CLINICAL SOURCE SESSION

ASUHAN ANTENATAL
PEMBIMBING
dr. Neilvy Ratnadewi, SpOG
KOAS
Meylani Ardianty 12100114073
Lulu Nurul Ula 12100114061
Hilmi Mawaddi Ahmad
12100114019

KEPANITERAAN KLINIK
BAGIAN OBSTETRI DAN
GYNECOLOGY

JADWAL KUNJUNGAN

Satu kali sebulan sampai dengan minggu ke-28
Dua minggu sekali pada 28-37 minggu
Satu minggu sekali pada usia lebih dari 37
minggu.

JADWAL KUNJUNGAN
Trimester 1 (satu
kali kunjungan)

• Sebelum minggu
ke 16

Trimester 2 (satu
kali kunjungan)

• Antara minggu
ke 24-28

Trimester 3 (dua
kali kunjungan)

• Antara minggu
ke 30-32
• Antara minggu
ke 36-38

Informasi.LANGKAH DALAM PEMERIKSAAN Riwayat Medis Pemeriksaan Fisik Umum Memberikan Suplemen dan Pencegahan Penyakit Pemeriksaan Obstetri Memberikan Materi Konseling. dan Edukasi Pemeriksaan Penunjang Identifikasi Komplikasi dan Melakukan Rujukan .

Nama II. Usia III.Suku .MELENGKAPI RIWAYAT MEDIS A.Agama VIII. Nomor Telepon VI. Nama Suami IV. IDENTITAS I. Alamat V. Tahun Menikah VII.

RIWAYAT KEHAMILAN SEKARANG  Amenorrhoe  Hari Pertama Haid Terakhir.B. Siklus Haid  Taksiran Waktu Persalinan  Perdarahan Pervaginam  Keputihan  Mual dan Muntah  Masalah pada kehamilan ini  Pemakaian obat dan jamu-jamuan  Keluhan lain .

C. RIWAYAT KONTRASEPSI  Riwayat Kontrasepsi Terdahulu  Riwayat Kontrasepsi Kehamilan Sebelum yang Sekarang .

persalinan.5 kg atau >4kg  Riwayat Kehamilan sungsang. dan kematian janin  Masalah lain selama kehamilan. ganda. neonatal. pertumbahan janin terhambat  Riwayat penyakit dan kematian perinatal. persalinan. dan nifas terdahulu  Riwayat hipertensi dalam kehamilan  Riwayat BB lahir bayi <2. RIWAYAT OBSTETRI LALU  Jumlah Kehamilan  Jumlah Persalinan : Berapa yang cukup bulan dan premature ?  Jumlah anak hidup : Berat lahir dan Jenis Kelamin  Cara Persalinan  Jumlah keguguran / Aborsi  Perdarahan pada Kehamilan.D. dan nifas terdahulu  Durasi ASI eksklusif terdahulu .

E. RIWAYAT MEDIS LAIN  Penyakit Jantung  Hipertensi  DM  Penyakit Hati  HIV  TB  IMS  Alergi  Penyakit Ginjal Kronik  Gangguan Hematologi  Malaria .

 Asma  Epilepsi  Penyakit Kejiwaan  Riwayat Operasi  Obat rutin yang dikonsumsi  Status Imunisasi Tetanus  Riwayat transfuse darah  Golongan Darah  Riwayat penyakit keluarga : Hipertensi. Kelainan Kongenital  Riwayat Trauma . Kehamilan ganda. DM.

dan alat masak  Kebiasaan merokok. menggunakan obat-obatan terlarang. RIWAYAT SOSIAL EKONOMI  Usia ibu saat pertama menikah  Status perkawinan : berapa kali dan lama pernikahan  Respon ibu dan keluarga terhadapa kehamilan dan persiapan persalinan  Pembuat keputusan dalam keluarga  Jumlah keluarga di rumah yang membantu  Kebiasaan pola makan dan minum  Kondisi rumah : sanitasi. listrik.F. dan alkohol  Pekerjaan dan aktivitas sehari-hari  Pekerjaan pasangan .

 Pendidikan  Penghasilan  Kehidupan seksual dan riwayat seksual pasangan  Kekerasan dalam rumah tangga  Pilihan tempat melahirkan  Pilihan pemberian makanan pada bayi .

PEMERIKSAAN FISIK UMUM PERTAMA Status Generalis Tanda Vital LILA : Lingkar lengan atas Muka : Edema atau pucat BB TB Pemeriksaa n Head to toe .

PEMERIKSAAN FISIK UMUM KEDUA Tanda Vital BB Edema Pemeriksaan terkait masalah pada pemeriksaan sebelumnya .

Pemeriksaan Inspekulo III. Pemeriksaan Dalam IV. Auskultasi .PEMERIKAN FISIK OBSTETRI I. Pemeriksaan Luar  Inspeksi  Palpasi II.

Perubahan pada kehamilan  Chadwick sign  Portio lunak  Corpus uteri membesar dan lunak  Hegar sign  Braxton hicks sign  Piskacek sign  Balotement  Tinggi fundus dan lingkar perut bertambah .

gigi  Leher .INSPEKSI  Wajah  Chloasma gravidarum  Edema pada wajah. keadaan lidah.Bendungan vena .Pembesaran KGB  Dada  Bentuk dan keadaan payudara  Keluarnya kolustrum .

sikatrik. edema.striae  Vulva - Keadaan perineum  Ekstremitas . lipat paha . luka.Varises. Perut  Pembesaran perut .

PALPASI KUNJUNGAN PERTAMA I. Tinggi Fundus Uteri  Menggunakan pita ukur apabila usia kehamilan 20 minggu  Tinggi Fundus Uteri Normal usia kehamilan 20-36 minggu : usia kehamilan + 2 cm  Perkiraan Usia Kehamilan Berdasarkan TFU : Rumus Mc Donald TFU x 8 : 7 = usia kehamilan dalam minggu TFU x 2 :7 = usia kehamilan dalam bulan .

Tosbach (TFU-13) x 155. kepala sudah melewati HIII Rumus Dare FU x AG *FU : fundus uteri *AG : Lingkar perut Rumus Niswander (FU-13)/3 (TFU-13) 151 + 1030 gram : modifikasi rumus Johnson yang disderhanakan oleh Niswander . Perkiraan Berat Badan Janin Berdasarkan TFU : Rumus Johnson. kepala janin memasuk pintu atas panggul/ H II (TFU-11) x 155. kepala janin masih floating (TFU-12) x 155.

atau kelainan lainnya III. dan uretra ( *bila usia kehamilan <12 minggu) IV. Vulva/ perineum untuk memeriksa adanya varises. edema. Pemeriksaan dalam menilai : serviks*. kelenjar skene. kondiloma. adneksa*.II. tanda-tnda infeksi. dan cairan dari ostium uteri . Pemeriksaan inspekulo menilai : serviks. kelenjar bartholin. hemoroid. uterus*.

Pantau tumbuh kembang janin dengan mengukur tinggi fundus uteri II. Palpasi abdomen menggunakan maneuver Leopold I-IV :  Leopold I : menentukan tinggi fundus uteri dan bagian janin di fundus uteri  Leopold II : menentukan bagian janin sisi kiri dan kanan ibu  Leopold III : menentukan bagian janin yang terletak di bagian bawah uterus  Leopold IV : menentukan berapa jauh masuknya janin ke pintu atas panggul (bila usia kehamilan > 36 minggu) III. Auskultasi DJJ dengan fetoskop atau Doppler (jika usia kehamilan > 16 minggu) .PALPASI KUNJUNGAN BERIKUTNYA I.

.

.

INSPEKULO Melihat keadaan OUE dan OUI  Chadwick Sign  Bila ada indikasi : lakukan pengambilan pap smear dan kultur  Perhatikan keadaan cervix  Perhatikan mukosa vagina .

mengeluh mules-mules. posisi  Pembukaan: 1-10 cm/tertutup  Ketuban: + (intak) /  Bagian terendah janin: Kepala / bokong / kaki / tangan.  Piskacek Sign  Ballotement  Hegar Sign . ubun-ubun kecil / sacrum. perdarahan hamil muda. inpartu (ketuban pecah spontan.  Vulva/vagina  Portio: Tebal/tipis. ibu meneran).PEMERIKSAAN DALAM Dilakukan saat: pertama kali kunjungan. 4 jam. lunak (seperti bibir) /kaku (seperti ujung hidung). station / hodge.

PEMERIKSAAN PENUNJANG LABORATORIUM RUTIN  Kadar Hb  Golongan Darah ABO dan rhesus  Tes HIV : pada ibu hamil di daerah epidemi meluas  Rapid test malaria : pada ibu hamil di daerah epidemic meluas dan setelah berpergian dari tempat di epidemi meluas .

 Linea innominata: Teraba sebagian / seluruhnya  Sakrum: konkaf/konveks  dinding samping panggul: lurus / konvergen  Spina isciadika: menonjol / tidak  exosetose pada os pubis  Arkus pubis: <90/>90 .Pemeriksaan Panggul  Promontorium: teraba / tidak > CD:…... CV:…..

AUSKULTASI  Anak  BJA  Bising tali pusat  Gerak anak  Ibu  Bising rahim  Bunyi aorta  Bising usus .

5cm  Tes sifilis  Gula darah puasa .PEMERIKSAAN PENUNJANG LABORATORIUM INDIKASI  Urinalisis pada trimester kedua dan ketiga jika terdapat hipertensi  Kadar Hb pada trimester ketiga jika dicurigai anemia  Pemeriksaan sputum BTA untuk ibu dengan riwayat defisiensi imun. LILA <23. atuk > 2 mingu.

letak dan jumlah janin. deteksi abnormalitas janin  Pada usia kehamilan 20 minggu untuk deteksi anomali janin  Pada trimester ketig untuk perencanaan persalinan . viabilitas janin.PEMERIKSAAN ULTRASONOGRAFI  Pada awal kehamilan : sebelum usia kehamilan 15 minggu untuk menentukan usia gestasi.

dan 400μg asam folat 1x/hari selama kehamilan  60 mg zat besi = 320 mg sulfas ferosus  75 mg aspirin tiap hari pencegahan preeclampsia pada ibu risiko tinggi mulai usia khemailan 20 inggu  Vaksin tetanus toksoid (TT) sesuai status imunisasi .MEMBERIKAN SUPLEMEN DAN PENCEGAHAN PENYAKIT  Beri ibu 60 mg zat besi elemental setelah mual/muntah berkurang.

DAN EDUKASI 1. Peran Suami dan Keluarga 3.PEMBERIAN MATERI KONSELING. Persiapan Persalinan 2. INFORMASI. Tanda bahaya :  Sakit kepala berlebihan  Perdarahan pervaginam  Gangguan penglihatan  Pembengkakan wajah dan lengan  Nyeri abdomen (epigastrium)  Mual dan muntah berlebihan  Demam  Janin tidak terasa pergerakannya .

Menghentikan kebiasaan yang beresiko bagi kesehatan 7. Penyakit yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin 6. Program KB pasca bersalin 8.4. Pemberian makanan bayi. aktivitas. IMD 5. Kesehatan ibu termasuk kebersihan. Informasi terkait kekerasan terhadap perempuan 9. ASI eksklusif. dan nutrisi  Kebersihan tubuh dan daerah kemaluan  Minum cukup cairan  Peningkatan konsumsi makanan hingga 300 kalori/hari dari menu seimbang  Latihan fisik ringan  Hubungan suami-istri dianjurkan memakai kondom .

Minta ibu kembali setelah konsultasi dan membawa surat hasi rujukan 4.IDENTIFIKASI KOMPLIKASI DAN MELAKUKAN RUJUKAN Apabila terdapat komplikasi. Lakukan perencanaan dini jika ibu erl bersalin di fasilitas kesehatan rujukan :  Menyepakati rencana kelahiran di antara pengambil keputusan  Mempersiapkan/mengatur transportasi ke tempat bersalin  Merencanakan pendanaan  Mempersiapkan asuhan bayi setelah persalinan jika dibutuhkan . Lampirkan kartu kesehatan ibu hamil beserta surat rujukan 3. Rujuk ke dokter untuk konsultasi 2. Teruskan pemantuan kondisi ibu dan bayi selama kehamilan 5. rujuk dengan langkah : 1.

6. berikan pertolongan awal kegawatdaruratan. jika perlu berikan pengobatan  Mulai berikan cairan infus intravena  Temani ibu hamil dan keluarga  Bawa obat dan kebutuhan lain  Bawa catatan medis atau kartu kesehatan ibu hamil. Rujukan segera kehamilan kegawatdaruratan :  Rujuk ke fasilitas terdekat yang terdapat fasilitas kegawatdaruratan obstetric  Sambil menunggu transportasi. surat rujukan. dan pendaan yang cukup .