You are on page 1of 19

PROSES PENGOLAHAN

LIMBAH INDUSTRI CAT
DISUSUN OLEH :
ASEP
DWITA FATMAWATI
FIRNA FITRIANI AMIN
INTAN PURNAMA ALIM
NIDA RIZKIYAH

.Cat campuran dari zat pewarna yang tersuspensi dalam campuran seperti minyak dan digunakan untuk menutupi permukaan berbagai macam benda.

zat pewarna dan lain-lain. pigmen dan ekstender. . Tanah Liat dan lain-lain.Organik Ekstender : Kalsium Karbonat. Kapur. Vinil dan lain-lain Pelarut : Aromatik. Alifatik.Bahan Baku      Bahan baku utama yang digunakan dalam proses produksi cat adalah resin. Alkohol. Aklirik. dan lainlain Pigmen : TiO2 . pelarut. Resin : Alkid.Anorganik . Bahan Pembantu: Plasticizer. Ketone.

Proses Pembuatan Cat .

Jenis-Jenis Cat .

2. Limbah Cair Limbah Padat .Limbah Cat 1.

LIMBAH PADAT .

Flinkote ini biasanya digunakan sebagai pelapis anti karat pada logam seperti pada bangunan maupun pada mobil. Penanganan limbah ini dilakukan dengan pengumpulan setiap hari kerja dan ditempatkan di TPS pabrik lalu diangkut/dibeli oleh perusahaan daur ulang kemasan.  Kemasan Bekas Limbah ini dihasilkan dari bekas kemasan bahan baku/penolong berupa kantong/sak atau karung dari kertas dan plastik. Lumpur / Sludge Limbah ini dihasilkan dari proses pengolahan air limbah di IPAL pabrik. pengeringan sampai pada pembuatannya menjadi flintkote sebagai produk sampingan (dengan catatan perusahaan telah memiliki izin pemanfaatan limbah B3 dari Kementerian Lingkungan Hidup). Limbah ini bersifat B3 (bahan beracun dan berbahaya) sehingga penanggulangannya sangat hatihati mulai dari pengumpulan. .

LIMBAH CAIR .

pembilasan dan pembersihan tangki serta peralatan proses produksi cat.Sumber Limbah Sumber utama limbah cair berasal dari pencucian. yaitu :  Air pencucian  Ceceran dari proses produksi  Laboratorium dan bak-bak pencucian  Air pendingin dan boiler (blow down)  Pencucian alat-alat transportasi bahan-bahan baku dan penolong pembuatan cat  Peralatan pengendalian pencemaran udara yang menggunakan air seperti wet-scrubber dan alat lainnya. .

kimia dan biologi untuk mengurangi kadar parameter utama limbah cair yang dihasilkan. timbal (Pb). kromium (Cr6+). seng (Zn). besi (Fe) dan titanium (Ti) serta parameter lainnya. . seperti : merkuri (Hg). tergantung pada jenis bahan baku dan bahan tambahan yang digunakan. cadmium (Cd).Pengolahan limbah cair industri cat dapat menggunakan teknologi pengolahan limbah secara fisik. Banyak logam berat yang terkandung dalam limbah cair produksi cat.

diantaranya : Ekualisasi debit limbah dengan tangki pengumpul Pengaturan pH Pengendapan lumpur Pengentalan atau pengeringan lumpur Filtrasi atau penyaringan Tangki penyimpanan akhir . 2. 6. 3. Umumnya terbagi menjadi 6 bagian.Proses Pengolahan 1. 5. 4.

Ekualisasi debit limbah dengan tangki Tujuan utama dari instalasi tangki ekualisasi di dalam suatu instalasi pengolahan air limbah adalah untuk mencapai debit air limbah yang konstan atau mendekati konstan.1. antara lain: Meningkatkan performa proses biologi akibat tidak adanya shock loading  Meningkatkan kualitas efluen serta performa thickening (pengentalan lumpur) dalam tangki sedimentasi kedua karena solids loading yang konsisten  Mengurangi luas area permukaan filter  Meningkatkan kontrol penambahan bahan kimia dan keterandalan proses pengolahan kimia  . Tercapainya debit yang konstan akan bermanfaat bagi unit-unit pengolahan selanjutnya.

Proses ini hanya dapat terjadi apabila keadaan pH nya asam sehingga perlu dikondisikan dahulu. Pengaturan pH pH adalah faktor yang penting dalam proses penyisihan logam.2. Setelah menjadi kromium (Cr3+) baru dapat diendapkan tetapi setelah pH dinaikkan kembali. . Seperti contoh adalah dalam penyisihan logam kromium (Cr6+) yang bersifat oksidator kuat dimana sebelum diendapkan kromium (Cr6+) diubah dahulu menjadi kromium (Cr3+) yang lebih tidak berbahaya. Hal ini disebabkan karena untuk setiap logam memiliki kondisi dimana dia bisa mengendap.

Koagulan yang umumnya dipakai adalah kapur.3. garam-garam besi seperti ferri sulfat dan PAC (polyaluminium chloride). Pada metode ini biasanya digunakan suatu koagulan sintetik. Pengendapan lumpur Metode pengendapan dengan koagulasi dipilih karena dalam limbah cat terdapat konstituen kimia seperti kation-kation yang dapat diubah menjadi bentuk senyawa tak larut dengan menambahkan koagulan. garamgaram aluminium seperti aluminium sulfat . .

4. Feeding . Pembuangan dan Pembersihan Belt. Tahapan proses pada sludge dewatering dengan BFP yaitu Flokulasi . Penirisan . Kompaksi dan Pengeringan . proses yang berlangsung di dalam BFP adalah memeras cake (lumpur dengan konsentrasi padatan yang tinggi) di atas belt (sabuk berjalan) sehingga air yang masih terkandung di dalam cake dapat keluar dan lumpur menjadi kering. Penyaringan . Pada prinsipnya. Pengentalan atau pengeringan lumpur Sistem ini menggunakan pengental dan penjernih yang dilanjutkan dengan belt filter press atau gulungan pengeringan sedangkan air yang dihasilkan oleh perlakuan ini dikembalikan ke unit awal pengolahan limbah. .

pecahan kaca. abu. Filtrasi atau penyaringan Filtrasi merupakan proses pengolahan air limbah dengan cara mengalirkan air limbah melewati suatu media filter (lapisan berpori) yang disusun dari bahan-bahan butiran dengan diameter dan tebal tertentu. antrasit. . seperti granular (kerikil). batuan kecil. pasir. Lapisan berpori ini dapat terdiri dari bermacam-macam bahan.5.

6. sehingga pembuatan cat solvent-based dalam pembuangan limbah diharapkan mencapai zero waste. . Penanganan limbah cair untuk industri pembuatan cat terutama dilakukan pada saat pencucian peralatan pada pembuatan cat solvent-based yang tidak boleh tercecer dan masuk ke saluran drainase melalui pemeliharaan lingkungan pabrik yang baik dan benar. Tangki penyimpanan akhir Air hasil olahan ini digunakan kembali dalam proses produksi sehingga mengurangi jumlah penggunaan air bersih dan mengurangi jumlah air limbah yang dibuang ke lingkungan.

TERIMAKASIH .