You are on page 1of 3

BAB I

PENDAHULUAN

1 . Tujuan Khusus

A . membekali siswa – siswi dengan pengalaman yang sebenarnya dalam dunia


kerja sebagai persiapan , guna menyesuaiakan diri dalam dunia kerja
B . menerapkan keterampilan siswa – siswi yang diperoleh dari praktek sekolah
C . menerapkan disiplindan tanggung jawab siswa – siswi dalam pelaksaan tugas
D . meluaskan pandangan siswa – siswi terhadap jenis kerja yang ada , dibidang
yang bersangkutan / tempat praktek dengan segala persyaratannya .
E . memperoleh umpan balik dari dunia kerja untuk memantapkan pengembangan
program pendidikan
F .berusaha mempelajari sesuatu yang baru untuk meningkatkan keterampilan
G . rajin mencari informasi
H . berusaha bekerja dengan kecepatan dan mencapai standar perusahaan /
industri
I . khusus bagi sekolah , untuk menjadikan penempatan lulusan

A . tujuan pembuatan laporan

Laporan PKL wajib disusun bagi siswa – siswi yang telah mengikuti program
PKL sebagai bahan pertanggung jawaban tentang apa yang telah dilakukan
selama mengikuti program PKL tersebut , disamping itu , merupakan syarat –
syarat utama untuk mengikuti ujian UN / UAS , juga merupakan perpanduan
antara ilmu pengetahuan yang didapatkan disekolah maupun dilapangan .

B . Metode Pengumpulan Data

Dalam rangka pelaksaan PSG untuk melengkapi data yang diperlukan guna
penyusunan laporan ini , penulis mendapatkan bahan yang berupa materil dan
spiritual . antara lain sebagai berikut :

1 . dari program PKL yang telah di ikuti .


2 . dengan wawancara / interview secara langsung kepada pihak – pihak yang
terkait dengan penyusunan laporan ini .
3 . dengan pembaca buku – buku yang dapat dijadikan sebagai sumber untuk
pembuatan laporan .
TEKNOLOGI & INDUSTRI
BAB II

URAIAN UMUM

Sejarah Singkat PT PLN

Perjalanan PT PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten cukup panjang

Awalkelistrikan di bumi parahyangan sudah ada semenjak pemerintah colonial


belanda masih bercokol di tataran tanah sunda . Di tahun 1905, jawa barat
khususnya kota bandung , berdirinya perusahaan yang mengelola penyediaan
tenaga listrik bagi kepentingan public . nama perusahaan itu Bandungsche
Electriciteit Maatschaappij ( BEM )

Dalam perjalanannya, BEM pada tanggal 1 januari 1920 berubah menjadi


perusahaan perseroan menjadi gemeenschapplijk Electriciteit Bedrijf Voor
BAndoeng ( GEBEO ) yang pendirinya dikukuhkan melalui akte notaries Mr.
Andriaan Hendrik Van Ophuisen dengan nomor : 213 pada tanggal 31
desember 1949 .

Setelah kekuasaan penjajah beralih ke tangan pemerintah jepang , diantara rentah


waktu 1942 s/d 1945 , pendistribusian tenaga listrik dilaksanakan oleh Djawa
Denki Djigyo Sha Bandoeng Shi Sha dengan wilayah kerja di seluruh pulau
jawa .

Setelah indonesia merdeka , tahun 1957 menjadi awal penguasaan pengelolaan


penyediaan tenaga listrik di seluruh tanah air yang di tangani langsung oleh
pemerintah Indonesia .
27 desember 1957 , GEBEO diambil alih oleh pemerintah Indonesia yang
kemudian dikukuhkan lewat peraturan pemerintah No. 86 tahun 1958 j.o.
peraturan pemerintah No. 18 tahun 1959