You are on page 1of 63

LO 1

TRI AGUNG SANJAYA
0918011100
1.Mengapa cepat kenyang
2.Stenosis esofageal
3.Kries gigi
4.Angina ludwig
5.Glossitis
6.Perawatan gigi dan mulut serta gigi palsu
7.beda leukoplakia dan stomatitis aftosa

1.Mengapa cepat kenyang

2.Stenosis esofageal

3.Karies gigi

Karies Dentis

Karies dentis adalah lubang yang terjadi secara patologis pada gigi. Lubang yang terjadi
karena efek pengikisan dari email-dentin-pulpa, yang terjadi secara kronis dari proses
atrisi, abrasi ataupun demineralisasi pada gigi.
Terdapat tiga teori mengenai terjadinya karies, yaitu teori asidogenik (teori kemoparasiter
Miller), teori proteolitik, dan teori proteolisis kelasi.
1. Teori Asidogenik Miller (1882) menyatakan bahwa kerusakan gigi adalah adalah
proses kemoparasiter yang terdiri atas dua tahap, yaitu dekalsifikasi email
sehingga terjadi kerusakan total email dan dekalsifikasi dentin pada tahap awal
diikuti oleh pelarutan residunya yang telah melunak. Asam yang dihasilkan oleh
bakteri asidogenik dalam proses fermentasi karbohidrat dapat mendekalsifikasi
dentin, menurut teori ini, karbohidrat, mikroorganisme, asam, dan plak gigi
berperan dalam proses pembentukan karies.
2. Teori Proteolitik Gottlieb (1944) mempostulasikan bahwa karies merupakan suatu
prose proteolisis bahan-bahan organik dalam jaringan keras gigi oleh produk
bakteri. Dalam teori ini dikatakan mikroorganisme menginvasi jalan organik
seperti lamela email dan sarung batang email (enamel rod sheath), serta merusak
bagian-bagian organik ini. Proteolisis juga disertai pembentukan asam.
Pigmentasi kuning merupakan ciri karies yang disebabkan produksi pigmen oleh
bakteri proteolitik. Teori proteolitik ini menjelaskan terjadinya karies dentin
dengan email yang masih baik. Manley dan Hardwick (1951) menggabungkan
teori
proteolitik
dan
teori
asidogenik
.
Menurut mereka teori-teori tersebut dapat berjalan sendiri-sendiri maupun
bersama-sama. Teori ini menyatakan bahwa bakteri-bakteri dapat membentuk
asam dari substrat karbohidrat, dan bakteri tertentu dapat merusak protein jika
tidak ada karbohidrat, karena itu terdapat dua tipe lesi karies. Pada tipe I, bakteri
menginvasi lamela email, menyerang email dan dentin sebelum tampak adanya
gejala klinis karies. Tipe II, tidak ada lamela email, hanya terdapat perubahan
pada email sebelum terjadi invasi mikroorganisme. Perubahan email ini terjadi
akibat dekalsifikasi email oleh asam yang dibentuk oleh bakteri dalam plak gigi
diatas email. Lesi awal ini disebut juga calky aanamel.
3. Teori Proteolisis Kelasi Teori ini diformulasikan oleh Schatz (1955). Kelasi
adalah suatu pembentukan kompleks logam melalui ikatan kovalen koordinat
yang menghasilkan suatu kelat. Teori ini menyatakan bahwa serangan bakteri
pada email dimulai oleh mikroorganisme yang keratinolitik dan terdiri atas
perusakan protein serta komponen organik email lainnya, terutama keratin. Ini
menyebabkan pembentukan zat-zat yang dapat membentuk kelat dan larut dengan
komponen mineral gigi sehingga terjadi dekalsifikasi email pada pH netral atau
basa.
Klasifikasi dan Manifestasi klinis
Menurut kedalamannya karies dentis dibagi menjadi:
1. Karies fissure: Proses awal dari terjadinya karies yang lebih lanjut. Pasien tidak
mengeluh adanya keluhan rasa nyeri atau sakit pada gigi. Sering ditemukan saat

pasien dating ke dokter gigi. Ditandai dengan hitam pada permukaan gigi yang
berjalan sesuai fissure gigi. Pada saat pemeriksaan dengan menggunakan sonde
dan perkusi tidak ada keluhan. Diterapi dengan pro-konservasi.

2. Karies Superficialis yaitu karies yang hanya mengenai bagian email gigi saja.
Pasien tidak mengeluh adanya rasa ngilu ataupun sakit, namun ketika dilakukan
pemeriksaan menggunakan sonde, tidak ditemukan rasa sakit pada pasien tetapi
sonde tersangkut pada lubang. Diterapi dengan pro-konservasi. (contoh gambar 2)
3. Karies Media yaitu karies yang mengenai 2/3 tebal dentin. Pasien tidak
mengeluh sakit gigi, namun memberi keluhan berupa ngilu saat minum air
panas/dingin, ataupun ngilu saat terkena angin. Ketika dilakukan pemeriksaan
menggunakan sonde pasien merasa ngilu yang tajam, dan saat menggunakan
ekskavator pada bagian lubang gigi tersebut masih terasa keras, karena masih ada
lapisan dentin. Diterapi dengan pro-konservasi. (gambar 3)
4. Karies Profunda adalah karies yang sudah melewati 2/3 tebal dentin dan sudah
mengenai atau mendekati pulpa (gambar 4). Jika karies telah mencapai pulpa
maka pasien mengeluh rasa sakit yang spontan dan berdenyut, hal ini terjadi
karena iritasi pulpa yang berisi saraf. Karies profunda sendiri dibagi lagi menjadi
2 yaitu:
a. Karies Profunda Pulpa Tertutup yaitu karies yang sudah mendekati
pulpa, namun masih ada lapisan tipis dentin yang menutup pulpa. Jika
lapisan dentin terbuka/pecah yang terjadi secara spontan atau akibat
tindakan pemeriksa maka dapat mengeluarkan darah yang berasal dari
pulpa. Pasien mengeluh rasa ngilu saat makan atau minum yang dingin
atau panas. Saat dilakukan pemeriksaan dengan sonde ditemui rasa ngilu
yang tajam dan dengan penggunaan ekskavator terasa lunak. Biasa
didiagnosa deng hyperemia profunda dan diterapi dengan pro-konservasi.

sehingga ketika disondepun tak ada rasa sakit lagi. Bakteri .b. Ditandai dengan demineralisasi jaringan keras dan diikuti kerusakan zat organiknya. Karies Profunda Pulpa Terbuka. Non Vital: Pasien tidak mengeluh ada rasa sakit ataupun ngilu. Pada pemeriksaan juga tampak warna kehitaman pada gigi. Etiologi Faktor-faktor yang memungkinkan terjadinya karies yaitu A.blogspot. Pulpa masih hidup dan masih keluar darah. Diterapi dengan pro-konservasi. Pemeriksaan dengan sonde ditemui rasa sakit. Akibat hubungan langsung antara pulpa dengan bagian luar menyebabkan pulpa lebih rentan terinfeksi.html) Karies Dentis 6 Votes Karies Dentis Karies adalah suatu penyakit jaringan keras gigi (email. Pulpa telah mati.com/2012/06/karies-dentis. Tidak ada lagi dentin yang melapisi pulpa. Didiagnosa dengan gangrene pulpa dan diterapi dengan pro-eksodonti. (http://andarpunyacerita. dentin dan sementum) yang bersifat kronik progresif dan disebabkan aktivitas jasad renik dalam karbohidrat yang dapat diragikan. Karies profunda pulpa terbuka juga dibagi lagi menjadi:   Vital: Pasien akan mengeluh rasa sakit spontan dan berdenyut yang hebat bahkan sampai mengganggu aktivitas. Didiagnosa dengan pulpitis.

fisur. cara masuk. Aktinomises Semua spesies Aktinomises memfermentasikan glukosa.3. Streptokok Bakteri kokus Gram positif ini adalah penyebab utama karies dan jumlahnya terbanyak di dalam mulut. Actinomyces viscosus dan A. Tiga jenis bakteri yang sering mengakibatkan karies yaitu: 1. naeslundii mampu membentuk karies akar. Kariogenisitas karbohidrat bervariasi menurut frekuensi makan. sedangkan karbohidrat sederhana akan meresap ke dalam plak dan dimetabolisme dengan cepat oleh bakteri. . Salah satu spesiesnya. dan merusak periodontonium. Untuk kembali ke pH normal dibutuhkan waktu 30-60 menit. yaitu Streptococcus mutans. Karbohidrat kompleks relatif lebih tidak kariogenik karena tidak dicerna sempurna di mulut. B. Laktobasilus Populasinya dipengaruhi kebiasaan makan. asetat. Tempat yang paling disukai adalah lesi dentin yang dalam. suksinat. 3. komposisi kimia.Sifat kariogenik ini berkaitan dengan kemampuan untuk: o Membentuk asam dari substrat (asidogenik) o Menghasilkan kondisi dengan pH rendah (<5) o Bertahan hidup dan memproduksi asam terus menerus pada kondisi dengan pH yang rendah (asidurik) o Melekat pada permukaan licin gigi o Menghasilkan polisakarida tak larut dalam saliva dan cairan dari makanan guna membentuk plak. mutans terutama terdapat pada populasi yang banyak mengkonsumsi sukrosa. lebih asidurik dibandingkan yang lain dan dapat menurunkan pH medium hingga 4. bentuk fisik. Karbohidrat Makanan Karbohidrat menyediakan substrat untuk sintesa asam dan polisakarida ekstrasel bagi bakteri. dan adanya zat makanan lain. terutama membentuk asam laktat. Jumlah banyak yang ditemukan pada plak dan dentin berkaries hanya kebetulan dan Laktobasilus hanya dianggap faktor pembantu proses karies. S. dan asam format. 2.

Daerah-daerah itu adalah: o Pit dan fisur permukaan oklusal molar dan premolar. C. kekentalan. misalnya pada pasien pascaradiasi. maka dianggap sebagai etiologi utama. Morfologi gigi Daerah gigi di mana mudah terjadi plak sangat mungkin diserang karies. 2. Kerentanan Permukaan Gigi 1. dan laktosa. karies relatif lebih jarang terjadi. Gambaran morfologi yang sering dianggap penyebab karies adalah fisura oklusal yang sempit dan dalam. karena bila saliva banyak dan encer. Saliva juga mempengaruhi pH dan komposisi mikroorganisme dalam plak. . Jumlah dan isi saliva. terutama pada dasar fisura. Saliva mampu meremineralisasi karies dini karena mengandung ion kalsium (Ca) dan fosfat (P). Jika terjadi perubahan jumlah dan susunan saliva. aplasia kelenjar saliva dan xerostomia. fruktosa. atau lidah. maka kemungkinan karies meningkat. lekukan pipi. dan karena paling banyak dikonsumsi. namun sebagian besar penelitian menyatakan bahwa pH saliva tidak berkorelasi positif dengan terjadinya karies. derajat keasaman. Kemampuan ini meningkat bila terdapat ion fluor. dan kemampuan bufer berpengaruh pada karies. pH saliva sering diteliti karena mudah diukur dan diduga berhubungan dengan asam. pit bukal molar dan pit palatal insisivus o Permukaan halus daerah aproksimal sedikit di bawah titik kontak o Tepi leher gigi sedikit di atas tepi gingiva o Permukaan akar yang terbuka pada pasien resesi gingiva karena penyakit periodontium o Tepi tumpatan/tambalan. Fisura-fisura tersebut cenderung menjadi perangkap untuk makanan dan bakteri. maka sukrosa bersifat paling kariogenik. Lingkungan Gigi Gigi selalu dibasahi saliva secara normal. terutama yang kurang o Permukaan gigi dekat gigi tiruan atau jembatan. Kekentalan diduga berpengaruh pada terjadinya karies.Karena sintesa polisakarida ekstrasel dari sukrosa lebih cepat daripada glukosa.

F juga mempengaruhi bakteri plak dalam pembentukan asam. sedangkan manusia sekarang banyak mengkonsumsi makan berserat rendah. Fluor (F) dengan konsentrasi normal (410 ppm-873 ppm) pada jaringan gigi dan lingkungannya memiliki efek antikaries. Cairan ini mengandung antibodi serum spesifik terhadap S. 3. rotasi. Walaupun tidak terdapat inflamasi gingiva. melainkan dalam bulan atau tahun. walaupun data-data yang mendukung hal ini masih kurang. mutans. maka karies tidak akan menghancurkan gigi dalam hitungan hari atau minggu. atau situasi tak normal lain. posisi keluar. menyebabkan kesulitan pembersihan dan cenderung membuat makan dan debris terakumulasi. Waktu Kemampuan saliva untuk meremineratisasi selama proses karies. gigi dibasahi cairan celah gusi. Kandungan vitamin juga dilaporkan berperan pada proses karies. Selain itu. dapat membersihkan gigi selagi dikunyah. menandakan bahwa proses tersebut terdiri atas periode perusakan dan perbaikan yang silih berganti. Pada daerah tepi gingiva. Faktor Predisposisi Mallenby menyatakan bahwa hipoplasia enamel merupakan faktor predisposisi pakembangan karies gigi dan akan memperberat gigi yang mengalami karies. karena F. dan besi lebih terakumulasi daripada di bawahnya. Kelainan gigi seperti malformasi. Email permukaan lebih tahan terhadap karies daripada email subpermukaan. Konsumsi makanan bergizi dan kebiasaan makan juga mempunyai peran besar karena sering ditemukan insiden karies yang berbeda pada populasi dengan konsumsi makanan yang berbeda. . karena tersedianya F di sekitar gigi selama proses pelarutan email akan mempengaruhi demineralisasi dan terutama remineralisasi.Van Kestern menemukan bahwa saliva mengandung beberapa substansi antibakteri. Mungkin vitamin D paling berperan dalam pembentukan gigi. Kandungan bahan makanan merupakan faktor yang bertanggung jawab atas perbedaan pembentukan karies antara manusia primitif dan manusia modern. D. seng. volume cairan ini tak bisa diabaikan. Email dengan kadar F lebih tinggi akan resisten terhadap asam. Faktor ini aktif melawan laktobasilus dan streptokok sehingga sel lisis. sehingga bila saliva berada di dalam tingkungan gigi. Posisi Gigi Gigi malaligned. Defisiensi vitamin A menyebabkan gangguan pembentukan gigi pada binatang dan mungkin juga pada manusia. Makanan manusia primitif umumnya berserat tinggi. dan hipoplasi enamel disebabkan defisiensi vitamin D. Green melaporkan adanya faktor bakteriolitik pada orang yang imun terhadap karies.

karbohidrat. menyerang email dan dentin sebelum tampak adanya gejala klinis karies. Asam yang dihasilkan oleh bakteri asidogenik dalam proses fermentasi karbohidrat dapat mendekalsifikasi dentin. menurut teori ini. Pada tipe I. mikroorganisme. Proteolisis juga disertai pembentukan asam. Teori proteolitik ini menjelaskan terjadinya karies dentin dengan email yang masih baik. Lesi awal ini disebut juga chalky enamel. Teori Proteolisis Kelasi Teori ini diformulasikan oleh Schatz (1955). asam. terutama keratin. serta merusak bagian-bagian organik ini.Kandungan mineral. karena itu terdapat dua tipe lesi karies. 3. Pada tipe II. dan plak gigi berperan dalam proses pembentukan karies. yaitu dekalsifikasi email sehingga terjadi kerusakan total email dan dekalsifikasi dentin pada tahap awal diikuti oleh pelarutan residunya yang telah melunak. . hanya terdapat perubahan pada email sebelum terjadi invasi mikroorganisme. 1. seperti Ca dan P. Teori Proteolitik Gottlieb (1944) mempostulasikan bahwa karies merupakan suatu proses proteolisis bahan organik dalam jaringan keras gigi oleh produk bakteri. Pigmentasi kuning merupakan ciri karies yang disebabkan produksi pigmen oleh bakteri proteolitik. Teori ini menyatakan bahwa serangan bakteri pada email dimulai oleh mikroorganisme yang keratinolitik dan terdiri atas perusakan protein serta komponen organik email lainnya. Perubahan email ini terjadi akibat dekalsifikasi email oleh asam yang dibentuk oleh bakteri dalam plak gigi di atas email. Ini menyebabkan pembentukan zat-zat yang dapat membentuk kelat dan larut dengan komponen mineral gigi sehingga terjadi dekalsifikasi email pada pH netral atau basa. Manley dan Hardwick (1951) menggabungkan teori proteolitik dan teori asidogenik. bakteri menginvasi lamela email. teori proteolitik. dan teori proteolisis kelasi. Teori ini menyatakan bahwa bakteri dapat membentuk asam dari substrat karbohidrat. tidak ada lamela email. Menurut mereka teori-teori tersebut dapat berjalan sendiri-sendiri maupun bersama-sama. berperan dalam karies gigi walaupun masih banyak pendapat yang menentang. dan bakteri tertentu dapat merusak protein jika tidak ada karbohidrat. Dalam teori ini dikatakan mikroorganisme menginvasi jalan organik seperti lamela email dan sarung batang email (enamel rod sheath). 2. Teori Asidogarik Miller (1882) menyatakan bahwa kerusakan gigi adalah proses kemoparasiter yang terdiri atas dua tahap. Patofisiologi Terdapat tiga teori mengenai terjadinya karies yaitu teori asidogenik (teori kemoparasiter Miller). Kelasi adalah suatu pembentukan kompleks logam melalui ikatan kovalen koordinat yang menghasilkan suatu kelat.

Baik bercak putih maupun coklat bisa bertahan bertahun-tahun lamanya karena perkembangan lesi tersebut dapat dicegah. Lesi dini atau lesi bercak putih/coklat (karies insipien) 2. sehingga kotoran dan karang gigi harus dibersihkan dahulu. Tiap daerah yang mungkin diserang karies harus dinilai secara tersendiri. Jika lesi email sempat berkembang. karies permukaan halus. Pada teknik ini sinar diarahkan tegak lurus terhadap sumbu gigi dan menyinggung titik kontak. Pasien menahan posisi tersebut dengan menggigit pegangan filmnya. Sebaiknya hal ini jangan dilakukan karena sonde tajam akan merusak lesi karies yang masih baru dan bakteri akan terbawa dalam lesi sehingga kariesnya menyebar. terletak sedikit ke arah serviks dari titik kontak. dan keparahan.Manifestasi Klinis Gambaran klinis karies email yaitu: 1. Pada saat pemeriksaan diperlukan pencahayaan yang baik. Pada tahap ini. dinamika. Pemeriksaan Penunjang Radiograf bite wing diperlukan dalam penegakkan diagnosis. Karies pit dan fisur tipe primer terbentuk di permukaan oklusal molar dan premolar. Nikiforuk membagi karies menjadi 3 golongan yaitu menurut morfologi. Yang termasuk golongan morfologi adalah karies pit dan fisur. Kadang-kadang lesi tampak coklat karena materi yang terserap ke dalam pori-porinya. Gigi harus betul-betul kering dan pengeringan biasanya dengan penyemprotan secara perlahan-lahan. Biasanya pemeriksaan dilakukan dengan sonde tajam sampai terasa menyangkut. opak dan merupakan daerah berwarna putih. Lesi lanjut (lesi yang telah mengalami kavitasi) Gejala paling dini karies email secara makroskopik adalah suatu ‘bercak putih’. Gigi harus bersih dan kering. Warna tampak berbeda dibandingkan email di sekitarnya yang masih sehat. permukaan bukal dan lingual molar . karies akar atau karies sementum. Diagnosis Berdasarkan pola klinisnya. permukaan yang semula utuh akan pecah (kavitasi) dan akan terbentuk lubang (kavitas). Untuk menemukan tanda awal karies diperlukan penglihatan yang tajam. deteksi dengan sonde tidak dapat dilakukan karena email yang mengelilinginya masih keras dan mengkilap. Gigi yang sudah kering harus diisolasi dengan gulungan kapas agar tidak basah oleh saliva. dan karies email linier. Film diletakkan di sebelah lingual gigi posterior. Bercak ini jelas terlihat pada gigi cabutan yang kering yang tampak sebagai suatu lesi kecil.

Lesi karies email berbentuk kerucut dengan puncak di permukaan luar pada daerah pit dan fisur. Karies yang cepat menyebar umumnya mempunyai tempat penetrasi kecil. bermula sebagai daerah putih agak kasar yang kemudian berlubang. Karies ini biasanya diawali dengan pembentukan plak. sedangkan pada karies permukaan halus. Dengan menggunakan mikroskop cahaya. lingual. Karies proksimal biasanya timbul tepat di bawah titik kontak dan awalnya tampak opaksitas putih samar pada email tanpa diskontinuitas permukaan email. Secara klinis tahapan tersebut dibagi menjadi beberapa fase. Karies permukaan halus timbul pada permukaan proksimal gigi dan sepertiga gingival permukaan bukal dan lingual. atau labial. Jika lesi berkembang terus zona permukaan akhirnya akan pecah dan membentuk kavitas. Namun jika terjadi kavitasi. dan kavitasi. Pada beberapa kasus dapat tampak sebagai daerah berpigmentasi kuning atau coklat dan berbatas tegas. Menurut Feyersjkov. sedang yang lambat biasanya membentuk lubang terbuka yang dangkal. Dengan penetrasi karies ke email. Untungnya gigi terbenam dalam saliva. Email yang berbatasan dengan pit dan fisur tersebut mungkin terlihat opak putih kebiruan karena proses di bawahnya. Karies servikal terdapat pada permukaan bukal. terutama karena email pada tempat yang dalam sering sangat tipis. yaitu cairan yang berpotensi menimbulkan remineralisasi. dan remineralisasi dapat didefinisikan sebagai suatu penempatan mineral anorganik di daerah yang sebelumnya telah kehilangan mineral tersebut. Pit dan fisur pada proses awal karies tampak coklat atau hitam. Pit dan fisur yang berdinding tinggi dan terjal serta berdasar sempit paling rentan terhadap karies. Karies ini hampir selalu berupa lubang terbuka dan tidak menunjukkan titik penetrasi sempit seperti pada karies pit dan fisur Karies ini tidak mempunyai predileksi pada gigi tertentu. bentuk ini mengikuti arah prisma email. Lesi karies servikal adalah kavitas berbentuk bulan sabit. Tempat putih kapur ini kemudian menjadi agak kasar karena dekalsifikasi superfisial. Karies ini jarang timbul pada bagian lain. sehingga dapat terbentuk lubang yang besar di bawah email. Pit dan fisur kadang dianggap kelainan perkembangan. bahkan terkadang tidak ada sehingga dentin terpapar. puncak kerucut mengarah ke batas dentin-email (dentino-enamel junction). Karies gigi diwarnai oleh periode perusakan dan perbaikan. radiografi mikro. Penelitian histologi menunjukkan bahwa karies tidak hanya proses demineralisasi yang progresif tapi juga suatu proses perusakan dan perbaikan yang silih berganti. Sehingga sekarang plak akan terbentuk dalam kavitas dan terlindung dari usaha . mikroskop elektron transmisi. terasa agak lembut. yaitu lesi dini. kecuali pada gigi yang malformasi atau malposisi. Proses ini terjadi melalui penyebaran lateral karies pada batas dentin dan email. email di sekitar lesi menjadi putih kebiruan. remineralisasi tak dapat menambal lubangnya.dan permukaan lingual insisivus maksila. remineralisasi. Hal penting pada proses perkembangan karies di email adalah perembesan asam ke dalam substansinya.

Penatalaksanaan Setelah diagnosis karies ditegakkan. Menurut dinamikanya. dikatakan moderat bila terkena pada permukaan oklusal dan proksimal gigi posterior. Sekali email telah berhasil dipenetrasi oleh bakteri. dapat terhenti walaupun masih menetap dan mengalami remineralisasi sebagian. misalnya permukaan oklusal gigi molar permanen. Juga terdapat klasifikasi secara klinis yang membagi karies menjadi karies akut dan kronik. karies dikatakan ringan bila terkena pada daerah yang sangat rentan. serta pada penderita xerostomia. mikroorganisme yang kariogenik mengalami kekurangan substrat yang dibutuhkan. atau lesi berada pada permukaan yang mudah dibersihkan. Terutama dijumpai pada gigi susu bayi yang selalu menghisap ‘dot’ bergula. Karies terhenti adalah suatu lesi yang tidak berkembang. karies terhenti. yaitu karies susu botol dan karies adolesen. Karena itu suatu lesi vang telah mengalami kavitasi berkembang lebih cepat. karies terdiri atas karies insipien.pembersihan seperti menyikat gigi. daerah yang biasanya bebas karies. maka ada dua cara pendekatan yang mungkin ditempuh.dan dikatakan parah jika menyerang gigi anterior. juga dapat dijumpai pada remaja yang sering makan kudapan kariogenik dan minuman manis. dan karies radiasi. . karies rampan. Manifestasi paling awal karies email insipien adalah timbulnya area dekalsifikasi di bawah plak gigi yang mirip dengan permukaan kapur yang licin. yaitu : o Menggunakan usaha preventif untuk mencoba menghentikan penyakit o Membuang jaringan yang rusak dan menggantikannya dengan restorasi disertai usaha pencegahan terhadap rekurensinya. Hal ini terutama bila terjadi perubahan diet. Seperti halnya pada karies di email perubahan awal disebabkan bukan oleh bakteri tetapi akibat difusi asam ke dalam jaringan. Karies bisa juga digolongkan berdasarkan kronologi. Karies rampan adalah kerusakan beberapa gigi secara cepat dan sering melibatkan permukaan gigi yang biasanya bebas karies. karies sekunder. maka dentin akan terbuka bagi serangan bakteri secara langsung. Berdasarkan keparahan atau kecepatan berkembangnya. Dijumpai jika lingkungan oral berubah dari yang memungkinkan timbul karies menjadi keadaan yang cenderung menghentikan karies.

Abses leher dalam terbentuk di dalam ruang potensial di antara fasia leher sebagai akibat perjalanan infeksi dari berbagai sumber seperti gigi.4).wordpress. PENDAHULUAN Angina Ludwig atau dikenal juga dengan nama Angina Ludovici. mulut. Tergantung ruang mana yang terlibat.Kedua pendekatan di atas dipertimbangkan berdasarkan informasi diagnostik yang bisa diperoleh. sinus paranasal. Usaha-usaha pencegahan yang dilakukan berkaitan dengan peran karbohidrat di antaranya adalah: o Menurunkan konsumsi sukrosa o Mengubah bentuk fisik makanan yang dikonsumsi. tenggorok.com/2010/03/03/karies-dentis/) 4. abses retrofaring dan angina ludovici (angina Ludwig) atau abses submandibular. pertama kali dijelaskan oleh Wilheim Frederickvon Ludwig pada tahun 1836 (1. (1) . gejala dan tanda klinik setempat berupa nyeri dan pembengkakan akan menunjukkan lokasi infeksi.Angina ludwig ANGINA LUDWIG 1. misalnya dengan menghindari makanan yang lengket. telinga tengah dan leher. abses parafaring. Yang termasuk abses leher dalam ialah abses peritonsil. (http://ifan050285. merupakan salah satu bentuk abses leher dalam.

walaupun pernah dilaporkan terjadi sejak 12 hari-84 tahun. dermatomyositis. dan sistemik lupus eritematosus. (2) Ruang submandibular merupakan ruang di atas tulang hyoid (suprahyoid) dan otot mylohyoid. anemia aplastik. mylohyoideus. Dengan demikian dapat menyebabkan obstruksi jalan napas secara potensial.(2. tidak membentuk abses dan tidak ada limfadenopati.4) 2. (1-4) . Ruang yang dibentuk oleh berbagai fasia pada leher ini adalah merupakan area yang berpotensi untuk terjadinya infeksi. neutropenia. Adapula yang membaginya menjadi tiga diantaranya yaitu ruang sublingualis. Peradangan ruang ini menyebabkan kekerasan yang berlebihan pada jaringan dasar mulut dan mendorong lidah ke atas dan ke belakang.8) 3. Hyoid dan m. Kasus ini dominan terjadi pada laki-laki (3:1 sampai 4:1). ruang submentalis dan submaksillaris.(1-9) Ruang suprahioid berada antara otot-otot yang melekatkan lidah pada os. ANATOMI Pengetahuan tentang ruang-ruang di leher dan hubungannya dengan fasia penting untuk mendiagnosis dan mengobati infeksi pada leher. glomerulonefritis. 3. Dengan terdapat faktor predisposisi berupa diabetes mellitus. sehingga keras pada perabaan submandibula. dan menyebar melalui berbagai jalan termasuk melalui saluran limfe. Invasi dari bakteri akan menghasilkan selulitis atau abses. (1. alkoholik.Angina Ludwig ialah infeksi ruang submandibula berupa selulitis atau flegmon yang progresif dengan tanda khas berupa pembengkakan seluruh ruang submandibula. Penderita terbanyak berkisar antara umur 20-60 tahun. Di bagian anterior otot mylohyoid memisahkan ruang ini menjadi dua yaitu di bagian superior adalah ruang sublingualis dan di bagian inferior yaitu otot submaksilaris. EPIDEMIOLOGI Kebanyakan kasus angina Ludwig dapat terjadi pada orang sehat secara dini.

dan sebagian nodus limfe dan lemak. Ruang submandibular ini mengandung kelenjar submaxillaris. arteri fasialis. dan otot platysma. fasia superficial. Ruang Sublingual. duktus Wharton. Di bagian anteriornya. Ruang submental mengandung beberapa nodus limfe dan jaringan lemak fibrous. nervus lingualis dan hypoglassal. Batas lateralnya berupa kulit. (10) Ruang submental merupakan ruang yang berbentuk segitiga yang terletak di garis tengah di bawah mandibula dimana batas superior dan lateralnya dibatasi bagian anterior dari otot digastricus. (Diambil dari kepustakaan 2) Ruang submandibularis dipisahkan dengan ruang sublingualis di bagian superiornya oleh otot mylohyoid dan otot hyoglossus. di bagian medialnya oleh styloglossus dan di bagian lateralnya oleh korpus mandibula.Gambar 1. Dasar pada ruangan ini adalah otot mylohyoid sedangkan atapnya adalah kulit. Ruang submandibularis yang berada di inferior dari otot mylohyoid. fasia superfisial. otot platysma lapisan superfisial pada fasia servikal bagian dalam. ruang ini berhubungan secara bebas dengan ruang submental. di bagian superior dari otot mylohyoid. (10) Ruang . dan di bagian posteriornya terhubung dengan ruang pharyngeal. Di bagian inferiornya dibentuk oleh otot digastricus.

peptostreptococci. Ada juga penyebab lain yang sedikit dilaporkan antara lain adalah sialadenitis. retrofarings dan mediastinum superior. dan trauma pada dasar atau lantai mulut. Eubacteria. Bakteri gram positif yang telah diisolasi adalah Fusobacterium nucleatum. spesies Pseudomonas. injeksi obat intravena melalui leher.13) 5.(3) 4. Aerobacter aeruginosa. khususnya dari molar dua atau tiga bawah. laserasi oral. (1-3.13) Organisme yang paling banyak ditemukan padapenderita angina Ludwig melalui isolasi adalah Streptococcus viridians dan Staphylococcus aureus. Penyebaran infeksi ini tergantung dari daya tahan jaringan tubuh. Candida. Jika tulang ini tipis. infeksi saluran pernafasan atas. dan abses di sini akan menyebar ke ruang submandibula. epiglotitis. Escherichia coli. . ruang faringomaksilaris (parafaringeal). Haemophillus influenza dan spesies Klebsiella. trauma oleh karena bronkoskopi. ETIOLOGI Dilaporkan sekitar 50%-90% angina Ludwig berawal dari infeksi odontogenik. maka infeksi akan menembus dan masuk ke jaringan lunak.5. intubasi endotrakeal. fraktur mandibula terbuka. (1. 5.submaxillaris berada di bawah otot myelohyoid. dan peptococci. maka infeksi yang terjadi akan menyebar ke tulang spongiosa sampai tulang cortical. Bakteri Gram negatif yang diisolasi antara lain spesies Neisseria. abses peritonsilar. Odontogen dapat menyebar melalui jaringan ikat (perkontinuitatum). pembuluh darah (hematogenous). spirochetes. dan spesies Clostridium. PATOGENESIS Berawal dari etiologi di atas seperti infeksi gigi. Banteri anaerob seringkali juga diisolasi meliputi bacteroides. luka tembus di lidah.12 . dan Veillonella. Karena jumlah bakteri yang banyak. infeksi kista duktus thyroglossus. Nekrosis pulpa karena karies dalam yang tidak terawat dan periodontal pocket dalam yang merupakan jalan bakteri untuk mencapai jaringan periapikal. dan ruang sublingual berada di atasnya tetapi masih di bawah lidah (11) Ruang-ruang yang sering terkontaminasi adalah leher bagian depan. Gigi-gigi ini mempunyai akar yang terletak pada tingkat otot myohyloid.7. 3.

(7) Gambar 2. dan angina Ludwig.(1) Infeksi pada ruang submaksilar biasanya terbatas di dalam ruang itu sendiri. kemudian menyebar keruang-ruang yang dibatasi oleh m. mylohyoideus. cavernous sinus thrombosis. nyeri terjadi jika terjadi ketegangan antara tulang. digastricus anterior dan tulang hyoid. mylohyoideus) yang terletak di aspek dalam mandibula. abses submukosa. Penjalaran infeksi pada rahang atas dapat membentuk abses palatal. Penjalaran infeksi pada rahangbawah dapat membentuk abses subingual. dan abses fasial. Linea mylohyoidea. abses submental. abses submandibular.dan pembuluh limfe (limfogenous). (Diambil dari kepustakaan 12) Infeksi pada ruang submental biasanya terbatas karena ada kesatuan yang keras dari fasia servikal profunda dengan m. Edema dagu dapat terbentuk dengan jelas. mylohyoideus. pusnya dapat menyebar ke ruang submandibula dan dapat meluas ke ruang parafaringeal.(1) Abses pada akar gigi yang menyebar ke ruang submandibula akan menyebabkan sedikit ketidaknyamanan pada gigi. Yang paling sering terjadi adalah penjalaran secara perkontinuitatum karena adanya celah/ruang di antara jaringan yang berpotensi sebagai tempat berkumpulnya pus. tempat perlekatan m. abses submaseter. Ujung akar molar kedua dan ketiga terletak di belakang bawah linea mylohyoidea (tempat melekatnya m. tetapi dapat pula menyusuri sepanjang duktus submaksilar Whartoni dan mengikutistruktur . abses labial. Infeksi premolar dan molar menyebabkan perforasi. sehingga jika molar kedua dan ketiga terinfeksi dan membentuk abses. abses gingiva.

(2) . atau dapat juga meluas ke bawah sepanjang m. hyoglossus menuju ruang.ruang fasia leher. meluas ke dasar lantai mulut dan lidah. (1) Gambar 3. sehingga mendorong supraglotic larynx dan lidah ke belakang akhirnya mempersempit saluran dan menghambat jalan nafas.kelenjar menuju ruang sublingual.3) Penyebaran infeksi berakhir di bagian anterior yaitu mandibula dan di bagian inferior yaitu otot mylohyoid. fasia dan kulit. (Diambil dari kepustakaan 12) Pada infeksi ruang sublingual. edema terdapat pada daerah terlemah dibagian superior dan posterior.(1. Ruang submandibular terletak antara m. Ruang submandibular terinfeksi langsung oleh molar kedua dan ketiga. Proses infeksi kemudian berjalan di bagian superior dan posterior. mylohyoid.

mylohyoid Ruang ini dapat terinfeksi yang berasal dari premolar dan molar pertama. dan pembengkakan menyebar di daerah depan leher yang menyebabkan perubahan bentuk dan gambaran “Bull neck”. (Diambil dari kepustakaan 12) Gambar 5. takipne dan takikardi. (2) 6. batas tulang hyoid meluas ke arah inferior dan menyebabkan gambaran “bull neck”. (Diambil dari kepustakaan 2) Tulang hyoid membatasi terjadinya proses ini di bagian inferior. GEJALA KLINIS Penderita angina Ludwig yang mempunyai riwayat hygiene mulut atau baru saja malakukan ekstraksi gigi dan sakit gigi. Proses penyebaran ke bagian superior dan posterior yang mendorong lantai dasar mulut dan lidah.yang buruk gejala yang timbul dapat bersamaan dengan sepsis seperti demam. Pada penyebaran secara anterior. Ruang sublingual. (3) .Gambar 4. terletak antara mukosa mulut dan m.

dapat mendorong lidah ke atas dan belakang sehingga menimbulkan sesak nafas. disertai pembengkakan di daerah submandibula. Abses submandibula pada orang dewasa dengan diabetes mellitus (diambil dari kepustakaan 1) Gejala yang lain adalah nyeri tenggorok dan leher. Gambar 6. dan trismus.Bengkak meluas mulut tidak dapat membuka. angina Ludwig dapat berakibat fatal dasar mulut . abrasi pada hidung. ke arah pasien tidak dapat membukalateral dan pasien mengalami mulutnya. nyeri tekan dan keras pada perabaan (seperti kayu). Meskipun banyak pasien sembuh tanpa komplikasi. drooling. Gambaran klinis angina Ludwig (diambil dari kepustakaan 2) Gambar 7.Pembengkakan submental.. Ada juga yang mengalami disfonia (a hot potato voice). Pembengkakan yang menegang. (3) Pada pemeriksaan mulut didapatkan dasar mulut dan leher depan membengkak secara bilateral berwarna kecoklatan .dikarenakan edema pada organ vokal. yang tampak hiperemis. Pada palpasi teraba tegang dan kadangkala ada emfisema subkutan serta tidak ada fluktuasi atau adenopati.

dan juga dapat sangat membantu untuk memutuskan kapan dibutuhkannya pernapasan bantuan. dan takikardi.6) 7. dan penyempitan jalan napas. Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan penunjang yang dilakukan dapat berupa foto polos leher dan dada. dan pada pemeriksaan mulut didapatkan elevasi lidah. (1. Dari anamnesis juga didapatkan adanya riwayat sakit gigi. drooling. . 3. adanya gas.5) atau adanya riwayat higien gigi yang buruk(3). trismus. b. kesulitan makan dan menelan(13). a. adanya gas.3. sehingga menimbulkan sesak napas dan atau stridor karena sumbatan jalan napas kemudian sianosis. mengorek atau mencabut gigi(1.7) Selain itu juga ditemukan adanya edema bilateral. dan pemeriksaan penunjang. dapat mendorong lidah ke atas belakang.(3) Pemeriksaan Penunjang. tetapi biasanya tidak didapatkan pembesaran kelenjar limfe.7) disfonia.(3. yang mana sering memberikan gambaran pembengkakan jaringan lunak. nyeri tekan dan perabaan keras seperti kayu pada leher.5. Anamnesis Daria anamnesis didapatkan gejala berupa nyeri pada leher (1) .membengkak. DIAGNOSIS Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesa.(3) Pemeriksaan CT-Scan memberikan gambaran pembengkakan jaringan lunak.3. pemeriksaan fisis. Pemeriksaan fisis Pada pemeriksaan tanda vital biasa ditemukan tanda-tanda sepsis seperti demam.4) Selain itu foto panoramik rahang dapat membantu untuk menentukan tempat fokal infeksinya.(3.(3) c.(1. akumulasi cairan. takipnea.

(3) Untuk dapat menegakkan diagnosis Angina Ludwig ada empat kriteria yang dikemukakan oleh Grodinsky yaitu(1. Menghasilkan infiltrasi yang gangren-serosanguineous dengan atau tanpa pus 3.3) : 1.Pemeriksaan kultur dan sensitivitas untuk menentukan pemilihan antibiotik dalam terapi. .CT-scan 8. limfadenitis. dan peritonsilar abses. Mencakup fasia jaringan ikat dan otot namun tidak melibatkan kelenjar 4.- Pemeriksaan Laboratorium darah tampak leukositosis yang mengindikasikan adanya infeksi akut.Foto panoramik berguna untuk mengidentifikasi lokasi abses serta struktur tulang yang terlibat infeksi. DIAGNOSIS BANDING Diagnosa banding dari angina Ludwig adalah : karsinoma lingua. PENATALAKSANAAN . . Penyebaran secara perkontinuitatum dan bukan secara limfatik 9. Terjadi secara bilateral pada lebih dari satu rongga 2. . sublingual hematoma. . Pemeriksaan waktu bekuan darah penting untuk dilakukan tindakan insisi drainase. abses glandula salivatorius.Foto x-ray posisi lateral untuk mengidentifikasi adanya pembengkakan jaringan lunak dan menyingkirkan kemungkinan penyebab lain adanya obstruksi jalan nafas.

4. krepitus.(3) Drainase juga dipertimbangkan bila tidak ada perbaikan klinik setelah pemberian terapi antibiotik.4) Drainase dipertimbangkan apabila terdapat infeksi supuratif. Proteksi dan kontrol jalan napas 2. Antibiotik yang diberikan sesuai dengan hasil kultur dan hasil sensitifitas pus. atau needle aspirate yang purulen. Pemeberian antibiotik yang adekuat 3. KOMPLIKASI3 Komplikasi yang dapat timbul pada angina Ludwig yang tidak diterapi secara tepat adalah sebagai berikut: .(1. Hidrasi dan nutrisi adekuat 10.4.(3. amoksisilin- clavulanate.9) Selain itu.(3) PENATALAKSANAAN 4 Prinsip utama 1. untuk mengurangi pembengkakan mukosa dapat diberikan nebulisasi epinefrin.3) Antibiotik yang diberikan misalnya penicillin-G dengan metronidazole.(3.(3) Kemudian diberikan antibiotik dosis tinggi dan berspektrum luas secara intravena untuk organisme gram positif dan gram negatif. aerob maupun anaerob. tetapi pemberian dexamethason secara intravena untuk mengurangi edema pada jalan napas masih sering diterapkan.13. Insisi dan drainase abses 4.Setelah diagnosis angina Ludwig ditegakkan. piperacilin-tazobactam.14) Walaupun masih merupakan suatu kontroversial. clindamicin. maka penanganan yang utama adalah menjamin jalan napas yang stabil melalui trakeostomi yang dilakukan dengan anastesi lokal. cefoxitin.3. adanya penemuan radiologis berupa akumulasi cairan atau udara pada jaringan lunak.(1.

perlindungan jalan nafas yang segera ditangani. pemberian antibiotik intravena yang adekuat.(3) Angina Ludwig dapat berakibat fatal karena membahayakan jiwa. Dengan begitu angka mortalitas juga menurun hingga kurang dari 5%. Infeksi carotid sheath c. Mediastenitis e. Pneumonia aspirasi 11. penyakit ini dapat sembuh tanpa mengakibatkan komplikasi. penanganan infeksi gigi dan mulut yang tepat dapat mencegah kondisi yang akan meningkatkan terjadinya angina Ludwig. Obstruksi jalan napas b. penanganan dalam ICU.a. KESIMPULAN . PROGNOSIS Prognosis Angina Ludwig tergantung pada kecepatan proteksi jalan napas dan kemudian pemberian antibiotik. PENCEGAHAN Pencegahan dapat dilakukan dengan pemeriksaan gigi ke dokter secara rutin dan teratur. Efusi pleura g.(3) 12. Osteomielitis mandibula h.(3) Namun dengan diagnosis dini.(1) 12. Tromboplebitis supuratif pada vena jugular interna d. (1) Kematian pada era preantibiotik adalah sekitar 50%. Empiema f.

Rahardjo. Buku Ajar Ilmu Kesehatan-Telingan hidung tenggorokan Kepala & Leher.com 4. Clinical review Article. Vol. maka harus mewaspadai gejala-gejala klinik dari penyakit tersebut.No.230.id 2. Boeis jr L R.345-6. Hartman jr. Abses leher Dalam. Jakarta : Balai Penerbit FKUI. Boies Buku Ajar Penyakit THT. dan mencabut gigi. mengorek.60/No. D. Adams G L. S P.casesjournal. [serial online] Januari-Maret 2008 [cited 2008 Feb 05].Angina Ludwig adalah suatu penyakit infeksi jaringan lunak dasar mulut dan leher. dan trakeostomi. Available from : URL: http://www. 2007.DexaMedica. DAFTAR PUSTAKA 1. Bhattarai B.1. Sauders Company. drainase. 1994. Rao S T. Mengontrol jalan napas sangat penting dan untuk itu dipertimbangkan pemberian antibiotik.html 3. In:Soapardi E A. Cases Journal 2008.1. [serial online] July 1999 [cited 2009 Feb 05]. [serial online] July 2002 [cited 2009 Feb 03]. Vol.aafp.21. eds. Biasanya penderita dengan penyakit tersebut memiliki riwayat sakit gigi. gram negatif. aerob maupun anaerob.com/content/1/1/19 5. Bashiruddin J eds. Available from: URL:http://www. D M. Philadelphia: W. Available from: URL: http://www. Ambareesha M.co. Fachruddin.turnerwhite. Dengan deteksi dan pengobatan dini. 1:19. [serial online] June 2008 [cited 2009 Feb 03]. Edisi ke-6. Untuk menghindari terjadinya komplikasi yang fatal. Available from: URL:http://www. Infeksi tersebut disebabkan oleh bakteri gram positif. Ludwig’s Angina : Diagnosis and treatment. Edidi ke-6. salah satunya penyempitan jalan napas. P.R W. 6. Lemonick. Kulkarni A H. Ludwig’s Angina and airway consideration : a case report. Iskandar N I.p. maka angka mortalitas dapat dikurangi.org/afp/990700ap/contents. Pai S D. Penatalaksanaan angina Ludwig. Higler P A.B. . Ludwig’s Angina in Children.

In: Mandell GL. ed.Otolaryngology. 2nd ed. Cedeno A. Ocasio-Tasco M E. Elsevier Churchill Livingstone Pennsylvania: 2005. Churchill Livingstone: Elsevier. Vol. 15th Ed. and Bennet’s Principles and Practice of Infectious Diseases. p. Hibbert J.p. Ballenger J J. Rodrigues-Cintro W. 1996. Dolin R. and head.793. Bennet J E. Torres Palacios A. Cummings C W. Bisno AL. Otorhinolaryngology: Head and Neck Surgery. 14. 10.p.6th Ed. Chow A W.p. South Med J. Dolin R. CW. Chummings. Bennet JE.com/2010/03/angina-ludwig. Otolaryngology-Head and Neck Surgery. 1.eds. 13. Pennsylvania: Elsevier Mosby. 1206-8. 1997. 2005. Bailey BJ. 2517. Mandell. Ludwig's Angina: An Uncommon Cause of Chest Pain [serial online] May 2005 [cited 2009 Feb 03]. 2005. Odontogenic infection. 6th Ed. 1998. Martinez m. Douglas and Bennet’s Principle and Practice of Infectious Disease. p.Ed. Oxford: Butterworth-Heinemann. Philadelphia:Lippincott-Raven. P.7.html) .233-234. Mandell.blogspot.5/16/17 8. Snow Jr J B. neck. 2nd ed. p.756 (http://dilamhealth. Pharyngitis. Otolaringology Head and Neck Surgery.4th Ed. Alicea E. In: Ballenger J J. Odontogenic infection.2005. In: Mandell GL. Head and Neck Surgery.com/viewarticle/504979_2 9. Laryngology and Head and Neck Surgery. 12.674-5 11.98(5):561-563. infection of the oral cavity.medscape. Douglas. Available from: URL: http://www. United states of America : Williams & Walkins. Disease of the oral cavity.

melibatkan bilateral space . tidak membentuk abses dan tidak ada limfadenopati.adanya pembengkakan besar . difus dalam jaringan beranyaman longgar. Penjalaran infeksi pada rahang atas dapat membentuk abses palatal. Yang paling sering terjadi adalah penjalaran secara perkontinuitatum karena adanya celah/ruang di antara jaringan yang berpotensi sebagai tempat berkumpulnya pus. abses peritonsilar. injeksi obat intravena melalui leher. Etiologi angina Ludwig berawal dari infeksi odontogenik..Ruang suprahioid berada antara otot-otot yang melekatkan lidah pada os.mulut/ bibir terbuka . Ada juga penyebab lain yang sedikit dilaporkan antara lain adalah sialadenitis.infeksi odontogen dari M2/ M3 bawah yg menyebar ke rongga submandibula.konsistensi keras seperti papan (woody) .air ludah sering mengalir keluar . anemia aplastik. Gigi-gigi ini mempunyai akar yang terletak pada tingkat otot myohyloid. fascia.lnn regional membengkak dan sakit .LUDWIG'S ANGINA -Ludwig AnginaDefinisi Angina Ludwig ialah infeksi ruang submandibula berupa selulitis atau flegmon yang progresif dengan tanda khas berupa pembengkakan seluruh ruang submandibula. laserasi oral. Penyebaran infeksi ini tergantung dari daya tahan jaringan tubuh. Hyoid dan m. Jika tulang ini tipis.lidah terangkat . Odontogen dapat menyebar melalui jaringan ikat (perkontinuitatum).trismus . Organisme yang paling banyak ditemukan padapenderita angina Ludwig melalui isolasi adalah Streptococcus viridians dan Staphylococcus aureus. dan abses fasial. glomerulonefritis. dan sistemik lupus eritematosus. alkoholik. mylohyoideus. infiltrasi pus sedikit/ tidak ada melibatkan jaringan ikat. abses labial. dan pembuluh limfe (limfogenous). dan submental kiri-kanan . Karena jumlah bakteri yang banyak.akar gigi terletak pada level m. Sign & Symptomps . infeksi kista duktus thyroglossus. tidak ada kecenderungan pembatasan dan pembentukan pus. Dengan demikian dapat menyebabkan obstruksi jalan napas secara potensial. Nekrosis pulpa karena karies dalam yang tidak terawat dan periodontal pocket dalam yang merupakan jalan bakteri untuk mencapai jaringan periapikal. pembuluh darah (hematogenous).tenderness (+) . dermatomyositis. . dan muskulus tetapi tidak melibatkan glandula penyebaran melalui fascia lebih sering daripada melalui sistem limfatik . sublingual. abses submukosa. fraktur mandibula terbuka. trauma oleh karena bronkoskopi. intubasi endotrakeal. .gangren serosanguis. infeksi saluran pernafasan atas. sehingga keras pada perabaan submandibula. neutropenia. maka infeksi akan menembus dan masuk ke jaringan lunak. epiglotitis. dan trauma pada dasar atau lantai mulut. merah.kulit mengkilap. cavernous sinus thrombosis. Penderita terbanyak berkisar antara umur 20-60 tahun. mylohyoid .kepala cenderung tertarik ke belakang PATOGENESIS Berawal dari etiologi di atas seperti infeksi gigi. dan abses di sini akan menyebar ke ruang submandibula. luka tembus di lidah.merupakan radang akut yg tumbuh cepat.. abses gingiva. Epidemiologi faktor predisposisi berupa diabetes mellitus. maka infeksi yang terjadi akan menyebar ke tulang spongiosa sampai tulang cortical. walaupun pernah dilaporkan terjadi sejak 12 hari-84 tahun. Peradangan ruang ini menyebabkan kekerasan yang berlebihan pada jaringan dasar mulut dan mendorong lidah ke atas dan ke belakang. panas/ hangat jika lokasinya di dasar mulut: . khususnya dari molar dua atau tiga bawah.

sehingga jika molar kedua dan ketiga terinfeksi dan membentuk abses. Lidah memiliki peran dalam proses pencernaan. dan perkembangan rahang.blogspot. bicara.insisi . mylohyoideus) yang terletak di aspek dalam mandibula. Ujung akar molar kedua dan ketiga terletak di belakang bawah linea mylohyoidea (tempat melekatnya m.Penjalaran infeksi pada rahangbawah dapat membentuk abses subingual. pusnya dapat menyebar ke ruang submandibula dan dapat meluas ke ruang parafaringeal. Lidah dapat mencerminkan kondisi kesehatan seseorang sehingga digunakan sebagai indikator untuk mengetahui kesehatan oral dan kesehatan umum pasien. mengisap.Antibiotik dosis tinggi (biasanya kombinasi penisilin G dengan klindamisin) .roburantia . abses submandibular. menelan.com/2010/12/ludwigs-angina.Glossitis GLOSITIS BAB I PENDAHULUAN Lidah merupakan salah satu organ penting pada tubuh manusia yang memiliki banyak fungsi. respirasi. dan angina Ludwig. Penyakit-penyakit lokal dan sistemik juga mempengaruhi kondisi lidah dan . Penatalaksanaan .html) 5. Lidah dapat mengalami anomali berupa kelainan perkembangan. antipiretik . persepsi rasa. abses submental. analgetik.bed rest .peresepan AINS. nyeri terjadi jika terjadi ketegangan antara tulang. dan enviromental.Abses pada akar gigi yang menyebar ke ruang submandibula akan menyebabkan sedikit ketidaknyamanan pada gigi. abses submaseter.tracheoctomi (http://smilingdentistry. genetik.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 1. sehingga disebut kemoreseptor. B. Pengertian Lidah Lidah merupakan massa jaringan pengikat disusun otot lurik yang diliputi oleh membran mukosa. Kuncup-kuncup pengecap ini ada yang tersebar dan ada pula yang berkelompok dalam tonjolan-tonjolan epitel yang disebut papilla. kanker dan kelainan infiltratif. sangat banyak diseluruh permukaan lidah epitel tidak mengandung putting pengecap epitel berambut 2. faring dan laring. Kuncup tersebut berbentuk seperti bawang kecil atau piala dan terletak dipermukaan epitelium pada permukaan atas lidah. lesi lidah yang terlokalisasi dan non-sistemik lebih sering dijumpai. Reseptor tersebut adalah kuncup-kuncup pengecap. Terdapat empat jenis papilla: 1. pahit dan rasa manis. Kadang juga dijumpai pada langit-langit rongga mulut. Bagaimanapun. Reseptor ini peka terhadap stimulus dari zat-zat kimia. Tiap rasa pada zat yang masuk ke dalam rongga mulut akan direspon oleh lidah di tempat yang berbeda-beda.menimbulkan kesulitan pada lidah yang biasanya menyertai keterbatasan fungsi organ ini. Membran mukosa melekat erat pada otot karena jaringan penyambung lamina propia menembus ke dalam ruang-ruang antar berkas-berkas otot. A. Lidah merupakan bagian tubuh penting untuk indra pengecap yang terdapat kemoreseptor (bagian yang berfungsi untuk menangkap rangsangan kimia yang larut pada air) untuk merasakan respon rasa asin. Fungiformis . Bagian-bagian lidah Pada mamalia dan vertebrata yang lain. Pada bagian bawah lidah membran mukosanya halus. Lidah juga merupakan suatu rawan (cartilago) yang akarnya tertanam pada bagian posterior rongga mulut (cavum oris) dekat dengan katup epiglotis yang menuju ke laryng. walaupun sedikit sekali. pada lidahnya terdapat reseptor untuk rasa. Lesi pada lidah memiliki diagnosa banding yang sangat luas yang berkisar dari proses benigna yang idiopatik sampai infeksi. asam. Filiformis     terdapat di bagian posterior berbentuk penonjolan konis.

Zat-zat kimia dari makanan yang kita makan. Fungsi lidah 1. tersebar di permukaan atas epitel berlapis pipih tak menanduk 3. Circumfalate     papillae yang sangat besar dengan permukaannya yang pipih meluas di atas papillae lain. susunan seperti parit tersebar di daerah “V” bagian posterior lidah banyak kelenjar mukosa dan serosin banyak putting kecap yang terdapat di sepanjang sisi papilla Setiap kuncup pengecap terdiri dari dua macam sel. Letak masing-masing rasa berbeda-beda yaitu : 1. terdapat beberapa tonjolan-tonjolan padat bentuk: sirkumvalata banyak putting kecap 4. yaitu sel pengecap dan sel penunjang. Foliatel    pada pangkal lidah bagian lateral. masam. pada sel pengecap terdapat silia (rambut gustatori) yang memanjang ke lubang pengecap. semakin tebal lapisannya menandakan adanya aktivitas faktor patogen yang kuat seperti . mencapai kuncup pengecap melalui lubang-lubang pengecap (taste pores). yaitu manis. asin dan pahit. Kuncup-kuncup pengecap dapat merespon empat rasa dasar. Setiap lidah manusia sering terdapat selaput berwarna putih. Rasa Asam / Asem = Lidah Bagian Samping 4. Rasa Asin = Lidah Bagian Depan 2.    di bagian anterior dan diantara filiformis menyerupai jamur karena menpunyai tangkai sempit dan permukaan yang halus. Menunjukkan kondisi tubuh Selaput lidah manusia dapat digunakan sebagai indikator metabolisme tubuh. Rasa Pahit / Pait = Lidah Bagian Belakang C. terutama kesehatan tubuh manusia. Rasa Manis = Lidah Bagian Tepi 3. bagian atas melebar mengandung putting kecap.

Biru menandakan adanya aktivitas dingin yang menyebabkan statis darah. jika tidak ada selaput lidah mengindikatorkan adanya ganguan ginjal dan kandung empedu. Merah menandakan aktivitas panas tubuh.jika terdapat pada sisi kanan kiri menandakan adanya ganguan ginjal dan kandung empedu. Lidah tersebut mempunyai banyak ujung saraf untuk rasa sakit dan peraba dan lebih peka .masuk angin. jika warna kuning menuju kehijauan adanya infeksi bakteri akut. Mengecap atau merasakan makanan 4. Luka luka berat adalah hal yang paling sering menyebabkan ketidaknyamanan lidah. 1. Bentuk Lidah 2.adanya ganguan pada lambung limpa dan jantung 2.jika bentuk lidah tipis dan berwarna pucat menandakan defisiensi (kekurangan ) darah yang berhubungan dengan hati semakin pucat semakin parah gangguan hati Tebal . Mengontrol suara dan dalam mengucapkan kata-kata D.sirkulasi darah tidak normal menandakan gangguan ginjal dan limpa Kaku . jika hanya terdapat pada ujung lidah berarti adanya panas pd jantung. tingkat dahak. Ungu berarti adanya aktivitas statis darah. Menelan makanan 6.adanya akivitas panas pada jantung Retak. Gangguan pada lidah 1. panas tubuh akibat infeksi dan retensi makanan. terletak di bawah lidah 3. Membasahi makanan di dalam mulut Kelenjar sublingualis. Warna Lidah          Kuning menandakan adanya infeksi bakteri. Tipis . Membolak-balik makanan 5.menandakan masuk angin panjang. darah tidak lancar dan ada gangguan.

. 3. atau memiliki bakteri berwarna yang berkembang pada lidah.terhadap rasa sakit dibandingkan kebanyakan bagian lain pada tubuh. luka. dan bengkak. atau bengkak (menjadi keras) pada lidahkhususnya jika tidak terasa sakitkemungkinan tanda kanker dan harus diteliti oleh seorang dokter atau dokter gigi. bisa juga membuat lidah terlihat pucat dan lembut. sebuah jenis kekurangan gizi yang disebabkan oleh kekurangan niacin (Vitamin B3) pada makanan. menyakitkan. Keadaan tersebut biasanya tidak menyakitkan. yang disebabkan oleh kekurangan Vitamin B12. tuberculosis. infeksi bakteri. Perubahan warna Villi lidah bisa menjadi berubah warna jika seseorang merokok atau mengunyah tembakau. Lidah merah-strawberi pada anak kecil bisa juga menjadi sebuah tanda penyakit Kawasaki. dan kemudian warna rasberi. 4. Tanda pertama pada demam scarlet kemungkinan berubah dari warna normal lidah menjadi warna strawberi. leukoplakia. Ujung lidah bisa terlihat berwarna hitam jika seseorang menggunakan sediaan bismuth untuk gangguan perut. atau sifilis tahapawal. Lidah merah lembut dan mulut menyakitkan bisa mengindikasi pellagra. Lidah tersebut bisa juga tampak berbulu setelah demam. ‘Bulu’ ini pada ujung lidah tidak perlu dibingungkan dengan leukoplakia berbulu. bisa disertai demam. Lidah merah bisa juga meradang (glossitis)-lidah tersebut merah. ‘Berbulu’ pertumbuhannya terlalu cepat dari proyeksi normal di atas lidah (Vili) bisa membuat lidah tampak berbulu. Lidah sering tibatiba tergigit tetapi cepat sembuh. beberapa daerah lidah berwarna putih atau kuning dan kasar. Gigi yang tajam atau rusak bisa sangat merusak jaringan yang mudah rusak tersebut. Daerah tersebut berubah warna terjadi sekitar lebih dari satu periode mingguan sampai tahunan. luka sariawan. dehidrasi. atau gangguan pernafasan mulut. Anemia kekurangan zat besi bisa membuat lidah terlihat pucat dan lembut. sebuah benjolan hanya pada salah satu sisi bisa bersifat kanker. Pada geografis lidah. Anemia pernicious. sifilis tahap kedua. sebaliknya bagian lain berwarna merah dan lembut. Penyikatan lidah dengan menggunakan sikat gigi atau kikisan dengan pengikis lidah bisa menghilangkan beberapa perubahan warna. serupa dengan apa yang ditemukan di dalam pipi. Leukoplakia berbulu terbentuk di sisi lidah dan merupakan karakteristik AIDS. atau ketika pencuci mulut peroxide digunakan terlalu sering. sariawan. setelah pengobatan antibiotik. infeksi virus herpes simplex mulut. dan tidak memerlukan pengobatan. Luka dan benjolan luka pada lidah bisa disebabkan oleh reaksi alergi. makan makanan tertentu. Bercak keputih-putihan. lichen planus. Meskipun benjolan kecil pada kedua sisi lidah biasanya tidak berbahaya. 2. Luka bisa juga disebabkan oleh alergi atau gangguan sistem kekebalan lainnya. Daerah berwarna putih atau merah yang tidak bisa dijelaskan.

8. atau rasa tertentu di dalam pasta gigi. khususnya yang asam (misal. orang tersebut bisa mencoba untuk merubah merek pasta gigi. Oral candidosis Penyebabnya adalah jamur yang disebut candida albicans. 5. 7. Geografic tongue Lidah seperti peta. Atropic glossitis Atrophic glossitis adalah suatu penyakit yang ditandai dengan kondisi lidah yang kehilangan rasa karena degenerasi ujung papil (bagian menonjol pada selaput yang berlendir di bagian atas lidah). seperti nystatin atau fluconazole. Fissured tongue. Nyeri intensif pada seluruh mulut bisa disebabkan oleh sindrom mulut terbakar. atau permen karet. kecuali ketika kanker tersebut terjadi setelah sifilis yang tidak diobati. Bagian pulau itu berwarna merah dan lebih licin dan bila parah akan dikelilingi pita putih tebal. permen. 9. menghentikan makanan yang mengiritasi. atau memperbaiki gigi yang tajam atau patah oleh seorang dokter gigi. Biasanya. dimana jamur berbentuk lapisan putih pada gigi yang terlalu cepat bertumbuh yang menutupi lidah. Penyebab yang paling sering biasanya adalah kekurangan zat besi.Kebanyakan kanker mulut tumbuh pada salah satu sisi lidah atau pada dasar mulut. Beberapa obat-obatan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman pada lidah. Mencuci dengan air garam hangat bisa membantu. sama seperti luka dan infeksi bisa lakukan. pencuci mulut. . Kanker hampir tidak pernah muncul di ujung lidah. hal ini adalah proses eliminasi untuk menemukan hanya apa yang menyebabkan rasa tidak nyaman. berpulau-pulau. Baik banyak maupun sedikit. Jadi banyak didapatkan pada penderita anemia. Rasa tidak nyaman pada lidah tidak disebabkan oleh infeksi biasanya diobati dengan menghilangkan penyebab tersebut. Lidah akan terlihat licin dan mengkilat baik seluruh bagian lidah maupun hanya sebagian kecil. Infeksi umum yang menyebabkan rasa tidak nyaman pada lidah adalah thrush (candidiasis). Misal. Penyakit ini juga sering ditemukan. 6. nanas). Rasa tidak nyaman Lidah yang tidak nyaman bisa dihasilkan dari iritasi oleh makanan tertentu. Gejalanya lidah akan tampak tertutup lapisan putih yang dapat dikerok. Sariawan bisa diobati dengan obat anti jamur.

seperti alkohol atau penggunaan tembakau. Keadaan tersebut mudah didiagnosa oleh dokter tetapi sulit untuk diobati. dan B-kompleks. chicle (ditemukan pada beberapa permen karet). dan berbagai pengobatan. Sindrom mulut terbakar tidak sama dengan rasa tidak nyaman sementara yang kebanyakan orang alami setelah makanan yang mengiritasi atau makanan asam. asam folat. seperti apa saja yang membuat mulut kering. Kepekaan terhadap makanan tertentu dan pewarna makanan. Sindrom mulut terbakar kurang baik dipahami. termasuk B12. bisa memainkan beberapa peranan. dan bakteri penghasil VSC inilah yang menjadi salah satu sumber utama dari bau mulut tak sedap. obat-obatan. seperti nortriptyline. 10. terutama sekali asam sorbic dan asam benzoat (bahan pengawet makanan). Kadangkala gejala-gejala timbul tanpa pengobatan tetapi bisa kembali kemudian. karena papillae yang ada di permukaan lidah menjebak sisa-sisa makanan. Burning Mouth Syndrome (dysesthesia) terjadi sangat sering pada wanita setelah menopause. Lapisan yang terbentuk di permukaan lidah yang mengandung sel mati. Plak tidak hanya dapat terbentuk pada permukaan dan di selasela gigi. menyebabkan jamur candida sangat berkembangbiak (keadaan yang disebut sariawan). dan atap mulut [palate]) atau hanya lidah. Penyebab umum adalah penggunaan antibiotik. Bagian mulut yang paling sering terkena adalah lidah (nyeri pada lidah disebut glossodynia). depresi. dan rasa yang berubah. Gigi palsu yang tidak pas dan alergi terhadap bahan-bahan gigi kemungkinan penyebab paling mungkin. 11. haus. Sering minum air atau mengunyah permen karet bisa membantu mulut tetap lembab.Lidah akan terlihat pecah-pecah. atau obat-obatan antianxiety. kadangkala sangat membantu. seperti clonazepam. kadang juga bercabang-cabang. yang merubah keseimbangan bakteri di dalam mulut. Kemungkinan konsekwensi termasuk perubahan kebiasaan makan. Yang kemungkinan menghadirkan sejumlah keadaan yang berbeda dengan penyebab yang berbeda tetapi gejala yang umum. sifat lekas marah. Kadang garis hanya satu ditengah. Glossopyrosis Kelainan ini berupa keluhan pada lidah dimana lidah terasa sakit dan panas dan terbakar tetapi tidak ditemukan gejala apapun dalam pemeriksaan. Rasa tersebut kemungkinan berlanjut atau sebentar-sebentar disertai rasa terbakar termasuk mulut kering. Hal ini kebanyakan karena psikosomatis dibandingkan dengan kelainan pada syaraf. Kekurangan vitamin. debris atau sisa makanan. bisa menyebabkan sindrom mulut terbakar. meskipun obat-obatan ini bisa membuat gejala-gejala memburuk dengan menyebabkan mulut kering. Antidepresan. Penggunaan berlebihan pada pencuci dan semprotan mulut yang bisa menyebabkan sindrom lidah terbakar. Rasa terbakar menyakitkan bisa mempengaruhi seluruh mulut (terutama lidah. Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa menggosok lidah dapat . propylene glycol (ditemukan sebagai moustirising agen pada makanan. tapi juga dapat terbentuk dan berakumulasi pada permukaan lidah. Kekurangan zat besi juga termasuk di dalamnya. bibir. plak. dan penghindaran pada orang lain. dan kosmetik). dan kayu manis.

contohnya pada orang dengan HIV/AIDS. Selain itu oral candidiasis juga dapat terjadi pada penderita. perokok berat. dll. Glossitis bisa bisa terjadi akut atau kronis. Biasanya kondisi ini bisa menyerang pada semua tingkatan usia. di mana menurut Hinode. Lapisan putih di permukaan lidah juga dapat merupakan gejala suatu kelainan atau penyakit. Menurut Joseph Tonzetich.mengurangi jumlah bakteri pada permukaan lidah secara signifikan. Bila di ujung kuku terdapat kotoran putih seperti plak pada gigi. Penyakit ini juga merupakan kondisi murni dari lidah itu sendiri atau merupakan cerminan dari penyakit tubuh yang penampakannya ada pada lidah. dengan permukaan yang tidak rata karena keberadaan papillae. oral sulfida dapat berkurang hingga 70 %. E. Namun jangan mengartikan setiap lapisan putih di permukaan lidah adalah tongue coating yang merupakan suatu kondisi yang disebabkan penumpukan food debris (sisa makanan). Oral candidiasis utamanya disebabkan oleh spesies candida albicans yang sebetulnya adalah flora normal mulut namun mampu menyebabkan infeksi oportunistik pada keadaan tertentu. Bila sistem imun seseorang menurun. bisa lokal maupun sistemik. Tetapi nampaknya kelainan ini sering menyerang pada laki. Tapi kondisi ini bukan suatu penyakit. Terdapat beberapa penyabab dari glossitis ini. tongue coating score memiliki korelasi yang signifikan terhadap senyawa sulfur penyebab bau mulut. Trauma atau iritasi mekanis . penderita Diabetes Mellitus. Glositis adalah suatu keradangan pada lidah. yang bila mengenai mulut disebut oral candidiasis. pemakai gigi tiruan yang kotor. Xerostomia (mulut kering). maka Anda akan tahu bahwa ada sisa makanan yang terjebak di lidah Anda. Warna lidah yang sehat adalah merah terang. Salah satu cara untuk mengecek kebersihan lidah adalah dengan mengerok lidah dengan ujung kuku. dan juga keadaan slain yang mengubah kondisi mukosa mulut. sel epitel mati dan koloni bakteri. tentunya setelah jari dan kuku dicuci bersih. berpotensi untuk menderita candidiasis oral. Bakteri dan infeksi virus dapat merupakan penyebab lokal dari glossitis. Salah satunya adalah infeksi jamur Candida. orang yang menerima radioterapi. Penelitian ini sejalan dengan hasil dari penelitian lain. hanya dengan menyikat bagian posterior (belakang) dorsum lidah saja.laki dibandingkan pada wanita. GLOSSITIS glossitis merupakan suatu kondisi peradangan yang terjadi pada lidah yang ditandai dengan terjadinya deskuamasi papila filiformis sehingga menghasilkan daerah kemerahan yang mengkilat. atau oral thrush. Pada permukaan lidah yang kotor biasanya terlihat lapisan berwarna keputihan (tongue coating).

.Seseorang dengan kekurangan gizi atau malnutrisi atau kurangnya asupan vitamin B dalam dietnya juga menyebablkana glossitis ini terbentuk.Terdapat beberapa ulserasi atau borok yang terlihat pada lidah ini. Glossitis sistemik merupakan hasil dari kelainan nutrisi. Kadangkala rawat inap diperlukan bila pembengkakan pada lidah ini membesar dan menghalangi jalannya udara yang kita hisap.Suatu reaksi alergi dari pasta gigi. aphthous ulcers.dari sesuatu yang terbakar. Pada beberapa kasus. Lidah yang mempunyai kelainan ini permukaannya akan terlihat halus. Iritasi lokal seperti dari tembakau. Kadangkala bila penyebabnya tidak jelas dan tidak ada kemajuan setelah dilakukan perawatan. maka perlu dilakukan biopsi.Penyakit kulit seperti oral lichen planus. alkohol dan makanan yang pedas ataupun makan yang berbumbu dapat juga menciptakan kondisi glossitis ini. menelan atau untuk berbicara. erythema multiforme.gigi atau peralatan gigi merupakan penyebab lokal yang lain. and pemphigus vulgaris juga bisa menyebabkan glossitis. Kadangkala penyebab dari glossitis ini adalah keturunan. tanda dasar kelainan ini adalah bahwa lidah menjadi berubah warnanya dan terasa nyeri. G. Lidah yang terkena mungkin akan terasa nyeri dan menyebabkan sulitnya untuk mengunyah. F. Warna yang dihasilkan bervariasi dari gelap merah sampai dengan merah terang.Infeksi seperti syphilis and human immunodeficiency virus (HIV) kemungkinan memberikan tanda bahwa glossitis ini merupakan gejala yang pertama kali akan muncul nantinya. glositis akan menyembuh pada pasien dengan rawat jalan. Suatu pemeriksaan yang mendalam merupakan hal yang perlu dilakukan guna untuk mendapatkan penyebab dari glossitis ini secara pasti. ETIOLOGI Glosstitis biasanya dapat disebabkan oleh    defisiensi zat besi (Fe) defisiensi vitamin B kompleks. penyakit kulit dan infeksi sistemik. ataupun karena Crohn disease yang ditandai dengan adanya cobble stone. TANDA DAN GEJALA GLOSSITIS Tanda dan gejala dari glossitis in bervariasi oleh karena penyebab yang bervariasi pula dari kelainan ini.obat kumur dan bahan bahan lain yang diletakkan di dalam mulut merupakan salah satu penyebab lokal.

Sebaiknya segera konsultasi ke dokter bila gangguannya bertambah parah. terbakar. respirasi. maka diperlukan supplement yang memadai yaitu harus diberikan zat besi yang merupakan ciri defisiensi utama dari glossitis ini. sakit. Glossitis dapat disebabkan oleh berbagai hal dan terapi yang diberikan sangat tergantung dari penyebab utamanya. Bila penyebabnya adalah defisiensi besi. H. Obat kumur yaitu campuran setengah teh baking soda dan dicampur dengan air hangat akan membantu keadaan ini. Diet cair nampaknya harus diberikan pada seseorang dengan glossitis ini. mengisap.Bila pembengkakan dirasakan parah.. BAB III PENUTUP Kesimpulan Lidah merupakan salah satu organ penting pada tubuh manusia yang memiliki banyak fungsi. mutlak diperlukan perawatan yang lebih intensive. . bisa diberikan kortokosteroid. Bila lidah sudah mengkalangi jalan nafas oleha karena proses enlargement. PENATALAKSANAAN Perawatan dari glosotis ini tergantung dari kasusnya. persepsi rasa. bila hal ini terjadi.Kondisi ini biasanya memperlihatkan gejala rasa perih. Sikat gigi dan penggunaan dental floss atau benang gigi merupakan suatu keharusan. 1. juga jangan lupa untuk membersihkan lidah setelah makan. bicara. PENCEGAHAN Kebersihan rongga mulut merupakan hal yang harus dilakukan. Jangan gunakan bahan bahan obat atau makanan yang merangsang lidah untuk terjadi iritasi atau agent sensitisasi. kemudian kunjungi dokter gigi secara teratur. dan perkembangan rahang. menelan. Kemudian juga hentikan merokok dan hindari penggunaan tembakau dalam jenis apapun. Pembengkakan dan rasa tidak nyaman di mulut dilakukan pemberian obat obatan yang diberikan secara oral. Antibiotics dipergunakan bila kelainan ini melibatkan bakteri. Lidah memiliki peran dalam proses pencernaan. atau panas pada permukaan lidah. I. Bahan bahan ini termasuk makanan yang panas dan beralkohol.

Glosstitis biasanya dapat disebabkan oleh : defisiensi zat besi (Fe) . 2012 By pilihanibu Mengetahui cara perawatan gigi palsu permanen sangatlah penting. maka diperlukan supplement yang memadai yaitu harus diberikan zat besi yang merupakan ciri defisiensi utama dari glossitis ini. agar gigi palsu anda tetap bersih dan terawat. Perawatan dari glosotis ini tergantung dari kasusnya. Bila penyebabnya adalah defisiensi gizi. (http://www. vitamin B kompleks. Gigi palsu yang kurang terawatt dan terjaga kebersihannya akan mengganggu pemakainya seperti timbulnya bau mulut yang tak sedap atau rasa tak nyaman pada gigi atau warna gigi berubah.Perawatan gigi dan mulut serta gigi palsu Langkah-Langkah Perawatan Gigi Palsu Permanen May 15.glossitis merupakan suatu kondisi peradangan yang terjadi pada lidah yang ditandai dengan terjadinya deskuamasi papila filiformis sehingga menghasilkan daerah kemerahan yang mengkilat. ataupun karena Crohn disease yang ditandai dengan adanya cobble stone.dokterbook. Jadi apa saja yang perlu di perhatikan bagi pemakai gigi palsu saat ingin melakukan perawatan gigi palsu permanen? Hal Apa Yang Perlu Di Perhatikan Pada Perawatan Gigi Palsu Permanen . Antibiotics dipergunakan bila kelainan ini melibatkan bakteri.com/2011/11/04/glositis/) 6.

Perawatan gigi palsu permanen berikutnya yang tak kalah penting adalah melakukan check up secara teratur ke dokter gigi untuk melakukan pembersihan minimal enam bulan sekali. Jadi nyaris menyerupai gigi aslinya. .Langkah perawatan selanjutnya adalah dengan melakukan flossing secara teratur setelah sikat gigi untuk membersihkan sisa makanan yang tersangkut antar gigi. walaupun harganya tentu jauh lebih mahal.Jika gigi palsu mulai terasa tidak nyaman segera periksakan ke dokter untuk di lakukan pemeriksaan. tentu sudah seharusnya pula anda di bekali pengetahuan bagaimana cara tepat perawatan gigi palsu permanen yang sedang anda pakai. tentu saja di lakukan dengan memperhatikan cara-cara yang baik membersihkan gigi jenis ini agar tetap awet di pakai. Berikut adalah langka-langkan sederhana bagaimana melakukan perawatan gigi palsu permanen agar gigi dan mulut terjaga kebersihannya: . Karena gigi di lekat atau di tanam di dalam gusi. banyak orang khawatir mengenai rumitnya perawatan gigi palsu permane ini.Jika pada gigi palsu lepasan.Langkah pertama perawatan gigi palsu permanen adalah hampir sama dengan merawat gigi biasa yaitu teratur membersihkan gigi sehabis makan atau saat akan tidur. . gigi tidak bisa di pasang dan di lepas begitu saja. tentu perawatan gigi palsu permanen ini juga berbeda dari gigi palsu lepasan. Langkah – Langkah Perawatan Gigi Palsu Permanen Ketika anda memutuskan untuk memakai gigi palsu permanen ketimbang gigi palsu lepasan. Namun demikian gigi palsu permanen cenderung lebih tahan lama ketimbang gigi palsu biasa. . Jadi saat anda memasang gigi palsu model ini. Bagaimana dengan perawatan gigi palsu permanen? Pada gigi palsu jenis ini. jangan lupa menanyakan cara tepat merawatnya. pemakai dengan mudahnya melepas gigi palsunya untuk di bersihkan dan kemudian di pasang kembali. Sehingga gigi palsu anda akan terjaga dari kuman – kuman penyebab bau mulut dan plak sehingga senantiasa gigi bersih dan tahan lama. . karane gigi palsu sudah lekat atau di tanam dalam gusi atau di sebut dental implant.

(http://artikeltentangkesehatan.Saat teknologi sudah mengalami kemajuan pesat. makan. kehilangan gigi asli bukan lagi hal yang menakutkan atau memalukan. pegangan gigi palsu atau alat-alat lain yang membuat senyum mereka menjadi lebih menarik atau membuat mereka lebih mudah mengunyah saat makan. . Itulah mengapa rata-rata orang akan menghabiskan jutaan rupiah untuk menggantikan kegunaan dari gigi mereka yang telah hilang.html) Merawat Gigi Palsu Rabu. tentu saja harus di sertai dengan tetap memperhatikan perawatan gigi palsu permanen anda. Perawatan gigi palsu sangat penting setelah Anda membelinya. Walaupun dokter gigi Anda telah mencabut beberapa atau bahkan semua gigi yang masih tertinggal di mulut Anda. berbicara dan mengekspresikan diri kita. Gigi membantu kita menghasilkan senyum yang indah yang bisa kita berikan kepada dunia.com/langkah-langkah-perawatan-gigi-palsupermanen. Gigi palsu atau alat-alat lain di dalam mulut Anda adalah investasi untuk kesehatan. karena gigi yang sudah hilang bisa di gantikan dengan gigi palsu yang nyaris menyerupai gigi asli anda.perawatan mulut dan gigi 0 inShare Banyak orang di seluruh dunia yang menggunakan gigi buatan atau gigi palsu. Anda masih harus melanjutkan perawatan gigi setiap hari. 05 Oktober 2011 20:23 Informasi kesehatan .

mulut Anda akan kembali ke posisi semula seperti sebelum menggunakan gigi palsu tersebut. Pada keesokan harinya Anda harus membersihkan semua kotoran yang berasal dari pasta gigi yang tertinggal atau larutan rendaman dan gunakan pencuci mulut non-alkohol untuk anti bakterinya. Hal ini akan menyulitkan pada saat pemasangan gigi palsu Anda dan bahkan akan terasa nyeri. Tepung tersebut tidak hanya akan merusak gigi palsu tetapi juga bisa berpengaruh terhadap tubuh Anda.Terdapat beberapa macam langkah untuk merawat gigi palsu yang akan membantu Anda untuk tidak mengambil jalan pintas yang akan membuat kotor. rusak atau bahkan tidak bisa digunakan sama sekali. sebaiknya bertanyalah pada dokter Anda. Ketika Anda menempatkan gigi palsu di mulut Anda. biasanya Anda ingin mencoba bahan perekat gigi yang baik terlebih dahulu. bengkokan. Waktu yang paling baik untuk melakukannya adalah malam hari setelah Anda selesai makan atau ketika menjelang tidur. Akan sangat sulit untuk membersihkan kotoran yang terdapat pada gigi palsu Anda dengan menggunakan tepung tersebut. retakan atau lengkungannya. Tetapi semua ini harus dilakukan menurut ketentuan. Ketika Anda menyikat gigi palsu atau alat-alat lain. Ups!! Ketika Anda melepas gigi palsu atau alat-alat lainnya. Alat-alat tersebut mungkin berharga jutaan atau bahkan puluhan juta rupiah. Anda akan mengikisnya dan kemungkinan tidak bisa diperbaiki lagi. sebaiknya Anda menyikatnya setidaknya setiap hari. Anda dapat merendamnya semalaman pada larutan yang telah disarankan. dan penampilan Anda. Gunakan sikat gigi yang disarankan oleh dokter Anda dan rawatlah gigi palsu Anda seperti Anda merawat gigi Anda sendiri. Hal tersebut akan membuat gigi palsu atau alat-alat lainnya tidak nyaman untuk digunakan. susah makan dan gigi palsu tersebut jatuh ketika anda tersenyum. . Jika Anda tidak memasukkan gigi palsu ke dalam mulut Anda selama lebih dari 24 jam. Jangan membersihkan gigi palsu dengan air mendidih kerena juga akan melelehkan produk yang terdapat pada gigi palsu tersebut. kecuali Anda memakainya selama Anda tidur. maka merawat gigi palsu tidaklah lebih dari investasi Anda. Anda sebaiknya menyikat lidah dan gusiGusi: lih : Gingiva Anda juga untuk mengurangi jumlah bakteri yang berkembang di dalam mulut Anda.kesenangan. Jika Anda meletakkan alat-alat tersebut ke dalam gigi Anda sering kali mengakibatkan rasa sakit atau pemasangan yang tidak tepat yang bisa menimbulkan suara Anda menjadi buruk. Jangan menggunakan kertas pasir atau ampelas untuk memperbaiki gigi palsu. sampai Anda menemukan salah satu yang membuat gigi palsu Anda melekat dengan sempurna dan bekerja dengan baik sepanjang hari. Ketika Anda melepaskannya pada di waktu malam untuk merawatnya.Jika Anda mendapati ada suatu kesalahan dengan gigi palsu atau alat-alat lainnya.. Jangan menggunakan tepung yang mempunyai kemampuan untuk mengasah ketika membersihkan gigi palsu tetapi gunakanlah pasta gigi yang disarankan oleh dokter gigi Anda. amatilah sumbingan. Beberapa hal yang seharusnya tidak dilakukan ketika Anda merawat gigi palsu dan alatalat lainnya.

1979. Dengan gigi palsu yang baik. 1984. pusing. seperti penambalan karies gigi. PROSEDUR PERAWATAN GIGI DAN MULUT Dalam melakukan perawatan gigi dan mulut pada masa kehamilan. Adakalanya dokter gigi menghindari perawatan gigi dan mulut pada trimester pertama dengan berdasarkan pertimbangan riwayat medis pasien.reverse. misalnya pada pasien yang mengalami rasa lesu.193. Dokter gigi harus menyadari bahwa pasien yang dihadapi bukanlah pasien yang selalu berada dalam kondisi kesehatan yang optimal. Barber dan Graber. khususnya pada trimester pertama (Burket. juga kemampuan makan dan berbicara tanpa adanya kesulitan apapun. 1984).1974). Sculy dan Cawson 1993). mual dari muntah-muntah.114-static.softlayer. pencabutan gigi yang tidak menimbulkan komplikasi dari tindakan skeling/root planing (Burket. Anda akan dihargai karena senyum indah Anda. Lynch. Lynch. (http://173. McCarthy. Waktu perawatan yang terbaik adalah pada trimester kedua (Lynch. dokter gigi harus berhati-hati dengan mempertimbangkan perlindungan bagi ibu hamil dari calon bayi yang sedang berkembang. 1971 .html) Oct 5. Prosedur-prosedur yang dapat menimbulkan stress atau yang melelahkan bagi pasien. Perawatan terutama ditujukan untuk mengontrol penyakit yang sedang terjadi dan menyingkirkan faktor-faktor yang dapat memperburuk keadaan rongga mulut pada akhir kehamilan dan setelah melahirkan. 1971. dilakukan dengan menggunakan tehnik yang asepsis dan menghindari keadaan yang dapat menimbulkan stress bagi pasien (Barber dan Graber.Merawat gigi palsu tidaklah sulit tetapi hal ini membutuhkan sedikit waktu dan usaha untuk menjaga investasi yang Anda buat saat pertama kali duduk untuk membeli dan melekatkan gigi palsu dan peralatan lainnya. Pada umumnya perawatan yang dilakukan terhadap pasien hamil dibatasi pada prosedurprosedur operative yang sederhana.230. alat-alat yang berfungsi dengan baik. Prosedur endodontik standart dapat dilakukan selama masa kehamilan. . '07 3:15 PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN AM MULUT pada masa kehamilan untuk semuanya PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA MASA KEHAMILAN PRINSIP PENGELOLAAN Untuk menghindari kemungkinan terjadinya resiko fatal pada perawatan gigi dan mulut pada masa kehamilan. dalam melaksanakan pengelolaan dokter gigi harus berpegang teguh pada prinsip kerja rutin dengan melaksanakan prosedur diagnosa yang sistematis melalui pemeriksaan yang lengkap.com/perawatan-mulut-dangigi/merawat-gigi-palsu.1984. Untuk itu ada kalanya dokter gigi harus menunda perawatan gigi dari mulut terutama pada trimester pertama dan di akhir trimester ketiga.1974). Hal ini berhubungan dengan keadaan medis dari ibu hamil.

Adanya kerusakan gigi atau pendarahan dan pembengkakan gusi atau gejala lainnya di rongga mulut akan menimbulkan berbagai gangguan terutama pada waktu makan (Adyatmaka.1995). keguguran dan cacat bawaan yang sementara ataupun menetap (Samin. Lynch.perdarahan yang berlebihan. dokter gigi dapat melakukan perawatan dengan pembedahan pada masa kehamilan. Penganuh teratogenik yaitu terjadinya gangguan pertumbuhan janin.1971. Sonis dkk. kemudahan filtrasi obat melalui plasenta.1984). 1 980.1993. Tetapi ada obat-obatan yang dengan cepat dapat melalui plasenta. McCarthy. Beberapa obat-obatan yang biasa digunakan di kedokteran gigi belum menunjukkan pengaruh yang buruk pada janin (Mc Carthy. dalam kedokteran gigi obat-obatan berfungsi untuk menyempurnakan hasil perawatan gigi yang dilakukan.1979). Scully dan Cawson. Perawatan yang dilakukan yaitu dengan melakukan eksisi. 1974. Killey. dosis dan lama terapi obat dan daya teratogenik obat (Samin. Keperluan akan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada masa kehamilan untuk diperhatikan. Pada saat ini perkembangan janin sangat peka terhadap radiasi (Lynch. Bila wanita hamil terkena radiasi akan mengakibatkan keguguran. Scully dan Cawson.1992).1984.Scully dan Cawson. Baju timah atau apron dapat digunakan sebagai perlindungan yang adekuat (Lynch. Apabila radiograph diperlukan sekali. Penggunaan radiograph sebaiknya dihindari terutama pada trimester pertama dari kehamilan.seperti pengambilan gigi terpendam sebaiknya dihindari atau ditunda dulu I (Burket.1984. status patologi ibu. Sonis dkk. merupakan kejadian yang sungguh penting karena dapat menyebabkan kematian janin dalam rahim. kauterisasi atau gingivektomi di bawah anestesi lokal (Barber dan Graber. Sonis dkk. perubahan bentuk atau kelainan pertumbuhan pada janin dan kematian pada janin yang sedang dikandung (Lukman. Lukman. terutama untuk membantu menegakkan diagnosa yang tepat. Pemakaian obat-obatan. Prenancy tumor apabila menimbulkangangguan.1979.1995). . usia kehamilan saat pemberian obat. Sonis dkk.1979.1995. Faktor penentu terjadinya pengaruh teratogenik pada penggunaan obat bagi wanita hamil yaitu status fisiologi ibu.1995). Radiografi gigi. Sonis dkk. PROGRAM PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DALAM KEHAMILAN. Pemberian obat-obatan pada masa kehamilan merupakan hal yang penting untuk diperhatikan.1986). Hal ini bertujuan untuk menghindari kemungkinan terjadinya pengaruh teratogenik obat pada janin. Seperti kita ketahui.1995) . terutama pada trimester pertama (Mc Carthy. Tetapi pada pasien hamil sebaiknya pemberian obat-obatan sedapat mungkin dihindari.1993.1995).1995).1986).1993. 1979. pada pasien hamil harus diberikan pengamanan untuk menghindari terjadinya pengaruh negatif radiasi pada janin. dan setiap dokter gigi harus sadar akan kemungkinan pengaruh negatif yang mengenai janin (Salim.

Piborg. Menyikat gigi secara teratur. L. alih bahasa Lilian Yuwono. 257-258.1 Binarupa Akasara. alih bahasa drg. 837-840. C. JO. Sonis. 1979. Oral Medicine. Ed. Lynch. Ada beberapa hal yang perlu ditekankan kepada ibu hamil dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut agar terhindar dari penyakit gigi dan mulut selama masa kehamilan. 282. C. Ed. 114-115. 1-8. Gand. Surabaya.62. Bila ibu hamil mengalami muntah-muntah. HRK.com/journal/item/15) . 170. Graber. 1971. Medical Problems in Dentistri. Mac Donald. alih bahasa drg. Cawson. Killey. Jakarta. 1991. Scully. Departemen Kesehatan RI. perlu diciptakan tingkat kebersihan mulut yang optimal. Lilian Yuwono. :292-296. Ed. Jakarta. Ed. Ke-2. Mengatur pola makanan dan menghindari makanan yang bersitat kariogenik. 36. Diagnosis and Treatment. 164-167. 1984. D. Ke-3. Kartika Wangsaraharja. Principles and Practice of Oral Medicine. Ke-17. Scully. Atlas Penyakit Mulut. Forest. JB Lippincot Company. Pelaksanaan program kontrol plak penting dilakukan untuk mencegah peradangan pada gingiva akibat iritasi lokal. MA. Ke-2 Philadelphia. WB Saunders Company. Philadelphia. 123. 1995. Lukman. yaitu : 1. 1974. Kunjungan ke dokter gigi pada masa kehamilan bukanlah merupakan hal yang kontraindikasi. WB Saunders Company. John Wright & Son's Ltd. GR. HC. Hipokrates. Hipokrates. JJ. 3. Barber. 417-418. Fang. Emergencies in Dental Practice. Wright. Burket Oral Medicine. Dasar-dasar Radiologi Dalam Kedokteran Gigi. Ed. 1995. RA. gangguan keseimbangan hormonal dan kelainan-kelainan di rongga mulut selama masa kehamilan. LW. Mc Carthy. Memeriksakan keadaan rongga mulut ke dokter gigi. Burket. JA. A. EA. Ke-3.Ed. Ke . Fauzio. PC. L W.Untuk mencegah timbulnya ganguan di rongga mulut selama masa kehamilan. Jakarta. Philadelphia. Oxford.Surgical Diseases in Pregnancy. Philadelphia. Pencegahan Penyakit Mulut. FM. Philadelphia. Ed. Ke-8. JB Lippincot Company. 1992. Diagnosis and Treatment . Kay. Buku Pegangan Materi Kesehatan Gigi Mulut Untuk Kegiatan KIA diPosyandu (UKGMD). 226-227. An Outline of Oral Surgery. 1975. Jakarta. Part 1. Airlangga University Press. Widya Medika. 1995. Ke-2. Obstetri William. Crowson. 1995.1993. Bristol. RC. Ke-6. Pritchard. Ed. WB unders Company. setelah ini segera bersihkan mulut dengan berkumur-kumur atau menyikat gigi. (http://rumahkusorgaku. Atlas Bantu Kedokleran Gigi Penyakit Mulut. 1994. 303. 2. 4. Daftar pustaka Adyatmaka.multiply. NF.ST. RA. Ed. Steward.

plak putih disekitar rongga mulut Posted by brobroONEL on 11:57 PM kali ini penulis mencoba untuk mengangkat artikel tentang kesehatan. Berfungsi untuk: 1. Mulut adalah suatu rongga terbuka tempat masuknya makanan dan air. dalam perkembangannya terkini. Namun. kasar dan keriput dalam mulut Anda. 5. seperti bercak putih atau plak yang bertekstur tebal.7. bercak itu adalah leukoplakia. Umumnya. Pasalnya. hobi menenggak minuman beralkohol. Leukoplakia adalah salah satu penyakit yang menyerang rongga mulut. . terutama kesehatan mulut. Pola hidup tak sehat. Mulut biasanya terletak di kepala dan umumnya merupakan bagian awal dari sistem pencernaan lengkap yang berakhir di anus. 4. 3. Bagian-bagian yang terdapat dalam mulut:   gigi (dens) Lidah (lingua) adalah kumpulan otot rangka pada bagian lantai mulut yang dapat membantu pencernaan makanan dengan mengunyah dan menelan. bisa jadi. 2. penyakit ini diderita oleh orang berusia 40 tahun ke atas. sebagai indera pengecap/perasa mengaduk makanan di dalam rongga mulut membantu proses penelanan membantu membersihkan mulut membantu bersuara/berbicara  Ludah (saliva) dihasilkan oleh kelenjar ludah dalam menjaga kesehatan mulut kita jangan pernah meremehkan tanda-tanda yang timbul pada mulut kita. penyakit ini juga menyerang anak-anak usia muda. dan kebiasaan merokok adalah penyebab utamanya.beda leukoplakia dan stomatitis aftosa Leukoplakia .

lidah. Penderita leukoplakia umumnya juga tidak mengeluhkan rasa nyeri. dan panas. rata. Di stadium tiga. disisi lain. tanda penyakit ini adalah bercak putih yang kadangkadang berwama kehintan. sisi pipi. makanan pedas. dan plak itu sendiri akan menunjukan kearah perubahan yang mirip kanker. belum ada indurasi atau benjolan. bahkan ketika tembakau menyentuh pipi mereka. tidak menyakitkan dan tidak menyebabkan kanker. plak atau bercak putih pada lapisan dinding mulut ini akan sangat sensitif terhadap rangsangan sentuh. Berbeda dengan jamur. Pada stadium kedua. Permukaannya licin. Jika sudah menyentuh stadium ini. Kebanyakan kanker mulut terbentuk didaerah lekoplakia. Gejalanya mirip sakit gigi Tidak ada gejala spesifik yang bisa menjadi tanda-tanda penyakit ini. tetapi tidak mengkilap. Asap rokok dan panas yang terjadi pada waktu merokok akan mengakibatkan iritasi. leukoplakia berpontensi sudah menjadi tumor ganas. Rokok juga bisa menjadi penyebab timbulnya penyakit ini. serta kebiasaan jelek menggigit jaringan mulut maupun lidah. dan berbatas jelas. Tiga dari empat dari pengguna rutin produk tembakau tanpa asap berpotensi terserang leukoplakia. bercak ini akan membesar dan semakin melebar serta tebal. Komplikasi Leukoplakia biasanya tidak menyebabkan kerusakan permanent pada jaringan dimulut dan hilang ketika anda memindahkan bagian yang teriritasi. Pada stadium awal. Hairy Leukoplakia. Namun. biasanya bercak putih ini menyerang lapisan dinding terluar rongga mulut alias mukosa. Dalam prosesnya.Gejala serangan penyakit ini umumnya diawali dengan bercak putih kecil di sekitar rongga mulut. Faktor lain yang juga diduga bisa menyebakan leukoplakia adalah iritasi akibat gigitan gigi yang tajam. Orang yang mempunyai kebiasaan mengunyah atau bahkan hanya mengendus tembakau sangat besar potensinya terserang penyakit ini. bercak putih leukoplakia umumnya sulit dihapuskan. tetapi mengindikasikan kehadiran AIDS ataupun HIV . tetapi akan menimbulkan ketidaknyamanan yang tidak mau hilang Kanker mulut adalah komplikasi yang paling serius dari leukoplakia. bercak ini biasanya mulai terasa kasar yang disertai dengan benjolan. Pada tahap ini. bercak tampak sangat menonjol. dan juga gusi. Benjolan menyebabkan permukaan menjadi kasar dan berlekuk-lekuk. gejalanya seperti/mirip sakit gigi. berwarna putih. Beberapa plak mungkin bisa jadi tak terlihat.

.gambar leukoplakia.sedikit ekstrim memang Pengobatan ..

anda dapat dapat mencegah leukoplakia dengan mengikuti beberapa saran berikut :  Hentikan penggunaan produk – produk tembakau. Menghindari semua produk tembakau adalah langkah terbaik untuk kesehatan anda secara keseluruhan juga sebagai cara mencegah leukoplakia. Beta karotin. sebuah antioksidan yang dirubah menjadi vitamin A ditubuhm anda. Kanker mulut biasanya tidak menyakitkan sampai muncul bentuk sebenarnya. retinoids bisa menyebabkan efek samping. Dalam dua benda ini terkandung banyak antioksidan seperti betakarotin. Dapat juga secara menyeluruh atau perbagian mengurangi tambalan – tambalan leukoplakic. Alcohol adalah satu factor penyebab dari leukoplakia dan kanker mulut. dokter gigi anda akan memilih memindahkan lesi lekoplakia dengan scalpel. Bagi kebanyakan orang berhenti merokok dan mengkonsumsi alcohol dapat membereskan kondisi.Pengobatan yang biasa dilakukan untuk leukoplakia adalah mengangkat bagian yang teriritasi. Dan jika teman – teman atau keluarga anda merokok. Walaupun tampak efektif dalam melawan leukoplakia. Tindak lanjut diperlukan setelah memindahkan karena sering muncul kembali. yang mengurangi resiko dari leukoplakia dengan mendeaktifkan molekul berbahaya oksigen sebelum merusak jaringan . Peneliti telah menginvestigasi efek dari retinoids –berasal dari vitamin A yang digunakan untuk mengobati jerawat dan masalah kulit lain – pada leukoplakia. sebuah laser ataupun sesuatu yang sangat dingin yang membeku dan menghancurkan sel – sel kanker (cryoprobe). Menggabungkan alcohol dan merokok sangat meningkatkan resiko terjangkit penyakit ini karena alcohol menyebabkan kemudahan untuk senyawa kimia berbahaya dalam tembakau untuk masuk kedalam jaringan dimulut anda  Makanlah buah segar dan sayur mayur.  Hindari atau batasi konsumsi alcohol. Bagaimanapun juga banyak penelitian yang masih diperlukan Pencegahan Kebanyakan. Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa vitamin E ( alpha – tocopherol) dan menciutkan lesi-lesi yang berhubungan dengan leukoplakia. Berbincang dengan dokter anda tentang metode yang dapat membantu anda berhenti ( merokok). Para dokter mempertimbangkan perawatan selama tiga tahun setelah pengangkatan. dorong mereka untuk check daerah dental mereka setidaknya 2 atau 3 kali setahun. bahkan walaupun dipakai sesekali. Tetapi jika tidak efektif dan luka menampakkan gejala awal kanker.

mulut. Makanan yang kaya akan betakarotin adalah sayur dan buah yang
berwarna kuning tua, orange dan hijau, contohnya wortel, timun, belewah dan
bayam
(http://onelbro.blogspot.com/2010/01/leukoplakia-plak-putih-disekitar-rongga.html)

ORAL HAIRY LEUKOPLAKIA
Agustus 13, 2008
Leukoplakia
From
MayoClinic.com
Special to CNN.com
Perkenalan
Leukoplakia adalah kondisi yang melemahkan, plak putih di gusi, di bagian dalam dari
pipi dan kadang – kadang di lidah. Plak ini tidak mudah di hilangkan
Penyebab leukoplakia tidak diketahui, tapi disebutkan bahwa ini adalah hasil dari iritasi
kronis. Tembakau baik di hisap maupun di kunyah, adalah penyebab utama, tetapi iritasi
juga bisa berasal dari sumber – sumber lain, misalkan pengguna alcohol jangka panjang.
Leukoplakia adalah penyebab yang sering muncul pada luka di mulut. Walaupun semua
orang dapat mengidap leukoplakia, tapi penyakit ini biasa menyerang orang yg sudah tua.
Orang yang system imunnya kurang baik kadang – kadang malah mengidap bentuk cacat
yang tidak biasa yang disebut hairy leukoplakia.
Umumnya leukoplakia tidak sakit, tetapi plak-plak akan sensisitive ketika disentuh
dengan makanan pedas. Walaupun kelainan ini biasanya tidak membahayakan, presentase
kecil dari plak leukopakia menunjukan tanda – tanda awal dari kanker, dan banyak
kanker mulut muncul didekat area leukoplakia. Untuk alasan itu, lebih baik menemui
dokter gigi anda ketika mendapati perubahan yang tidak biasa dimulutnmu yang tidak
sembuh dalam waktu seminggu
Tanda dan Gejala
Leukoplakia dapat muncul dalam berbagai rupa, tetapi biasanya muncul pertama kali
sebagai bentuk datar, abu – abu atau luka abu – abu keputihan – biasanya di gusi aatau
dibagian dalam pipi dan kadang – kadang di lidah . Lebih dari seminggu atau sebulan,
Leukoplakia berkembang menjadi plak dengan karakter seperti berikut
Berwarna putih
Texturenya bergelombang
Permukaannya lebih keras
Kadang – kadang juga dapat berkembang erytoplakia , yang lebih mirip menunjukan
perubahan prakanker.
Sebuah tipe Leukoplakia yang dinamakan hairy leukoplakia utamanya mempengaruhi
orang2 yang system immunenya rendah karena obat ataupun kuman, khususnya HIV atau
AIDS. Hairy Leukoplakia menyebabkan timbulnya bulu – bulu, plak yang membentuk

lipatan disisi lidah . Kadang – kadang kita salah mengartikannya sbg kandidiasis – sebuah
infeksi yang ditandai dengan plak berwarna kream putih diarea yang dibatasi dari
belakang tenggorokan kebagian atas esophagus ( pharynx ) dan di bagian dalam pipi.
Penyebab
Penyebab Leukoplakia belum diketahui. Banyak kemungkinan2 yang dihubungkan
dengan Leukoplakia, termasuk tembakau, pengguna alcohol jangka panjang dan iritasi2
kronis lain. Walaupun iritasi2 mekanikal, seperti terasa kasar ataupun berlekuk pernah
menjadi penyebab leukoplakia, tetapi sekarang tidak lagi dipercaya menyebabkan
terjadinya kondisi ini
Penggunaan tembakau muncul sebagai penyebab utama leukoplakia. Analisa pada
kebanyakan orang yang mengidap leukoplakia adalah perokok, dan kebanyakan tambalan
– tambalan leukloplakia bisa jadi membesar atau menghilang dalam waktu satu tahun
setelah berhenti merokok. Mengunyah atau mengendus tembakau juga memegang
peranan – sebanyak tiga dari empat dari pengguna regular produk “tembakau tanpa asap”
seringkali menimbulkan leukoplakia ketika tembakau menyentuh pipi mereka.
Peneliti juga mengidentifikasi kedua penyebab sebenarnya, fungus yang menyebabkan
kandidiasis, dan human papillomavirus, virus ini menyebabkan kutil genital, di daerah
plak leukoplakia. Tetapi tidak diketahui apakah mikroorganisme ini sebagai penyebab
sekunder infeksi atau penyebab sebenarnya leukoplakia.
Oral Hairy Leukoplakia
Hairy leukoplakia dihasilkan dari infeksi Epstein-Barr virus (EBV). Kebanyakan orang
telah diserang EBV sejak kecil – bahkan tanpa ada gejala sebelumnya. Tetapi sekali anda
telah terinfeksi EBV, virus itu akan bertahan seumur hidup ditubuh anda. Normalnya,
virusnya tertidur, tetapi jika sistem immune tubuh anda melemah karena kuman ataupun
obat – obatan, virus ini dapat aktif kembali, memimpin kekondisi seperti hairy
leukoplakia.
Orang yang mengidap HIV atau AIDS biasanya mengidap hairy leukoplakia. Walaupun
penggunaan obat anti retroviral telah mengurangi jumlah kasus, hairy leukoplakia bisa
menginfeksi sebanyak satu perempatt pengidap HIV positive dan bisa jadi salah satu
pertanda pengidap HIV
Faktor Resiko
Penggunaan tembakau merupakan resiko tinggi terkena kanker mulut sama halnya
dengan leukoplakia, dan minum alcohol bersamaan dengan merokok akan meningkatkan
resikonya. Kebanyakan laki – laki daripada wanita yang mengidap leukoplakia, karena
pria lebih suka minum alcohol dan merokok. Disisi lain, wanita dengan leukoplakia
menunjukan lebih banyak perubahan ke arah kanker dijaringan mulut daripada pria.
Kapan diperlukan saran – saran medis
Kadang – kadang luka pada mulut bisa sangat mengganggu tanpa menyakitkan. Tetapi
dalam kasus lain, masalah mulut bisa mengindikasikan masalah yang lebih serius. Untuk
hal – hal tersebut anda harus menghubungi dokter gigi anda jika memiliki hal – hal
sebagai berikut
 Plaque putih atau luka dimulut yang tidak hilang dalam seminggu
 Bengkak atau plak berwarna merah atau gelap dimulut
 Perubahan di jaringan mulut anda
Screening and diagnosa

Kebanyakan, dokter gigi mendiagnosa dengan menguji plak dimulut anda dan
mengesampingkan kemungkinan dari penyebab – penyebab lain. Untuk memastikan tidak
ada tanda awal munculnya kanker, dokter gigi anda mungkin akan mengambil sample
jaringan ( biopsy ) untuk dianalisa.. juga bisa melibatkan pengangkatan semua luka
(excisional biopsy), atau sebagian luka, memindahkan sel – sel dari tambalan – tambalan
leukoplakia dengan sikat putar kecil (oral brush biopsy).
Jaringan tersebut kemudian dianalisa dilaboratorium dengan system pecitraan yang tinggi
yang memungkinkan pathologis mendeteksi kemungkinan sel yang tidak normal diantara
ribuan sel sehat.
Laporan negative berarti tidak ada kehadiran sel yang tidak normal. Jika laporannya
positif, maka dokter gigi anda akan mengadakan biopsy lagi dengan mengangkat sedikit
jaringan dan dikirim ke laboratorium untuk dianalisa.
Komplikasi
Leukoplakia biasanya tidak menyebabkan kerusakan permanent pada jaringan dimulut
dan hilang ketika anda memindahkan bagian yang teriritasi. Beberapa plak mungkin bisa
jadi tak terlihat, tetapi akan menimbulkan ketidaknyamanan yang tidak mau hilang
Kanker mulut adalah komplikasi yang paling serius dari leukoplakia. Kebanyakan kanker
mulut terbentuk didaerah lekoplakia, dan plak itu sendiri akan menunjukan kearah
perubahan yang mirip kanker. Hairy Leukoplakia, disisi lain, tidak menyakitkan dan tidak
menyebabkan kanker, tetapi mengindikasikan kehadiran AIDS ataupun HIV
Pengobatan
Pengobatan yang biasa dilakukan untuk leukoplakia adalah mengangkat bagian yang
teriritasi. Bagi kebanyakan orang berhenti merokok dan mengkonsumsi alcohol dapat
membereskan kondisi. Tetapi jika tidak efektif dan luka menampakkan gejala awal
kanker, dokter gigi anda akan memilih memindahkan lesi lekoplakia dengan scalpel,
sebuah laser ataupun sesuatu yang sangat dingin yang membeku dan menghancurkan sel
– sel kanker (cryoprobe).
Tindak lanjut diperlukan setelah memindahkan karena sering muncul kembali. Para
dokter mempertimbangkan perawatan selama tiga tahun setelah pengangkatan.
Peneliti telah menginvestigasi efek dari retinoids –berasal dari vitamin A yang digunakan
untuk mengobati jerawat dan masalah kulit lain – pada leukoplakia. Walaupun tampak
efektif dalam melawan leukoplakia, retinoids bisa menyebabkan efek samping, bahkan
walaupun dipakai sesekali. Beta karotin, sebuah antioksidan yang dirubah menjadi
vitamin A ditubuhm anda. Dapat juga secara menyeluruh atau perbagian mengurangi
tambalan – tambalan leukoplakic.
Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa vitamin E ( alpha – tocopherol) dan
menciutkan lesi-lesi yang berhubungan dengan leukoplakia. Bagaimanapun juga banyak
penelitian yang masih diperlukan
Mengobati Oral Hairy Leukoplakia
Tidak semua kasus dari hairy leukoplakia butuh perwatan, dan dokter ataupun dokter
gigimu mungkin perlu dilakukan pendekatan tunggu dan perhatikan. Jika kau butuh
perawatan, beberapa pilihan tersedia
 Pengobatan sistemik. Termasuk obat antivirus seperti valacyclovir dan
famciclovir, yang menghadang EBV untuk berkembang tetapi tidak
menghilangkannya dari tubuh. Pengobatan dengan antivirus dapat menghilangkan

com/2012/01/oral-hairy-leukoplakia. dorong mereka untuk check daerah dental mereka setidaknya 2 atau 3 kali setahun.blogspot. Asam retinoic. Menggabungkan alcohol dan merokok sangat meningkatkan resiko terjangkit penyakit ini karena alcohol menyebabkan kemudahan untuk senyawa kimia berbahaya dalam tembakau untuk masuk kedalam jaringan dimulut anda  Makanlah buah segar dan sayur mayur. contohnya wortel. tetapi gejalanya bisa muncul ketika terapinya berhenti Pengobatan topical. Sebagai tambahan. Berbincang dengan dokter anda tentang metode yang dapat membantu anda berhenti ( merokok). anda dapat dapat mencegah leukoplakia dengan mengikuti beberapa saran berikut : Hentikan penggunaan produk – produk tembakau. yang berasal dari vitamin A tampak mencegah replikasi dari EBV. leukoplakia berbulu sering kembali ketika pengobatan berhenti. Termasuk didalamnya solusi dengan resin podophyllum dan tretinoin (retinoic acid). Dalam dua benda ini terkandung banyak antioksidan seperti betakarotin. lesi-lesi leukoplakia dalam waktu satu atau dua minggu. timun. Suparyanto. Solusi dengan podophyllum adalah campuran yang berasal dari rhizome kering dan akar dari dua tanaman yang serumpun.Kes Konsep Stomatitis 1 Pengertian Stomatitis . M. Dan jika teman – teman atau keluarga anda merokok. Pencegahan Kebanyakan. lesi-lesi tersebut sering muncul kembali beberapa minggu kemudian setelah diobati. Makanan yang kaya akan betakarotin adalah sayur dan buah yang berwarna kuning tua. Alcohol adalah satu factor penyebab dari leukoplakia dan kanker mulut. Menghindari semua produk tembakau adalah langkah terbaik untuk kesehatan anda secara keseluruhan juga sebagai cara mencegah leukoplakia. tetapi dapat menimbulkan semacam ketidak nyamanan dan berefek pada indera perasa. orange dan hijau. belewah dan bayam (http://galuhprathista. Ketika dilakukan penyembuhan secara langsung ke pokoknya dapat menghilangkan lesilesi leukoplakia.  Hindari atau batasi konsumsi alcohol.html) ORAL HYGIENIS DAN STOMATITIS Dr. yang mengurangi resiko dari leukoplakia dengan mendeaktifkan molekul berbahaya oksigen sebelum merusak jaringan mulut. tetapi sama seperti pengobatan lain. Kanker mulut biasanya tidak menyakitkan sampai muncul bentuk sebenarnya.

berupa bercak putih kekuningan dengan permukaan agak cekung (Rita Juniriani Primisasiki. tetapi mempunyai kecenderungan berulang. 2007) Stomatitis merupakan luka membulat dan berwarna putih yang dikelilingi oleh keadaan selaput lender yang memerah (Agus Susanto. Stomatitis aftosa akan sembuh sendiri dalam waktu kurang dari 4 minggu. 2005) Stomatitis merupakan gangguan di rongga mulut. cekung dasar putih daerah sekitar hiperemis. Etiologi : Etiologi yang pasti belum diketahui beberapa faktor predisposisi memegang peranan yang penting : 1) Alergi Biasanya stomatitis ini timbul setelah makan suatu jenis makanan tertentu dan umumnya ini terjadi berulang-ulang jenis makanan ini berbeda untuk tiap-tiap penderita. Lesi yang kecil ini menimbulkan rasa nyeri hebat. tepi stomatitis ini adalah : ulkus dangkal. Stomatitis AFTOSA (RECURRENT APTHTHAE) Lesi stomatitis dimulai sebagai gelembung yang kemudian yang kemudian pecah meninggalkan satu erosi / ulkus yang dangkal. Tidak disertai demam. 2000) 2 Macam-macam Stomatitis 1. 2) Gangguan hormonal / endokrin .Stomatitis merupakan inflamasi dan ulserasi pada membrane mukosa mulut (Nursalam dkk. a. 2007) Stomatitis adalah radang rongga mulut (Ahmad Ramali.

5) Virus b. pada kasus yang ringan dengan 2-3 lesi ulserasi minor. Rasa nyeri bila daerah mukosa oris sekitar afthae ini tertarik oleh salah satu pergerakan sewaktu mengunyah rasa nyeri mulai berkurang setelah 14 hari. seperti orabase.Menurut penyelidikan bahwa ada hubungan yang jelas antara ketidakseimbangan hormonal dan timbulnya stomatitis aftosa. dilihat dari samping cekung dengan diameter 2-10 mm. Stomatitis aftosa ini tidak pernah menimbulkan gejala demam. Sekitar erosi tersebut terlihat satu (zone) yang berwarna lebih merah dari mukosa oris. bila erosi mulai tertutup oleh sel epitel baru. seperti triamsinolon atau fluosinolon topical. c. sebanyak 3 atau 4 kali sehari . 2) Gejal objektif : tampak beberapa erosi yang berwarna putih kekuningan. Selain diberikan emolien topical. Gambaran klinis 1) Gejala subyektif : rasa nyeri yang tidak sesuai dengan besarnya sariawan mulut. jika dilihat dari atas bentuknya bulat lonjong. Penyembuhan kira-kira satu bulan dan hampir tidak meninggalkan jaringan parut. 3) Emosi dan stress mental 4) Hipovitaminaosis Kadar vitamin C dalam darah penderita stomatitis aftosa umumnya rendah. Penatalaksanaan : Harus disertai dengan terapi penyakit penyebabnya. Pada kasus yang lebih berat dapat diberikan kortikosteroid.

mukosa bibir. Manifestasi klinis : Gejala yang muncul adalah gejala prodromal diikuti timbulnya vesikelvesikel kecil berdiameter 1-3 mm yang berkelompok sebesar 1-2 cm pada bibir. (Arif Mansjur. Ibu bisa . Setelah atap gelembung hilang. Pemberian tetrasiklin dapat diberikan untuk mengurangi rasa nyeri dan jumlah ulserasi. b. dan hindari pemakaian obat kumur. Biasanya stomatitis ini sering di sertai demam. Lesinya selalu multiple dan biasanya berlangsung selama 8-10 hari. Misalnya. jus jeruk. lesi pada intra oral sama dengan lesi yang muncul pada bibir. Mula-mula timbul sebagai gelombang air yang kecil yang ditemukan disekitar mulut. Stomatitis HERPETIKA. seperti mukosa rongga mulut. 2. Penatalaksanaan : Tergantung keluhan pasien pemberian asiklovir 5 x 2 mg dapat diberikan sebagai profilaksis bukan saat penyakit ini kambuh jika pasiennya anak-anak maka jangan memberikan anak makanan yang mengandung bumbu-bumbu dan asam. dan dasar rongga mulut. Lesi akan bertambah besar dan menyebar ke mukosa disekitarnya. tapi sangat cepat pecah sehingga membentuk ulserasi. penyakit ini akan sembuh dalam 1-2 minggu. pada daerah yang mengandung sedikit keratin. 2000). daerah itu tidak lagi putih.setelah makan dan menjelang tidur. kadang-kadang lidah. Gelembung air pecah sedang atap gelembung menutupi erosi yang terjadi sebagai selaput putih sehingga mirip stomatitis aftosa. a. Stomatitis ini disebabkan oleh virus herpes simpleks. palatum.

langit-langit dan pipi bagian dalam bercak tersebut sulit untuk dihilangkan dan bila di paksa untuk di ambil maka akan mengakibatkan perdarahan. kemudian berkonfluensi dan akhirnya menjadi satu. KANDIDIASIS ORAL Kandidiasis oral sering disebut dengan oral trush atau moniliasis. oral trush ini sering terjadi pada masa bayi yang minum susu formula atau ASI (Nursalam dkk. putih dan bulat ini menyebabkan rasa sakit terutama pada waktu makan. 3. yang membasmi kuman lain dalam mulut. 2005) Penyebab oral trush pada umumnya adalah candida albicans yang di tularkan melalui vagina ibu yang terinfeksi selam persalinan (saat bayi baru lahir). Oleh sebab-sebab tertentu misalnya pemakaian antibiotika spectrum luas. 2000). jamur ini terdapat dalam mulut sebagai flora saprofit dalam jumlah kecil. a. Gambaran klinis : Banyak terdapat pada bayi dan anak kecil. Mulanya berupa bintik-bintik putih yang menyerupai stomatitis aftosa. Bercak kecil. candida ini dapat berkembang biak dengan memperbanyak diri dengan spora yang tumbuh dari tunas dan lebih mudah mengadakan invasi dan memasuki jaringan atau transmisi melalui botol susu dan puting susu yang tidak bersih.memberikan petroleum jelly tau pasta anastetikom yang dioleskan dengan kapas pada daerah yang sakit untuk menghilangkan rasa sakit (Arif Mansjur. . oral trush adalah adanya bercak putih pada lidah. setelah pemberian antibiotika peroral berupa bercak putih pada mukosa yang tampak seperti sisa-sisa susu atau “melg beslag”.

Tanda – tanda stomatitis 1) Tidak mau makan / minum 2) Ada bercak putih pada lidah 3) Ada bercak putih pada langit-langit 4) Ada bercak putih pada pipi bagian dalam 5) Timbul luka (ulserasi) 6) Nyeri c.25 % pada mulut dengan kapas lidi atau mycostatin (oral mycostatin) 4x sehari atau tiap 6 jam sebanyak 1cc selama 1 minggu atau sampai gejala menghilang. 3) Oleskan gentian violet 0. b.000 U untuk sehari. 1997). . 4) Atau diberi obat oral nistatin 3 x 100. pemberian nistatin tidak boleh bersama dengan obat lain (Ngastiyah. bersihkan lebih dulu dengan jari yang dibungkus (kain bersih / kasa) yang telah dibasahi dengan larutan garam. ditanam dalam mulut baru ditelan. Penatalaksanaan : 1) Cuci tangan sebelum dan sesudah merawat bayi 2) Untuk perawatan mulut bayi.Moniliasis dapat menyebar ke esofagus yang menimbulkan rasa sakit di dada dan sakit di waktu makan.

d. 3 Komplikasi terjadinya oral trush : 1. lidah dari semua kotoran / sisa makanan dengan menggunakan kain kasa atau kapas yang dibasahi dengan air bersih (Eni Kusyati. .1997). Jika stomatitis tersebut disebabkan oleh jamur dapat menyebabkan bayi diare karena jamur tertelan dan menimbulkan infeksi usus yang bila tidak diobati dapat menjadi penyebab dehidrasi (Ngastiyah. Konsep Oral Hygiene 1 Pengertian Oral hygiene (kebersihan mulut) adalah melaksanakan kebersihan rongga mulut. Cara perawatan dot dan botol : Botol dan dot bayi dicuci bersih dan diseduh dengan air mendidih atau direbus mendidih (jika botol tahan direbus) sebelum dipakai atau setelah dipakai dot dicuci bersih dan disimpan kering. Oral hygiene (kebersihan mulut) merupakan salah satu upaya untuk mencegah timbulnya berbagai masalah dimulut serta untuk menghindari pertumbuhan bakteri dan jamur dimulut (Ngastiyah. Pada bayi baru lahir jika stomatitis tidak diobati akan menyebabkan kesukaran minum (menghisap dot / putting susu) dan dapat mengakibatkan kekurangan makanan. 2006). 2005). selanjutnya jika akan dipakai direbus diair yang telah mendidih selama 3 menit atau paling tidak diseduh di air mendidih (Ngastiyah. 2. 1997).

Agar mulut tetap bersih / tidak berbau 2. 2005). adalah : a. Prosedur untuk melakukan oral hygiene atau cara untuk menghindari pertumbuhan bakteri dan jamur. Merupakan suatu usaha pengobatan 2 Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Oral Hygiene Menurut Perry dan Potter. Setiap bayi selesai minum susu. Meningkatkan daya tahan tubuh 5. Mencegah infeksi mulut. Sisa susu yang berupa lapisan endapan putih tebal pada lidah bayi ini dapat dibersihkan dengan kapas lidi yang dibasahi dengan air hangat (Nursalam dkk. gigi dan gusi (Clark.Oral hygiene merupakan tindakan untuk membersihkan dan menyegarkan mulut. 2005). Membantu merangsang nafsu makan 4. 2. Tujuan dilakukan oral hygiene (kebersihan mulut) adalah sebagai berikut: 1. stomatitis 3. Melaksanakan kebersihan perorangan 6. berikan 1 -2 sendok teh air matang untuk membilas sisa susu tersebut. dapat dilakukan perawatan pada mulut bayi dengan cara sebagai berikut : 1. (2005) factor yang mempengaruhi personal hygiene. bibir dan lidah pecah – pecah. Status social-ekonomi .

Cacat jasmani/mental bawaan. pengetahuan itu sendiri tidaklah cukup. Hal ini berpengaruh terhadap kemampuan klien menyediakan bahan-bahan yang penting seperti pasta gigi. Kendati demikian. Kondisi cacat dan gangguan mental menghambat kemampuan individu untuk melakukan perawatan diri secara mandiri. 3 Akibat Tidak Dilakukannya Oral Higyene a. Pengetahuan Pengetahuan yang kurang dapat membuat orang enggan memenuhi kebutuhan hygiene pribadi. Masalah umum 1) Karries gigi . c. Selama masa kanak-kanak.Sumber daya ekonomi seseorang mempengaruhi jenis dan tingkat praktik kebersihan yang digunakan. Status kesehatan Klien paralisis atau memiliki restriksi fisik pada pada tangan mengalami penurunan kekuatan tangan atau ketrampilan yang diperlukan untuk melakukan hygiene mulut (Phipp. Pengetahuan tentang pentingnya oral hygiene dan implikasinya bagi kesehatan mempengaruhi praktik oral hygiene. b. Praktik social Kelompok-kelompok sosial wadah seseorang berhubungan dapat mempengaruhi praktek higiene pribadi. e. 1995). anak-anak mendapatkan praktik oral hygiene dari orang tua mereka. Klien juga harus termotivasi untuk melakukan oral hygiene. d.

. virus atau jamur atau penggunaan obat kemoterapi. perkembangan lubang merupakan proses patologi yang mellibatkan kerusakan email gigi dikarenakan kekurangan kalsium. makanan tertentu atau proses infeksi. 4) Halitosis Merupakan bau napas. seperti peradangan membran periodontal. 2) Glosisitis Peradangan lidah hasil karena infeksi atau cidera. Masalah mulut lain 1) Stomatitis Kondisi peradangan pada mulut karena kontak dengan pengiritasi. seperti luka bakar atau gigitan. 5) Keilosis Merupakan gangguan bibir retak. b. 3) Plak Adalah transparan dan melekat pada gigi. khususnya dekat dasar kepala gigi pada margin gusi. defisiensi vitamin. 2) Penyakit periodontal Adalah penyakit jaringan sekitar gigi. infeksi oleh bakteri. Hygiene mulut yang tepat dapat mengeliminasi bau kecuali penyebabnya adalah kondisi sistemik seperti penyakit liver atau diabetes. Defisiensi vitamin. nafas mulut. hal ini merupakan masalah umum rongga mulut akibat hygiene mulut yang buruk. terutama pada sudut mulut.Karries gigi merupakan masalah umum pada orang muda. dan salivasi yang berlebihan dapat menyebabkan keilosis.

2005). Perubahan mukosa mulut yang berhubungan dengan mudah mengarah kepada malnutrisi. Masalah mulut yang sering terjadi pada bayi adalah stomatitis (oral trush) dimana oral trush itu disebabkan oleh candida albican yang bersifat saprofit yang dapat berkembang biak dengan memperbanyak diri dengan spora yang tumbuh dari tunas dan lebih mudah mengadakan invasi dan memasuki jaringan terutama pada sudut mulut (Siregar. 2008). Adanya sisa susu atau ASI dalam mulut bayi setelah minum juga dapat menyebabkan masalah serta berkembangbiaknya bakteri dan jamur (Ngastiyah. 4 Hubungan Oral Hygiene Dengan Stomatitis Mulut merupakan rongga yang tidak bersih dan penuh dengan bakteri oleh sebab itu harus selalu dibersihkan (Wahit Iqbal. Oral hygiene (kebersihan mulut) merupakan salah satu upaya untuk mencegah timbulnya berbagai masalah dimulut serta untuk menghindari pertumbuhan bakteri dan jamur di mulut. atau diabetes mellitus.3) Gingivitis Peradangan gusi biasanya akibat hygiene mulut yang buruk. 2004). Perawatan mulut khusus merupakan keharusan apabila klien memiliki masalah oral ini. defisiensi vitamin. Untuk itu kebersihan mulut pada bayi perlu dijaga karena untuk menjaga infeksi berulang / stomatitis berulang yaitu dengan cara melakukan oral hygiene pada bayi .

2000. Jakarta: Salemba Medika Nursalam. Suharsimi. Notoatmodjo. 2005. Rita Juniriani. Jakarta: PT Asdi Mahasatya Casiglia. Jakarta: Salemba Medika Kusyati. Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta : Salemba Medika Ngastiyah. Siti Pariani. Konsep Dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Perawatan Anak Sakit. 2005. Jakarta: Rineka Cipta Soekidjo. Buku Ajar Fundamental Keperawatan Edisi 4. Jakarta: PT Sunda Kelapa Pustaka Ramali. Kamus Kedokteran : Arti & Keterangan Istilah. A. 1997. 2010. 2007. 2007. 2010. Jakarta : EGC Ngastiyah. Agus. 2001. Eni. Pendidikan dan Perilaku kesehatan. 2008. Jakarta: Rineka Cipta Susanto. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika Nursalam. 2007. Perawatan Anak Sakit. 2006. Jakarta: Sagung Seto Potter dan Perry. Diakses tanggal 10 oktober 2011 Hidayat. Ahmad.medscape. Kesehatan Gigi dan Mulut. Aphthous Stomatitis. Aziz Alimul. Prosedur Penelitian. 2003. Edisi Ketiga Jilid I. 2003. Asuhan Keperawatan Bayi & Anak (Untuk Perawat &Bidan). Jakarta: EGC Primisasiki.com. Mansjoer. Jakarta: Agung Seto Soekidjo. Jeffrey M. Ketrampilan dan Prosedur Laboratorium Keperawatan Dasar. Mengenal Penyakit-Penyakit Balita dan Anak. http://emedicine. Jakarta : Salemba Medika Nursalam dkk. 2005. Notoatmodjo. Arief. Jakarta: EGC. 2000. Jakarta: PT Sunda Kelapa Pustaka . Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa Data. Metodologi Riset Keperawatan.DAFTAR PUSTAKA Arikunto.

Kebutuhan Dasar Manusia.com/2012/02/oral-hygienis-dan-stomatitis.Tarwoto.blogspot.html) . Jakarta : Salemba Medika (http://dr-suparyanto. Wartonah. 2006.