KENAKALAN REMAJA

A. Pendahuluan
Masa remaja erat kaitannya dan sering sekali dihubung-hubungkan dengan
yang namanya kenakalan remaja. Masa remaja secara umum merupakan
peralihan transisi dari masa kanak-kanak ke masa remaja. Sebenarnya kenakalan
remaja itu timbul akibat dari ketidak mampuan anak dalam menghadapi tugas
perkembangan remaja yang harus dipenuhi.
Pada masa remaja banyak sekali perubahan yang terjadi pada diri anak, baik
segi psikis maupun fisiknya. Dalam segi psikis banyak teori-teori perkembangan
yang memaparkan ketidakselarasan, gangguan emosi dan gangguan perilaku
sebagai akibat dari tekanan-tekanan yang dialami remaja karena perubahanperubahan yang terjadi pada dirinya maupun akibat perubahan pada lingkungan.
Jika tidak diwaspadai, perubahan-perubahan psikis yang terjadi sebagai tugas
perkembangan remaja itu akan berdampak negatif pada remaja.(Eliasa, 2012)
Namun hal ini dapat dihindari dengan menerapkan pola hidup dan
perkembangan emosional dan sosial sesuai dengan perkembangan remaja,
sehingga pada hasilnya remaja mampu tumbuh dan berkembang secara efektif.
B. Pengertian Remaja
Remaja yang dalam bahasa aslinya “adolescence” berasal dari bahasa latin
adolescere yang berarti “ tumbuh atau tumbuh untuk mencapai kematangan”
(Eliasa, 2012). Batasan usia remaja berbeda-beda sesuai dengan sosial budaya
setempat, batas Remaja sangat sulit ditentukan, namun periode remaja ini dapat
dijelaskan dari awal perubahan seks sekunder pada usia 11 atau 12 tahun dan
diakhiri dengan berhentinya pertumbuhan pada usia 18 sampai 20 tahun
(Hockenberry & Wilson, 2013)
Masa remaja merupakan mas aperalihan dari anak-anak menuju dewasa, baik
secara jasmani dan rohani. Tahapan ini sangat menentukan bagi pembentukan
pribadi remaja.
Dilihat dari siklus kehidupan, masa remaja merupakan masa yang paling sulit
untuk dilalui oleh individu. Masa ini dapat dikatakan sebagai masa yang paling

(BKKBN. kedua hormon tersebut merangsang progesterone: dua jenis pertumbuhan hormon kewanitaan. dan pematangan fungsi seksual. Anak lelaki mulai memperlihatkan perubahan dalam suara. Pada perempuan pubertas ditandai dengan menstruasi pertama (menarche). yaitu: 1) Follicle-Stimulating Hormone (FSH). sedangkan pada laki-laki ditandai dengan mimpi basah Pada masa pubertas. psikis. Pada masa ini memang pertumbuhan dan perkembangan berlangsung dengan cepat. Luteinizing Hormone yang juga dinamakan Interstitial-Cell Stimulating Hormone (ICSH) merangsang pertumbuhan testosterone. Masa pubertas dalam kehidupan kita biasanya dimulai saat berumur delapan hingga sepuluh tahun dan berakhir lebih kurang di usia 15 hingga 16 tahun. 1. a. sebagai pertanda bahwa sistem reproduksinya sudah aktif. dan fisik lainnya yang berhubungan dengan tumbuhnya hormon testosterone. dll. Pada anak perempuan. Anak perempuan akan mendapat menstruasi. dan 2). Tahap Pubertas . Luteinizing Hormone (LH). Selain itu terjadi juga perubahan fisik seperti payudara mulai berkembang. otot. hormon seseorang menjadi aktif dalam memproduksi dua jenis hormon (gonadotrophins atau gonadotrophic hormones) yang berhubungan dengan pertumbuhan. Bentuk fisik mereka akan berubah secara cepat sejak awal pubertas dan akan membawa mereka pada dunia remaja. estrogen Pada anak dan lelaki. Pertumbuhan secara cepat dari hormon-hormon tersebut di atas merubah sistem biologis seorang anak.kritis bagi perkembangan pada tahap-tahap kebidupan selanjutnya. 2009) Sedangkan dari segi program pelayanan.definisi remaja yang digunakan oleh Departemen Kesehatan adalah mereka yang berusia 10 sampai 19 tahun dan belum kawin. Remaja dan Pubertas Pubertas adalah masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik.

terjadi haid pada anak perempuan dan pengalaman mimpi basah pada anak laki-laki. Ciriciri seks sekunder terus berkembang dan sel-sel diproduksi dalam organ-organ seks 3) Tahap Pasca Puber Ciri-ciri seks sekunder telah berkembang baik dan organ-organ seks mulai berfungsi secara matang. b. Perubahan lain yang dialami remaja laki-laki antara lain a) Tubuh bertambah berat dan tinggi b) Keringat bertambah banyak c) Lengan dan tungkai kaki bertambah panjang . panggul mulai melebar dan membesar dan akan mengalami menstruasi atau haid. disamping itu akan tumbuh bulu-bulu halus di sekitar ketiak dan kemaluan. beberapa jenis hormon dalam tubuh mulai aktif sehingga mulai tumbuh payudara. Perubahan lain yang dialami anak perempuan a) Kulit dan rambut mulai berminyak b) Keringat bertambah banyak c) Tumbuh jerawat pada wajah d) Lengan dan tungkai kaki bertanbah panjang e) Tangan dan kaki bertambah besar f) Tulang wajah mulai memanjang dan membesar sehingga tidak terlihat seperti anak kecil lagi g) Bokong berkembang menjadi lebih besar h) Suara menjadi lebih penuh dan semakin merdu 2) Pada anak laki-laki Sama halnya dengan remaja perempuan.1) Tahap Pra Puber Dalam tahap pra puber ciri-ciri seks sekunder mulai tampak tetapi organ reproduksi belum sepenuhnya berkembang 2) Tahap Puber Kriteria kematangan seksual mulai muncul. kemaluan dan kumis. tumbuh jerawat dan mulai diproduksinya sperma yang pada waktu-waktu tertentu keluar sebagai mimpi basah. Perubahan Fisik 1) Pada anak perempuan Memasuki usia remaja. pegaruh hormon akan membantu tumbuhnya bulu-bulu halus disekitar ketiak.

malu. tetapi juga belum juga diterima secara penuh untuk masuk kedalam golongan orang dewasa. remaja biasanya mudah terpengaruh lingkungan. 2. ingin menonjolkan diri dan kurang pertimbangan.d) Tangan dan kaki bertambah besar e) Tulang wajah mulai memanjang dan membesar. mudah marah. mencoba sesuatu yang belum dialaminya. serta komunikasi yang tulus dan empatik dari orang dewasa. . Perubahan kejiwaan lain yang remaja rasakan adalah tidak percaya diri (rendah diri. cemas. lebih sering membantah orang tua. konsistensi. Seringkali kita kenal bahwa masa remaja adalah masa “mencari jati diri” atau masa ”topan dan badai”. menjelajah sesuatu. Mereka bukan lagi termasuk golongan anak-anak. Perubahan emosional Pada usia remaja akan timbul rasa tertarik pada lawan jenis. dan merasa gelisah. sehingga bagi remaja wanita selalu ingin mempercantik diri dan pria terdorong untuk menunjukkan kejantanannya. dan bimbang) dan salah tingkah. hal itu mendorong remaja untuk berpetualang. Untuk itu mereka memerlukan keteladanan. Untuk remaja perempuan. saat menjelang haid biasanya menjadi perasa. sedih. Di usia ini. Remaja cenderung lebih senang berkumpul di luar rumah. Jika keinginan tersebut mendapatkan bimbingan dan penyaluran yang baik. sehingga tidak terlihat seperti anak kecil lagi f) Pundak dan dada besar dan bidang g) Tumbuh jakun h) Suara berubah berat c. marah dan cemas tanpa alasan. serta berani melakukan pertentangan jika dirinya merasa disepelekan atau tidak dianggap. mereka belum mampu mengusai dan memfungsikan secara maksimal fungsi fisik dan psikisnya. Mereka sering mengkhayal. maka akan menghasilkan kreatifitas yang bermanfaat. Kenakalan Remaja Remaja sebenarnya tidak memiliki tempat jelas. Pada umumnya remaja memiliki rasa ingin tahu yang besar.

yaitu masalah-masalah yang berhubungan dengan situasi dan kondisi di rumah. mulai dari perkembangan fisiologi. seperti masalah pencapaian kemandirian. Seringkali mereka melakukan perbuatan menurut normanya sendiri karena terlalu banyak menyaksikan ketidakkonsistenan yang dilakukan oleh orang dewasa/orang tua di masyarakat. penyesuaian sosial. yaitu masalah yang timbul akibat status yang tidak jelas pada remaja. Masalah pribadi. 2. penampilan. Apa yang dikatakan orang dewasa ternyata tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Faktor-faktor yang menyebabkan kenakalan remaja Remaja masa kini banyak sekali tekanan-tekanan yang mereka dapatkan. yaitu : 1. adanya hak-hak yang lebih besar dan lebih sedikit kewajiban dibebankan oleh orangtua. . ditambah dengan kondisi lingkungan dan sosial budaya serta perkembangan teknologi yang semakin pesat. Menurut Hurlock (1998) ada beberapa masalah yang dialami remaja dalam memenuhi tugas-tugas tersebut. dikhawatirkan dapat menjurus kepada hal negatif (kenakalan remaja). Hal ini dapat mengakibatkan munculnya masalah-masalah psikologis berupa gangguan penyesuaian diri atau perilaku yang mengakibatkan bentuk penyimpangan perilaku yang disebut kenakalan remaja. tugas dan nilai-nilai. Hal seperti diatas merupakan pemicu mengapa remaja melakukan hal-hal sesuai dengan normanya sendiri. kondisi fisik. emosi. sekolah.Jika tidak. Masalah khas remaja. C. kesalahpahaman atau penilaian berdasarkan stereotip yang keliru. bahkan mereka tidak memperdulikan norma-norma yang berlaku di masyarakat bahkan agama.

j. 1990). remaja itu sendiri tidak mempunyai pegangan dan tokoh yang kuat dalam dirinya. Identitas remaja itu sendiri Karakteristik remaja yang sedang berproses untuk mencari identitas diri ini juga sering menimbulkan masalah pada diri remaja. kesedihan kecemasan. Ketidakstabilan emosi c. a. norma sosial dan norma sekolah. khayalan. Kecenderungan membentuk kelompok dan kecenderungan kegiatan berkelompok. keraguan pada diri remaja salah pergaulan membuat mereka mengambil resiko dengan melakukan kenakalan remaja (Fuhrmann. Berikut beberapa factor penyebab kenakalan remaja a). Pertentangan di dalam dirinya sering menjadi pangkal penyebab pertentangan-pertentang dengan orang tua f.dalam Gunarsa (1989) seperti : a. Adanya perasaan kosong akibat perombakan pandangan dan petunjuk hidup d. Kegelisahan karena banyak hal diinginkan tetapi remaja tidak sanggup g. memenuhi semuanya Senang bereksperimentasi Senang bereksplorasi Mempunyai banyak fantasi. i. maka akan melakukan tindakan yang melanggar norma agama. Sekolah. h. Kecanggungan dalam pergaulan dan kekakuan dalam gerakan. kesepian. b. dan Kondisi Masyarakat (lingkungan social). Keluarga (rumah tangga). Hasil dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak/remaja yang dibesarkan dalam lingkungan sosial keluarga yang tidak baik atau disharmoni keluarga. Remaja dengan permasalahannya.Stres. Adanya sikap menentang dan menantang orang tua e. Sehingga dari bertumpuknya masalah. dan bualan. Faktor lingkungan Faktor lingkungan merupakan peran utama dalam membantu masa remaja untuk menyelesaikan tugas perkembangannya. Adapun faktor faktor yang dapat menyebabkan munculnya kenakalan remaja adalah Keluarga (rumah tangga). b). maka resiko anak untuk mengalami gangguan .

Misalnya. dan lain-lain yang g). merupakan factor yang kondusif bagi anak/remaja untuk berperilaku menyimpang. Majalah. Sekolah Kondisi sekolah yang tidak baik dapat mengganggu proses belajar mengajar anak didik. Dalam hal ini yang paling berperan adalah guru Agama. factor kerawanan masyarakat. TV. guru PKN dan Bimbingan Konseling. Daerah Rawan (Gangguan Kamtibnas) a). narkotika dan zat aditif lainnya b). Faktor Kerawanan Masyarakat (Lingkungan): a).kepribadian menjadi berkepribadian antisosial dan berperilaku menyimpang lebih besar dibandingkan dengan anak yang dibesarkan dalam keluarga sehat atau harmonis (sakinah). dan kedua. sifatnya pornografis dan kekerasan Perumahan kumuh dan padat Pencemaran lingkungan Tindak kekerasan dan kriminalitas Kesenjangan social. sampai dini hari Peredaran alkohol. 2). obat-obatan terlarang lainnya Pengangguran Anak-anak putus sekolah/anak jalanan Wanita tuna susila (WTS) Beredarnya bacaan. yang pada gilirannya dapat memberikan “peluang” pada anak didik untuk berperilaku menyimpang. meskipun semua elemen sekolah bertanggung jawab atas perilaku anak di sekolah. e). Faktor lingkungan yang sehat misalnya:ini dapat dibagi dalam 2 bagian. j). antara lain: 1). i). yaitu pertama. Perkelahian perorangan atau berkelompok/missal . faktor daerah rawan (gangguan kamtibmas). muatan agama/budi pekerti yang kurang. Penyalahgunaan alkohol. tontonan. f). kurikulum sekolah yang sering berganti-ganti. d). Kondisi Masyarakat (Lingkungan Sosial) Faktor kondisi lingkungan sosial yang tidak sehat atau “rawan”. c). narkotika. b. h). c. Tempat-tempat hiburan yang buka hingga larut malambahkan b). Kriteria dari kedua faktor tersebut.

mie. Pemenuhan Gizi Anak remaja Pada masa remaja banyak terjadi perubahan yang pesat. 2. minyak mentega dan santan yang mengandung lemak) . umbi-umbian. Pemberian ilmu yang bermakna yang terkandung dalam pengetahuan dengan memanfaatkan film-film yang bernuansa moral. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini. Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul. perampasan. 4. Menjadi Remaja Efektif 1.c). e). kentang. makanan yang harus dikonsumsi remaja: a). d). mental. g). perampokan Perkosaan Pembunuhan Tindak kekerasan lainnya Pengrusakan Coret-coret dan lain sebagainya D. roti. jagung. Kebut-kebutan Pencurian. Karbohidrat (beras. penodongan. artinya remaja harus sungguh-sungguh menjalankan ajaran-ajaran dan perintah agama dengan baik E. Perubahan ini perlu ditunjang oleh kebutuhan makanan(zat-zat gizi) yang memadai. h). Sumber Energi. Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. maupun social. Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan. Cara Mengatasi Kenakalan Remaja 1. baik secara fisik. 3. Meningkatkan dan membangun kehidupan iman sesuai dengan agama dan keyakinan yang kita anut. i). pengompasan. media massa ataupun perkembangan teknologi lainnya. f). 5.

perkembangan badan. Hal yang harus diperhatikan adalah kebiasaan makan dari remaja. c). Hal yang harus diperhatikan antara lain: a). tahu. Rambut Sehat Agar rambut sehat.b). makanan yang difermentasi (tempe. A. tempe). Kebersihan dan Kesehatan Diri Kebersihan dan kesehatan sangat perlu dijaga. ikan. diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan selama masa pubertas. D dan E e). Vitamin yang diperlukan antara lain vitamin B6. Zat ini diperukan untuk pertumbuhan. susu berlemak tidak disarankan dikonsumsi berlrbihan karena dapat mengganggu kesehatan d). sumber nabati (kacang-kacangan. pembentukan jaringan baru dan pemeliharaan tubuh c). kulit. Kalsium: susu/makanan hasil olahan susu (keju). sehingga tubuh mulai memproduksi lebih banyak minyak dan mulai mengeluarkan lebih banyak keringat. 2. Jika minyak dan keringat ini tidak segera dibersihkan secara teratur. tauco). B12. Keringat . keramas sekurang-kurangnya 2 kali seminggu dan gunakan shampoo yang sesuai b).di usia ini remaja umumnya mengalami pubertas. dimana remaja akan sering “jajan”. Sumber Zn(seng): ikan kerang. ikan. asam folat. maka tubuh akan mengeluarkan bau tak sedap dan juga dapat dihinggapi penyakit. Sumber Protein (zat pembangun): sumber hewani (daging. mentega. sayuran dan buah-buahan. Mineral. daging. susu. disebabkan karena produksi minyak meningkat yang jika tidak dibersihkan akan menumpuk dan menyebabkan jerawat. minyak goring. C. Jerawat Jerawat merupakan penyakit kulit yang biasa dialami remaja. dan sayuran. Namun makanan berlemak seperti jeroan. Vitamin. Jerawat terjadi pada saat pori-pori kulit tersumbat. usahakan agak sarapan setiap pagi dan makan 3 kali sehari dengan menu gizi seimbang. biji-bijian. ayam. terutama di usia remaja. Lemak. telur).

Kebersihan pakaian Pakaian yang bersih akan membuat kita nyaman memakainya. minimal 6 bulan sekali g). enak dipandang mata dan menambah percaya diri. Istirahat Tidur diperlukan tubuh untuk mengganti sel-sel rusak. Olahraga . Menggosok Gigi Gosok gigi sebaiknya dilakukan setelah makan pagi dan sebelum tidur malam. dengan cara. Masalah ini dapat diatasi dengan cara mandi. Kulit perlu dirawat agar tidak rusak. Di usia pubertas produksi keringat meningkat. Kulit Kulit berfungsi untuk melindungi tubuh dari kerusakan. bakteri dan kekeringan. rata-rata tidur remaja 8 jam perhari j). terutama saat matahari terik e). Cara terbaik merawat gigi adalah dengan mengunjungi dokter gigi. mengjindari matahari langsung. dan menghilangkan bau dengan deodorant dan bedak BB d).Keringat merupakan hal normal dan penting untuk menjaga suhu tubuh. menghilangkan bakteri serta meningkatkan kesegaran tubuh. sehinggga jika bercampur dengan kotoran/daki dan bakteri akan membuat tubuh bau. Mandi dan kebersihan tangan serta kaki Mandi dapat membersihkan debu. sebab jika tidak akan menimbulkan bau tidak sedap dan infeksi h). Tidur dalam jumlah cukup penting bagi kesehatan tubuh. menghilangkan ketegangan atau stress dan membuat badan segar. Merawat Alat Kelamin Alat kelamin adalah milik pribadi dan haru dirawat dan dibersihkan dengan baik. minyak dari kulit. Bila jarang mengganti pakaian akan menyebabkan kotor bahkan timbul jamur pada pakaian i). Mandi sekurangkurangnya 2 kali sehari dan potong kuku kai dan tangan seminggu sekali f).

Kebanggaan i). Kreativitas j). karenanya setiap orang yang berprilaku tidak baik akan dicap sebagai orang tidak baik. Kebersihan . Kepedulian d). Moralitas anak dan remaja ditentukan oleh nilai-nilai moral dalam bentuk sifat. Keimanan dan ketakwaan b). Disiplin dan tanggung jawab e). Sopan santun f). Kerajinan dan keuletan c). tindakan dan prilaku mainusia yang mengarah pada kebaikan Moral bersifat universal dan melekat pada diri seseorang. kuat dan lentur. Membangun nilai-nilai moral Moral dapat diartikan sebagai dorongan yang ada dalam diri manusia untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang baik. Percaya Diri h). anak dan remaja semestinya memiliki nilai-nilai moral yang baik Nilai-nilai moral yang perlu dimiliki antara lain: a).Olahraga merupakan upaya untuk menjaga kesehatan karena akan membuat tubuh segar. Kasih Sayang g). Dianjurkan remaja berolahraga 60 menit sehari untuk hasil optimal 3. Atas dasar ini maka setiap orang. sikap.