You are on page 1of 19

METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN

PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT
DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN
SAIGON

CV. ARONY KARYA - 2015

METODE PELAKSANAAN CV. Standart Operasional Konstruksi Standart ini dipake dalam proses keseluruhan konstruksi untuk mewujudkan Target dan SasaranPekerjaan. Pengaturan Tenaga Kerja Pengaturan tenaga kerja yang dibagi menjadi beberapa kelompok untuk pekerjaan yang tertentudan secara simultan dilanjutkan dengan pengaturan tenaga kerja untuk pekerjaan yang berikutnya. B. penempatan bahan dan alat yang baik sehingga memudahkandalam pelaksanaan pekerjaan. Disamping itu kualitas bangunan yang kita hasilkan bisa dipertanggung jawabkan tanpamengurangi faktor Keselamatan Kerja. personil yang berpengalaman dan bersertifikat keahlian sesuai bidang yang ditangani dan peralatan kerja sesuai yang dibutuhkan untuk pelaksanaan dilapangan. Apabila Lokasi Site tidak cukup luas. Berikut disampaikan dalam bentuk flow chart. A. PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON . Mutu.sehingga sangat menunjang pelaksanaan pekerjaan.Karena pekerjaan ini adalah spesifik pekerjaan gedung dengan ciri khas tersendiri yang muncul daridesain yang ada. ARONY KARYA I. maka diperlukan sistem pangaturan.sehingga diharapkan pekerjaan pada suatu lokasi dapat secara tuntas. bersama ini kami ajukan metode pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan scope pekerjaan yang ada. C. PENDAHULUAN Setelah mempelajari data-data kerangka acuan kerja pada Pekerjaan tersebut di atas. maka untuk mendapatkan hasil yang maksimal sesuai dengan BMW (Biaya.Waktu) diperlukan metode pelaksanaan yang baik. Lokasi dan Kondisi Lapangan Lokasi yang cukup luas sehingga sirkulasi bahan dan zona lapangan diatur secara mudah.

METODE PELAKSANAAN CV. Proses persetujuan gambar kerja dituangkan dalam bentuk Bagan Alur dibawah ini PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON . Pembuatan Shop Drawing Shop Drawing/Gambar kerja merupakan acuan dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan. ARONY KARYA D.

biaya. Pengendalian Waktu b. PENGENDALIAN PROYEK Tahapan pengendalian proyek merupakan tahapan penting dalam mencapai tujuan proyek ditinjau dari segi pelaksanaan. Pengendalian dalam metode pelaksanaan disini hanya kita prioritaskan pada tiga hal sebagai berikut : a. ARONY KARYA E. kualitas.METODE PELAKSANAAN CV. Pengendalian Biaya c. Proses Persetujuan Material II. Pengendalian Mutu material maupun mutu hasil akhir pekerjaan. PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON .

Weekly Schedule : Jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan yang disusun untuk dilaksanakan dalam waktu satu minggu. B. PENGENDALIAN WAKTU Pengendalian waktu pelaksanaan proyek dilakukan dengan mengadakan rapat – rapat periodik yang diselenggarakan setiap satu kali seminggu dan bertempat di kantor proyek ( site office ). Dengan NWP dapat ditentukan kegiatan – kegiatan yang termasuk dalam lintasan kritis ( critical part ) yaitu kegiatan yang jika mengalami keterlambatan dapat mempengaruhi kegiatan lain. Penjadwalan waktu kerja (Time Schedule) yang dibuat antara lain : 1. Hasil dari perhitungan bersama yang disepakati dituangkan dalam bentuk Progress prestasi pekerjaan yang dituangkan di setiap akhir minggu. Selain membuat Time Schedule pengendalian waktu pelaksanaan proyek juga dilakukan dengan membuat Bar Chart dan Network Planning (NWP). 2. Sedangkan NWP dibuat untuk menggambarkan jalur – jalur yang menghubungkan satu kegiatan dengan kegiatan lainnya dengan durasi dan waktu paling awal/akhir untuk memulai/mengakhiri kegiatan tersebut. Master Schedule : Jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan yang disusun berdasarkan urutan pekerjaan dari saat proyek dimulai hingga proyek selesai. Bar Chart berisi kegiatan pelaksanaan pekerjaan dan waktu pelaksanaannya dalam waktu satuan minggu yang dikemas dalam bentuk table. dan Konsultan Perencana. Daily Schedule : Rencana kerja harian yang disusun dengan mengacu pada weekly schedule. Untuk memudahkan kontrol pengendalian waktu pelaksanaan proyek dilakukan penjadwalan waktu kerja (time schedule) yang dibuat sesuai dengan urutan pelaksanaan pekerjaan. Penjadwalan kerja dilakukan agar waktu pelaksanaan yang telah ditentukan dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga pekerjaan yang dilaksanakan dapat diselesaikan tepat pada waktunya. PENGEDALIAN BIAYA Pengendalian biaya merupakan salah satu point perhatian tersendiri. Monthly Schedule : Jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan yang disusun pada minggu terakhir setiap bulan yang berisi rencana pelaksanaan berbagai bagian pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk bulan berikutnya. Dalam hal ini sebelum dilakukan pembayaran harus dilakukan pengecekan dan perhitungan bersama dengan pihak owner. dimana disetiap tahapan pekerjaan akan mengeluarkan biaya untuk melaksanakannya.METODE PELAKSANAAN CV.Dengan Master Schedule dibuat kurva-S perencanaan dan kurva-S aktual. 4. PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON . pengawas (MK). ARONY KARYA A. 3. Pengendalian biaya biasanya dilakukan dengan melalui system pembayaran.

Pekerjaan-pekerjaan yang mutu akhirnya kurang sesuai standard harus dilakukan perbaikan sampai mendapatkan hasil sesuai dengan standard yang diinginkan. PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON . apabila dilakukan pekerjaan galian harus dilihat jenis tanahnya. C. Tahapan pekerjaan agar sesuai yang distandarkan sebelum pelaksanaannya harus dijelaskan dalam bentuk metode pelaksanaan masing-masing pekerjaan. Di setiap tahapan yang harus dilalui dilakukan pengawasan oleh pelaksana lapangan yang mengerti teknis pekerjaan. Pengendalian Biaya di dalam internal pelaksana sangat penting terkait dengan tingkat prioritas. PENGEDALIAN MUTU Pengendalian mutu bahan/material merupakan bentuk pengawasan terhadap kesesuaian material dengan RKS yang direncanakan. Pengendalian mutu bahan/material dilakukan oleh Quality Control atau Pelaksana sebelum tahapan pekerjaan dimulai. Pengendalian disini bersifat sebelum pelaksanaan pekerjaan.METODE PELAKSANAAN CV. Dari jenis tanah ini dibuatlah kemiringan galian yang dimungkinkan. Rambu-rambu peringatan dapat berupa tulisan ataupun garis/tali batas aman. proses tahapan pekerjaan dan pengecekan akhir pekerjaan. Kualitas hasil pekerjaan harus dituangkan dalam bentuk checklist. Tahapan atau proses di setiap pekerjaan harus dilakukan dengan metode yang benar sesuai yang disyaratkan. Di sekitar keliling galian dibuatlah pengaman dan rambu-rambu peringatan. terawat dengan baik. jumlah dan jenis kebutuhan material yang sudah disepakati dalam forum rapat dan RKS yang ada. Rambu-rambu pengamanan harus dibuat sejelas-jelasnya agar setiap orang dapat bersikap waspada dan hati-hati. Inti dari tahapan ini adalah selalu dilakukan pengecekan terhadap pemakaian material. Tahap pengendalian mutu bahan/material selanjutnya dilanjutkan dengan tahapan pelaksanaan pekerjaan. Sebagai gambaran. Bahan yang akan digunakan harus diusulkan terlebih dahulu dan mendapatkan persetujuan bersama konsultan pengawas. Kesalahan pelaksanaan akan berakibat pada hasil kualitas pekerjaan. Pengendalian mutu bahan/material ini dilakukan di setiap kedatangan material. konsultan perencana dan owner. ARONY KARYA dan di berita acarakan. Bahan/material yang sudah disetujui harus tersimpan dan terdokumentasikan dengan benar. Metode pelaksanaan pekerjaan ini harus juga mempertimbangkan factor keselamatan pekerjaan dan lingkungan sekitarnya (termasuk orang yang mungkin lalu lalang di sekitar pekerjaan).

Bekisting Pekerjaan Pondasi (P2) a. TATA RUANG DAN PERUMAHAN KOTA PONTIANAK  TAHUN ANGGARAN : 2015 a. 20 cm Lantai Kerja Beton Tumbuk t. Beton ( K 225 ) b. Beton ( K 225 ) b. Tahapan Pelaksanaan Adapun tahapan pelaksanaan pekerjaan ini dijelaskan sebagai berikut : I 1 2 II 1 2 3 4 5 6 7 PEKERJAAN PENDAHULUAN Pembersihan Lokasi Papan Nama Proyek PEKERJAAN PAGAR Galian Tanah Pondasi Cerucuk dia.METODE PELAKSANAAN CV. Tulangan Besi c. 5 cm ( K 100 ) Pekerjaan Pondasi (P1) a. Bekisting Urugan Kembali Tanah Galian PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON . Tulangan Besi c. ARONY KARYA III. RUANG LINGKUP PEKERJAAN  KEGIATAN : PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT KANTOR KELURAHAN SAIGON  PEKERJAAN : PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON  SUMBER DANA : APBD KOTA PONTIANAK  UNIT KERJA : DINAS CIPTA KARYA. 10 cm Urugan Pasir di bawah Pondasi t.

Bekisting Pekerjaan Sloof Uk. 1. Bekisting Kolom Beton 30/40 (K1) a. Tulangan Besi c. Tulangan Besi c. Beton ( K 225 ) b. Bekisting Urugan Kembali Tanah Galian Plesteran T. Beton ( K 225 ) b. Tulangan Besi c. Bekisting Pekerjaan Balok Uk. Bekisting Dinding Batako 8 x 15 x 30 Plesteran (Dinding + kolom + Balok + Sloof) T. Beton ( K 225 ) b. Beton ( K 225 ) b. 15/25 a. Tulangan Besi c. ARONY KARYA 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 III 1 2 3 4 5 6 7 8 Kolom Pondasi Beton 30/40 (K1) a.METODE PELAKSANAAN CV. 15/25 (SL2) a. Bekisting Kolom Beton 20/20 (K2) a. Beton ( K 225 ) b. Bekisting Kolom Pondasi Beton 20/20 (K2) a. Beton ( K 225 ) b. Beton ( K 225 ) b. Tulangan Besi c. 10 cm Urugan Pasir t. 1.5 cm Grill Besi Dia. 10 cm Lantai Kerja Beton Tumbuk t.5 cm Cat Tembok Dinding + Kolom + Balok Pintu Gerbang Depan + Samping Pagar Besi Hollow PEKERJAAN SALURAN Galian Tanah Cerucuk dia. 16 PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON . Tulangan Besi c. 5 cm ( K 100 ) Pekerjaan Cor Tumbuk Saluran a.

METODE PELAKSANAAN CV. Tulangan Besi c. 02) Cat Kilat Cat Pelitur (Pintu Panel) PEKERJAAN LAIN-LAIN Mesin Pompa + Pemasangan Pipa Bak Air Fibreglass Pagar Stainless Teras Depan Relling Ram Depan Stainless Papan Nama LURAH SAIGON Pemasangan Alumunium di Lantai Ram Teras Depan Penambahan Ring Balok Pintu depan Garasi (10/20) a. Bekisting Plesteran T.5 cm Urugan Tanah Subur Pengecatan PEKERJAAN FINISHING KANTOR LURAHAN SAIGON PEKERJAAN PENGECATAN Cat Tembok Dinding + Kolom/Balok (Lt. Beton ( K 225 ) b. Bekisting Paving Blok Pengupasan Tanah PEKERJAAN TAMAN Pekerjaan Cor Tumbuk Pot Bunga a. Beton ( K 225 ) b. 1. 02) Cat Tangga Cat Plafond (Lt. Tulangan Besi c. 01) Cat Tembok Dinding + Kolom/Balok (Lt. Beton ( K 225 ) b. 50 cm Pekerjaan Balok Tepi Paving a. ARONY KARYA IV 1 2 3 4 V 1 2 3 4 B I 1 2 3 4 5 6 7 II 1 2 3 4 5 6 7 8 9 PEKERJAAN JALAN MASUK Urugan Pasir t. 01) Cat Plafond (Lt. Bekisting Dinding Batako 8 x 15 x 30 (Dak Samping) Penambahan Dinding Batako PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON .

Sampah-sampah yang dihasilkan dari pekerjaan ini dikumpulkan di suatu tempat yang telah disetujui oleh pengawas. Papan nama proyek sebaiknya diletakan pada lokasi yang dapat dilihat jelas dan dengan persetujuan pengawas / direksi lapangan.2 x 1. rumput. dan sebagainya. kemudian baru diangkut dengan menggunakan dump truck untuk dibuang ke tempat pembuangan sampah akhir.2 (Lengkap) Dalam melaksanakan Pekerjaan tersebut diatas diperlukan Metoda Pelaksanaan yaitu cara pelaksanaan suatu pekerjaan agar selesai dengan baik dan waktu yang tepat sesuai dengan rencana kerja dan Spesifikasi Teknis.  Pekerjaan Direksi Keet Pekerjaan direksi keet dibuat untuk menyimpan material yang tidak tahan terhadap perubahan cuaca seperti. dll. time schedule telah dibuat. dan kontraktor telah memiliki Shop Drawing. nilai pagu. dan berbagai hal lain yang dapat menggangu pelaksanaan pekerjaan. PEKERJAAN PENDAHULUAN Pekerjaan pendahuluan merupakan pekerjaan persiapan awal yang dibutuhkan dalam pelaksanaan proyek. papan mal. PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON . ARONY KARYA 10 11 12 13 14 Lisplank Plat Dak Garasi Plesteran Dinding + Lisplank + Balok+finishing DAK Finishing Plesteran Kembali pada Plat Dak Pintu Panel + Kusen (Lengkap) Jendela Dapur 1.  Papan Nama Proyek Papan nama proyek dibuat untuk menunjukan dan menjelaskan data tentang proyek baik dari sumber dana. Pembersihan dilakukan dengan manual. Adapun metode yang digunakan yaitu sebagai berikut : 1. Sebelumnya segala izin yang dibutuhkan sudah diurus.METODE PELAKSANAAN CV. Pekerjaan pendahuluan yang dilakukan dalam proyek ini meliputi :  Pekerjaan Pembersihan Lokasi / Pembongkaran Sebelum Pekerjaan dimulai terlebih dahulu dilakukan pembersihan lokasi dari sampah. bahan semen. Direksi keet juga berfungsi sebagai kantor sementara untuk mengurus administrasi proyek.

maka urugan pasir itu di siram sampai jenuh air dan pasir telah benarbenar padat. Kolom Pagar dan Balok Atas Pagar sesuai dengan gambar kerja dan spesifikasi teknis. PEKERJAAN PAGAR  Galian Tanah Pondasi Setelah pekerjaan Pendahuluan dan pekerjaan pemancangan selesai dilakukan. Bidang horizontal galian tanah harus mempunyai jarak yang lebih besar dari lebar pondasi. Sebelum campuran beton diletakkan. yang di dapat dari supplier pasir terdekat. Tebal dari lantai kerja ini sekitar 5 cm. Pekerjaan Pondasi P2.setelah pasir urug di timbun kegalian tanah sesuai dengan elevasinya. 5 cm ( K 100 ) Setelah tanah digali dan diberikan urugan pasir.  Pekerjaan Beton Bertulang Pekerjaan beton bertulang pada pekerjaan pembuatan pagar ini meliputi Pekerjaan Pondasi P1. Kolom Pondasi K1. Elevasi untuk pekerjaan Urugan Pasir ini sesuai dengan rencana sebelumnya ( steak out ). Adapun Urutan pekerjaan beton bertulang sebagai berikut : PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON . Pengalian dilakukan sesuai dengan gambar rencana pondasi dan telah mendapat persetujuan dari pengawas. Galian tanah pondasi diperlukan untuk perletakan pondasi plat. Kedalaman galian harus sesuai dengan gambar rencana. Pekerjaan Balok Sloof.METODE PELAKSANAAN CV. Kolom Pondasi K2. 10 cm Berupa memancang cerucuk dengan dimensi sesuai dengan perencanaan dengan alat bantu penumbuk pada bawah pondasi. selanjutnya dibuat lantai kerja dengan campuran beton Mutu K 100.  Lantai Kerja Beton Tumbuk t. dasar tanah diratakan terlebih dahulu. Tanah hasil galian ditumpuk ditempat yang telah ditentukan oleh pengawas. hal yang dilakukan selanjutnya yaitu pekerjaan galian tanah pondasi. karena tanah tersebut akan dipakai kembali. setelah lantai kerja mengeras barulah diatasnya diletakkan pondasi Plat Setempat. Pekerjaan urugan pasir di kerjakan dengan menggunakan bahan material pasir urug. hal ini berfungi untuk memungkinkan pemasangannya. ARONY KARYA 2.  Cerucuk dia. 20 cm Pekerjaan ini kerjakan setalah semua pekerjaan item pekerjaan di atasanya telah selesai. penopangan dan lain-lain.  Urugan Pasir di bawah Pondasi t.

PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON . PEKERJAAN PENGECORAN Komposisi Adukan Adukan untuk pekerjaan adukan saluran beton bertulang harus terdiri dari satu bagian semen berbanding dua bagian pasir (keadaan lepas) dan tiga bagian batu.Bekisting dipasang setelah pemasangan lantai kerja dilaksanakan. dengan air yang cukup untuk mendapatkan kekentalan yang sesuai untuk pemakaian. kemudian lantai kerja dipasang sesuai dengan gambar terlampir. sehingga menghasilkan adukan yang matang. setelah bahan-bahan sudah di dalam mixer. kecuali bila ditentukan dan diperintahkan lain oleh pihak proyek.METODE PELAKSANAAN CV. Pelaksanaan Pekerjaan Setelah pemancangan kayu cerucuk selesai dilaksanakan dilanjutkan dengan pemasangan kayu klas II ukuran 4/6 sebagai gelegar lantai kerja. PEKERJAAN PEMBESIAN Pemasangan Cara dan perlengkapan untuk pekerjaan pembesian sedemikian rupa sehingga memudahkan untuk pekerjaan tersebut dengan mendapatkan hasil yang maksimal Besi yang dipasang harus sesuai dengan ukuran yang tertera pada gambar dan bentuk lengkungan dibuat sedemikian rupa sesuai dengan gambar serta setiap pertemuan atau sambungan besi diikat dengan kawat binrat dan harus kuat sehingga tidak bisa bergerak untuk mendapatkan mutu yang baik. Jika diperlukan mesin pengaduk (Mixer) maka lamanya waktu pengadukan. Pengaduk Spesi / Adukan Cara dan perlengkapan yang dipakai untuk mengaduk campuran harus menggunakan Beton Molen sehingga mudah untuk memastikan dengan tepat dan mengontrol banyaknya tiap-tiap bagian yang dimasukan ke dalam campuran dan harus disetujui oleh pihak proyek. ARONY KARYA PEKERJAAN BEKISTING Bahan Bahan untuk bekisting menggunakan papan kayu klas III seperti gambar terlampir. yaitu dipasang pada kiri dan kanan lantai kerja yang digunakan untuk menahan pengecoran pada waktu pelaksanaan. tidak boleh kurang dari 2 (dua) menit.

Pencampuran ulang adukan harus dibersihkan dan harus dicuci setiap akhir kerja untuk setiap hari.  Dinding Batako Dinding batako dilaksanakan setelah pekerjaan struktur selesai dilakukan. Pengecoran Pada saat pengecoran dilakukan. Untuk mendapatkan mutu beton yang baik. Pasir harus dibersihkan dari kotorankotoran. dan jika adukan tidak dipakai dalam waktu 30 meter setelah penambahan air. harus terisi penuh dengan spesi. Pencampuran ulangan adukan harus dibersihkan dan harus dicuci setiap akhir kerja untuk setiap hari.METODE PELAKSANAAN CV. Adaukan akan dicampur hanya jika bahan-bahan cukup untuk segera dipakai.  Plesteran Dinding Batako Plesteran dinding batako dilakukan setelah batako selesai dipasang dan telah kering. ARONY KARYA Spesi / adukan akan dicampur hanya jika bahan-bahan cukup untuk segera dipakai dan jika adukan tidak dipakai dalam waktu 30 menit setelah penambahan air harus dibuang. sebaiknya pada saat campuran beton dimasukan dalam bekisting agar dipadatkan dengan menggunakan vibrator dengan cara bertahap setiap lapisan.  Pengecatan Tembok Dinding + Kolom + Balok PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON . air yang digunakan harus sesuai standar. adukan harus dibuang. PEKERJAAN PLESTERAN Bahan Bahan plesteran terdiri dari campuran pasir dan portland cement dengan perbandingan 1 portlant cement : 3 pasir. Adukan Cara dan perlengkapan yang dipakai untuk mengaduk campuran adalah sedemikian rupa sehingga mudah untuk memastikan dengan tepat dan mengontrol banyaknya tiap-tiap bagian yang dimasukan ke dalam campuran dan harus disetujui pihak proyek.

penopangan dan lain-lain. Pengalian dilakukan sesuai dengan gambar rencana pondasi dan telah mendapat persetujuan dari pengawas.  Cerucuk dia. Tanah hasil galian ditumpuk ditempat yang telah ditentukan oleh pengawas. dasar tanah diratakan terlebih dahulu.  Urugan Pasir t. 10 cm Berupa memancang cerucuk dengan dimensi sesuai dengan perencanaan dengan alat bantu penumbuk pada bawah galian. Bidang horizontal galian tanah harus mempunyai jarak yang lebih besar dari lantai saluran. Elevasi untuk pekerjaan Urugan Pasir ini sesuai dengan rencana sebelumnya ( steak out ). 10 cm Pekerjaan ini kerjakan setalah semua pekerjaan item pekerjaan di atasanya telah selesai. selanjutnya dibuat lantai kerja dengan campuran beton Mutu K 100. Pekerjaan urugan pasir di kerjakan dengan menggunakan bahan material pasir urug. PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON .  Pagar Besi Hollow Dilaksanakan setelah pekerjaan struktur pagar telah selsai. Sebelum campuran beton diletakkan. hal yang dilakukan selanjutnya yaitu pekerjaan galian tanah. PEKERJAAN SALURAN  Galian Tanah Setelah pekerjaan Pendahuluan dan pekerjaan pemancangan selesai dilakukan. setelah lantai kerja mengeras barulah diatasnya diletakkan lantai saluran. Tebal dari lantai kerja ini sekitar 5 cm. karena tanah tersebut akan dipakai kembali. Pekerjaan ini harus sesuai dengan spesifikasi teknis dan gambar kerja. maka urugan pasir itu di siram sampai jenuh air dan pasir telah benarbenar padat. 5 cm ( K 100 ) Setelah tanah digali dan diberikan urugan pasir.  Lantai Kerja Beton Tumbuk t. 3. yang di dapat dari supplier pasir terdekat. ARONY KARYA Pengecatan dilakukan pada seluruh area yang terteara dalam gambar kerja . hal ini berfungi untuk memungkinkan pemasangannya.METODE PELAKSANAAN CV. Pekerjaan ini harus sesuai dengan spesifikasi teknis dan gambar kerja.  Pintu Gerbang Depan + Samping Dilaksanakan setelah pekerjaan struktur pagar telah selsai. Pekerjaan pengecatan dilakukan setelah plesteran selesai dilaksanakan.setelah pasir urug di timbun kegalian tanah sesuai dengan elevasinya. Kedalaman galian harus sesuai dengan gambar rencana.

sehingga menghasilkan adukan yang matang. PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON . Pengaduk Spesi / Adukan Cara dan perlengkapan yang dipakai untuk mengaduk campuran harus menggunakan Beton Molen sehingga mudah untuk memastikan dengan tepat dan mengontrol banyaknya tiap-tiap bagian yang dimasukan ke dalam campuran dan harus disetujui oleh pihak proyek. dengan air yang cukup untuk mendapatkan kekentalan yang sesuai untuk pemakaian. PEKERJAAN PENGECORAN Komposisi Adukan Adukan untuk pekerjaan adukan saluran beton bertulang harus terdiri dari satu bagian semen berbanding dua bagian pasir (keadaan lepas) dan tiga bagian batu. Spesi / adukan akan dicampur hanya jika bahan-bahan cukup untuk segera dipakai dan jika adukan tidak dipakai dalam waktu 30 menit setelah penambahan air harus dibuang. kecuali bila ditentukan dan diperintahkan lain oleh pihak proyek. Adapun Urutan pekerjaan beton bertulang sebagai berikut : PEKERJAAN BEKISTING Bahan Bahan untuk bekisting menggunakan papan kayu klas III seperti gambar terlampir. Pencampuran ulangan adukan harus dibersihkan dan harus dicuci setiap akhir kerja untuk setiap hari.Bekisting dipasang setelah pemasangan lantai kerja dilaksanakan. ARONY KARYA  Pekerjaan Beton Bertulang Pekerjaan beton bertulang pada pekerjaan pembuatan saluran ini meliputi Pekerjaan pengecoran lantai saluran dan dinding saluran dan hal lainya yang tertera pada gambar kerja dan spesifikasi teknis. setelah bahan-bahan sudah di dalam mixer. kemudian lantai kerja dipasang sesuai dengan gambar terlampir. Pelaksanaan Pekerjaan Setelah pemancangan kayu cerucuk selesai dilaksanakan dilanjutkan dengan pemasangan kayu klas II ukuran 4/6 sebagai gelegar lantai kerja. Jika diperlukan mesin pengaduk (Mixer) maka lamanya waktu pengadukan.METODE PELAKSANAAN CV. tidak boleh kurang dari 2 (dua) menit. yaitu dipasang pada kiri dan kanan lantai kerja yang digunakan untuk menahan pengecoran pada waktu pelaksanaan.

Untuk mendapatkan mutu beton yang baik. Pekerjaan urugan pasir di kerjakan dengan menggunakan bahan material pasir urug.METODE PELAKSANAAN CV. ARONY KARYA Pengecoran Pada saat pengecoran dilakukan. Elevasi untuk pekerjaan Urugan Pasir ini sesuai dengan rencana sebelumnya ( steak out ). PEKERJAAN JALAN MASUK  Urugan Pasir t. PEKERJAAN PLESTERAN Bahan Bahan plesteran terdiri dari campuran pasir dan portland cement dengan perbandingan 1 portlant cement : 3 pasir. dan jika adukan tidak dipakai dalam waktu 30 meter setelah penambahan air.setelah pasir urug di timbun kegalian tanah PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON . Adaukan akan dicampur hanya jika bahan-bahan cukup untuk segera dipakai. Pencampuran ulang adukan harus dibersihkan dan harus dicuci setiap akhir kerja untuk setiap hari. Ukuran dan model grill menyesuaikan dengan gambar kerja dan spesifikasi teknis.5 “. 4. harus terisi penuh dengan spesi kemudian dilanjutkan dengan pemasangan suling-suling dari pipa PVC ∅1. sebaiknya pada saat campuran beton dimasukan dalam bekisting agar dipadatkan dengan menggunakan vibrator dengan cara bertahap setiap lapisan. adukan harus dibuang. air yang digunakan harus sesuai standar. yang di dapat dari supplier pasir terdekat. Pasir harus dibersihkan dari kotorankotoran. 50 cm Pekerjaan ini kerjakan setalah semua pekerjaan beton bertulang balok tepinya selesai dilaksanakan.  Grill Besi Dia. 16 Dilaksanakan setelah pekerjaan struktur dan plesteran saluran selesai dilaksanakan. Adukan Cara dan perlengkapan yang dipakai untuk mengaduk campuran adalah sedemikian rupa sehingga mudah untuk memastikan dengan tepat dan mengontrol banyaknya tiap-tiap bagian yang dimasukan ke dalam campuran dan harus disetujui pihak proyek.

Pelaksanaan Pekerjaan Setelah pemancangan kayu cerucuk selesai dilaksanakan dilanjutkan dengan pemasangan kayu klas II ukuran 4/6 sebagai gelegar lantai kerja.  Pekerjaan Beton Bertulang Pekerjaan beton bertulang pada pekerjaan pembuatan saluran ini meliputi Pekerjaan pengecoran balok tepi paving dan hal lainya yang tertera pada gambar kerja dan spesifikasi teknis. ARONY KARYA sesuai dengan elevasinya. kecuali bila PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON . PEKERJAAN PENGECORAN Komposisi Adukan Adukan untuk pekerjaan adukan saluran beton bertulang harus terdiri dari satu bagian semen berbanding dua bagian pasir (keadaan lepas) dan tiga bagian batu.Bekisting dipasang setelah pemasangan lantai kerja dilaksanakan. kemudian lantai kerja dipasang sesuai dengan gambar terlampir. Adapun Urutan pekerjaan beton bertulang sebagai berikut : PEKERJAAN BEKISTING Bahan Bahan untuk bekisting menggunakan papan kayu klas III seperti gambar terlampir. yaitu dipasang pada kiri dan kanan lantai kerja yang digunakan untuk menahan pengecoran pada waktu pelaksanaan. maka urugan pasir itu di siram sampai jenuh air dan pasir telah benar-benar padat.METODE PELAKSANAAN CV. PEKERJAAN PEMBESIAN Pemasangan Cara dan perlengkapan untuk pekerjaan pembesian sedemikian rupa sehingga memudahkan untuk pekerjaan tersebut dengan mendapatkan hasil yang maksimal Besi yang dipasang harus sesuai dengan ukuran yang tertera pada gambar dan bentuk lengkungan dibuat sedemikian rupa sesuai dengan gambar serta setiap pertemuan atau sambungan besi diikat dengan kawat binrat dan harus kuat sehingga tidak bisa bergerak untuk mendapatkan mutu yang baik.

Spesi / adukan akan dicampur hanya jika bahan-bahan cukup untuk segera dipakai dan jika adukan tidak dipakai dalam waktu 30 menit setelah penambahan air harus dibuang. Ukuran dan model paving blok menyesuaikan dengan gambar kerja dan spesifikasi teknis. dengan air yang cukup untuk mendapatkan kekentalan yang sesuai untuk pemakaian.  Pekerjaan Paving Blok Dilaksanakan setelah pekerjaan beton bertulang dan urugan pasir selesai dilaksanakan. ARONY KARYA ditentukan dan diperintahkan lain oleh pihak proyek. Dilaksanakan sesuai dengan arahan direksi lapangan baik dari urutan. harus terisi penuh dengan spesi . 5. setelah bahan-bahan sudah di dalam mixer. tidak boleh kurang dari 2 (dua) menit. sehingga menghasilkan adukan yang matang. mutu dan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan.METODE PELAKSANAAN CV. Metode pelaksanaan ini dilaksanakan dengan mengacu pada gambar kerja yang menjelasakan posisi dan volume dari masing-masing item pekerjaan dengan pelaksanaanya kelak mengacu pada kondisi serta kemungkinan PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON . PEKERJAAN TAMAN 6. dan pekerjaan lain-lain. PEKERJAAN LAIN-LAIN Secara garis besar pekerjaan taman . Pengaduk Spesi / Adukan Cara dan perlengkapan yang dipakai untuk mengaduk campuran harus menggunakan Beton Molen sehingga mudah untuk memastikan dengan tepat dan mengontrol banyaknya tiap-tiap bagian yang dimasukan ke dalam campuran dan harus disetujui oleh pihak proyek. finishing kantor. Pengecoran Pada saat pengecoran dilakukan. sebaiknya pada saat campuran beton dimasukan dalam bekisting agar dipadatkan dengan menggunakan vibrator dengan cara bertahap setiap lapisan. Pencampuran ulangan adukan harus dibersihkan dan harus dicuci setiap akhir kerja untuk setiap hari. Jika diperlukan mesin pengaduk (Mixer) maka lamanya waktu pengadukan.Untuk mendapatkan mutu beton yang baik. PEKERJAAN FINISHING KANTOR LURAHAN SAIGON 7.

SE Direktris PEKERJAAN PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT DAN FINISHING KANTOR KELURAHAN SAIGON . yang akan kami sajikan sebelum pelaksanaan di lapangan. Tentu saja di dalam pelaksanaannya nanti dapat timbul ide-ide baru. ARONY KARYA perubahan-perubahan yang dapat terjadi karna faktor teknis maupun non-teknis lapangan. 11 Juni 2015 CV. Pontianak. Metode pelaksanaan yang lebih detail akan dibuat setelah kami ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. Demikianlah uraian dan item pekerjaan secara garis besar dan berurutan yang dapat kami sampaikan sebagai usulan tentang pekerjaan-pekerjaan yang terlingkup dalam paket ini.METODE PELAKSANAAN CV. yang disesuaikan dengan dokumen dan gambar-gambar dalam tender. ARONY KARYA SANI SAFITRI SOFIAN.