa yang dimaksud dengan Motor Displacement (Pemindahan Fluida Pada Motor) ? Yang dimaksud dengan motor displacement ( V ) ialah jumlah fluida (cairan hidrolik) yang diperlukan untuk memutar poros motor satu putaran.doc Page 32 . Motor displacement dinyatakan dalam mili liter ( ml ) atau cm3 .  Penampang penggerak dengan luas ( A ) harus dihubungkan dengan poros keluaran motor ( output shaft ). Apakah perbedaan antara motor hidrolik dan pompa hidrolik ? Secara konstruksi motor hidrolik dan pompa hidrolik hampir sama. Fixed Displacement Motor Hydraulic adalah Motor hidrolik dengan tenaga putar yang konstan dan kecepatan putar dapat berubah-ubah. Besar kecilnya efisiensi motor hidrolik tergantung pada :  Kemampuan penampang penggerak mentransfer tekanan  Kemampuan setiap bagian yang bergerak menahan bocoran. bahkan komponenkomponennya dapat juga saling dipertukarkan atau suatu saat pemakaiannya pun dapat dipertukarkan.  Saluran masuk dan keluar fluida harus memiliki pengaturan waktu penyaluran fluida agar terjadi proses pemutaran yang kontinyu. Untuk motor vane (sudu-sudu) dan motor roda gigi bentuk penampangnya adalah persegi empat sedangkan untuk motor torak bentuk penampangnya adalah lingkaran. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

Mengapa demikian ? Karena motor ini sederhana dan ekonomis. Gb.doc Page 33 . 2. Energi hidrolik berupa aliran fluida bertekanan tinggi masuk melalui inlet. kemudian mendorong pasangan roda gigi sehingga roda gigi berputar dan memutarkan drive shaf (poros-penggerak). berikut ini penjelasannya. Motor roda gigi dapat berputar dua arah tetapi secara normal tidak dapat untuk motor variable displacement.11 External Gear motor dalam operasi Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Setelah itu cairan hidrolik mengalir keluar dengan tekanan rendah melalui saluran outlet menuju ke tangki hidrolik. cara kerja external gear motor dapat anda lihat pada gambar 11 berikut ini. Apakah gear motor juga ada bermacam-macam ? Ya.1 Gear motor ( Motor Roda Gigi ) Motor roda gigi sangat banyak digunakan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 12 Seperti halnya pompa hidrolik. maka dapat digunakan untuk menggerakkan alat-alat yang cukup kecil dan bahkan dapat dikatakan serba guna serta dapat dipindah dari satu alat ke alat yang lain dengan menggunakan universal mounting bracket (pemegang universal) dan selang fleksibel. motor hidrolik juga terdiri atas bermacam-macam yaitu :  Gear motor ( Motor roda gigi )  Vane motor ( Motor sudu-sudu )  Piston Motor ( Motor torak ) Bagaimana bentuk dan macam setiap jenis motor tersebut di atas anda dapat mempelajari uraian berikut ini . 1). External Gear Motor (Motor roda gigi luar) Secara operasional.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 13 Gambar 12.doc Page 34 .12 External gear motor. balanced Sedangkan gambar 13.berikut menunjukkan potongan dari external gear motor. INLET Gb. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi laju kerusakan pada bantalan (bearing ).13 External gear motor dalam bentuk potongan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. yaitu bahwa tekanan oli pada kedua sisi bagian yang berputar adalah sama. Gb. berikut ini menunjukkan salah satu jenis external gear motor yang balanced (seimbang).

Internal Gear Motor ( Motor Roda gigi Dalam ) Jenis lain dari motor roda gigi adalah internal gear motor.15 Internal gear Motor dengan pemisah Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. cara kerjanya dapat anda lihat pada Gb. Cairan hidrolik keluar melalui outlet denga tekanan rendah Gb.15.14 Internal Gear motor dalam Operasi Bentuk lain dari internal gear motor adalah motor yang menggunakan pemisah yang berbentuk crescent. Tenaga hidrolik berupa aliran fluida bertekanan tinggi masuk melalui inlet. Lihat Gb.15 tersebut. Jumlah gigi pada rotor ring dibuat satu lebih banyak dari pada jumlah gigi pada inner rotor.14. Apakah kira-kira keuntungan dari bentuk ini ? Gb.doc Page 35 . Secara operasional. menekan dan memutar roda gigi sehingga roda gigi memutar poros output motor. Cara kerjanya dapat anda perhatikan pada Gb.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 14 2). berikut : Inner rotor dan rotor ring samasama berputar dan inner rotor dipasang eksentrik terhadap rotor ring.

16 Vane motor. Konstruksinya hampir sama dengan vane pump.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 15 2. balanced Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.2 Vane Motor ( Motor Sudu-sudu ) Gambar 16. hanya saja pada vane motor ini terdapat spring clip yang berfungsi untuk menahan vane (sudusudu) dalam kontaknya dengan outer ring. berikut ini adalah vane motor balanced. Maksudnya agar sudu –sudu senantiasa kontak pada outer ring (rotor ring).17 Vane Motor. balanced dalam operasi Gb. Kebanyakan mesin sekarang ini menggunakan balanced vane motor semenjak tidak dikehendaki variable vane motor. Gb.doc Page 36 .

doc Page 37 .18 dan Gb.3 Piston Motors (Motor Torak) Seperti halnya pada pompa hidrolik. Sedangkan motor radial dapat mencapai efisiensi 95%. Motor piston ini mempunyai umur kerja yang sangat baik. Dengan diaturnya Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. motor hidrolik juga ada yang menggunakan piston (torak) dan juga ada motor aksial maupun motor radial. Dengan tergelincirnya ujung piston maka terjadilah putaran pada poros penggerak (drive shaft). Energi hidrolik yang berupa aliran oli bertekanan tinggi mengalir melalui port A terus mendorong piston yang ujungnya menggelincir pada gandar dengan kemiringan tetap (swashplate-fixed). Pada gambar 19 kemiringan gandar (swashplate) dapat diatur (disetel) untuk dapat mengatur displacement.18 Axial Piston Motor-Fixed displacement dalam pengoperasian 2). Untuk motor yang besar bahkan memerlukan aliran pemasukan rata-rata (input flow rate) 1600 l/min. Untuk memahami motor tersebut cermatilah penjelasan berikut : Piston motor konstruksinya sangat kompak (tersusun padat) dan biasanya dibuat untuk tenaga dan kecepatan tinggi. 1). Motor torak aksial mampu bekerja pada putaran 0.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 16 2. Axial Piston Motor Variable Displacement (Motor Torak Aksial Pemindahan berubah) Anda dapat melihat perbedaan antara gb. bekerja pada putaran hingga 14.5 rpm s/d 6000 rpm. oli akan terdorong oleh piston keluar melalui port B dengan tekana rendah Gb.19.000 rpm dan output power mencapai 3000 kW. Axial Piston Motor Fixed displacement (Motor hidrolik aksial pemindahan tetap) Gambar 18 berikut ini menunjukkan gambar operasi motor hidrolik pemindahan tetap. Selesai melaksanakan tugas mendorong.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 17 displacement tersebut maka kecepatan putar poros dan besarnya torque (tenaga putar) berubah-ubah pula pada input energi yang tetap. Gb.doc Page 38 . Cara kerja motor ini sama dengan cara kerja motor pada Gb.19 Axial Piston Motor-Variable Displacement Gb.20 merupakan kombinasi motor dan pompa artinya pompa langsung memompakan oli ke motor tanpa melalui selang-selang (konduktor). Sedangkan Gb.18.20 Pump Motor Drive Unit HO 18 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

l : 1). Piston 2.doc Page 39 . Pengendalian Motor hidrolik Apakah yang dimaksud dengan pengendalian atau pengontrolan motor hidrolik tersebut ? Karena keperluan penggerak itu bermacam-macam. Cylinder block 3. Case drain conection (Saluran pengosongan) Case drain ini digunakan untuk mengontrol tekanan oli pada rumah motor roda gigi.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi 3). coba anda fikirkan berdasarkan gambar berikut ! 1. Radial Piston Motor Motor radial pada gambar 21.5 rpm ) Bagaimana cara kerja motor ini. Inlet port 6. Outlet port 7Milti-lobed cam Gb.21 Radial Piston Motor dalam pengoperasian 2. Cam rollers 4. Rotating valve 5. adalah salah satu contoh motor yang dipasang pada suatu alat seperti pada mesin derek (kerekan) atau pada drum. Untuk motor roda gigi yang dapat dibalik memerlukan saluran pengosongan (case drain) di luar HO 19 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.4. Ada bermacam-macam hal yang harus diatur a. baik besar tenaga maupun cepat lambatnya putaran maka motor hidrolik sebagai unit penggerak atau working element harus dapat diatur atau dikontrol keluarannya. Motor ini didesain dengan tenaga tinggi dan bekerja pada putaran rendah ( 0.

Freewheeling Control Pengaturan ini adalah mengatur ketenangan putaran motor pada waktu akan berhenti dan akan hidup kembali. Apabila oli ini tidak dikosongkan maka akan menekan pada rumah pompa dan yang akan terkena paling parah adalah seal pada poros penggerak.doc Page 40 .22 Drain untuk motor roda gigi yang dipasang seri Gb. motor roda gigi bolakbalik Untuk motor bolak-balik . Deceleration Control (Pengendalian Perlambatan) Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.24 Freewheeling dengan menghubungkan kedua saluran HO 20 3).pada waktu membalik motor akan terjadi pengumpulan bocoran oli yang akan segera meningkat tekanannya.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi sedangkan untuk motor roda gigi yang putarannya satu arah saluran pengosongan langsung dengan saluran balik yang menuju ke tangki. Gb. Tetapi untuk motor satu arah yang dipasang seri saluran pengosongan perlu dibuat seperti gabar 22 berikut Gb. Pengontrolannya dapat anda lihat pada gambar 24 berikut.23 Drain untuk . Sistem pengosongan dapat dilihat pada gambar 23. 2).

Gb. yang mana pembatasan ini meredam energi perlambatan. Motor Torque Control ( Pengendali Tenaga Motor) Besar kecilnya tenaga putar (torque) dapat diatur dengan mengatur besar kecilnya tekanan yang masuk ke dalam motor. 4).(Lihat pada Gb. Cara kerja sistem ini perhatikan pada Gb.sambil katup pengerem (brake valve) membatasi aliran keluar.26 terdapat dua cabang saluran untuk dua alternatif tekanan).doc Page 41 .25. katup pengarah dipindahkan ke posisi netral . Selama pengereman saluran masuk masih mengalirkan tekanan fluida yang beraasal dari saluran keluar pula(dari brake valve). Tekanan maksimum pada sistem diatur oleh relief valve sedangkan tekanan yang sesuai dengan tenaga output yang dikehendaki diatur melalui reducing valve . Dalam pelaksanaannya tekanan masuk tetap dijaga sementara tekanan keluar secara berangsur bertambah tinggi hingga motor berhenti. HO 21 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Yang dimaksud dengan pengaturan perlambatan motor artinya mengatur agar motor berhenti secara perlahan-lahan . Hal ini dapat dilaksanakan dengan mengatur tekanan pada saluran outlet.25 Kontrol Perlambatan Dalam pemakaian lain .

Untuk motor searah seperti ini agar jangan dipasang pengaturan secara meter out. meter-out atau bleed-off.27. berikut menunjukkan pengaturan kecepatan motor secara meter-in. Motor Speed Control (Pengendali Kecepatan Motor) Pada prinsipnya mengatur kecepatan adalah mengatur jumlah aliran yang melalui motor.27. Gb.26 Pengaturan torque motor.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Gb.28 berikut menunjukkan motor dapat diatur dalam tiga kecepatan bolakIndonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Gb.doc Page 42 . 5). Gb. Pengaturan Kecepatan Motor secara meter in HO 22 Untuk motor yang dapat dibalik pengaturan dapat dilaksanakan dengan meter-in.

untuk menghindari tekanan lebih itu dengan cara membuat replenishing lines. solenoid “ B “ dengan kecepatan aliran 70 l/min dan bila pada posisi tengah berarti motor berputar dengan kecepatan penuh yaitu dengan 100 l/min.29 Pengaturan pembalik arah putaran Page 43 . Dengan kelengkapan ini kelebihan tekanan dapat disalurkan ke saluran tersebut.29a. Solenoid “ A “ mengatur kecepatan dengan jumlah aliran 85 l/min. Katup-katup relief pada cross line berfungsi untuk menghindari tekanan kejut (pressure shocks) pada waktu putaran dibalik.29b. Sedangkan pada Gb. Hal ini harus dihindari karena akan merusak komponen hidrolik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi balik.28 Pengaturan kecepatan motor bolak-balik 6). Coba jelaskan cara kerjanya dengan memperhatikan gambar 29 berikut ! HO 23 (a) Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. untuk mengatasi itu digunakan katup pelepas (relief valve) yang dipasang pada cross-line. Gb.doc (b) Gb. Motor Reversal Control ( Pembalik Arah) Apakah sebenarnya yang menjadi permasalahan pada waktu membalik arah putaran motor? Permasalahannya adalah terjadinya tekanan lebih pada tekanan balik akibat terjadinya benturan dari adanya perubahan arah. Pada Gb.

Untuk mendapatkan gerakan semacam ini ada beberapa cara seperti yang kita lihat pada gambar Gb. ditunjukkan. apabila silinder hidrolik bergerak maju-mundur akan menggerakkan batang bergerigi sehingga batang bergerigi tersebut akan memutar roda gigi.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi 2. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Gb.5. Penggerak Putar Terbatas Penggerak putar terbatas menghasilkan gerak lengkung atau mengayun (sweepel). Penggerak putar terbatas dengan roda gigi dan batang bergerigi HO 24 Pada Gb.doc Page 44 . tetapi tidak mencapai 3600 ..30a dan Gb.30a.30a.30b.

Pada waktu oli Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Sedangkan Gb 30b. Sudu pembatas (barrel vane fixed) dipasang tetap dan sudu putar (shaft vane) berputar bolak-balik sebatas pada sudu pembatas.30c. ditunjukkan bahwa gerak putar terbatas dibuat oleh sebuah sudu yang berputar di dalam silinder (barrel). Penggerak putar terbatas tipe sudu (Vane type cylinder) HO 25 Pada Gb.doc Page 45 .30b. menunjukkan apabila silinder bergerak maju-mundur akan menghasilkan gerak lengkung tuas yang berpusat pada engsel.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Semakin panjang langkah gerakan batang bergerigi semakin besar pula sudut ayaun yang ditempuh. Gb. Semakin panjang langkah silinder semakin besar pula sudut ayau yang dapat dihasilkan.30c. Penggerak putar terbatas dengan tuas berengsel Gb.

HO 26 3.doc Page 46 .  Tugas 4 : Praktik mengidentifikasi motor hidrolik. Selanjutnya selesaikanlah tugas-tugas dalam lembar tugas anda yaitu :  Tugas 3 : Membuat rangkuman dari materi tersebut di depan.. Sampai disini anda telah mempelajari tentang motor dan cara pengendaliannya serta penggerak putar terbatas. Cairan hidrolik disebelah kiri sudu terdorong ke luar melalui saluran keluar (oil outlet hole) dan pada saat lubang (saluran) itu tertutup oleh sudu terjadilah pengereman karena oli hanya keluar melalui lubang kecil (orifice) hingga akhir langkah. PENGATUR TEKANAN ( PRESSURE CONTROLS) Apakah maksud dari pengatur tekanan dan apa pula tujuan pengaturan tekanan itu ? Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi bertekanan masuk dari sebelah kanan sudu. Konstruksi seperti ini biasa digunakan pada alat-alat putar terbatas seperti pada backhoe. penggerak putar terbatas dan sistem pengendalian motor .  Tugas 5 : Praktik menginstal (merakit) sirkit pengendalian motor. Seperti itu juga untuk gerakan sebaliknya. maka sudu akan terdorong berputar ke kiri sehingga dihasilkanlah putaran poros ke kiri.

Unloading relief valve 3. Untuk mengalirkan fluida kembali ke tangki sambil tekanan fluida di dalam sistem tidak dijaga ( offloading system). Pressure sequence valve 6.doc Page 47 . Pressure reducing valve Untuk mengenal dan memahai konstruksi. 3. Untuk mengalirkan fluida kembali ke tangki sambil tekanan fluida di dalam sistem tetap dijaga. (pressure sequencing).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Yang dimaksud dengan pengatur tekanan ialah alat yang digunakan untuk mengatur besar kecilnya tekanan yang bekerja pada sistem hidrolik. pelajarilah uraian berikut ! 3 1 Relief valve (Katup pengaman ) Apabila piston mencapai titik mati silinder atau aliran fluida tertahan sedangkan pompa tetap bekerja maka tekanan akan meningkat dan semakin tinggi. Untuk membatasi tekanan kerja sistem / sub. Untuk menurunkan tekanan dari sirkuit utama ke sirkuit yang lebih rendah tekanannya. 2.sistem hidrolik. 4. Untuk menyetel tekanan yang diperlukan guna mengoperasikan aktuator (proses operasi) berikutnya. menghindari pemborosan tenaga dan juga untuk menghindari peningkatan suhu. Hal ini akan sangat berbahaya bagi komponen sistem hidrolik. Sehingga untuk mencapai tujuan tersebut. Offloading valve 4. pressure control valve dalam penggunaannya akan melaksanakan fungsi-fungsi berikut : 1. Counterbalance valve dan brake valve 5. Merujuk pada fungsi tersebut di atas maka nama-nama katub dapat diberikan sebagai berikut : 1. Untuk menahan aliran fluida pada pemilihan suatu tingkat tekanan (counterbalance force). Alat ini biasanya disebut katup pengatur tekanan atau pressure control valve Sedangkan tujuan pengaturan tekanan ini tidak lain adalah untuk menghindari kerusakan komponen hidrolik. Oleh karena itu tekanan di dalam sistem perlu dibatasi degan katup pelepas(relief valve) agar tekanan segera dibebaskan begitu terjadi peningkatan tekanan dengan mengalirkan fluida kembali ke tangki hidrolik.(unloading system). Relief valve 2. Bagaimanakah cara kerja katup tersebut ? Ikutilah penjelasan berikut : Apabila terjadi tekanan lebih karena jalan buntu (blok) dan tekanan itu melebihi penyetelan tekanan batas maka oli akan menekan katup popet dan mengangkatnya sehingga oli Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. 5. 6. dengan demikian dia akan berfungsi juga sebagai katup pengaman. HO 27 Gambar 31 berikut ini adalah direct acting relief valve seperti yang dibicarakan di depan. cara kerja atau pun spesifikasi katup-katup pengatur tekanan tersebut.

Ketika katup mengalirkan seluruh hasil pemompaan. tekanannya akan sedikit lebih tinggi dan tekanan ini disebut “ full flow pressure “ Sedangkan selisih antara kedua tekanan ini disebut “ pressure override “ Gb. katup popet terangkat maksimum.32 Compound relief valve HO 28 Cara kerja compound relief valve adalah sebagai berikut : Dalam keadaan normal operasi dengan tekanan di bawah tekanan penyetelan maka tekanan fluida pada ruang 2.31 Direct acting relief valve Gambar 32 berikut masih menunjukkan katup relief tetapi disebut compound relief valve. Apabila terjadi tekanan meningkat maka katup popet 7 akan terangkat terlebih dulu sehingga fluida akan mengalir keluar melalui saluran dalam 12. Tekanan yang mulai mengangkat katup popet disebut “ cracking pressure “.doc Page 48 . Gb. Terjadilah selisih tekanan antara ruang 2 dan 4. Terlebih oli yang akan masuk ke ruang 4 melalui orifice(venturi) 3 akan menimbulkan daya angkat Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. 4 dan 6 (Gb.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi mengalir melalui katup terus ke tangki.32) adalah sama.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi sehingga torak 11 terangkat ke atas yang mengakibatkan fluida mengalir melalui 1 ke tangki. Gb.33 Vented relief valve HO 29 Gambar 33 adalah katup relief yang dikendalikan dengan remote control. Begitu tekanan turun kembali sampai di bawah penyetelan dengan cepat katup popet 7 menutup. Apakah keuntungan katup ini dibanding dengan direct acting relief valve ?. Dengan demikian katup ini dikatakan lebih aman dan lebih ekonomis sehingga katup inilah yang banyak digunakan di industri. tekanan pada ruang 2 dan 4 segera sama dan torak 11 pun segera menutup kembali. Silahkan anda menjelaskan cara kerjanya ! Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.doc Page 49 . Gambar 33 berikut masih termasuk relief valve yaitu yang disebut vented relief valve Bedanya dengan compound relief valve adalah bahwa katup ini dapat dioperasikan kapan saja diperlukan sedangkan compound relief valve beroperasi secara otomatis setiap terjadi tekanan lebih. Compound relief valve memiliki keunggulan antara lain :  Mengurangi pressure override (hingga menjadi 100 – 150 kPa)  Hampir dapat menghilangkan pressure peaks secara keseluruhan.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Gb. Perhatikan hubungan antara posisi katup dengan tekanan kerja yang mengalir pada sistem ! Gb.doc Page 50 .2 Unloading Valve Katup ini juga disebut accumulator charging valve yang berfungsi antara lain :  Membatasi tekanan maksimum pada sistem  Mengisi accumulator hingga mencapai tekanan maksimum.34 Remote pressure control Gambar 35a dan 35b merupakan katup relief untuk mengatur tekanan kerja pada sistem dengan tekanan yang berbeda-beda.35a Gb.  Membebaskan pompa dari tekanan kerja (unloading the pump) dan menjaga tekanan pada sistem tetap dengan menggunakan accumulator Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.34a Gb.35b HO 30 3.

doc Page 51 . Cara kerjanya adalah : Dua buah micro switch dari pressure switch saling dihubungkan dengan relay sedemikian rupa sehingga apabila tekanan pada sistem turun maka solenoid akan dialiri listrik sehingga mengubah posisi menjadi menutup dan aliran fluida menuju ke accumulator melalui check valve. Apabila accumulator dan sistem telah mencapai tekanan seting maka arus ke solenoid putus sehingga fluida dicerat (venting) ke tangki. HO 31 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.36 Unloading valve pada posisi pengisian accumulator Sedangkan gambar 37 berikut ini adalah cara pembebasan beban pompa dengan kontrol elektrik.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Gb.

( lihat gambar 38 ).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Gb.4 Counterbalance Valve ( Katup pengimbang ) Katup ini diaplikasikan pada silinder vertikal digunakan untuk menahan beban agar tidak turun dengan bebas oleh beratnya sendiri.38 Offloading valve controlling HO 32 3.doc Page 52 . ( lihat gambar 39) Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.37 Sirkuit pembebasan beban pompa dengan accumulator dan pressure switch 3.3 Offloading valve Katup ini biasa dipakai untuk mengalirkan fluida kembali ke tangki pada sirkuit hidrolik yang menggunakan pompa dobel. Gb.

kemudian jelaskan apa fungsi katup tersebut?.41a dan Gb.41c Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.5 Sequence Valve Coba perhatikan gambar 41 berikut.39 Counterbalance valve circuit 3. Perhatikan pula perbedaan antara katup pada Gb.41d .41a Gb.4 Brake Valve ( Katup pengerem ) Gb 40 Brake Valve Gb.41c Page 53 Gb.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Gb.doc Gb.41b HO 33 3.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 34 3.6 Pressure Reducing Valve ( Katup penurun tekanan ) Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.doc Page 54 .

Untuk mendapatkan sirkuit yang dikehendaki sirkuit hidrolik harus dirancang ( didesain ) sedemikian rupa sehingga tujuan pemakaian sistem hidrolik terpenuhi.doc Page 55 . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Penggunaan sistem hidrolik ini sangat luas sehingga untuk mendesain atau merancang sirkuit tersebut sangat tergantung pada kreatifitas kita.42.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Gb. SIRKUIT HIDROLIK UNTUK INDUSTRI Apa dan bagaimana sebenarnya sirkuit atau rangkaian hidrolik itu ? Sirkuit hidrolik adalah pengorganisasian komponen komponen dan saling menghubungkan antar komponen komponen tersebut untuk mewujudkan suatu bentuk sistem hidrolik yang dapat bekerja sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Pressure Reducing Valve dengan pilot operated Sampai disini anda telah menyelesaikan bahasan tentang pressure controls (pengatur tekanan). Selanjutnya kerjakanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda yaitu :  Tugas 6 untuk pendalaman materi  Tugas 7 untuk meningkatkan skill anda dalam pengelolaan komponen. kecerdikan dan juga sejauh mana pengetahuan kita tentang komponen-komponen hidrolik.  Tugas 8 untuk membuktikan kebenaran fungsi pressure controls HO 35 4. Pada modul “hidrolik 1” telah dibahas secara singkat cara mendesain sirkuit hidrolik yaitu dengan membuat diagram sirkuit hidrolik beserta metodametodanya.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Adapun dalam mendesain sirkuit hidrolik harus diperhatikan hal-hal berikut : 1. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Sirkuit hidrolik harus didesain yang aman dalam pengoperasian nanti. dengan tenaga keluaran pompa tetap. 2. baik sebagai sistem kontrol maupun untuk transfer tenaga. Dalam beberapa hal dimungkinkan penggabungan antara katup dan komponen-komponen yang dapat mengatur/meningkatkan kecepatan gerak aktuator dengan tenaga kecil kemudian ada pengatur (control) yang mengubah gerak aktuator menjadi lambat tetapi tenaga menjadi besar. Ingat bahwa : Tenaga ( W ) = Gaya ( N ) x Kecepatan ( m/s ). alirannya kembali ke tangki. kita akan membahas hal-hal berikut : 4. tetapi jumlah tenaga tetap. Sistem pompa ganda tinggi-rendah (High-low Double Pump system) Perhatikan gambar 42 berikut ! . Untuk mencapai tujuan ini setidaknya ada empat metoda dapat digunakan .1 Sirkuit Hemat Tenaga ( Power Saving Circuits ) Cukup banyak sirkuit hidrolik di industri tidak menghendaki tenaga keluaran yang tinggi.C. Effisien dan ekonomis. Fungsional yaitu sirkuit hidrolik harus memenuhi spesifikasi performa untuk tujuan yang dikehendaki. fluida dikembalikan (offload) ke tangki hidrolik melalui tendem centre D. tanpa pemborosan tenaga serta sederhana dalam desain maupun kebutuhan komponennya. Dengan demikian pompa tekanan rendah volume besar.43 Pengontrolan tinggi-rendah dengan pompa ganda.V pada posisi tengah. HO 36 Gb. 3. Berbicara tentang sirkuit hidrolik. Selama tidak ada gerakan.doc Page 56 . Piston kemudian hanya didorong oleh pompa tekanan tinggi saja sehingga kecepatannya menjadi lambat tetapi gayanya tinggi(kuat) karena tekanan pompa tinggi. Sirkuit hidrolik digerakkan oleh dua buah pompa (pompa ganda) yaitu pompa tekanan tinggi dan pompa tekanan rendah volume penghasilan besar. yaitu : 1). Pada awalnya piston bergerak dengan cepat karena didorong oleh dua aliran pompa sampai tekanan maksimum pada katup offloading tercapai (piston belum sampai ke titik mati).

Untuk menurunkan beban katup pre-fill mendapat aliran pemandu sehingga katup terbuka dan fluida dari aktuator tengah kembali ke tangki atas. Untuk mengangkat beban mula-mula dua buah aktuator kicker mendapat suplai tekanan dan dapat bergerak dengan cepat. Dengan demikian gaya menjadi besar tetapi kecepatan turun. Setelah mencapai tekanan penyetelan pada katup sequence maka katup terbuka dan mengalirkan fluida ke aktuator tengah. Cara kerjanya adalah sebagai berikut : Aktuator utama (tengah) mendapat pengisian awal dari tangki di atas melalui katup prefill. Gb.44 Kicker actuator circuit Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Kicker actuator dengan pre-fill dan header tank Gambar 44 di samping ini adalah sirkuit hemat tenaga denga menggunakan kicker actuator.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi 2).doc Page 57 .

Power saving circuit dengan menggunakan variable displacement pump. Sequence Regenerative system (Sistem Regeneratif Beruntun) Cara kerja sequence regenerative system adalah sebagai berikut : Pada gerakan maju (ke atas) piston didorong oleh aliran dari pompa dan dari line R sehingga kecepatannya cukup tinggi.45 Sequence regenerative system 4). Ingat penyetelan tekanan pada sequence valve lebih rendah dari pada pada relief valve. Cara kerja sistem ini mudah saja yaitu : Pada waktu langkah piston dikehendaki dengan kecepatan tinggi pompa disetel untuk displacement maksimum. Jadi pengontrolan tekanan dilaksanakan Gb.doc Page 58 .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi HO 37 3). Perubahan dari cepat ke langkah lambat terjadi setelah tekanan tinggi terjadi sehingga katup sequence terbuka dan fluida mengalir ke tangki.46 Power saving circuit dengan variable displacement pump HO 38 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Gb. Dengan demikian piston hanya didorong oleh aliran dari pompa saja tapi gaya cukup tinggi sesuai denga luas penampang piston. Setelah mencapai beban besar maka pompa disetel dengan displacemen kecil tetapi tekanan tinggi sehingga gaya dorong juga tinggi pada kecepatan rendah.

momen inersia rendah . Hydrostatic transmission atau hydrostatic drive (Penggerak hidrostatic) dapat memberikan keuntungan antara lain :  Keluaran kecepatan.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi 4. cepat merespon dan compact desain .  Pengereman dinamis. momen putar dan tenaga yang tidak berstep. membalik arah dengan halus.2 Hydrostatic Transmission (Motor Circuits) Apakah hydrostatic transmission atau hydrostatic drive itu ? Hydrostatic transmission ialah kombinasi atau interconected antara dua pemindah positif yaitu antara pompa hidrolik dan motor hidrolik.47 Karakteristik keluaran transmisi HO 39 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Gambar 47 berikut ini menunjukkan empat kemungkinan karakteristik dari kombinasi antara fixed dan variabel motor dan pompa hidrolik. Pompa dan motor hidrolik mungkin dipasang satu rumah atau mungkin juga dipasang secara terpisah. Gb.doc Page 59 .

doc Page 60 . Open Circuit hydrostatic Transmission Yang dimaksud dengan open circuit hydrostatic transmission ialah apabila fluida yang keluar dari motor hidrolik langsung kembali ke tangki. Closed Circuit Hydrostatic Transmissions Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Perhatikan gambar-gambar berikut : Gb.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi 1).48 Open circuit drive (hydrostatic transmission) Untuk motor hidrolik yang putarannya satu arah HO 40 2). Open circuit drive (hydrostatic transmision ) untuk motor hidrolik yang arah putarannya dapat dibalik (reversible) Gb.49.

 Positive boost (dorongannya pasti) untuk transmisi pompa dan motor. Kebanyakan penggerak hydrostatic sekarang ini didesain closed circuit. Perhatikan gambar-gambar closed circuits berikut dan cermati bagaimana cara kerjanya! Gb.doc Page 61 . Apakah keunggulan closed circuit ini ? Keunggula dari sirkuit ini antara lain :  Pengontrolan kecepatan motor dan arah putarannya lebih pasti (positif).Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Yang dimaksud dengan closed circuit hydrostatic transmissions ialah apabila fluida yang keluar dari motor hidrolik (setelah memutar motor) masuk kembali ke pompa dan tidak kembali ke tangki. Closed circuit drive (hydrostatic transmission) dengan cross-over relief valve untuk motor hidrolik yan arah putarannya dapat dibalik ( reversible ) HO 41 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.  Penggunaan tangki lebih kecil sehingga ukuran unit juga kecil.50.

Selanjutnya selesaikanlah tugas-tugas pada lembar tugas anda yaitu :  Tugas 9 : Praktik menginstal sirkuit hidrolik/hydrostatic transmission  Tugas 10 : Mendesain sirkuit hidrolik.doc Page 62 .Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi Gb. KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN SISTEM HIDROLIK Setelah kita mempelajari sistem hidrolik dan penggunaannya di industri.  Tugas 12 : Mendesain sirkuit hidrolik HO 42 5.51 Closed circuit hydrostatic transmission dengan dua buah motor hidrolik Sampai di sini anda telah menyelesaikan bahasan tentang sirkuit hidrolik untuk industri.  Tugas 11 : Menghitung kekuatan / gaya tekan aktuator. juga kita sering melihat penggunaan sistem-sistem yang lain di industri. kita dapat membandingkan untung Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

Dengan demikian pesawat angkat hidrolik cukup dengan konstruksi yang kecil sehingga bila ditinjau dari segi volume cukup kecil tetapi tenaga cukup besar atau dapat dikatakan bahwa kapasitas kerja sistem hidrolik cukup besar. 2) Beban yang sangat berat dapat diangkat dengan menggunakan sistem hidrolik dan bahkan dengan gaya yang kecil saja. Saluran-saluran tenaga hidrolik dapat ditempatkan hampir pada semua tempat tanpa menghiraukan posisi poros terhadap transmisinya. Inilah yang disebut perlipat-gandaan gaya yang merupakan aplikasi Hukum Pascal.Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi ruginya penggunaan sistem hidrolik bila dibanding dengan sistem yang lain tersebut. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. 4) Sebagai media transfer dalam sistem hidrolik digunakan oli (cairan hidrolik) yang sekali gus dapat melumas sendiri dan konduktornya cukup menggunakan selang atau pipa atau tube. Hal ini dapat terjadi dengan cara melipat gandakan perbadingan luas penampang silinder pengangkat dan silinder penggerak. 3) Bila dibanding dengan motor listrik dengan tenaga kuda yang sama sistem hidrolik dapat mangangkat beban yang lebih besar karena pada sistem hidrolik dikenal adanya perlipat gandaan gaya. sistem hidrolik lebih fleksibel.1. Dengan tidak adanya atau sedikitnya komponen-komponen mekanik maupun komponen kelistrikan dalam sistem hidrolik dapat dikatakan bahwa sistem hidrolik memiliki efisiensi mekanik yang lebih tinggi dan lebih aman digunakan. kecepatan (speed).doc Page 63 . 5) Dengan menggunakan katup pengatur tekananan (relief valve). Keuntungan Secara umum keuntungan-keuntungan sistem hidrolik dapat diuraikan sebagai berikut : 1) Bila dibandingkan dengan sistem mekanik dalam hal penempatan transmisi tenaganya. kecepatan gerak aktuator (linear atau rotari) dapat diubah-ubah dengan menggunakan pengatur aliran (flow control). Sedangkan pada sistem mekanik untuk mentransfer daya digunakan belt atau rantai/roda rantai atau roda-roda gigi atau poros berulir dan sebagainya atau bahkan digunakan gabungan dari komponen tersebut. efisiensi dan barang kali perbandingan biaya. beban mudah dikontrol sehingga terjadinya beban lebih dapat cepat dihindari. Berbeda dengan sistem elektrik misalnya. Sedangkan kebanyakan motor listrik berputar pada kecepatan putar yang konstan. HO 43 7) Pada sistem hidrolik unit penggerak (motor hidrolik) dapat dibalik putarannya pada saat kecepatan maksimun tanpa memberhentikan sistem dan tidak menimbulkan kerusakan pada komponen sistem. 6) Pada putaran penggerak mula yang tetap. Perbandingan itu akan kita lihat dalam hal-hal : kapasitas sistem. 5. pencegahan beban lebih menggunakan sekering (fuse) yang akan putus setiap kali terjadi beban lebih. yang mana komponen-komponen tersebut menimbulkan banyak gesekan dan tentu saja memerlukan oli pelumas. Sedangkan pada penggerak-penggerak utama yang lain kebanyakan apabila akan mengubah kecepatan atau membalik arah putaran harus memberhentikan sistem secara keseluruhan terlebih dulu. Mengapa beban lebih harus cepat dihindari ? Karena beban lebih itu akan merusak komponenkomponen sistem sehingga beroperasinya sistem akan terganggu. Dengan demikian sistem hidrolik akan lebih ringkas dan efisien dalam penggunaan ruang. Tentu saja efektifitas dan efisiensi penggunaan suatu sistem adalah terletak pada ketepatan memilih sistem sesuai dengan kondisi dan situasi kegiatan yang dilakukan.

Bab 4 Strategi Penyajian Lembar Informasi 8) Pada motor listrik yang dalam keadaan jalan kemudian tiba-tiba terjadi beban lebih maka saat itu sekering pengaman akan meletus dan putus. Hal ini akan cukup menonjol bila dibandingkan dengan sistem yang lain. Untuk menghidupkan kembali perlu persiapan (bongkar/pasang kotak sekering dan membeli/bon sekering) dan juga harus menggurangi beban hantarannya. begitu pompa tidak mampu mengangkat beban maka beban dapat dihentikan dan dikunci pada posisi mana saja. karena komponen-komponennya sangat peka terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh debu. Dengan kebocoran-kebocoran ini secara praktis akan menurunkan efisiensi sistem. Demikianlah diantaranya keuntungan dan kerugian penggunaan sistem hidrolik. Kerugian / kelemahan 1) Sistem hidrolik membutuhkan lingkungan yang bersih.doc Page 64 . Mengapa demikian.2. Setelah beban dikurangi maka sistem langsung dapat dijalankan kembali tanpa persiapan-persiapan lagi. demikian pula suhu yang cukup tinggi akan mempengaruh seal-seal yang terbuat dari karet atau karet sintetis atau plastik sehingga akan menurunkan daya rapatnya atau akan menimbulkan kebocoran. Kotoran yang berupa partikel-partikel kecil tapi sangat keras akan ikut mengalir dalam cairan hidrolik yang kemudian akan bergesekan dengan komponenkomponen bergerak sistem hidrolik dan dapat mengakibatkan aus dan kebocoran. Ternyata setelah kita amati keuntungannya cukup banyak sedangkan kerugian atau kelemahan dapat diatasi dengan pemeliharaan yang intensif. Lain halnya dengan sistem hidrolik. 9) Pada sistem hidrolik tenaga dapat disimpan di dalam akumulator dan apabila perlu sewaktu-waktu dapat digunakan tanpa harus mengubah posisi komponen yang lain. 2) Membutuhkan pemeliharaan yang intensif. 5. Walaupun dikatakan pemeliharaan sistem hidrolik itu mudah tapi memerlukan kecermatan dan kesinambungan (kontinuitas). Kenyataan yang ada sekarang ini penggunaan sistem hidrolik telah begitu luas baik di industri ringan maupun industri berat. korosi dan kotoran-kotoran lain serta panas yang mempengaruhi sifat oli hidrolik. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

Antisifasi adanya kekurangan pada variable displacement pump. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Cara pengontrolan variable displacement setiap pompa f. Setelah selesai periksakanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut. Mengapa pompa hidrolik cenderung menggunakan pompa positif displacement. e. Perbedaan antara fixed displacement pump dan variable displacement pump ! c. Macam-macam variable displacement pump d.doc Page 65 .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas Tugas 1 Tugas 1 : Memahami Macam-macam Pompa hidrolik Buatlah rangkuman dari materi tentang pompa hidrolik yang isinya kurang lebih menyangkut hal-hal berikut : a Perbedaan antara positif displacement dan non positif displacement pump a. Alasan-alasan menggunakan variable displacement pump g. Cara kerja masing-masinmg pompa. b.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Lakukan pengukuran pada demensi-demensi pokok f. Diskusikanlah kepada pelatih anda bila ada permasalahan. Susunlah komponen yang telah terbongkar dengan susunan yang rapi sesuai dengan urutan pembongkaran dan tulis nama-nama komponen tersebut !. Ambil satu jenis pompa. Anda !. i. e. sebut namanya dan persiapkan alat-alat secukupnya. Amati konstruksinya dan catatlah informasi-informasi yang ada pada komponen tersebut sebagai data-data komponen. Lakukan bongkar-pasang dengan prosedur sesuai petunjuk pelatih. Buatlah spesifikasi pompa tersebut berdasarkan data-data hasil catatan anda. b. Setelah selesai. Rakit kembali (reassamble) komponen tersebut h. Kemudian lakukan bongkar-pasang . Kemudian hasil catatan anda periksakanlah kepada pelatih anda.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 2 Tugas 2 : Mengidentifikasi pompa hidrolik Ambil masing-masing satu jenis pompa alat peraga yang ada di lab. Selama bongkar. Prediksi cara kerja komponen tersebut g. d. c.pertukarkanlah dengan teman anda dan saling memberi informasi serta diskusikanlah hasil identifikasi anda.pasang lakukan hal-hal berikut : a.doc Page 66 .

 Keunggulan setiap jenis motor sesuai dengan penggunaannya  Cara pengontrolan motor hidrolik. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.!  Macam-macam variable displacement motor.doc Page 67 . Setelah selesai periksakanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut.  Cara kerja masing-masinmg motor .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 3 Tugas 3 : Memahami Macam-macam Motor hidrolik Buatlah rangkuman dari materi tentang motor hidrolik yang isinya kurang lebih menyangkut halhal berikut :  Perbedaan antara fixed displacement motor dan variable displacement motor.

Selama bongkar.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 4 Tugas 4 : Mengidentifikasi macam-macam motor hidrolik dan komponennya Ambil masing-masing satu jenis motor hidrolik (alat peraga) yang ada di lab. c. d. Kemudian lakukan bongkar-pasang .pasang lakukan hal-hal berikut : a. Lakukan bongkar-pasang dengan prosedur sesuai petunjuk pelatih. f. Prediksi cara kerja komponen tersebut. Diskusikanlah kepada pelatih anda bila ada permasalahan. Persiapkan alat-alat secukupnya. b. Susunlah komponen yang telah terbongkar dengan susunan yang rapi sesuai dengan urutan pembongkaran dan tulis nama-nama komponen tersebut !. Ambil satu jenis motor.sebut namanya. h. Rakit kembali (reassamble) komponen tersebut i.pertukarkanlah dengan teman anda dan saling memberi informasi serta diskusikanlah hasil identifikasi anda. Setelah selesai. Kemudian hasil catatan anda periksakanlah kepada pelatih anda. e. Buatlah spesifikasi motor tersebut berdasarkan data-data hasil catatan anda. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. j. Lakukan pengukuran pada demensi-demensi pokok g. Anda !. Amati konstruksinya dan catatlah informasi-informasi yang ada pada komponen tersebut sebagai data-data komponen.doc Page 68 .

doc Page 69 .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 5 Tugas 5 Merakit sirkuit pengontrolan motor Rakitlah sirkuit pengontrolan motor hidrolik yang tercantum pada gambar : Gb. Gb.23 .26 .27 . Gb. Gb.24 .28 .22 . Gb. Gb.) Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.25 . Gb. ( Ingat dalam melaksanakan pratik kerja anda harus selalu melaksanakan pemeliharaan alatalat dan menjaga keselamatan serta kesehatan kerja.29 . Gb.

konstruksi dan cara operasi pressure control Buatlah rangkuman dari materi tentang pressure control yang isinya kurang lebih menyangkut hal-hal berikut :  Maksud dan tujuan pressure control . Setelah selesai periksakanlah kepada Pelatih anda kemudian mintalah pelatih anda untuk meyakinkan bahwa anda telah menguasai materi tersebut.  Nama-nama pressure control sesuai dengan fungsinya  Cara kerja masing-masinmg pressure control . Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.  Keunggulan setiap jenis pressure control  Cara kerja setiap pressure control .doc Page 70 .6 Memahami fungsi.  Macam-macam fungsi pressure controls .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 6 Tugas.

………………………………………………………………….. ………………………………………………………………. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.. spesifikasi umum.doc Page 71 .. ………………………………………………………………..Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 7 Tugas 7. ………………………………………………………………… ………………………………………………………………….fungsi pressure control tersebut .kemudian tuliskan namanya. ………………………………………………………………... ………………………………………………………………… ………………………………………………………………… …………………………………………………………………. nama bagian-bagian dan fungsi setiap bagian tersebut.. ………………………………………………………………. …………………………………………………………………. ……………………………………………………………………. Mengidentifikasi Komponen komponen pressure control Ambilah masing-masing peserta 1 (satu) buah pressure control . ……………………………………………………………………. Kemudian pertukarkan diantara peserta.. ………………………………………………………………. ………………………………………………………………. …………………………………………………………………. carakerja dan cara pemeliharaannya..

41b dan Gb. Sirkuit tersebut adalah yang digambar pada :  Gb.41d  Gb.34  Gb 35  Gb.39  Gb.doc Page 72 . Cobalah anda rakit sirkuit pengotrolan tekanan yang ada pada bab ini untuk membuktikan kebenaran fungsinya dan amati cara kerjanya.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 8 Tugas 8 Merakit sirkuit pengontrolan tekanan.42 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.40  Gb.38  Gb.36  Gb.

.1 Sebutkan nama-nama komponen dalam diagram sirkuit di bawah ini.doc Page 73 .kemudian operasikan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. 9.2 Jelaskan cara kerja sirkuit tersebut.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 9 Tugas 9 Sirkuit hydrostatic transmission Perhatikan diagram sirkuit hydrostatic transmission di bawah ini kemudian selesaikan tugastugas berikut dengan baik. 9.. 9.3 Rangkailah sirkuit tersebut pada profile plate sesuai dengan diagram.

2.kerjakanlah tugas berikut : 1. Ketika tekanan mencapai 20 bar. Coba operasikan sirkuit tersebut dan analisis apakah sudah sesuai dengan yang dikehendaki oleh uraian di atas. Rakitlah sirkuit tersebut pada profile plte ! 4.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 10 Tugas 10 Mendesain Sirkuit hidrolik untuk peralatan assembling Peralatan assembling digunakan untuk mengepres benda kerja dan yang secara bersamaan akan dibor dengan housing. Silinder 1A1 mengepres benda kerja masuk ke rumah . benda kerja telah masuk ke dalam rumahnya kemudian dibor. Mesin bor diputar oleh motor hidrolik dan maju (pemakanan) secara manual. Sebutkan komponen apa saja yang diperlukan untuk mengkonstruksi sirkuit ini . Setelah pengeboran selesai mesin bor (silinder 1A2 ) berhenti dan ditarik mundur kemudian silinder 1Ai naik (mundur) . Selesaikan diagram sirkuit di samping ! 3. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.doc Page 74 . Setelah membaca uraian di atas . Operasi ini harus pada kecepatan rendah dan konstan.

.Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 11 Tugas 11. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Waktu pengepresan t = V/q = ………………. Gaya lawan F2 = APR . Menghitung kekuatan tekan Hitunglah gaya pengepresan dan waktu pengepresan pada tugas No 10 . p1 = ………………….F2 = ……………. p2 = …………………… Gaya pengepresan F = F1 .doc Page 75 .. bila diketahui datadata sebagai berikut : Diameter piston F1 D = 50 mm Diameter batang piston d = 25 mm Langkah torak s = 250 mm Flow rate q = 5 l / min Tekanan pengepresan p1 = 50 bar Tekanan konter p2 = 6 bar D F2 s d F Jawaban : Gaya tekan F1 = APN .

Rakitlah tersebutpada plate ! sirkuit profile 4. Operasikan tersebut ! sirkuit Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Kedua buah silinder hidrolik harus diikatkan pada skip dan naik atau turunnya beban harus dengan kecepatan lambat dan konstan. Sebutkan komponen diperlukan ! komponenyang 2.doc Page 76 .Bab 4 Strategi Penyajian Tugas Tugas 12 Tugas 12. Alat untuk menaikkan dan menurunkan beban (skip) digerakkan oleh dua buah silinder hidrolik kerja ganda. Selesaikan diagram sirkuit di samping ! 3. Setelah anda membaca uraian di atas kemudian kerjakan tugas berikut : 1.

doc Page 77 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi Transparansi OHT 1 POMPA HIDROLIK GAYA POMPA AKSIAL VARIABLE INLINE AXIAL PUMP DENGAN PENGATURAN MANUAL Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

doc Page 78 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 2 POMPA HIDROLIK(Lanjutan) VARIABLE INLINE AXIAL PUMP DENGAN SERVO DEVICE Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

doc Page 79 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 3 POMPA HIDROLIK(Lanjutan) Pompa torak Radial Tipe Torak Putar Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

doc Page 80 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 4 POMPA HIDROLIK (Lanjutan) POMPA SUDU-SUDU PEMINDAHAN VARIABLE Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

doc Page 81 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 5 MOTOR HIDROLIK EXTERNAL GEAR MOTOR-BALANCE INLET INTERNAL GEAR MOTOR Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

Bab 4

Strategi Penyajian

Tranparansi

OHT 6

MOTOR HIDROLIK (LANJUTAN)
INTERNAL GEAR MOTOR DENGAN TEMBERENG PEMISAH

BALANCED VANE MOTOR

Indonesia Australia Partnership for Skills Development
Batam Institutional Development Project
274264120.doc

Page 82

Bab 4

Strategi Penyajian

Tranparansi

OHT 7

MOTOR HIDROLIK(LANJUTAN)
AXIAL PISTON MOTOR –FIXED DISPLACEMENT

AXIAL PISTON MOTOR VARIABLE DISPLACEMENT

Indonesia Australia Partnership for Skills Development
Batam Institutional Development Project
274264120.doc

Page 83

Bab 4

Strategi Penyajian

Tranparansi

OHT 8

MOTOR HIDROLIK (Lanjutan)
RADIAL PISTON MOTOR

1. Piston
2. Cylinder block
3. Cam rollers
4. Rotating valve
5. Inlet port
6. Outlet port
7Milti-lobed cam
Indonesia Australia Partnership for Skills Development
Batam Institutional Development Project
274264120.doc

Page 84

motor roda gigi bolakbalik FREEWHEELING CONTROL Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 9 PENGENDALIAN MOTOR CASE DRAIN CONECTION Gb.23 Drain untuk .doc Page 85 .22 Drain untuk motor roda gigi yang dipasang seri Gb.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 10 PENGENDALIAN MOTOR DECELERATION CONTROL MOTOR SPEED CONTROL Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.doc Page 86 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 11 PENGENDALIAN MOTOR (Lanjutan) MOTOR TORQUE CONTROL Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.doc Page 87 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 12 PENGENDALIAN MOTOR (Lanjutan) MOTOR SPEED CONTROL REVERSIBLE Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.doc Page 88 .

doc Page 89 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 13 PENGENDALIAN MOTOR (Lanjutan) MOTOR REVERSIBLE CONTROL (a) (b) Pengaturan pembalik arah putaran Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 14 PENGATUR TEKANAN COMPOUND RELIEF VALVE VENTED RELIEF VALVE Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.doc Page 90 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 15 PENGATUR TEKANAN (Lanjutan) REMOTE PRESSURE CONTROL MULTIPLE PRESSUR CONTROL Gb.doc Page 91 .34b Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

OFFLOADING VALVE Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 16 PENGATUR TEKANAN (Lanjutan) PUMP UNLOADING CIRCUIT DENGAN ACCUMULATOR PRESSURE SWITCH .doc Page 92 .

doc Page 93 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 17 PENGATUR TEKANAN (Lanjutan) COUNTERBALANCE VALVE BRAKE VALVE Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

doc d Page 94 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OMT 18 PENGATUR TEKANAN (Lanjutan) SEQUENCE VALVE b a c Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

doc Page 95 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 19 PENGATUR TEKANAN (Lanjutan) PRESSURE REDUCING VALVE Pressure Reducing Valve dengan pilot operated DIRECT ACTING REDUCING VALVE DENGAN SISTEM PELEPASAN SEKUNDER Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 20 SIRKUIT HIDROLIK UNTUK INDUSTRI SIRKUIT HEMAT TENAGA 1) HIGHT-LOW DOUBLE PUMP SYSTEM Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.doc Page 96 .

doc Page 97 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 21 SIRKUIT HIDROLIK UNTUK INDUSTRI 2). KICKER ACTUATOR CIRCUIT Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 22 SIRKUIT HIDROLIK UNTUK INDUSTRI 3).doc Page 98 . SEQUENCE REGENERATIVE POWER SAVING SYSTEM Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

doc Page 99 . POWER SAVING CONTROL DENGAN VARIABLE DISPLACEMENT PRESSURE CONTROL PUMP Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 23 SIRKUIT HIDROLIK UNTUK INDUSTRI 4).

doc Page 100 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 24 SIRKUIT HIDROLIK UNTUK INDUSTRI KARAKTERISTIK OUTPUT DARI TRANSMISI Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

doc Page 101 .Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 25 SIRKUIT HIDROLIK UNTUK INDUSTRI OPEN CIRCUIT Open circuit drive (hydrostatic transmision ) untuk motor hidrolik yang arah putarannya dapat dibalik (reversible) Open circuit drive (hydrostatic transmission) Untuk motor hidrolik yang putarannya satu arah Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 26 SIRKUIT HIDROLIK UNTUK INDUSTRI Closed circuit drive (hydrostatic transmission) dengan cross-over relief valve untuk motor hidrolik yan arah putarannya dapat dibalik ( reversible ) Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.doc Page 102 .

Bab 4 Strategi Penyajian Tranparansi OHT 27 PENGGERAK PUTAR TERBATAS PENGGERAK PUTAR TERBATAS DENGAN RODA GIGI DAN BATANG BERGERIGI PENGGERAK PUTAR TERBATAS DENGAN TUAS DAN ENGSEL PENGGERAK PUTAR TERBATAS JENIS VANE TYPE CYLINDER Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.doc Page 103 .

Bab 5 Cara Menilai Unit Ini BAB 5 CARA MENILAI UNIT INI Apa yang dimaksud dengan penilaian? Penilaian adalah proses pengumpulan bukti-bukti hasil ujian/pekerjaan dan pembuatan nilai atas kemajuan siswa / peserta dalam mencapai kriteria unjuk kerja seperti yang dimaksud dalam Standard Kompetensi. Para penilai harus memperhatikan petunjuk penilaian dalam standar kompetensi sebelum memutuskan metode penilaian yang akan dipakai.  merespon dan bereaksi secara layak bila sesuatu salah  memenuhi suatu peranan dalam pekerjaan  mentransfer/mengimplementasikan ketrampiian dan pengetahuan pada situasi baru. Anda diakui untuk menilai unit ini mungkin anda akan memilih metode yang ditawarkan dalam pedoman ini. baik memenuhi standar kompetensi untuk suatu pekerjaan maupun untuk kualifikasi formal. Pengakuan kemampuan yang dimiliki Prinsip penilaian nasional terpadu memberikan pengakuan terhadap kompetensi yang ada tanpa memandang dari mana kompetensi tersebut diperoleh. atau mengembangkan metode Anda sendiri untuk melakukan penilaian. apakah seorang individu telah memenuhi standar kompetensi. Penilaian lebih untuk mengidentifikasi pencaapaian prestasi-prestasi siswa / peserta pelatihan dari pada hanya untuk membandingkan prestasi peserta terhadap peserta lain. Pengakuan terhadap Kompetensi yang ada dengan mengumpulkan bukti-bukti kemampuan untuk dinilai. Penilaian mengakui bahwa individu-individu dapat mencapai kompetensi dalam berbagai cara:  kualifikasi terdahulu  belajar secara informal. sesuatu rangkaian tugas-tugas pada Bila anda menilai kompetensi ini anda harus mempertimbangkan seluruh issue-issue di atas untuk mencerminkan sifat kerja yang nyata . pertanyaan : “Kemampuan kerja apa yang benar-benar dibutuhkan oleh karyawan”? Jawaban terhadap pertanyaan ini akan mengatakan kepada anda tentang apa yang kita maksud dengan kata “kompeten”. Untuk menjadi kompeten dalam suatu pekerjaan yang berkaitan dengan ketrampilan berarti bahwa orang tersebut harus mampu untuk :  menampilkan ketrampilan pada level (tingkat) yang dapat diterima  mengorganisikan tugas-tugas yang dibutuhkan. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Apakah yang kita maksud dengan kompeten? Tanyakan pada diri anda sendiri .doc Page 104 . dinyatakan bahwa kompetensi sudah dicapai . Bila pada nilai (poin) yang ditetapkan dianggap memadai . Kualifikasi penilai Dalam kondisi Iingkungan kerja. seorang peniIai industri yang diakui akan menentukan apakah seorang pekerja mampu melakukan tugas yang terdapat dalam unit kompetensi ini .

………………………………………………………………………. Sebagai contoh.Kompetensi Satu : Mengidentifikasi dan menjelaskan konstruksi.1 Selesaikanlah soal-soal yang ada hubungannya dengan komponen hidrolik... Mereka tidak boleh melanjutkan unit berikutnya sebelum mereka benar-benar menguasai (kompeten) pada materi yang sedang dilatihkan . f. Swash plate (gandar) pada In line axial pump jenis …………………………... Penilaian Satu Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 1.. dan (b) berhubungan dengan sesi praktik atau tugas untuk memperkuat teori atau mempersiapkan praktik dalam suatu keterampilan.yang dapat diatur kemiringannya digunakan untuk mengontrol…………….. berdasar pada dua hal yaitu:  pengetahuan dan keterampilan pokok dan  hubungan dengan ketrampilan praktik. Untuk penilaian unit kompetensi : Menerapkan sistem hidrolik lanjut di industri dengan judul modul : HIDROLIK 2. penilaian berikut disarankan untuk digunakan: Penilaian pokok Keterampilan dan Pengetahuan Sub...doc Page 105 .. ………………………………………….... Alasan pemilihan variable piston pump antara lain :. Macam-macam variable displacement pump antara lain :. mengisi/melengkapi kalimat.... Tes pengetahuan pokok biasanya digunakan tes obyektif.. komparasi........ Hal-hal yang harus dikendalikan Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120. Yang termasuk piston motor adalah : 1)…………………………........... Dalam pengoperasian motor hidrolik demi menjaga keselamatan dan keutuhan komponen maka motor harus dikendalikan ... keunggulan . seperti hal ini.……. Perbedaan antara fixed displacement pump dan variable displacement pump ialah sebai berikut .. e.. Sesi praktik seharusnya diulang sampai tingkat penguasaan yang disyaratkan dari sub kompetansi yang dicapai. Sebagai patokan disini seharusnya paling sedikit satu penilaian tugas untuk pengetahuan pokok pada setiap elemen kompetensi. ………dan......... Penilaian untuk unit ini.... dengan cara mengisi titik-titik berikut : a... 1) ………………………………2)………………………………3) ……………………….... 1) …………………………….......2)……………………..2)………………………………3)………………………… c.. Ini penting sekali bahwa peserta dinilai (penilaian formatif) pada setiap elemen kompetensi... pengoperasian dan pemasangan komponen hidrolik . pilihan ganda.. Tes Essay dapat juga digunakan dengan soal-soal atau pertanyaan yang relevan dengan unit ini.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Ujian yang disarankan Umum Unit Kompetensi. d..... secara umum mengikuti format berikut: (a) menampilkan pokok ketrampilan dan pengetahuan untuk setiap elemen kompetensi/kriteria unjuk kerja....... Setiap sesi praktik atau tugas seharusnya dinilai secara individu untuk tiap sub kompetensi....... b......

. Compound sequence valve . Pompa piston poros sejajar ....... variable displacement dengan servo device : ..2 Jelaskan secara singkat cara kerja komponen hidrolik berikut : a... ……………………………….....…….……….... ……………………………….... Piston motor untuk ………………………………………………………………………….......1 Buatlah spesifikasi dari komponen-komponen berikut : a.. Sub...... b... b.... …………………………………….... Katup relief valve untuk …………………………………………………………………….. Sebutkan penggunaan komponen berikut : a..... Perbedaan antara pressure relief valve dan pressure reducing valve adalah : …………………………………………………………………………………………… 1... Motor hidrolik yang dapat dibalik.. ……………………………….. b...... 2. ……………………………………/…………………………………….... ……………………………………/…………………………………… e.......... c.... Katup counter balance untuk ……………………………………………………………… d./ ………………………………….....Bab 5 Cara Menilai Unit Ini tersebut antar lain : 1).. 3)…………........... c. c. Pompa hidrolik untuk penggunaan yang bervariasi tenaganya.. Balanced vane motor : c..... g. b. b..2)......... 2..... ………………………………...... …………………………………….... Ditinjua dari fungsi pressure control ada beberapa fungsi yang kemudian dari fungsi tersebut pressue control diberi nama........... ……………………………………/…………………………………… d..........2 Parameter yang harus diperhatikan untuk memilih aktuator antara lain : a..Kompetensi Dua : Menginterpretasikan spesifikasi technis dan data-data yang berhubungan dengan komponen hidrolik dan sistemnya... c..3... Compound relief valve pilot operated. f....... Pompa hidrolik tipe external gear pump untuk …………………………………………. Fungsi dan nama tersebut adalah sebagai berikut : a. d. ……………………………………/……………………………………../ …………………………………..........doc Page 106 ... h.........1 dari buku katalog (buku katalog disediakan ) Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.3 Pilhlah komponen-komponen tersebut pada soal No: 2...... Penilaian Du a Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 2...4)….... 1.

. Pressure relief valve piloted. Preventive maintenance.. c. Katup 4/2 penggerak liver. Sub.. ……………………………………. ………………………………………………………… Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.variable displacement. d. Pressure relief valve .1 Gambarkanlah secara simbolis komponen-komponen hidrolik berikut : a. Pompa hidrolik dua arah putaran dan variable displcement.2 Buatlah diagram sirkuit untuk alat angkat yang digerakkan secara hidrolis . 3.. ……………………………………. e. 3. ……………………………………. f... b.Kompetensi Tiga : Mendemonstrasikan kemampuan praktis yang dibutuhkan untuk merawat dan memodifikasi / mendesain ulang sirkuit hidrolik . Katup 4/3 penggerak manual .pembalik pegas. .Kompetensi Empat :Menginterpretasikan simbol-simbol hidrolik dan diagram sirkuit serta mengkonstruksi sirkuit hidrolik dan mengoperasikannya.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Sub. 2. 3. g. ……………………………………………………… c. Tes berdasarkan pada sosl-sosl berikut : 4. Motor hidrolik putar kanan dan kiri. Weekly maintenance ialah ……………………………………………. Daily maintenance ialah .Untuk keseimbangan perlu digunakan counterbalance valve dan untuk membantu agar lebih aman digunakan check valve pilot operated.doc Page 107 . Lack of maintenance ialah ……………………………………………. Penilaian Empat . d. Monthly maintenance ialah …………………………………………. Penilaian Tiga Tes berdasarkan pada soal-soal berikut : 3.3 Agar anda bekerja di bengkel hidrolik tetap aman dan sehat maka anda harus melakukan hal-hal sebagai berikut : 1.1 Maksud dari istilah-istilah berikut adalah : ( Isilah titik-titik ) : a.ialah …………………………………………………………… b.recirculation mid position. e. 4. ………………………………………………………. b.2 Syarat-syarat pemasangan atau penginstalan sirkuit hidrolik antara lain : a. Pressure reducing valve.

Jelaskan cara kerja sirkuit tersebut . ………………………………………………………….Bab 5 Cara Menilai Unit Ini c.doc Page 108 . Sebutkan nama-nama komponen yang ada dalam diagram sirkuit. b.3 Perhatikan diagram sirkuit hidrolik di bawah ini kemudian selesaikan tugas-tugas berikut : a. 4.4 Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.4 Apa fungsi dua buah check valve dalam sirkuit ini dan apa pengaruhnya bila ditiadakan.3 dan 4. Gambar untuk soal : 4. 4.

Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.doc Page 109 .

 Menginterpretasikan hasil kerja dengan benar . selang .  Penyelesaian seluruh tugas.  Apabila bekerja dalam satu tim (kelompok) pastikan bahwa setiap anggota telah memberikan kontribusi Pertanyaan-pertanyaan lisan dapat digunakan untuk mentes secara individu dari setiap anggota kelompok atau untuk penekanan-penekanan terhadap bagian-bagian yang penting Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.  Dalam mempersiapkan peralatan .  Kemampuan untuk merakit sirkuit secara benar. Bila melaksanakan penilaian praktik hal-hal berikut perlu dipertimbangkan :  Pemilihan komponen-komponen yang akan digunakan harus benar . meliputi tugas : 1 .12 Setiap pelaksanaan praktik hendaknya dinilai secara individual dan siswa / peserta harus mengulang seluruh tes atau komponen dari tes tersebut hingga tingkat penguasaan yang telah ditetapkan dari suatu keterampilan dan pengetahuan.doc Page 110 .Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Penilaian Praktek Penilaian Praktek.  Ketepatan dan ketelitian dalam membaca diagram sirkuit. konektor . adaptor dan sebagainya harus benar .  Perakitan instalasi sirkuit secara aman. dapat dicapai.

1 Keahlian praktis yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas perawatan rutin pada komponen hidrolik didemonstrasikan. 2. Parameter-parameter yang sesuai digunakan dan diaplikasikan dalam memilih komponen hidrolik. 3. 1. 3. baik konstruksi maupun keunggulan desainnya. Pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan Tugas-tugas untuk penilaian 1. Gunakan tugas-tugas ini untuk menetapkan apakah Siswa/Peserta pelatihan anda telah menguasai pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan.doc Ya Tidak Perlu latihan lanjut Page 111 . 3. keunggulannya. 2. Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.3 Penggunaan dan pemasangan komponen hidrolik dijelaskan dan diaplikasikan.0 Mendemonstrasikan kemampuan praktis yang dibutuhkan untuk merawat dan memodifikasi / mendesain sirkuit hidrolik sederhana. 1.3 Spare part pengganti komponen hidrolik dipilih dengan menggunakan spesifikasi dari katalog.2 Cara/konsep pengoperasian komponen hidrolik dijelaskan.Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Ihtisar Penilaian Pokok-pokok Keterampilan dan Pengetahuan. 2. 1.2 2.0 Mengidentifikasi dan menjelaskan konstruksi. pengoperasian dan pemasangan komponen hidrolik.2 Sistem rangkaian hidrolik (sirkuit hidrolik) dimodifikasi atau didesain ulang untuk tujuan tertentu . 3.0 Menginterprtetasikan spesifikasi teknis dan data data yang berhubungan dengan komponen hidrolik dan sistemnya.3 Standar keselamatan dan kesehatan kerja di bengkel harus selalu dijaga setiap waktu.1 Spesifikasi dan data komponen hidrolik diinterpretasikan untuk menentukan keluaran dan kinerja komponen hidrolik.1 Komponen-komponen Hidrolik diidentifikasi.

Bab 5

Cara Menilai Unit Ini

Pokok-pokok keterampilan dan
pengetahuan
4.0

Menginterpretasikan simbolsimbol hidrolik dan diagram
sirkuit ( lanjut ) serta
menginstalasikan sirkuit
hidrolik kemudian
mengoperasikan sirkuit
hidrolik tersebut .

Tugas-tugas untuk penilaian

Ya

4.1

Simbol-simbol grafik dapat diidentifikasi dan digambar.

4.2

Diagram sirkuit hidrolik
dijelaskan cara kerjanya.

4.3

Rangkaian (sirkuit) hidrolik lanjut dikonstruksi (dirakit) sesuai
dengan diagram sirkuit yang diberikan.

4.4

Indonesia Australia Partnership for Skills Development
Batam Institutional Development Project
274264120.doc

(lanjut)

diinterpretasikan

Tidak

Perlu
latihan
lanjut

dan

Sirkuit hidrolik yang telah dirakit diperiksa kemudian
dioperasikan (diuji coba ).

Page 112

Bab 5

Cara Menilai Unit Ini

Checklist yang disarankan bagi Penilai untuk:

Menerapkan Sistem Hidrolik Lanjut di Industri
Nama Calon :

Nama Penilai :

Apakah Calon telah memberikan bukti-bukti
yang cukup yang menunjukkan bahwa dia
dapat :

Catatan-catatan

Menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki ke
dalam unit lain yang terkait :
Unit ini mendasari penampilan secara efektif dalam : Penerapan
Sistem Hidrolik Tngkat Lanjut (2).
Mendemonstrasikan Pengetahuan :
Menjelaskan, menggunakan komponen, menyebutkan fungsi
dan konstruksi.
Menjelaskan pengertian simbol, menyebutkan nama-nama
komponen melalui simbol dan menggambarkan simbol-simbol
komponen serta menggambar/menginterpretasikan diagram
sirkit .
Menampilkan keterampilan teknik / prosedur untuk standar yang
dikehendaki bagi suatu pekerjaan termasuk penggunaan
peralatan yang benar :
Memilih,mempersiapkan dan merakit/menginstal komponen
hidrolik lanjut berdasarkan diagram sirkit yang telah disediakan
Mengoperasikan / menguji jalan apakah cara kerja sirkit telah
sesuai dengan desain.
Pada waktu menginstal dan mengoperasikan sirkit, senantiasa
menerapkan konsep keselamatan dan kesehatan kerja .
Perencanaan dan pengorganisasian kegiatan secara efiktif :
Merencanakan kegiatan praktik sebelum menyambungkan
komponen dan peralatan.
Menyambungkan
peralatan
dan
komponen
kemudian
diperiksa ,kalau perlu dengan Pelatih / Guru , sebelum
menghidupkan (meng ON kan) sumber tenaga.
Membagi-bagi tugas apabila terdapat lebih dari satu orang
dalam kelompok.
Bekerja dan berkomunikasi dengan kawan-kawan :
Menjelaskan/menjernihkan dengan kawan-kawan, hal-hal yang
meragukan atau permasalahan yang mungkin terjadi.
Memohon penjelasan kepada Guru/Pelatih tentang hal-hal yang
belum jelas atau meragukan .

Indonesia Australia Partnership for Skills Development
Batam Institutional Development Project
274264120.doc

Page 113

Bab 5

Cara Menilai Unit Ini

Reaksi terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi
pada kegiatan pekerjaan :
Masalah penempatan peralatan atau komponen dan masalah
lainnya seharusnya dilaksanakan secara logis.
IPenerapan prosedur keamanan, keselamatan dan kesehatan
kerja secara terintegrasi :
Memakai pakaian
workshop.

kerja

yang

sesuai

dengan

kegiatan

Menggunakan alat-alat keselamatan kerja yang sesuai.
Mengamati lingkungan dan hal-hal yang terjadi selama bekerja,
misalnya suara atau bau yang asing.

Indonesia Australia Partnership for Skills Development
Batam Institutional Development Project
274264120.doc

Page 114

…………………………………………………. Peserta dinilai: Kompeten Kompetensi yang Dicapai   Umpan blaik untuk Peserta: Tanda tangan Peserta sudah deberitahu tentang hasil Tanda tangan Penilai: penilaian dan alasan-alasan mengambil keputusan Tanggal: Saya sudah deberitahu tentang hasil Tanda tangan Peserta Pelatihan: penilaian dan alasan mengambil keputusan tersebut. Tanggal: Indonesia Australia Partnership for Skills Development Batam Institutional Development Project 274264120.doc Page 115 .0304 Menerapkan Sistem Hidrolik Lanjut di Industri Nama Perserta Pelatihan: ……………………………………………… Nama Penilai: ………….Bab 5 Cara Menilai Unit Ini Lembar Penilaian Unit: BSDC .