You are on page 1of 4

Alat dan Bahan

Alat
Mortir dan Stamper
Kertas timbang
Spatula
Labu erlenmeyer
Gelas kimia
Labu bundar
Kondensor
Penangas air
Timbangan
Oven
Buret
Gelas ukur
Pipet tetes
Pipet ukur

Bahan
Serbuk kafein
Larutan asam perklorat 0,1 N
Kalium biftalat padat
Asam asetat glasial P
Anhidrat asetat
Hidrogen peroksida P
Indikator kristal violet P
Larutan NH3 6N

CARA KERJA
1. Uji Kualitatif Kafein

ke dalam Cawan penguapan di


tambahkan 10 mg Kafein, 5
tetes H2SO4, 1.5 mL Hidrogen
peroksida

Pemanasan diatas penangas air


sampai kering

Hasil (+) apabila terbentuk


warna merah ungu apabila
700 mg kalium biftalat yang telah dioven
Ditetesi
dengan
ammonia
6N
kemudian
dilakukan
penimbangan

tambahkan
50 ml asam asetat anhidrat,
2. Pembakuan
asam perklorat

Refluks (sampai kafein larut dalam asetat)

dilakukan pendinginan

Titrasi dengan asam perklorat dan +


indikator kristal violet

3. Penentuan kadar kafein

timbang 300 mg kafein

50 mL asam asetat glacial, Pelarutan


(panaskan bila perlu)

dilakukan Pendinginan

+ indikator kristal violet kemudian di


Titrasi dengan asam perklorat

lakukan duplo

DATA PENGAMATAN
GAMBAR

KETERANGAN
Penimbangan 1 tablet sampel

Cawan yang telah di tambahkan oleh ,


5 tetes H2SO4, dan 1.5 mL Hidrogen

peroksida

Proses pemanasan di atas Bunaken


secara tidak langsung

Pengecekan residu (sisa) hasil


penguapan sampel oleh amonia 6 N.
Hasil negatif tidak terbentuk warna
merah ungu

Proses pemanasan sampel oleh


penangas air hingga teruapkan
larutannya dan residu akan di lakukan
pengecekkan oleh Ammonia 6 N

Terjadi perubahan warna saat proses


pemanasan menjadi kuning muda

Residu di lakukan pengecekkan kafein


oleh

Amonia encer 6 N. Dan Hasil negatif


tidak terbentuk warna merah ungu