You are on page 1of 17

LAPORAN TUGAS

TEKHNOLOGI CLOUD COMPUTING

Disusun Oleh :

HERI PURNAMA
125410101
TI 03

AKADEMIK AKAKOM
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer
AKAKOM
Yogyakarta
2015
HERII PURNAMA

DAFTAR ISI
1.HALAMAN JUDUL ....................................................................................................... 1
2.DAFTAR ISI .................................................................................................................... 2
3.PENDAHULUAN
A.Latar Belakang .................................................................................................... 3
B.Tujuan .................................................................................................................. 3
4.PEMBAHASAN
A.Adopsi Teknologi Cloud Computing ................................................................. 4
B.Internet Of Things ............................................................................................... 7
C.Software Define Network ................................................................................... 14
5.PENUTUP
A.Kesimpulan ........................................................................................................ 16
6.REFERENSI .................................................................................................................. 17

HERII PURNAMA

3.PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Latar belakang Pembuatan Makalah ini adalah untuk memperoleh ilmu-ilmu selain
yang ada dibangku perkuliahan dikarenakan ilmu yang didapat dalam bangku kuliah pun
juga masih kurang.Dan juga Untuk selalu bisa update tentang teknologi-teknologi cloud
computing yang terbaru dikarenakan kemajuan jaman semakin cepat terutama sektor IT.
B.Tujuan
Tujuan dari makah ini adalah supaya dapat lebih tahu banyak tentang teknologiteknologi terbaru yang ada di dunia perIT-an terutama dalam hal yakni Teknologi Cloud
Computing.Dan tak lain dan tak bukan adalah untuk mengetahui tentang apa itu cloud
computing dikarenakan pokok pembahasa cloud computing sangatlah kompleks dan luas.

HERII PURNAMA

4.PEMBAHASAN
A.Adopsi teknologi cloud computing
Hari ini kita akan mengetahui apa itu teknologi cloud computing, bagaimana sistem kerja,
dan apa saja jenis layanan yang diberikan. Teknologi canggih ini diprediksi akan semakin
berkembang pesat, seiring dengan hadirnya era Internet of Things. Hal ini juga akan menjadi bagian
dari teknologi masa depan terlebih lagi kedepan akan ada teknologi internet 5G. Cloud computing
merupakan inovasi di sektor komputer, informasi dan komunikasi, yang ditujukan untuk kemudahan
hidup manusia. Teknologi ini ada sejak tahun 2000-an dan terus berkembang pesat hingga saat ini
dan juga diprediksi akan semakin maju untuk kebutuhan komputasi dan sebagai lahan bisnis
internet.
Apa itu Teknologi Cloud Computing (Komputasi Awan)?
Cloud computing, dalam bahas indonesia berarti komputasi awan, hal ini terdiri dari kata Cloud
dan Computing. Computing adalah komputasi yang berhubungan dengan prosesor, CPU, RAM dan
sistem operasi yang akhirnya kita bisa menggunakan komputer tersebut menjalankan sebuah
program aplikasi semisal MS Office, Photoshop dan lain sebagainya. Cloud atau awan, adalah
hal-hal yang terdapat jauh dari pengguna dan tidak diketahui secara nyata oleh pengguna. Arti kata
awan ini tidak jelas, juga tidak ditemukan sumber yang pasti. Awan dalam hal ini mengacu pada
Internet.
Apa itu Cloud Computing
Seperti
yang
Anda
lihat,
diatas

merupakan satu contoh layanan Cloud computing. Pihak penyedia menyuguhkan beberapa pilihan
HERII PURNAMA

yang pada dasarnya mencakup server, virtual desktop, platform, aplikasi dan penyimpanan awan.
Analogi sederhana untuk komputasi awan bisa merujuk pada istilah berlangganan listrik
dari PLN. Anda bisa memesan sumber daya dari banyak pilihan sumber daya, 900 watt, 1300 watt
atau 2200 watt. Suatu saat, jika Anda ingin menaikkan atau menurunkan spesifikasi sumber daya
PLN, Anda bisa mengajukan permintaan ke PLN dan memilih paket lain yang sudah disediakan.
Dalam konteks ini, berarti kita tidak perlu mendirikan pembangkit listrik sendiri.
Hal itu sama dengan Cloud Computing, dimana Anda bisa menyewa sebuah komputer dari
penyedia jasa, dengan spesifikasi yang ditawarkan seperti 1 CPU, RAM 1GB dan Storage SSD
20GB, serta sistem operasi baik LINUX ataupun Windows, dan tentunya program aplikasi sesuai
dengan apa yang Anda inginkan. Tetapi tidak seperti Anda mempunyai komputer sendiri yang bisa
diakses tanpa bantuan koneksi internet. Komputer harus terhubung dengan jaringan internet
(disinilah mengapa disebut Cloud/ Awan) supaya Anda bisa mengakses unit yang Anda pesan
bersama sistem dan aplikasi yang Anda install. Nah, ketika Anda memerlukan tambahan spesifikasi,
maka Anda tinggal membayar sejumlah uang untuk meng-upgrade misalnya ke 2GB RAM dan SSD
1TB. Berbeda dengan langganan listrik PLN, yang tidak perlu mendirikan pembangkit sendiri,
untuk menikmati layanan teknologi cloud, kita harus mempunyai perangkat untuk menghubungkan
server yang kita pesan dari penyedia jasa Cloud Computing.
Cloud computing melibatkan komputer server, jaringan internet, dan perangkat lunak
(software), sehingga memungkinkan pengguna melakukan penyimpanan data terpusat melalui akses
online internet. Hadirnya layanan komputasi awan, memudahkan pengguna mempunyai perangkat
komputer sendiri beserta sistem operasi, software dan aplikasi terpasang, sehingga hanya
mengeluarkan biaya lebih murah dengan cara menyewa ke penyedia cloud, daripada harus membeli
sistem sendiri.
Teknologi yang digunakan untuk komputasi awan adalah virtualisasi. Software virtualisasi
memisahkan perangkat komputasi fisik menjadi satu atau lebih perangkat virtual, yang masingmasing dapat dengan mudah digunakan untuk menyelesaikan melakukan tugas-tugas komputasi.
Dengan virtualisasi sistem operasi tingkat dasarnya menciptakan sistem scalable beberapa
perangkat komputasi independen, sumber daya komputasi menganggur dapat dialokasikan dan
digunakan secara lebih efisien. Virtualisasi memberikan kelincahan yang dibutuhkan untuk
mempercepat operasi teknologi informasi, dan mengurangi biaya dengan meningkatkan
pemanfaatan infrastruktur.
Cloud computing adalah jenis komputasi grid dan telah berkembang dengan mengatasi QoS
(kualitas layanan) dan masalah reliabilitas. Cloud computing menyediakan alat dan teknologi untuk
membangun data / menghitung aplikasi paralel intensif dengan harga yang jauh lebih terjangkau
dibandingkan dengan teknik komputasi paralel tradisional.
Jenis Layanan Komputasi Awan
Pada dasarnya bisnis Cloud Computing atau layanan dari komputasi awan adalah
menawarkan satu unit server virtual di internet yang bisa Anda kelola sendiri. Pun begitu, tentunya
bisnis terus berkembang dan menjadikan cloud computing tidak sekedar menyewa server di awan,
namun juga dimudahkan dengan satu paket server bersama dengan jasa instalasi program yang
dibutuhkan. Sehingga Cloud computing adalah hasil dari evolusi dan adopsi teknologi yang ada,
memungkinkan pengguna memperoleh manfaat dari semua teknologi itu, tanpa perlu pengetahuan
yang mendalam tentang atau keahlian dengan masing-masing dari mereka. Keberadaan Awan
bertujuan untuk memotong biaya, dan membantu pengguna fokus pada bisnis inti mereka bukannya
terhambat oleh kendala seputar teknologi informasi dan komputer. Sehingga, pengguna akan lebih
HERII PURNAMA

fokus pada bisnis dan apa yang mereka inginkan.


Layanan Cloud Computing
As
you
can
see!

Dalam model cloud-layanan yang paling dasar, penyedia infrastruktur yang disingkat IaaS
(Infrastructure as a service). Cloud computing tipe IaaS menawarkan komputer virtual, sementara
Anda harus mempunyai kemampuan untuk menginstal software dan aplikasi. Seperti yang kami
katakan diatas, model ini merupakan layanan yang paling dasar, seolah Anda membeli paket server
yang bisa Anda instal sesuai dengan keinginan Anda. IaaS sering menawarkan sumber daya
tambahan seperti disk image, objek penyimpanan, firewall, keseimbangan beban, alamat IP, daerah
maya jaringan (VLAN), dan satu paket (bundel) software. IaaS ditujukan untuk konektivitas yang
luas, pelanggan dapat menggunakan Internet yang didedikasikan jaringan pribadi virtual.
Dalam model layanan cloud computing yang sudah berupa sebuah platform yang disebut
PaaS (Platform as a Servise), penyedia layanan komputasi awan memberikan platform komputasi
yang sudah terpasang, biasanya termasuk sistem operasi, bahasa pemrograman lingkungan
eksekusi, database, dan server web. Pengembang aplikasi dapat mengembangkan dan menjalankan
solusi perangkat lunak mereka pada platform cloud tanpa biaya dan kompleksitas dalam mengelola
hardware dengan software. Contoh beberapa layanan PaaS, seperti Microsoft Azure dan Google
App Engine, sumber daya yang mendasari komputer dan penyimpanan skala otomatis untuk
memenuhi permintaan aplikasi sehingga pengguna awan tidak perlu mengalokasikan sumber daya
secara manual. Yang terakhir ini juga telah diusulkan oleh arsitektur bertujuan untuk memfasilitasi
real-time dalam lingkungan cloud. Bahkan lebih spesifik jenis aplikasi dapat diberikan melalui
PaaS, misalnya, seperti media encoding seperti yang disediakan oleh jasa bitcodin transcoding
cloud atau media.io.
Dalam model bisnis cloud computing yang paling akhir yaitu layanan yang sudah berupa
software dan Anda tinggal memakai tanpa banyak set-up, dalam hal ini disebut dengan SaaS
(software as a service), pengguna diberikan akses ke perangkat lunak aplikasi dan database.
Penyedia awan mengelola infrastruktur dan platform yang menjalankan aplikasi. SaaS kadangkadang disebut sebagai perangkat lunak on-demand. Dalam model SaaS, penyedia awan
menginstal dan mengoperasikan perangkat lunak aplikasi di awan dan pengguna cloud mengakses
software dari klien awan. Pengguna awan tidak mengelola infrastruktur cloud dan platform di mana
HERII PURNAMA

aplikasi berjalan. Hal ini menghilangkan kebutuhan untuk menginstal dan menjalankan aplikasi
pada komputer pengguna cloud sendiri, yang menyederhanakan pemeliharaan dan dukungan.
Pada akhirnya ketiga layanan baik IaaS, PaaS dan SaaS tentu saja akan berbeda harga. Dimana IaaS
akan cenderung lebih murah karena kita mengelola hardware dan harus menginstal software dan
aplikasi sendiri.
B.Internet of Things
1.Definisi Orisinil
Internet of Things, atau dikenal juga dengan singkatan IoT, merupakan sebuah konsep
yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang
tersambung secara
terus-menerus. Adapun kemampuan seperti berbagi data, remote control, dan sebagainya, termasuk
juga pada benda di dunia nyata. Contohnya bahan pangan, elektronik, koleksi, peralatan apa saja,
termasuk benda hidup yang semuanya tersambung ke
jaringan lokal dan global melalui sensor
yang tertanam dan selalu aktif.[1]
Pada dasarnya, Internet of Things mengacu pada benda yang dapat diidentifikasikan secara
unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet. Istilah Internet of Things awalnya
disarankan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 dan mulai terkenal melalui Auto-ID Center di MIT.
Pada bulan Juni 2009 Ashton berkomentar "Hari ini komputer dan manusia, hampir sepenuhnya
tergantung pada Internet untuk segala informasi yang semua terdiri dari sekitar 50 petabyte (satu
petabyte adalah 1.024 terabyte) data yang tersedia pada Internet dan pertama kali digagaskan dan
diciptakan oleh manusia. Dari mulai mengetik, menekan tombol rekam, mengambil gambar digital
atau memindai kode bar.
Diagram konvensional dari Internet meninggalkan router menjadi bagian terpenting dari
semuanya. Masalahanya adalah orang memiliki waktu, perhatian dan akurasi terbatas. Mereka
semua berarti tidak sangat baik dalam menangkap berbagai data tentang hal di dunia nyata. Dan itu
adalah masalah besar.Dari segi fisik dan begitu juga lingkungan kita. Gagasan dan informasi begitu
penting, tetapi banyak lagi hal yang penting. Namun teknologi informasi saat ini sangat tergantung
pada data yang berasal dari orang-orang sehingga komputer kita tahu lebih banyak tentang semua
ide dari hal-hal tersebut.
Jika kita memiliki komputer yang begitu banyak tahu tentang semua hal itu. Menggunakan
data yang berkumpul tanpa perlu bantuan dari kita. Kita dapat melacak dan menghitung segala
sesuatu dan sangat mengurangi pemborosan, kerugian, dan biaya. Kita akan mengetahui kapan hal
itu diperlukan untuk mengganti, memperbaiki atau mengingat, dan apakah mereka menjadi terbarui
atau melewati yang terbaik.Internet of Things memiliki potensi untuk mengubah dunia seperti
pernah dilakukan oleh Internet, bahkan mungkin lebih baik. (Ashton,2009)Penelitian pada Internet
of Things masih dalam tahap perkembangan. Oleh karena itu, tidak ada definisi standar dari Internet
of Things.Terdapat juga berbagai definisi yang dirumuskan oleh peneliti yang berbeda serta
tercantum dalam survei."
2.Definisi Alternatif
Casagras (Coordination and support action for global RFID-related activities and
standardisation).Mendefinisakan Internet of Things, sebagai sebuah infrastruktur jaringan global,
yang menghubungkan benda-benda fisik dan virtual melalui eksploitasi data capture dan
kemampuan komunikasi. Infrastruktur terdiri dari jaringan yang telah ada dan internet berikut
pengembangan jaringannya. Semua ini akan menawarkan identifikasi obyek, sensor dan
kemampuan koneksi sebagai dasar untuk pengembangan layanan dan aplikasi ko-operatif yang
independen. Ia juga ditandai dengan tingkat otonom data capture yang tinggi, event transfer,
HERII PURNAMA

konektivitas jaringan dan interoperabilitas.


SAP (Systeme, Anwendungen und Produkte)
Mendefinisikannya bahwa Dunia di mana benda-benda fisik diintegrasikan ke dalam
jaringan informasi secara berkesinambungan, dan di mana benda-benda fisik tersebut berperan aktif
dalam proses bisnis. Layanan yang tersedia berinteraksi dengan obyek pintar melalui Internet,
mencari dan mengubah status mereka sesuai dengan setiap informasi yang dikaitkan, disamping
memperhatikan masalah privasi dan keamanan.
CORDIS
Rencana aksi untuk Uni Eropa untuk memperkenalkan pemerintahan berdasarkan Internet of
Things.
ETP EPOSS
Jaringan yang dibentuk oleh hal-hal atau benda yang memiliki identitas, pada dunia maya
yang beroperasi di ruang itu dengan menggunakan kecerdasan antarmuka untuk terhubung dan
berkomunikasi dengan pengguna, konteks sosial dan lingkungan.
Keunikan Pengalamatan Suatu Benda.Ide Sebenarnya dari Auto - ID Center berbasis pada Radio
Frequency Identification(RFID) dan identifikasi yang unik melalui Electronic Product code namun
hal ini telah berkembang menjadi obyek yang memiliki alamat Intenet protocol(IP) atau Uniform
Resource Identifier(URI).
Pandangan alternatif , dari dunia Semantic Web , berfokus pada pembuatan segala sesuatu
yang berhubungan dengan RFID dan dihubungkan oleh masing-masing protokol, seperti URI .
Obyek itu sendiri terhubung dengan objek lainnya secara otomatis seperti halnya suatu server
terpusat yang terhubung langsung dengan kliennya dan dikendalikan oleh manusia.Generasi
berikutnya dari aplikasi Internet menggunakan Internet Protocol Version 6 (IPv6) akan mampu
berkomunikasi dengan perangkat yang melekat pada hampir semua benda buatan manusia karena
ruang alamat yang sangat besar dari protokol IPv6 . Sistem ini dapat membangun sebuah objek
dalam skala yang besar .Kombinasi ide ini dapat ditemukan dalam arus GS1/EPCglobal EPC
Information Services (EPCIS). Sistem ini digunakan untuk mengidentifikasi objek mulai dari
industri hingga ke logistik pemasaran.
3.Cara Kerja
Cara Kerja Internet of Things yaitu dengan memanfaatkan sebuah argumentasi
pemrograman yang dimana tiap-tiap perintah argumennya itu menghasilkan sebuah interaksi antara
sesama mesin yang terhubung secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan dalam jarak
berapa pun.Internetlah yang menjadi penghubung di antara kedua interaksi mesin tersebut,
sementara manusia hanya bertugas sebagai pengatur dan pengawas bekerjanya alat tersebut secara
langsung.Tantangan terbesar dalam mengkonfigurasi Internet of Things ialah menyusun jaringan
komunikasinya sendiri, yang dimana jaringan tersebut sangatlah kompleks, dan memerlukan sistem
keamanan yang ketat. Selain itu biaya yang mahal sering menjadi penyebab kegagalan yang
berujung pada gagalnya produksi.
4.Karakteristik dan Trends
a.Kecerdasan
Kecerdasan intelejensi dan kontrol automatisasi di saat ini merupakan bagian dari konsep asli
Internet of Things . Namun, perlu dilakukan riset yang lebih mendalam lagi di dalam penelitian
konsep Internet of Things dan kontrol automatisasi agar di masa depan Internet of Things akan
HERII PURNAMA

menjadi jaringan yang terbuka dan semua perintah dilakukan secara auto - terorganisir atau cerdas
( Web , komponen SOA ) , obyek virtual ( avatar ) dan dapat dioperasikan dengan mudah , bertindak
secara independen sesuai dengan konteks , situasi atau lingkungan yang dihadapi .
b.Arsitektur
Arsitektur Internet Of Things terdiri atas beberapa jaringan dan sistem yang kompleks serta
sekuriti yang sangat ketat , jika ketiga unsur tersebut dapat dicapai , maka kontrol automatisasi di
dalam Internet Of Things dapat berjalan dengan baik dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang
lama sehingga mendapatkan profit yang banyak bagi suatu perusahaan , namun dalam membangun
ketiga arsitektur itu banyak sekali perusahaan pengembang IOT yang gagal , karena dalam
membangun arsitektur itu membutuhkan waktu yang lama serta biaya yang tidak sedikit.
c.Faktor Ukuran, Waktu dan Ruang
Di dalam membangun Internet Of Things para engineer harus memperhatikan ketiga aspek
yaitu : Ukuran , ruang , dan waktu. Dalam melakukan pengembangan IOT faktor Waktu yang
biasanya menjadi kendala.Biasanya dibutuhkan waktu yang lama karena menyusun sebuah jaringan
kompleks di dalam IOT tidak lah mudah dan tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang.
5.Pembagian Internet of Things/M2M
Peta Pembagian Sektor oleh Beecham Research's.Diagram di samping merupakan diagram
M2M/IoT yang di kemukakan oleh Beecham Research's dengan sektor yang sangat luas yang dibagi
menjadi 9 bagian.
Sektor Pembangunan
Sektor Pembangunan ini diatur dalam
Komersial /Kelembagaan, meliputi toko-toko dan
supermarket, gedung perkantoran dan departemen
pemerintah, dan segmen industri, meliputi bangunan
pabrik, dan perumahan. Perangkat yang kemudian dapat
dihubungkan untuk memberikan pelayanan kepada
pengguna termasuk HVAC, kontrol akses, manajemen
pencahayaan,sensor kebakaran, sistem keamanan dan
lain-lain yang berada di gedung-gedung dan fasilitas di
kedua segmen. Layanan ini dibangun untuk
mengotomatisasi dan bereaksi terhadap kondisi
lingkungan.
Sektor Energi

HERII PURNAMA

Sektor Energi diatur ke dalam tiga segmen pasar: Pasokan / Permintaan, yang meliputi
pembangkit listrik, transmisi / distribusi, kualitas daya dan manajemen energi. Meliputi pembangkit
listrik dari sumber-sumber tradisional - bahan bakar fosil, hidro dan nuklir.Alternatif, meliputi
sumber baru termasuk sumber energi terbarukan seperti cahaya, angin, pasang serta
elektrokimia.Minyak / Gas, yang terdiri dari aplikasi dan perangkat yang digunakan untuk
mengekstrak dan mengangkut komoditas ini. Meliputi rig, derek, kepala sumur, pompa dan pipa.
Sektor Rumah Tangga Sektor rumah tangga saat ini beragam dan cepat berubah, disusun
dalam tiga segmen pasar:Infrastruktur, meliputi kabel, akses jaringan dan manajemen energi rumah
Kesadaran / Keamanan, meliputi keamanan dan alarm kebakaran rumah, pemantauan lansia
(tidak klinis) dan anak-anak.Kenyamanan / Hiburan, meliputi pengendalian iklim, manajemen
pencahayaan, peralatan dan hiburan.Oleh karena itu sektor ini sekarang mencakup eReaders,
photoframes Digital, Game konsol serta Cincin / pengering dan Alarm Rumah.Sektor
Kesehatan.Sektor kesehatan meliputi telemedicine, rumah jompo, dan perawatan kesehatan di
rumah termasuk pemantauan jarak jauh. Misalnya alat pacu jantung jantung ditanamkan untuk
orang tua (klinis). Aplikasi ini memberdayakan pasien dan dokter sama untuk melakukan penelitian
yang lebih baik dan pilihan pengobatan. Sektor ini kemudian juga melacak peralatan Lab, seperti
sentrifus, inkubator, freezer dan peralatan tes darah. Ini mencakup segmen berikut:
Perawatan meliputi Rumah Sakit, ER, Ponsel POC, Klinik, dll.Dalam vivo(berasal dari
Spanyol: vivo[vivo, "hidup"]) / rumah meliputi Implan (pacu jantung, dll), Sistem Pemantauan
Rumah.Penelitian yang meliputi Penemuan Obat, Diagnostik dan peralatan Lab.
Sektor Industri
Sektor Industri mencakup pemantauan dan pelacakan aset, yang melibatkan pemantauan
diskrit aset atau perangkat untuk memastikan kinerja uptime, kontrol versi, dan analisis lokasi untuk
berbagai proses industri pabrik. Proses ini tersegmentasi sebagai berikut:
cairan
Konversi / Diskrit meliputi tank, fabrikasi, perakitan / kemasan.
Distribusi meliputi infrastruktur / rantai persediaan.
Sumber Otomasi meliputi pertanian, irigasi, pertambangan, gudang, pabrik / tanaman.
Sektor Transportasi
Sektor Transportasi dibagi menjadi tiga segmen utama:
Kendaraan. Ini termasuk kendaraan telematika, pelacakan dan komunikasi dengan mobil,
truk dan trailer. Kendaraan telematika kemudian memungkinkan layanan seperti navigasi,
diagnostik kendaraan, dan pencarian kendaraan yang dicuri. Daerah yang berhubungan dengan
kendaraan lainnya termasuk off-highway (misalnya konstruksi, pertanian)
Non-Kendaraan. Transportasi non-kendaraan termasuk pesawat, kereta api, kapal / perahu dan
kontainer
Sistem Transportasi. Transportasi Sistem mencakup layanan informasi untuk penumpang , skema
pembayaran jalan, skema parkir, terutama di kota-kota.
Sektor Perdagangan
Sektor perdagangan yang meliputi sistem jaringan dan perangkat yang memungkinkan
pengecer untuk memiliki peningkatan visibilitas rantai pasokan, konsumen dan mengumpulkan
informasi produk, meningkatkan kontrol persediaan, mengurangi konsumsi energi, dan penelusuran
aset dan keamanan. Ini termasuk angka penjualan peralatan, Mesin penjual (makanan / minuman,
rokok, produk bernilai tinggi seperti CD),alat pembayaran parkir, Peralatan (pompa bensin,
HERII PURNAMA

10

pencuci / pengering, pendingin, pembersih mobil) Layanan, Hiburan (mesin game, sistem suara)
dan Signage / tampilan (billboard, display) serta sistem RFID (penandaan barang), dll. Sektor ini
dibagi menjadi tiga segmen utama:
Toko, meliputi supermarket, pusat perbelanjaan, serta situs toko tunggal dan pusat distribusi.
Perhotelan meliputi hotel, restoran, bar, kafe dan klub.
Khusus meliputi SPBU, game, bowling, bioskop, konser, balap, dan pameran.
Sektor Keamanan
Sektor Keamanan Publik sangat luas dan dibagi menjadi lima segmen:
Layanan darurat, meliputi polisi, pemadam kebakaran, jasa ambulans serta kerusakan mobil dan
layanan pengaturan. Ini termasuk unit gawat darurat.
Infrastruktur Publik, meliputi pemantauan lingkungan termasuk dataran banjir, instalasi
pengolahan air. Hal ini berkaitan dengan iklim dan meteorologi.Pelacakan meliputi manusia
(pekerja mandiri, parolees, dll), hewan, pengiriman dan pos, kemasan dan pelacakan
bagasi.Peralatan meliputi senjata militer, kendaraan militer, kapal, pesawat dan peralatan
lainnya.Pengawasan, meliputi pengawasan tetap (CCTV, Kamera Kecepatan) serta keamanan
militer dan radar / satelit.
Sektor Teknologi dan Jaringan
Sektor ini dibagi menjadi dua segmen utama:
Jaringan perusahaan, meliputi peralatan kantor seperti mesin fotokopi, printer, mesin cap serta
pemantauan jarak jauh PBXs, IT / komponen pusat data dan komponen jaringan pribadi.Jaringan
publik termasuk infrastruktur pembawa seperti menara selular, pusat data publik, sistem pasokan
listrik dan penyejuk ruangan. Kategori ini berbeda dari manajemen fasilitas di sektor pembangunan.
6.Teknologi Pengimplementasian Internet of Things
Internet of Things mengacu pada pengidentifikasian suatu objek yang direpresentasikan
secara virtual di dunia maya atau Internet. Jadi dapat dikatakan bahwa Internet of Things adalah
bagaimana suatu objek yang nyata di dunia ini digambarkan di dunia maya (Internet). Bahkan salah
satu cafe kopi terkenal di Indonesia Starbucks dalam beberapa tahun ke depan, dilaporkan
berencana menghubungkan kulkas dan mesin kopi milik mereka dengan teknologi Internet of
Thing. Sehingga mereka dapat meningkatkan pelayanan mereka dengan mengetahui apa saja yang
lebih disukai konsumen, meramalkan kebutuhan stock barang (kopi,dll), dan masih banyak lainnya
dan pada akhirnya efisiensi dan keuntungan akan meningkat. [3] Mari kita bayangkan ketika semua
benda, bahkan manusia, hewan dan tumbuhan dilengkapi dengan alat pengidentifikasian, maka
mereka bisa dikelola secara efisien dengan bantuan komputer. Dan pengidentifikasian tersebut dapat
dilakukan dengan beberapa teknologi seperti kode batang (Barcode), Kode QR (QR Code) dan
Identifikasi Frekuensi Radio (RFID).
A.Kode Batang
Kode batang atau lebih dikenal dengan bahasa inggrisnya barcode adalah suatu kumpulan
data optik yang dapat dibaca oleh alat scannernya.[4] Kode batang pada awalnya digunakan untuk
otomatisasi pemeriksaan barang di swalayan dan hingga saat ini kode batang (tipe UPC (Universal
Price Codes)) kebanyakan masih digunakan untuk hal tersebut.[5] Hal ini dikarenakan banyaknya
keuntungan yang dapat diambil dari penggunaan kode batang, yaitu :
Proses Input Data lebih cepat, karena : Scanner Kode batang dapat membaca / merekam data
lebih cepat dibandingkan dengan melakukan proses input data secara manual.
Proses Input Data lebih tepat, karena : Teknologi Kode batang mempunyai ketepatan yang tinggi
dalam pencarian data.
Proses Input lebih akurat mencari data, karena : Teknologi Kode batang mempunyai akurasi dan
HERII PURNAMA

11

ketelitian yang sangat tinggi.


Mengurangi Biaya, karena dapat mengindari kerugian dari kesalahan pencatatan data, dan
mengurangi pekerjaan yang dilakukan secara manual secara berulang-ulang dan memiliki harga
yang lebih murah daripada RFID.
Peningkatan Kinerja Manajemen, karena dengan data yang lebih cepat, tepat dan akurat maka
pengambilan keputusan oleh manajemen akan jauh lebih baik dan lebih tepat, yang nantinya akan
sangat berpengaruh dalam menentukan kebijakan perusahaan.
Prinsip kerja kode batang sangatlah sederhana, yaitu ketika kode batang didekatkan pada
scanner atau pemindainya, maka scannernya akan memancarkan cahaya dan mengidentifikasi
informasi atau kode yang ada pada kode batang tersebut.

Contoh kode batang


B.Kode QR
Kode QR atau lebih dikenal dengan sebutan QR Code (Quick Response Code) adalah suatu
kode batang dua dimensi yang dikembangkan oleh Denso Wave, salah satu divisi pada Denso
Corporation yang merupakan perusahaan jepang. Sesuai namanya Kode QR (Quick Response)
diciptakan untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan mendapatkan respons yang cepat pula.
Berbeda dengan kode batang, yang hanya menyimpan informasi secara horizontal, kode QR mampu
menyimpan informasi secara horizontal dan vertikal, oleh karena itu secara otomatis Kode QR
dapat menampung informasi yang lebih banyak daripada kode batang. Pada zaman sekarang ini
kode QR banyak digunakan sebagai alat penaut fisik yang dapat menyimpan alamat dan URL,
nomer telepon, teks dan sms yang dapat digunakan pada majalah, surat harian, iklan, pada tandatanda bus, kartu nama ataupun media lainnya. Atau dengan kata lain sebagai penghubung secara
cepat konten daring (dalam jaringan/online) dan konten luring (luar jaringan/offline). Kehadiran
kode ini memungkinkan semua orang berinteraksi dengan media yang ditempeli oleh kode QR,
melalui ponsel secara efektif dan efisien. Semua orang juga dapat menghasilkan dan mencetak
sendiri kode QR, sehingga orang lain dapat dengan mudah mengakses alamat URL ataupun segala
informasi yang disimpan oleh kode QR tersebut .
Contoh proses pengiriman informasi
kode QR melalui telepon seluler

C.Identifikasi Frekuensi Radio


Identifikasi Frekuensi Radio atau RFID (Radio Frequensi Identifity) merupakan salah satu
teknologi implementasi dari Internet of Things. Secara singkatnya, RFID adalah sebuah metode
identifikasi secara otomatis dengan menggunakan suatu piranti yang disebut RFID tag atau
transponder [6]. Pada zaman modern sekarang ini, RFID merupakan teknologi yang sudah umum
HERII PURNAMA

12

(banyak digunakan), dikarenakan kegunaan dan efisiensinya dalam mendukung segala aktivitas
kehidupan manusia. Baik pada sektor produksi, distribusi maupun konsumsi. Hal ini dikarenakan
label atau kartu RFID adalah sebuah benda yang bisa dipasang atau dimasukkan di dalam sebuah
produk, hewan atau bahkan manusia dengan tujuan untuk identifikasi menggunakan gelombang
radio. Sehingga memudahkan penggunanya untuk mendata (mengetahui jumlah maupun
keberadaan atau lokasi) barang yang dimilikinya tersebut. Prinsip kerja RFID sangatlah sederhana
yaitu RFIDtag (label RFID) memuat informasi dalam bentuk elektronik dan ketika bertemu dengan
RFIDreadernya, informasi itu akan dikirimkan ke RFIDreader dalam bentuk gelombang radio
(makanya disebut Radio Frequensi Identifity). Sehingga benda tersebut dapat teridentifikasi oleh
RFIDreadernya.
Metode dan Pengimplementasian
Metode yang digunakan oleh Internet of Things adalah nirkabel atau pengendalian secara
otomatis tanpa mengenal jarak. Pengimplementasian Internet of Things sendiri biasanya selalu
mengikuti keinginan si developer dalam mengembangkan sebuah aplikasi yang ia ciptakan, apabila
aplikasinya itu diciptakan guna membantu monitoring sebuah ruangan maka pengimplementasian
Internet of Things itu sendiri harus mengikuti alur diagram pemrograman mengenai sensor dalam
sebuah rumah, berapa jauh jarak agar ruangan dapat dikontrol, dan kecepatan jaringan internet yang
digunakan. Perkembangan teknologi jaringan dan Internet seperti hadirnya IPv6, 4G, dan Wimax,
dapat membantu pengimplementasian Internet of Things menjadi lebih optimal, dan memungkinkan
jarak yang dapat di lewati menjadi semakin jauh, sehingga semakin memudahkan kita dalam
mengontrol sesuatu.
Pengimplementasian Internet of Things terwujud dalam produk Speedy Monitoring. Produk ini
diluncurkan oleh PT Telkom guna menangkap, merekam, dan memonitor suatu ruangan atau area
tertentu dengan menggunakan IP Camera yang terhubung ke jaringan Speedy. Kelebihan produk ini
adalah kita dapat mengakses hasil monitoring kamera dan memanajemen sistem ini melalui web
browser. Baik melalui desktop maupun mobile phone. Keistimewaan dari produk Speedy
Monitoring adalah tersedianya media penyimpanan yang ditangani secara terpusat sehingga kita
hanya perlu menyediakan kamera dan tak perlu repot lagi dengan urusan penyediaan tempat
penyimpanan data dan penyediaan server. Dapat mengawasi dan mengontrol suatu tempat dan
keadaaan saat kapanpun dan dimanapun adalah idaman. Tentunya dengan IOT mempermudah kita
mengawasi dan mengontrol apapun tanpa terbatas jarak dan waktu (online monitoring), termasuk
memonitor keadaan rumah (home monitoring). Jika Home Monitoring dapat dilakukan dengan
mudah, setiap waktu, dan dari media akses apapun tentunya kita akan merasa aman dan nyaman
meninggalkan rumah apalagi dalam jangka waktu yang lama. Maka dari itu dengan Internet of
Things kita dapat mengendalikan segala sesuatu melalui sebuah perangkat dan mempermudah
dalam melakukan segala aktivitas.
Contoh RFID yang ditempelkan pada sepatu untuk mendeteksi pelari di
garis finish

HERII PURNAMA

13

7.Manfaat Internet of Things


Banyak manfaat yang didapatkan dari internet of things. Pekerjaan yang kita lakukan
menjadi cepat, mudah, dan efisien. Kita juga bisa mendeteksi pengguna dimanapun ia berada.
Sebagai contoh barcode yang tertera pada sebuah produk. Dengan barcode tersebut, bisa dilihat
produk mana yang paling banyak terjual dan produk mana yang kurang diminati. Selain itu dengan
barcode kita juga bisa memprediksi produk yang stoknya harus ditambah atau dikurangi. Dengan
barcode kita tak perlu susah susah menghitung produk secara manual. Contoh lain saat kita pergi
ke Singapore. Jika kita ingin bepergian menggunakan transportasi umum seperti MRT atau bis kita
cukup menggunakan atau membeli EZ-link card. EZ-link card biasanya dipakai oleh para
wisatawan yang mengunjungi Singapore sebagai pengganti uang untuk membayar jasa transportasi
yang telah digunakan. Sedangkan warga negara Singapore sendiri menggunakan ktp ataupun kartu
pelajar sebagai alat membayarnya. Cara ini lebih efisien dan cepat ketimbang kita menggunakan
uang tunai. Jika kita menggunakan uang tunai, kita masih harus mengantri untuk membayar, belum
lagi jika kita membayar dengan nilai nominal uang besar, kita harus menunggu untuk mendapatkan
uang kembalian kita.
Aplikasi IoT dalam B2B dan pemerintahan:
Iklan dan pemasaran terhubung. Cisco percaya bahwa kategori ini (Billboards terkoneksi
internet) akan menjadi tiga terbesar kategori IoT, bersamaan dengan smart factories dan sistem
pendukung telecommuting.
Sistem pengelolaan sampah. Di Cincinnati, volume sampah masyarakat turun 17% dan
volume daur ulang meningkat hingga 49% melalui pemanfaatan program pay as you throw
berbasis teknologi IoT untuk memonitor siapa yang membuang sampah melebihi batas.
Jaringan listrik pintar yang menyesuaikan tarif untuk penggunaan puncak energi. Jaringan
listrik ini mewakili penghematan US$200 miliar hinga US$500 miliar per tahun sampai dengan
2025 berdasarkan McKinsey Global Institute.
Sistem air cerdas. Kota Doha, Sao Paulo, dan Beijing mengurangi kebocoran air 40-50%
dengan meletakkan sensor pada pompa dan infrastruktur air lainnya.
Penggunaan dalam industri mencakup pabrik dan gudang terhubung, internet yang dikelola
jaringan rakitan, dan sebagainya.
C.Software Defined Networking (SDN)
Software Defined Networking (SDN) yang memungkinkan organisasi untuk mempercepat
penyebaran aplikasi dan pengiriman, secara dramatis mengurangi biaya TI melalui-enabled
kebijakan alur kerja otomatisasi. Teknologi SDN memungkinkan arsitektur awan dengan
memberikan otomatis, on-demand pengiriman aplikasi dan mobilitas pada skala. SDN
meningkatkan manfaat virtualisasi data center, meningkatkan fleksibilitas dan pemanfaatan sumber
daya dan mengurangi biaya infrastruktur dan biaya overhead.
SDN menyelesaikan tujuan bisnis ini dengan konvergen manajemen jaringan dan aplikasi
layanan ke terpusat, platform orkestrasi extensible yang dapat mengotomatisasi provisioning dan
HERII PURNAMA

14

konfigurasi seluruh infrastruktur. Kebijakan IT terpusat umum menyatukan kelompok-kelompok


yang berbeda IT dan alur kerja. Hasilnya adalah infrastruktur modern yang dapat memberikan
aplikasi dan layanan baru dalam hitungan menit, bukan hari atau minggu yang diperlukan di masa
lalu.
SDN memberikan kecepatan dan kelincahan saat menyebarkan aplikasi baru dan layanan
bisnis. Fleksibilitas, kebijakan, dan programabilitas adalah keunggulan dari solusi SDN Cisco,
dengan platform yang mampu menangani kebutuhan jaringan yang paling menuntut hari ini dan
besok.
Usaha, yang anda cari untuk Kontrol Beban Sementara
Berinovasi?
Bayangkan jika Anda bisa memberikan keamanan yang lebih
kuat, lebih cepat waktu ke layanan, mengurangi biaya overhead
operasional, dan lebih cepat TI inovasi. Cisco Aplikasi Centric
Infrastruktur (ACI) menawarkan portofolio tak tertandingi solusi
IT, bersama-sama dengan mitra teknologi IT terkemuka, yang
memenuhi kebutuhan tersebut melalui SDN kemampuan, API terbuka, alat IT orkestrasi, dan
otomatisasi yang lebih besar.
Pelajari bagaimana Cisco Aplikasi Centric Infrastruktur dapat membantu Anda mengelola data
center Anda, mempercepat penyebaran aplikasi, dan memberikan layanan yang lebih cepat.Cari
tahu bagaimana Perusahaan Modul Cisco APIC meluas Cisco ACI seluruh perusahaan Anda.
Software Defined Networking (SDN) yang memungkinkan organisasi untuk mempercepat
penyebaran aplikasi dan pengiriman, secara dramatis mengurangi biaya TI melalui-enabled
kebijakan alur kerja otomatisasi. Teknologi SDN memungkinkan arsitektur awan dengan
memberikan otomatis, on-demand pengiriman aplikasi dan mobilitas pada skala. SDN
meningkatkan manfaat virtualisasi data center, meningkatkan fleksibilitas dan pemanfaatan sumber
daya dan mengurangi biaya infrastruktur dan biaya overhead.
SDN menyelesaikan tujuan bisnis ini dengan konvergen manajemen jaringan dan aplikasi
layanan ke terpusat, platform orkestrasi extensible yang dapat mengotomatisasi provisioning dan
konfigurasi seluruh infrastruktur. Kebijakan IT terpusat umum menyatukan kelompok-kelompok
yang berbeda IT dan alur kerja. Hasilnya adalah infrastruktur modern yang dapat memberikan
aplikasi dan layanan baru dalam hitungan menit, bukan hari atau minggu yang diperlukan di masa
lalu.
SDN memberikan kecepatan dan kelincahan saat menyebarkan aplikasi baru dan layanan
bisnis. Fleksibilitas, kebijakan, dan programabilitas adalah keunggulan dari solusi SDN Cisco,
dengan platform yang mampu menangani kebutuhan jaringan yang paling menuntut hari ini dan
besok.
Bayangkan jika Anda bisa memberikan keamanan yang lebih kuat, lebih cepat waktu ke
layanan, mengurangi biaya overhead operasional, dan lebih cepat TI inovasi. Cisco Aplikasi Centric
Infrastruktur (ACI) menawarkan portofolio tak tertandingi solusi IT, bersama-sama dengan mitra
teknologi IT terkemuka, yang memenuhi kebutuhan tersebut melalui SDN kemampuan, API
terbuka, alat IT orkestrasi, dan otomatisasi yang lebih besar.
Pelajari bagaimana Cisco Aplikasi Centric Infrastruktur dapat membantu Anda mengelola data
center Anda, mempercepat penyebaran aplikasi, dan memberikan layanan yang lebih cepat.Cari
HERII PURNAMA

15

tahu bagaimana Perusahaan Modul Cisco APIC meluas Cisco ACI seluruh perusahaan Anda.
Penyedia layanan, yang anda Mencari Layanan Solusi
Infrastruktur?
Bayangkan jika Anda memiliki sebuah platform yang dapat
membantu Anda mengubah bisnis Anda, ditambah
mempercepat waktu untuk pendapatan sekaligus mengurangi
biaya operasional dan menggunakan layanan baru dengan
kecepatan web. The Cisco Evolved Services Platform alamat
kebutuhan ini.
Menggunakan Software Defined Networking untuk Penyedia Layanan , Jaringan Fungsi
Virtualisasi , API terbuka, dan kemampuan orkestrasi canggih untuk menciptakan sebuah platform
yang fleksibel dan layanan modular. The Cisco Evolved Programmable Jaringan adalah sebuah
platform pendamping yang terdiri dari infrastruktur kemampuan layanan pengiriman fisik dan
virtual yang dapat Anda gunakan untuk mempercepat penyebaran layanan baru yang inovatif.
Pelajari bagaimana Cisco Evolved Services Platform dapat membantu Anda mengubah melalui
inovasi.Cari tahu bagaimana Cisco Evolved Programmable Jaringan dapat membantu Anda
mempercepat penyebaran layanan.
Sukses besar dengan Layanan Cisco
Ketika mempertimbangkan SDN, penting untuk menentukan hasil
bisnis yang Anda inginkan dan merencanakan setiap tahap
perjalanan. Kemudian Anda akan ingin tahu bagaimana untuk
mempercepat manfaat dari SDN sementara mengurangi risiko.
Dengan lebih dari 50 juta perangkat, 30 tahun pengalaman, dan 6
juta interaksi pelanggan setiap tahun, kami menawarkan berbagai
layanan profesional, solusi, dan dukungan produk. Kami dapat membantu Anda mencapai tangkas,
cepat TI. Selaras dengan kebutuhan bisnis Anda. Dengan biaya yang lebih rendah. Dan inovasi
lebih.
5.PENUTUP
A.Kesimpulan
~ Teknologi Cloud Computing Sudah Beredar banyak sekarang ini baik disektor
masyarakat biasa atau Industri yang mana ada banyak pula yang dapat digunakan secara gratis dan
secara

HERII PURNAMA

16

6.REFERENSI
Janssen, Cory. Internet of Things: IoT. Diakses dari situs techopedia pada 25 JUNE 2015
pukul 08:39 AM.
Wikipedia Indonesia. Internet of Things
.Diakses dari situs id.wikipedia.org :
https://id.wikipedia.org/wiki/Internet_of_Things pada 25 JUNE 2015 pukul 08:39 AM.
Ahimima.Apa Itu Teknologi Cloud Computing(Komputasi Awan)?.Diakses dari situs
ahimima : http://ashimima.com/apa-itu-teknologi-cloud-computing-komputasi-awan/ pada 25 JUNE
2015 pukul 08:50 AM
Ashton, Kevin. Internet of Things. Diakses dari situs RFIDJournal pada 25 JUNE 2015
08:50 AM
Software
Defined
Networking
(SDN)
Diakses
dari
situs
cisco
:
http://www.cisco.com/web/solutions/trends/sdn/index.html pada 25 JUNE 2015 pukul 08:39 AM

HERII PURNAMA

17