You are on page 1of 9

PETUNJUK PEMBUATAN LARUTAN PENUNJANG UJI

1)

Air suling bebas CO2

2)

Masukan 1000 ml air suling kedalam gelas piala 2000 ml kemudian didihkan kedalam pemanas
listrik selama 30 menit, dinginkan 20oC – 30oC .
Air bebas Nitrit
Masukan satu butir kristal kecil kalium permanganat dan barium hidroksida atau kalsium
hidroksida kedalam labu penyuling 1000 ml yang berisi 500 ml air suling.
Lakukan penyulingan dan buang 50 ml air suling pertama dan tampung air berikutnya.
3) Larutan Alizarin Merah
Larutkan 0.75 gram garam natrium alizarin sulfomat dengan 100 ml air suling didalam labu
ukur 1000 ml.
Tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera dan simpan didalam botol berwarna
gelap.
4) Larutan Amino antipirin
Larutkan 1 g 4 amino antipirin ( 4 – aminopenazon ), C11H13N30 dengan 10 ml air suling didalam
labu ukur 100 ml , tambahkan sir suling sampai tepat pada tanda tera, siapkan larutan ini pada
pada saat akan digunakan atau simpan pada suhu 4oC dan dapat digunakan dalam waktu satu
minggu.
5) Larutan Ammonium Hidroksida ( NH4OH ) 0.5 N
Tambahkan 35 ml larutan NH4OH pekat kedalam 1000 ml air suling.
6) Larutan Ammonium Molibdat, ( NH4)6Mo7O24 0.08 M
Larutkan 10 gram ( NH4)6Mo7O24.4H2O dengan 50 ml air suling, aduk dan panaskan sebentar
sampai larut, tambahkan air suling sampai 100 ml, jika diperlukan saring dan atur pH nya
antara 7-8 dengan menambahkan larutan NaOH 1 N. Larutan ini disimpan dalam botol plastic
poly etilena.

7) Larutan Ammonium Molibdat ( NH4)6Mo7O24 0.03 M
Larutkan 20 gram ( NH4)6Mo7O24.4H2O dengan 500 ml air suling didalam labu Erlenmeyer dan
simpan dalam botol gelas bertutup basah.
8) Larutan Ammonium Pirolidin Ditio Karbamat ( APDK ) 4 %

Larutkan 6. 18) Larutan Asam Oksalat H2C2O4 0. 11) Larutan Asam Phospat H3PO4 1 : 9 Ukur 500 ml air suling dan masukkan kedalam gelas ukur 1000 ml.500 gram H2C2O4 dengan 100 ml air suling kedalam labu ukur dan tepatkan dengan air suling sampai tepat pada tanda tera. 3020 gram Asam Oksalat. 16) Larutan Asam Chlorida HCl 1 : 50 Tambahkan 1 bagian HCl pekat kedalam 50 bagian air suling. 17) Larutan Asam Oksalat H2C2O4 0. Larutkan 20 gram Asam Borat H3BO3 dengan 100 ml air suling dalam labu ukur 1000 ml 2. Tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera. ( COOH ) 2. tambahkan perlahan-lahan 100 ml Asam Phospat H3PO4 85 %. Tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera.0 gram Sulfanilamid dengan campuran 50 ml HCl pekat dan 300 ml air suling dalam gelas piala 500 ml. Pipet 10 ml kedalam labu ukur 100 ml.2H2O dengan 200 ml air suling dalam labu ukur 1000 ml. Tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera.760 gram Asam Askorbat dengan 100 ml air suling didalam labu Erlenmeyer 250 ml. 12) Larutan Asam Chlorida HCl 1 N Encerkan 36 ml HCl pekat menjadi 360 ml dengan air suling 13) Larutan Asam Chlorida HCl 1 : 1 Tambahkan 1 bagian HCl pekat kedalam 1 bagian air suling 14) Larutan Asam Chlorida HCl 1 : 3 Tambahkan 50 ml HCl pekat kedalam gelas piala 250 ml yang berisi 150 ml air suling.01 N 1. Larutan ini stabil ± 1 minggu pada suhu 4oC.Larutkan 4 gram APDK dalam 100 ml air suling 9) Larutan Asam Askorbat 0.01 M Larutkan 1. Larutkan 5.12 N Larutkan 7. 10) Larutan Asam Borat 2 % 1. 3. 2. 4. kemudian tambahkan air suling tepat pada tanda tera. 19) Larutan Asam Sulfanilat 1. . 15) Larutan Asam Chlorida HCl 1 : 5 Campurkan secara hati-hati 200 ml HCl pekat kedalam 100 ml air suling.

25) Larutan Asam Sulfat. dinginkan.3 ml H2SO4 pekat. 20) Larutan Asam Sulfat. pertahankan warna larutan dengan cara menambahkan larutan KMnO4 0. 4. 2.8 ml H 2SO4 pekat. H2SO4 1 : 1 Tambahkan 1 bagian H2SO4 pekat kedalam 1 bagian air suling.354 gram zirkonil klorida oksahidrat ZrOCl 2 SH2O dengan 600-800 ml air suling didalam labu ukur 1000 ml. kemudian tambahkan air suling sampai volume larutan menjadi 90 ml. Tambahkan air suling sehingga volumenya menjadi 1000 ml. 3. H2SO4 0. kemudian tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera. Dinginkan pada suhu kamar sebelum dipakai.01N sampai terjadi warna merah muda.01N tetes demi tetes selama pemanasan. H2SO4 5N Ukur 70 ml H2SO4 pekat dan masukkan kedalam 500 ml air suling. H2SO4 1 : 1 Ukur 40 ml air suling dan masukkan kedalam gelas ukur 100 ml. Tambahkan perlahan-lahan 33. Tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera. H2SO4 1N Ukur 28 ml H2SO4 pekat dan masukkan kedalam 100 ml air suling dalam labu ukur 1000 ml. 29) Larutan Asam Zirkonil 1. 26) Larutan Asam Sulfat. Panaskan 80oC selama 10 menit. . 3. H2SO4 8N bebas zat organik 1.1N Kedalam 1000 ml gelas ukur yang berisi 100 ml air suling masukkan 2. 22) Larutan Asam Sulfat. H2SO4 4N Ukur 60 ml air suling dan masukkan kedalam gelas ukur 100 ml.2. Ukur 222 ml H2SO4 pekat dan masukkan kedalam 500 ml air suling dalam gelas piala 1000 ml. kemudian tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera. H2SO4 6N Ukur 10 ml H2SO4 pekat dan masukkan kedalam 60 ml air suling. Tambahkan 101 ml HCL pekat. Larutkan 0. 24) Larutan Asam Sulfat. tambahkan secara perlahanlahan 10 ml H2SO4pekat. H2SO4 80 % Tambahkan dengan hati-hati 500 ml Asam Sulfat pekat kedalam gelas piala 1000 ml yang berisi 125 ml air suling. kemudian diaduk. 21) Larutan Asam Sulfat. 27) Larutan Asam Sulfat. tambahkan secara perlahanlahan 50 ml H2SO4pekat. 28) Larutan Asam Sulfat. Tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera. 23) Larutan Asam Sulfat. tambahkan beberapa tetes KMnO4 0. Encerkan dengan air suling sehingga volumenya menjadi 500 ml. 2.

Setelah 1 jam larutan siap dipakai 30) Larutan Benih. 2.25 g FeCl3. KBrO 3 dengan 100 ml air suling didalam labu ukur 1000 ml dan tambahkan 10 g kalium bromide kemudian tambahkan air suling hingga tepat pada tanda tera.5% 1.4850 g 1.200 g Ag2SO4 ke dalam 1000 ml H2SO pekat 2.784 g kalium bromat bebas air. tambahkan 500 ml air suling dan 41 H2SO4 6N serta 50 gram NaH2PO4H2O. . Tambahkan lagi air suling sampai tepat pada tanda tera. 42) Larutan Hidrogen Peroksida H2O2. masukkan 10.1 N Larutkan 2.2 N dan 30 ml larutan askorbat. 15 ml larutan ammonium molibdat 0. ukur larutan tersebut sebanyak 30 ml dan masukkan ke dalam labu Erlenmeyer 1000ml. 33) Larutan Campuran Campurkan secara berurutan 50 ml H2SO4 5N. 43) Larutan Indikator Ferroin 1.10 penantrolin monohidrat dengan 50 ml air suling didalam gelas ukur 100 ml. Larutkan 5. kemudian tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera. 31) Larutan Biru Metilena Larutkan 100 mg biru metilena dengan 100 ml air suling. 0. Larutkan 1.00 g Fenolftalin dengan 500 ml alkohol 95% didalam gelas piala 1000 ml. aduk dam biarkan selama 2 hari sampai semua Ag2SO4 larut 41) Larutan Feri Klorida. H2SO4 – Ag2SO4 1.70 g FeSO4 7H2O ke dalamnya dan tepatkan dengan air suling tepat pada tanda tera. FeCl3 Larutkan 0. Tambahkan 0. 2.Perak Suphate. 34) Larutan Campuran Asam Sulphate.5. kosok hingga larut sempurna kemudian tambahkan air suling lagi hingga tepat pada tanda tera. Ambil 1-2 liter air limbah penduduk dari keluaran bangunan pengolahan biologi atau air sungai yang menerima limbah penduduk kemudian aerasi seama 2-36 jam. 6H2O dengan 500 ml air di dalam labu ukur 1000 ml. 32) Larutan Bromat. 44) Larutan Indikator Fenolftalin 0. Ukur 30 ml H2O2 dan masukkan kedalam50 ml air suling didalam labu ukur100 ml.01 M.bromide 0. Larutan ini stabil selama 4 jam. 5 ml larutan kalium anti monil tartrat. 30% 1.

Fe(NH4)2.05 N Larutkan 19. Tambahkan ml air suling sampai tepat tanda tera 46) ) Larutan Indikator Metil Jingga 5% Larutkan 5 gram metil jingga dengan 20 ml air suling didalam gelas ukur 100 ml. . Tambahkan 3 ml HCL pekat. Tambahkan air suling sampai tepat tanda tera 50) Larutan EDTA 1. Larutkan 4.00 g K2CrO4 dengan 100 ml air suling didalam labu ukur 1000 ml.0141 N sampai terbentuk endapan merah. Tambahkan 500 ml air suling dan beberapa tetes larutan NaOH 0.607 g Fero Ammonium Sulfat dan 20 ml asam sulfat pekat dalam labu ukur 1000 ml yang berisi 100 ml air suling 52) Larutan Indikator Mureksid 1. Tambahkan air suling sampai tepat tanda tera. Tambahkan air suling sampai tepat tanda tera.10 g mureksid (ammonium purpurate) dengan beberapa ml air suling dalam labu erlen meyer 250 ml. Kocok labu erlen meyer tersebut kemudian biarkan mengendap. Tambahkan 33.02 N sampai warna merah muda. 3. sambil dikocok-kocok lalu dinginkan. 0.5H2O kedalam labu ukur 1000 ml yang berisi 100 ml air suling. Tambahkan sedikit larutan AgNO 0.913 g K2Cr2O7dengan air suling didalam labu ukur 1000 ml 2. Larutkan 0. 2. 47) Larutan Brusi dan Asam Sulfanilat Larutkan 1.4008 mg Ca atau 1.01 M setara dengan 0. Biarkan selama 12 jam kemudian saring 4. tam bahkan air suling tepat pada tanda tera. 2.00 g brusin sulfat dan 0.2.00 ml larutan EDTA 0.0008 mg CaCo3 51) Larutan Fero Ammonium Sulfat. 5% 1. 2. 48) Larutan Campuran Natrium Hidroksida – Natrium Tiosulfat 1. Larutkan 50. Tambahkan 170 ml asam sulfat H2SO4 pekat 3. Larutkan 3. tambahkan air suling sampai tepat tanda tera.4 g merkuri (II) sulfat Hg2SO4 kemudian 4.1 g asam sulfanlat dengan 70 ml air suling panas didalam labu ukur 100 ml. sehingga dalam 1. 49) Larutan Campuran Kalium Dikromat – Merkuri Sulfat 1. 45) Larutan Indikator Kalium Kromat K2CrO4.723 g garan natrium EDTA dengan air suling dalam labu ukur 1000 ml 2. Larutkan 500 g NaOH dan 25 g Na2S2O3.

61) Larutan Kalium Persulfat. 59) Larutan Kanji 0.. 4.025N Larutkan 1. K4Fe(CN)6 Larutkan 8 g . larutkan 20-25 g KI dengan 100 ml air suling di dalam labu ukur 1000 ml. 56) Larutan Kalium Dikromat. 60) Larutan Kalium Permanganat. larutan ini stabil selama 1 minggu pada suhu 4o C 58) Larutan Kalium Iodida. a) Ukur 80 ml air suling dan masukkan ke dalam labu erlen meyer 250 ml. 5% Larutkan 5 g K2S2O8 dengan 100 ml air suling . KMnO4.2 g iod dan air suling sampai tepat tanda tera 2. dan tambahkan air suling sampi tepat pada tanda tera. 57) Larutan Kalium Ferisianida. 0. Cairan siap digunakan sebagai indikator 53) Larutan Indikator Rhodamin Larutkan 20 mg pedimetil amino benzol rhodamin dengan 50 ml aseton di dalam gelas ukur 100 ml.1/2 H2O dengan 400 ml air suling di dalam labu ukur 500 ml dan tambahkan air suling sampi tepat pada tanda tera.025 N sampai warna kuning c) Tambahkan 2-3 tetes larutan indikator kanji hingga warna larutan menjadi biru d) Lanjutkan titrasi dengan larutan baku natrium thiosulfat sampi warna biru hilang e) Catat pemakaian larutan baku natrium thiosulfat untuk perhitungan. tambahkan 3. Pisahkan cairan dari endapannya.3. tambahkan aseton sampai tepat tanda tera. 5% Larutkan 5 g KMnO4 dengan 100 ml air suling.226 g K2Cr2O7( yang sudah dikeringkan pada temperatur 103 oselama 2 jam) dengan 100 ml air suling didalam labu ukur 1000 ml.025 N 1.3715 g K(SbO)C4H4O. 55) Larutan Kalium Antimonil Tartrat Larutkan 1. K2Cr2O7. K4Fe(CN)6 dengan 100 ml air suling di dalam labu ukur 100 ml. dan tambahkan air suling sampi tepat pada tanda tera. K2S2O8.5% Larutkan 1 g kanji dengan 100 ml air suling. 54) Larutan Iod 0. tambahkan masingmasing 1 ml larutan asam sulfat pekat dan 10 ml larutan iod b) Titrasi segera dengan larutan baku natrium tiosulfat 0. simpan dalam botol coklat. kemudian panaskan sampai mendidih. tetapkan kenormalan larutan iod dengan tahapan sebaga berikut. KI 15% Larutkan 15 g KI dengan 100 ml air suling dan simpan di dalam botol coklat.

5% Larutkan 5. Larutkan 27. 300 ml air suling.0 g Na2B4O7dengan 100 ml air suling didalam labu ukur 1000 ml. Tambahkan 75 g NaCL dan aduk sampai terlarut sempurna. tambahkan air suling sampai tepat tanda tera. Jika diperlukan. Tambahkan air suling sampai tepat tanda tera. masukkan di dalam labu ukur 1000 ml. kemudian masukkan ke dalam gelas piala 1000 ml.5 g asam oksalat ke dalam 80 ml etil alkohol 95% di dalam labu ukur 100 ml.2 ml HCL pekat dan etil alkohol 95% sampai tepat pada tanda tera 66) Larutan Magnesium Klorida MgCl2 Larutkan 510 g MgCl2 6H2O dengan 100 ml air suling didalam labu ukur 100 ml.5 g MgSO4 7H2O dengan 500 ml air suling didalam labu ukur 1000 ml. Larutkan 500 mg N. CaCO3 1. Tambahkan 4.0 g Natrium Arsenit dengan 100 ml air suling di dalam labu ukur 1000 ml. 2. .(I. Tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera 63) Larutan Kalsium Klorida. 2. 2. Tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera 67) Larutan Magnesium Sulfat MgSO4 Larutkan 22. 70) Larutan Natrium Borat 0. panaskan sampai mendidih supaya larut sempurna. Encerkan dengan air suling sehingga volumenya menjadi 500 ml dan simpan dalam botol berwarna gelap dan larutan ini harus diganti setiap bulan atau bila warna larutan menjadi coklat tua. dan 100 ml etil alkohol atau isopropil alkohol 95%. Larutkan 630 mg kalsium karbonat dengan 50 ml HCL (1-5) didalam gelas piala 100 ml. Ukur 50 ml gliserol dan masukkan kedalam campuran tersebut. 3. Tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera 64) Larutan Kondisi Ukur 30 ml HCL pekat.62) Larutan Kalsium Karbonat.025 M Larutkan 5.5 g CaCl2 dengan 500 ml air suling di dalam labu ukur 1000 ml.Naftil Etilendiamin Dihidroklorida ) dengan 100 ml air suling di dalam gelas piala 500 ml. 69) Larutan Natrium Arsenit 0. tambahkan air suling sampai tepat tanda tera 68) Larutan Naftil Etilendiamin Dihidroklorida 1. CaCl2 1. 2. 65) Larutan Kurkumin 1. setelah dingin. Larutkan 40 mg kurkumin dan 0.

78) Larutan Natrium Klorida Nacl. tambahkan air suling sampai tepat pada tera 77) Larutan Natrium Klorida. Nacl.0141 N 1. 2. Tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera sehingga dalam 1. NaOH 1N Larutkan 40. Na2S2O3 0. Larutkan 824.025 N Larutkan 1.0 g Natrium Hidroksida dengan 500 ml air suling didalam gelas ukur 1000 ml. 30 % 1. 0. 72) Larutan Natrium Hidroksida. NaOH 2. tambahkan air suling sampai tepat pada tera. 74) Larutan Natrium Hidroksida. Larutkan 300 g Nacl dengan 100 ml air suling di dalam labu ukur 1000 ml sambil dikocok-kocok. NaOH 6 N Larutkan 240 g Natrium Hidroksida dengan 100 ml air suling didalam labu ukur 1000 ml.00 mg Nacl yang telah dikeringkan pada suhu 140 0C dengan 100 ml air suling di dalam labu ukur 1000 ml.05N 1. 80) Larutan Natrium Oksalat Na2C2O40. 2.35 g kristal natrium oksalat dengan 100 ml air suling di dalam labu ukur 1000 ml 2.5 N Larutkan 10 g NaOH dengan 50 ml air suling di dalam labu ukur 100 ml.71) Larutan Natrium Hidroksida. Tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera.04 N Pipet 4 ml larutan NaOH 10 N dan masukan didalam labu ukur 1000 ml.1 N Larutkan 4. Tambahkan air suling sampai tepat pada tera. . 76) Larutan Natrium Hidroksida. kemudian tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera 73) Larutan Natrium Hidroksida.575 g dengan 500 ml air suling di dalam labu ukur 1000 ml kemudiaan tambahkan air suling sampai tepat pada tera. NaOH 0.0 ml larutan mengandung 500 mg Cl. tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera. 75) Larutan Natrium Hidroksida. NaOH 10 N Larutkan 80 g NaOH dengan 100 ml air suling didalam labu ukur 200 ml.00 g NaOH kedalam 1000 ml air suling. Larutkan 3. 81) Larutan Natrium Sulfit. 79) Larutan Natrium Klorida –HidroksilaminSulfat Larutkan 120 g Nacl dan 120 g Hidroksilamin Sulfat (NH 2OH) H2SO4 ke dalam 1000 ml air suling. Tambahkan air suling sampai tepat pada tera. NaOH 0.

205 g Na2S2O3 5H2O dengan 100 ml air suling yang sudah didihkan didalam labu ukur 1000 ml . buat larutan ini pada saat akan di gunakan. 1.025 N dan masukkan kedalam labu erlen meyer 250 ml 2. . tambahkan air suling sampai tepat pada tera. catat pemakain natriun thiosulfat untuk perhitingan. Pipet 20 ml larutan baku K2Cr2O7 0. Tambahkan air suling sampai volume menjadi 100 ml kemudiaan tambahkan 2 g serbuk KI murni dan 2 ml H2SO4 4N 3. Titrasi dengan larutan baku Na2S2O3 0.025 N sampai berwarna kuning 4. kemudian lanjutkan titrasi sampai warna biri hilang 5. Tambahkan 2-3 tetes larutan indikator kanji sampai timbul warna biru.82) Larutan Natrium Thiosulfat Na2S2O30.025 N Larutkan 6. Tetapkan kenormalan larutan Na2S2O3 dengan tahapan sebagai berikut.