You are on page 1of 11

SATUAN ACARA PENYULUHAN

HIPERTENSI (TEKANAN DARAH TINGGI)
DI WILAYAH GUBENG KLINGSINGAN RT 07 RW 03 SURABAYA

Disusun oleh :

1. Jatmiko Andi Rama
(P27820112050)
2. Anisa Joy vici
(P27820112054)
3. Muhammad Irfan (P27820112069)
4. Dwi Dayu W
(P27820112120)
5. Citra Florientia D (P27820112110)
6. Devi Febriana
(P27820112107)
7. Titis Wahyuni
(P27820112118)
8. Tri Aisha Wijayanti(P27820112032)
9. Fitri Sudarirawati (P27820112041)
10. Deni Hariyanto
(P27820111046)
Tingkat III

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SURABAYA
PRODI D III KEPERAWATAN KAMPUS SOETOMO SURABAYA
2015

SATUAN ACARA PENYULUHAN
I.

PENGANTAR

Pengertian hipertensi (tekanan darah tinggi) b. Leaflet VII. Mengerti komplikasi hipertensi (tekanan darah tinggi) IV. Mengertiklasifikasi hipertensi (tekanan darah tinggi) c.00-selesai Tempat : Di Gubeng Klingsingan RT 07 RW 03 Surabaya Peserta : Warga Gubeng Klingsingan RT 07 RW 03 Surabaya Pemateri : Mahasiswa DIII Keperawatan Soetomo Kelompok 8 Kelas Reguler dan Kelompok 9 Kelas Non Reguler II.Topik : Hipertensi (tekanan darah tinggi) Hari/Tanggal : Senin 08 Juni 2015 Waktu / Jam :19. TUJUAN INTERAKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti penyuluhan selama ± 45menit warga RT 07 Gubeng Klingsingan Surabaya mengetahui dan mampu: a. TUJUAN INTERAKSIONAL UMUM Setelah mengikuti penyuluhan selama ± 45 menit. Mengerti tanda dan gejala hipertensi (tekanan darah tinggi) d. Penatalaksanaan hipertensi (tekanan darah tinggi) VIII. Mengerti penyebab hipertensi (tekanan darah tinggi) e. Penyebab hipertensi (tekanan darah tinggi) e. Tanda dan gejala hipertensi (tekanan darah tinggi) d. Klasifikasi hipertensi (tekanan darah tinggi) c. MEDIA LCD. MATERI PENYULUHAN a. warga yang mengikuti penyuluhan di Gubeng Klingsingan RT 07 RW 03 dapat mengerti dan mamahami tentang pencegahan hipertensi III. Menjelaskan dan memahami pengertian hipertensi (tekanan darah tinggi) b. METODE Ceramah dan Tanya Jawab VI. SASARAN Warga RT 07 RW 03 Gubeng Klingsingan Surabaya V. Komplikasi hipertensi (tekanan darah tinggi) f. PENGORGANISASIAN Moderator Penyaji Operator Fasilitator :Jatmiko Andi Rama : Citra Flowrentia Devi : Muhammad Irfan dan Deny Haryanto : Tri Aisha Wijayanti dan Titis Wahyu Widyawati .

Rabiah Marhabang.Observer Dokumentor Pembimbing Pendidikan Pembimbing Pendidikan IX. M. : Fitri Sudarirawati dan Devi Febriana : Anisa Joy Vici dan Dwi Dayu W. : Hj. Me njawab salam  Memperke nalkan diri  Me ndengarkan  Kontrak waktu   Menjelaska n tujuan dari  penyuluhan  Menyebutk an materi yang akan Me mperhatikan Me mperhatikan WAKTU 10 Menit ..Kes : Nur Hasanah..Kes KEGIATAN PENYULUHAN NO FASE Pembukaan  KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN PESERTA Membuka  kegiatan dengan mengucapkan salam. M.

 diberikan  Menggali pengetahuan warga tentangtekanan darah  tinggi (hipertensi) Me mperhatikan Me ndengarkandan menjawab Isi  Menjelaska  Memperhatikan n tentang pengertian tekanan darah tinggi  Menjelaska nklasifikasi tekanan  Memperhatikan darah tinggi  M faktor tekanan  Memperhatikan enjelaskan penyebab darah tinggi  M enjelaskan tanda dan gejala tekanan darah  Memperhatikan tinggi  M enjelaskan klasifikasi tekanan darah tinggi  M enjelaskan  Me 20Menit .

 Me mperhatikan Ber dan tanya menjawab pertanyaan yang diajukan .penatalaksanaan tekanan darah tinggi  mperhatikan Memberi kesempatan kepada warga untuk  mengajukan pertanyaan kemudian didiskusikan bersamadanmenjawab pertanyaan.

Penutup    X. Evaluasi Proses a) Fase dimulai sesuai dengan waktu yang direncanakan. b) Peserta antusias terhadap materi penyuluhan . Leaflet d) Peserta hadir ditempat penyuluhan e) Peran dan tugas mahasiswa sesuai dengan perencanaan 2. dan reinforcement kepada warga yang dapat menjawab pertanyaan. Evaluasi Struktur a) Kesiapan materi b) Kesiapan SAP c) Kesiapan media :LCD. 15 menit Menanyakan kepada  Menjawab peserta tentang materi pertanyaan yang telah diberikan. Menyimpulkan hasil penyuluhan  Membagikan leaflet  Mengucapkan salam penutup Me ndengarka Mengakhiri pertemuan dan mengucapkan terimakasih atas  kehadiran peserta  2 Me ndengarkan  Me nerima leaflet yang dibagikan  Me njawab salam EVALUASI 1.

c) Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar d) Suasana penyuluhan tertib e) Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan f) Jumlah hadir dalam penyuluhan minimal 7 orang. 3. MATERI PENYULUHAN TEKANAN DARAH TINGGI (HIPERTENSI) I. Alat ukur tekanan darah disebut tensi meter.Tekanan darah itu sendiri didefinisikan sebagai tekanan yang terjadi di dalam pembuluh arteri manusia ketika darah dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh. Angka yang . Evaluasi Hasil Warga RT 07 RW 03 Gubeng Klingsingan Surabaya dapat: a) Menjelaskan definisi tekanan darah tinggi (hipertensi) b) Menjelaskan tanda dan gejala tekanan darah tinggi (hipertensi) c) Warga RT 07 hadir saat penyuluhan. Pengertian Hipertensi merupakan penyakit yang berhubungan dengan tekanan darah manusia.

Penyakit hipertensi sekunder dapat diakibatkan oleh kelainan korteks adrenalis. Klasifikasi ini biasanya digunakan oleh WHO dalam kurun waktu 1991 . Penyebab dan Faktor Risiko a. ditunjukkan oleh alat ukur ini biasanya dua kategori yaitu angka atau tekanan sistolik dan diastolik. Genetik b. maupun berat sama-sama mempunyai andil yang besar terjadinya komplikasi. Hipertensi esensial/primer merupakan suatu kondisi tekanan darah tinggi yang tidak diketahui penyebabnya. Klasifikasi Dalam hubungannya dengan factor penyebab munculnya penyakit tekanan darah seseorang. Sedangkan pada hipertensi sekunder munculnya penyakit dapat diketahui. serta pemakaian obat-obatan sejenis dengan kortikosteroid. Berat badan berlebih (obesitas) e. hipertensi dibedakan menjadi hipertensi esensial/primer dan hipertensi sekunder. Namun dewasa ini. III. toksemia gravidarum. Akut ( awal)  Sakit kepala (rasa berat di tengkuk)  Palpitasi (jantung berdebar)  Kelelahan b. feokromositoma. sedang.II. sedang. Stress Tanda Dan Gejala a. dan berat.1999. Umur Umumnya mulai terjadi pada wanita umur 45-55 tahun c. Klasifikasi lainnya dari hipertensi dapat berupa klasifikasi ringan. Jenis kelamin Laki laki lebih sering terkena darah tinggi dari pada perempuan d. Sedangkan angka 80 menunjukkan tekanan darah ketika jantung sedang berelaksasi atau diastole. . Diiet Rendah garam Konsumsi natrium yang berlebih menyebabkan konsentrasi natrium di dalam darah tinggi f. Kronis ( lama)  Nausea (mual)  Vomiting (muntah)  Ansietas (cemas)  Keringat berlebihan  Epistaksis (mimisan)  Pengelihatan ganda atau kabur IV. berarti angka 120 menunjukkan tekanan darah pada pembuluh arteri ketika jantung berkontraksi atau sistole. Misalnya seorang yang memiliki tekanan darah 120/80 mmHg. klasifikasi ini jarang bahkan tidak pernah digunakan kembali. Hal ini disebabkan baik hipertensi ringan. Merokok g.

seperti kacang tanah. seperti sirup. daun kemangi. tomat. dan pisang. Wajan Juni : 2010. bayam. Ginjal (GGK) b. dan jenis jeroan lainnya serta sea food (udang.  Batasi penggunaan gula dan makanan yang manis-manis. bawang putih. jeruk.  Lebih banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan. Konsumsi ini sebaiknya direbus atau dikukus. jangan digoreng. pepaya. kacang hijau.  Golongan protein nabati. Diambil dari Guyton dan Hall. tempe dan jenis kacang-kacangan lainnya. daun seledri. mangga. wortel. daun dan kulit melinjo. daun katuk. limpa. jamur. kecipir muda. seperti jambu biji. seperti daun bawang. kacang panjang. Otak ( stroke) d. dodol. lobak. minyak kelapa dan kelapa (santan)  Hindari penggunaan lemak hewan. kepiting). 1997 dalam Udjianti. hati. buah kelor. kue. belimbing. anggur.Klasifikasi hipertensi berdasarkan level tekanan darah diastolic dan sistolik. apel. Menurunkan kadar kolesterol dengan mengatur pola makan  Batasi konsumsi daging. Menurunkan berat badan sampai batas ideal. margarin. daun singkong. dan lain-lain. paling banyak tiga butir dalam seminggu. semangka. daun ubi jalar. biskuit. Diet tinggi serat  Golongan buah-buahan. VI.  Golongan sayuran.  Lebih sering mengkonsumsi tahu. V. Mata (pengelihatan menurun) PENATALAKSANAAN a. kacang . Jantung (PJK) c. dan mentega. kedondong. kecuali nangka dan durian c. terutama goreng-gorengan atau makanan yang digoreng dengan minyak  Batasi konsumsi kuning telur. dan lain-lain. markisa. b. kangkung. Kategori Tekanan Diastolik TekananSistolik Normotensi Hipertensi ringan Hipertensi perbatasan Hipertensi perbatasan Hipertensi sedang dan berat Hipertensi sistolik terisolasi (mmHg) <90 90-105 90-105 <90 >105 <90 (mmHg) <140 140-180 140-160 140-160 >180 >140 KOMPLIKASI a.

h. Jakarta: Penebar Plus Dinkes prov Jatim (2011). Care Your Self Hipertensi. Diunduh dari http:/dinkes.d. (2007). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2011. Buku Saku Diagnosis Keperawatan. kacang merah.Alih Bahasa Monica Ester.Jakarta: EGC Dalimartha. J. e.  Makanan lainnya seperti agar-agar dan rumput laut. Mengurangi pemakaian garam sampai kurang dari 2. L. dkk.00 .3 gram natrium atau 6 gram natrium klorida tiap harinya Berhenti merokok Mengurangi Konsumsi Alkohol Olahraga Menghindari stress DAFTAR PUSTAKA Carpenito.jatimprov.(2008). Edisi 10.go. dan biji-bijian.id pada tanggal 18 Oktober 2013 jam 10. g. f. Setiawan. kedelai.

J.Elisa. dkk (2007). Jakarta : Puspa Swara . Bebas Hipertensi Dengan Terapi Jus. Diana.