RIFQAH

G1B113003
PSIK 2013
PSIKOLOGI PERKEMBANGAN
1. Jelaskan perbedaan antara perkembangan dan pertumbuhan, berikut contohnya.
o Perkembangan adalah proses yang bersifat kualitatif dan irreversible (tidak dapat kembali
pada keadaan semula) dan berhubungan dengan kematangan seorang individu yang
ditinjau dari perubahan yang bersifat progresif serta sistematis di dalam diri manusia
akibat adanya proses hasil belajar dan biasanya tidak dapat diukur.
Menurut Akhmad Sudrajat: 2008, mendefinisikan bahwa “Perkembangan dapat
diartikan sebagai perubahan yang sistematis, progresif dan berkesinambungan dalam diri
individu sejak lahir hingga akhir hayatnya atau dapat diartikan pula sebagai perubahanperubahan
yang
dialami
individu
menuju
tingkat
kedewasaan
atau
kematangannya.” Proses ini terjadi dalam diri manusia secara bertahap dan memiliki fase
– fase tertentu yang menjadi acuan proses perkembangan tersebut, seperti yang
dikemukakan oleh Sigmund Freud, fase perkembangan dibagi menjadi 6 fase yaitu ;
Fase Oral atau mulut yang merupakan sentral pokok keaktifan yang dinamis, Fase Anal,
Fase Falis atu alat kelamin, Fase Latent, Fase Pubertas dan Fase Genital atau proses
menginjak kedewasaan. Contoh :
1. perkembangan pada manusia adalah kemampuan bayi untuk tengkurap,
merangkak, kemudian berdiri.
2. Tanaman mangga yang ketika menjadi tanaman muda tidak menghasilkan
bunga dan buah, setelah beberapa tahun ditumbuhkan, dapat menghasilkan
bunga dan buah yang bertujuan untuk perkembangbiakan dan reproduksi.
Proses ini tidak dapat diukur karena kematangan seksual tanaman mangga tadi
dapat berbeda – beda antara satu individu dengan individu lain, tergantung
dari faktor yang mempengaruhi.
o Pertumbuhan (Growth) adalah perubahan kuantitatif (berupa pembesaran atau
pertambahan dari tidak ada menjadi ada, dari kecil menjadi besar) pada materiil sesuatu
akibat dari adanya pengaruh dari lingkungan. Contoh :
1. munculnya gigi baru, semakin bertambahnya jumlah gigi, semakin bertambahnya
tinggi badan, dst.
2. Tanaman mangga yang tumbuh dari tanaman muda yang kecil menjadi tanaman yang
lebih besar dan bercabang rindang. ukurang tinggi, berat dan volume dari batang dan
daun tanaman mangga tadi dapat diukur dengan menggunakan alat ukur yang ada.
Dari penjabaran diatas, maka dapat di simpulkan Perkembangan (Development) adalah
rangkaian perubahan sepanjang rentang kehidupan manusia, yang bersifat progresif,
irreversible (tidak dapat kembali pada keadaan semula), teratur, berkesinambungan dan
akumulatif, yang menyangkut segi kuantitatif dan kualitatif, sebagai hasil interaksi antara

Teori perkembangan psikososial ini adalah salah satu teori kepribadian terbaik dalam psikologi. Sedangkan Pertumbuhan (Growth) merupakan perubahan ukuran organisme karena bertambahnya sel-sel dalam setiap tubuh organisme yang tidak bisa diukur oleh alat ukur atau bersifat kuantitatif. Maka perbedaan antara perkembangan (Development) dengan pertumbuhan (Growth) terletak pada sifat yang berlangsung pada kedua proses tersebut. Seperti Sigmund Freud. Perkembangan Psikososial menurut pandangan Erik Erikson Teori Erik Erikson membahas tentang perkembangan manusia dikenal dengan teori perkembangan psiko-sosial. Erikson percaya bahwa kepribadian berkembang dalam beberapa tingkatan. . Jelaskan 1 teori perkembangan yang anda ketahui. perkembangan ego selalu berubah berdasarkan pengalaman dan informasi baru yang kita dapatkan dalam berinteraksi dengan orang lain. 2.maturasi dan proses belajar. karena proses pertumbuhan individu mengikuti proses perkembangan yang bersifat kualitatif. inilah alasan mengapa teori Erikson disebut sebagai teori perkembangan psikososial. Persamaan ego adalah perasaan sadar yang kita kembangkan melalui interaksi sosial. teori Erikson menempatkan titik tekan yang lebih besar pada dimensi sosialisasi dibandingkan teori Freud. Erikson juga percaya bahwa kemampuan memotivasi sikap dan perbuatan dapat membantu perkembangan menjadi positif. Hal ini dikarenakan ia menjelaskan tahap perkembangan manusia mulai dari lahir hingga lanjut usia. Dan juga pertumbuhan merupakan salah satu bagian dari proses perkembangan. satu hal yang tidak dilakukan oleh Freud. Menurut Erikson perkembangan psikologis dihasilkan dari interaksi antara prosesproses maturasional atau kebutuhan biologis dengan tuntutan masyarakat dan kekuatankekuatan sosial yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Bersama dengan Sigmund Freud. Dari sudut pandang seperti ini. Salah satu elemen penting dari teori tingkatan psikososial Erikson adalah perkembangan persamaan ego. Teori perkembangan kepribadian yang dikemukakan Erikson merupakan salah satu teori yang memiliki pengaruh kuat dalam psikologi. secara bahasanya perubahan ukuran organisme dari kecil menjadi besar. Selain itu karena Freud lebih banyak berbicara dalam wilayah ketidaksadaran manusia. dan bukan hanya tahun-tahun antara masa bayi dan masa remaja. Erikson mendapat posisi penting dalam psikologi. dalam hal ini pertumbuhan bersifat kuantitatif sedangkan perkembangan merupakan proses yang lebih kompleks meliputi kualitatif dan kuantitatif. Selain perbedaan ini. teori Erikson yang membawa aspek kehidupan sosial dan fungsi budaya dianggap lebih realistis. Menurut Erikson. teori Erikson membahas perkembangan psikologis di sepanjang usia manusia.

Tahap 2. Tahap 1. Erikson berpendapat. sangat berkaitan erat dengan kehidupan pribadinya dalam hal ini mengenai pertumbuhan egonya. Erikson berpendapat bahwa pandangan-pandangannya sesuai dengan ajaran dasar psikoanalisis yang diletakkan oleh Freud. teori Erikson lebih tertuju pada masyarakat dan kebudayaan. orang itu akan merasa pandai. Pusat dari teori Erikson mengenai perkembangan ego ialah sebuah asumsi mengenai perkembangan setiap manusia yang merupakan suatu tahap yang telah ditetapkan secara universal dalam kehidupan setiap manusia. Trust vs Mistrust (percaya vs tidak percaya) Terjadi pada usia 0 s/d 18 bulan. Menariknya bahwa tingkatan ini bukanlah sebuah gradualitas.oleh karena bayi sangat bergantung. Oleh sebab itu. konflik-konflik ini berpusat pada perkembangan kualitas psikologi atau kegagalan untuk mengembangkan kualitas itu. Manusia dapat naik ketingkat berikutnya walau ia tidak tuntas pada tingkat sebelumnya. Setiap tingkatan dalam teori Erikson berhubungan dengan kemampuan dalam bidang kehidupan. Tingkat pertama teori perkembangan psikososial Erikson terjadi antara kelahiran sampai usia satu tahun dan merupakan tingkatan paling dasar dalam hidup. dan di lain pihak menambahkan dimensi sosial-psikologis pada konsep dinamika dan perkembangan kepribadian yang diajukan oleh Freud. potensi pertumbuhan pribadi meningkat. Jika tingkatan itu tidak tertangani dengan baik. Bagi Erikson. dinamika kepribadian selalu diwujudkan sebagai hasil interaksi antara kebutuhan dasar biologis dan pengungkapannya sebagai tindakan-tindakan sosial. bahkan dia sering meminggirkan masalah insting dan alam bawah sadar. Selama masa ini. perkembangan kepercayaan didasarkan pada ketergantungan dan kualitas dari pengasuh kepada anak. Dalam setiap tingkat. Ada 8 (delapan) tingkatan perkembangan yang akan dilalui oleh manusia. Hal ini terjadi karena dia adalah seorang ilmuwan yang punya ketertarikan terhadap antropologis yang sangat besar. Begitu juga dengan potensi kegagalan. Otonomi (Autonomy) VS malu dan ragu-ragu (shame and doubt) .Erikson dalam membentuk teorinya secara baik. orang itu akan tampil dengan perasaan tidak selaras. Jika tingkatannya tertangani dengan baik. Erikson percaya setiap orang akan mengalami konflik/krisis yang merupakan titik balik dalam perkembangan. Ericson memaparkan teorinya melalui konsep polaritas yang bertingkat/bertahapan. Akan tetapi. Jadi dapat dikatakan bahwa Erikson adalah seorang post-freudian atau neofreudian. maka di satu pihak ia menerima konsep struktur mental Freud. Kegagalan dalam mengembangkan kepercayaan akan menghasilkan ketakutan dan kepercayaan bahwa dunia tidak konsisten dan tidak dapat di tebak.

Anak yang berhasil melewati tingkat ini akan merasa aman dan percaya diri. Mereka yang gagal mencapai tahap ini akan merasakan perasaan bersalah. Inisiatif (Initiative) vs rasa bersalah (Guilt) Terjadi pada usia 3 s/d 5 tahun. Tahap 3. Selama masa usia prasekolah mulai menunjukkan kekuatan dan kontrolnya akan dunia melalui permainan langsung dan interaksi sosial lainnya. Tahap 6. Intimacy vs isolation (keintiman vs keterkucilan) . Selama remaja ia mengekplorasi kemandirian dan membangun kepakaan dirinya.Terjadi pada usia 18 bulan s/d 3 tahun. Permasalahan yang dapat timbul pada tahun sekolah dasar adalah berkembangnya rasa rendah diri. Tahap 4. Anak yang berhasil dalam tahap ini merasa mampu dan kompeten dalam memimpin orang lain. Anak dihadapkan dengan penemuan siapa mereka. Tahap 5. Bagi mereka yang tidak yakin terhadap kepercayaan diri dan hasratnya. perasaan mandiri dan control dirinya akan muncul dalam tahap ini. Erikson percaya bahwa belajar untuk mengontrol fungsi tubuh seseorang akan membawa kepada perasaan mengendalikan dan kemandirian. identitas positif akan dicapai. dan kemana mereka menuju dalam kehidupannya (menuju tahap kedewasaan). bagaimana mereka nantinya. sementara yang tidak berhasil akan merasa tidak cukup dan ragu-ragu terhadap diri sendiri. Erikson yakin bahwa guru memiliki tanggung jawab khusus bagi perkembangan ketekunan anak-anak. Perasaan bersalah yang tidak menyenangkan dapat muncul apabila anak tidak diberi kepercayaan dan dibuat merasa sangat cemas. Industry vs inferiority (tekun vs rasa rendah diri) Terjadi pada usia 6 s/d pubertas.perasaan tidak berkompeten dan tidak produktif. akan muncul rasa tidak aman dan bingung terhadap diri dan masa depannya. anak mulai mengembangkan perasaan bangga terhadap keberhasilan dan kemampuan mereka. Namun bagi mereka yang menerima dukungan memadai maka eksplorasi personal. Melalui interaksi sosial. Ketika beralih ke masa pertengahan dan akhir kanak-kanak. teori perkembangan psikososial Erikson ini terjadi selama masa awal kanak-kanak dan berfokus pada perkembangan besar dari pengendalian diri. Jika remaja menjajaki peran-peran semacam itu dengan cara yang sehat dan positif untuk diikuti dalam kehidupan. Identity vs identify confusion (identitas vs kebingungan identitas) Terjadi pada masa remaja. mereka mengarahkan energi mereka menuju penguasaan pengetahuan dan keterampilan intelektual. kepekaan diri. dan kurang inisiatif. Adanya peningkatan rasa tanggung jawab dan prakarsa. yakni usia 10 s/d 20 tahun. perasaan ragu-ragu.

akan merasa bahwa hidupnya percuma dan mengalami banyak penyesalan. 2. Mereka yang tidak berhasil pada fase ini. Generativity vs Stagnation (Bangkit vs Stagnan) Terjadi selama masa pertengahan dewasa (40an s/d 50an tahun). berarti ia dapat mencerminkan keberhasilan dan kegagalan yang pernah dialami. Mereka yang berhasil melewati tahap ini. Jika mengalami kegagalan. Penelitian telah menunjukkan bahwa mereka yang memiliki sedikit kepakaan diri cenderung memiliki kekurangan komitemen dalam menjalin suatu hubungan dan lebih sering terisolasi secara emosional. Teori ini beranggapan bahwa pembawaan itu tidak ada.Selama masa ini. akan mengembangkan hubungan yang komit dan aman. Menurut Teori Empirisme Teori empirisme disebut juga teori tabularasa dan environmentalism. Menurut teori empirisme. . Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan. beranggapan bahwa perkembangan individu semata-mata ditentukan oleh faktor-faktor yang dibawa sejak lahir (pembawaan). Selama fase ini cenderung melakukan cerminan diri terhadap masa lalu. kesendirian dan depresi. Mereka yang berhasil dalam tahap ini. Integrity vs depair (integritas vs putus asa) Terjadi selama masa akhir dewasa (60an tahun). meskipun saat menghadapi kematian. Menurut Teori Nativisme Teori nativisme dengan tokohnya ARTHUR SCHOPENHASUER (1788-1880). Teori ini dipelopori oleh JOHN LOCKE (1632-1704). mereka melanjutkan membangun hidupnya berfokus terhadap karir dan keluarga. dan sebaliknya. Bila individu dilahirkan dengan pembawaan yang baik dengan sendirinya perkembangannya anak baik. Mereka yang berhasil di tahap ini. John Locke menyatakan bahwa pada saat dilahirkan. maka akan muncul rasa keterasingan dan jarak dalam interaksi dengan orang. Faktor yang mempengaruhi perkembangan antara lain : 1. dan lingkunganlah yang akan mengisi kekosongan tersebut. Tahap 8. perkembangan individu ditentukan oleh lingkungannya. Tahap 7.Terjadi selama masa dewasa awal (20an s/d 30an tahun). jiwa individu dalam keadaan kosong (ibarat tabularasa yang belum tertulis). akan merasa tidak produktif dan tidak terlibat di dunia ini. 3. Erikson percaya tahap ini penting. yaitu tahap seseorang membangun hubungan yang dekat dan siap berkomitmen dengan orang lain. maka akan merasa bahwa mereka berkontribusi terhadap dunia dengan partisipasinya di dalam rumah serta komunitas. Individu ini akan mencapai kebijaksaan.Mereka yang gagal melalui tahap ini.

yang kemudian akan lebih dibahas mengenai anak dan remaja.3. Pemisahan sel telah dimulai ketika lapisan dalam (blastocyst) dan lapisan luar (trophoblat) organisme terbentuk. dll). Menurut Teori Konvergensi Teori konvergensi disebut juga teori interaksionisme. Janin semakin aktif menggerakkan tangan dan kakinya. Ini meliputi penciptaan zigot. Periode fetal adalah periode perkembangan prakelahiran yang mulai 2 bulan setelah pembuahan dan pada umumnya berlangsung selama 7 bulan. . Teori ini dikemukakan oleh WILLIAM STERN (1871-1939). sistem dukungan bagi sel terbentuk. FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB 1. Jelaskan hambatan/masalah-masalah dalam perkembangan. tidak hanya berpengaruh pada pencapaian aktualisasi diri karena ada type hambatan perkembangan yang menyebabkan learning disabilities tetapi juga berpengaruh secara sosial di mana individu tidak dapat menjadi orang yang diinginkan baik fisik maupun psikologis. dan organ-organ mulai nampak. Dan pembawaan ini tidak dapat berkembangan menjadi kecakapan nyata bila tidak mendapat pengaruh dari lingkungan. yaitu terhambatnya proses perubahan yang bertujuan untuk aktualisasi diri. Implantasi terjadi kira-kira sepuluh hari setelah pembuahan. emrionis. Hambatan perkembangan yang terjadi dapat berupa gangguan yang tidak menetap (seperti anorexia nervosa. perkembangan individu merupakan hasil perpaduan atau interaksi antara faktor pembawaan dengan faktor lingkungan. Asperger. Faktor Pranatal Perkembangan pranatal umumnya dibagi ke dalam tiga periode utama yaitu germinal. Pertumbuhan dan perkembangan melanjutkan rangkaian dramatisnya selama periode ini. Selama periode ini angka pemisahan sel meningkat. 4. Periode awal atau germinal ialah periode perkembangan prakelahiran yang berlangsung pada dua minggu pertama setelah pembuahan. dan melekatnya zigot ke dinding kandungan (implantation). bulimia. Efek dari terjadinya hambatan dalam perkembangan ini sangat luas. Pembawaan sudah ada pada masing-masing individu sejak kelahirannya. baik yang dialami sejak lahir akibat faktor-faktor pranatal. dll) dan ada juga yang digolongkan sebagai gangguan yang menetap (Autisme. Rett. dilanjutkan dengan pemecahan sel. Ada individu-individu yang mengalami hambatan perkembangan. Hambatan ini dapat terjadi sejak masa bayi sampai dewasa. di mana tidak tercapainya tugas perkembangan pada waktu yang ditentukan. dan fetal (Santrock. Tidak semua individu dapat menjalani proses perubahan ini sebagaimana yang harus dilaluinya sesuai dengan usia dan tugas perkembangannya. maupun yang terjadi dalam proses perkembangan itu sendiri (akibat interaksi dengan lingkungan). genetis. Menurut Stern. Hambatan perkembangan dapat juga berupa keterlambatan perkembangan.2002:104). Periode embrionis ialah periode perkembangan prakelahiran yang terjadi dari 2 hingga 8 minggu setelah pembuahan.

memuka menutup mulutnya. dapat menyebabkan keterbelakangan mental dan hiperaktif. dan menggerakkan kepalanya. tetapi pada anemia sel sabit. c. merupakan bentuk keterbelakangan mental yang secara genetis paling umum diturunkan. Sel darah merah biasanya berbentuk seperti cakram atau piringan hitam. tengkorak rata. e. ialah suatu kelainan genetis di mana laki-laki memiliki satu kromosom Y ekstra. dan keterbelakangan kemampuan motorik dan mental. Buah pelir laki-laki yang mengidap kelainan ini tidak berkembang. yang menyebabkan susunan kromosomnya menjadi XXY. lipatan kulit tambahan sepanjang kelopak mata. Mereka mengalami keterbelakangan mental dan tidak berkembang secara seksual. ialah suatu kelainan genetis di mana perempuan kehilangan satu kromosom X. tungkai dan lengan yang pendek. Anemia sel sabit merupakan kelainan genetis yang mempengaruhi sel darah merah. Ada kemungkinan kesehatan sperma lelaki atau sel telur perempuan terlibat. lidah yang menonjol keluar. Pada periode ini janin juga sudah dapat diidentifikasi jenis kelaminnya. dan biasanya mereka memiliki buah dada yang besar dan menjadi tinggi. Penderita Down syndrome memiliki wajah yang bundar. Turner syndrome. b. PKU dewasa ini mudah dideteksi. kelainan genetis di mana laki-laki memiliki kromosom X ekstra atau tambahan. Akan tetapi tidak terbukti bahwa laki-laki XYY tidak lebih berkecenderungan melibatkan diri dalam kejahatan dibanding laki-laki XY.000 hingga 20. yang menyebabkan susunan kromosomnya menjadi XO. PKU melibatkan suatu gen resesif dan terjadi kirakira sekali setiap 10. Perempuan usia antara 18 hingga 38 tahun kemungkinannya kecil melahirkan anak yang menderita Down syndrome dibandingkan dengan perempuan yang usianya leih muda atau leih tua.000 kelahiran hidup. 3. tetapi kalau tetap tidak tersembuhkan. Klinefelter syndrome. suatu perubahan dalam gen resesif mengubah bentuknya menjadi sabit yang berbentuk kail. Phenilketonuria(PKU) adalah suatu kelainan genetik yang menyebabkan individu tidak dapat secara sempurna memetabolismekan protein. Faktor Genetis a. PKU menyebabkan kira-kira 1 persen orang mengalami keterelakangan mental. yang menyebabkan kekurangan darah dan kematian individu secara dini karena kegagalannya mengangkut oksigen ke dalam darah. Sel-sel ini mati dengan cepat. Kelainan dapat disembuhkan dengan diet utnuk menjaga zat racun yang masuk ke dalam sistem syaraf. Perempuan ini pada umumnya pendek dan kekar. 2. XYY syndrome. Faktor Lingkungan . disebabkan oleh kromosom tambahan (ke 47). Down syndrome. f. Ada keyakinan bahwa kromosom Y yang ditemukan pada laki-laki menyumbang bagi sifat agresif dan kekerasan. d.

jantung. Sifilis. yang berasal dari darah ibu. Sejumlah bayi lahir cacat karena obat yang dikonsumsi ibunya merusak janin yang sedang berkembang. Ibu yang sangat bingung secara emosional mungkin mengalami kontraksi yang tidak teratur dan tugas yang lebih sulit. ialah setiap unsur yang menyebabkan adanya suatu kelainan kelahiran. Apabila beraksi selama periode fetal. Bayi yang dilahirkan oleh remaja sering prematur. tungkai. dan beberapa keterbelakangan mental. dengan demikian menghambat pembuahan. yang dapat menyebabkan ketidakteraturan dalam pemasokan udara kepada bayi atau cenderung menghsilkan ketidakteraturan selama melahirkan. Adanya produksi hormon adrenalin seagai tanggapan terhadap ketakutan menghambat aliran darah ke daerah kandungan dan dapat membuat janin kekurangan udara. Ibu yang menderita AIDS dapat menginfeksi anaknya : (1) selama kehamilan. ketulian. Setelah organogenesis lengkap. Masalah pernafasan dan sindrom kematian bayi yang tiba-tiba banyak ditemukan di kalangan ibu yang merokok selama kehamilan. f. Keabnormalan tersebut meliputi cacat wajah. ketika sifilis muncul saat kelahiran. Thalidomide. Dalam keadaan kekurangan gizi yang ekstrim. akan tetapi resiko menjadi bertambah setelah ibu mencapai 30 tahun.a. melalui ari-ari (2) selama melahirkan melalui kontak dengan darah atau cairan ibu dan (3)setelah melahirkan. Penyakit dan kondisi ibu. ialah sekelompok keabnormalan yang tampak pada anak dari ibu yang banyak meminum alkohol selama kehamilan. e. dan emosi lain yang mendalam. Mengakibatkan keterbelakangan mental. Usia ibu. Status gizi tidak ditentukan oleh jenis makanan tertentu. Sindrom alkohol janin. Rubella adalah suatu penyakit ibu yang dapat merusak perkembangan prakelahiran. d. Fetus yang sedang berkembang sangat bergantung kepada ibunya untuk gizi. Keadaan dan Ketegangan emosional. c. masalah lain yang melibatkan sistem syaraf pusat dan sistem pencernaan dapat terjadi. lebih berbahaya dalam perkembangan prakelahiran-4 bulan atau lebih setelah pembuahan. Teratogen. Sifilis dapat merusak organ setelah organ terbentuk. kecemasan. inteligensi di bawah rata-rata. Penyakit dan infeksi dapat kerusakan selama proses kelahiran itu sendiri. Dua periode penting untuk diperhatikan adalah usia remaja dan 30-an ke atas. teratogen tidak menyebabkan kelainan antomis. Bayi yang mengalami sindrom Down jarang dilahirkan oleh ibu yang berusia 30 tahun. Obat-obatan. kebutaan. dan anak-anak yang dilahirkan oleh iu yang kekurangan gizi cenderung cacat. Bayi kecil dari ibu yang kecanduan . melalui air susu. b. terjadi perubahan psikologis antara lain meningkatnya pernafasan dan sekresi oleh kelenjar. Kepekaan terhadap teratogen mulai sekitar 3 minggu setelah pembuahan. perempuan berhenti haid. bila dikonsumsi pada hari ke 26 akan membuat lengan janin mungkin tidak tumbuh. Gizi. gizi ibu bahkan mempengaruhi kemampuannya untuk bereproduksi. dan kelainan jantung. Ketika seorang perempuan hamil mengalami ketakutan. dampak yang terjadi cenderung menghambat pertumubuhan atau menyebabkan masalah fungsi organ. obat penenag.

atau pada pendarahan selama kelahiran yang lambat dan sulit akrena sebab apa pun. Bahaya lingkungan. Dapat mengganggu aliran normal darah bayi dan tekanan pada kepal bayi dapat menyebabkan pendarahan. dan kelahiran prematur. Radiasi dapat menyebabkan mutasi gen. Sungsang (breech position) ialah posisi bayi di dalam peranakan yang menyebabkan . Asfiksia (Njiokiktjien. zat kimia. kerusakan otak. Faktor Perinatal Proses kelahiran dapat terjadi tiga tahap. h. pada bayi menyebabkan kemungkinan kerusakan mata. anoxia. tidak cukupnya pasokan udara. Hipoglikemia postnatal. Melahirkan terlalu cepat (precipitate delivery) ialah suatu bentuk cara melahirkan yang berlangsung terlalu cepat. Radiasi. merkuri. hipebilirubinemia atau kejang-kejang dapat dapat dalam kombinasi atau tersendiri. gangguan tidur. Tahap kedua kelahiran mulai ketika kepala bayi mulai bergerak melalui leher rahim dan saluran kehidupan. 2003) dapat menimulkan disfungsi plasenta dan prolem-problem dengan tali pusat. g. dan timbal. mudah sakit. Pada tahap pertama. suatu infeksi ringan yang menyebabkan gejala flu ringan atau suatu penyakit yang tidak jelas pada orang dewasa. tahap pertama berlangsung kira-kira 12 hingga 24 jam. kontraksi selama 15 hingga 20 menit pada permulaan dan berakhir hingga satu menit. Polutan lingkungan dan bahan-bahan beracun juga merupakan sumber bahaya bagi anak-anak yang belum lahir. Timbal mempengaruhi perkembangan mental anak. Radiasi elektromagnetis. kontraksi menyebabkan leher rahim terbuka hingga 4 inci. menaikkan resiko keguguran. dan resiko-resiko lain dalam dunia industri modern kita dapat membahayakan janin. tangis yang tidak normal. khususnya yang memakan daging mentah seperti tikus. Kontraksi ini menyebabkan leher rahim terentang dan terbuka. Komplikasi dalam melahirkan. tali pusat. Radiasi sinar X dapat mempengaruhi embrio dan fetus yang sedang berkembang. pada waktu inilah ari-ari.heroin mengalami kecanduan juga dan memperlihatkan karakteristik orang-orang yang mengalami kecanduan seperti gemetar. Bayi yang dilahirkan oleh penyalahguna kokain mengalami penurunan berat dan panjang. Di antara polutan dan zat buang yang berbahaya adalah karbonmonoksida. Kucing merupakan pembawa toxoplasmosis yang paling lazim. menambah enselofati hingga menuju ke gangguan-perkembangan psikomotorik. Bagi seorang perempuan yang baru memiliki anak pertama. Pada akhir tahap pertama. Melahirkan terlalu cepat adalah suatu cara di mana bayi memerlukan waktu kurang dari 10 menit untuk ”dipaksa keluar” melalui saluran kelahiran. dan selaput lain dilepaskan dan dibuang. Setelah kelahiran (afterbirth) ialah tahap ketiga. khususnya terminal layar video. 8. Anoxia dapat menyebabkan kerusakan otak. B. Toxoplasmosis. Tahap ini berakhir ketika bayi benar-benar keluar dari tubuh ibu. dapat terjadi jika proses melahirkan berlangsung terlalu lama. dan rusaknya kendali gerak. Pada sisi lain.

Perubahan yang terjadi pada fisik maupun psikologisnya menuntut anak untuk dapat menyesuaikan diri dalam lingkungan dan tantangan hidup yang ada dihadapannya. suatu hormon yang merangsang dan mengatur irama kontraksi peranakan. Tugas-tugas perkembangan remaja adalah sikap dan perilaku dirinya sendiri dalam menyikapi lingkungan di sekitarnya. bahasa. penyakit vaskuler. juga yang disebabkan oleh penyimpangan gen-gen dan terlihat sebagai regresi dalam perkembangan. D. Tugas-tugas perkembangan remaja pada umumnya adalah : . yaitu : Infeksi posnatal seperti meningitis/ensefalitis. yang dapat menyebabkan masalah pernafasan. Kondisi ini terjadi terusmenerus. stres dan harapan-harapan baru yang dialami remaja membuat mereka mudah mengalami gangguan baik berupa gangguan pikiran. penyakit para-infeksiosia. Kepala bayi yang sungsang masih di dalam peranakan ketika sisa tubuhnya di luar. kontusio serebri. Keterlambatan dapat terjadi pada banyak area perkembangan misalnya pada motorik. Keterlambatan Perkembangan dan Developmental Disabbilities Keterlambatan perkembangan adalah kondisi di mana anak tidak mampu mencapai tugas perkembangan pada waktu yang diperkirakan. dan status eplieptikus. perasaan maupun gangguan perilaku. kecemasan. dan penyakit-penyakit metabolisme yang terlihat kemudian. Penggunaan obat-obatan selama kelahiran anak bertujuan untuk menghilangkan sakit dan cemas untuk mempercercepat melahirkan selama proses kelahiran. Tugas-tugas perkembangan pada masa remaja yang disertai oleh berkembangnya kapasitas intelektual. Stres. Oxytoxin.pantat merupakan bagian pertama yang muncul dari lubang kemaluan. 1990). keraguan pada diri remaja membuat mereka mengambil resiko dengan melakukan kenakalan (Fuhrmann. meningkatkan resiko mengalami penyakit kuning dan diduga memiliki dampak panjang. Faktor Postnatal Njiokiktjien (2003:7-8) menambahkan selain faktor-faktor tersebut di atas ada faktor postnatal yang menjadi penyebab gangguan perkembangan yang juga menjadi suatu hambatan perkemangan. Dapat menyebabkan tingkat infeksi tinggi pada ibu dan stress yang menyertai pembedahan. Pembedahan cesar (cesarean section) ialah pemindahan bayi dari peranakan atau rahim lewat pembedahan. 3. atau berpikir. dehidrasi. C. social. telah digunakan sebagai obat untuk mempercepat proses kelahiran. merupakan keterlambatan utama dari proses perkembangan. kesedihan. Penyakit degeneratif. kesepian. Jelaskan tugas perkembangan pada remaja.

Sejak masa puber.Menurut Karl C. sementara remaja laki-laki sering berkhayal menjadi seorang pahlawan pujaannya. b. . Tanpa penerimaan teman sebaya. 5. terutama dengan lawan jenis. mereka akan menemui berbagai kesukaran dalam masa dewasa. Mereka sering membandingkan dirinya dengan teman-teman sebayanya. serta memelihara dan memanfaatkannya seoptimal mungkin. Padahal. perbedaan fisik antara laki-laki dan wanita tampak jelas lalu berembang matang pada masa dewasa. Tugas lainnya adalah kesanggupan berdiri sendiri dlam maslah ekonomi karena kelak mereka akan hidup sebagai orang dewasa. Menerima Keadaan Jasmani Pada periode pra-remaja (periode pubertas). memikirkan pekerjaan yang ebrkaitan dengan urusan rumah tangga dan pola asuh anak. Mereka ingin mendapat penerimaan dari kelompo teman sebaya lawan jenis ataupun sesame jenis agar merasa dibutuhkan dan dihargai.kematangan fisik dan psikis banyak mempengaruhi penerimaan teman-teman sekelompok remaja dalam pergaulannya. Remaja diharapkan bisa mencari dan mendapatkan teman baru yang berlainan jenis. Memperoleh Hubungan Baru dan Lebih Matang dengan Teman Sebaya Antara Dua Jenis Kelamin Kematangan seksual yang dicapai sejak awal masa remaja mendorong remaja untuk menjalin hubungan social. Mereka memiliki gambaran diri seolah-olah sebagai model pujaannya. dan mereka mulai menerima kondisi jasmaninya. Mendapatkan kesanggupan berdiri sendiri dalam hal-hal yang berkaitan dengan masalah ekonomi. Remaja laki-laki harus bersifat maskulin. 4. Apabila tidak memiliki kebebasan emosional. dia akan mengalami berbagai gangguan perkembangan psikis dan social. Mencari sumber keuangan atau pemasukan. a.Garrison (dalam al-mighwar) ada 6 kelompok pembagian tugas perkembangan yang berbeda yaitu : 1. 2. Kesanggupan di sini mencakup dua tugas. lebih banyak memikirkan soal pekerjaan sedangkan remaja wanita harus bersifat feminine. anak tumbuh cepat yang mengarahkannya pada bentuk orang dewasa. seperti membentuk geng sendiri yang berperilaku mengganggu orang lain. mereka menyesali diri sebagai laki-laki atau wanita. sehingga akan cemas bila kondisinya tidak seperti model pujaannya atau teman-teman sebayanya. Mendapatkan kebebasan emosional dari orang tua dan orang dewasa lainnya. tidak bisa membuat keputusan sendiri dan bertanggung jawab atas pilihan yang ditempuhnya. mereka seharusnya menerima kondisinya dengan penuh tanggung jawab. Pengelolaan keuangan. Remaja wanita biasanya sering mendambakan wajahnya secantik bintang film pujaannya. Pertumbuhan ini diiringi juga oleh perkembangan sikap dan citra diri. Menerima kondisi dan belajar hidup sesuai jenis kelaminnya. hal itu semakin berkurang. Apabila bentuk tubuhnya tidak memuaskan. Pada masa remaja. 3. Bebas dari kebergantungan emosional merupakan tugas perkembangan penting yang dihadapi remaja.

Tugas perkembangan lainnya bagi remaja awal adalah mendapatkan kebebasan. Timbulnya tugas perkembangan ini akibat bertambahnya pekerjaan atau perbuatan remaja. b. Maksudnya. Memiliki citra diri yang nyata. Memperoleh nilai-nilai dan falsafah hidup. Dengan demikian mereka memiliki kepastian diri. Wattenberg (al-mighwar) membagi masa remaja atas remaja awal dan akhir. sehingga tidak sedikkit remaja yang tidak mau berpacaran. tidak mudah bingung. perilaku dirinya. Dengan kebebasan ini remaja awal diharapkan tidak lagi bergantung pada orang tua dan orang dewasa lainnya c. sikap perasaan. dan perilaku yagn menuntun dan mewarnai berbagai aspek kehidupannya dalam masa dewasa kelak. membuat keputusan dan melaksanakan keputusannya serta berani mempertanggungjawabkannya. Menurutnya. tidak mudah terbawaa arus kehidupan yang terus berubah yang pada akhirnya tidak mendapatkan kebahagiaan. Rasa simpati.6. serta soal keagamaan menjadi daya tarik tersendiri bagi remaja. Remaja awal juga dihaarapkan mampu menilai kondisi dirinya secara apa adanya. Remaja awal diharapkan mampu mengontrol segala perbuatannya. keluarganya dan orang lain. merasa bimbang pada daya tarfik dirinya sendiri bagi lawan jenisnya. meskipun mereka masih meragukan apakah lawan jenisnya tertarik kepadanya. Mendapat kebebasan. rasa tertarik untuk selalu bersama-sama dengan lawan jenisnya mulai di dasari oleh remaja awal. d. baik yang boleh dilakukan atau yang tidak. dan mampu memngukur apa saja yang disenangi atau tidak disenangi oleh teman-teman sebayanya. Bergaul dengan teman-teman lawan jenis. memelihara dan memanfaatkannya semaksimal mungkin. Para remaja memang diharapkan memiliki pola pikir. tugas-tugas perkembangan remaja awal adalah: a. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa masalah yang berkaitan dengan kehidupan dan falsafah hidup seperti tujuan hidup. mampumengukur kelebihan dan kekurangannya serta dapat menerima. merasa malu untuk saling mendekat dan saling bergaul. . Mampu mengotrol diri sendiri seperti orang dewasa. Psikolog William W. remaja awal diharapkan belajar dan berlatih untuk menentukan pilihan. Maksudnya.