PENDEKATAN AXIOMATIC

Probability space (Ω , S, P) dengan fungsi peluang P:S →R+ adalah fungsi berharga real, yang memenuhi axioma berikut ini: ax. 1 : P (A) ≥ 0 ∀A ∈ S ax. 2 : P (Ω ) = 1 ax. 3 : P (A ∪ B) = P (A) + P (B) Jika A ∩ B = φ , ∀A, B ∈ S ax. 3’ : Jika A1, A2, A3,… barisan EVENT yang infinite dan saling lepas (mutually exclusive), dengan lain perkataan: ∀Ai, ∈ S ; Ai ∩ A∞ = φ , i≠ ∞  j  j maka P  U Ai  = ∑ P( A! )
 i =1 
i =1

Senin 22 Februari 2010

[MA 2513] PROBSTAT

1

TEOREMA DASAR PROBABILITAS Dengan menggunakan definisi/axioma diatas, dapat dibuktikan sifat berikut ini :
P (Ā) = 1 – P (A) P (φ ) = 0 P (A) ≤ P (B), Jika A ⊆ B P (A) ≤ 1 P (A ∪ B ) = P (A) + P (B) – P (A ∩ B) P (A ∪ B ∪ C ) = P (A) + P (B) + P (C) – P (A ∩ B ) – P (A ∩ C) – P (B ∩ C) + P (A ∩ B ∩ C) Apabila A, B dan C merupakan MEE maka sifat 6 menjadi : P (A ∪ B ∪ C ) = P (A) + P (B) + P (C) yang merupakan kaidah penjumlahan; kaidah perkalian untuk dua event A dan B didefinisikan sbb: 1. 2. 3. 4. 5. 6.

P (A ∩ B ) ≡ P (A) P (B)
Senin 22 Februari 2010 [MA 2513] PROBSTAT 2

PENDEKATAN KLASIK
Definisi : Fungsi peluang P bersifat equally likely yang didefinisikan pada ruang contoh berhingga Ω = {ω 1, ω 2, . . . ω n } memberikan peluang yang sama P (ω i)= 1/N bagi setiap titik contoh A = {s1, s2, …. sk }, Maka : P (A) = P (s1) + P (s1) + … + P (sk)
1 1 1 P ( ) = N +... = N A + N+ k

N

P() A

#A = #Ω

NOTASI : # A menyatakan banyaknya sample point (outcomes) pada event A ATAU : # A menyatakan outcomes yang favorable pada event A

Senin 22 Februari 2010

[MA 2513] PROBSTAT

3

PENDEKATAN EMPIRIK
RE dilakukan n kali, event A terjadi n (A) kali. Peluang dari event A dinyatakan P(A), maka :

P( ) @ A im l
Perbandingan
n( A ) n disebut

n→ ∞

n( ) A n

frekuensi relatif dari event A

Beberapa Sifat : 0 ≤ n( A) ≤ 1 n 1. 2. Jika A dan B MEE, Maka

n ( AB) = n ( A) + n (B); dan
ATAU :

n ( A  B) n ( A) n (B) = + n n n

P(A  B)= P(A)+ P(B)
[MA 2513] PROBSTAT 4

Senin 22 Februari 2010