RONDE KEPERAWATAN

No. Dokumentasi

Tanggal Berlaku
SPO
PELAYANAN
KEPERAWATAN
STIKES WIRA
MEDIKA PPNI
Pengertian
BALI
Tujuan

Kebijakan

Persiapan

Prosedur Kerja

No.Revisi

Halaman
1/3

Ditetapkan di Denpasar
Direktur,
..........................................

Sebagai bahan dalam peningkatan pemberian asuhan
keperawatan untuk menyelesaikan masalah pasien yang belum
teratasi.
a. Menjustifikasi masalah yang belum teratasi
b. Mendiskusikan penyelesaian masalah dengan perawat
primer, tim kesehatan lain
c. Menemukan alasan ilmiah terhadap masalah pasien
d. Merumuskan intervensi keperawatan yang tepat sesuai
masalah pasien
a. Dilakukan minimal sebulan sekali untuk meningkatkan
kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor perawat.
b. Melibatkan tim kesehatan lain.
a. Catatan keperawatan dan medis pasien
b. Kasus pasien diambil minimal 1 hari sebelum pelaksanaan
ronde
c. Inform consent
d. Literatur/ referensi terkait dengan penyakit klien
e. Buku notulen ronde keperawatan dan alat tulis.
Tahap Pra-interaksi
a. Cek catatan keperawatan dan medis
b. Tetapkan kasus minimal satu hari sebelum waktu
pelaksanaan ronde
c. Berikan inform consent pada keluarga atau pasien
d. Membuka kegiatan ronde dengan mengucapkan salam
e. Menjelaskan tentang hasil yang diharapkan dari hasil ronde
f. Menjelaskan tentang pasien oleh perawat primer yang
difokuskan pada masalah keperawatan dan rencana tindakan
yang akan dilaksanakan dan atau telah dilaksanakan serta
memilih prioritas yang perlu di diskusikan.
g. Memberikan kesempatan anggota tim untuk diskusi dan
mengajukan pendapat/ pertanyaan
h. Mengajak peserta menuju ruang pasien

Memulai dengan cara yang baik d. . Menutup kegiatan ronde keperawatan Dokumentasi Catat dalam notulen ronde keperawatan. Tahap Terminasi a. Jelaskan tentang kegiatan yang akan dilakukan (oleh ketua tim atau perawat primer). dan edukasi sesuai dengan kebutuhan pasien Memberikan kesempatan pasien dan keluarga untuk menyampaikan permasalahannya dan yang belum jelas. Memberikan kesempatan klien bertanya sebelum kegiatan dilakukan b. Simpulkan kegiatan ronde keperawatan (tidak didepan pasien) c.Tahap Orientasi a. intervensi. e. Berikan reinforcement positif pada tim d. Evaluasi perasaan pasien b. Beri salam dan panggil klien dengan namanya b. waktu dan tempat) f. Buat rencana tindak lanjut setelah kegiatan ronde keperawatan. Mempersilahkan tim untuk validasi. Jaga privasi klien c. Kontrak pertemuan selanjutnya (kegiatan. Tahap Kerja a.