You are on page 1of 3

Winny Kusumah

10502065
1. Pengertian sineresis dan histeresis
Sineresis yaitu keluarnya cairan dari gel, sehingga gel menjadi mudah hancur dan
kehilangan sifat kenyalnya.
Histeresis adalah proses desorpsi cairan yang diakibatkan suatu perubahan tekanan
Kurva BET Langmuir

Kurva I menunjukkan isoterm adsorpsi untuk adsorben yang microporous


Kurva II dan III menunjukkan isoterm adsorpsi untuk adsorben yang macroporous
dengan interaksi adsorbat-adsorben yang kuat dan juga lemah
Kurva IV dan V menunjukkan isoterm adsorpsi dengan histeresis, dengan aktivitas yang
kuat dan lemah. Pada temperatur rendah maka akan terjadi histeresis.
Kurva VI menunjukkan tahapan isoterm adsorpsi untuk multilayer
Isoterm desorpsi adalah kebalikan dari adsorpsi isoterm. Isoterm adsopsi mengikuti jalur
yang berbeda dengan isoterm adsorpsi sehingga menyebabkan histeresis.

Brunauer, Emmett and Teller BET model (1938)

H 1 = entalpi adsorpsi untuk monolayer


H L = entalpi adsorpsi untuk multilayer

Penyeimbangan penguapan dan kondensasi rata rata antara lapisan :


Vads

cp 0 pVm
( p 0 p )[ p 0 p (c 1)]

p
1
(c 1) p

Vads ( p0 p ) cVm
cVm p 0

Dimana p0 = tekanan uap cairan pada adsorbat


Vm = capasitas monolayer (pada Langmuir)
C = exp( H L H 1 ) / RT (equivalent dengan a pada Langmuir)
Ketika c > 1 ( H L H 1 )
BET menggambarkan tipe IV isotherm
Kemudian pada p yang rendah (p0-p) ~ p0
BET mereduksi Langmuir
Ketika c <= 1 ( H L H 1 )
BET menggambarkan tipe V isotherm
2. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi sineresis
1. pH
Gel yang mengandung asam atau alkali tinggi akan menyebabkan terjadinya syneresis
lebih cepat dibandingkan dengan gel pada saat isoelektrik, setelah asam atau alkali yang
ada pada gel dihilangkan dengan teknik dialisis.
2. Konsentrasi

Gel yang mengandung garam akan mengalami syneresis lebih cepat daripada gel dengan
konsentrasi garam netral pada pH yang sama setelah garamnya dihilangkan.
3. Suhu
Peningkatan suhu akan menyebabkan terjadinya pengembangan sel protein sehingga
dapat mempengaruhi syneresis.