You are on page 1of 4

Tata Tertib Peserta

Supaya pelaksanaan internsip berjalan tertib dan lancar, setiap peserta wajib mengikuti dan
menjalankan tata tertib yang diatur oleh KIDI sebagai berikut:
1. Proses credentialling sebelum bertugas:
a. Credentialling adalah proses verifikasi keabsahan bukti kompetensi peserta dan
penetapan kewenangan klinik untuk melakukan pelayanan medis di suatu wahana
b. Setiap peserta yang akan bertugas di wahana wajib mengikuti proses credentialling
yang dilaksanakan oleh wahana
c. Jenis area credentialling ditentukan oleh wahana sesuai kebutuhan
d. Peserta yang tidak memenuhi syarat bekerja di wahana tersebut, diwajibkan
mengikuti pembekalan yang dilaksanakan oleh wahana
2. Pengaturan penempatan peserta di wahana:
a. Penempatan peserta di wahana ditentukan sepenuhnya oleh KIDI secara acak
b. Peserta yang terikat dengan ikatan dinas instansi tertentu, penempatannya diatur oleh
instansi tersebut bersama KIDI dengan ketentuan wahana yang digunakan memenuhi
syarat KIDI
c. Penempatan peserta diputuskan selambat-lambatnya 7 hari sebelum program dimulai,
kecuali ada situasi atau keadaan khusus
d. Sebelum ditempatkan diwahana, peserta diwajibkan mengikut pembekalan di KIDI
provinsi selama 1 hari dengan cakupan materi:
i. Penjelasan tentang program internsip
ii. Penjelasan peraturan pelaksanaan internsip
iii. Penandatangan kontrak internsip
e. Setiap peserta wajib menjalani orientasi di wahana selama 7 hari dengan materi:
i. Orientasi rumah sakit ( mengenal profil RS)
ii. Mengenal Tata tertib wahana
iii. Mengenal IDI Cabang
f. Mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR) secara kolektif oleh KIDI Pusat
g. Peserta diwajibkan menjadi anggota IDI cabang ditempat wahana untuk rekomendasi
pengurusan SIP internsip
h. Surat Izin praktik (SIP) difasilitasi secara kolektif oleh KIDI Provinsi cq Kepala
Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota
3. Pengaturan hari dan jam kerja
a. Setiap peserta wajib mengikuti ketentuan hari dan jam kerja yang berlaku di wahana,
termasuk ketentuan jam tugas jaga
b. Setiap peserta diharapkan hadir sekurang-kurangnya 15 menit sebelum mulai bertugas
c. Setiap peserta wajib mengisi daftar hadir harian yang disediakan oleh wahana
d. Daftar hadir dilaporkan setiap bulan ke KIDI provinsi dengan persetujuan
pendamping diketahui dg penanggungjawab wahan
4. Pengaturan pakaian kerja
a. Peserta wajib menggunakan pakaian yang sopan, rapi dan pantas
b. Peserta diharuskan menggunakan jas dokter yang sesuai dengan ketentuan wahana
c. Peserta diwajibkan menggunakan tanda pengenal yang dikeluarkan oleh wahana
d. Peserta tidak diperkenankan menggunakan kaos oblong, T –Shirt, jins dan sandal
e. Peserta tidak diperkenankan menggunakan dandanan dan asesoris yang berlebihan
f. Pada saat bertugas di UGD, peserta dimungkinkan menggunakan pakaian jaga khusus
dan sandal sesuai kelaziman di wahana
5. Pengaturan akomodasi peserta
a. Peserta wajib mengatur dan mengurus akomodasi selama bertugas diwahana

Maksimum jumlah hari izin yang tidak perlu diganti adalah 4 hari ii. maksimum 4 hari 5. anak. izin belum diganti. maksimum 2 hari 3. Peserta yang meninggalkan pelaksanaan internsip karena izin. maka penerbitan Surat Tanda Selesai Internsip (STSI) akan ditangguhkan sampai semua kewajiban penggantian hari izin dipenuhi Pengaturan tugas jaga a. Izin selain yang diatur pada butir i 5. Izin yang tidak perlu diganti: 1. honorarium dan imbal jasa a. Bila kondisi memungkinkan. Jika sampai akhir program. Peserta internsip yang meninggalkan tugas dengan alasan yang dapat diterima. Duka cita karena kematian keluarga inti (orangtua. Peserta tidak dibenarkan menerima ajakan kerjasama dari instansi lain termasuk menerima komisi atau hadiah yang mengikat peserta Pengaturan hari libur dan izin a. 7. diwajibkan mencari pengganti tugas jaga. saudara kandung). Terdapat 2 jenis Izin: i. maksimum 2 hari 4. tidak tertutup kemungkinan akomodasi disediakan oleh wahana c. KIDI tidak menyediakan honorarium dan imbal jasa lainnya untuk peserta internsip f. 9. b. Menjalankan ibadah keagamaan 2. istri/suami.6. 8. Peserta akan mendapatkan bantuan biaya hidup sesuai ketentuan yang berlaku b. Peserta diharuskan mengisi daftar hadir sebagai bukti kehadiran yang akan dilampirkan dalam laporan akhir pelaksanaan internsip Pengaturan pengganti tugas jaga a. . Pendidikan kedinasan 4. Bantuan biaya hidup ditentukan oleh SK Menteri Kesehatan atau SK pimpinan instansi yang memiliki peserta ikatan dinas c. Izin yang harus diganti: 1. c. Ketentuan hari libur mengikuti kalendar nasional dan ketentuan yang berlaku di wahana b. Menikah. ke rekening masing-masing peserta sesuai jadwal yang diatur oleh KIDI d. Mengikuti kegiatan ilmiah. akan tetap dibayarkan bantuan biaya hidupnya. maksimum 2 hari 2. Peserta wajib mengikuti ketentuan yang diberlakukan oleh wahana untuk tugas jaga tersebut c. Bantuan biaya hidup dibayarkan oleh Kementerian Kesehatan/ instansi yang memiliki peserta ikatan dinas. Melahirkan 3. Peserta tidak diperkenankan meninggalkan tugas. Sakit yang tidak memungkinkan peserta menjalankan tugas. kecuali dengan izin tertulis dari penanggungjawab wahana. Pengaturan tugas jaga untuk peserta internsip diatur oleh wahana b. Untuk kenyamanan dan keamanan. Penggantian hari izin dilakukan setelah proses internsip selesai seluruhnya (rumah sakit dan puskesmas) 6. dan pada saat mengganti hari izin tidak mendapatkan bantuan biaya hidup lagi e. peserta disarankan bertempat tinggal ditempat dengan waktu tempuh selambat-lambatnya 30 menit dari wahana Pengaturan bantuan biaya hidup.

b. staf dan pimpinan wahana 3. Tidak melaksanakan kewajiban yang diberikan sebagai sanksi atas pelanggaran ringan sesuai peringatan yang diterima iii. Satu (1) kasus medik 2. Satu (1) kasus kegawatdaruratan 4. Tugas Jaga iii. Setiap peserta yang ditempatkan di Puskesmas. wajib menyerahkan : i. Kegiatan ilmiah dan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di wahana b. Tidak bersedia melaksanakan tugas jaga 4. Pengaturan penggantian tugas jaga tidak boleh diambil berturut-turut 10. Satu (1) kasus medikolegal ii. Pembinaan dan Pemberian sanksi a. Lima (5) laporan portofolio di RS dengan rincian kasus: 1. wajib menyerahkan: i. Satu (1) kasus bedah 3. Pelanggaran tata tertib pelaksanaan internsip dikelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu: i. Pelanggaran disiplin berpakaian > 1 kali 3. Peserta tidak diperkenankan menitipkan pengisian daftar hadir kepada peserta lainnya 12. Setiap peserta wajib mengisi daftar hadir: i. Pelanggaran sedang meliputi: 1. Tidak membuat laporan sesuai ketentuan 6. Setiap peserta internsip diwajibkan merahasiakan segala sesuatu tentang informasi medis pasien yang diketahuinya pada transaksi medik b. Buku log kegiatan di RS c. Pengaturan kewajiban simpan rahasia a. Terlambat hadir > 3 kali 2. serta diketahui oleh pendamping c. Pelanggaran berat meliputi: . Klasifikasi pelanggaran tata tertib. Setiap peserta yang ditempatkan di RS. Pengaturan penggantian disampaikan dalam bentuk tertulis dan diupayakan agar tidak mengganggu kelancaran pelayanan. Pelanggaran ringan meliputi: 1. Satu (1) kasus kejiwaan 5. Menerima komisi dari pihak lain 7. Meninggalkan tugas sebelum wakutnya 5. Pengaturan absensi a. Menuntut sesuatu yang bukan haknya 2. Harian ii. Peserta internsip diperkenankan melakukan semua tindakan medis dan non medis sesuai kompetensinya 11. Laporan pelayanan dan kegiatan penyuluhan 13. Pengaturan penyelesaian tugas dan laporan a. Tidak mengisi daftar hadir sesuai keadaan yang sebenarnya > 1 kali ii. Bersikap tidak sopan terhadap sesama teman sejawat. Satu (1) laporan proyek mini ii. Buku log kegiatan di Puskesmas iii. Setiap peserta diwajibkan mengisi buku log kegiatan yang dilaporkan pada pertemuan mingguan ke pendamping untuk mendapatkan pengesahan b.

2. Nama peserta d. untuk peserta yang terbukti melakukan pelanggaran ringan. Perpanjangan masa internsip di wahana terkait: 1. Peserta yang sedang dalam proses pemberian sanksi. Pemalsuan laporan 3. Memanipulasi data rekam medik 8. Jenis pelanggaran b. Melaksanakan pekerjaan yang tidak sesuai dengan kompetensinya 5. Membuat onar 10. Melaksanakan perbuatan asusila 11. Wahana ii. Menghilangkan rekam medik 7. Tanggal pelanggaran c.1. Tidak menjalankan sanksi yang diberikan akibat pelanggaran sedang yang dilakukan b. Pemalsuan tanda tangan 2. Peringatan tertulis berisi: a. Surat Tanda Selesai Internsip tidak akan diberikan sampai peserta tersebut menyelesaikan sanksi tersebut . untuk pelanggaran berat 15 hari kerja dengan penugasan sesuai dengan kegiatan internsip oleh penanggungjawab wahana dan diketahui oleh KIDI provinsi dan KIDI pusat. Peringatan dikeluarkan oleh KIDI provinsi dan ditembuskan ke KIDI Pusat 3. 2. Setiap pelanggaran yang termasuk klasifikasi sedang kepada peserta diwajibkan menambah 7 hari kerja dengan penugasan sesuai dengan kegiatan internsip oleh penanggungjawab wahana dan diketahui oleh KIDI provinsi dan KIDI pusat. Membocorkan rahasia pasien 9. Pemberian informasi palsu 4. Peringatan tertulis: 1. Menyalin laporan orang lain (plagiat) 6. Tindakan atas pelanggaran yang dilakukan oleh peserta adalah sebagai berikut: i.