You are on page 1of 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Ileus Obstruksi

Topik

: Ileus Obstruksi:

Hari/Tanggal

: 11-19 Juni 2015

Waktu/Jam

: 07:30 WIB

Tempat

: Rumah sakit A

Peserta

: 50 Peserta

A. Tujuan Umum
a. Setelah kegiatan penyuluhan, peserta dapat memahami pengertian, tanda-tanda,
penyebab, akibat, serta penatalaksanaan ileus obstruksi / untuk penderita ileus
obstruksi .
B. Tujuan Khusus
a. Menjelaskan Pengertian Ileus obstruksi
b. Mengetahui Penyebab ileus obstruksi
c. Mengetahui Tanda dan gejala ileus obstruksi
C. Materi
a. Pengertian Ileuso bstruksi
b. etiologi ileus obstruksi
c. Tanda dan gejala Ileus obstruksi
d. Manifestasi klinik ileus obstruksi

D. Metode
a. Ceramah
b. Diskusi
c. Tanya Jawab
E. Media
1

Mendengarkan 2 .Menit Terminasi: a. 20 Menit ileus obstruksi Pelaksanaan : a. Menjawab telah reinforcement yang bisa menjawab. Mendengarkan c. Peserta bertanya 3. 5 Menit Evaluasi : a. 3 Menit Kegiatan Penyuluhan Pembukaan : a. Bertanya kepada peserta apakah sudah mengetahui tentang materi 2. Mendengarkan tentang  pengertian ileus obstruksi Menjelaskan tentang  penyebab ileus obstruksi Menjelaskan Tanda dan gejala ileus obstruksi  Menjelaskan Akibat ileus obstruksi  Menjelaskan penatalaksanaan ileus obstruksi b. Penyampaian materi :  Menjelaskan a. Menanyakan tentang dijelaskan. Mengucapkan terima kasih atas a. Membuka/ memulai Kegiatan Peserta kegiatan dengan mengucapkan salam b. Memberikn kesempatan pada peserta untuk bertanya. Menjawab pertanyaan a. b. Menjelaskan tujuan dari penyuluhan d. Mendengarkan e. Mendengarkan d. Kegiatan Penyuluhan No Waktu 1. 4. Leaflet F. 2. Menyebutkan materi penyuluhan e.a. Menjawab salam b. kepada kepada materi dan peserta yang peserta a. Memperkenalkan diri c.

Kelainan di luar usus seperti gagal ginjal atau kadar elektrolit darah yang abnormal (rendah kalium tinggi kalsium) TANDA DAN GEJALA 1. Mengucapkan salam penutup. muntah empedu awal. 1996 : 242). distensi berat. 3 .peran sertanya b. dan makanan. dapat secara mekanis atau fungsional (IinInayah. flatus. dapat mengakibatkan terhambatnyapasase cairan. Pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa ileus obstruktif adalah penyumbatan yang terjadi secara parsial atau komplit. Obat obatan tertentu 6. Ileus obstruktif terjadi ketika terdapat rintangan terhadap aliran normal dari isi usus. Kelenjar tiroid yg kurang aktif 5. Cendera pada pembulu darah usus 4. usus halus atas Kolik (kram) pada abdomen pertengahan sampai ke atas. Long. dan makanan. flatus. Atherosclerosis yang menyebabkan berkurangnya aliran darah ke usus 3.muntah . Mekanika sederhana . peningkatan bising usus (bunyi gemerincing bernada tinggi terdengar pada interval singkat). 2004 : 202). ETIOLOGI 1. b. mekanik atau fungsional. bising usus dan bunyi ‘hush´ meningkat. yang terjadi bisa diusus halus ataupundiusus besar. sedikit atau tidak ada ± kemudian mempunyai ampas. distensi. usus halus bawah Kolik (kram) signifikan midabdomen. bisa juga karena hambatan terhadap rangsangan saraf untuk terjadinya peristaltik atau karena adanya blockage (Barbara C. nyeri tekandifus minimal. Suatu infeksi atau bekuan darah di dalam perut 2. Mekanika sederhana . nyeri tekan difus minimal. Menjawab salam Materi Ileus Obstruksi PENGERTIAN Ileus obstruksi adalah blok saluran usus yang menghambat pasase cairan. 2.

Feses atau vomitus menjadi berwarna gelap atau berdarah atau mengandungdarah samar MANIFESTASI KLINIK 1. kolon Kram (abdomen tengah sampai bawah). dengan posisi tegak dan telentang dan lateral dekubitus menunjukkan gambaran anaka tangga dari usus kecil yang mengalami dilatasi dengan airfluis level.obstruksi sederhana pada obstruksi usus halus proksimal akan timbul gejala muntah yang banyak. Pada pemeriksaan radiologist. Hal yang perlu diperhatikan adalah adanya skar bekas operasi atau hernia. Gejalanya kramnyeri abdomen. obstruksi disertai proses strangulasi kira-kira sepertiga obstruksi dengan strangulasi tidak diperkirakan sebelum dilakukan operasi. distensi yang muncul terakhir. Kejang hilang timbul dengan adanya fase bebas keluhan. Bila dijumpai tanda-tanda strangulasi maka diperlukan tindakan operasi segera untuk mencegah terjadinya nekrosis usus.3. waktunya bervariasi tergantung letak sumbatan. Obstipasi selalu terjadi terutama pada obstruksi komplit. distensi ringan dan diare. Hari Pertama 4 . Strangulasi Gejala berkembang dengan cepat. peningkatan bising usus. Pemberian kontras akan menunjukkan adanya obstruksi mekanis dan letaknya. yang jarang menjadi muntah fekal walaupun obstruksi berlangsung lama. kemudian terjadi muntah (fekulen). terus menerus dan terlokalisir. distensisedang. Nyeri abdomen bervariasi dan sering dirasakan sebagai perasaan tidak enak di perut bagian atas. Muntah akan timbul kemudian. muntah persisten. Obstruksi bagian tengah atau distal menyebabkan kejang di daerah periumbilikal atau nyeri yang sulit dijelaskan lokasinya. nyeri parah.Evaluasi A. H. biasanya bising usus menurun dn nyeri tekan terlokalisir hebat. 2. 5. maka muntah yang dihasilkan semakain fekulen. nyeri tekan difus minimal 4. Gejalanya seperti obstruksi sederhana tetapi lebih nyata dan disertai dengan nyeri hebat. Obstruksi mekanik parsial Dapat terjadi bersama granulomatosa usus pada penyakit Crohn. Semakin distal sumbatan. Mekanika sederhana .

5) Obstipasi dapat terjadi terutama pada obstrusi komplit. 3) Nyeri seperti kram pada perut. terutama bila dinding usus mengalami perforasi. nyerinya bisa berat dan menetap. 4) Demam sering terjadi.a. pada awal mengandung makanan tak dicerna. Hari Kedua c. Evaluasi: Dilakukan setelah diberikan dengan mengacu pada tujuan yang telah ditetapkan d. 6) Abdominal distention 7) Tidak adanya flatus B. Perforasi dengan cepat dapat menyebabkan perdangan dan infeksi yang berat serta menyebabkan syok.selanjutnya muntah air dan mengandung empedu. Kriteria Evaluasi  Evaluasi Struktur  Peserta hadir ditempat penyuluhan sebanyak 45 orang  Penyelenggaraan penyuluhan di Rumah Sakit A selama 30 menit  Evaluasi Proses  Peserta antusias terhadap materi penyuluhan  Peserta mengikuti jalannya penyuluhan sampai selesai  Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar  Evaluasi Hasil  Pertanyaan yang diajukan oleh peserta : Apa tanda dan gejala ileus obstruksi? Jawaban : Peserta memahami tanda dan gejala ileus obstruksi Kriteria jawaban : 1) Mual 2) Muntah. Kriteria Evaluasi  Evaluasi Struktur  Peserta hadir ditempat penyuluhan sebanyak 28 orang  Penyelenggaraan penyuluhan di Rumah sakit A selama 30 menit  Evaluasi Proses  Peserta antusias terhadap materi penyuluhan 5 . disertai kembung. Evaluasi: Dilakukan setelah diberikan dengan mengacu pada tujuan yang telah ditetapkan b. hitam dan fekal.

 Peserta mengikuti jalannya penyuluhan sampai selesai  Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar  Evaluasi Hasil  Pertanyaan yang diajukan oleh peserta : 1. Apa itu adhesi Jawaban : Peserta memahami adhesi Kriteria jawaban : Adhesi sebagai perlengketanfibrosa (jaringan ikat) yang abnormal di antara permukaan peritoneum yang berdekatan. baik antar peritoneum viseral maupun antara peritoneum viseral dengan parietal 6 .