You are on page 1of 21

MAKALAH

MIKROBIOLOGI TANAMAN

“PROTISTA”

DI SUSUN OLEH

NAMA
ILHAM

NIM
12 54211 020

AGROTEKNOLOGI
SEKOLAH TINGGI ILMU PERTANIAN
YAYASAN PERGURUAN ISLAM MAROS
2015

1

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis haturkan kehadirat Allah SWT yang mana telah
memberi rahmat dan hidayah-Nya sehingga dalam proses penyelesaian
makalah ini dapat terselesaikan tanpa suatu halangan dan rintangan yang
cukup berarti.
Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan
kita Rasululllah Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya
yang telah membimbing kita dari jalan kegelapan menuju jalan islami.
Adapun judul dari makalah ini adalah “PROTISTA” yang merupakan
tugas mata kuliah Mikrobiologi Tanaman.
Tak lupa penulis mengucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada semua pihak yang telah bersusah payah membantu
hingga terselesaikannya penulisan makalah ini. Semoga semua bantuan
di catat sebagai amal sholeh dihadapan Allah SWT.
Penulis menyadari, walaupun kami telah berusaha semaksimal
mungkin dalam menyusun makalah sederhana ini, tetapi masih banyak
kekurangan yang ada didalamnya. Oleh karena itu, segala tegur sapa
sangat penulis harapkan demi perbaikan makalah ini. penulis berharap
akan ada guna dan manfaatnya makalah ini bagi semua pihak.
Amin.
Maros, 09 Juni 2015

Penulis

ii

............... 16 BAB III PENUTUP ....... iii BAB I PENDAHULUAN ............................................................ 3 B.................................................................................................................................................. 2 C.......... Kesimpulan .................................................... Latar Belakang ...................................................................................................................................................... 3 D..................................................... 1 A................................ Saran ................................... 3 C.............. 17 B.................... 1 B.......................................................................................................... Ciri-Ciri Protista ................ 18 iii ................................................................... Pengertian Protista . 2 BAB II PEMBAHASAN .... ii DAFTAR ISI ...........................DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL .......... 17 A....... Tujuan .................... Pengelompokkan Protista Berdasarkan Cara Memperoleh Makanan ............. Peran Protista Bagi Kehidupan ........................................................................................ 17 DAFTAR PUSTAKA........................................................................................ Rumusan Masalah ....... i KATA PENGANTAR ........................................................................ 4 E..................................... Klasifikasi Protista .................. 3 A........................................................................

Latar Belakang Banyak sekali organisme mikroskopis yang dalam hidup tidak pernah melalui stadium multi sel. Anggotanya bukan hewan. dan ganggang. Pada beberapa klasifikasi kingdom Protista terdiri dari semua organisme uniseluler tapi ini mengakibatkan kelompok ganggang terbelah karena ada ganggang multiseluler. dan pembelahan selnya sangat beragam. Kingdom ini terdiri dari organisme tingkat rendah: protozoa. mempunyai inti yang jelas dan organel yeng dikelilingi membrane. Organisme ini bisa berupa tumbuhan maupun hewan. jamur lender. Organisme tersebut kemudian disepakati disebut Protista. 1 . Adakalanya organisme tertentu sulit digolongkan. dan jamur air (dulu masuk ke dalam kingdom fungi). Protista merupakan suatu takson yang anggotanya sangat beragam. Pada dasarnya kingdom ini mempunyai kesamaan struktur yang sederhana walaupun daur hidup. Anggotanya sebagaian uniseluler dan organisme multiseluler yang sel-selnya belum terdiferensiasi.BAB I PENDAHULUAN A. Organisme-organisme ini disebut organisme uniseluler. Hidup bebas di laut atau air tawar. atau parasit di cairan tubuh atau jaringan mahluk hidup lain. bukan tumbuhan. Tubuh organisme semacam ini merupakan suatu masa protoplasma tunggal yang berupa sel saja. Respirasi terjadi secara aerobic. hanya terbagi menjadi sitoplasma dan nucleus. organisasi sel. Semua anggota kingdom Protista merupakan eukariotik. dan bukan prokariot. beberapa mendekati sifat tumbuhan. bukan jamur. yaitu sel tunggal yang hidup sendiri dengan bebas. Beberapa Protista mendekati sifat hewan.

Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas. 2. cara memperoleh makanannya. Untuk mengetahui peranan protista bagi kehidupan. rumusan masalah dari makalah ini adalah sebagai berikut : C. makanannya ? Bagaimana klasifikasi protista ? Bagaimana peranan protista bagi kehidupan ? Tujuan berdasarkan rumusan masalah di atas. Untuk mengetahui ciri-ciri protista. Untuk mengetahui klasifikasi protista. 1.B. Apa pengertian dari protista ? Apa saja ciri-ciri dari protista ? Bagaimana pengelompokan protista berdasarkan cara memperoleh 4. Untuk mengetahui bagaimna pengelompokan protista berdasarkan 4. 2 . tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut : 1. 3. 3. Untuk mengetahui pengertian protista. 5. 5. 2.

Protista ada yang bersifat autrotrof. anorganik menggunakan energi cahaya. hidup bebas di laut. air tawar. Contohnya : Alga/alga. 5. Eukariotik. adapula yang heterotrof. B. sudah memiliki membran inti. yaitu protista yang mempunyai klorofil sehingga dapat membuat makanan sendiri melalui fotosintesis. Ada yang cuma satu sel (uniseluler) dan ada yang banyak sel 3. Ciri-Ciri Protista Protista memiliki ciri-ciri sebagai berikut : 1. Protista heterotrof. (multiseluler) Hidup bebas koloni/soliter dan simbiosiS Beberapa meiliki alat gerak sederhana Ada yang punya pigmen warna (alga) Ada yang autotrof (memproduksi makanan sendiri) ada juga yang 7. Belum memiliki sistem jaringan yang jelas. seperti ganggang laut. 2. 6. dengan cara: 3 . namun terdapat pula Protista yang multiseluler. 2006).BAB II PEMBAHASAN A. heterotrof dengan menyerap atau menelan makanan. atau sebagai parasit pada mahluk hidup lain. Protista telah memiliki membran inti sehingga disebut organisme eukariotik (Abdurahman. 4. Fotosintesis adalah proses pembentukan senyawa organik dari senyawa 2. Protista autototrof. yaitu protista yang tidak dapat membuat makanan sendiri sehingga memerlukan makanan organik dari lingkungannya. Pengertian Protista Pada umumnya Protista adalah mahluk hidup uniseluler. C. Berbeda dengan Monera. Pengelompokkan Protista Berdasarkan Cara Memperoleh Makanan Berdasarkan cara memperoleh makanannya protista dikelompokkan menjadi : 1.

dimakan tersebut ke dalam sel. Protista mirip tumbuhan (alga). dan tidak dibatasi dinding kuat yang disebut plasmodium yang dapat dijumpai dalam siklus hidupnya. dan siklus hidupnya. cara reproduksi. zigotnya dapat bergerak (motil) karena memiliki flagel. yang saprofit. Protista ini dikatakan mirip jamur karena kemiripannya dalam hal morfologi dan sifatnya.a. Pada jamur. Protista Mirip Jamur (Jamur Lendir) Protista mirip jamur disebut juga jamur lender. zigotnya tidak dapat bergerak (imotil) karena tidak memliki flagela. 1. a. Myxomycota memiliki fase ameobid. Protista saprofit dan parasit. Plasmodium dapat bergerak seperti amoeba di atas substrat dan mencerna makanan secara fagositosis. Klasifikasi Protista Protista dikelompokan menjadi tiga kelompok. Contoh: jamur. 2006). yaitu proses memakan makhluk hidup lain (misal : bakteri) dengan cara memasukkan makhluk hidup yang b. Perbedaannya dengan jamur terletak pada susunan sel. dan Oomycota (Abdurahman. menelan partikel atau sel secara langsung. Anggota Myxomycota biasanya memiliki pigmen kuning atau oranye dan bersifat heterotrof. Protista mirip jamur terdiri atas tiga filum. Acrasiomycota. Myxomycota Filum Myxomycota terdiri atas jamur lendir. D. Adapun pada jamur lendir. yakni Myxomycota. yakni. saprofit artinya mencerna makanan organik di luar sel dari sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati dan parasit artinya menyerap sari-sari makanan dari makhluk hidup inangnya. Contoh spesies Myxomycota adalah Physarium sp. berinti banyak. Contohnya: Protozoa. Protista mirip jamur (jamur lender). 4 . dan Protista mirip hewan (protozoa). Fagositosis.

dan memperoleh makanan secara fagosit ( memasukkan makanan ke dalam sel dan makanan dicerna di dalam sel pada bagian yang disebut vakuola makanan). Jamur dari filum Myxomycota merupakan bentuk spongarium jamur lender (Abdurahman.Gambar 1. 4) pada fase vegetatif/plasmodium ini dapat bereproduksi secara vegetatif dengan cara pembelahan biner (satu plsmodium membelah menjadi dua plasmodium). 2006) ciri-ciri Myxomycota : 1) Habitat di hutan basah. yang merupakan massa sitoplasma berinti banyak dan bergerak seperti amoeba istilahnya ameboid. 2) Fase hidupnya ada dua fase yaitu fase hewan (fase berbentuk plasmodium) dan fase tumbuhan (fase plasmodium mengering membentuk tubuh-tubuh buah yang bertangkai). Contoh jamur ini adalah Dictyostelium discoideum. kayu lapuk. 5) Jika telah dewasa plasmodium akan menuju tempat yang kering dan membentuk badan buah (fruiting bodies) selanjutnya badan buah akan membentuk sporangium (kotak spora). batang kayu yang membusuk. 3) Struktur tubuh vegetatif berbentuk seperti lendir yang disebut plasmodium. 5 . tanah lembab.

dan jamur berbulu halus (downy mildew). 2006) ciri-ciri Oomycota : 1) Habitatnya di tempat yang lembab/perairan 2) Jamur air mempunyai hifa yang tidak bersekat (senositik) 3) Dinding sel dari selulosa 6 . Phytophthora (parasit pada tanaman kentang). Contoh jamur air adalah Saprolegnia (parasit pada telur ikan). Oomycota memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa. b. Organisme ini terdiri atas hifa (filamen atau benang halus yang membentuk bagian vegetatif jamur) yang terlihat seperti jamur pada umumnya. dan sel gamet ini melakukan singami. Oomycota Oomycota dikenal sebagai jamur air (water molds). Hasil peleburan berupa zigot dan zigot tumbuh dewasa menjadi plasmodium kembali. Saprolegnia adalah contoh jamur air yang hidup parasit di dalam organisme lain (Abdurahman. Pada umumnya. 6) Spora yang berkecambah akan membentuk sel gamet yang bersifat haploid.Sporangium yang masak akan pecah dan spora tersebar dengan bantuan angin. Singami adalah peleburan dua gamet yang bentuk dan ukurannya sama (yang tidak dapat dibedakan jantan dan betinanya). dan Phytium (penyebab busuknya kecambah dan busuk akar) Gambar 2. Beberapa lagi merupakan parasit pada ikan. jamur air merupakan pengurai yang tumbuh pada alga atau hewan mati. karat putih ( white rust).

Sedangkan Protista mirip tumbuhan multiseluler sering disebut alga. terutama pada saat membentuk agregat di salah satu tahap siklus hidupnya. Protista Mirip Tumbuhan (Alga) Protista mirip tumbuhan uniseluler. Acrasiomycota memiliki tubuh buah yang berfungsi sebagai alat reproduksi aseksual dan umumnya tidak memiliki fase berflagel. Walaupun sebagaian termasuk organisme mikroskopik.4) Reproduksi vegetatif dengan cara membentuk zoospora yang memiliki dua flagel untuk berenang. c. tetap Acrasiomycota Acrasiomycota berbeda dengan Myxomycota. 7 . Acrasiomycota merupakan organisme haploid. sering disebut juga sebagai fitoplankton. sedangkan pada Myxomycota didominasi oleh fase diploid. Gambar 3. 2006) 2. Protista fotosintetik ini tersebar secara luas di lautan dan danau-danau. Dictyostelium merupakan contoh spesies dari phylum Acrasiomycota (Abdurahman. Acrasiomycota merupakan individu utuh yang dipisahkan oleh membran. Acrasiomycota mempertahankan identitasnya sebagai satu sel. 5) Reproduksi generatif dengan cara fertilisasi yang akan membentuk zigot yang tumbuh menjadi oospora.

a. dan pohon. seperti Chlorella. dan menyokong siklus kehidupan dalam kehidupan air. dan Chlorophyta (Abdurahman. vakuola. ada yang berukuran mikroskopis (tidak tampak mata telanjang) seperti navicula. batu. Contoh Euglenophyta yang melimpah di alam adalah Euglena. yaitu menyerap karbondoksida. puluhan meter. yaitu Euglenophyta. ada juga yang berukuran sangat besar seperti Macrocystis yang mencapai b. Fitoplankton di lautan menyumbangkan sekitar 70% dari semua aktivitas fotosintesis yang ada di muka bumi ini. tanah basah. Bereproduksi dengan dua cara seksual dan aseksual. ataupun cakram. e. Bacillariophyta (Diatomae). dibagi menjadi 7 filum. hidup individual. sungai. Beberapa jenis Euglena autotrof dapat menjadi heterotrof ketika tingkat cahaya rendah (Abdurahman. koma. 2006).Organisme ini memiliki peran yang sangat penting. Alga dapat membuat makanan sendiri melalui proses fotosintesis dengan memanfaatkan bahan-bahan organik dan cahaya matahari. mengisi atmosfer dengan oksigen. Phacophyta. Untuk yang bersel satu ada yang hidup berkoloni dengan bentuk-bentuk yang unik seperti bentuk bola. Ciri-ciri alga: a. f. Euglenophyta Euglenophyta merupakan organisme uniseluler yang memiliki flagella. danau. kontraktil. Sebagian besar hidup di habitat berair seperti kola. Rhodophyta. b. Cryshophyta. Euglenophyta dapat hidup secara autotrof atau heterotrof. Alga multiseluler ada yang berbentuk benang dan lembaran. Pyrrophyta (Dinoflagellata). Ukurannya beraneka ragam. laut. Alga ada yang uniseluler dan multiseluler. 2006). d. Chrysophyta 8 . dan kloroplas. Ada yang c. stigma yang dapat menangkap cahaya. Protista mirip tumbuhan. rawa.

memiliki dua flagel. (a) (b) Gambar 4. Sebagaian lagi memiliki dinding sel pectin. Diatom termasuk alga uniseluler dan merupakan penyusun fitoplankton. Contoh spesies anggota Cryshophyta dalah Synura dan Mischococcus. bahan pembuatan jalan. Dinding selnya mengandung pectin dan silikat. c. Bentuk Diatom sangat khas (Gambar 5) dengan dinding tubuhnya yang terdiri atas kotak (hipoteka) dan tutup (epiteka). Sebagaian tidak memiliki dinding sel dan dapat merayap seperti Amoeba. penyuling gasoline. tanah ini bernilai ekonomis tinggi karena dapat digunakan sebagai bahan penggosok. cangkangnya akan bertumpuk membentuk tanah diatom. klorofil b.Alga cokelat-keemasan memiliki variasi struktur dan bentuk.000 spesies. Apabila mati. pigmen karoten. dan pigmen fukosantia yang merupakan sumber warna keemasan. Alga cokelat-keemasan memiliki klorofil a. Bacillariophyta (Diatom) Filum ini memiliki anggota yang paling banyak. Antara kotak dan tutup tersebut terdapat celah yang disebut rafc. Cryshophyta kebanyakan hidup di air tawar dan hanya beberapa di laut. 2006). sampai 9 . baik di perairan tawar maupun di lautan. yaitu sekitar 10. contoh spesies Cryshophyta (a) Synura dan (b) Mischococcus (Abdurahman.

Rhodophyta 10 . Beberapa Dinoflagellata ditutup oleh membrane sel. umumnya Dinoflagellata hidup di lautan. dino artinya pasaran air). seperti halnya sel pada tumbuhan. Ceratium sp (Abdurahman. yaitu sekitar 4.bahan dinamit. contohnya Ceratium sp. 2006). e. 2006).000 spesies. pyrophyta (Dinoflagellata) Dinoflagellata diberi nama demikian karena pergerakannya dibantu dua flagella mirip cambuk (dalam bahasa latin. sedangkan yang lainnya ada yang ditutupi oleh dinding selulosa. Walaupun beberapa jenis Dinoflagellata hidup di air tawar. Macam-macam bentuk Diatom (Abdurahman. Gambar 5. Rhodophyta (Alga Merah) Rhodophyta atau alga merah merupakan phylum yang memiliki pigmen dominan fikoeritrin atau merah. Diatom sering tampak bergerak maju mundur dan berputar. d. Gambar 6. Phylum ini memiliki anggota yang banyak.

500 spesies. Secara aseksual. ada pula yang hidup di perairan tawar. Perkembangbiakan Phaeophyta dapat terjadi secara aseksual dan seksual. (a) (b) (c) 11 . dan Turbinaria. 2006). Phaeophyta menghasilkan gamet jantan dan gamet betina. Phaeophyta (Alga Cokelat) Phylum Phaelophyta adalah alga yang memiliki anggota cukup banyak. Secara aseksual. Gambar 7. Untuk perkembangbiakan secara seksual. Perkembangbiakan Rhodophyta terjadi secara aseksual dan seksual. Hampir semua anggotanya adalah multiseluler dan sebagian besar hidupnya di laut. Fucus. Adapun secara seksual. yaitu sekitar 1.habitatnya sebagaian besar di laut. f. Akan tetapi. Pigmen yang paling dominant pada Phaeophyta adalah fukosantin atau warna cokelat. Adapun gamet betinanya berflagela. Alga Merah (Rhodopyta) (Firmansyah dkk. Rhodohyta membentuk tetraspora yang akn menjadi gamet membentuk gamet jantan dan gamet betina. Hanya beberapa jenis saja yang hidup di perairan tawar. flagella dan disebut spermatium. Phaeophyta berkembang biak dengan membentuk zoospore. Contoh dari laga cokelat adalah Sargassum.

Ganggang hijau memiliki dinding sel yang tersusun dari selulosa dengan cadangan makanan berupa amilum. (a) Sargassum (b) Fucus (c) Turbinaria. Ganggang hijau berkembang biak secara aseksual dengan membelah diri. Selain klorofil. Protista Mirip Hewan Protozoa berasal dari bahasa Yunani yaitu Protos artinya pertama dan Zoon artinya hewan. 2006). Chlorophyta (ganggang hijau) Ganggang hijau atau Chlorophyta memiliki pigmen dominant berupa klorofil dengan jenis klorofil a dan klorofil b.Gambar 8. Seluruh kegiatan hidupnya dilakukan oleh sel itu sendiri melalui organel-organel yang ada di dalam sel yang secara fungsi mirip dengan sistem organ pada hewan-hewan bersel banyak (metazoa). 3. serta di tempat-tempat lembab. Jenis ganggang lainnya hidup di laut dangkal . Protozoa sering disebut hewan bersel satu (uniseluler). Ganggang hijau diperkirakan berjumlah 7. Sebagain besar ganggang hijau hidup di air tawar. Ganggang hijau berkembang biak secara isogami. atau oogami. pembentukan spora. misalnya kolam dan genangan air. dan fragmentasi. 12 . g. Klorofil b tidak dimiliki oleh jenis ganggang lain.000 spesies (Firmansyah dkk. contohnya Ulva. Ganggang hijau uniseluler ada yang memilik flagellum sehingga dapat bergerak. anisogami. ganggang hijau ada yang uniseluler dan ada yang multiseluler.

pseudopodia tebal membulat berfungsi dan sebagai ada alat yang tipis gerak dan memangsa makanan. dan Sporozoa. air tawar atau air laut Bentuk tubuh protozoa berbeda-beda pada fase yang berbeda g. misalnya kekeringan. bulu getar (cillia) atau bulu h. 13 . Bentuk pseudopodia sangat bergam. Rhizopoda tertentu dapat beradaptasi untuk mempertahankan hidupnya dengan membentuk kista. Flagellata. Bersifat eukariotik/berinti sejati (inti dilindungi oleh membran inti ) sehingga substansi genetik/ kromosom terpisah dengan c. contohnya Amoeba proteu. Rhizopoda Bergerak dengan penjuluran sitoplasma selnya yang membentuk pseudopodia (kaki semu). organisme lain (fagosit. namun jika lingkungan kurang baik dapat membentuk lapisan pelindung yang tebal d. a. organik. yaitu Rhizopoda. Ciliata. ada yang meruncing. disebut Kista/cysta setelah lingkungan baik kista pecah. Hewan ini ada yang bercangkang. Protozoa memiliki alat gerak bermacam-macam antara lain ada yang berupa kaki semu. Protozoa yang sudah teridentifikasi berjumlah lebih dari 60 ribu jenis spesies. Rhizopoda berkembang biak secara aseksual dengan pembelahan biner.Ciri-ciri protozoa : a. dalam siklus hidupnya. Ukurannya antara 3 – 1000 mikron merupakan organisme mikroskopis bersifat heterotrof artinya makanan tergantung e. contohnya Globigerina dan ada yang telanjang. Jenis Protozoa yang sangat beragam tersebut dapat dibedakan menjadi empat kelas berdasarkan alat geraknya. sitoplasma karena ada pembatas membran inti (caryotheca) Selnya tidak memiliki dinding sel. Pada kondis lingkungan yang tidak menguntungkan. cambak (flagel). saprofit atau parasit) Tempat hidupnya adalah tempat yang basah yang kaya zat f. Pada umumnya protozoa berkembangbiak dengan membelah diri / pembelahan biner. Protozoa merupakan hewan bersel tunggal ( uniseluler ) b.

Flagellata ada yang hidup bebas di lingkungan berair. yaitu memiliki dua inti. atau protozoa lainnya (Aryulina dkk. Flagellata (Mastigophora) bergerak dengan menggunakan bulu cambuk atau flagellum. Flagellata berkembeng biak secara aseksual pembelahan biner membujur. Selain berfungsi untuk bergerak silia juga merupakan alat Bantu untuk makan. atau parasit dalam tubuh hewan (Aryulina dkk. hidup bersimbiosis. Rhizopoda bersifat heterotrof dengan memangsa alga uniseluler. Sel CIliata memiliki cirri khusus lain. Silia membantu pergerakan makanan ke sitostoma. Apabila telah penuh. Letak flagellum juga ada yang di bagian depan sel (anterior) sehingga saat bergerak seperti menarik sel. baik air tawar maupun laut. Makanan yang terkumpul di sitostoma akan dilanjutkan ke dalam sitofaring (kerongkongan sel). Reproduksi seksual dilakukan dengan konjungasi (Aryulina dkk. makanan akan masuk ke sitoplasma dengan membentuk vakuola makanan. b. Reproduksi aseksual. baik di darat maupun di laut. Ciliata hidup bebas di lingkungan berair. Ciliata juga hidup di dalam tubuh hewan lain secara simbiosis maupun parasit. 2006).Rhizopoda umumnya hidup bebas di tanah yang lembab dan lingkungan berair. misalnya pada dengan Trypanosoma. yaitu dengan pembelahan biner membujur (transversal). Ciliata (Ciliophora) Bergerak dengan menggunakan silia (rambut getar). 2006) d. 2006) c. baik air tawar maupun laut. yaitu makronukleus dan mikronukleus. Ciliata melakukan reproduksi secara aseksual dan seksual. bakteri. Sebagian besar Flagellata memiliki dua flagellum ada yang di bagian belakang sel (posterior) sehingga saat bergerak seperti mendorong sel. Sporozoa (Apicomplexa) 14 .

seluruh jenis Sporozoa hidup sebagai parasit pada hewan atau manusia. Protista ada yang menguntungkan. Leishmania tropica. Contoh lainnya. Reproduksi aseksual dilakukan dengan cara pembelahan biner. Anggota phylum ini umumnya pathogen. dengan beberapa perubahan bentuk serta membutuhkan dua atau lebih inang. Phylum lainnya adalah Zoomastigophora. Peran tersebut dapat menguntungkan dan juga dapat merugikan. yaitu Entamoeba histolitica yang menyebabkan amebiasis. penyebab penyakit kulit dan Trypanosoma gambiense. 1.Sporozoa tidak meiliki alat gerak. Umumnya dari kelompok alga. E. Peran Protista Bagi Kehidupan Protista memiliki peranan bagi kehidupan. Sebagaian besar anggota Protozoa merupakan pathogen pada manusia dan hewan. Berikut akan diuraikan mengenai peranan protista bagi kehidupan. 15 . 2006). contohnya pada Protozoa. Pernahkah anda mengalami diesntri? Disentri merupakan suatu penyakit dengan gejala buang air besar bercampur lender. Peran Protista yang Menguntungkan Selain dapat merugikan. Peran Protista yang Merugikan Anggota Protista ada yang merugikan. Sebagai Protista yang mirip tumbuhan. penyebab penyakit tidur (Abdurahman. 2. Sporozoa melakukan reproduksi secara aseksual dan seksual. Contoh dari phylum Zoomastigophora adalah Trichomonas vaginalis yang menyebabkan penyakit kelamin pada wanita. Penyebabnya adalah Entamoeba dysentriae. Pergiliran reproduksi aseksual dan seksualnya kompleks. Reproduksi seksual dilakukan dengan pembentukan gamet dan dilanjutkan dengan penyatuan gamet jantan dan betina Firmansyah dkk. 2006). contohnya phylum Rhizopoda.

sebagai bahan pangan. dan bahan dasar kosmetika. alga juga memilik peran yang bermanfaat bagi organisme lain. khususnya di ekosistem perairan.alga merupakan produsen bagi organisme lain di suatu ekosistem. 16 . Selain itu. Contohnya. 2006). bahan obat-obatan. seperti makanan dan bahan-bahan kosmetik (Abdurahman. selain itu. alga juga dapat dibudidayakan menjadi bahan dasar berbagai macam produ.

yaitu Protista mirip hewan atau biasa di sebut Protozoa. 17 . pembaca juga harus menambah ilmu pengetahuannya lagi tentang materi Protista ini dengan mencari lagi buku-buku bacaan lainnya atau dari internet. Saran Sebaiknya para pembaca jangan puas terhadap makalah ini saja. Kesimpulan Protista di golongkan menjadi 3. B.BAB III PENUTUP A. diantaranya memiliki klorofil. Digolongkan mirip hewan karena ciri-cirinya hampir sama seperti hewan. dan Protista mirip jamur. Protista mirip tumbuhan atau alga. Tidak bergerak. juga tidak memiliki klorofil. Di golongkan mirip tumbuhan karena ciricirinya hampir sama seperti tumbuhan. diantaranya bergerak. Di golongkan mirip jamur karena ciri-cirinya tidak mirip hewan maupun tumbuhan.

https://www.com/doc/239517975/Makalah-Kingdom-Protista-DanMonera http://naomiwahe.html 18 . 2004. Biologi Kelompok Pertanian. Bandung. dkk. Penerbit PT Grafindo Media Pratama.blogspot. Rikky. Mudah dan Aktif Belajar Biologi. Abdurahman.scribd. 2006. Deden. Bandung.com/2012/11/makalah-biologi-tentangprotista. Penerbit PT Grafindo Media Pratama.DAFTAR PUSTAKA Firmansyah.