Oleh : Aulia Rahman Yuan Andi Choerur Robach Andi Prastyo

(0710610001) (0710610007) (0710610026) (0810612001)

Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya

Definisi
 Sustainable

transportation atau transportasi yang berkelanjutan merupakan transportasi yang berorientasi pada masa depan, baik dilihat dari sistemnya yang berkelanjutan maupun dampaknya yang bersahabat dengan lingkungan. Jika dilihat dari sistemnya, sustainable transportation direncakan dengan matang dan banyak pertimbangan, dengan menitikberatkan pada keputusan dan kebijakan jangka panjang. Selain itu, dampak lingkungan juga tak bisa dikesampingkan karena lingkungan merupakan tempat berlangsungnya kegiatan transportasi. Artinya bila lingkungan rusak, maka kegiatan transportasi juga akan terhambat.

Latar Belakang masalah
 Selama 30 tahun lebih, kendaraan umum

tidak bisa menarik pengguna dari semua kalangan melebihi kendaraan pribadi, terutama bus. Hal ini disebabkan oleh buruknya pelayanan, masalah keamanan dan kebocoran keuangan yang mengakibatkan pengoperasian bus tidak bisa berjalan dengan baik.

Solusi

Busway

Busway
Busway menjadi salah satu pilihan dalam mengatasi kondisi ini. Busway adalah salah suatu bentuk transport supply yaitu BRT ( Buss Rapid Transit ) yang memiliki jalur khusus dalam operasionalnya dan rute serta jam tertentu

Keunggulan
Keunggulan Busway antara lain memudahkan akses dari daerah pinggir ke pusat kota, mempersingkat waktu tempuh, meningkatkan keamanan transportasi, memperbaiki kedisiplinan menggunakan jalan, dan mempromosikan kebiasaan berjalan kaki. Selain itu busway yang diminati hampir semua kalangan, secara bertahap telah mengubah pola transportasi dan kehidupan masyarakat, seperti munculnya pola park-ride and kiss-ride, dan memacu perkembangan di daerah di sepanjang koridor dan, serta mulai terjadinya penyebaran pusat-pusat kegiatan masyarakat terutama kegiatan bisnis.

Kelemahan dan Kendala
 Dalam hal pengoperasian, busway ini masih masih belum

memberikan keuntungan secara finansial. Walaupun telah mengalami break event point dalam pengoperasian koridor satu, tetapi pengoporasian koridor dua dan koridor yang lain membutuhkan biaya yang sangat besar. Biaya operasional untuk koridor dua dan selanjutnya melebihi US$ 2/km, harga ini lebih mahal dari rata-rata harga internasional di beberapa negara sebesar US$ 1/km.  Kompensasinya adalah tarif busway menjadi lebih mahal dan subsidi yang harus ditanggung pemerintah menjadi lebih banyak. Kelemahan finansial ini juga diperberat oleh jumlah pengguna busway yang masih belum optimal untuk mampu mendukung pengoperasian sistem ini secara berkelanjutan.

Keberlangsungan Busway di Masa Mendatang
Menimbang dari dampak positif dan negatif tadi dapat disimpulkan bahwa Busway harus tetap dipertahankan keberadaannya seiring tuntutan pemenuhan hidup yang serba cepat. Busway sangat efektif untuk kota sibuk seperti Jakarta. Dikarenakan, banyak warga Jakarta yang menganggap waktu adalah uang. Sehingga fungsi busway untuk mempersingkat waktu perjalanan menjadi berperan vital.  Untuk jangkauan busway, seharusnya untuk masa mendatang lebih diperluas lagi. Sehingga memudahkan masyarakat untuk menjangkau tempat – tempat terpencil di pelosok kota  Peraturan menyangkut operasional busway hendaknya juga lebih diperketat, mengingat banyak pelanggaran para pengemudi dalam mengambil jalur busway

Langkah-langkah Yang Perlu Dilakukan
 Perekrutan pegawai busway dari tenaga–

tenaga sopir angkutan umum  Menaikkan Pajak Kendaraan Pribadi  Land Consolidation  Customer Oriented

Perekrutan pegawai busway dari tenaga – tenaga sopir angkutan umum
Pemkot hendaknya merekrut pegawai busway dari tenaga – tenaga sopir angkutan umum. Dengan tujuan mengurangi jumlah angkot yang masih beroprasi, untuk mengkonversinya ke bus rapid transit seperti busway. Jika ada angkutan yang masih pantas untuk dijadikan busway lebih baik direkrut menjadi armada busway

Menaikkan Pajak Kendaraan Pribadi
 Untuk masalah dana, pemkot bisa menaikkan pajak

kendaraan pribadi, sehingga dapat mengontrol jumlah kendaraan pribadi tersebut.  Selain itu, pajak kendaraan pribadi yang tinggi akan membuat masyarakat, terutama kelas menengah ke bawah untuk berpikir dua kali sembelum menggunakan kendaraan pribadi. Untuk itu, tidak ada pilihan lain bagi mereka selain menggunakan kendaraan umum. Jika pelayanan dari Busway memadai, maka masyarakat tidak akan ragu untuk menggunakannya.

Land Consolidation
Land Consolidation merupakan salah satu kebijakan untuk dapat mengatasi masalah dana, di mana jumlah penduduk di sepanjang koridor harus lebih dipadatkan. Hal ini dapat dilakukan dengan mendirikan apartemen berlantai banyak dan didukung oleh sarana-sarana pendukung seperti pusat perbelanjaan, bank, kantor pos, rumah sakit dan daerah hijau. Sehingga mengundang minat orang-orang tinggal di sekitar koridor. Dengan jumlah pengguna yang lebih padat, biaya yang dikeluarkan setiap pengguna akan menjadi lebih murah.

Customer Oriented
Sebenarnya ini bukan solusi, akan tetapi merupakan

sebuah keharusan bagi pengelola Busway untuk menarik minat dan mengubah pola pikir masyarakat yang selama ini lebih cenderung menggunakan kendaraan pribadi daripada kendaraan umum. Dengan pelayanan prima kepada konsumen, misalnya berupa armada yang nyaman, trayek yang menjangkau seluruh wilayah kota dan fasilitas tambahan seperti AC dan hiburan berupa TV dan sejenisnya masyarakat akan tertarik untuk memilih Busway sebagai sarana transportasi.

Kesimpulan
Dari beberapa analisis dan pembahasan yang telah dilakukan, Busway sebagai salah satu bentuk Bus Rapid Transit (BRT) dalam peranannya sebadai alat transportasi di masyarakat masih perlu beberapa pembenahan untuk dapat dapat berperan dalam sistem transportasi yang berkelanjutan. Selain itu, campur tangan pemerintah selaku pemegang kebijakan juga perlu untuk mengontrol dan memfasilitasi Busway dalam mengatasi kendalakendala yang dialaminya, sehingga Busway dapat menjawab tantangan untuk mewujudkan transportasi yang berkelanjutan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful