You are on page 1of 6

Utilitas Kardinal

Kelompok 2
Tio Fanny
Annisha Fitri
Ihsan Surya
Jafar Abdurrahman
Miftahul Rudi Luky
Teguh

.Pendekatan utilitas kardinal menyatakan bahwa utilitas dapat diukur secara langsung melalui angka-angka. Menurut pendekatan kardinal kepuasan seorang konsumen diukur dengan satuan kepuasan. Setiap tambahan satu unit barang yang dikonsumsi akan menambah kepuasan yang diperoleh konsumen tersebut dalamjumlah tertentu. Oleh karena itu. pendekatan ini disebut juga dengan pendekatan kardinal (cardinal approach). Semakin besar jumlah barang yang dapat dikonsumsi maka semakin tinggi tingkat kepuasannya.

utilitas tambahan yang diperoleh dari mengonsumsi tersebut semakin berkurang. Nilai utilitas total akan maksimum pada saat nilai utilitas marjinal sama dengan nol (MU = 0). Dengan semakin berkurangnya utilitas tambahan tersebut. . utilitas total akan meningkat dengan laju yang semakin menurun. semakin banyak Anda mengonsumsi. Kepuasan total adalah kepuasan menyeluruh yang diterima oleh individu dari mengkonsumsi sejumlah barang atau jasa. Tambahan utilitas disebut utilitas marjinal atau marginal utility .Tingkat kepuasan konsumen terdiri dari dua konsep yaitu kepuasan total (total utility) dan kepuasan tambahan (marginal utility). Sedangkan kepuasan tambahan adalah perubahan total per unit dengan adanya perubahan jumlah barang atau jasa yang dikonsumsi. Sejalan dengan hukum utilitas marjinal yang semakin berkurang (the law of diminishing marginal utility). Utilitas marjinal yang semakin berkurang muncul dari kenyataan bahwa kenikmatan yang Anda peroleh dari mengonsumsi tersebut akan menurun sejalan dengan makin banyaknya yang dikonsumsi.

untuk gelas kelima nilai tingkat utilitasnya menjadi 20 util. pada saat Anda meminum air dalam gelas kedua nilai tingkat utilitas Anda meningkat menjadi 11util. . ada dua barang X dan Y. untuk gelas ketujuh juga nilai tingkat utilitasnya adalah 21 util. secara berturut-turut untuk gelas keempat nilai tingkat utilitasnya menjadi 18 util. Jadi. Selanjutnya. pada saat Anda pertama kali minum. Contoh : meminum air Utilitas dari meminum air dapat dinyatakan dalam angka. Selanjutnya. utilitas total adalah jumlah seluruh utilitas marjinal yang diperoleh hingga ke titik tertentu. untuk gelas keenam nilai tingkat utilitasnya adalah 21util. konsumen mengatakan X lebih disukai daripada Y (X > Y) atau X sama-sama disukai seperti Y (X = Y).Misalnya. tingkat utilitas Anda baru mencapai nilai 6 util. Misalnya. pada saat Anda meminum air dalam gelas ketiga nilai tingkat utilitas Anda naik lagi menjadi 15 util. Demikian juga.

Utilitas Total dan Utilitas Marjinal .

barang Y harga per unit Rp5. . untuk mencapai utilitas maksimum dari berbagai barang yang dikonsumsi. nilai MU barang Y adalah 50. Utilitas maksimum akan dicapai oleh Fatimah jika setiap unit barang memberikan utilitas marjinal yang sama untuk setiap rupiah yang dibelanjakan.000. utilitas akan mencapai maksimum pada saat utilitas marjinal dari setiap barang adalah sama. seseorang harus mengatur konsumsinya sedemikian rupa sehingga setiap unit barang memberikan utilitas marjinal yang sama untuk setiap rupiah yang dibelanjakan Sebagai contoh.Seandainya harga setiap barang adalah sama. dan harga barang Z harga per unit Rp10. dan nilai MU barang Z adalah 100.000. Kondisi tersebut tercapai pada saat nilai MU barang X adalah 5.00.00. Dengan demikian. yaitu barang X harga per unit Rp500. barang yang dikonsumsi Fatimah memiliki harga yang berbeda-beda.00.