You are on page 1of 1

BAB I

PENDAHULUAN
Kanker atau tumor ganas merupakan suatu keadaan yang timbul karena
berkembang biaknya sel secara tidak terkendali sehingga sel-sel menjadi tumbuh
secara terus menerus serta merusak bentuk dan fungsi organ tempat tumbuhnya 1.
Kanker laring merupakan kanker kedua terbanyak di bidang kepala dan leher
dunia yang mana dari 151.000 kasus 82.000 diantaranya meninggal dunia.
Perbandingan laki-laki dan wanita adalah 6:1.2 Di Amerika Serikat sebanyak 0,7%
terdiagnosa sebagai kanker laring.3 Di Indonesia, karsinoma laring menempati
urutan ketiga setelah karsinoma nasofaring dan tumor ganas hidung dan sinus
paranasal. Prevalensi angka kejadian karsinoma laring yang tersering adalah
tumor glotis glotis yaitu mencapai angka 60%-75%, sedangkan tumor supraglotis
memiliki angka kejadian 25%-40 dan tumor subglotis memiliki angka kejadian
kurang dari 5%.4
Kanker sel karsinoma merupakan jenis kanker terbanyak pada laring yaitu
sebanyak 95% menurut National Cancer Database.3 Penyebab pasti kanker laring
sampai saat ini belum diketahui dengan pasti, namun diperkirakan merokok
merupakan faktor resiko terpenting dari kanker laring. Hampir seluruh kasus
karsinoma laring terjadi pada pasien dengan kebiasaan merokok.1,4,5
Penatalaksanaan kanker laring secara umum yaitu pembedahan, radiasi
dan sitostatika, ataupun kombinasi. Rehabilitasi setelah operasi sangat penting
karena telah diketahui bahwa tumor ganas laring yang diterapi dengan seksama
memiliki prognosis yang baik. Prognosis kanker laring tergantung dari stadium
tumor, pilihan pengobatan, lokasi tumor dan kecakapan tenaga ahli. 6